cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
Faktor yang Berhubungan dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh Tahun 2022 Jazila, Ulfatul; Arifin, Vera Nazhira; Santi, Tahara Dilla
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3825

Abstract

Data yang diperoleh di Di Wilayah Kerja Puskesmas Meuraxa masih tingginya angka diabetes melitus yang disebabkan oleh faktor kurangnya pengetahuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Meuraxa Kecamatan Meuraxa Jaya Kota Banda Aceh Tahun 2022. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif analitik dengan desain Case Control. Lokasi penelitain Di Wilayah Kerja Puskesmas Meuraxa. Pengambilan data sekunder dilakukan pada tanggal 10-16 Maret Tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung ke Puskesmas yang bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Meuraxa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 67 responden kasus dan 67 responden Kontrol. Data di analisis secara univariat dan bivariate, dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola makan (P=0,027, OR=0,43),  usia (P=0,000, OR=5,31), aktivitas fisik (P=0,046, OR=2,07), dan genetik (P=0,000, OR=693) dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Sedangkan tidak ada hubungan antara obesitas (P=0,861, OR=1,06),  pengetahuan (P=0,860, OR=1,06), dan pemeriksaan dini (P=0,679, OR=1,85) dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Kesimpulan dalam penelitian adalah ada hubungan antara pola makan, usia, aktivitas fisik dan genetik dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Sedangkan tidak ada hubungan antara pengetahuan, obesitas dan pemeriksaan dini dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Disarankan pada pihak Puskesmas untuk dapat meningkatkan peran serta program promosi kesehatan, penyuluhan guna meningkatkan pengetahuan, menmambah informasi kesehatan untuk pencegah penyakit diabetes melitus sedini mungkin.Kata Kunci: Diabetes Melitus, Gula Darah, Pola MakanData obtained in the Meuraxa Community Health Center working area still has a high rate of diabetes mellitus which is caused by a lack of knowledge. The aim of this research is to determine the factors related to blood sugar levels in diabetes mellitus sufferers in the working area of the Meuraxa Health Center, Meuraxa Jaya District, Banda Aceh City in 2022. This research was conducted using a descriptive analytical method with a case control design. Research location in the Meuraxa Community Health Center Working Area. Secondary data collection was carried out on March 10-16 2022. The population in this study were all patients visiting the Puskesmas who lived in the Meuraxa Puskesmas working area. The sample in this study consisted of 67 case respondents and 67 control respondents. Data were analyzed univariately and bivariately, using the chi square test. The results showed that there was a relationship between diet (P=0.027, OR=0.43), age (P=0.000, OR=5.31), physical activity (P=0.046, OR=2.07), and genetics. (P=0.000, OR=693) with blood sugar levels in diabetes mellitus sufferers. Meanwhile, there was no relationship between obesity (P=0.861, OR=1.06), knowledge (P=0.860, OR=1.06), and early examination (P=0.679, OR=1.85) with blood sugar levels in diabetes mellitus sufferers. The conclusion of the research is that there is a relationship between diet, age, physical activity and genetics with blood sugar levels in diabetes mellitus sufferers. Meanwhile, there is no relationship between knowledge, obesity and early examination with blood sugar levels in diabetes mellitus sufferers. The recommended that the Community Health Center increase its role in health promotion programs, outreach to increase knowledge, add health information to prevent diabetes mellitus as early as possible.Keywords: Blood Sugar, Diabetes Mellitus, Diet
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Bendungan Asi Pada Ibu Menyusui di Desa Bineh Blang Kabupaten Aceh Besar Afriana, Afriana; Widiawati, Widiawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.4064

