cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERAN AKTIF KADER DALAM PELAKSANAAN POSYANDU DI KECAMATAN SIMEULUE TIMUR KABUPATEN SIMEULUE Indrilia, Agnes; Efendi, Ismail; Elisa Safitri, Mey
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1772

Abstract

Keberadaan posyandu di tengah-tengah masyarakat mempunyai peranan yang sangat besar menyangkut kesehatan ibu dan anak.  Peran kader menjadi penentu bagi keberhasilan pelayanan posyandu. Peran aktif kader posyandu  di Kecamatan Simeulue Timur selama ini masih belum memuaskan disebabkan oleh berbagai faktor. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi peran aktif kader dalam pelaksanaan posyandu. Penelitian ini menggunakan metode jenis survei analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di Kecamatan Simeulue Timur dengan populasi sebanyak 135 orang, dan sampel diperoleh 101 orang. Penarikan sampel secara acak (random sampling). Analisis data secara univariat, bivariat menggunakan chi-square dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda pada taraf kepercayaan 95% (=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi peran aktif kader dalam pelaksanaan posyandu yaitu sikap  (p=0,032), motivasi (p=0,027), kelengkapan sarana prasarana (p=0,001), pelatihan (p=0,005), dan dukungan keluarga (p=0,000). Faktor yang tidak berpengaruh adalah pendidikan (p=0,419), lama menjadi kader (p=1,000), pekerjaan (p=0,159), dan insentif pekerjaan (p=0,087). Faktor yang paling dominan berpengaruh  yaitu dukungan keluarga mempunyai nilai Exp(B)/OR = 11,143 artinya kader yang mendapat dukungan keluarga, berpeluang berperan aktif dalam pelaksanaan posyandu sebesar 11,1 kali lebih tinggi dibandingkan kader yang tidak mendapat dukungan dari keluarga. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Sikap, motivasi, kelengkapan sarana prasarana, pelatihan dan dukungan keluarga memengaruhi peran aktif kader dalam pelaksanaan posyandu. Puskesmas Simeulue Timur perlu membuat pelatihan bagi seluruh kader posyandu di wilayah kerjanya serta memberikan pelatihan keterampilan kader posyandu yang dilakukan secara kontinu untuk meningkatkan peran aktifnya dalam kegiatan posyandu.Kata Kunci    :           Peran Aktif, Kader Posyandu, Pelaksanaan Posyandu
TINJAUAN SISTEM PENYIMPANAN REKAM MEDIS DI KLINIK PSC KOTA DOLOKSANGGUL TAHUN 2021 Notapiaman Harefa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1897

Abstract

Klinik merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan pelayanan medis dasar dan/ atau spesialistik. Klinik PSC belum memiliki Standar Prosedur Operasional (SPO) Sistem Penyimpanan Rekam Medis. Pada Klinik PSC pasien yang datang mendapatkan nomor rekam medis berbeda saat mendaftar pada poli umum dan poli gigi berdasarkan urutan pada buku register masing-masing poli, sistem penjajaran pada poli umum dan poli gigi sama. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui prosedur pelaksanaan sistem penyimpanan rekam medis dan melakukan perancangan SPO sistem penyimpanan rekam medis di Klinik PSC Kota Doloksanggul. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyek yang digunakan peneliti yaitu ketua mutu Klinik PSC, penanggung jawab Klinik PSC, dan petugas administrasi Klinik PSC. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa rekam medis di Klinik PSC disimpan di dalam rak penyimpanan besi dengan sistem penyimpanan rekam medis sentralisasi dan menggunakan sistem family folder. Pemberian nama pasien menggunakan cara petunjuk silang. Penomoran menggunakan unit numbering system dengan penyusunan nomornya menggunakan alphanumeric numbering. Penjajaran pada Klinik PSC menerapkan metode alphanumeric. Pengambilan rekam medis belum memanfaatkan tracer sebagai alat pengganti rekam medis yang keluar. Rekam medis dikembalikan ke dalam rak penyimpanan setelah 7 (tujuh) hari disimpan di meja pendaftaran. Klinik PSC belum melakukan pemusnahan sejak tahun 2014. Menghasilkan rancangan SPO sistem penyimpanan rekam medis di Klinik PSC. Melakukan pembenaran dalam sistem penomoran, menggunakan tracer pada proses pengambilan rekam medis, melakukan pemusnahan rekam medis yang sudah melampaui waktu 2 (dua) tahun, penambahan petugas lulusan rekam medis dan informasi kesehatan dan membuat SPO kegiatan sistem penyimpanan rekam medis pada Klinik PSC.Kata kunci: Administrasi, Klinik, Sistem Penyimpanan Rekam Medis, SPO
TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG TANDA-TANDA DEMAM TYPHOID PADA BALITA DI KLINIK TANJUNG TAHUN 2021 I. R Hulu, Niat Hati; Sinabariba, Merlina; A. Siallagan, Ernawaty
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1797

