cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2021)" : 9 Documents clear
Evaluasi Standar Pelayanan Minimal di Sekolah Dasar Limpu, Agus; Kodirun, Kodirun; Makklau, Makklau
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v6i1.18612

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kendala dan solusi dalam pelaksanaan standar pelayanan minimal (SPM) pada mata pelajaran matematika di sekolah dasar pada kecamatan Abeli kota Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan model kesenjangan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik penentuan subjek menggunakan purposive sampling yaitu subjek dipilih dengan pertimbangan status akreditasi sekolah sehingga subjek yang dipilih adalah SDN 33 Kendari (akreditasi A), SDN 58 Kendari (akreditasi B) dan SDN 23 Kendari (akreditasi C). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif presentase. Hasil penelitian diperoleh data: (1) SDN 33 Kendari, SDN 58 Kendari dan SDN 23 Kendari belum mencapai SPM karena untuk mencapai SPM, sekolah harus memperoleh tingkat pencapaian 100%. Pelaksanaan SPM oleh SDN 33 Kendari sebesar 83,68% dengan kategori baik, pelaksanaan SPM di SDN 58 Kendari sebesar 82,75% dengan kategori baik. Begitupula pelaksanaan SPM di SDN 23 Kendari sebesar 83,46% dengan kategori baik, (2) kendala yang dihadapi adalah terbatasnya alat peraga matematika sehingga mempengaruhi kualiatas pembelajaran matematika di kelas, penerapan kurikulum 2013 khususnya penerapan RPP belum maksimal (RPP masih sebatas kewajiban pemenuhan syarat administratif), rendahnya pengetahuan dan keterampilan guru dalam menyusun instrumen penilaian mata pelajaran matematika (masih cenderung ke penilaian kognitif), kurangnya keterlibatan komite sekolah dalam penyusunan RKT maupun peningkatan kualitas pendidikan, (3) solusi yang dapat dilakukan untuk pemenuhan standar pelayanan minimal yang dihadapi adalah membuat skala prioritas pengadaan alat peraga matematika secara bertahap maupun program peningkatan kreatifitas guru dalam membuat alat peraga sederhana, pelatihan/workshop penerapan pembelajaran dalam kurikulum 2013 dan penyusunan instrumen penilaian mata pelajaran matematika, serta peran aktif komite sekolah dalam peningkatan kualitas pendidikan.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Ditinjau dari Gender Dzarian, Wa Ode; Salam, Mohamad; Anggo, Mustamin
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v6i1.18618

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuikemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari gender. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIA MTs Asy-Syafi’iyah Kendari yang terdiri dari  6 (enam) subjek yaitu laki-laki maskulin, laki-laki feminim, perempuan maskulin, perempuan feminim, laki-laki bersifat androgini dan perempuan bersifat Undifferentiated. Kemampuan komunikasi matematis dalam penelitian ini diidentifikasi melalui 3 indikator yaitu (1) menjelaskan dengan menggunakan bahasa sendiri dengan membuat model situasi matematika secara tulisan. (2) menggambarkan situasi masalah dan menyatakan solusi masalah menggunakan gambar, grafik, dan diagram ke dalam ide-ide matematika (3) mengeksperikan konsep matematika dalam bahasa dan simbol matematika dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari secara tertulis. kemampuan komunikasi matematis siswa pada subjek perempuan bersifat undifferentiated lebih unggul baik secara tertulis maupun lisan dibandingkan subjek perempuan bersifat maskulin dan perempuan bersifat feminim. Demikian pula dengan siswa laki-laki bersifat androgini lebih unggul daripada laki-laki bersifat feminim dan laki-laki bersifat maskulin. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa perbedaan peran gender pada siswa dapat mempengaruhi kemampuan matematisnya.  
Pengaruh Keterampilan Sosial dan Keterampilan Literasi Digital Terhadap Kemampuan Literasi Matematika Alfari, Zulham; Busnawir, Busnawir; Sumarna, Nana
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v6i1.18609