Abstract

Menyusui merupakan suatu cara yang tidak ada duanya dalam memberikan makanan yang ideal bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Selain itu, menyusui mempunyai pengaruh biologis serta kejiwaan yang unik terhadap kesehatan ibu dan bayi. Zat-zat anti infeksi yang terkandung dalam ASI membantu melindungi bayi terhadap penyakit. Akan tetapi, menyusui tidak selamanya dapat berjalan dengan normal, tidak sedikit ibu-ibu mengeluh seperti adanya pembengkakan payudara akibat penumpukan ASI, karena pengeluaran ASI tidak lancar atau pengisapan oleh bayi. Pembengkakan ini akan mengakibatkan rasa nyeri pada ibu bahkan tidak jarang ibu merasa demam, oleh karena itu para ibu  dianjurkan untuk melakukan perawatan payudara agar tidak terjadi komplikasi seperti bendungan ASI.Penelitian dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi bendungan ASI pada ibu menyusui di desa  Bineh Blang Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Desain penelitian ini bersifat analitik, dengan pendekatan crossectional dimana penelitan ini dilakukan sesaat atau satu waktu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang ada di desa Bineh Blang Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar, sedangkan sampel diperoleh secara Accidetal sampling sebanyak 32 orang. Mayoritas ibu menyusui di desa Bineh Blang yang mengalami bendungan ASI  dimana tidak ada bendungan ASI yang memiliki pengetahuan cukup, yaitu sebanyak 14 responden (87,5%). Hasil uji statistik diperoleh nilai    maka dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan bendungan ASI. ada bendungan ASI memiliki tingkat pendidikan dasar, yaitu sebanyak 1 responden (100%). Hasil uji statistik diperoleh nilai    maka dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara pendidikan dengan bendungan ASI. ada bendungan ASI memiliki sikap negatif sebanyak 4 responden (33,3%). Hasil uji statistik diperoleh nilai    maka dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara sikap dengan bendungan ASI.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu menyusui  masih rendah, oleh karena itu disarankan  kepada responden untuk lebih aktif mencari informasi tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan tehnik menyusui  yang benar untuk mencegah bendungan ASI. Hal ini dapat diperoleh dengan mengunjungi tempat kesehatan.Kata Kunci : Ibu Post Partum, Kecemasan, Pengeluaran ASIBreastfeeding is an unbeatable way of providing ideal food for the healthy growth and development of babies. In addition, breastfeeding has unique biological and psychological influences on the health of mothers and babies. Anti-infective substances contained in breast milk help protect babies against disease. However, breastfeeding cannot always proceed normally, not a few mothers complain that there is swelling of the breasts due to accumulation of milk, because milk production is not smooth or sucking by the baby. This swelling will cause pain in the mother and it is not uncommon for mothers to feel feverish, therefore mothers are advised to take care of their breasts so that complications such as breast milk engorgement do not occur.The study was conducted to determine the factors that affect breastfeeding mothers in the village of Bineh Blang, Want Jaya District, Aceh Besar District.The design of this research is analytic, with a cross-sectional approach where this research is carried out momentarily or one time. The population in this study were all breastfeeding mothers in the village of Bineh Blang, Want Jaya District, Aceh Besar District, while the sample was obtained by accidental sampling of 32 people. The majority of breastfeeding mothers in Bineh Blang village who experienced ASI dams where there were no ASI dams had sufficient knowledge, namely 14 respondents (87.5%). The statistical test results obtained a value, so it can be concluded that there is no relationship between knowledge and ASI dams. there is an ASI dam has a basic education level, namely as many as 1 respondent (100%). The statistical test results obtained a value, so it can be concluded that there is no relationship between education and ASI dams. there is an ASI dam has a negative attitude as much as 4 respondents (33.3%). The results of statistical tests obtained values, it can be concluded that there is no relationship between attitudes and ASI dams.From the results of the study it can be concluded that the knowledge of breastfeeding mothers is still low, therefore it is suggested to respondents to be more active in seeking information about everything related to correct breastfeeding technique toKeywords: Maternal postpartum, breastfeeding ation.
ASUHAN KEBIDANAN PADA BALITA GIZI KURANG DENGAN MODIFIKASI PEMBERIAN ES KRIM DAUN KELOR DI WILAYAH KERJA DARUL IMARAH ACEH BESAR Hanum, Nisrina; Fajrina, Eulisa; Hasanah, Siti; Muna, Sirajul; Hajar, Siti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.4116

