cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
Hubungan antara Self Disclosure dengan Interaksi Sosial pada Remaja di Kota Banda Aceh Hasanah, Uswatun; Balqis Minerty, Putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i2.1440

Abstract

Interaksi sosial merupakan suatu hubungan antara individu satu dengan individu lainnya yang saling mempengaruhi. Seorang remaja perlu memiliki interaksi sosial yang baik untuk menjalin hubungan antar individu maupun dengan lingkungan sosialnya. Salah satu aspek penting dalam membina hubungan dengan orang lain adalah self disclosure. Self disclosure adalah pengungkapan diri kepada orang lain berupa informasi diri, pendapat, sikap dan perasaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara self disclosure dengan interaksi sosial pada remaja. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional untuk menentukan tingkat dan arah hubungan dengan statistik tunggal secara bersamaan. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMA X sebanyak 210 orang dengan rentang usia 15-19 tahun. Hasil penelitian menggunakan Uji Korelasi Product Moment Pearson, menunjukkan (r = 0,448 ; p = 0,000) yang dapat disimpulkan terdapat hubungan signifikan yang positif antara self disclosure dengan interaksi sosial pada remaja, artinya semakin tinggi self disclosure maka semakin tinggi pula interaksi sosial pada remaja.Kata kunci: Self disclosure, interaksi sosial, remaja
EVALUASI PENGETAHUAN DAN SIKAP KELUARGA DALAM PENANGANAN TBC DI DESA HILIKARA, AMURI, SARAHILI EHOLO KECAMATAN LOLOWAU KABUPATEN NIAS SELATAN Purnama Giawa, Intan Ria; A. Kahar, Irawaty; Brahmana, Netti Ethalia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1365

Abstract

Penelitian ini membahas tentang evaluasi pengetahuan dan sikap keluarga dalam penanganan TB didesa hilikara, amuri, sarahili eholo kecamatan lolowau kabupaten nias selatan, dengan tujuan penelitian ini adalah pertama, untuk mengevaluasi pengetahuan keluarga terhadap penanganan TB pada anggota keluarga yang menderita penyakit TB paru; kedua untuk menganalisis sikap keluarga terhadap penanganan TB pada anggota keluarga yang menderita penyakit TB paru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus (Case Study). Penetapan informan menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah informan yang terpilih yaitu 9 orang. Teknik  pengumpulan data melalui rekaman, wawancara mendalam, observasi secara langsung terhadap informan, serta didukung dengan data dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keluarga terhadap penyakit TB paru mayoritas berpengetahuan, informan mengetahui bahwa  lingkungan yang bersih, pencahayaan yang baik, pemberian nutrisi dan kepatuhan meminum obat merupakan kewajiban dari keluarga terhadap anggota keluarga yang derita TB paru. Sikap informan menunjukkan hal yang berbeda dari pengetahuan, sikap informan dalam penanganan TB paru rendah, informan tidak menerapkan prosedur penanganan penyakit TB paru untuk anggota keluarga yang menderita penyakit TB paru. Untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap keluarga disarankan agar keluarga lebih rutin mengikuti setiap penyuluhan dari pihak kesehatan secara khusus tentang TB paru dan memanfaatkan ternologi seperti menonton berita kesehatan.Kata Kunci:     Pengetahun, Sikap, Keluarga, Penanganan Tuberculosis
RELAKSASI ILEUM YANG DIINDUKSI SEROTONIN Meilina, Rulia; Gultom, Evi Depiana; Dewi, Rahma
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1421

Abstract

salah satu penyebab terjadi IBS karena terjadi ketidakseimbangan fungsi serotonin. Serotonin. Banyak ditemukan di saluran gastrointestinal.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek relaksi  fraksi  daun  belimbing  wuluh  pada  otot  polos  ileum  yang  diinduksi  serotonin  pada reseptor   5HT3. Efek relaksasi Fraksi n-Heksan daun belimbing wuluh (FnHDBW), fraksi etil asetat daun belimbing wuluh (FEADBW) dan Fraksi sisa (FSDBW) dikontraksikan dengan se ri konsentrasi serotonin  (10-8  M sampai 3x10-4  M) dilakukan secara in vitro menggunakan organ ileum tikus yang diisolasi dalam larutan tirode. FEADBW memiliki nilai persen relaksasi dannilai  AUC  yang  paling  tinggi  dibandingakn  dengan  FnHDBW  dan  FSDBW  yaitu  sebesar80,01±1,57% dan 309,8278 ± 3,2527. Kesimpulan penelitian ini,  FnHDBW,  FEADBW danFSDBW memiliki efek reaksasi yang diinduksi oleh serotonis (5HT). Kata Kunci: serotonin, 5HT3, daun belimbing wuluh
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNAAN LABORATORIUM KLINIK DI RSUD SIJUNJUNG SUMATERA BARAT TAHUN 2019 Sosmira, Eri; Harahap, Juliandi; Suroyo, Razia Begum
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1489

