cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
FORMULASI SEDIAAN SHAMPOO CAIR EKSTRAK ETANOL DAUN KAYU PUTIH (MALALEUCA LEUCADENDRON L.) DENGAN CARBOPOL 940SEBAGAI PENGENTAL Samaniyah, Siti; Safitri, Dhiah Dwi; Furqan, Muhammad
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.4205

Abstract

Telah dilakukan penelitian formulasi sediaan shampoo cair ekstrak etanol daun kayu putih (Malaleuca Leucadendron Linn.) dengan carbopol 940 sebagai pengental. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi dan mengevaluasi sediaan shampoo apakah memenuhi persyaratan mutu sediaan shampoo yang baik. Penelitian ini menggunakan 4 formula shampoo, dengan variasi 0%, 10%, 15%, 20%. Evaluasi yang dilakukan meliputi uji organoleptis, pH, ketahanan busa, viskosits dan uji keamanan. Hasil dari evaluasi organoleptis didapatkan shampoo ekstrak etanol daun kayu putih pada basis berwarna transparan, beraroma khas, bentuk sediaan gel, dan tidak homogen, untuk hasil formula I berwarna hijau pekat bentuk sediaan cair, beraroma khas dan tidak homogen sedangkan formula II dan III sama-sama berwarna hijau kecoklatan beraroma khas, bentuk sediaan kental dan homogen. Hasil pengukuran pH pada basis dibawah 4,2; pada formula I 4,2; formula II 4,8 dan formula III 5,8. Pada pengujian viskositas didapat hasil formula I 0,45; formula II 0,96 dan formula III 1,3. Pada pengukuran tinggi busa didapatkan hasil basis tinggi busanya 6,8 cm, formula I tinggi busanya 6,5 cm, formula II tinggi busanya 8 cm dan formula III tinggi busanya 7,3. Hasil uji keamanan menunjukkan tidak adanya reaksi kemerahan pada kulit punggung kelinci dan tidak menunjukkan iritasi pada konjungtiva mata.Kata kunci : Daun Kayu putih ( Malaleuca Leucadendron L.) , Sediaan Shampoo, Carbopol 940. A study about ethanol extract of kayu putih leaves (Malaleuca Leucadendron Linn.) liquid shampoo formulation with carbopol 940 as a thickener agent has been accomplised. This study was carried out to formulations and evaluate whether the shampoo preparations conform the quality requirements of good shampoo preparations. The results of the organoleptic evaluation obtained ethanol extract of eucalyptus leaves on a transparent colored base, typical scented, gel dosage form, and not homogeneous, for the results of formula I are dark green liquid form, typical and non-homogeneous, while formulas II and III are the same. the same is a typical scented brownish-green, thick and homogeneous dosage form. Results of pH measurements on a basis below 4.2; in formula I 4.2; formula II 4,8 and formula III 5,8. In the viscosity test the result of formula I is 0.45; formula II 0,96 and formula III 1,3. In the measurement of foam height, the result of foam height is 6.8 cm, formula I has foam height of 6.5 cm, formula II has foam height of 8 cm and formula III has foam height of 7.3. Safety test results showed no reddish reaction on the rabbit's back skin and showed no irritation to the conjunctiva of the eye.Keywords: Eucalyptus Leaves (Malaleuca Leucadendron L.), Shampoo preparations, Carbopol 940.
HAMBATAN PSIKOLOGIS SISWA KELAS IV DAN V SEKOLAH DASAR NEGERI 54 BANDA ACEH DALAM BELAJAR OLAHRAGA PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG Syahputra, Andi; Khairuddin, Khairuddin
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.3633