Abstract

Prevalensi gizi kurang atau underweight di dunia dari tahun 2000 sebanyak 20,5% menurun menjadi 12,6% pada tahun 2020. Prevalensi gizi kurang di Indonesia mengalami peningkatan dari 16,3% pada tahun 2019 menjadi 17,1% pada tahun 2022. Aceh menduduki posisi ketiga dengan kasus gizi kurang tertinggi di Indonesia yaitu 24,3%. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan pada balita gizi kurang dengan pemberian daun kelor di wilayah kerja Darul Imarah dan melakukan pendokumentasi dalam bentuk SOAP. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan case studi. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Subjek asuhan ini adalah balita yang berusia 27 bulan dengan berat badan 9,1 kg dan panjang badan 83 cm. Pelaksanaan studi kasus dilakukan pada tanggal 31 Juli sampai 16 Agustus 2023. Hasil asuhan pemberian es krim daun kelor selama 14 hari pada balita gizi kurang meningkatkan berat badan balita dari 9,1 kg menjadi 9,8 kg. Pemberian es krim daun kelor dapat meningkatkan berat baban anak yang mengalami gizi kurang. Diharapkan ibu untuk melakukan timbangan setiap bulannya di posyandu atau fasilitas kesehatan dan memberikan makanan bergizi pada anaknya, serta dapat mengolah daun kelor menjadi es krim atau makanan lainnya untuk dijadikan cemilan agar membantu pemenuhan asupan gizi anak.Kata Kunci: Asuhan Kebidanan, Balita, Es Krim Daun Kelor, Gizi Kurang
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Demam Tifoid di Wilayah Kerja Puskesmas Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues Rahmayani, Rahmayani; Rosita, Sri; ZA, Raudhatun Nuzul; Salamah, Umi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3471

Abstract

Latar Belakang Masalah: Demam tifoid adalah infeksi yang mengancam jiwa yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi. Biasanya menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi. Kasus yang parah dapat menyebabkan komplikasi serius atau bahkan kematian. Berdasarkan data yang diperoleh dari Profil Kesehatan Provinsi Aceh di tahun 2019 hingga 2020 kasus demam tifoid terjadi peningkatan 60 % dengan jumlah 3.254 kasus. Berdasarkan rekapitulasi laporan demam tifoid sekabupaten Gayo Lues pada tahun 2018 hingga 2020 kasus demam tifoid masih tinggi yaitu 483 kasus. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sarana air bersih, penggunaan jamban, dan personal hygiene dengan kejadian demam tifoid di wilayah Kerja Puskesmas Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues. Metode Penelitian: Penelitian berbentuk survey analitik dengan teknik case control dan gabungan metode probability sampling. Penelitian dilaksanakan pada 19 Januari s.d 08 Februari 2022. Data dianalisis dengan menggunakan statistik chi-squre. Hasil analisa bivariat dari 104 responden, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 51 kasus dan 51 kontrol. Hasil penelitian: Diperoleh bahwa ada hubungan antara sarana air bersih (P. 0,002), penggunaan jamban (P. 0,001), dan personal hygiene (P. 0,002) dengan kejadian demam tifoid.. Saran: Diharapkan kepada setiap ibu untuk menjaga kebersihan diri, keluarga, dan lingkungan dalam mencegah penyakit demam tifoid dan kepada instansi terkait supaya melaksanakan sosialisasi secara maksimal.Kata Kunci : Demam tifoid, sumber air bersih, penggunaan jamban dan personal hygieneProblem Background: Typhoid fever is a life-threatening infection caused by Salmonella Typhi bacteria. It usually spreads through contaminated food or water. Severe cases can cause serious complications or even death. Based on data obtained from the Aceh Province Health Profile in 2019 to 2020, typhoid fever cases increased by 60% with a total of 3,254 cases. Based on the recapitulation of typhoid fever reports in Gayo Lues Regency from 2018 to 2020, typhoid fever cases were still high, namely 483 cases. Research objectives: This study aims to determine the relationship between clean water facilities, latrine use and personal hygiene with the incidence of typhoid fever in the Rikit Gaib Community Health Center work area, Gayo Lues Regency. Research Method: Research takes the form of an analytical survey with case control techniques and a combination of probability sampling methods. The research was carried out from January 19 to February 8 2022. Data was analyzed using chi-square statistics. Bivariate analysis results from 104 respondents, with the number of samples in this study being 51 cases and 51 controls. Research results: It was found that there was a relationship between clean water facilities (P. 0.002), use of toilets (P. 0.001), and personal hygiene (P. 0.002) with the incidence of typhoid fever. Suggestion: Every mother is expected to maintain personal hygiene, families, and the environment in preventing typhoid fever and to related agencies to carry out maximum outreach.Keywords : Typhoid fever, clean water sources, use of latrines and personal hygiene 
FORMULASI SEDIAAN GEL EKSTRAK RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) SEBAGAI PEWARNA RAMBUT ALAMI Astryna, Syarifah Yanti; Kesumawati, Kesumawati; Rahmi, Cut
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.4201

