cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE
ISSN : 24423106     EISSN : 26155338     DOI : -
Core Subject : Education,
The aim of the Journal of Education Science (JES), p-ISSN 2442-3106, e-ISSN 2615-5338 is to provide an international forum for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
PENGGUNAAN METODE GRAPHIC ORGANIZER UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS DALAM KETERAMPILAN MENULIS Lilis Jupianna Baringbing; Murnia Suri
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i2.2411

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Calang pada awal bulan Januari sampai  Maret 2020 bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggris khususnya keterampilan menulis melalui penggunaan metode Graphic Organizer bagi siswa kelas X IPA1 SMA Negeri 1 Calang yang berjumlah 22 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas 2 siklus. Instrumen penelitian berupa tes menulis. Secara umum siswa dapat dikatakan sudah mengalami peningkatan dalam berbicara dilihat dari hasil siklus 1. Secara keseluruhan siklus dan tindakan atas penilain yang diperoleh dari siklus 1 adalah tidak ditemukan kemampuan siswa pada penilaian sangat baik,  penilaian baik dengan 9,09%, dan penilain cukup 81,81% dan penilain kurang dengan 9,09%. Sedangkan dengan hasil kriteria penilaian ,paragraph organization : 61,13%, cohesion adalah: 55,68%, structure and mechanics adalah 56,81% , vocabulary use  adalah 62,5% dan content adalah 64,77%. Sedangkan pada hasil siklus 2 ditemukan kemampuan siswa pada penilaian sangat baik,  penilaian baik dengan 9,09%, dan penilain baik 40,9% dan penilain cukup dengan 55% . Sedangkan dengan hasil kriteria penilaian ,paragraph organization : 76,13%, cohesion adalah: 70,45%, structure and mechanics adalah 67,04% , vocabulary use  adalah 65,9% dan content adalah 71,59% .Kata Kunci : Keterampilan menulis, metode Graphic Organizer This research was conducted at SMA Negeri 1 Calang in early January to March 2020 aimed at improving English language skills, especially writing skills through the use of the Graphic Organizer method for the class X IPA1 students of SMA Negeri 1 Calang, totaling 22 students. The research method used is classroom action research (CAR) which consists of 2 cycles. The research instrument was a writing test. In general, students can be said to have experienced an increase in speaking seen from the results of cycle 1. Overall, the cycle and actions for the assessment obtained from cycle 1 are not found in the students' ability in very good assessment, good assessment with 9.09%, and sufficient assessment 81 ,81% and less rating with 9,09% . Meanwhile, with the results of the assessment criteria, paragraph organization: 61.13%, cohesion is: 55.68%, structure and mechanics is 56.81%, vocabulary use is 62.5% and content is 64.77%.While the results of cycle 2 found that the students' ability in the assessment was very good, the assessment was good with 9.09%, and the assessment was good at 40.9% and the assessment was sufficient with 55%. Meanwhile, with the results of the assessment criteria, paragraph organization: 76.13%, cohesion is: 70.45%, structure and mechanics is 67.04%, vocabulary use is 65.9% and content is 71.59%Keywords: Writing skill, Graphic Organizer method
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYETARAAN JABATAN ADMINISTRATOR DAN PENGAWAS KE JABATAN FUNGSIONAL (STUDI KASUS DI UIN AR-RANIRY BANDA ACEH) Saifuddin Saifuddin; Nelliraharti Nelliraharti
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i2.2425

Abstract

Tujuan dari penelitian ini menganalisis mengenai implementasi pengalihan jabatan administrator dan pengawas ke jabatan fungsional melalui kebijakan penyetaraan, hal ini merupakan salah satu sumber penting dalam pengembangan sumber daya manusia Pegawai Negeri Sipil pada Universitas Islam Negeri Banda Aceh yang lebih profesional. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan telaah peraturan perundang-undangan dan observasi.  Secara khusus, melalui riset ini diharapkan dapat mengungkapkan mekanisme secara berkesinambungan proses sinkronisasi tata kelola dan distribusi jabatan fungsional sesuai dengan kompetensinya. Penyetaraan jabatan merupakan tindak lanjut berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 28 Tahun 2019 tentang Penyetaraan Jabatan Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional.  Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk menciptakan birokrasi yang lebih dinamis dan profesional sebagai upaya peningkatan efektifitas dan efisiensi untuk mendukung kinerja pelayanan Pegawai Negeri Sipil kepada masyarakat. Pola penyetaraan ini dinilai sebagai salah satu bentuk pengisian jabatan fungsional yang strategis agar dapat menghasilkan mobilitas pegawai baik secara vertikal dan horizontal berdasarkan kualifikasi dan kompetensi Pegawai Negeri Sipil dalam implementasi kebijakan tentang penyetaraan yang dilakukan pada UIN Ar-Raniry Banda Aceh, dimana penyetaraan dilakukan terlebih dahulu sebelum perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), hal ini memberi dampak masalah dan tantangan tersendiri terutama terkait dengan pengembangan karir jabatan fungsional hasil dari penyetaraan jabatan administrasi baik dari administator ataupun pengawas. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis atas implementasi kebijakan penyetaraan jabatan administator dan pengawas tersebut yang bertujuan agar dapat dilihat kondisi riil pelaksanaan dari kebijakan penyetaraan jabatan itu sendiri, sehingga dapat menjadi masukan kepada pemangku kepentingan terkait dalam pengambilan kebijakan untuk pengelolaan, perencanaan kompetensi dan kinerja Pegawai Negeri Sipil dalam jabaan fungsional hasil penyetaraan yang lebih profesional.Kata Kunci: implemetasi, penyetaraan, administrator, pengawas, jabatan fungsionalThe objective of this study was to examine the process of transition from an administrative job, which is a structural position, to a supervisory one, which is a functional position; It is an important issue to develop civil servants more professionally at the State Islamic University Ar-Raniry, Banda Aceh. This study used a qualitative approach. The data were collected by analyzing the related law and making observations.  Specifically, this study focused on the methods used to syncronize the management and distribution of functional positions according to their specifications. Based on the law of the Ministry of State Apparatus Utilization and Bureaucratic Reform, number 28, year 2019, related to the transition from structural position to functional position,  the transition’s goal is to establish a professional and dynamic  bureaucracy as an effort to improve the effectiveness and efficiency of civil servants’ work to serve the public. The pattern of the transition is considered a strategic form of functional position’s recruitement  which supports the civil servant’s mobility vertically and horizontally based on the civil servant’s qualification and competence. At UIN Ar-Raniry Banda Aceh, in particular, the transition itself is done before Organizational Structure and Work Procedure (SOTK) change. It becomes a challenge for the career development of the civil servants involved in the transition. Therefore, it is important to analyze the implementation of the transition policy to understand the real condition. Such analysis can give information to the authoriry to plan and manage more professionally the work of civil servants involving in the transition process.Keywords: implementation, equalization, administrator, supervisor, functional position
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA KONSEP CACAT MATA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE PICTURE AND PICTURE Nini Afriana; Yuniar Yuniar
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i2.2416

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan hasil belajar siswa terhadap mata pelajaran Fisika khususnya materi besaran fisika dan pengukurannya adalah dengan menggunakan model pembelajaran Tipe picture and picture. Tujuan dari penelitian ini  adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X.MIA.1 SMA Negeri 1 Calang Kabupaten Aceh Jaya pada mata pelajaran fisika Konsep Cacat Mata. Manfaat dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran mata pelajaran fisika Konsep Cacat Mata. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.MIA.1 SMA Negeri 1 Calang Kabupaten Aceh Jaya Tahun Ajaran 2020/2021 sebanyak 27 peserta didik yang terdiri dari 7 laki-laki dan 20 perempuan,, untuk memperoleh data penulis menggunakan teknik tes dan non tes. Setelah data terkumpul penulis mengolah dan menganalisis data dengan cara membandingkan hasil observasi dan tes pada siklus I, II dan siklus III. Pada siklus I secara individual 10 peserta didik tidak mencapai KKM dengan persentase tingkat ketuntasan 63%. Persentase ketuntasan secara klasikal  yaitu ketuntasan 40%. Pada Siklus II persentase tingkat ketuntasan 88% atau 24 peserta didik mencapai KKM. Sedangkan tingkat ketuntasan secara klasikal yaitu 70%. Siklus III secara individual 27 peserta didik