cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Bies Kabupaten Aceh Tengah Zulfikar Zulfikar; Lia Muslimah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1412

Abstract

Pembangunan bidang kesehatan di Indonesia saat ini mempunyai beban ganda (double burden), yaitu beban masalah penyakit menular dan penyakit degeneratif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Bies Kabupaten Aceh Tengah dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebayak 63 orang tua yang mempuyai bayi. pemilihan sampel dalam penilitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik sampling random (random sampling) dengan menggunakan rumus slovin, analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian Ada Hubungan Pengetahuan Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi diperoleh nilai P Value  0,000 (P ≤ 0,05). Ada Hubungan Antara Sikap Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi diperoleh nilai P Value  0,000 (P ≤ 0,05).Kata Kunci : Kelengkapan Imunisasi, Pengetahuan, Sikap 
PENGARUH KONSELING MENGGUNAKAN MEDIA BOOKLET DENGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG SADARI DI DESA BLANG KUTA DUA MEUNASAH KECAMATAN SIMPANG MAMPLAM KABUPATEN BIREUEN Ferinawati Ferinawati; Nur Aziza Ulfa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1471

Abstract

Menurut WHO (World Health Organization), sekitar 9-8% wanita berpotensi akan mengalami kanker payudara. Kanker payudara sebagai jenis kanker yang paling banyak ditemui pada wanita. Setiap tahun lebih dari 250.000 kasus baru kanker payudara terdiagnosa di Eropa dan kurang lebih 175.000 di Amerika Serikat. Kanker payudara merupakan tumor ganas yang tumbuh didalam jaringan payudara. Setiap tahun   185.000 wanita didiagnosa menderita kanker payudara. Insiden penyakit ini semakin meningkat di negara-negara maju. Sekitar 43.500 kematian akibat kanker payudara setiap tahunnya yang menjadikan penyakit ini sebagai penyebab kematian terbesar kedua setelah kanker paru pada wanita di Amerika Serikat. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh konseling menggunakan media booklet dengan pengetahuan remaja putri tentang SADARI di Desa Blang Kuta Dua Meunasah Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah preeksperimental design dengan pendekatan one group pretest posttest yaitu rancangan penelitian yang dilakukan dengan cara memberikan pretest (pengamatan awal) telebih dahulu sebelum diberikan intervensi. Setelah diberikan intervensi, kemudian dilakukan posttest (pengamatan akhir). Penelitian Dilaksanakan di Desa Blang Kuta Dua Meunasah Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putrid di Desa Blang Kuta Dua Meunasah Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen sebanyak 37 orang dengan teknik pengambilan sampel total population yaitu seluruh populasi dijadikan sampel yang diperoleh   dengan cara door to door. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan  sekunder dan diolah ke dalam analisis univariat dan bivariat. Hasil : Berdasarkan analisis statistik menggunakan uji wilxocon, didapatkan nilai p value (0,000) < α (0,05) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh diberikan konseling menggunakan media booklet dengan pengetahuan remaja tentang SADARI. Kesimpulan : Ada pengaruh diberikan konseling menggunakan media booklet dengan pengetahuan remaja tentang SADARI di Desa Blang Kuta Dua Kecamtan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen.Diharapkan kepada bidan atau tenaga kesehatan agar dapat membimbing dan memberikan informasi-informasi tentang SADARI kepada remaja sehingga remaja menjadi mandiri dalam mendeteksi masalah pada payudara.Kata kunci            : Booklet, Pengetahuan, SADARI
PERBEDAAN KEMANDIRIAN PADA REMAJA DITINJAU DARI PERSEPSI POLA ASUH ORANG TUA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR Andi Syahputra; Elisa Oktara
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v5i2.1447

Abstract

remaja yang berstatus sebagai anak tunggal ditinjau dari pola asuh orangtua. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja yang berusia 18-21 tahun dan berstatus sebagai anak tunggal.Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah subjek sebanyak 62 orang. Alat ukur yang digunakan berupa kuisioner pola asuh yang terdiri dari 19 aitem valid dengan reliabilitas sebesar 0,918 berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Baumrind (1966) dengan tiga tipe pola asuhyaitu: otoriter, permisif, dan demokratis. Sedangkan alat ukur kemandirian terdiri dari 26 aitem valid dengan reliabilitas sebesar 0,810 berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Steinberg (2002).Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik uji beda One-Way Between Group ANOVA dengan bantuan program SPSS versi 16.00 for Windows.Hasil analisis data menunjukkan nilai F sebesar 1,942 dengan taraf siginifikansi sebesar 0,152 yang artinya tidak ada perbedaankemandirian pada remaja yang berstatus sebagai anak tunggal ditinjau dari persepsi pola asuh orangtua.Kata kunci: self efficacy, stres, dosen
Analisis Kepuasan dan Hubungannya dengan Loyalitas Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Kota Langsa Sri Wahyuningsih; Donal Nababan; Jasmen Manurung
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1391