Abstract

Permasalahan penelitian adalah beberapa siswa kelas IV dan V SD Negeri 54 Kota Banda Aceh masih ada yang merasa takut, kurang percaya diri saat bermain egrang yang disebabkan karena ketinggian egrang dan kondisi fisik yang kurang baik. Tujuan penelitian adalah mengetahui besarnya hambatan psikologis siswa kelas IV dan V SD Negeri 54 Kota Banda Aceh dalam belajar olahraga permainan tradisional egrang.Penelitian ini menggunakan metode survei dalam bentuk skor/ nilai. Populasi penelitian adalah keseluruhan siswa kelas IV dan V SD Negeri 54 Kota Banda Aceh n sejumlah 40 siswa. Instrumen penelitian adalah angket model tertutup. Uji coba instrumen: keseluruhan 30 butir pernyataan valid (tidak ada yang gugur) dan pembuktian reliabilitas instrumen telah memenuhi syarat, karena hasil pengujian koefisien reliabilitas instrumen di atas koefisien reliabilitas minimal, yaitu: (0,69 > 0,6). Teknik analisis data secara deskriptif kuantitatif dengan persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat hambatan psikologis siswa kelas IV dan V SD Negeri 54 Kota Banda Aceh dalam belajar olahraga permainan tradisional egrang, untuk kategori sangat tinggi sebesar 0 %; tinggi 20 %; sedang 55%; rendah 20 %; dan sangat rendah 5 %.Kata kunci : Hambatan, Psikologis, Siswa SD, Permainan Tradisional Egrang.
Faktor Risiko Timbulnya Gejala Dermatitis Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Meureubo Kabupaten Aceh Barat Tahun 2023 Putri, Muda Riska; Fitri Siregar, Siti Maisyaroh; Paradhiba, Meutia; Zakiyyudin, Zakiyyudin; Kiswanto, Kiswanto
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3810

Abstract

Dermatitis adalah peradangan pada kulit yang ditandai dengan ciri-ciri seperti gatal, kemerahan, mengelupas dan timbul bintil-bintil berisi cairan yang disebabkan oleh substansi yang menempel pada kulit. Berdasarkan data dari puskesmas Meureubo dari bulan Januari hingga September tahun 2023 penyakit dermatitis ini termasuk 10 penyakit terbesar yang pernah dialami balita yang bertempat tinggal di wilayah kerja puskesmas Meureubo terdapat sebanyak 110 kasus. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa faktor risiko timbulnya gejala dermatitis pada balita di wilayah kerja puskesmas meureubo Kabupaten Aceh Barat. Metode penelitian ini adalah rencangan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Meureubo Kabupaten Aceh Barat. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita yaitu sebanyak 2.266 orang. Sampel sebanyak 96 orang balita, dianalisis dengan menggunakan analisis Univariat dan Bivariat. Hasil penelitian bahwa adanya pengaruh lingkungan rumah (Pvalue =0,004 dan PR= 1,680), personal hygiene (Pvalue =0,003 dan PR= 1,826), dan riwayat alergi (pvalue =0,000 dan PR= 2,520) terhadap timbulnya gejala dermatitis pada balita.Kata Kunci: Balita,Dermatitis, Internal, EksternalDermatitis is an inflammation of the skin characterized by characteristics such as itching, redness, peeling and fluid-filled pustules caused by substances that stick to the skin. Based on data from the Meureubo health center from January to September 2023, dermatitis is among the 10 biggest diseases experienced by toddlers who live in the Meureubo health center working area, there are 110 cases. The purpose of this study was to analyze the risk factors for the onset of dermatitis symptoms in toddlers in the working area of the meureubo health center, West Aceh Regency. This research method is an analytic observational plan with a cross sectional approach. This study was conducted at the Meureubo Health Center Work Area, West Aceh Regency. The study population was all mothers who had toddlers as many as 2,266 people. The sample was 96 toddlers, analyzed using Univariate and Bivariate analysis. The results showed that there was an influence of the home environment (pvalue = 0.004 and PR = 1.680), personal hygiene (pvalue = 0.003 and PR = 1.826), and allergic history (pvalue = 0.000 < and PR = 2.520) on the onset of dermatitis symptoms in toddlers. Keywords: Toddler, Dermatitis, Internal, External   
Uji Efektivitas Antibakteri Minyak Atsiri Kulit Jeruk Manis (Citrus sinensis) dan Batang Serai (Cymbopogon citratus) Terhadap Bakteri Escherichia coli Zulwanis, Zulwanis; Kulla, Periskila Dina Kali; Saulie, Diffa Aprilydia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.4034