mencapai KKM dengan tingkat ketuntasan 100%. Sedangkan secara klasikal dengan tingkat persentase ketuntasan 90%.Kata Kunci: hasil belajar siswa, model pembelajaran problem based learning,   besaran fisika dan pengukurannyaOne way to improve student learning outcomes for Physics subjects, especially the material for physics quantities and their measurements, is to use a picture and picture type learning model. The purpose of this study was to improve student learning outcomes in class X.MIA.1 SMA Negeri 1 Calang, Aceh Jaya district in the physics subject of the Concept of Eye Disability. The benefit of this research is to improve student learning outcomes in physics subjects with Eye Disability Concepts. The subjects of this study were students of class X.MIA.1 SMA Negeri 1 Calang Aceh Jaya District for the Academic Year 2020/2021 as many as 27 students consisting of 7 males and 20 females, to obtain data the authors used test and non-test techniques. After the data is collected, the writer processes and analyzes the data by comparing the results of observations and tests in cycles I, II and III. In the first cycle, 10 students individually did not reach the KKM with a completeness percentage of 63%. The percentage of completeness classically is 40% completeness. In Cycle II, the percentage of completeness was 88% or 24 students reached the KKM. While the classical completeness level is 70%. Cycle III individually 27 students reached the KKM with a 100% completeness level. While classically with a percentage level of 90% completeness.Keywords: student learning outcomes, problem based learning learning models, physical quantities and their measurements
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI TURUNAN FUNGSI ALJABAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Nurmasyittah Nurmasyittah; Iklima Iklima
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i2.2433

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Calang selama 3 bulan di mulai dari bulan Maret sampai bulan Mei 2020 yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengingat dan hasil belajar siswa kelas XI.MIA.2 materi Turunan suatu Fungsi pelajaran Matematika dengan menggunakan model pembelajaran Problem base Learning (PBL) tahun pelajaran 2020/2021. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI.MIA.2 SMA Negeri 1 Calang tahun pelajaran  2020/2021 yang berjumlah 22 orang yang dikategorikan dalam 6 (enam) subjek. Teknik pengumpulan data yaitu yaitu teknik tes dan non tes. Penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus. Data observasi dilakukan dengan melihat keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan cara statistik persentase. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I dari 86,36 % menjadi 100 % pada siklus II. Dari siklus I ke siklus II kemampuan mengingat siswa mengalami peningkatan menjadi lebih baik dengan tercapainya ketuntasan semua siswa. Aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dari kategori baik meningkat menjadi sangat baik. Penerapan model pembelajaran Problem Base Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan mengingat dan hasil belajar matematika pada materi Turunan Fungsi untuk siswa kelas XI.Mia.2 di SMA Negeri 1  Calang pada tahun pelajaran 2020/2021. Kata Kunci: Model Pembelajaran, Problem Base Learning, Turunan Fungsi AljabarThis research was carried out at SMA Negeri 1 Calang for 3 months starting from March to May 2020 which aims to determine the improvement of memory skills and learning outcomes of class XI.MIA.2 students in the Derivatives of a Function in Mathematics by using the Problem base Learning learning model. (PBL) for the 2020/2021 school year. The subjects of this study were students of class XI.MIA.2 SMA Negeri 1 Calang for the academic year 2020/2021, totaling 22 people who were categorized into 6 (six) subjects. Data collection techniques are test and non-test techniques. Classroom action research consists of two cycles. Observation data is done by looking at the activeness of students in the learning process. Data analysis was carried out by means of percentage statistics. Based on the results of the study showed that there was an increase in student learning outcomes in the first cycle from 86.36% to 100% in the second cycle. From cycle I to cycle II, the students' ability to remember has increased for the better with the achievement of all students' mastery. Student learning activities have increased from the good category to very good. The application of the Problem Base Learning (PBL) learning model can improve memory skills and mathematics learning outcomes in Derivative Functions material for class XI.Mia.2 students at SMA Negeri 1 Calang in the 2020/2021 school year.      Keywords: Learning Model, Problem Base Learning, Algebraic Function Derivatives