Abstract

Rumah Sakit Umum Cut Meutia Langsa merupakan institusi pelayanan kesehatan dari PT. Cut Meutia Medika. Pada tahun 2019 terjadi penurunan kunjungan rawat inap yaitu sebanyak 7.744 orang pada tahun 2018 dan 6.125 orang pada tahun 2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara variabel kepuasan (produk, proses, dan purna jual) dengan loyalitas pasien rawat inap di RSUD Cut Meutia Kota Langsa. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode survei observasional melalui desain studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang pernah / sedang dirawat di ruang rawat inap kelas I, kelas II, kelas III RSUD Cut Meutia Kota Langsa dalam sebulan terakhir sebanyak 300 orang. Pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah sampel 171 orang. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepuasan responden terhadap (produk, proses dan purna jual) Rumah Sakit dengan loyalitas responden terhadap variabel produk p.value adalah 0,000 (P <0,05), variabel proses dengan p.value 0,000 (P <0,05) dan variabel purna jual dengan p.value 0,000 (P <0,05). Untuk variabel yang sangat mempengaruhi loyalitas responden setelah dilakukan analisis multivariat adalah variabel proses dengan nilai OR terbesar yang diperoleh yaitu 35,743. Berdasarkan hasil tersebut, telah dikembangkan switching barrier dan suara untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas pasien rawat inap di RSUD Cut Meutia.Kata Kunci: Kepuasan (Produk, Proses dan Purna Jual), Loyalitas, Rawat Inap, Rumah Sakit
HUBUNGAN SELF EFFICACY TERHADAP STRES PADA DOSEN PEMULA DI UNIVERSITAS UBUDIYAH INDONESIA Andi Syahputra; Rahmi Nidia Putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i2.1438

Abstract

Stres dapat diartikan sebagai suatu masalah, tuntutan yang membebani atau sangat melampaui kemampuan seseorang dan membahayakan kesejahterahannya. Tema ini menjadi sangat menarik untuk dibahas ketika subjek penelitian adalah mahasiswa yang sedang mengerjakan sripsi. Pada saat mengerjakan skripsi mahasiswa mempunyai banyak permasalahan baik dari dalam diri mahasiswa tersebut atau dari lingkungannya sehingga mahasiswa lebih memilih untuk menghindari skripsi karena tidak yakin dengan kemampuannya. Keyakinan akan ketidakmampuan diri ini berkaitan erat dengan tinggi rendahnya self efficacy dosen tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan stres dosen yang sedang mengerjakan penelitian dosen. Penelitian dilakukan pada dosen Universitas Ubudiyah Indonesia jumlah subjek penelitian sebanyak 40 dosen. Alat pengumpulan data berupa kuesioner self efficacy yang terdiri dari 25 item dan kuesioner stres yang terdiri dari 23 item. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesa penelitian ditolak yang berarti tidak ada hubungan antara self efficacy dengan stres pada dosen yang sedang mengerjakan penelitian (r=0,005; p= 0,928>0,05). Kata kunci: self efficacy, stres, dosen
PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3)TERHADAP TINGKAT KEDISIPLINAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNGDIRI (APD) DI PT. WIKA BETON TBK SUMUT TAHUN 2020 Eflin Giawa; Achmad Rifai; Eka Daryanto
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1360

Abstract

Kesehatan dan Keselamatan Kerja adalah salah satu bentuk upaya untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, bebas dari pencemaran lingkungan, sehingga dapat melindungi dan bebas dari kecelakaan kerja dan pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengaruh penyuluhan kesehatan dan keselamatan kerja (k3) terhadap kedisiplinan penggunaan alat pelindung diri di Pt. Wijaya Karya Beton Tbk. SumutTahun 2020.Metode penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling yaitu pengambilan sampel anggota populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalalm populasi itu. Seperti membagikan angka 1,2,3,4,5. , penelitimengambil angka ganjil sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 orangpekerja PT. Wijaya Karya Beton.Hasil penelitian membuktikan pengetahuan K3 berpengaruh signifikan terhadap kedisiplinan memakai masker dengan p-value (0,000)<α=0,05, peraturan K3 berpengaruh signifikan terhadap kedisiplinan memakai masker dengan p-value (0,000)<α=0,05 dan penghargaan berpengaruh signifikan terhadap kedisiplinan memakai masker dengan p-value (0,262)<α=0,05 di PT. Wijaya Karya Beton Tbk. Sumut tahun 2020.Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh hubungan pengetahuan K3, peraturan K3, penghargaan terhadap kedisiplinan memakai masker di PT. Wijaya Karya Beton Tbk. Sumut Tahun 2020.Diharapkan kepada pihak menejer keperawatan untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit baik kualitas maupun kuantitas dan meminimalisir adanya stress kerja maupun beban kerja bagi tenaga perawat
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS PEUREUMEU KECAMATAN KAWAY XVI KABUPATEN ACEH BARAT Syafie Ishak; Nuzulul Rahmi; Reniza Maulizar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1419