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui pengaruh langsung positif keterampilan sosial terhadap keterampilan literasi digital; (2) Untuk mengetahui pengaruh langsung positif keterampilan sosial terhadap kemampuan literasi matematika; (3) Untuk mengetahui pengaruh langsung positif keterampilan literasi digital terhadap kemampuan literasi matematika dan (4) Untuk mengetahui pengaruh tidak langsung positif keterampilan sosial terhadap kemampuan literasi matematika melalui keterampilan literasi digital. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII MAN 1 Konawe Selatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 49 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah structural equational model (SEM). Hasil penelitian menunjukan bahwa:(1) Terdapat pengaruh langsung positif keterampilan sosial terhadap keterampilan literasi digital; (2) Tidak terdapat pengaruh langsung positif keterampilan sosial terhadap kemampuan literasi matematika; (3) Terdapat pengaruh langsung positif keterampilan literasi digital terhadap kemampuan literasi matematika dan (4) Tidak terdapat pengaruh tidak langsung positif keterampilan sosial terhadap kemampuan literasi matematika melalui keterampilan literasi digital.Kata Kunci: Kemampuan Literasi Matematika, Keterampilan Sosial, Keterampilan Literasi Digital
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 16 Buton Tengah Ditinjau dari Self Concept Siswa Nurmin, Nurmin; Sudia, Muhammad; Busnawir, Busnawir
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v6i1.18619

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis matematika siswa yang memiliki self concept tinggi, sedang dan rendah, dalam menyelesaikan masalah matematika.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksploratif yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 16 Buton Tengah pada semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021.Sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII terdiri dari 2 Kelas yang berjumlah 45 siswa.Dari jumlah siswa tersebut kemudian diambil 3 siswa yang masing-masing 1 siswa memiliki self concept tinggi, 1 siswa memiliki self concept sedang, dan 1 siswa memiliki self concept rendah sebagai subjek penelitian. Dari hasil analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut: 1) kemampuan berpikir kritis matematika siswa self concept tinggi dalam menyelesaikan masalah matematika dari soal yang diberikan bahwa mampu melalui lima tahap proses berpikir kritis, yaitu tahap menganalisis, mengidentifikasi konsep, menghubungkan antar konsep, memecahkan masalah serta tahap mengevaluasi. 2) kemampuan berpikir kritis matematika siswa self concept sedang hanya mampu melalui empat tahap proses berpikir kritis yaitu tahap menganalisis, mengidentifikasi konsep, menghubungkan antar konsep dan tahap memecahkan masalah, 3) Kemampuan berpikir kritis matematika siswa self concept rendah hanya mampu melalui tiga tahap proses berpikir kritis, yaitu tahap menganalisis, tahap mengidentifikasi konsep dan menghubungkan antar konsep.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Audio Visual Yang Interaktif Pada Masa Pembelajaran Jarak Jauh Syarwa Sangila, Muhammad; Asran, Asran; Ardianto, Isra
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v6i1.19183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran matematika berbasis audio visual yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development dengan menggunakan model Hannafin & Peck. Tahap penelitian terdiri dari tiga tahap yaitu tahap analisis kebutuhan, desain, dan pengembangan/implementasi. Instrumen yang digunakan berupa angket dan wawancara. Angket penilaian diberikan kepada empat orang ahli media dan ahli materi. Hasil penelitian menunjukan bahwa media pembelajaran matematika berbasis audio visual dapat dikategorikan sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran menurut penilaian dari ahli media dan ahli materi, masing-masing memberi skor penilaian 84,32% dari ahli media dan 68,33% dari ahli materi.
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa MTs Ditinjau Dari Disposisi Matematis Siswa Rifal, Muhammad; Kodirun, Kodirun; Lambertus, Lambertus
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v6i1.18610

