cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE
ISSN : 24423106     EISSN : 26155338     DOI : -
Core Subject : Education,
The aim of the Journal of Education Science (JES), p-ISSN 2442-3106, e-ISSN 2615-5338 is to provide an international forum for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Nelliraharti Nelliraharti; Nurmalina Nurmalina
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i1.1983

Abstract

Manajemen pendidikan Islam merupakan suatu proses pengelolaan pendidikan secara islami dengan memanfaatkan sumber daya yang ada baik manusia, fisik, modal dan informasi dalam organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan secara efektif sdan efisien. Pembentukan karakter siswa pada era 4.0 sangat diperlukan karena pada masa ini perkembangan tekhnologi tidak terbendung dan penyebaran informasi sangat cepat dan dapat di akses oleh siapa saja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen pendidikan islam dalam membentuk karakter siswa di era revolusi 4.0. metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) yaitu penelitian yang objek kajiannya menggunakan data pustaka berupa buku-buku sebagai sumber datanya. Hasil penelitian yaitu Pembentukan karakter siswa bisa dilakukan secara terpadu dengan pembelajaran. Pendidikan karakter berhubungan erat dengan keteladanan, lingkungan yang bagus, dan pembiasaan. Hal yang harus dibiasakan oleh seorang guru dalam membangun karakter anak didiknya yaitu menjadi contoh bagi siswa, menjadi apresiator, mengajarkan nilai moral pada setiap pelajaran, bersikap jujur dan terbuka pada setiap kesalahan, mengajarkan sopan santun, memberi kesempatan siswa belajar menjadi pemimpin dan berbagi pengalaman inspiratif. Program sekolah terhadap pembentukan karakter siswa juga harus didukung dengan manajemen sumber daya manusia yang baik. Program sekolah yang disusun harus bisa mendukung berbagai program yang berhubungan dengan nilai-nilai karakter seperti bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, disiplin, bekerja keras, jujur, sopan, hormat, cinta tanah air, cinta ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya. Pendidikan karakter merupakan tanggung jawab semua pihak baik itu orang tua, sekolah maupun masyarakat. Kerjasama yang baik antara sekolah, orang tua dan masyarakat akan membentuk karakter islami kepada siswa dengan cepat.Kata Kunci : Manajemen, Pendidikan Islam, Karakter SiswaIslamic education management is a process of Islamic education management by utilizing existing human, physical, capital and information resources in the organization to achieve the goals that have been determined effectively and efficiently. The formation of student character in the 4.0 era is very necessary because at this time the development of technology is unstoppable and the dissemination of information is very fast and can be accessed by anyone. The purpose of this study was to determine the management of Islamic education in shaping the character of students in the 4.0 revolution era. The research method used is library research, namely research whose object of study uses library data in the form of books as data sources. The result of the research is that the formation of student character can be done in an integrated manner with learning. Character education is closely related to example, a good environment, and habituation. Things that a teacher must get used to in building the character of their students are being an example for students, being an appreciator, teaching moral values in every lesson, being honest and open to every mistake, teaching manners, giving students opportunities to learn to be leaders and sharing inspirational experiences. School programs for the formation of student character must also be supported by good human resource management. School programs that are arranged must be able to support various programs related to character values such as fear of God Almighty, discipline, hard work, honesty, courtesy, respect, love for the homeland, love for science, and so on. Character education is the responsibility of all parties, be it parents, schools and the community. Good cooperation between schools, parents and the community will quickly shape Islamic character to students.                                                                                                      Keywords: Management, Islamic Education, Student Character
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI TEKS ANEKDOT Erniati Erniati; Salwa Hayati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i1.1979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas X IPS 2 SMA Negeri 1 Jaya melalui penggunaan Model Kooperatif Tipe Snowball Throwing pada Materi Teks Anekdot pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dari bulan September sampai November 2021 yang terdiri atas 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa-siswi kelas X IPS 2 SMA Negeri 1 Jaya tahun pelajaran 2021/ 2022 sebanyak 25 siswa. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif komparatif dengan membandingkan kondisi awal dengan hasil-hasil yang dicapai pada setiap siklus, dan analisis deskriptif kualitatif hasil observasi  dengan membandingkan hasil observasi dan refleksi pada siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan model kooperatif tipe Snowball dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas X IPS 2 SMA Negeri 1 Jaya pada materi Teks Anekdot pelajaran Bahasa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dari hasil tes pada siklus I  dengan persentase ketuntasan sebesar 44 % nilai rata-rata kelas sebesar 75,2 dan meningkat pada hasil tes siklus II sebesar 88 % dengan nilai rata-rata kelas 90,2.Kata kunci:  Model Kooperatif, Tipe Snowball Throwing, Teks AnekdotThis study aims to improve students' understanding of class X Social Sciences 2 SMA Negeri 1 Jaya through the use of the Snowball Throwing Type Cooperative Model in Indonesian Anecdotal Text Materials. This research is classroom action research (CAR) conducted from September to November 2021 consisting of 2 cycles. The subjects of the research were 25 students of class X Social Sciences 2 SMA Negeri 1 Jaya in the 2021/2022 academic year. Data analysis used comparative descriptive analysis techniques by comparing the initial conditions with the results achieved in each cycle, and qualitative descriptive analysis of observations by comparing the results of observations and reflections in cycle I and cycle II. The results showed that the use of the Snowball-type cooperative model could improve the understanding of the students of class X IPS 2 at SMA Negeri 1 Jaya on the anecdotal text of the Indonesian language lesson. This is shown from the test results in the first cycle with a completeness percentage of 44%, the class average value of 75.2 and an increase in the second cycle test results by 88% with a class average value of  90.2.Keywords: Cooperative Model, Snowball Throwing Type, Anecdotal Text
PENERAPAN QUANTUM TEACHING PADA KEMAMPUAN PROFESIONAL GURU DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DAPAT MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA SD NEGERI 35 KOTA BANDA ACEH Said Ashlan; Hambali Hambali
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i1.1984