MENINGKATKAN AKTIFITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI STRATEGI SIKLUS ACE PADA MATERI PENGUKURAN Lismai Dewi; Cut Dian
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i2.2421

Abstract

Penelitian ini berjudul Meningkatkan Aktifitas dan Hasil Belajar Siswa Melalui Strategi Siklus ACE pada Materi Pengukuran Kelas X IA 1 di SMA Negeri 1 Calang. Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: Apakah strategi pembelajaran siklus ACE dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika siswa kelas X IA1 SMA Negeri 1 Calang dengan materi Pengukuran? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika siswa kelas X IA1 SMA Negeri 1 Calang dengan materi Pengukuran. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: Perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (Acting), pengamatan (Observation), dan refleksi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas X yang terdiri dari 22 orang siswa. Data dalam penelitian ini diperoleh dari lembar observasi dan evaluasi siswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan aktifitas siswa pada dua siklus yang dilakukan dengan strategi pembelajaran siklus ACE aktifitas siswa selama pembelajaran berlangsung mengalami peningkatan ditiap siklusnya dimana pada siklus I sebesar 70,83%, siklus II meningkat menjadi 80,63%. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan strategi pembelajaran siklus ACE telah terbukti dapat meningkatkan hasil belajar dan aktifitas siswa selama proses pembelajaran.Kata kunci: Strategi Pembelajaran, Siklus ACE, PengukuranThis research is entitled Improving Student Activities and Learning Outcomes Through the ACE Cycle Strategy in Class X IA 1 Measurement Materials at SMA Negeri 1 Calang. The problems that want to be studied in this research are: Can the ACE cycle learning strategy improve the activity and physics learning outcomes of class X IA1 students of SMA Negeri 1 Calang with Measurement material? While the purpose of this research is to increase the activity and learning outcomes of physics class X IA1 SMA Negeri 1 Calang with measurement material. This study uses two rounds of action research. Each round consists of four stages, namely: planning, action, observation, and reflection. The target of this research is the students of Class X which consists of 22 students. The data in this study were obtained from student observation and evaluation sheets. The data obtained were then analyzed descriptively. The results showed that student activities in two cycles were carried out with the ACE cycle learning strategy, student activities during the learning process increased in each cycle where in the first cycle it was 70.83%, the second cycle increased to 80.63%. The conclusion of this study shows that the ACE cycle learning strategy has been proven to improve student learning outcomes and activities during the learning process.Keywords: Learning Strategy, ACE Cycle, Measurement
KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SEGIEMPAT DAN SEGITIGA DITINJAU DARI KONEKSI MATEMATIS: STUDI KASUS SIWA KELAS VII DI SMPIT NURUL FIKRI BOARDING SCHOOL ACEH Suryawati Suryawati; Cut Hanan Fathiyyah
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i2.2412

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus yang dilakukan pada siswa kelas VII SMPIT Nurul Fikri Boarding School yang dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal segiempat dan segitiga. Namun, diketahui bahwa salah satu penyebab kesulitan yang terjadi adalah karena kemampuan koneksi matematis siswa. Kemampuan koneksi matematika salah satu kemampuan matematis yang harus dimiliki siswa karena kemampuan ini merupakan standar kurikulum yang ditetapkan oleh NCTM. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal materi segiempat dan segitiga ditinjau dari kemampuan koneksi matematis. Metode kualitataif dengan pendekatan deskriptif diterapkan dalam penelitian ini. Subjek penelitian berjumlah 3 siswa yang masing-masing berkatagori memiliki kemampuan koneksi matematis baik, cukup baik dan sangat buruk. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara. Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa siswa mengalami permasalahan pada soal yang diberikan karena adanya factor-faktor yang mempengaruhi kemampuan koneksi matematis, seperti pengetahuan prasyarat, pengetahuan mata pelajaran lain dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan matematika.Kata Kunci: Kemampuan Koneksi Matematis, Kesulitan Siswa This research is a case study conducted in class VII at SMPIT Nurul Fikri Boarding School, which is motivated by students' difficulties in solving quadrilateral and triangle problems. However, it is known that one of the causes of the difficulties that occur is due to the students’ mathematical connection ability. Mathematical connection ability is one of the mathematical abilities that must be possessed by students because mathematical connection skills are the curriculum standards set by NCTM. Therefore, the purpose of this research is to discover the students' difficulties in solving quadrilateral and triangle material problems in terms of mathematical connection abilities. A qualitative method with a descriptive approach was applied to this study. The research subjects were 3 students, each of whom is categorized as having good, good enough, and very poor mathematical connection ability. Data collection was carried out using interview techniques. Based on the results of the interviews, it is known that students have difficulty understanding the problems in the question set due to factors that affect the ability of mathematical connections, such as prerequisite knowledge, knowledge of other subjects, and experiences in everyday life related to mathematics.Keywords: Mathematical Connection Ability, Student Difficulties
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MEMAHAMI TEKS AKADEMIK BAHASA INGGRIS Rahmat Fajri; Nelliraharti Nelliraharti; Rahmat Alimin
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i2.2428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi kemampuan mahasiswa Universitas Ubudiyah Indonesia  dalam memahami teks akademik bahasa Inggris. Peneliti menggunakan metode kualitatif untuk melakukan penelitian ini. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa  jurusan ilmu gizi dan psikologi  Universitas Ubudiyah Indonesia. Kelas tersebut adalah sampel yang dijadikan  dalam penelitian ini. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah soal teks akademik bahasa Inggris yang terdiri dari dua puluh lima pertanyaan dimana terdapat lima item yang diuji yaitu ide pokok bacaan, informasi rinci (detail), informasi tersurat, informasi tersirat, dan kosakata bacaan dan kuisioner. Hasil penelitian ini menunjukan kemampuan mahasiswa dalam memahami teks akademik bahasa Inggris berada pada tingkat menengah awal.  Ada beberapa faktor yang mempengaruhi  mahasiswa dalam memahami teks akademik bahasa Inggris yaitu kurangnya kosakata dan kebiasaan membaca teks  bahasa Inggris.  Dari hasil penelitian ini dapat dijadikan pedoman bagi pengajar bahasa Inggris untuk menentukan bahan ajar  yang sesuai dengan tingkat kemampuan pemahaman teks akademik bahasa Inggris.Kata Kunci:  akademik teks, kemampuan, bahasa inggrisThis study aims to analyze the ability of students at the University of Ubudiyah Indonesia in understanding English academic texts. Researchers used qualitative methods to conduct this research. The population of this study were students majoring in nutrition and psychology at the University of Ubudiyah Indonesia. The class is the sample used in this study. The instrument used in the study was an English academic text question consisting of twenty-five questions in which five items were tested, namely the main idea of the reading, detailed information (detail), explicit information, implied information, and reading vocabulary and questionnaires. The results of this study indicate that students' ability to understand English academic texts is at the early intermediate level. There are several factors that influence students in understanding English academic texts, namely the lack of vocabulary and the habit of reading English texts. From the results of this study, it can be used as a guide for English teachers to determine teaching materials that are in accordance with the level of ability to understand English academic texts.Keywords: academic text, ability, English
PENINGKATAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL Rita Safrianti; Nelliraharti Nelliraharti
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i2.2417