Abstract

Diare di Indonesia merupakan suatu penyakit yang umum terjadi dan dapat menjadi situasi Kejadian Luar Biasa (KLB) yang potensial sering disertai dengan kematian. Diare dapat dipicu oleh berbagai jenis bakteri, salah satunya adalah bakteri Escherichia coli, bakteri ini biasanya hidup disaluran pencernaan makhluk hidup. Metode pada penelitian ini menggunakan metode difusi cakram Kirby Bauer dengan beberapa konsentrasi minyak atsiri kulit jeruk manis dan batang serai yaitu, 15%, 20%, 25% dan 30%. Ceftiaxone 5% sebagai kontrol positif dan n-Hexan 99% sebagai kontrol negatif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, zona hambat pada minyak atsiri kulit jeruk manis pada konsentrasi 15%, 20%, 25% dan 30% memiliki masing-masing zona hambat dengan rata-rata 6,27 mm, 6,33 mm, 6,35 mm, 7,26 mm. Zona hambat pada minyak atsiri batang serai dengan konsentrasi yang sama memiliki masing-masing zona hambat dengan rata-rata 6,21 mm, 6,24 mm, 6,32 mm dan 7,2 mm. Sedangkan pada kombinasi minyak atsiri kulit jeruk manis dan batang serai tidak menghasilkan zona hambat (0 mm).Kata kunci: Kulit jeruk manis, batang serai, aktivitas, Escherichia coliDiarrhea in Indonesia is a common disease and can be a potential Extraordinary Event (KLB) situation that is often accompanied by death. Diarrhea can be triggered by various types of bacteria, one of which is the Escherichia coli bacteria, this bacteria usually lives in the digestive tract of living things. The method in this study uses the Kirby Bauer disc diffusion method with several concentrations of essential oils of sweet orange peel and lemongrass stems, namely, 15%, 20%, 25% and 30%. Ceftiaxone 5% as a positive control and n-Hexan 99% as a negative control. The results of the study showed that the inhibition zones in sweet orange peel essential oil at concentrations of 15%, 20%, 25% and 30% had each inhibition zone with an average of 6.27 mm, 6.33 mm, 6.35 mm, 7.26 mm. The inhibition zones in lemongrass stem essential oil with the same concentration had each inhibition zone with an average of 6.21 mm, 6.24 mm, 6.32 mm and 7.2 mm. Meanwhile, the combination of essential oils, sweet orange peel and lemongrass stems does not produce an inhibition zone (0 mm).Keywords: Sweet orange peel, lemongrass stalks, activity, Escherichia coli
Evaluasi Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kinerja Petugas Puskesmas Di UPTD Langsa Barat Tahun 2020 Syeh Ali, Irwansyah Ahmad; Efendy, Ismail; Fitriani, Arifah Devi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1970

