cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Tataloka
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 23560266     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Tataloka is a peer reviewed journal publishing scientific articles, focusing mainly on research and studies in the field of urban and regional planning. TATALOKA Journal is published quarterly by Biro Penerbit Planologi (Planologi Publishing), Diponegoro University every February, May, August, and November.
Arjuna Subject : -
Articles 457 Documents
Place and Memory in Commemorating Remembrance of George Town UNESCO World Heritage Site Che Amat, Rohayah; Zainal Abidin, Nor Arbina
TATALOKA Vol 26, No 3 (2024): Volume 26 No. 3 August 2024
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/potensi.%Y.24317

Abstract

This paper seeks to delve into the dynamic interplay between place and memory at the George Town UNESCO World Heritage Site, with a focus on how its physical monuments serve as vessels for collective memory and narrators of the city's history. This study engages with theoretical perspectives of memory and place to analyze commemorative processes and evaluates their role in maintaining cultural continuity and identity.  The study conducted semi-structured interviews and distribute surveys among a carefully selected cross-section of George Town's populace, thus ensuring a representative narrative mosaic. The inquiry will include an assessment of the site and exploring its significance in the community's social fabric. The study recognizes the complexity of interpreting memories within ever-changing urban landscapes and addresses potential biases. Childhood memories, especially when structures remain, shape a person's image of a place. Their tales demonstrate their love for it. The length of a person's relationship with a place most affects their opinion. Long-term residents like it more. Place and memory are vital to commemorating George Town, a UNESCO World Heritage Site. This relationship must frequently be adapted to urban life. The city acknowledges memory interpretation, resolves prejudices about memorial traditions, and embraces inclusive narratives to preserve cultural memory for future generations. The outcomes will offer new insights into conservation strategies and enrich our understanding of historical urban environments.
Evaluating the Potentials and Problems of CBT Based on PRA Approach in Managing Rural Tourism (Case Study: Torongrejo Village) Maudina, Annisa Nadhira; Augusty, Widya Rizka; Prasetya, Akhmad Rizkie Ajie
TATALOKA Vol 26, No 2 (2024): Volume 26 No. 2, May 2024
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.26.2.96-109

Abstract

Torongrejo Village, as one of the villages which developed as new rural tourism by the Batu City Tourism Office, has many attractions, such as nature and local heritage. However, community participation has not been seen in local tourism and still managed individually or privately. One of the alternative concepts to develop rural tourism is community-based tourism (CBT). This study aims to determine the potentials and problems of the village based on the CBT aspects, as follows economic, environmental, cultural, social, and political. In order to achieve these objectives, qualitative method as in Participatory Rural Appraisal (PRA), FGD and field observations were employed and qualitative data collected were analyzed using institutional analysis, evaluation of CBT aspects, and SWOT. This research finds that Cultural and Environmental dimensions are the strengths point, meanwhile politic, economic and social dimensiones are the weak point.
Elastisitas Kesempatan Kerja Menurut Kabupaten/Kota dan Menurut Sektor di Provinsi Aceh Tahun 2012-2017 Satriawan, Dodi
TATALOKA Vol 26, No 1 (2024): Volume 26 No. 1 February 2024
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.26.1.30-45