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penerapan quantum teaching pada kemampuan profesional guru dalam mata pelajaran bahasa Indonesia dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada SD Negeri 35 kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian yaitu siswa SD Negeri 35 kota Banda Aceh yang berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, wawancara kepada guru kelas yang terkait, observasi untuk sumber data peristiwa dan analisis dokumen, selanjutnya dengan menggunakan teknik snow ball sampling melalui siklus penelitian yang terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting) terhadap tindakan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar, hal ini terlihat dari tingkat persentase (%) keaktifan siswa mau melakukan tugas dan aktif dalam kegiatan diskusi, nilai siklus I mencapai nilai 22% dari 5 orang siswa, siklus II mencapai nilai 70% dari 16 siswa dan pada siklus III dari 21 siswa mencapai nilai 91%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan quantum teaching pada kemampuan profesional guru dalam mata pelajaran bahasa Indonesia dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.Kata Kunci: Quantum teaching, Profesionalitas guru, dan Motivasi belajarThis study was conducted to determine the extent to which the application of quantum teaching on the professional ability of teachers in Indonesian subjects can increase students' learning motivation at SD Negeri 35 Banda Aceh. This type of research is classroom action research (CAR). The research subjects were the students of SD Negeri 35 Banda Aceh, totaling 23 students. Data collection techniques were carried out through observation, interviews with related class teachers, observations for event data sources and document analysis, then using snow ball sampling technique through a research cycle consisting of planning (planning), acting (acting), observing (observing). , and reflection (reflecting) on the action. Data analysis used quantitative and qualitative descriptive statistics. The results showed an increase in learning outcomes, this can be seen from the percentage level (%) of active students willing to do assignments and be active in discussion activities, the value of the first cycle reached a value of 22% of 5 students, the second cycle reached a value of 70% of 16 students and in the third cycle of 21 students achieved a score of 91%. Thus, it can be concluded that by applying quantum teaching to the professional ability of teachers in Indonesian subjects, it can increase students' learning motivation.Keywords: Quantum teaching, teacher professionalism, and learning motivation.
PEMBELAJARAN MATERI PERSAMAAN TRIGONOMETRI DI MASA PANDEMI DENGAN MENGGUNAKAN TEUNGKU RANGKANG COOPERATIVE LEARNING Iklima Iklima; Murnia Suri
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i1.1973

