cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Merokok Pada Anak Sekolah Dasar di SD Pinggiran Banda AcehTahun 2021 Sahbainur Rezeki; Diah Mulyati Utari
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1484

Abstract

ABSTRAKIndonesia mendapat julukan sebagai baby smokers country disebabkan cenderung bertambahnya anak di bawah usia 10 tahun mengonsumsi rokok di Indonesia. Ada banyak kasus yang menimpa balita kecanduan rokok, salah satu yang sangat menggemparkan dunia adalah balita usia 2 tahun 3 bulan berasal dari Sumatera Selatan menghabiskan 40 batang rokok perhari, dan masih banyak kasus yang menimpa anak di usia dini kecanduan rokok. Anak-anak perokok lebih mungkin mendapatkan infeksi pernafasan atas, bronkitis, dan pneumonia dibandingkan anak-anak dari orang yang bukan perokok. Anak-anak perokok sangat terpengaruh secara akademis karena mereka lebih sering tidak bersekolah daripada anak-anak tidak merokok. Konsekuensi kesehatan jangka panjang yang diakibatkan merokok antara lain; kanker, penyakit paru-paru, penyakit jantung koroner, impotensi, kanker kulit, mulut, bibir, dan kerongkongan, merusak otak dan indra, mengancam kehamilan, penyakit stroke, merontokkan rambut, katarak, keriput, merusak pendengaran, merusak gigi, emfisema, osteoporosis, tukak lambung, kanker rahim dan keguguran, kelainan sperma, penyakit burger, memperlambat pertumbuhan anak, gangguan psikologi.  Kata kunci: Perilaku Merokok, Anak
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN POSYANDU BAGI BALITA DI DESA LAM GEU-EU WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR Nuzulul Rahmi; Fauziah Andika; Sumiati Sumiati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1406

Abstract

Angka kematian balita di dunia mencapai 1.3 juta pada 2019 lalu. Berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), angka kematian bayi di Indonesia pada 2019 lalu adalah 21,12. Angka ini menurun dari catatan pada 2018 ketika angka kematian bayi di Indonesia masih mencapai 21,86 atau pada 2017 yang mencapai 22,62. Sedangkan angka kematian balita di Aceh mencapai 995 pada 2019 lalu. Di Desa Lam Geu-Eu dari 147 balita, yang memanfaatkan posyandu hanya 67 orang balita (45,5%). Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Posyandu Bagi Balita di Desa Lam Geu-Eu Kecamatan Peukan Bada Aceh Besar Tahun 2020. Jenis penelitian yaitu penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini sebagian populasi dijadikan sampel yang berjumlah sebanyak 60 orang balita, dengan teknik pengambilan sampel secara random sampling atau acak sederhana, analisis data menggunakan uji Chi square. Analisis data didapatkan umur (p value 0,505) dan motivasi (p value 0,898) dan pendidikan (p value 0,040). Tidak ada hubungan umur dan motivasi (p value 0,898) dengan pemanfaatan posyandu bagi balita. Ada hubungan pendidikan (p value 0,040) pemanfaatan posyandu bagi balita di Gampong Lam Geu-Eu di Wilayah Kerja Puskesmas Peukan Bada Aceh Besar Tahun 2020. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk lebih aktif memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan posyandu bagi balita. Kata Kunci     : pemanfaatan posyandu
FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI KECAMATAN GANDAPURA KABUPATEN BIREUEN Apriany Ramadhan Batubara; Feti Mellita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1468