Abstract

Untuk membenahi permasalahan pembangunan kesehatan dilakukan melalui peningkatan kinerja pelayanan kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) baik jumlah, jenis, kualitas maupun distribusinya. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengadaan pendidikan, perencanaan kebutuhan, pendayagunaan dan pembinaan dan pengawasan mutu pengembangan SDM di UPTD Puskesmas Langsa Barat. Metode penelitian kualitatif metode studi kasus. Dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam (indepth interview) dengan para informan penelitian yaitu kepala puskesmas, KTU, KepalaPenjab UGD, KIA-KB, Poned, Rawat Inap, Gudang Farmasi, Poli Wanita, Poli Pria, Poli Anak, MTBS, Poli Mata, poli Gigi, dan Usila sebanyak 15 orang. Analisa pengumpulan data menggunakan data reduction, data display, dan conclusion or verification.Hasil penelitian bahwa perencanaan pengembangan diberikan pelatihan dan refresing namun kondisi SDMK masih belum terpenuhi akibat adanya kekurangan dan kelebihan kualifikasi pendidikan, pengadaan pelatihan untuk pengembangan SDMK terbatas pada tenaga kesehatan dan distribusinya masih belum merata pendayagunaan pengembangan dilaksanakan melalui pelatihan dan tidak ada tugas belajar, pembinaan dan pengawasan mutu melalui tercapinya indikator SPM dan untuk meningkatkan kinerja petugas insentif, pengembangan melalui pelatihan,diskusi dengan dokter, kekompakan sesama sejawat, kerjasama dengan lintas sectoral, pemenuhan sarana dan prasarana, penambahan staff dan pengurangan beban kerja petugas. Diharapkan pemerintah daerah/Dinas Kesehatan Langsa Barat melakukan kordinasi dan kerja sama untuk menetapkan penghitungan kebutuhan SDM dan perencanaan pengembangan SDMK sesuai dengan jumlah dan kualifikasi SDMK.Kata Kunci: kesehatan, sumber daya manusia, kinerja petugas                                   To fix the problems of the development of health is done through the improvement of the performance of health services and the expansion of the human resources (HR) the amount, type, quality and distribution. The study aimed to know the procurement of education, planning needs, pendayagunaan and the construction and supervision of the quality of the expansion of the SDM in UPTD health centers Langsa the West.This study was qualitative with case study. Data was collected through in-depth interviews with the informant research is the head of the health centers, KTU, the Head of the Penjab ER, KIA-KB, Poned, hospitalization, Pharmacy Warehouse, Poly Woman, Poly Man, Poli Anak, MTBS, Poly Eyes, poly Teeth, and the Usila by 15 people. Analysis data used data reduction, data display, and conclusion or verification.The results showed that the planning of the development of the training provided and refreshing, but the condition of human resources still have not been fulfilled due to the advantages and disadvantages of educational qualification, procurement training for the development of SDMK limited to health workers and the distribution is still not evenly distributed utilization of the development was implemented through training and no task learning, coaching and quality control through tercapinya MSS indicators and to improve the performance of the officer incentives, development through training, discussion with the doctor, the compactness of fellow peers, cooperation with cross-sectoral, fulfillment infrastructure, the addition of staff and a reduction in the workload of officers.Expected local government of Health Centre coordinate and work together to set the counting needs of human resources and development planning SDMK in accordance with the number and qualifications of SDMK.Keywords: health, human resources, officer performance 
Hubungan Pendidikan Kesehatan Melalui Media Flash card Terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa/i Tentang Permasalahan Seksualitas di SMP Kecamatan Darussalam Banda Aceh Muntaza, Anjana; Desreza, Nanda; Sartika, Dewi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3492

Abstract

Perilaku seksual merupakan bentuk perbuatan yang disebabkan oleh hasrat seksual. Pengetahuan remaja yang kurang memahami tentang perilaku seks pranikah sangat besar resikonya terhadap sikap yang akan dilakukan oleh remaja. salah satu media yang cocok pada anak remaja yaitu flash card, Penerapan media flash card dapat memberikan kemudahan dalam penerimaan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan siswi sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan melalui media Flash card terhadap pengetahuan dan sikap siswi tentang permasalahan seksualitas di SMP Kecamatan Darussalam Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperiment, pengumpulan data dilakukan pada tanggal 7 Maret s/d 6 April 2023. Sampel dalam penelitian ini siswa SMP yang berjumlah 15 orang. Pengumpulan data mengggunakan data primer, Analisis menggunakan wilcoxone test, teknik analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh pengetahuan (p value 0,001) dan sikap (p value 0,001). kesimpulan terdapat hubungan flash card terhadap perubahan pengetahuan dan sikap.Kata Kunci : Remaja, Flash Card, Pengetahuan, Sikap Sexual behavior is an action caused by sexual desire. Teenager ignorance of premarital sex will have an impact on their attitude. One of the media that is suitable for teenagers is flashcards. The application of flash card media can make education more convenient. This study aimed to identify students' knowledge and attitude before and after providing health education about sexuality issues through flash card media at the State Junior High School Darussalam District Banda Aceh. This type of research was a quasi-experiment. Data collection was carried out from March 7 to April 6, 2023. consisting of 15 flashcard groups . Data collection used primary data. Analysis used the Wilcoxon, using univariate and bivariate analysis techniques. The results showed differences in knowledge (p-value 0.001) and attitudes (p-value 0.000) . The research concluded that flashcards significantly affect students' knowledge and attitudes.Keywords : Teenager, flash card, knowledge, attitude
HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN KEMALASAN SOSIAL DALAM MENYELESAIKAN TUGAS KELOMPOK PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS SERAMBI MEKAH Zahara, Rizky Arifah; Damayanti, Arini
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.3624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dan motivasi berprestasi dengan kemalasan sosial dalam menyelesaikan tugas kelompok pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Serambi Mekah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Serambi Mekah angkatan 2016 - 2018 terdiri dari 3 prodi/jurusan, yaitu: Teknik Elektro, Teknik Industri, dan Teknik Informatika dengan sampel berjumlah 282 mahasiswa. Metode pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Alat ukur dalam penelitian ini terdiri dari 3 skala. Skala kemalasan sosial terdiri dari 28 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,834, skala kepercayaan diri terdiri dari 50 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,957, dan skala motivasi berprestasi terdiri dari 40 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,880. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda dan korelasi parsial. Hasil uji hipotesis pertama menunjukkan nilai R= 0,654 dan Fhitung= 104,360 dengan signifikansi 0,000 (p<0,01), artinya ada hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dan motivasi berprestasi dengan kemalasan sosial dalam menyelesaikan tugas kelompok pada mahasiswa. Hasil uji hipotesis kedua diperoleh nilai ry1-2= –0,364 dengan signifikansi 0,000 (p<0,01), artinya ada hubungan negatif yang signifikan antara kepercayaan diri dengan kemalasan sosial dalam menyelesaikan tugas kelompok pada mahasiswa dengan mengendalikan variabel motivasi berprestasi. Hasil uji hipotesis ketiga diperoleh nilai ry1-2= –0,317 dengan signifikansi 0,000 (p<0,01), artinya ada hubungan negatif yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan kemalasan sosial dalam menyelesaikan tugas kelompok pada mahasiswa dengan mengendalikan variabel kepercayaan diri.
Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Subjektif Akibat Tekanan Panas pada Pekerja Pandai Besi di Gampong Lamblang Manyang Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022 Ahsanu, Ahsanu; Fahdhienie, Farah; Ariscasari, Putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3778

