cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
Hubungan Antara Pola Asuh Dan Status Ekonomi Dengan Status Gizi Anak Di Sekolah Dasar Negeri Uleegle Mira Abdullah; Elly Ratna Sari
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 2, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v2i2.1006

Abstract

ABSTRAKMasalah  gizi  pada  usia   sekolah  dapat   menyebabkan rendahnya kualiatas tingkat pendidikan, tingginya angka absensi dan tingginya angka putus sekolah, penyebab gizi kurang dipengaruhi oleh faktor langsung yaitu pola asuh, dan faktor tidak langsung status ekonomi. Untuk mengetahui Hubungan Antara Pola Asuh Dan Status Ekonomi Dengan Status Gizi Anak Sekolah Dasar Negeri Ulee Gle. Penelitian ini bersifat analitik, dengan populasi 164 siswa, dalam penelitian ini jumlah sampel sebanyak 62 siswa. Tehnik pengambilan sampel adalah Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengukur TB,BB dan membagikan kuisioner. Penelitian ini dilakukan disekolah dasar SD Negeri Ulee Gle mulai tanggal 12 Desember s.d. 17 Desember 2016, dari hasil penelitian menunjukkan. Bahwa hasil dari 62 responden yang diteliti terdapat hubungan antara pola asuh makan dengan status gizi anak sekolah dasar dimana p-value = 0,024 <  0,05 dan juga Ada hubungan status ekonomi dengan status gizi anak sekolah dasar dimana p-value 0,07 < 0,05. Di  harapkan  kepada  para  institusi  pendidikan,responden, pihak sekolah, dan praktisi kesehatan agar terus meningkatkan pelayanan kesehatan terutama tentang status gizi anak sekolah dasar. Karena status gizi dapat memicu kecerdasan pada anak. Kata Kunci      : Pola asuh, status ekonomi, status gizi anak sekolah dasar
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA KELAS X DENGAN KEJADIAN PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) DI SMA NEGERI 1 MANYAK PAYED KABUPATEN ACEH TAMIANG TAHUN 2018 ., Asiah; Prima Dewi, Nova Hasbani; ., Aminy
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.1162

Abstract

ABSTRAK Premenstrual syndrome (PMS) adalah suatu keadaan dimana seorang wanita merasakan beberapa perubahan pada tubuh baik secara fisik, emosi, maupun perilaku yang terjadi sebelum menstruasi, sehingga akan mengganggu aktivitas harian dan selanjutnya akan menghilang bersamaan dengan selesainya fase menstruasi. Pada remaja kelas X kejadian PMS mengganggu aktifitas sehari-hari dan menurunkan konsentrasi belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja kelas X dengan kejadian Premenstrual Syndrome (PMS) di SMA Negeri 1 Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang tahun 2018.Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswi kelas X di SMA Negeri 1 Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2018 yang berjumlah 91 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 21-27 Juni tahun 2018 menggunakan kuesioner dengan cara wawancara. Uji statistik menggunakan uji chi-square dengan α 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami kejadian PMS yaitu sebanyak 74 responden (81,3%). Mayoritas responden berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 64 responden (70,3%) dan minoritas berpengetahuan cukup yaitu sebanyak 11 responden (12,1%). Mayoritas responden bersikap positif yaitu sebanyak 53 responden (58,2%). Tidak ada hubungan pengetahuan dengan kejadian PMS dengan p value 0,197 (P > 0,05) dan ada hubungan sikap dengan kejadian PMS di SMA Negeri 1 Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang tahun 2018 dengan p value 0,003 (P < 0,05).Sebaiknya remaja memperluas pengetahuan dan memperbanyak referensi tentang premenstrual syndrome. Selain itu, sebaiknya remaja aktif berolahraga dan menjaga pola makannya.Kata Kunci               :  Premenstrual Syndrome (PMS), Pengetahuan, SikapDaftar Pustaka         :  24 (2013-2018)
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS UJONG RIMBA KABUPATEN PIDIE Siti Prawitasari Br. Hasibuan; Wardia Rahmi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i1.997