Abstract

Proporsi balita stunting sangat penting sebagai parameter pembangunan modal manusia. Seperti halnya penurunan angka kematian ibu, pemerintah juga telah menetapkan percepatan penurunan stunting sebagai major project yang harus digarap dengan langkah-langkah strategis, efektif dan efisien. Pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s) tahun 2030 adalah mengakhiri segala bentuk malnutrisi termasuk mencapai target internasional 2025 untuk penurunan anak pendek (stunting). Tujuan : Untuk mengetahui faktor risiko kejadian stunting pada balita. Metode : Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan case control. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen. Populasi dalam  penelitian  ini adalah  seluruh balita yang ada di Kecamatan Gandapura. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 31 balita stunting sebagai kasus dan 31 balita tidak stunting dijadikan sebagai control. Analisa hasil digunakan dengan regresi logistik. Hasil : Variabel  Riwayat pola makan ibu selama hamil berpengaruh terhadap kejadian stunting dengan nilai p (0,034) dan OR = 3,628. Variabel pola makan balita berpengaruh terhadap kejadian stunting dengan nilai p (0,014) dan OR = 4,492. Variabel jarak kelahiran tidak berpengaruh terhadap kejadian stunting dengan nilai p (0,061) dan OR = 3,179. Variabel berat badan lahir dan tinggi badan ibu tidak berhubungan dengan kejadian stunting sehingga tidak dapat dicari pengaruhnya. Kesimpulan : Ada pengaruh riwayat pola makan ibu selama hamil dam  pola makan balita terhadap kejadian stunting. Diharapkan kepada orang tua agar memperhatikan pola makan Ketika hamil dan pola makan balita,. Dan diharapkan kepada Puskesmas Gandapura agar dapat melakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan stunting. Kata kunci            : Riwayat Pola Makan Ibu, Pola Makan Balita, Riwayat Kelahiran, Jarak Kelahiran, Tinggi Badan Ibu , Kejadian stunting
Pengaruh Antara Self-Compassion Dan Penyesuaian Diri Pada Remaja Yang Tinggal Pada Anak Jalanan Uswatun Hasanah; Yola Meidina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i2.1444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran self compassion terhadap penyesuaian diri terhadap anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kutoarjo di Purworejo dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Yogyakarta di Gunung Kidul. Sampel sejumlah 45 anak binaan, terdiri dari 36 anak binaan di LPKA Kutoarjo dan 9 anak binaan LPKA Yogyakarta dipilih menggunakan total sampling. pengambilan data dilakukan dengan skala penyesuaian diri terdiri dari 34 aitem dan self compassion 13 aitem. Uji hipotesis menggunakan teknik korelasi product moment. Indeks daya beda aitem berkisar 0,256-0,671 dan koefisien reliabilitas 0,895. Skala self compassion indeks daya beda aitem berkisar 0,275-0,578 dan koefisien reliabilitas 0,771. Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara self compassion dengan penyesuaian diri diperoleh rxy = 0,393 dengan p = 0,008 (p < 0,05) yang berarti hipotesis diterima. Sumbangan efektif yang diberikan variabel self compassion terhadap penyesuaian diri sebesar 15,4%.Kata-kunci : penyesuaian diri dan self compassion
Persepsi Positif Meningkatkan Minat PUS Menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Putri Santy; Raudhatun Nuzul ZA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1385

Abstract

Pemerintah Indonesia telah menggalakkan MKJP lebih dari 10 tahun yang lalu namun hingga saat ini MKJP masih belum menjadi pilihan mayoritas pasangan usia subur di Indonesia. Rendahnya pemakaian kontrasepsi IUD disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya yaitu pengalaman, rasa takut penggunaan IUD terhadap efek sampingnya, biaya mahal, prosedur yang rumit, pengaruh dan pengalaman akseptor lain, sosial ekonomi, serta persepsi yang salah tentang IUD. Banyak mitos yang dipercayai oleh masyarakat antara lain kontrasepsi IUD dapat berpindah-pindah tempat sendiri, IUD dapat menyebabkan tumor pada rahim, IUD dapat menyebabkan gangguan pada siklus menstruasi, dan IUD dapat menyebabkan hubungan seksual tidak nyaman. Keikutsertaan PUS di Puskesmas Darul Imarah untuk menggunakan MKJP masih sangat rendah. Penggunaan IUD 0,5% dari keseluruhan pengguna KB. Alasan tidak menggunakan IUD karena takut efek samping IUD dan tidak mendapatkan izin suami. Tujuan Penelitian ini adalah diketahuinya hubungan persepsi individu dengan minat PUS dalam pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan cross sectional study. Populasi adalah PUS pengguna kontrasepsi sederhana, pil dan suntikan berjumlah 79 orang. Pengambilan sampel secara Accidental Sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditetapkan. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 1-30 Juni 2020. Analisa data dengan menggunakan  uji chi square diperoleh hasil terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi dengan minat PUS menggunakan MKJP di Puskesmas Darul Imarah. (ρ=0,001 CI 1,8-13,0). Kesimpulan diperoleh bahwa persepsi yang positif tentang MKJP mempengaruhi minat PUS untuk menggunakan MKJP. Disarankan kepada Bidan untuk meemberikan informasi yang jelas dan lengkap tentang MKJP, serta memberi dukungan kepada ibu untuk menggunakan MKJP. Kata Kunci                 : AKDR, persepsi, minat 
EFEKTIFITAS METODE MOVIE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU SOSIAL PADA ANAK TK MINA ACEH BESAR Manurung, Najwa; Mudarsa, Hartni
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i2.1435