Abstract

Latar Belakang : Demam   tyfoid   merupakan   penyakit   infeksi   akut   usus   halus   yang disebabkan  oleh  bakteri  salmonella  thyphi, demam tifoid(Typhoid Fever) adalah infeksi sistemik klasik yang disebabkan oleh penyakit tipus bacillus, Salmonellaenteritica  serovar  Typhi  (biasanya  disebut  sebagai  Salmonella typhi), penyebab paling  umum  dari  demam  tyfoid. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Tanda-tanda Demam Tyfoid pada Balita di Klinik Tanjung Tahun 2021. Metode : Metode dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif, pengembilan sampel dilakukan secara Accidential Sampling  dengan jumlah responden 20 orang. Variabel Independent Tingkkat pengetahuan ibu tentang tanda-tanda demam typhoid pada balita berdasarkan Pendidikan, pekerjaan, umur, paritas dan variable dependent Pengetahuan ibu tentang  tanda-tanda demam typhoid pada balita . Pengumpulan data menggunakan Kuesioner. Hasil : Hasil penelitian  menunjukan  bahwa responden yang berpengetahuan baik sebanyak 8 orang (40,0% ) , berpengetahuan cukup sebanyak  11 orang (55,0%), dan berpengetahuan kurang sebanyak 1 orang (5,0%). Pembahasan : Pembahasan  berdasarkan hasil penlitian didapat bahwa sebagian besar ibu di Klinik Tanjung memiliki pengetahuan cukup tentang tanda-tanda demam tifoid pada balita. Untuk itu diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan Pendidikan kesehatan tentang Tanda-tanda demam Tyfoid pada balita supaya depat meningkatkan wawasan ibu. Kata kunci : Pengetahuan, Tifoid, Balita
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU PREMENOPAUSE TENTANG PERDARAHAN UTERUS ABNORMAL PADA MENOPAUSE DI KLINIK HELEN TARIGAN SIMPANG SELAYANG KOTA MEDAN TAHUN 2021 Enjelina Sirumahombar, Agnes; Sinaga, Desriati; Ambarita, Bernadetta
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1785