Abstract

Puskesmas Ujong Rimba tahun 2009 jumlah ibu hamil 473 orang, 5 % diantaranya sebanyak 94 orang menderita KEK, hal ini diduga ada kaitannya dengan tingkat pendidikan ibu hamil yang masih rendah, sehingga membuat pengetahuan mereka tentang kesehatan menjadi rendah, selanjutnya jumlah anggota keluarga yang lebih dari 3 orang juga diduga ada kaitannya dengan permasalahan gizi pada ibu hamil di daerah ini, ditambah pendapatan masyarakat dibawah UMP NAD 2010 yaitu Rp 1300.000 menambah terpuruknya status gizi pada ibu hamil di daerah ini. untuk melihat ada tidaknya kecendrungan hubungan antara faktor pendidikan, pengetahuan, pendapatan dan jumlah anggota keluarga dengan status gizi ibu hamil di daerah ini. penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung ke 24 Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Ujong Rimba, sebanyak 482 orang, selanjutnya sampel diambil sebanyak 96 orang menggunakan estimasi populasi. Penelitian ini dilaksanakan, pada bulan Oktober s/d November 2010. Berdasarkan hasil penelitian di wilayah kerja Puskesmas Ujong Rimba, diperoleh informasi jumlah ibu hamil yang KEK 27 responden ( 28,1 % ),dan yang tidak KEK 69 responden,dengan pendidikan dasar 46,9 ,pendidikan menengah 43,7 % dan yang berpendidikan tinggi 9,4% dengan pengetahuan baik 11,5 %, pengetahuan sedang 44,8% dan pengetahuan kurang 43,7% dengan pendapatan sedang 32,7%, pendapatan rendah 67,7% dengan jumlah anggota keluarga besar53,1% dan jumlah anggota keluarga kecil 46,9%. Disarankan kepada Puskesmas Ujong Rimba untuk meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat, khususnya kepada ibu hamil tentang masalah gizi yang baik pada masa kehamilan.disarankan kepada Dinas kesehatan Kab.Pidie untuk dapat mengambil kebijakan masalah gizi ibu hamil.                                Kata Kunci : Informasi, Pendidikan, Pengetahuan, Pendapatan, Jumlah Anggota Kelurga, Status Gizi
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 3-5 TAHUN DI PAUD TERPADU DHARMA WANITA KOTA JANTHO Siti Prawitasari Br. Hasibuan; Lainy Olivia Febriayanti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v5i1.1029

Abstract

ABSTRAKSetiap anak akan melewati proses tumbuh kembang sesuai dengan tahapan usianya. Untuk memantau tumbuh kembang anak dengan baik maka para orang  tua  perlu  mengetahui  sekaligus  mengenal  ciri-ciri  serta  prinsip  tumbuh kembang anak. Tumbuh kembang balita merupakan cerminan dari tingkat kesejahteraan balita. Dengan memantau tumbuh kembang dapat diketahui tingkat kesejahteraan balita. berdasarkan pengamatan yang peneliti lakukan 5 dari 10 anak belum mampu berdiri dengan menggunakan satu kaki (usia 3 tahun)  dalam  20  detik dan  mereka  masih  sulit  untuk  menangkap  bola  dengan  kedua tangannya. Untuk  mengetahui  hubungan  status  gizi  dengan perkembangan anak usia 3-5 tahun di PAUD Terpadu Dharma Wanita Kota Jantho.Penelitian  analitik  dengan  desain  crossectional  Study  ini dilaksanakan pada tanggal 17 April s/d 29 April 2019 di PAUD Terpadu Dharma Wanita Kota Jantho dengan jumlah populasi 41 orang. Pengambilan sampel secara total sampling. Penelitian ini menggunakan KPSP dan standar antropometri status gizi anak. Analisa data menggunakan program komputer. sebagian besar anak balita usia 3-5 tahun berada pada status gizi normal yaitu sebanyak 29 responden (70,7%), sebagian besar anak balita usia 3-5 tahun memiliki perkembangan yang sesuai yaitu sebanyak 32 responden (78%) dan ada hubungan status gizi dengan perkembangan anak usia 3-5 tahun dengan nilai p  =0,000. ada hubungan status gizi dengan perkembangan anak usia 3-5  tahun.  Diharapkan  pihak  sekolah  dapat  membuat  rencana  selanjutnya  seperti bekerja sama dengan pihak kesehatan terkait untuk melakukan pemantauan tumbuh kembang   secara   rutin   sehingga   keterlambatan   apapun   dapat   diketahui   dan diselesaikan sedini mungkin. Kata kunci                     : Status Gizi, Perkembangan Anak Usia 3-5 Tahun
Analisis Penerapan Sistem Proteksi Kebakaran Aktif Dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran Di PTPN IV Unit PKS Pabatu, Serdang Bedagai Ester Saripati Harianja; Mestika Lumban Torua; Anita Syahfitri Hasibuan
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.1088