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas bimbingan dan konseling (PTK BK). Ada bermacam jenis layanan dalam BK, salah satunya adalah layanan bimbingan belajar. Pada penelitian ini, sumber data diperoleh dari: (1) Data proses diperoleh dari peneliti dalam memberikan layanan bimbingan kelompok dan siswa sewaktu mengikuti layanan dan situasi pada saat layanan. (2) Data hasil diperoleh dari pengamatan terhadap siswa berupa hasil remedial teaching siswa dalam ulangan harian. Pengumpulan data melalui angket terhadap 21 (orang) siswa. Pada siklus I, terdapat 15 siswa tidak sesuai dari aspek yang diterapkan karena masih menggantungkan kepada teman dan kurangnya kemandirian belajar siswa. Setelah dilaksanakan layanan bimbingan klasikal dan siswa mengisi angket kemandirian belajar, pencapaian kemandirian belajar siswa meningkat, dari 21 siswa terdapat 8 siswa yang masih kurang dalam kemandirian belajar. Dengan kata lain terdapat peningkatan dalam hal kemandirian belajar pada siswa setelah dilakukan layanan bimbingan klasikal dari 35 % pada siklus I meningkat menjadi 65 % pada siklus II. Sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan klasikal kepada siswa dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa.Kata Kunci: Kemandirian, Belajar Siswa, Bimbingan KlaksialThis type of research is action research guidance and counseling class (PTK BK). There are various types of services in BK, one of which is tutoring services. In this study, the data sources were obtained from: (1) Process data were obtained from researchers in providing group and student guidance services while participating in the service and the situation at the time of service. (2) The data obtained from observations of students in the form of remedial teaching results of students in daily tests. Collecting data through a questionnaire to 21 (persons) students. In the first cycle, there were 15 students who did not fit the applied aspect because they still depended on their friends and lacked student learning independence. After implementing classical guidance services and students filling out learning independence questionnaires, the achievement of student learning independence increased, from 21 students there were 8 students who were still lacking in learning independence. In other words, there is an increase in learning independence in students after classical guidance services are carried out from 35% in the first cycle to 65% in the second cycle. So it can be concluded that classical guidance services to students can increase student learning independence.Keywords: Independence, Student Learning, Classical Guidance
STRATEGI HIGH FIVE DALAM MEMBACA PEMAHAMAN Rafni Rafni; Herawati Herawati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i2.2527

Abstract

Dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa Perguruan Tinggi wajib melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu: pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Program penelitian dilakukan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia secara berkala dalam satu semester atau pun pertahun akademik. Sebagai salah satu bentuk penelitian yang dapat dilakukan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia adalah: “Strategi High Five dalam Membaca Pemahaman”. Pentingnya memberikan edukasi mengenai strategi pembelajaran untuk membantu siswa dalam memahami bacaan dengan baik. Selain itu, kiranya siswa dapat memiliki keterampilan dan kesadaran dalam mengembangkan kemampuannya sesuai dengan kegiatan strategi high five. Oleh karena itu, pelaksanaan penelitian guna membantu para siswa agar memiliki keinginan dan memberikan kemudahan dalam kegiatan memahami pembelajaran dengan kegiatan yang aktif dan menyenangkan. Metode pelaksanaan penelitian ini menggunakan metode tinjauan Pustaka. Sumber data yang diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal, laporan penelitian, buku maupun e-book, serta sumber Pustaka lainnya. Hasil pelaksanaan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Strategi High five dapat memberikan kegiatan yang berbeda-beda selama proses pembelajaran seperti saat sebelum membaca, saat membaca, dan setelah membaca. Kegiatan yang bervariasi ini akan membuat suasana kelas aktif dan menyenangkan bagi siswa. Menimbulkan prior knowledge dengan memberikan stimulus-stimulus berupa mengaitkannya dengan kemampuan dan pengalaman awal siswa akan meningkatkan keingintahuan siswa terhadap teks sehingga akan meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa.Kata kunci: high five, membaca pemahaman In Law Number 20 of 2003 concerning the National Education System it is stated that Higher Education is obliged to carry out the Tri Dharma of Higher Education, namely: teaching, research and community service. The research program