Abstract

Provinsi Aceh merupakan bagian dari program pembangunan nasional, namun masalah serius yang menjadi perhatian oleh pemerintah adalah kesempatan kerja dan pengangguran dimana tingginya angka pengangguran dikarenakan keterbatasan lapangan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elastisitas kesempatan kerja di Provinsi Aceh selama periode 2012-2017. Perhitungan elastisitas kesempatan kerja diperoleh dari perbandingan persentase pertumbuhan tenaga kerja dengan persentase pertumbuhan ekonomi (PDRB). Penelitian ini menggunakan teknik analisis kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu pertumbuhan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi (PDRB) Provinsi Aceh dari tahun 2012-2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode 2012-2017 elastisitas kesempatan kerja di Provinsi Aceh lebih banyak masuk kategori elastis, kecuali pada tahun 2012 dan 2017 tergolong kategori inelastis. Walaupun dominan masuk kategori elastis, namun selama periode tersebut pertumbuhan kesempatan kerja pada kabupaten/kota di Provinsi Aceh cenderung belum stabil. Faktor pertumbuhan ekonomi masih belum konsisten untuk menjadi salah satu pemicu peningkatan kesempatan kerja secara lebih stabil di banyak kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Jika dilihat berdasarkan sektor, jumlah kesempatan kerja yang ideal banyak terdapat di sektor primer (lapangan usaha pertanian, perkebunan, kehutanan, perburuan, dan perikanan; dan lapangan usaha pertambangan dan penggalian). 
Tingkat Keamanan Ruang Publik Bagi Kaum Perempuan dengan Pendekatan CPTED di Koridor Jalan Cihampelas Bandung Kinanti, Woro Utari Dwi; Wungo, Grandy Loranessa
TATALOKA Vol 25, No 4 (2023): Volume 25 No. 4 November 2023
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.25.4.270-280

Abstract

Kondisi ruang publik yang kurang memadai memberikan kesempatan bagi para oknum penjahat untuk melakukan tindak kriminal. Kaum perempuan adalah salah satu kelompok masyarakat yang sering menjadi target kejahatan tersebut. Permasalahan tersebut membuat kaum perempuan tidak suka berlama-lama di ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi tingkat keamanan ruang publik bagi kaum perempuan berdasarkan pendekatan Crime Prevention Through Environmental Design (CPTED) di Koridor Jalan Cihampelas. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan mengidentifikasikan karakteristik aktivitas kaum perempuan berdasarkan umur, pekerjaan, tujuan berkunjung, dan intensitas waktu saat berada di Koridor Jalan Cihampelas. Tahap selanjutnya mengidentifikasi kondisi keamanan ruang publik di Koridor Jalan Cihampelas berdasarkan pendekatan CPTED dengan melihat dari empat aspek CPTED yaitu natural surveillance, territorial reinforcement, access control, maintenance and management. Tahap terakhir mencari nilai bobot dari variabel CPTED yang digunakan untuk mendapat tingkat keamanan ruang publik di Koridor Jalan Cihampelas. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung dan penyebaran kuesioner kepada kaum perempuan. Hasil penelitian ini merujuk pada rekomendasi arahan perancangan desain ruang publik yang aman bagi kaum perempuan berdasarkan CPTED.
Pengaruh Pembangunan Jalan Tol terhadap Perubahan Tata Guna Lahan dan Luas Lahan Sawah di Kabupaten Brebes Suryaningsih, Widiani; Siregar, Hermanto; Mulatsih, Sri
TATALOKA Vol 26, No 3 (2024): Volume 26 No. 3 August 2024
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.26.3.154-164