Abstract

 ABSTRAK PTPN IV Unit PKS Pabatu merupakan Pabrik minyak nabati yang gedungnya termasuk dalam kategori mudah terbakar. Kegiatan produksinya juga memiliki potensi kebakaran akibat penggunaan peralatan yang dapat menghasilkan suhu yang tinggi. Perlu adanya analisis penerapan sistem proteksi kebakaran aktif sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan terhadap bahaya kebakaran. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan sistem proteksi kebakaran aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran di PTPN IV Unit PKS Pabatu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa tingkat pemenuhan sistem proteksi aktif di area PTPN IV Unit PKS Pabatu sebesar 41,34% sesuai dengan peraturan  perundangan yaitu alarm kebakaran 37,5% sesuai dengan Permenaker No.Per.02/MEN/1983,  hidran 69,2% sesuai dengan Keputusan Menteri PU No.10/KPTS/2000, APAR 100% sesuai dengan Permenaker No.Per 04/Men/1980, tidak terdapat detektor dan sprinkler. Saran untuk pihak PTPN IV yaitu melakukan peninjauan ulang dan penambahan alarm kebakaran serta melengkapi sistem proteksi aktif seperti pengadaan sistem detektor dan sprinkler yang belum terdapat pada area pabrik PTPN IV Unit PKS Pabatu. Kata kunci : Kebakaran, Sistem Proteksi Aktif, Preventif
Hubungan Perilaku Ibu Tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan Dengan Status Gizi Baduta Di Gampong Mibo Kecamatan Banda Raya Banda Aceh Ulfa Husna Dhirah; Eva Rosdiana; Chairanisa Anwar; Marniati Marniati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i1.872

Abstract

AbstrakSeribu hari pertama kehidupan merupakan periode emas atau yang dikenal dengan Golden Age seorang anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Periode ini terjadi pertumbuhan otak sangat pesat yang dapat menentukan kualias hidup anak di masa depan. Perilaku gizi sangat penting karena hal ini merupakan penyebab langsung masalah gizi di Indonesia. Namun, bila terjadi gangguan pada periode ini akan berdampak pada kelangsungan hidup dan tumbuh kembang anak. Untuk mengetahui hubungan perilaku ibu tentang 1000 hari pertama kehidupan dengan status gizi baduta di Gampong Mibo Kecamatan Banda Raya Kota Banda Aceh. Penelitian ini bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 0-24 bulan yang Gampong Mibo Kecamatan Banda Raya Kota Banda Aceh, berjumlah 44 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total populasi. Setelah dilakukan uji statistik (Chi Square) didapatkan ada hubungan pengetahuan ibu dengan nilai p=0,010 (p<0,05) dan ada hubungan sikap ibu dengan nilai p=0,011 (p<0,05) tentang 1000 hari pertama kehidupan dengan status gizi baduta di Gampong Mibo Kecamatan Banda Raya Kota Banda AcehAda hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang 1000 hari pertama kehidupan dengan status gizi baduta di Gampong Mibo Kecamatan Banda Raya Kota Banda Aceh, Diharapkan penelitian ini menjadi bahan masukan dalam menunjang kegiatan kesehatan di masyarakat khususnya yang berhubungan dengan peningkatan status gizi baduta, sehingga dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat status gizi.Kata kunci : 1000 Hari Pertama Kehidupan, Status Gizi Baduta
HUBUNGAN KADAR PLUMBUM (Pb) DI UDARA LINGKUNGAN KERJA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA OPERATOR STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU KARYA 14.) Lia Rosa Veronika Sinaga; Seri Asnawati Munthe; Ronni Naudur Siregar; Melvinnaria Zamili
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.983