is carried out by the University of Ubudiyah Indonesia periodically in one semester or even per academic year. As one form of research that can be carried out by the University of Ubudiyah Indonesia is: "High Five Strategy in Students' Reading Comprehension". The importance of providing education about learning strategies to help students understand reading well. In addition, presumably students can have the skills and awareness in developing their abilities in accordance with the high five strategy activities. Therefore, the implementation of research is to help students to have desires and provide convenience in understanding learning activities with active and fun activities. The method of conducting this research uses the literature review method. Sources of data obtained from various sources such as journals, research reports, books and e-books, as well as other library sources. The results of the implementation of this study can be concluded that the High five strategy can provide different activities during the learning process such as before reading, while reading, and after reading. These varied activities will make the class atmosphere active and fun for students. Generating prior knowledge by providing stimuli in the form of associating it with students' abilities and prior experiences will increase students' curiosity about the text so that it will improve students' reading comprehension skills.Keywords: high five, reading comprehension
PENGGUNAAN PENDEKATAN COOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MATA PELAJARAN FISIKA PADA MATERI ELASTISITAS Marzuki Marzuki; Azirah Azirah
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i2.2422

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Calang selama tiga bulan sejak bulan Agustus sampai Oktober 2021 bertujuan untuk meningkatkan kemampuan melalui penggunaan pendekatan Cooperatif Tipe Jigsaw  pada materi Elastisitas bagi siswa kelas XI IPA1 SMA Negeri 1 Calang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa-siswi Kelas XI IPA1 SMA Negeri 1 Calang tahun pelajaran 2021/2022 sebanyak 21 siswa. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif komparatif dan analisis deskriptif kualitatif hasil observasi. Melalui penggunaan pendekatan Cooperatif Tipe Jigsaw  pada materi Elastisitas bagi siswa kelas XI IPA1 SMA Negeri 1 Calang diperoleh hasil tes pada siklus I  dengan persentase ketuntasan 33% nilai rata-rata kelas 63 dan meningkat pada hasil tes siklus II sebesar 62% dengan nilai rata-rata kelas 70. Pada kedua siklus ini terjadi perubahan aktifitas dan perolehan nilai yang signifikan bila dibandingkan dengan pra siklus dengan ketuntasan belajar yang hanya mencapai  19% dan nilai rata-rata adalah 55. Dengan demikian  melalui penggunaan pendekatan Cooperatif Tipe Jigsaw dapat meningkatkan kemampuan materi elastisitas bagi siswa kelas XI IPA1 SMA Negeri 1 Calang. Selain itu,  hasil pengamatan  pada proses belajar mengajar  memperlihatkan perubahan siswa lebih aktif pada siklus I dan siklus II.Kata Kunci :    Pendekatan Cooperatif Tipe Jigsaw,  materi ElastisitasThis research was conducted at SMA Negeri 1 Calang for three months from August to October 2021 aiming to improve skills through the use of the Jigsaw Type Cooperative approach in the material of elasticity for class XI IPA1 students of SMA Negeri 1 Calang. The research method used is classroom action research (CAR) which consists of 2 cycles. The research subjects were 21 students of Class XI IPA1 of SMA Negeri 1 Calang in the 2021/2022 academic year. Data analysis used comparative descriptive analysis techniques and qualitative descriptive analysis of observations. Through the use of the Jigsaw Cooperative approach in the Elasticity material for students of class XI IPA1 SMA Negeri 1 Calang, the test results in the first cycle were obtained with a completeness percentage of 33%, the average value of class 63 and increased in the second cycle test results by 62% with an average score grade 70. In these two cycles there was a significant change in activity and score acquisition when compared to the pre-cycle with learning completeness which only reached 19% and the average score was 55. Thus, through the use of the Jigsaw Type Cooperative approach, it can improve the ability of elasticity material for students in class XI IPA1 at SMA Negeri 1 Calang. In addition, the results of observations on the teaching and learning process showed that students were more active in cycle I and cycle II.Keywords: Jigsaw Type Cooperative Approach, Elasticity material