Abstract

Kabupaten Brebes merupakan salah satu wilayah yang terkena dampak pembangunan Tol Trans Jawa. Pembangunan infrastruktur jalan (jalan tol) mendorong terjadinya perubahan tata guna lahan dari satu peruntukan ke peruntukan lainnya. Diantara perubahan tersebut adalah adanya penyempitan lahan sawah karena terkonversi menjadi peruntukan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan tata guna lahan dan luas lahan sawah di kabupaten Brebes sebagai pengaruh pembangunan jalan tol pada tiga titik tahun yaitu tahun 2011, 2016, dan 2019. Penelitian ini menggunakan Analisis Spasial (Overlay) ArcGIS 10.4, menggunakan data peta land use 2011 dari BPN, peta land use 2016 dari Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Kabupaten Brebes, dan peta land use 2019 hasil digitasi menggunakan Google Earth dan Sentinel. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya perubahan tata guna lahan termasuk didalamnya terjadi konversi lahan sawah ke peruntukkan lainnya. Perubahan tata guna lahan pada rentang tahun 2011-2019 didominasi dengan pengurangan luas lahan sawah dan hutan. Luas lahan sawah di kabupaten Brebes pada tahun 2011 adalah 79.245,41 ha, sedangkan pada tahun 2016 menjadi 68.312,28 ha, atau mengalami konversi seluas 10.933,12 ha (13,80%) dan pada tahun 2019 menjadi  63.496,65 ha atau mengalami konversi seluas 4.815,64 ha (7,05%). Di sisi lain terjadi pula penambahan luas kawasan permukiman dan tegalan/ladang. Luas permukiman pada tahun 2011 yaitu 12.321,58 ha, pada 2016 menjadi 21.487,62 ha atau bertambah seluas 9.166,04 ha (74,39%), dan pada tahun 2019 menjadi 24.062,54 ha atau bertambah seluas 2.574,92 ha(28,09%). Luas tegalan pada 2011 yaitu 1.556,28 ha, pada 2016 menjadi 6.923,,42 ha atau bertambah seluas 5.367,14 ha (344,87%) dan pada tahun 2019 menjadi 10.977,37 ha atau bertambah seluas 4.053,95 ha (75,53%).
Analisis Kepadatan Kawasan Terbangun Menggunakan Teknologi Lidar di Kecamatan Mataram, Kota Mataram Kusuma, Indra Jaya; Ardiansyah, Muahmmad; Darmawan, Darmawan
TATALOKA Vol 25, No 4 (2023): Volume 25 No. 4 November 2023
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.25.4.232-243

Abstract

Perkembangan wilayah serta peningkatan jumlah penduduk mengakibatkan standar kualitas dan kuantitas kebutuhan hidup manusia meninggi. Sehingga kebutuhan ketersediaan lahan bangunan dalam memenuhi fasilitas masyarakat semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tutupan lahan kawasan terbangun dengan skala besar sebagai peta dasar dalam rekomendasi pembuatan Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Mataram. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah klasifikasi berbasis objek, klasifikasi point cloud, dan skalogram. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pembangunan daerah tahun 2005 sampai 2018 di Kecamatan Mataram dibagi menjadi 3 Hirarki. Serta terdapat 4 kelurahan yang tidak mengalami kenaikan dan tetap berada di Hirarki III (rendah-rendah), sedangkan yang mengalami kenaikan menjadi Hirarki II (rendah-sedang) sebanyak 3 kelurahan dan kenaikan menjadi Hirarki I dari Hirarki II (sedang – baik) sebanyak 2 kelurahan. Dari hasil tingkat perkembangan wilayah dengan zona kepadatan kawasan terbangun di Kecamatan Mataram, Kelurahan Pagutan Barat dan Pagesangan Timur yang memiliki kepadatan yang tinggi ternyata memiliki  status Hirarki I. Hal tersebut menunjukkan fasilitas umum dan aksesibilitas yang terdapat di Kelurahan Pagutan Barat dan Pagesangan Timur telah memadai dengan banyaknya eksisting bangunan dan tingkat kepadatan yang ada. Rekomendasi untuk pola spasial terperinci di Kecamatan Mataram dapat dikelompokkan menjadi 10 zona, di mana pola spasial dengan permukiman kepadatan menengah dominan pada 36%.
Aspek Spasial, Temporal, dan Institusional Perilaku Perjalanan pada Masa Pandemi Covid-19 di Indonesia Hidayati, Isti; Herwangi, Yori; Wibisono, Bambang Hari; Hilman, Muhammad Alfi; Satriawan, Daniel Harjuna
TATALOKA Vol 25, No 4 (2023): Volume 25 No. 4 November 2023
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.25.4.258-269