Abstract

AbstrakTimbal (Pb) adalah logam atau salah satunya ditemukan dalam cat yang digunakan sebagai bahan pigmen warna. Timbal memiliki efek akut pada tekanan darah dan menyebabkan hipertensi karena paparan timbal yang berlebihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kadar Pb di udara di lingkungan kerja dengan hipertensi di Operator Operator SPBU 14.201.145. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan metode kuantitatif, dengan desain penelitian cross sectional  untuk mengetahui hubungan. Sampel penelitian sebanyak 31 responden diambil dari total populasi (total sampling), pemeriksaan kadar timbal di udara di lingkungan kerja dilakukan oleh petugas Medan Riset dan Standardisasi Industri (Baristand) dan tekanan darah dilakukan oleh peneliti. Hasil penelitian adalah sebanyak 61,3% responden berada di lingkungan SPBU dengan kadar abnormal (Pb) (> 2 μg / m3), 38,7% yang bertugas di lingkungan pompa bensin yang memiliki kadar normal (Pb), secara keseluruhan tidak memiliki hipertensi. Sementara itu, dari 61,3% yang bertugas di SPBU Karya yang memiliki kadar abnormal (Pb) (> 2 μg / m3) ada mayoritas responden yang hipertensi sebanyak 41,9% sedangkan 19,4% lainnya melakukan tidak memiliki riwayat hipertensi. Diperoleh nilai p = 0,000 (p <0,05), yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara kadar Pb di udara Lingkungan Kerja Petugas Operator dan Kejadian Hipertensi di Stasiun Kerja. Pekerja harus menggunakan alat pelindung diri (APD) yang tepat saat bekerja dan mengurangi merokok untuk menghambat penyerapan timah.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH Mira Abdullah; Elly Ratna Sari
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i2.1020

Abstract

AbstrakStunting atau pendek merupakan indikator status gizi kronis yang dapat menggambarkan pertumbuhan yang tidak optimal karena malnutrisi jangka panjang. Dinkes kota Banda Aceh menemukan prevelensi angka stunting pada balita di tahun 2016 menjadi 27,1%. stunting  pada balita di Kota banda Aceh masih menjadi masalah masyarakat. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas Baiturrahman  Kota Banda Aceh tahun 2018. Metode  Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain case control  dengan populasi yaitu seleuruh anak balita di wilayah kerja puskesmas Baiturrahman  , total sampel adalah 53 balita sampel  case dan 53 balita sampel control. Tehnik pengambilan sampel adalah teknik matching dan simple random sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 5  November –  9 Desember  2017. Cara pengumpulan data dengan metode wawancara. Selanjutnya dilakukan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% dan mencari nilai OR pada tabulasi 2x2. Ha diterima p value <0,05. Hasil Penelitian : Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa balita dengan asupan energi tidak adekuat dan mengalami stunting berjumlah 13 balita (24,5%). Balita dengan asupan protein tidak adekuat dan mengalami stunting berjumlah 38 balita (71,7%). Balita yang terkena penyakit infeksi dan mengalami stunting berjumlah 24 balita (45,3%). Balita yang tidak memiliki riwayat ASI ekslusif berjumlah 35 balita (66%). Balita yang memiliki riwayat BBLR dan mengalami stunting berjumlah 12 balita (22,6%).Kesimpulan dan saran : Faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita adalah asupan protein (p value= 0,000, OR= 0,103), penyakit infeksi (p value= 0,003, OR= 4,046), riwayat ASI ekslusif (p value= 0,011, OR= 2,963),BBLR (p value= 0,026, OR= 4,878). Asupan energi (p value= 0,816, OR= 0,806) bukan merupan faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas Baiturrahman  Kota Banda Aceh tahun 2018. Diharapkan Ibu balita untuk memperhatikan tumbuh kembang balita dengan pemenuhan asupan makanan sesuai kebutuhan, menjaga lingkungan dan membawa balita ke pelayanan kesehatan.  Kata Kunci        : stunting, faktor pengaruh, balita
Hubungan perilaku merokok dengan gangguan pola tidur (Insomnia) pada dewasa di wilayah kecamatan ulee kareng kotamadya banda aceh Tharida, Maimun; Desreza, Nanda; Thursina, Thursina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1411