Abstract

Latar Belakang : Era zaman modern banyak produk yang digunakan untuk pewarna rambut. Sediaan pewarna rambut digunakan dalam tata rias untuk mewarnai rambut agar terlihat menarik. Tumbuhan yang memiliki zat warna salah satunya rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) zat warna yang terkandung adalah kurkumoid. Tujuan Penelitian : untuk mengetahui zat warna pada temulawak dapat diformulasikan sebagai gel pewarna rambut dan zat warna pada temulawak dapat menghasilkan warna terbaik pada konsentrasi tertentu. Metode Penelitian : adalah maserasi, pembuatan formulasi dengan penambahan ekstrak temulawak sebagai zat pewarna dengan 4 variasi konsentrasi 0%, 5%, 15% dan 25%, pirogalol sebagai pembangkit warna, xanthan gum sebagai pengental dan aquades sebagai pelarut. Evaluasi sediaan pewarna rambut meliputi pengujian : organoleptik, pH, iritasi, stabilitas warna yang dihasilkan, stabilitas terhadap pencucian, stabilitas terhadap matahari dan kesukaan. Hasil Penelitian : Hasil penelitian evaluasi sediaan untuk uji organoleptik menunjukan bahwa semakin besar konsentrasi yang ditambahkan maka semakin pekat warna yang dihasilkan. pH terbaik yaitu menunjukan pada F3. Uji iritasi sediaan pewarna rambut menyatakan bahwa tidak ada reaksi pada semua formula yang telah diuji. uji stabilitas warna yang dihasilkan semakin besar konsentrasi ekstrak, maka semakin gelap warna yang dihasilkan. uji stabilitas warna terhadap pencucian menunjukan formula terbaik pada F4. Uji stabilitas terhadap matahari warna rambut tidak mengalami perubahan. Uji kesukaan yang terbaik adalah F4. Zat warna pada rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) dapat diformulasikan sebagai gel pewarna rambut. Kesimpulan : Formulasi yang menghasilkan warna terbaik yaitu pada konsentrasi ekstrak rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) 25% menghasilkan warna kuning perang kecoklatan.Kata Kunci : Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.), Rambut, Gel Pewarna Rambut.Background : In modern era, there are many products used as hair dye. Hair dye preparation is used in hair make up to color it so that it looks appealing. One of the plants with pigments is temulawak rhizome (Curcuma xanthorrhiza Roxb.), the pigment contained is called curcumoid. The objectives : The objectives of this study is to determine if the pigment in temulawak can be formulated into hair dye and if the pigment can produce the best color at a spesific concentration. Research method : The research method is maceration, the formulation making was done by adding temulawak extract as a dye with 4 variant concentration at 0%, 5%, 15% and 25%. Pirogalol as color stimulator, xanthan gum as thickener and aquades as solvent. The ovaluation of hair dye preparations are included testing: organoleptic, pH, irritation, stability of the resulting color, stability to washing, stability to the sun and preference. Results : The study results to the evaluation of organolepctic test shows that the higher the concentration added, the stronger the color produced, the best pH was found in F3. Irritation test on hair dye showed no reaction to all the formulations tested, the color stability produced stated that the higher the extract concentration, the darker the color produced at the end. The best formulation is F4 due to the color stability test to washing. Stability test to the sun shows no changes. The most preferred formulation is F4. The pigment found in temulawak rhizome (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) can be formulated into hair dye gel. Conclusion : The formulation that produces the best color is at 25% concentration of temulawak rhizome extract (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) that gives brownish yellow color.Keywords : Temulawak Rhizome (Curcuma xanthorrhiza Roxb.), Hair, Hai dye gel.
HUBUNGAN ANTARA BODY IMAGE DENGAN KEPERCAYAAN DIRI PADA REMAJA PUTRI DI SMA MODAL BANGSA ACEH Sofia, Melda; Aida, Nurul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.3629