Abstract

Pembatasan mobilitas untuk mengurangi bertambahnya kasus Covid-19 berupa penyekatan, pemberlakuan jam malam, serta penerapan protokol kesehatan ketika bepergian telah mengubah perilaku mobilitas masyarakat. Sayangnya, perubahan perilaku tersebut belum terdokumentasi dengan baik sehingga tidak terintegrasi dalam penyusunan kebijakan transportasi, dan akibatnya, pembatasan mobilitas menjadi tidak atau kurang efektif untuk menghambat laju kasus Covid-19 di Indonesia. Dengan menggunakan metode konten analisis terhadap 193 artikel berita nasional, penelitian ini mengidentifikasi perilaku perjalanan yang dapat mempengaruhi kepatuhan (atau pelanggaran) terhadap pembatasan mobilitas di Indonesia. Identifikasi dilakukan dengan mengkategorikan perilaku perjalanan ke dalam respon spasial, temporal, dan institusional. Temuan penelitian menunjukkan adanya kecenderungan pelanggaran pembatasan mobilitas (64% dari 193 pemberitaan) antara lain melalui pemilihan rute yang tidak dijaga petugas, serta bepergian pada jam ataupun periode yang dilarang. Temuan ini dapat menjadi masukan strategi preventif dalam perumusan kebijakan transportasi di masa mendatang, terutama terkait pembatasan mobilitas walaupun skalanya relatif lebih kecil, seperti pembatasan mobilitas melalui ganjil-genap ataupun penutupan jalan pada waktu-waktu tertentu.
Strategi Pengembangan Desa Wisata Ngilngof, Kabupaten Maluku Tenggara Sebagai Destinasi Wisata Berkelanjutan Berbasis Masyarakat Razak, Januarani
TATALOKA Vol 26, No 1 (2024): Volume 26 No. 1 February 2024
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.26.1.17-29

Abstract

Kekayaan bentang alam Indonesia menyebabkan banyaknya wisatawan tertarik untuk mengunjungi Indonesia termasuk Provinsi Maluku. Berdasarkan RPJMD Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2018-2023, besar kontribusi kategori lapangan usaha pariwisata terhadap PDRB Kabupaten Maluku Tenggara pada tahun 2017 adalah sebesar 6,33%. Belum terlalu besarnya kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB Kabupaten Maluku Tenggara dikarenakan keterbatasan sarana dan prasarana serta promosi pariwisata yang berakibat pada rendahnya jumlah kunjungan serta lama tinggal wisatawan yang pada tahun 2017 memiliki rata-rata 6 hari. Namun potensi yang ada belum dimanfaatkan secara optimal dan terintegrasi dengan prinsip berkelanjutan, salah satunya adalah di Desa Wisata Ngilngof. Sehingga penelitian ini dilakukan dengan dengan tujuan menyarankan strategi pengembangan Desa Wisata Ngilngof sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan dan berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode campuran dan diperoleh kesimpulan bahwa diperlukan adanya penyusunan masterplan yang memuat desain penataan lingkungan, strategi dan program peningkatan ekonomi, serta pelestarian lingkungan dan budaya daerah.
Analisis Kesesuaian Jalur Pedestrian Jalan Jendral Urip Sumoharjo Kota Pontianak Hernovianty, Firsta Rekayasa; Yuniarti, Erni; Silmi, Putri Aghnia
TATALOKA Vol 26, No 4 (2024): Volume 26 No 4, November 2024
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.26.4.294-311