Abstract

Latar Belakang : Perdarahan Uterus Abnormal (PUA) merupakan perdarahan dari uterus yang disebabkan oleh gangguan ho rmonal, kelainan organik genetalia yang ditantai dengan adanya perubahan siklus haid normal baik dari interval atau siklus panjang, durasi maupun jumlah perdarahan berlebih, kasus ini sering dijumpai pada wanita usia reproduksi dengan insiden 50% penderita berusia antara 40-50 tahun dan 20% pada remaja. Metode : Teknik pengambilan sempel pada Penelitian ini adalah ibu premenopause yang datang ke klinik Helen Tarigan Simpang Selayang Kota Medan Tahun 2021 sebanyak 20 orang yang diambil menggunkan teknik purposive sampling dengan Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Perdarahan Uterus Abnormal. Hasil :  penelitian bahwa diproleh pengetahuan ibu premenopause mayoritas baik sebanyak 13 orang (65%) dan minoritas cukup sebanyak (35%) di Klinik Helen Tarigan Simpang Selyang Kota Medan Tahun 2021. Kesimpulan : Penelitian ini diharapkan Ibu dapat mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan dengan datang ketenaga kesehatan atau membaca buku-buku dan mengakses internet mengenai PUA. Pengetahuan yang telah di peroleh supaya dapat di terapkan kepada diri sendiri untuk pencegahan perdarahan uterus abnormal (PUA) pada menopause dan diharapkan untuk petugas kesehatan lebih sering melakukan penyuluhan kesehatan dengan membagikan brosur atau leaflet mengenai PUA Kata kunci  : Pengetahuan, Ibu Premenopause, Perdarahan Uterus Abnormal
ANALISIS PENERAPAN HIGIENE SANITASI PENGELOLAAN MAKANAN DI RUTAN KELAS II B KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN TAHUN 2021 Manalu, Lenni; Ketaren, Otniel; Ester J.Sitorus, Mido; Nababan, Donal; Lina Tarigan, Frida; Wandra, Toni
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1773

Abstract

 Hygiene and sanitation is an important aspect in food processing, its application must be analyzed for improvement efforts. Analysis of the application of hygiene and sanitation of catering services by comparing with the standards of sanitation hygiene, Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 1096/MENKES/PER/VI/2011 concerning Food Sanitation Hygiene.Methods: This type of research is a qualitative research that provides analysis results of the application of hygiene and sanitation of catering services. Data were collected by observation, interviews, and documentation studies. The data that has been obtained is then discussed and compared with the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 1096/MENKES/PER/VI/2011 concerning Food and Service Sanitation Hygiene.Results: Hygiene and sanitation analysis includes 6 Principles of Food Management Aspects, Physical Sanitation Aspects, Food Handlers Aspects.Conclusion: Analysis of the application of food management sanitation hygiene in Rutan Class II B, Humbang Hasundutan Regency in accordance with the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 1096/MENKES/PER/VI/2011 concerning the Sanitation Hygiene of Jasaboga. The advice given is to maintain all indicators of achievement of 6 principles of food management principles, aspects of physical sanitation and aspects of food handlers' actions. Keywords: Sanitation Hygiene, Food Management Places Keywords: Sanitation Hygiene, Food Management Places
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Stres Pada Dokter Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2021 Brahmana, Romeika Sembiring; Nababan, Donal; Sirait, Asima; Hakim, Lukman; Sipayung, Rosetty
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1706

Abstract

ABSTRAKStres dapat digambarkan sebagai perasaan yang berlebihan, tegang, khawatir. Sebagian besar orang pernah mengalami stres, terkadang untuk memotivasi menyelesaikan pekerjaan dan melakukannya dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi tingkat stres dokter di RS Santa Elisabeth Medan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dokter berjumlah  85 orang. Sampel penelitian mnggunakan Formula Slovin sehingga jumlah sampel yaitu 46 orang. Pengumpulan data diperoleh dari melalui kuesioner. Proses pengolahan data dimulai dari editing, coding, dan tabulasi. Analisis data terdiri dari analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Analisis multivariat dengan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian ada hubungan beban kerja dengan tingkat stres pada dokter berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Ada hubungan kelelahan kerja dengan tingkat stres pada dokter berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Ada hubungan interaksi dengan atasan dengan tingkat stres pada dokter berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Ada hubungan interaksi dengan rekan kerja dengan tingkat stres pada dokter berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Ada hubungan keamanan kerja dengan tingkat stres pada dokter berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Faktor  yang paling dominan mempengaruhi  tingkat stres pada dokter adalah interaksi dengan rekan kerja dan interaksi dengan atasan.  Saran agar dokter ikut melakukan kegiatan diluar dari kegiatan pelayanan di rumah sakit sehingga menjadi penyebab tidak terjalin hubungan yang baik antara rekan kerja dan banyak rekan kerja dengan wajah baru (karyawan baru atau dokter baru) sehingga tidak begitu saling mengenal. Kata Kunci : Beban Kerja, Kelelahan Kerja, Interaksi dengan Atasan, Interksi dengan Rekan Kerja, Keamanan Kerja, Tingkat Stres
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN PADA TENAGA KESEHATAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN COVID 19 DI PUSKESMAS SAMALANGA TAHUN 2021 Andika, Fauziah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1811