Abstract

Banyaknya keluhan tentang kesulitan belajar matematika secara daring berbanding lurus dengan hasil belajar matematika. Salah satu penyebab adalah terlalu sedikit waktu yang tersedia atau yang terjadwal di dalam satu kelas. Kondisi ini membuat siswa kurang bergairah dan tidak menikmati pembelajaran, sehingga sangat diharapkan ada suatu pembelajaran yang bisa mengakomodir hal tersebut. Pembelajaran Teungku Rangkang diharapkan dapat lebih efektif dalam hal penggunaan waktu dan peran siswa  dalam proses pembelajaran sesuai dengan kondisi pandemi saat ini. Penelitian ini menerapkan  pembelajaran Teungku Rangkang ini  pada materi; Persamaan Trigonometri. Pada pembelajaran ini seorang  guru selaku Teungku Dayah (teungku Chiek) akan menentukan siapa diantara  santrinya yang akan menjadi  perpanjangan tangannya, yang kemudian akan dikenal sebagai Teungku Balee dengan pembelajaran konvensional  secara klasikal melalui Google Classroom dan Whatshap Group. Temuan dari penelitian ini disimpulkan bahwa penerapan  Pembelajaran Kooperatif Teungku Rangkang dapat meningkatkan hasil belajar sebanyak 20,29 %. dan aktifitas siswa dengan skala ≥ 3  yang merupakan katagori baik mata pelajaran Matematika khususnya Kompetensi Dasar 3.1: Menjelaskan dan menentukan penyelesaian dan persamaan Trigonometri siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Banda Aceh Tahun Pelajaran 2020-2021.Kata Kunci; Belajar di masa Pandemi, Pembelajaran Kooperatif Teungku RangkangThe number of complaints about difficulties in mathematics online learning is directly proportional to the results of its learning. One of the reason is that there is too little available or scheduled time in one class. This condition makes students less enthusiastic and do not enjoy learning so that it is hoped that there is a learning that can accommodate this. Teungku Rangkang’s learning is expected to be more effective in terms of the spending time and the role of students in the learning process in accordance with the current pandemic conditions. The author tried to apply this learning model to the material; Trigonometric Equations. In this lesson, the teacher researcher as Teungku Dayah (Teungku Chiek) would determine which of the students would become the extension who would later be known as Teungku Balee. This teaching learning process conducted by classical conventional learning through Google Classroom and WhatsApp group. The findings of this study concluded that the application of Teungku Rangkang Cooperative Learning can increase the learning outcomes by 20.29% and students’ activities with a scale of 3 which is a good category for Mathematics subjects, especially Basic Competencies 3.1 Explaining and determining solutions and trigonometric equations for students at XI MIPA SMA Negeri 1 Banda Aceh for the academic year 2020-2021.Keywords: Learning in Pandemic situation, Teungku Rangkang Cooperative Learning
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN MENGGUNAKAN MODEL PBL Suri Imanda; Nelliraharti Nelliraharti
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i1.1980

Abstract

Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi.  Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Jaya Kecamatan Jaya Kabupaten Aceh Jaya. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif dan lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (67,85%), siklus II (75,00%), siklus III (92,85%). Berdasarkan data yang didapatkan dari penelitian ini adalah pembelajaran menggunakan model pembelajaran kontekstual berbasis masalah atau problem based learning (PBL)  dapat berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Jaya  Kecamatan Jaya Kabupaten Aceh Jaya. Model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran Biologi terutama pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan.Kata Kunci: Efektivitas, kontekstual berbasis masalah dan prestasiThis research uses three cycles of action research. Each cycle consists of four stages, namely: design, activities and observations, reflection, and revision. The targets of this study were students of class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Jaya, Jaya District, Aceh Jaya Regency. The data obtained in the form of formative test results and observation sheets of teaching and learning activities. From the results of the analysis, it was found that student learning achievement increased from cycle I to cycle III, namely, cycle I (67.85%), cycle II (75.00%), cycle III (92.85%). Based on the data obtained from this study, learning using a problem-based contextual learning model or problem based learning (PBL) can have a positive effect on student achievement in class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Jaya, Jaya District, Aceh Jaya Regency. This learning model can be used as an alternative in learning biology, especially on the material structure and function of plant tissues.Keywords: Effectiveness, problem-based contextual and achievement.
PENERAPAN PEMBELAJARAN DARING MELALUI APLIKASI POWERPOINT DAPAT MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA SISWA KELAS 2 MIT TANZIL KOTA BANDA ACEH Said Ashlan; Iis Marsithah
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i1.1985