Abstract

Perilaku prososial yaitu empati, berbagi, peduli dan kerjasama perlu ditanamkan sejak dini agar anak tumbuh menjadi individu yang cerdas secara sosial. Salah satu upaya dalam meningkatkan perilaku prososial dapat menggunakan Metode Movie Learning yaitu proses menonton film animasi dengan tema prososial dan diakhiri dengan sesi berdiskusi untuk meransang anak melakukan perilaku prososial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik efektivitas metode movie learning untuk meningkatkan perilaku prososial pada anak TK. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest. Penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan subjek berjumlah 10 orang siswa TK Mina Aceh Besar. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi anak dan wawancara guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji non parametrik yaitu uji wilcoxon signed rank test. dengan menggunakan program Statistical Packages For Social Sciene (SPSS) versi 21.0 for windows. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.05 (p<0.05), artinya hipotesis diterima. Meskipun nilai yang didapat berada diambang batas signifikansi namun berdasarkan observasi yang telah dilakukan terdapat peningkatan perilaku prososial anak setelah diberi perlakuan dengan metode movielearning. Kata Kunci: Perilaku Prososial, Metode Movie Learning, Taman Kanak-Kanak
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN PADA WANITAPERIMENOPAUSE DI KELURAHAN KARANG BEROMBAK KECAMATAN MEDAN BARAT KOTA MEDAN TAHUN 2020 Sauve Prilhi, Feji Sukitide; P Nadapdap, Thomson; Marsaulina Panjaitan, Ivansri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1414

Abstract

Perhimpunan dokter kandungan dan ginekolog Kanada (SOGC) sepakat dengan organisasi kesehatan dunia (WHO) dan (NAMS) mendefinisikan perimenopause sebagai dua sampai delapan tahun sebelum menopause dan tahun pertama setelah menstruasi terakhir.Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kecemasan pada wanita perimenopause di Kelurahan Karang Berombak Kecamatan Medan Barat Kota Medan. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah survei analitik dan Jenis penelitian ini yaitu penealitian kuantitatif dekriptif analitik. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian 1.294 dan sampel sebanyak 93 orang. Analisa data dengan analisa univariat, analisa bivariat menggunakan chi square dan analisa multivariat menggunakan uji regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia memiliki nilai sig-p 0,089 > 0,05,  pendidikan  sig-p  0,006  <  0,05,  pekerjaan  sig-p  0,788  >  0,05,  kondisi ekonomi sig-p 0,003 < 0,05, gaya hidup sig-p 0,014 < 0,05, pengetahuan sig-p 0,000 < 0,05, sikap sig-p 0,001 < 0,05 dan dukungan suami sig-p 0,006 < 0,05 yang artinya selain variabel pekerjaan dan usia, semua variabel memiliki pengaruh terhadap kecemasan.Variabel yang paling berpengaruh terhadap kecemasan adalah usia p value sebesar 0,002 (< 0,05), kondisi ekonomi p value sebesar 0,000 (< 0,05)dan dukungan suami p value sebesar 0,000 (< 0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini ada pengaruh pendidikan, kondisi ekonomi, gaya hidup, pengetahuan, sikap dan dukungan suami terhadap kecemasan , sedangkan usia dan pekerjaan tidak memiliki pengaruh terhadap kecemasan. Diharapkan pada wanita yang akan dan sedang mengalami masa perimenopause dapat merubah pandangan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi masa-masa ini. Kata Kunci : Perimenopause, Kecemasan
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DENGAN KESIAPAN IBU MENGHADAPI MENOPAUSE DI DESA MEUNASAH CAPA KECAMATAN KOTA JUANG TAHUN 2021 Misrina, Misrina; Nuzula, Rizka
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1473

Abstract

Menopause merupakan suatu masa peralihan dalam kehidupan wanita yang menunjukan bahwa ovarium telah berhenti menghasilkan sel telur, aktivitas menstruasi berkurang dan akhirnya berhenti, serta pembentukan hormon wanita (estrogen dan progesteron) yang berkurang. Sebagian besar wanita mulai mengalami gejala menopause pada usia 40 tahun dan puncaknya tercapai pada usia 50 tahun. Namun bila diambil rata-ratanya seorang wanita umumnya akan mengalami menopause sekitar usia 45 sampai dengan 55 tahun. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan karakteristik dengan kesiapan menghadapi menopause di desa Meunasah Capa kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen tahun 2021.Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu premenopuase usia 40–50 tahun di Desa Meunasah Capa Kecamatan Kota Juang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2021. Pengambilan sampel mengunakan total populasi. Sampel berjumlah 45 ibu premenopause usia 40-50 tahun dan pengumpulan data menggunakan kuesioner.Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 45 responden dengan menggunakan uji statistik Chi-square menunjukkan ada hubungan pendidikan ibu pramenopause dengan kesiapan ibu menghadapi menopause di Desa Meunasah Capa Kecamatan Kota Juang tahun 2020 dengan nilai p value (0,002) < α (0,05). Ada hubungan pekerjaan ibu premenopause dengan kesiapan ibu menghadapi menopause di Desa Meunasah Capa Kecamatan Kota Juang tahun 2020 dengan nilai p value (0,045) < α (0,05). Ada hubungan pengetahuan ibu premenopause dengan kesiapan ibu menghadapi menopause di Desa Meunasah Capa Kecamatan Kota Juang tahun 2020 dengan nilai p value (0,022) < α (0,05).Berdasarkan hasil penelitian, peningkatan wawasan tentang perubahan yang terjadi menjelang menopause menjadi sangat penting untuk di terapkan pada wanita pramenopause. Hal ini dapat menurunkan kecemasan terhadap menopauase serta dapat meningkatkan penerimaan terhadap menopause menjadi lebih baik. Kata Kunci: Pendidikan, Pekerjaan, Pengetahuan, Kesiapan Menghadapi Menopause
Persepsi Remaja Puber Mengenai Pendidikan Seks di SMA N 3 Banda Aceh Mudarsa, Hartini
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v5i2.1449