Abstract

Pertambahan jumlah penduduk perkotaan dapat menimbulkan peningkatan pergerakan untuk menjalankan aktivitas kehidupan. Hal ini perlu diimbangi dengan penyediaan fasilitas yang manusiawi dan ramah lingkungan, seperti jalur pedestrian. Kota Pontianak saat ini telah menyediakan jalur pedestrian di beberapa ruas jalan, salah satunya Jalan Jendral Urip Sumoharjo. Koridor jalan ini telah mengalami perkembangan khususnya pada aktivitas perdagangan dan jasa. Namun, jalur pedestrian pada jalan tersebut belum dilengkapi dengan fasilitas khusus penyandang disabilitas dan belum dibangun dengan material yang dapat meningkatkan nilai estetika. Selain itu, hambatan berupa adanya pedagang kaki lima yang berjualan pada jalur pedestrian tersebut dapat menyebabkan benturan antara aktivitas pejalan kaki dengan aktivitas lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan melakukan analisis kesesuaian jalur pedestrian Jalan Jendral Urip Sumoharjo Kota Pontianak dengan mengacu pada peraturan dan pedoman yang berlaku. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitif deskriptif dengan teknik analisis skoring untuk melihat kategori kesesuaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jalan Jendral Urip Sumoharjo sudah disediakan jalur pedestrian di ruas kiri dan kanan jalan, namun masih ditemukan permasalahan fisik berupa kerusakan material dan kurang meratanya sarana pendukung pada jalur pedestrian. Tingkat kesesuaian jalur pedestrian Jalan Jendral Urip Sumoharjo termasuk ke dalam kategori kurang sesuai dengan nilai tiap ruas sebesar 37% pada ruas kiri dan 55% pada ruas kanan. Oleh karena itu, diperlukan adanya peningkatan kualitas berupa perbaikan pada jalur pedestrian yang mengalami kerusakan material dan perencanaan penyediaan sarana seperti jalur hijau, lampu penerangan, tempat sampah, tempat duduk, hingga jalur khusus penyandang disabilitas yang terintegrasi dengan jalur pedestrian yang telah ada.
Studi Aktivitas Fisik Pengunjung dengan Metode SOPARC di Lanskap Alun-Alun Kebumen dan Alun-Alun Karanganyar, Kebumen, Jawa Tengah Dewi, Herfiana Anggun Mustika; Pratiwi, Prita Indah
TATALOKA Vol 26, No 4 (2024): Volume 26 No 4, November 2024
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.26.4.250-265