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk penerapan pembelajaran daring melalui aplikasi power poit dapat meningkatkan motivasi dan  hasil belajar pada siswa kelas 2 MIT Tanzil Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjeknya adalah siswa kelas 2 MIT Tanzil yang berjumlah 20 orang siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, dan wawancara. Analisis data yang digunakan statistik deskripstif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar, hal ini dapat dilihat dari ketuntaasan KKM siswa pra tindakan dan setiap siklus yaitu pada pra tindakan sebesar 66,67%. Pada siklus 1 (satu) 33,33% dan siklus 2 (dua) 27,78%. Hal tersebut diiringi dengan peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dari para tindakan sebesar 65, siklus 1 72,22 dan siklus 2 sebesar 82,78. Begitu juga motivasi siswa dari siklus 1 juga mengalami kenaikan pada siklus 2. Dari rata-rata siklus 1 sebesar 76,5 kategori cukup pada siklus 2 sebesar 87 kategori baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran daring menggunakan media power point dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.Kata kunci: Motivasi, Hasil Belajar, Pembelajaran Daring, PowerpointThis research was carried out with the aim of implementing online learning through the power point application to increase motivation and learning outcomes in grade 2 students at MIT Tanzil City, Banda Aceh. This type of research is classroom action research (CAR). The subjects were grade 2 MIT Tanzil students, totaling 20 students. Data collection techniques using observation and tests, and interviews. Data analysis used quantitative and qualitative descriptive statistics. The results showed an increase in learning outcomes, this can be seen from the completeness of the pre-action KKM students and each cycle, namely in the pre-action by 66.67%.In cycle 1 (one) 33.33% and cycle 2 (two) 27.78%. This was accompanied by an increase in the average student learning outcomes from the actions of 65, cycle 1 was 72.22 and cycle 2 was 82.78. Likewise, the motivation of students from cycle 1 also increased in cycle 2. From the average cycle 1 of 76.5 categories, it was sufficient in cycle 2 of 87 good categories. Thus, it can be concluded that online learning using power point media can increase students' motivation and learning outcomes.Keywords: Motivation, Learning Outcomes, Online Learning, Powerpoint
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA MATERI PERKEMBANGAN ISLAM Sumiarti Sitepu; Murnia Suri
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i1.1974