Abstract

ABSTRAKPerilaku merokok merupakan fenomena sosial yang sering kita jumpai dalam kehidupan, perilaku merokok merupakan salah satu penyebab dari gangguan pola tidur (insomnia) terjadi. Berdasarkan studi penelitian awal yang dilakukan dengan mewawancarai beberapa pengunjung, mereka mengatakan bahwa merokok merupakan hal yang wajar dilakukan bagi laki-laki dewasa, mereka tidak mengetahui bahwa rokok merupakan salah satu penyebab gangguan tidur itu terjadi, akan tetapi mereka hanya beranggapan bahwa keluhan susah tidur tersebut merupakan hal yang biasa dan tidak ada kaitannya dengan prilaku merokok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku merokok dengan gangguan pola tidur (insomnia) pada dewasa, ini merupakan penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan subjek penelitian sejumlah 61 laki-laki dewasa. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa uji statistik yang digunakan adalah uji Correction Contunity dan Chi Square. Hasil analisa data diperoleh p-value untuk perilaku merokok yang meliputi fungsi rokok (0,001), intensitas merokok (0,009), tempat merokok (0,007) , waktu merokokok (0,015) dan insomnia (0,007). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara perilaku merokok berupa fungsi rokok, intensitas merokok, tempat merokok, waktu merokok dengan insomnia. Disarankan laki-laki dewasa untuk mengurangi intensitas merokok dengan cara mengurangi asupan kafein dan secara sugesti, ketika akan tergoda untuk merokok.Kata kunci : Perilaku Merokok, Insomnia, dewasa
HUBUNGAN PERTAMBAHAN BERAT BADAN IBU DENGAN BERAT BADAN BAYI LAHIR DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN Nadiya, Sarah; Fazira, Frisca
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1470

Abstract

Kenaikan berat badan ibu selama hamil dapat mempengaruhi beberapa aspek kesehatan baik ibu maupun janinnya. Kenaikan berat badan ibu selama hamil dapat mempengaruhi berat badan bayi lahir dan beresiko bayi mengalami berat badan lahir berlebih (>4000 gram) atau berat badan lahir rendah (<2500 gram). Berdasarkan data WHO dan UNICEF tahun 2013, sekitar 22 juta bayi dilahirkan di dunia, dimana 16%  di antaranya lahir dengan berat badan lahir rendah. Presentase BBLR  di Negara berkembang adalah 16,5 % dua kali lebih besar dari pada Negara maju (7%). Tujuan : Penelitian ini bertujuan mencari hubungan pertambahan berat badan ibu dengan berat badan bayi lahir dengan pendekatan Cross Sectional. Metode : Penelitian yang dilakukan adalah penelitian yang bersifat analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas dan bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen yang berjumlah 58 orang dengan sampel sebanyak 58 orang. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh hasil pertambahan berat badan ibu berada pada kategori normal sebanyak 47 responden (81,0%) dan berat badan bayi lahir normal sebanyak 54 responden (93,1%). Dari hasil uji Chi-quare diperoleh hasil perhitungan menunjukkan nilai P (0,001) < α (0,05) berarti Ha diterima dan H0 ditolak. Kesimpulan : Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pertambahan berat badan ibu dengan berat badan bayi lahir. Kata kunci : Pertambahan berat badan ibu; Berat badan bayi

Page 33 of 123 | Total Record : 1226