Abstract

Selama pandemi COVID-19, pada sampel masyarakat Indonesia menunjukkan 7,6% mengalami kecemasan yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan penanganan berupa penanganan kuratif untuk mengelola kecemasan yang tinggi. Berdasarkan laporan Puskesmas Samalanga bahwa dari 231 petugas kesehatan yang ada di Puskesmas Samalanga terdapat 2 orang petugas kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini membuat petugas kesehatan lainnya menjadi khawatir akan tertular Covid-19. Dari hasil wawancara dengan petugas kesehatan yang ada di Puskesmas didapatkan hasil bahwa sebagian petugas kesehatan merasakan kecemasan saat melakukan pelayanan kesehatan. Petugas kesehatan selalu menggunakan Alat Pelindung Diri saat melakukan pelayanan. Alat Pelindung Diri yang sering dipakai di Puskesmas Samalanga adalah Alat Pelindung Diri level 1, level 2 dan 3.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan crossectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 70 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10 Juli s.d 19 Juli 2021. Uji statistic yang digunakan adalah uji chi-square dan analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat.Hasil penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan (p = 0.001), penggunaan APD (p= 0.007), umur (p = 0.003) dengan kecemasan petugas kesehatan Pada Tenaga Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Covid 19 Di Puskesmas Samalanga Tahun 2021. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, penggunaan APD dan Umur dengan Kecemasan petugas kesehatan. Diharapkan pemerintah harus memberikan perhatian yang sangat besar kepada petugas kesehatan yang berada digarda terdepan dalam pencegahan covid-19 dan petugas kesehatan selalu mencari dan memahami tentang informasi Covid-19 baik itu dari media elektronik maupun media cetak untuk menambah wawasan.
TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG DIARE PADA BALITA DI KLINIK RIDOS TAHUN 2021 Rusdamayanti Silaen, Esra; Sinabariba, Merlina; Manik, Risda M.
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1805

Abstract

Latar Belakang: Diare merupakan suatu infeksi pada usus yang mengakibatkan feses encer atau berair, dengan frekuensi lebih dari 3 kali per hari dalam 24 jam, dan disertai muntah. Kondisi jamban, sumber air minum, kualitas air bersih, tempat pembuangan sampah dan saluran pembuangan air limbah merupakan faktor penyebab penyakit diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Diare Pada Balita Diklinik Ridos Tahun 2021. Metode: Metode dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif, pengambilan sampel dilakukan secara Accidential Sampling dengan jumlah responden sebanyak 20 responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang berpengetahuan baik 13 orang (65,0%), berpengetahuan cukup 5 orang (25,0%) dan berpengetahuan kurang 2 orang ( 10,0%). berdasarkan Pendidikan SMA yang berpengetahuan baik 12 orang (75%). Berdasarkan umur 20 – 35 tahun adalah ibu yang berpengetahuan baik 12 orang (66,7%), Umur > 35 tahun yang berpengetahuan baik 1 orang (50%). berdasarkan pekerjaan Wiraswasta yang berpengetahuan baik 10 orang (83,4), Tidak bekerja yang berpengetahuan baik 3 orang (37,5). berdasarkan Paritas yaitu bahwa ibu Primipara yang berpengetahuan baik 2 orang (50%), Multipara yang berpengetahuan baik 11 orang (68,75) Pembahasan: Pembahasan berdasarkan hasil penelitian didapat hasil sebagian besar ibu di Klinik Ridos memiliki pengetahuan yang baik tentang Diare pada balita. Untuk itu hendaknya tenaga kesehatan dapat memberikan pendidikan Kesehatan tentang Diare pada balita supaya dapat menambah atau meningkatkan wawasan ibu. Kata kunci : Pengetahuan, Diare, Balita
KARAKTERISTIK AKSEPTOR KONTRASEPSI HORMONAL DAN HUBUNGAN PENINGKATAN BERAT BADAN DENGAN LAMA PENGGUNAANNYA DI PUSKESMAS KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN TAHUN 2020 Yolla Asmaul Nufra; Durratul Munawwarah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.1073