Abstract

Penelitian yang berjudul ”Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Media Gambar Pada Materi Perkembangan Islam” ini mengangkat masalah Apakah ada pengaruh penggunaan media gambar terhadap hasil belajar siswa pada materi Perkembangan Islam mata pelajaran pendidikan agama islam. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa- siswi kelas XII IPA di SMA Negeri 1 Indra Jaya kabupaten Aceh Jaya  yang berjumlah 10 siswa. Untuk mengetahui pengaruh Penggunaan Media Gambar Terhadap Hasi Belajar siswa Pada Materi Perkembangan Islam Di Kelas XII IPA SMA Negeri 1 Indra Jaya Aceh Jaya Tahun Pelajaran 2021/2022 dilakukan observasi terhadap hasil belajar siswa. Hasil siklus 1 didapatkan hasil ulangan harian siklus dengan nilai rata-rata kelas yang didapat siswa yaitu 69 dan ketuntasan kelas 40%, pada siklus kedua hasil belajar siswa didalam kelas dengan rata- rata 90% dan didapatkan hasil ulangan harian dengan nilai rata-rata kelas yang didapat siswa yaitu 82. Berdasarkan hasil penelitian  dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Indra Jaya kabupaten Aceh Jaya Tahun Pelajaran 2021/2022 pada materi perkembangan islam.  Kata Kunci : media pembelajaran, media gambar, hasil belajar, perkembangan IslamThe research, entitled "Improving Student Learning Outcomes by Using Picture Media in Islamic Development Materials" raises the issue of whether there is an effect of using picture media on student learning outcomes in Islamic development materials for Islamic religious education subjects. This research was conducted on 10 students of class XII science at SMA Negeri 1 Indra Jaya, Aceh Jaya district. To determine the effect of the use of image media on student learning outcomes in Islamic development materials in class XII science at SMA Negeri 1 Indra Jaya Aceh Jaya for the academic year 2021/2022, observations were made on student learning outcomes. The results of the first cycle, the results of the daily test cycle with the average grade value obtained by students are 69 and class completeness is 40%, in the second cycle the student learning outcomes in the class with an average of 90% and the results of daily tests are obtained with the class average value. The results obtained by students are 82. Based on the results of the study, it can be concluded that the use of image media can improve student learning outcomes for class XII science at SMA Negeri 1 Indra Jaya, Aceh Jaya district in the 2021/2022 academic year on Islamic development materials.Keywords: learning media, picture media, learning outcomes, Islamic development.
MENINGKATKAN MINAT MENGIKUTI KEGIATAN KEPRAMUKAAN MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Fitri Yanti; Salwa Hayati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i1.1981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat siswa dalam mengikuti kegiatan kepramukaan pada siswa sesudah mengikuti layanan bimbingan kelompok. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan subjek sebanyak sepuluh orang siswa kelas X IPA-1 di SMA Negeri 1 Jaya yang mempunyai minat dalam mengikuti kegiatan kepramukaan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala psikologi, observasi, dan dokumentasi. Untuk menganalisis data digunakan teknik analisis data kuantitatif dan analisis deskriptif persentase. Dari hasil penelitian diketahui bahwa, (1) 10 responden yang menjadi sampel memiliki persentase rata- rata minat mengikuti kegiatan kepramukaan 58.00% (kategori sedang) sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok . (2) Setelah diberi layanan bimbingan kelompok secara umum responden memiliki rata-rata post test sebesar 76.20% (kategori tinggi). Simpulan dari penelitian ini adalah meningkatnya minat siswa mengikuti kegiatan kepramukaan setelah mendapatkan layanan bimbingan kelompok. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan (1) Guru pembimbing disekolah dapat menggunakan layanan bimbingan kelompok dalam berupaya untuk meningkatkan minat mengikuti kegiatan kepramukaan pada siswa. (2) Sebaiknya siswa senantiasa menjaga minat mengikuti kegiatan kepramukaan yang diadakan di sekolah yang telah diperoleh dari layanan Bimbingan Kelompok.Kata kunci: Minat mengikuti kegiatan kepramukaan, layanan bimbingan kelompok.This study aims to determine the increase in student interest in participating in scouting activities in students after participating in group guidance services. The type of research used in this research is experimental research. The research subjects in this study were ten students of class X IPA-1 at SMA Negeri 1 Jaya who had an interest in participating in scouting activities. The data collection method used is a psychological scale, observation, and documentation. To analyze the data used quantitative data analysis techniques and percentage descriptive analysis. From the results of the study, it is known that, (1) 10 respondents who became the sample had an average percentage of interest in participating in scouting activities of 58.00% (medium category) before being given group guidance services. (2) After being given group guidance services, in general, respondents have an average post test of 76.20% (high category). The conclusion of this research is the increasing interest of students in participating in scouting activities after receiving group guidance services. Based on the results of the study, it is suggested that (1) Supervising teachers in schools can use group guidance services in an effort to increase students' interest in participating in scouting activities. (2) Students should always maintain an interest in participating in scouting activities held in schools that have been obtained from Group Guidance services.Keywords: Interest in participating in scouting activities, group guidance services.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL MARKET PLACE ACTIVITY MATERI KEDUDUKAN AL-QUR’AN, HADIS DAN IJTIHAD DI SMKN 2 BANDA ACEH Mukhlis Mukhlis; Muhammad Yunus
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i1.2049