Abstract

ABSTRACTPandai besi merupakan usaha rumahan dan bersifat tradisional yang dikerjakan dengan cara yang masih sangat sederhana dan seadanya. Lingkungan kerja pandai besi bekerja dalam ruang lingkup yang dominan bersifat panas, yang disebabkan dari uap tungku perapian untuk memanaskan besi sebelum ditempah. Tekanan panas pada pekerja pandai besi sangat tinggi dan dapat menimbulkan masalah kesehatan dan keselamatan pekerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan subjektif akibat tekanan panas pada pekerja Pandai Besi di Gampong Lamblang Manyang Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain crossectional. Populasi pada penelitian ini pekerja usaha pandai besi di Gampong Lamblang Manyang Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022 berjumlah 50 orang. Pengambilan sampel sebanyak 50 responden menggunakan menggunakan total sampling dengan teknik sampling. Pengumpulan data dilakukan pda tanggal 17-24 Juli 2023 dengan wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square melalui SPSS. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 60,0% pekerja pandai besi mengalami keluhan subjekif, 56,0% mengkonsumsi air putih >4000 ml saat bekerja, 96,0% pekerja tidak memiliki penyakit diabetes mellitus, 58,0% pekerja mengalami tingkat kelelahan kerja sangat tinggi. Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara komsumsi air putih (p-value=0,000), Usia (p-value=0,012), kelelahan kerja  (p-value=0,000) dengan keluhan subjektif akibat tekanan panas pada pekerja Pandai Besi di Gampong Lamblang Manyang, sedangkan penyakit kronis (p-value=0,239) tidak ada hubungan terhadap keluhan subjektif. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah variabel komsumsi air putih, usia, kelelahan kerja menjadi faktor yang berhubungan dengan keluhan subjektif akibat tekanan panas pada pekerja Pandai Besi di Gampong Lamblang Manyang. Disarankan Membuat peraturan untuk mengkonsumsi air minum sebelum, selama, dan setelah bekerja serta memberikan informasi kepada pekerja mengenai gejala-gejala dan efek kesehatan yang dapat terjadi akibat pajanan panas.Kata Kunci: Kelelahan Kerja, Pandai Besi, Penyakit KronisBlacksmithing is a home-based and traditional business that is done in a very simple and simple way. The blacksmith's working environment is predominantly hot, which is caused by the steam from the furnace to heat the iron before it is forged. The heat stress on blacksmith workers is very high and can cause health and safety problems for workers. The aim of this research is to determine the factors associated with subjective complaints due to heat stress among blacksmith workers in Gampong Lamblang Manyang, Darul Imarah District, Aceh Besar Regency in 2022. This research is descriptive analytical with a cross-sectional design. The population in this study, blacksmith workers in Gampong Lamblang Manyang, Darul Imarah District, Aceh Besar Regency in 2022, numbered 50 people. Samples were taken of 50 respondents using non-probability sampling with a sampling technique. Data collection was carried out on 17-24 July 2023 by interviews using a questionnaire. Data were analyzed univariately and bivariately using the chi-square test via SPSS. The results of the univariate analysis showed that 60.0% of blacksmith workers experienced subjective complaints, 56.0% needed to consume >4000 ml of water when working, 96.0% of workers did not have diabetes mellitus, 58.0% of workers experienced levels of work fatigue. very high. Bivariate analysis shows that there is a relationship between water consumption (p-value=0.000), age (p-value=0.012), work fatigue (p-value=0.000) and subjective complaints due to heat stress among blacksmith workers in Gampong Lamblang Manyang, while chronic disease (p-value=0.239) has no relationship to subjective complaints. The conclusion in this study is that the variables water consumption, age, work fatigue are factors related to subjective complaints due to heat stress in blacksmith workers in Gampong Lamblang Manyang. It is recommended to make regulations for consuming drinking water before, during and after work and provide information to workers about the symptoms and health effects that can occur due to heat exposure.Key words: Work Fatigue, Blacksmithing, Chronic Disease
Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Antenatal Care pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh Husna, Asmaul; Safitri, Faradilla; Hayati, Ulfa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3969