Abstract

Pelayanan yang berkualitas dapat memberikan suatu dorongan kepada konsumen untuk menjalin ikatan hubungan yang kuat dengan penyedia jasa. Berdasarkan data mutu dan efisiensi pelayanan serta tingkat keberhasilan Laboratorium RSUD Sijunjung dapat dijelaskan tingkat pemanfaatan sarana pelayanan masih kurang, human error, peralatan yang sering terjadi kerusakan, reagensia yang tak mencukupi, banyaknya keluhan baik dari pasien dan complain dari petugas yang terkait tertang hasil yang terlambat keluar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Analisis Kepuasan Pelayanan Pasien terhadap Instalasi Laboratorium Klinik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif metode yang digunakan wawancara mendalam (in-depth interview) dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pemanfaatan sarana pelayanan masih kurang, human error, peralatan yang sering terjadi kerusakan, reagensia yang tak mencukupi, banyaknya keluhan baik dari pasien dan complain dari petugas yang terkait tertang hasil yang terlambat keluar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kompetensi teknis; Informan  pada kepuasan pelayanannya ada yang sesuai harapan dan ada yang tidak sesuai standart kompetensi. Akses; perlu disediakan lift yang memadai. Efektivitas dan efisien; ruang tunggu pasien yang kurang nyaman. Keamanan dan kenyamanan; ruangan tunggu yang kurang dan AC yang sering bocor. Hendaknya untuk  kemajuan rumah sakit, kepada segenap karyawan dan menjadikan pemeriksaan laboratorium sebagai media promosi.Kata utama : Kepuasan Pengguna Laboratorium
ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEJADIAN KEMATIAN PERINATAL DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN PIDIE JAYA TAHUN 2020 Juwita, Ratna; Suroyo, Razia Begum; Sibero, Jitasari Tarigan
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1407

Abstract

Kematian perinatal adalah kematian yang terjadi pada periode kehamilan 28 minggu sampai dengan 7 hari setelah kelahiran. Kematian perinatal meliputi kematian periode akhir janin dan kematian periode neonatal dini. Angka kematian bayi secara global masih mengkhawatirkan sebanyak 7000 bayi baru lahir di dunia meninggal setiap harinya (Indonesia 185/hari, dengan AKN 15/1000 kelahiran hidup), Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis faktor yang memengaruhi kejadian kematian perinatal diwilayah kerja Dinas Kesehatan Dan Keluarga Berencana Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2020. Jenis penelitian ini menggunakan Mix Methods dengan menggunakan Strategi Explanatory Sekuensial. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mengalami kematian perinatal berjumlah 40 sampel kasus dan 40 kasus control, sedangkan untuk informan kualitatif 3 ibu dari sampel kasus, 3 ibu dari sampel kontrol, 1 bidan koordinator, 1 dokter, 1 pengambil kebijakan. Berdasarkan hasil uji chi-square diperoleh pada pendidikan p = 0,004, paritas p = 0,000, penyakit penyerta p = 0,000, pemeriksaan ANC p = 0,780, BBLR p = 0,000, asfiksia neonatorum p = 0,039, kelainan kongenital p = 0,018. Secara kualitatif didapatkan bahwa faktor yang memengaruhi  kematian perinatal adalah dari pendidikan ibu yang rendah, paritas yang beresiko, adanya penyakit penyerta, BBLR, Asfiksia dan kelainan Kongenital. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh pendidikan, paritas, penyakit penyerta, BBLR, asfiksia dan kelainan kongenital dengan kematian perinatal dan tidak ada pengaruh ANC dengan kematian perinatal di Dinas Kesehatan Dan Keluarga Berencana Kabupaten Pidie Jaya. Variable yang paling berpengaruh terhadap kematian perinatal adalah BBLR. Kata Kunci        : Kematian Perinatal dan Faktor Resiko
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERAWATAN TALI PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR DI DI BPM DESITA, S.SiT KECAMATAN KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN Septiani, Minda; Jannah, Miftahul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1469