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kenyataan kondisi pembelajaran yang selama ini masih banyak menggunkan metode ceramah yang membuat suasana pembelajaran tampak kaku dan menoton, sehingga mengakibatkan  rendahnya pemahaman dan hasil belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Agama Islam pada materi Menganalisis kedudukan al-qur’an, hadis dan ijtihad sebagai sumber  hukum islam. Hal ini ditunjukan dengan hasil belajar siswa yang dibawah KKM. Model Market Place Activity dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan pemahaman yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar siswa. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai Model Market Place Activity dalam meningkatkan hasil belajar siswa.Tujuan penelitian: untuk mengetahui Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui  Model Market Place Activity Pada Materi Menganalisis Kedudukan Al-Qur’an, Hadis Dan Ijtihad Sebagai Sumber  Hukum Islam Di Kelas X TPG SMKN 2 Banda Aceh.Jenis penelitian: penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X TPG yang berjumlah 25 siswa yang terdiri dari 24 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan di SMKN 2 Banda Aceh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil Penelitian:  diketahui bahwa dengan penerapan model Model Market Place Activity dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Menganalisis Kedudukan Al-Qur’an, Hadis Dan Ijtihad Sebagai Sumber  Hukum Islam, pada siklus I, siklus II. Sebelum siklus diketahui bahwa nilai rata-rata siswa 70,96 dengan ketuntasan belajar  56%, pada siklus I diketahui dengan nilai rata-rata 81,28 dengan ketuntasan klasikal 68%, pada siklus II nilai rata-rata naik menjadi 84,28 dengan ketuntasan klasikal 92%. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa dengan penerapan Model Market Place Activity dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X TPG pada Menganalisis Kedudukan Al-Qur’an, Hadis Dan Ijtihad Sebagai Sumber  Hukum Islam di SMK Negeri 2 Banda Aceh.Kata Kunci: Pembelajaran Model Market Place Activity, menganalisis kedudukan al-qur’an, hadis dan ijtihad Improving Student Learning Outcomes Through the Market Place Activity Model for the Position of Al-Qur'an, Hadith and Ijtihad At SMKN 2 Banda AcehThis research is motivated by the fact that learning conditions so far still use the lecture method which makes the learning atmosphere look stiff and monotonous, resulting in low understanding and learning outcomes of students in Islamic Religious Education subjects in the material Analyzing the position of the Qur'an, Hadith and ijtihad as a source of Islamic law. This is indicated by student learning outcomes that are below the KKM. The Market Place Activity model can be an alternative to improve understanding which in turn will improve student learning outcomes. Therefore, researchers are interested in conducting further research on the Market Place Activity Model in improving student learning outcomes.The purpose of the study: to determine the improvement of student learning outcomes through the market place activity model in analyzing the position of the Qur'an, Hadith and Ijtihad as a source of Islamic law in class X TPG SMKN 2 Banda Aceh. Type of research: classroom action research. The subjects of this study were students of class X TPG, totaling 25 students consisting of 24 male students and 11 female students at SMKN 2 Banda Aceh. Data collection techniques used are observation sheets, tests, and documentation. Research results: it is known that the application of the Market Place Activity Model model can improve student learning outcomes in the material of Analyzing the Position of the Qur'an, Hadith and Ijtihad as a Source of Islamic Law, in cycle I, cycle II. Before the cycle it was known that the average score of students was 70.96 with 56% learning completeness, in the first cycle it was known with an average value of 81.28 with 68% classical completeness, in the second cycle the average value rose to 84.28 with completeness classic 92%. Thus, it can be concluded that the application of the Market Place Activity Model can improve the learning outcomes of class X TPG students in Analyzing the Position of the Qur'an, Hadith and Ijtihad as a Source of Islamic Law at SMK Negeri 2 Banda Aceh.Keywords: Learning Market Place Activity Model, analyzing the position of the Koran, hadith and ijtihad
PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM MENINGKATKAN KREATIFITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI MIN LAMBARO ACEH BESAR Herawati Herawati; Fitria Fitria
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i1.2067