Abstract

Program kesehatan keluarga Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa  terdapat4.627 kematian ibu pada  tahun 2020, naik dari 4.221 pada  tahun 2019. Pada tahun 2020 terdapat 1.330  kasus  perdarahan,  1.110 kasus hipertensi terkait kehamilan, dan 230 kasus gangguan pada sistem perdarahan, yang menyebabkan sebagian besar kematian  ibu. Tingginya AKI di Indonesia disebabkan oleh beberapa variabel, antara lain perilaku ibu hamil yang tidak tepat dalam menggunakan pelayanan  antenatal care (ANC) selama kehamilan,  sehingga komplikasi pada kehamilan tidak dapat dideteksi dan menjadi kehamilan yang berisiko tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini telah dilaksanakan di Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh pada 17 sampai 24 Juli tahun 2023. Populasi dalam  penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang berkunjung di Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh pada bulan Januari sampai dengan Mei 2023 sebanyak 146 ibu hamil trimester III. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling yaitu seluruh ibu hamil trimester III yang berkunjung di Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh dijadikan sampel pada bulan 17 sampai 22 Juli tahun 2023 berjumlah 35 orang. Hasil analisis bivariat di dapat bahwa Ada hubungan yang signifikan antara hubungan  pengetahuan  dengan  Kunjungan Antenatal Care Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas  Jaya Baru Kota Banda Aceh dengan nilai P=0.003 dan Tidak ada hubungan yang signifikan antara hubungan  Paritas dengan  Kunjungan Antenatal Care Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh dengan nilai P=0.453.Kata Kunci: Pengetahuan, Paritas dan Kunjungan Antenatal CareThe Ministry of Health's family health program reported that there were 4,627 maternal deaths in 2020, up from 4,221 in 2019. In 2020 there were 1,330 cases of bleeding, 1,110 cases of pregnancy-related hypertension, and 230 cases of disorders of the bleeding system, which caused the majority of deaths. Mother. The high MMR in Indonesia is caused by several variables, including inappropriate behavior of pregnant women in using antenatal care (ANC) services during pregnancy, so that complications in pregnancy cannot be detected and become high-risk pregnancies. This research is analytical research with a cross sectional approach. This research was carried out at the Jaya Baru Health Center, Banda Aceh City from 17 to 24 July 2023. The population in this study were all third trimester pregnant women who visited the Jaya Baru Health Center, Banda Aceh City from January to May 2023, totaling 146 trimester pregnant women. III. The sampling technique in this study used accidental sampling, that is, all pregnant women in the third trimester who visited the Jaya Baru Community Health Center, Banda Aceh City, were sampled from 17 to 22 July 2023, totaling 35 people. The results of the bivariate analysis showed that there was a significant relationship between the relationship between knowledge and Antenatal Care Visits for Pregnant Women in the Third Trimester at the Jaya Baru Community Health Center, Banda Aceh City with a value of P=0.003 and there was no significant relationship between the relationship between Parity and Antenatal Care Visits for Pregnant Women. Trimester III at the Jaya Baru Community Health Center, Banda Aceh City with a value of P=0.453.Keywords: Knowledge, Parity and Antenatal Care Visits
FORMULASI SALEP EKSTRAK DAUN BIDURI (Calotropis gigantea L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI Staphylococcus aureus Syarifah Yanti Astryna; Nora Mariska; Melizar Melizar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.4195