Abstract

Perawatan tali pusat adalah perbuatan merawat atau memelihara tali pusat setelah tali pusat dipotong sampai sudah puput dan kering, apabila tali pusat tidak dirawat dengan baik maka akan memengaruhi waktu pelepasan dan juga menyebabkan infeksi pada tali pusat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan perawatan tali pusat di BPM Desita, S.SiT Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen Tahun 2021.Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Februari 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas di bawah asuhan di BPM Desita, S.SiT Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen sebanyak 86 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan cara total populasi yang diperoleh dengan  melakukan kunjungan rumah atau door to door.  Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan  uji chi-Square.Hasil uji statistik chi-square antara hubungan dukungan keluarga dengan perawatan tali pusat yang ditunjukkan dengan nilai (p value 0,000 < α 0,05) berarti ha diterima dan ho ditolak, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan perawatan tali pusat BPM Desita, S.SiT Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen Tahun 2021.Hasil uji statistik chi-square antara hubungan pengetahuan Ibu dengan perawatan tali pusat yang ditunjukkan dengan nilai (p value 0,039 < α 0,05) berarti ha diterima dan ho ditolak, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan perawatan tali pusat BPM Desita, S.SiT Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen Tahun 2021.Hasil uji statistik chi-square antara hubungan social budaya dengan perawatan tali pusat yang ditunjukkan dengan nilai (p value 0,017 < α 0,05) berarti ha diterima dan ho ditolak, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara sosial budaya dengan perawatan tali pusat BPM Desita, S.SiT Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen Tahun 2021.Diharapkan kepada ibu nifas agar merawat tali pusat bayi baru lahir dengan benar, dan bagi petugas kesehatan diharapkan mengadakan program komunikasi, informasi dan edukasi  atau penyuluhan yang berkala mengenai masalah kesehatan neonatus terutama perawatan tali pusat.  Kata Kunci    : Dukungan Keluarga, Pengetahuan, Sosial Budaya, Perawatan Tali                             Pusat.
Pengaruh Religiusitas dan Perilaku Kerja Karyawan Suzuya Banda Aceh Hasanah, Uswatun; Nurhasanah, Nurhasanah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v5i2.1445

Abstract

Manajemen sumber daya manusia (MSDM) menjadi bagian darimanajemen yang fokus pada peranan pengaturan manusia dalam mewujudkan tujuanorganisasi atau perusahaan. Berikut beberapa pengertian Manajemen Sumber DayaManusia:Pertama, Menurut Mangkunegara (2013) MSDM adalah suatu pengelolaan dan pendaya gunaan sumber daya yang ada pada individu. Pengelolaan danpendayagunaan tersebut dikembangkan secara maksimal di dalam dunia kerja untukmencapai tujuan organisasi dan pengembangan individu pegawai.Kedua, Menurut Hasibuan (2013) MSDM adalah ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efesien membantu terwujudnyatujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat. Ketiga, Menurut Schuler, et al. (dalam Sutrisno 2014) MSDM merupakan pengakuan tentang pentingnya tenaga kerjaorganisasi sebagai sumber daya manusia yang sangat penting dalam memberikontribusi bagi tujuan-tujuan organisasi, dan menggunakan beberapa fungsi dankegiatan untuk memastikan bahwa sumber daya manusia tersebut digunakan secara efektifKata-kunci : Religiusiutas dan Perilaku karyawan
ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA ASPEK KESELAMATAN KERJA DI PT SINAR ALAM PERMAI MARO SEBO Hatimah, Hatimah; Marisdayana, Rara; Wuni, Cici
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1389