Abstract

Imunisasi merupakan usaha memberikan kekebalan pada tubuh dengan memasukkan vaksin kedalam tubuh agar tubuh membuat zat anti untuk mencegah terhadap penyakit tertentu. Berdasarkan Surve data yang diperoleh dari Puskesmas Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat cakupan imunisasi pada tahun 2017 sebesar 40,1%, kemudian pada tahun 2018 sebesar 39,3% dan menurun pada tahun 2019 sebesar 39%. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar lengkap pada bayi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Peureumeu Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat tahun 2018. Metode Penelitian : Penelitin ini bersifat analitik dengan pendekatan Cross Sectional dengan teknik pengambilan sampel secara Accidental Sampling dengan jumlah sampel 52 orang ibu yang memiliki anak. Waktu penelitian ini dilakukan pada tanggal 26 Juli s/d 8 Agustus 2020 di Puskesmas Peureuemeu Kecamatan Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat dengan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square Hasil Penelitian : Menggunakan Uji Chi-Square maka diketahui bahwa hubungan sikap dengan kelengkapan imunisasi dasar dengan nilai P Value (0,001), ada hubungan informasi dengan kelengkapan imunisasi dasar dengan nilai P Value (0,028), ada hubungan motivasi dengan kelengkapan imunisasi dasar dengan nilai P Value (0,004) dan ada hubungan dukungan keluarga dengan kelengkapan imunisasi dasar dengan nilai P Value (0,003). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara sikap, informasi, motivasi dan dukungan keluarga dengan kelengkapan imunisasi. Diharapkan bagi petugas kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan memberikan informasi kepada masyarakat khususnya ibu yang memiliki bayi tentang imunisasi. Kata Kunci                  : Imunisasi, sikap, informasi, motivasi dan dukungan keluarga 
Efek Pemberian Ekstrak Kulit Pisang Kepok Terhadap Kadar Glukosa Darah Tikus Putih Yang Diinduksi Diet Tinggi Lemak Siti Prawitasari Br. Hasibuan; Muslim Akmal; Sugito Sugito; Teuku Zahrial Helmi; Rinidar Rinidar; Lian Varis Riandi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1483

Abstract

ABSTRAKDiabetes melitus merupakan penyakit yang disebabkan oleh kekurangan atau ketidakefektifan pankreas memproduksi insulin sehingga kadar glukosa  di dalam darah meningkat atau menurun. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh pemberian ekstrak kulit pisang kepok terhadap penurunan kadar glukosa darah tikus putih yang diinduksi diet tinggi lemak. Dua puluh lima tikus putih dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Kelompok K1 adalah kelompok tikus yang diberikan pakan standar. Kelompok K2 adalah kelompok tikus yang diberikan pakan 7 mg diet tinggi lemak. Kelompok K3 adalah kelompok tikus yang diberikan 7 mg diet tinggi lemak dan pemberian glibenklamid 0,126 mg/200g berat badan. Kelompok K4 dan K5 adalah kelompok tikus yang diberikan 7 mg diet tinggi lemak dan ekstrak kulit pisang kepok masing-masing dengan dosis 100 mg/kgbb dan 200 mg/kgbb. Masing-masing perlakuan dilakukan selama 60 hari, pada hari ke 61 dilakukan pengambilan darah melalui jantung untuk melihat kadar glukosa darah dengan alat biochemical analyzer veteriner. Hasil penelitian terhadap kadar glukosa darah menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit pisang kepok 100 mg/kgbb dapat menurunkan kadar glukosa darah pada keadaan normal. Kata kunci: Diet tinggi lemak; ekstrak kulit pisang kepok; kadar glukosa darah 
Analisa Faktor Kejadian Stunting Pada Balita Usia 23-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Tiji Kabupaten Pidie Tahun 2020 Fauziah Andika; Nuzulul Rahmi; Chairanisa Anwar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1405