Abstract

Citra tubuh atau body image yang dimiliki oleh remaja memberikan berbagai dampak, salah satunya adalah kepercayaan diri. Kepercayaan diri merupakan milik pribadi yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan remaja. Penampilan dianggap sangat penting, khususnya bagi para remaja, karena hal tersebut merupakan salah satu faktor pembentuk kepercayaan diri individu. Taraf kepercayaan diri individu dapat dilihat dengan melihat sejauh mana tanggapan yang diberikan orang lain mengenai aspek fisik, sosial, dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body image dengan kepercayaan diri pada remaja putri. Populasi dalam penelitian adalah remaja di Kota Pekanbaru yang berumur 15 – 19 tahun sebanyak 78.412 orang. Banyaknya jumlah populasi maka digunakan rumus Slovin untuk menentukan sampel sehingga jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 398 orang. Alat ukur yang dingunakan yaitu skala adalah skala body image dan skala kepercayaan diri. Metode analisis data menggunakan analisis regresi berganda dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS seri 21.0 for windows. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara body image dengan kepercayaan diri remaja.Kata Kunci : Body Image, Kepercayaan Diri
Pengaruh Pola Asuh dan Pendapatan Keluarga Terhadap Kejadian Stunting pada Balita di Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh Tahun 2023 Fibriyanti, Fibriyanti; Rosdiana, Eva; Herawati, Herawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3786

Abstract

Stunting merupakan gambaran kejadian kurang gizi pada balita yang berlangsung pada waktu yang lama. Stunting memiliki dampak terhadap kehidupan diantaranya berupa peningkatan risiko terjadinya morbiditas dan mortalitas yang disebabkan oleh infeksi. Selain itu, stunting dapat menyebabkan gangguan kognitif dan perilaku. Prevalensi stunting tertinggi di Kecamatan Meuraxa tahun 2020 sebanyak 330 balita yang berkunjung ke Puskesmas Meuraxa dan terdapat 67 (20%) balita mengalami stunting, 2021 dari 376 balita yang berkunjung ke Puskesmas Meuraxa terdapat sebanyak 81 (22%) balita mengalami stunting, tahun 2022 dari 411 balita yang berkunjung ke Puskesmas Meuraxa terdapat 142 (35%) dan bahkan naik ditahun 2023 dari 402 balitas yang berkunjung ke Puskesmas Meuraxa terdapat 204 (51%) mengalami stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh dan pendapatan dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh. Adapun desain penelitian ini menggunakan case control. Jumlah sampel diambil dengan perbandingan 1:1 yaitu sejumlah 82 sampel. Analisa data menggunakan uji chi square test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh nilai p= 0.047 dan OR = 2.708 untuk variabel pola asuh, dan nilai p = 0.046 nilai OR = 2.723 untuk variabel pendapatan, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pola asuh dan pendapatan terhadap kejadian stunting. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankankepada petugas kesehatan agar dapat meningkatkan promosi kesehatan tentang pentingnya pola asuh yang tepat yang diberikan orang tua ke pada anaknya agar kecukupan zat gizi dapat terpenuhi dengan baik, serta penting juga menjaga personal hygiene agar terhindar dari berbagai masalah kesehatan yang berdampak pada kejadian stunting.Kata Kunci: Stunting, Pola Asuh, PendapatanStunting is a description of malnutrition in toddlers that lasts for a long time. Stunting has an impact on life, including increasing the risk of morbidity and mortality caused by infection. In addition, stunting can cause cognitive and behavioral disorders. The highest prevalence of stunting in Meuraxa District in 2020 was 330 toddlers who visited the Meuraxa Community Health Center and there were 67 (20%) toddlers experiencing stunting, in 2021 of the 376 toddlers who visited the Meuraxa Community Health Center there were 81 (22%) toddlers experiencing stunting, in 2022 from Of the 411 toddlers who visited the Meuraxa Community Health Center, there were 142 (35%) and this will even increase in 2023. Of the 402 toddlers who visited the Meuraxa Community Health Center, 204 (51%) experienced stunting. This research aims to determine the influence of parenting patterns and income on the incidence of stunting among toddlers at the Meuraxa Community Health Center, Banda Aceh City. The design of this research uses case control. The number of samples was taken in a 1:1 ratio, namely 82 samples. Data analysis used the chi square test. The results of the research show that the p value = 0.047 and OR = 2.708 for the parenting pattern variable, and the p value = 0.046, OR = 2.723 for the income variable, so it can be concluded that there is an influence of parenting style and income on the incidence of stunting. Based on the results of this research, it is recommended that health workers be able to increase health promotion regarding the importance of appropriate parenting patterns given by parents to their children so that nutritional adequacy can be met properly, and it is also important to maintain personal hygiene to avoid various health problems that have an impact on incidents. stunting.Keywords: Stunting, Parenting Patterns, Income
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Capaian Kunjungan Balita Keposyandu Di Desa Janggot Seungko Kecamatan Jeunieb Kabupaten Bireuen Nufra, Yolla Asmaul; Misrina, Misrina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.4027