Abstract

Setiap 15 detik seorang pekerja meninggal dunia akibat kecelakaan kerja dan setiap hari terjadi 6.000 kasus kecelakaan kerja. Kasus kecelakaan kerja di Indonesia sebanyak 157.313 kasus. Oleh karena itu diperlukan peningkatan kualitas tenaga kerja dan pelaksanaan program keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan. Tujuan penelitian adalah mengetahui analisis penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pada aspek keselamatan kerja PT Sinar Alam Permai  Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2020. Teknik pengumpulan data adalah wawancara mendalam dan telaah dokumen. Jumlah informan penelitian sebanyak 6 orang. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan dibuat dengan mengidentifikasi bahaya, pengendalian risiko sesuai anjuran dan safety serta melakukan kontrol ke lapangan, serta keterlibatan ahli K3, pelaksanaan dilakukan breefing dan menganjurkan agar selalu menggunakan APD, pemantauan dan evaluasi kinerja dilakukan persemester dengan cara menilai kesesuaian kegiatan kemudian di evaluasi. Peninjauan dan peningkatan kinerja SMK3 yaitu menggunakan kebijakan lama dan kecelakaan kerja berupa luka kecil. Diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada pihak Instansi Terkait untuk menentukan perbaikan sistem penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pada aspek keselamatan kerja dan melakukan sosisali mengenai K3 tersebut. Kata Kunci   : Penerapan SMK3, Keselamatan Kerja
HUBUNGAN KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP INTESITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA MAHASISWA PRODI S-1 FARMASI UNIVERSITAS UBUDIYAH INDONESIA Syahputra, Andi; Muqaddis2, Muqaddis
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i2.1436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan diri terhadap intensitas penggunaan media sosial. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi S-1 Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ubudiyah Indonesia berjumlah 173 yang berusia 12-15 tahun dan memiliki akun media sosial. Peneliti berhipotesis bahwa kepercayaan diri berpengaruh terhadap intensitas penggunaan media sosial pada mahasiswa. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala kepercayaan diri dengan skala intensitas penggunaan media sosial yang disusun dengan teknik Likert. Skala kepercayaan diri memiliki koefisien reliabilitas Alpha Cronbach (a) sebesar 0,879 dan skala intensitas penggunaan media sosial memiliki koefisien reliabilitas Alpha Cronbach (a) sebesar 0,837. Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana karena hanya menguji satu variabel bebas dan satu  variabel terikat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai R square = 0,003 (F =0,434 dan t = 0,659) dengan nilai signifikansi sebesar 0,511. Hal tersebut membuktikan bahwakepercayaan diri tidak berpengaruh terhadap intensitas penggunaan media sosial. Kata Kunci         : Kepercayaan diri, intensitas penggunaan media sosial
HUBUNGAN TINGKAT KEPARAHAN DIABETES MELLITUS DENGAN TINGKAT DEMENSIA MENGGUNAKAN INSTRUMEN (6-CIT) DI RSUD “X” Sukron, Ahmad; Andriani, Yuni; Anggresani, Lia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1337

Abstract

Tingkat kejadian demensia di Indonesia saat ini sangat tinggi, diduga salah satu penyebabnya adalah diabetes mellitus. Diabetes mellitus merupakan penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah dan terjadi resistensi insulin yang dapat menyebabkan penurunan fungsi kognitif pada demensia. Penelitian ini bertujuan untuk menskrining demensia dan mengetahui hubungan tingkat keparahan diabetes mellitus terhadap tingkat demensia dan mengurangi resiko kejadian demensia. Metode Penelitian menggunakan metode cross-sectional dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan data diambil melalui wawancara dengan pengisian kuisoner  6CIT. Hasil penelitian ini jumlah pasien diabetes mellitus terbanyak berdasarkan kelompok umur terbanyak dengan demensia umur 46-56 tahun  (10.53%), umur 56-65 tahun (8.77%), >65 tahun (3.51%). Sedangkan berdasarkan jenis kelamin perempuan dan laki-laki pada demensia ringan tidak terjadi perbedaan signifikan dengan nilai (14.04%) tetapi jenis kelamin perempuan pada demensia berat terdeteksi 1 orang dengan nilai (1.75%). Pada tingkat pendidikan data terbanyak demensia SMP lebih banyak (8.77%) , SMA (7.02%),S1 (7.02%), D3 (2.86%), SD (1.75%). kesimpulan penelitian ini tidak didapatkan hubungan antara tingkat keparahan diabetes mellitus dan tingkat demensia dengan nilai p-value 0,344 dengan uji pearson chi-square dan tidak terdapat hubungan antara penyakit dan tingkat demensia dengan p-value 0,318 (p <0,05). Validitas skrining 6CIT tidak dipengaruhi oleh tingkat pendidikan. Analisis faktor-faktor yang dapat berdampak pada validitas skrining 6CIT adalah jenis kelamin, usia dan durasi pertanyaan.Kata Kunci : Diabetes Mellitus, Demensia, 6-CIT

Page 38 of 123 | Total Record : 1226