Abstract

AbstrakIndonesia memiliki angka pertumbuhan penduduk yang tinggi, sehingga pemerintah melakukan upaya untuk mengurangi jumlah penduduk tersebut dengan kontrasepsi namun penggunaan kontrasepsi memiliki efek samping diantaranya perubahan kenaikan berat badan ini dapat dipengaruhi oleh  berbagai faktor seperti faktor hormonal yang terkandung dalam KB Hormonal yaitu hormon estrogen dan progesteron. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik akseptor kontrasepsi hormonal dan hubungan peningkatan berat badan dengan lama penggunaannya.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, dimulai Agustus 2020 di Puskesmas Kota  Juang Kabupaten Bireuen Tahun 2020. Jumlah sampel dalam penelitian ini 95 responden pengguna kontrasepsi hormonal. Analisis data menggunakan uji Chi SquareHasil penelitian menunjukkan ada hubungan peningkatan berat badan dengan lama penggunaannya nilai p-value <0.05. Karakteristik IMT paling tinggi pada kategori Normal  55 responden (57,9%). Umur paling tinggi  kategori ≥35 Tahun 52 (54,7%). Paritas responden paling tinggi pada kategori multipara 58 (61,1%). Pendidikan responden paling tinggi pada kategori multipara 58 (61,1%). Pekerjaan responden paling tinggi pada kategori pendidikan menengah 46 (61,1%). Jenis Kontrasepsi responden paling tinggi pada kategori suntik 63 (61,1%). Hasil penelitian nilai Chi Square p=0.00  yang menunjukan bahwa Ha di terima dan Ho ditolak yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kenaiakan berat badan dengan lama pemakaian kontrasepsi hormonal.Bagi Peneliti selanjutnya,di harapkan  dapat   digunakan   sebagai dasar   untuk penelitian selanjutnya namundengan menambahkan Karakteristik dan variabel lain yang belum di teliti.Kata Kunci : Kontrasepsi hormonal, Berat badan, Lama pemakaian Kontrasepsi
STUDI ETNOBOTANI DI HUTAN HARAPAN SUKU ANAK DALAM BATIN SEMBILAN DESA BUNGKU KECAMATAN BAJUBANG BATANGHARI PROVINSI JAMBI Armini Hadriyati; Medi Andriani; Anggelia pratiwi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.1041

Abstract

ABSTRAKSuku Anak Dalam Batin Sembilan merupakan salah satu suku yang berada di Provinsi jambi yang masih memiliki kepercayaan terhadap pengetahuan lokalnya mengenai pengobatan menggunakan tumbuhan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tumbuhan yang bermanfaat sebagai pengobatan serta bagaimana cara pengolahan dan penggunaannya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yang menggunakan metode purposive sampling dan Teknik pengumpulan data yaitu wawancara open-ended interview. Hasil penelitian terdapat 13 tumbuhan yang digunakan Suku Anak Dalam sebagai pengobatan yaitu gaharu, akar mejan, capo, polay, dedaup, akar kelkunyit, pasak bumi, keduduk, melati hutan, akar serekan, daun mempat, meribungan dan sengkuang serta cara pengolahan tumbuhan yaitu dengan cara direbus, direndam dan ditempel dan cara penggunaan yang sering digunakan yaitu diminum dan ditempel. Sedangkan bagian tumbuhan yang digunakan adalah akar, batang, daun dan getah.Kata Kunci: etnobotani, suku anak dalam, purposive sampling

Page 50 of 123 | Total Record : 1226