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan guna memberdayakan masyarakat dan memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. Penelitia ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya capaian kunjungan balita keposyandu di Desa Janggot Seungko Kecamatan Jeunieb Kabupaten Bireuen.Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2024. Tehnik pengambilan sampel yaitu dengan cara total sampling, jumlah sampel sebanyak 70 orang yang diperoleh dengan cara melakukan kunjungan rumah.Dari hasil uji Chi-square menunjukkan nilai p (0,720) > α (0,05) (tidak ada pengaruh pendidikan dengan capaian kunjungan balita ke Posyandu), nilai p (0,003) < α (0,05) (ada pengaruh pengetahuan dengan capaian kunjungan balita ke Posyandu). Nilai p (0,003) < α (0,05) (ada pengaruh sikap dengan capaian kunjungan balita ke Posyandu). Nilai p (1,000) > α (0,05) (tidak ada pengaruh pekerjaan dengan capaian kunjungan balita ke Posyandu). Nilai p (0,000) < α (0,05) (ada pengaruh dukungan keluarga dengan capaian kunjungan balita ke Posyandu). Nilai p (0,011) < α (0,05) ( ada pengaruh motivasi ibu dengan capaian kunjungan balita ke Posyandu).Diharapkan bagi responden bisa menjadi bahan masukan serta bahan evaluasi tentang cakupan kunjungan balita keposyandu, agar kedepan capaiannya lengkap dan teratur setiap bulannya sehingga meningkatkan derajat kesehatan balita yang optimal.kata kunci : Pendidikan, Pengetahuan, Sikap, Pekerjaan, Dukungan Keluarga, Motivasi ibu, PosyanduPosyandu is a Community Resource Health Effort (UKBM) which is managed and organized by, by, for and with the community in implementing health development to empower the community and obtain basic health services to accelerate the reduction of maternal and infant mortality rates. This research aims to look at the factors of the influence the low achievement of visits by toddlers to posyandu in Janggot Seungko Village, Jeunieb District, Bireuen Regency.The research design is used analytical research with a cross sectional approach.This research was carried out in January-February 2024. The sampling technique was by total sampling, the total sample was 70 people obtained by conducting home visits.Based on the results of the Chi-square test shows the p value (0.720) > α (0.05) (there is no influence of education on the achievement of toddler visits to the Posyandu), the p value (0.003) < α (0.05) (there is an influence of knowledge on the achievement of toddler visits to the Posyandu). P value (0.003) < α (0.05) (there is an influence of attitude on the achievement of toddler visits to Posyandu). P value (1,000) > α (0.05) (there is no influence of work on the achievement of toddler visits to Posyandu). N value p (0.000) < α (0.05) (there is an influence of family support on the achievement of visits by toddlers to Posyandu). P value (0.011) < α (0.05) (there is an influence of mother's motivation on the achievement of toddler visits to Posyandu).It is hoped that the respondents can provide input and evaluation material regarding the scope of visits by toddlers to the posyandu, so that in the future the achievements will be complete and regular every month so as to increase the optimal health status of toddlers.Keywords : Education, Knowledge, Attitude, Work, Support Family, mother's motivation, Posyandu
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Pada Ibu Hamil di Desa Blang Kuta 2 Meunasah Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen Tahun 2023 Nurjannah, Nurjannah; Afriana, Afriana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3557