Abstract

Staphylococcus aureus merupakan patogen utama pada manusia yang menyebabkan penyakit kulit. Penyakit yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus ditandai dengan kerusakan jaringan yang disertai abses bernanah seperti bisul, jerawat, impetigo, dan infeksi luka. Daun biduri memilki bahan aktif yaitu alkaloid, polifenol, steroid, and saponin yang diduga mempunyai efek antibakteri. Tujuan penelitian untuk mengetahui kestabilan sifat fisik ekstrak daun biduri yang diformulasikan kedalam sediaan salep dan seberapa besar efektivitas yang dihasilkan oleh formulasi salep ekstrak daun biduri (Calotropis gigantea L.) sebagai antibakteri Staphylococcus aureus. Metode penelitian ini yaitu eksperimental laboratorium dengan pengujian secara in vitro. Extrak daun biduri diperoleh dengan metode maserasi menggunakan metanol. Salep dibuat menggunakan basis hidrokarbon. Salep yang telah dihasilkan selanjutnya diuji aktivitas antibakterinya terhadap Staphylococcus aureus menggunakan metode difusi agar, kemudian diameter daya hambat diukur dengan menggunakan jangka sorong. Bakteri Staphylococcus aureus akan diuji dengan salep ekstrak daun biduri dengan konsentrasi masing-masing 12,5%, 25%, dan 50%, kelompok kontrol positif salep gentamicin dan kelompok kontrol negatif basis salep. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) masing-masing kelompok dilakukan lima kali pengulangan. Analisis data yang diperoleh secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter zona inhibisi untuk Staphylococcus aureus pada konsentrasi formulasi ekstrak daun biduri 12,5% (0 mm); 25% (0 mm) dan 50% (0 mm). Kontrol negatif (basis salep) (0 mm) dan kontrol positif (salep gentamicin) (14,4 mm). Hasil uji ini menunjukkan bahwa salep ekstrak daun biduri tidak menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus.Kata kunci: Ekstrak Daun Biduri, Salep, Antibakteri, Staphylococcus aureus.Staphylococcus aureus is a major pathogen in humans which cause skin infections. The disease is caused by Staphylococcus aureus that characterized by tissue damage accompanied by abscesses such as ulcers, acne, impetigo, and wound infections. Calotropis gigantea leaves have an active ingredient which is alkaloid, polifenol, steroid, and saponin are believed as antibacterial effects. The main objective of the present study is to know the stability of physical properties with formulation of extract of Calotropis gigantea leaves and to determine how much effectiveness as antibacterial activity toward Staphylococcus aureus. This research was an experimental laboratory with in vitro test. The extract of Calotropis gigantea leaves obtained from maceration method using methanol. The ointment was made based of hydrocarbon. The obtained ointment then was examined on bacterial activity toward Staphylococcus aureus using agar diffusion method, then the diameter of the zone of inhibition measured by using sliding term. Staphylococcus aureus bacteria is tested with ointment containing extract of Calotropis gigantea leaves with concentrations of 12.5%, 25%, and 50%, gentamicin ointment is used as positive control and ointment base was used as negative. This study used Complete Randomized Design (CRD) each group performed five repetitions. The Analyzes were performed using descriptive study. The results showed that the diameter of the zone of inhibition for Staphylococcus aureus at a concentration of 12,5% (0 mm); 25% (0 mm) and 50% (0 mm). Negative control (0 mm) and positive control (14.4 mm). The results of this test indicate that ointment containing Extract of Calotropis gigantea leaves did not show antibacterial activity against Staphylococcus aureus.Keywords : Extract of Calotropis gigantea Leaves, Ointment, Antibacterial, Staphylococcus aureus.

Page 85 of 123 | Total Record : 1226