Abstract

Alun-alun Kebumen dan Alun-alun Karanganyar merupakan ruang terbuka hijau (RTH) yang terletak di Kebumen, Jawa Tengah. Studi menyebutkan bahwa taman dan lingkungan hutan memiliki manfaat secara fisiologis maupun psikologis. Kondisi fisik yang baik akan mempengaruhi kesehatan psikologis. Kondisi psikologis yang tidak sehat dapat menyebabkan gangguan psikologis yang dapat mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan individu. Dengan mengetahui aktivitas fisik yang ada di Lanskap Alun-alun Kebumen dan Alun-alun Karanganyar, diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kebumen. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi aktivitas fisik yang ada di lanskap Alun-alun Kebumen dan Alun-alun Karanganyar. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survei dan observasi langsung menggunakan metode SOPARC (System for Observing Play and Recreation in Communities). Hasil dari penelitian ini adalah aktivitas fisik yang ada di Alun-alun Kebumen dan Alun-alun Karanganyar didominasi oleh aktivitas pasif seperti duduk, berdiri, maupun berbaring. Bagian alun-alun yang paling sering dikunjungi adalah bagian utara. Dominasi pengunjung adalah laki-laki, kelompok usia dewasa, etnis lokal berkulit sawo matang, dan jumlah kunjungan paling banyak terjadi pada hari minggu. Rekomendasi yang diberikan di dalam penelitian ini adalah rekomendasi tertulis berupa program aktivitas berdasarkan usia dan level aktivitas serta rekomendasi spasial untuk mendukung aktivitas fisik dan penggunaan alun-alun.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 4 (2025): Volume 27 No 4, November 2025 Vol 27, No 3 (2025): Volume 27 No. 3 August 2025 Vol 27, No 2 (2025): Volume 27 No. 2 May 2025 Vol 27, No 1 (2025): Volume 27 No. 1 February 2025 Vol 26, No 4 (2024): Volume 26 No 4, November 2024 Vol 26, No 3 (2024): Volume 26 No. 3 August 2024 Vol 26, No 2 (2024): Volume 26 No. 2, May 2024 Vol 26, No 1 (2024): Volume 26 No. 1 February 2024 Vol 25, No 4 (2023): Volume 25 No. 4 November 2023 Vol 25, No 3 (2023): Volume 25 No. 3 August 2023 Vol 25, No 2 (2023): Volume 25 No. 2 May 2023 Vol 25, No 1 (2023): Volume 25 No. 1 February 2023 Vol 24, No 4 (2022): Volume 24 No 4, November 2022 Vol 24, No 3 (2022): Volume 24 No. 3 August 2022 Vol 24, No 2 (2022): Volume 24 No. 2, May 2022 Vol 24, No 1 (2022): Volume 24 No. 1, February 2022 Vol 23, No 4 (2021): Volume 23 No. 4, November 2021 Vol 23, No 3 (2021): Volume 23 No. 3, August 2021 Vol 23, No 2 (2021): Volume 23 No. 2, May 2021 Vol 23, No 1 (2021): Volume 23 No. 1, February 2021 Vol 22, No 4 (2020): Volume 22 No. 4, November 2020 Vol 22, No 3 (2020): Volume 22 No. 3, August 2020 Vol 22, No 2 (2020): Volume 22 No. 2, May 2020 Vol 22, No 1 (2020): Volume 22 No. 1, February 2020 Vol 21, No 4 (2019): Volume 21 No 4, November 2019 Vol 21, No 3 (2019): Volume 21 No. 3, August 2019 Vol 21, No 2 (2019): Volume 21 No. 2, May 2019 Vol 21, No 1 (2019): Volume 21 No. 1, February 2019 Vol 20, No 4 (2018): Volume 20 Number 4, November 2018 Vol 20, No 3 (2018): Volume 20 Number 3, August 2018 Vol 20, No 2 (2018): Volume 20 Number 2, May 2018 Vol 20, No 1 (2018): Volume 20 Number 1, February 2018 Vol 19, No 4 (2017): Volume 19 Number 4, November 2017 Vol 19, No 3 (2017): Volume 19 Number 3, August 2017 Vol 19, No 2 (2017): Volume 19 Number 2, May 2017 Vol 19, No 1 (2017): Volume 19 Number 1, February 2017 Vol 18, No 4 (2016): Volume 18 Number 4, November 2016 Vol 18, No 3 (2016): Volume 18 Number 3, August 2016 Vol 18, No 2 (2016): Volume 18 Number 2, May 2016 Vol 18, No 1 (2016): Volume 18 Number 1, February 2016 Vol 17, No 4 (2015): Volume 17 Number 4, November 2015 Vol 17, No 3 (2015): Volume 17 Number 3, August 2015 Vol 17, No 2 (2015): Volume 17 Number 2, May 2015 Vol 17, No 1 (2015): Volume 17 Number 1, February 2015 Vol 16, No 4 (2014): Volume 16 Number 4, November 2014 Vol 16, No 3 (2014): Volume 16 Number 3, August 2014 Vol 16, No 2 (2014): Volume 16 Number 2, May 2014 Vol 16, No 1 (2014): Volume 16 Number 1, February 2014 Vol 15, No 4 (2013): Volume 15 Number 4, November 2013 Vol 15, No 3 (2013): Volume 15 Number 3, August 2013 Vol 15, No 2 (2013): Volume 15 Number 2, May 2013 Vol 15, No 1 (2013): Volume 15 Number 1, February 2013 Vol 14, No 4 (2012): Volume 14 Number 4, November 2012 Vol 14, No 3 (2012): Volume 14 Number 3, August 2012 Vol 14, No 2 (2012): Volume 14 Number 2, May 2012 Vol 14, No 1 (2012): Volume 14 Number 1, February 2012 Vol 13, No 4 (2011): Volume 13 Number 4, November 2011 Vol 13, No 3 (2011): Volume 13 Number 3, August 2011 Vol 13, No 2 (2011): Volume 13 Number 2, May 2011 Vol 13, No 1 (2011): Volume 13 Number 1, February 2011 Vol 11, No 1 (2009): Februari 2009 More Issue