Abstract

Persepsi remaja mengenai pendidikan seks adalah pendidikan seks dipandang oleh remaja sebagaisesuatu yang penting, bernilai positif, serta bermanfaat bagi mereka dalam membantu persoalan hidupremaja. Melalui pendidikan seks remaja mampu mengarahkan perilaku seksualnya agar tidakmenyimpang dari norma yang ada serta dapat terhindar dari hal-hal yang negatif. Dengan kata lainremaja memandang pendidikan seks sebagai alat untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan seks.Remaja menganggap pendidikan seks mampu menjawab keingintahuan dan rasa penasaran merekaakan segala hal yang berkaitan dengan seks. Oleh karena itu remaja menganggap pendidikan sekssebagai suatu kebutuhan dan mereka tidak menabukannya. (2) Sumber pendidikan seks yang digunakanoleh remaja adalah media massa baik media cetak seperti koran, majalah, dan buku maupun mediaelektronik seperti televisi dan internet serta teman sebaya atau peer group. Remaja banyakmendapatkan informasi dan pengetahuan seks dari media massa dan teman sebaya karena sumberpendidikan tersebut dapat memberikan informasi dan pengetahuan secara terbuka dan transparan padamereka. Pendidikan seks justru tidak didapat remaja dari lingkungan keluarga ataupun sekolah. (3)Pengetahuan seputar seks yang dicari dan dibutuhkan oleh remaja adalah pengetahuan tentang HIVAIDS, menstruasi, penyakit kelamin, dampak atau resiko melakukan seks bebas, proses reproduksi atauhubungan seks dan gaya pacaran sehat.Kata kunci : Pendidikan Seks, Remaja, Pubertas,
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAKTI KECAMATAN SAKTI KABUPATEN PIDIE TAHUN 2020 Zaitun, Zaitun; Salamah, Salamah; Humaira, Putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.1393

Abstract

Status gizi ibu sebelum dan selama hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang sedang dikandung. Bila status gizi ibu normal pada masa sebelum dan selama hamil kemungkinan besar akan melahirkan bayi yang sehat, cukup bulan dengan berat badan normal. Gizi kurang pada Ibu Hamil trimester III dapat menyebabkan risiko dan komplikasi pada ibu salah satunya anemia (Natalia, 2016).Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator keberhasilan pelayanan kesehatan di suatu negara. Kematian ibu hamil disebabkan oleh beberapa faktor, seperti faktor sosial, faktor budaya dan faktor ekonomi. Kemiskinan masyarakat akan membawa kemiskinan pengetahuan dan informasi. Menurut World Health Organization (WHO), persentase tertinggi penyebab kematian ibu adalah perdarahan (28%) dan infeksi, yang dapat disebabkan anemia dan kekurangan energi kronis (KEK). Di berbagai negara kejadian ini berkisar kurang 10% sampai hampir 60% (Prawirohardjo, 2017).Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie didapatkan bahwa jumlah ibu hamil pada tahun 2019 yaitu sebanyak 10.010 orang. Sedangkan jumlah ibu hamil di Puskesmas Sakti Kabupaten Pidie tahun 2019 yaitu sebanyak 411 orang dan yang mengalami KEK yaitu sebanyak 8 orang. Tahun 2020 periode Januari – Juni jumlah ibu hamil di Puskesmas Sakti Kabupaten Pidie yaitu sebanyak 153 orang sedangkan yang KEK yaitu sebanyak 5 orang. Peneliti ingin mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Sakti Kecamatan Sakti Kabupaten Pidie Tahun 2020”. Hasil penelitian didapatkan hasil uji statistik dengan Chi Square didapatkan nilai P value 0,002 λ = 0,05 berarti ada hubungan pengetahuan dengan status gizi ibu hamil. didapatkan hasil uji statistik dengan Chi Square didapatkan nilai P value 0,000 λ = 0,05 berarti ada hubungan pola makan dengan status gizi ibu hamil. Ada pengaruh faktor (pengetahuan, pola makan), terhadap gizi ibu hamil Di wilayah kerja Puskesmas Sakti Kecamatan Sakti Kabupaten Pidie Tahun 2020.

Page 37 of 123 | Total Record : 1226