Abstract

Penelitian ini berawal dari temuan masalah di MIN Lambaro Aceh Besar; dimana proses pembelajaran terlihat kurang memfasilitasi peran serta aktif peserta didik, sehingga aspek kreativitas peserta didik kurang berkembang. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kemampuan dan keterampilan guru dalam memadukan variasi berbagai pendekatan, metode, model maupun strategi belajar yang efektif dan interaktif, selain dari sebab kurangnya fasilitas dan media pembelajaran yang mampu merangsang keaktifan dan kreativitas belajar peserta didik. sehingga hal ini dapat berdampak pada minimnya minat, rasa ingin tahu, ketekunan dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran IPA yang pada akhirnya berpotensi melahirkan para peserta didik pasif dan konsumtif oleh karena tidak terfasilitasinya bakat, minat dan kreatifitas belajar sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: aktivitas guru, aktivitas peserta didik, dan kreativitas peserta didik dalam pembelajaran IPA dengan pendekatan saintifik. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV-a MIN Lambaro Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Semester Genap Tahun Pelajaran 2021/2022 sebanyak 39 orang. Instrumen yang digunakan adalah: lembar observasi aktivitas guru dan peserta didik serta rubrik kreativitas peserta didik dengan menggunakan analisis persentase. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh bahwa aktivitas guru dalam pembelajaran IPA dengan pendekatan saintifik pada siklus I sebesar 70,45% (kategori cukup baik) dan mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 98,80% (kategori baik sekali). Adapun aktivitas peserta didik dalam pembelajaran IPA dengan pendekatan saintifik pada siklus I berkisar 70,24% (kategori cukup baik), selanjutnya mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 95,23% (kategori baik sekali), dan (3) Pembelajaran IPA dengan pendekatan saintifik mampu meningkatkan kreativitas peserta didik dengan persentase sebesar 70,38% (kategori cukup kreatif) pada siklus I, selanjutnya mencapai kategori sangat kreatif dengan persentase 91,67% pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik dapat meningkatkan kreativitas peserta didik dalam pembelajaran IPA.Kata Kunci: Pendekatan Saintifik, Kreatifitas, dan Pembelajaran IPAThis research started from finding problems in MIN Lambaro Aceh Besar; where the learning process does not seem to facilitate the active participation of students, so that the creativity aspect of students is less developed. This is due to the lack of ability and skills of teachers in combining a variety of approaches, methods, models and learning strategies that are effective and interactive, apart from the lack of facilities and learning media that are able to stimulate active learning and creativity of students. so that this can have an impact on the lack of interest, curiosity, perseverance and involvement of students in the science learning process which in the end has the potential to give birth to passive and consumptive students because talent, interest and creativity in learning are not facilitated according to their potential. The purpose of this study was to determine: teacher activities, student activities, and student creativity in learning science with a scientific approach. This research method uses Classroom Action Research (CAR). The subjects of this study were all 39 students of class IV-a MIN Lambaro Sub-district, Aceh Besar District, Even Semester for the 2021/2022 Academic Year. The instruments used are: teacher and student activity observation sheets and the rubric of student creativity using percentage analysis. Based on the results of data analysis, it was found that the activity of teachers in science learning with a scientific approach in the first cycle was 70.45% (good enough category) and increased in the second cycle by 98.80% (very good category). The activities of students in science learning with a scientific approach in the first cycle ranged from 70.24% (good enough category), then increased in the second cycle by 95.23% (very good category), and (3) Science learning with a scientific approach able to increase the creativity of students with a percentage of 70.38% (pretty creative category) in the first cycle, then reaching the very creative category with a percentage of 91.67% in the second cycle. Thus, it can be concluded that the application of a scientific approach can increase the creativity of students in learning science.Keywords: Scientific Approach, Creativity, and Science Learning

Page 10 of 20 | Total Record : 200