Abstract

Aceh menduduki peringkat tiga nasional untuk angka stunting balita, di bawah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Barat (sulbar). Saat ini, urainya, pemerintah gencar mengampanyekan gerakan pencegahan dan penanganan stunting. Sebab, prevalensi stunting bayi berusia di bawah lima tahun (balita) Indonesia pada 2018 sebesar 30,8%. Berdasarkan laporan dari Puskesmas Padang Tiji Tahun 2018, balita usia 23-59 bulan yang mengalami stunting sebanyak 114 (18,4%) balita sedangkan pada Tahun 2019 meningkat menjadi 138 (20,9%) balita dengan stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Kejadian stunting pada anak usia 23-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Padangtiji pada tahun 2020.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan case control. Dalam penelitian yang menjadi sampel kontrol adalah balita yang datang ke Posyandu yang dipilih secara acak. Sampel penelitian ini adalah 50 kasus dan 50 kontrol , yaitu 1:1. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2020 s.d 21 Desember 2020. Uji statistic yang digunakan adalah uji chi-square dengan melihat nilai OR dan analisa data menggunakan analisa univariate dan bivariate.Hasil penelitian pada penelitian ini adalah hubungan antara kejadian stunting dengan ASI Eksklusif (P=0.016) (OR=3.071), Berat Badan Lahir (P=0.678), Penyakit Infeksi (P=0,523) dan Jarak kelahiran (P=0.043) (OR=2.421). Kesimpulan dari penelitian ini adalah da hubungan antara pemberian ASI Ekslusif dan jarak kelahiran dengan kejadian stunting pada balita usia 23-59 bulan di Wilayah kerja Puskesmas Padang tiji Tahun 2020. Sarannya diharapkan untuk lebih meningkatkan promosi kesehatan berupa penyuluhan terkait penyebab dan pencegahan stunting guna peningkatan pengetahuan ibu mengenai stunting serta pencegahan yang terkait dengan penyakit infeksi dalam menurunkan angka morbiditas yang dapat berdampak menjadi stunting.  Kata Kunci : Kejadian Stunting, ASI Eksklusif, BBL, Jarak Kelahiran dan penyakit Infeksi
ANALISIS PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA MAHASISWI PENGHUNI KOS DI KELURAHAN BANDAR SELAMAT KOTA MEDAN TAHUN 2020 Nailurrahmah Nailurrahmah; Mangatas Silaen; Mey Elisa Safitri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1460

Abstract

Seks berisiko berdampak buruk bagi masa depan seorang mahasiswi. WHO tahun 2019 mencatat 16 juta kehamilan terjadi setiap tahunnya pada remaja dan 95% terjadi di negara berkembang termasuk indonesia. Sedangkan kasus IMS tersebar di seluruh dunia dengan angka 132 juta kasus baru dan rata-rata terjadi pada usia 15-27 tahun. Tujuan penelitian ini uUntuk menganalisis perilaku seks berisiko pada mahasiswi penghuni kos di Kelurahan Bandar Selamat tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang kos di Kelurahan Bandar Selamat sebanyak 911 orang, dan diambil sampel dengan menggunakan rumus Lemeshow didapati 90 orang. Data yang digunakan primer dan diuji dengan uji Chi-Square, dan multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda dengan tingkat kepercayaan 95% (=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual berisiko mahasiswi penghuni kos yaitu faktor peran lingkungan tempat tinggal (p=0,036), peran teman sebaya (p=0,002), dan peran keluarga (p=0,000). Faktor yang tidak berhubungan yaitu pengetahuan (p=0,093), sikap (p=0,132), kepercayaan diri (p=0,094) penggunaan sosial media (p=1,000). Faktor paling dominan berhubungan dengan perilaku seks berisiko adalah peran keluarga dengan nilai Exp(B)/OR = 16,265 artinya responden yang menyatakan peran keluarga negatif, berpeluang melakukan perilaku seksual berisiko sebesar 16,2 kali lebih tinggi dibandingkan responden yang menyatakan peran keluarga positif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran keluarga sebagai faktor yang paling dominan berhubungan dengan perilaku seksual berisiko. Orang tua yang anaknya kos, agar mengawasi dengan menanyakan keadaan/kondisi anaknya selama tinggal di kos, menanyakan aktivitas belajarnya dan memberikan batasan-batasan yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh anaknya selama tinggal di kos terutama batasan tentang pacaran. Kata Kunci    : Perilaku, Seksual Berisiko, Mahasiswi Penghuni Kos

Page 35 of 123 | Total Record : 1226