Abstract

Pendahuluan: Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan salah satu prioritas utama pembangunan kesehatan di indonesia. Program ini bertanggung jawab terhadap pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, ibu bersalin, dan bayi neonatal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA) Pada Ibu Hamil Di Desa Blang Kuta 2 Meunasah Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen Tahun 2023. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil sebanyak 41 orang dan sampel yang diambil dengan menggunakan Total Sampling yaitu sebanyak 41 orang. Metode pengumpulan data yaitu data primer, sekunder dan tersier. Analisa data yang digunakan yaitu  analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu dengan nilai sig-p 0,003 < 0,05), sikap dengan nilai sig-p 0,003 < 0,05, peran petugas kesehatan dengan nilai sig-p 0,024, dan dukungan keluarga dengan nilai sig-p 0,001 <  0,05 dengan ketepatan kunjungan  Ante natal Care. Kesimpulan : Adapun kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan hasil ada hubungan pengetahuan ibu, Sikap, peran petugas kesehatan, dukungan keluargadengan  Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Diharapkan kepada ibu hamil untuk meningkatkan wawasan dan ilmu pengetahuan tentang ibu hamil pentingnya membawa atau memanfaatkan buku Kesehatan Ibu dan Anak pada saat melakukan kunjungan ibu hamil.Kata Kunci:    Pengetahuan, Sikap, peran petugas kesehatan, dukungan keluarga, buku Kesehatan Ibu dan AnakIntroduction: The Maternal and Child Health (KIA) Program is one of the main priorities for health development in Indonesia. This program is responsible for health services for pregnant women, mothers giving birth and neonates. The aim of this research is to determine factors related to the use of maternal and child health books (KIA) among pregnant women in Blang Kuta 2 Meunasah Village, Simpang Mamplam District, Bireuen Regency in 2023. Method: The research design used is cross sectional. The population in this study were all 41 pregnant women and the sample taken using Total Sampling was 41 people. Data collection methods are primary, secondary and tertiary data. The data analysis used was univariate and bivariate analysis with the chi-square test. Results: Based on the research results, it shows that maternal knowledge has a sig-p value of 0.003 < 0.05), attitudes have a sig-p value of 0.003 < 0.05, the role of health workers has a sig-p value of 0.024, and family support has a sig-p value of p 0.001 < 0.05 with the accuracy of Ante Natal Care visits. Conclusion: The conclusions in this study show that there is a relationship between maternal knowledge, attitudes, the role of health workers, family support and the use of Maternal and Child Health Books (KIA). It is hoped that pregnant women will increase their insight and knowledge about the importance of bringing or using the Maternal and Child Health book when visiting pregnant women.Keywords : Knowledge, attitude, role of health workers, family support, Maternal and Child Health books
Pengaruh Terapi Hipnosis Lima Jari Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Lansia Yang Mengalami Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Rantau Suli Ardianto, Oril; Aghadiati, Faradina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3774

Abstract

ABSTRACTHipertensi lebih sering terjadi terutama pada lansia dan dapat menimbulkan gangguan psikologis seperti gangguan cemas (ansietas) yang dapat diatasi dengan tindakan nonfarmakologis, salah satunya  Teknik  Relaksasi  Hipnoterapi  Lima  Jari.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  Hipnotis  Lima  Jari  terhadap  Tingkat  Kecemasan lansia  Hipertensi  di  wilayah  kerja Puskesmas Rantau Suli.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen semu (quasy experiment) rancangan pre-post test with control group. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 22 -29 Agustus 2023. Populasi penelitian lansia yang menderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Rantau Suli Kabupaten Merangin sebanyak 401 responden. Sampel pada penelitian ini sebanyak 60 responden. Sampel pada penelitian ini dibagi menjadi 2 kelompok, 30 orang klien kelompok intervensi dan 30 orang klien kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Uji statistik dalam penelitian ini menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh terapi hipnosis lima jari terhadap tingkat kecemasan pada lansia yang mengalami hipertensi pada kelompok intervensi dengan ρ value = 0,000 (ρ<0,05). Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk bisa menerapkan Terapi hipnotis lima jari untuk mengurangi tinggat kecemasan yang dialami oleh lansia dengan hipertensi.Kata Kunci: Hipertensi, Kecemasan, Lansia, Hipnotis Lima Jari The research aims to determine the effect of Five Finger Hypnosis on the Anxiety Level of hypertensive elderly individuals in the working area of the Rantau Suli Community Health Center. This study employed a quasi-experimental quantitative design with pre-post test with control group. The research was conducted from August 22nd to 29th, 2023. The population consisted of 401 elderly individuals with hypertension in the working area of the Rantau Suli Community Health Center, Merangin Regency. The sample size was 60 respondents, divided into two groups: 30 respondents in the intervention group and 30 respondents in the control group. The sampling technique used was purposive sampling. Statistical analysis employed the Wilcoxon test. The research findings indicated that there was an influence of Five Finger Hypnosis therapy on the anxiety level of elderly individuals with hypertension in the intervention group with a ρ value = 0.000 (ρ <0.05). It is hoped that healthcare providers can implement Five Finger Hypnosis Therapy to reduce anxiety levels experienced by elderly individuals with hypertension.Keyword: Hypertension, Anxiety, Elderly individuals, Five-Finger Hypnosis

Page 87 of 123 | Total Record : 1226