Abstract

Abstrak: Tujuan dalam penelitian ini adalah mengungkapkan karakteristik kemampuan pemahaman matematis siswa kelas VII-B MTs Asy-syafi’iyah Kendari dengan tingkat disposisi matematis tinggi, disposisi matematis sedang dan disposisi matematis rendah pada materi Bentuk Aljabar. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif. Instrumen dalam penelitian ini ada dua macam, yaitu instrumen utama dan instrument bantu. Instrumen utama adalah peneliti itu sendiri, sedangkan instrumen bantu ada 3 (tiga) macam yaitu, tes disposisi, tes pemahaman matematis, dan pedoman wawancara. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes dan wawancara.Data kemampuan pemahaman matematis yang diperoleh selanjutnya dilakukan triangulasi waktu melalui pemberian masalah baru yang setara untuk diselesaikan pada waktu yang berbeda. Teknik analisis data dalam penelitian dilakukan berdasarkan model Milles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) subjek disposisi matematis tinggi (DMT) mampu memahami konsep-konsep dan fakta matematika dalam istilah konsep dan fakta matematika yang lebih sederhana yakni siswa dapat membuat pemisalan matematika dengan benar; mampu membuat hubungan logisantara fakta dan konsep yangberbeda yakni siswa membuat model matematika dengan benar; mampu mengaitkan hal yang telahdiketahui sebelumnya ketikamenemukan sesuatu yang baru baikdi dalam atau di luar matematika yakni siswa menyelesaikan permasalahan yang sudah diketahui dan dioperasikan; mampu mengidentifikasi prinsip-prinsip dalambagian tertentu dari matematika yang membuat semuanya saling berkaitan dalam menyelesaikan suatu masalah matematika yakni siswa menyimpulkan hasil dari permasalahan yang sudah diselesaikan; 2) subjek disposisi matematis sedang (DMS) dan subjek disposisi matematis rendah (DMR) belum mampu memenuhi semua indikator pemahaman matematis yakni siswa tidak dapat membuat pemisalan matematika dengan benar, siswa tidak dapat membuat model matematika dengan benar, siswa tidak dapat menyelesaikan permasalahan yang sudah diketahui dan dioperasikan, dan siswa tidak dapat menyimpulkan hasil dari permasalahan yang sudah diselesaikan. Kata Kunci: Kemampuan pemahaman matematis dan disposisi matematis
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMA Negeri 1 Wawonii Ditinjau dari Disposisi Matematis Siswa Murniyati, Murniyati; Busnawir, Busnawir; Misu, La
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v6i1.18620

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran: (1) kemampuan komunikasi matematis siswa SMA Negeri 1 Wawonii yang memiliki disposisi matematis tinggi; (2) kemampuan komunikasi matematis siswa SMA Negeri 1 Wawonii yang memiliki disposisi matematis sedang; (3) kemampuan komunikasi matematis siswa SMA Negeri 1 Wawonii yang memiliki disposisi matematis rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan komunikasi matematis siswa yang memiliki disposisi matematis tinggi telah mencapai indikator, belum mencapai indikator ekspresi matematis dan belum mampu menulis secara matematis; (2) kemampuan komunikasi matematis siswa yang memiliki disposisi matematis sedang telah mencapai indikator menggambar, tidak mencapai untuk indikator ekspresi matematis maupun menulis matematis; (3) kemampuan komunikasi matematis siswa yang memiliki disposisi matematis rendah yakni tidak ada satupun indikator yang dicapai (indikator menggambar, ekspresi matematis, dan menulis).
Analisis Keterampilan Matekognisi dalam Menyelesaikan Koneksi Matematik Materi Trigonometri di Tinjau dari Self-Efficacy Siswa Kelas XI SMAN 4 Kendari Wahyudi, Dahlan; Anggo, Mustamin; Misu, La
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v6i1.18611

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif bertujuan untuk menganalisis keterampilan metakognisi dalam menyelesaikan koneksi matematis materi trigonometri di tinjau dari self-efficacy siswa. Keterampilan metakognisi siswa dalam penelitian ini adalah kegiatan yang dilakukan sesorang yang berkaitan dengan kesadaran dan pengaturan kognisinya dalam memecahkan masalah meliputi perencanaan, monitoring, dan evaluasi. Subjek penelitian ada 2 siswa terdiri atas 1 Subjek Ketegori Self-efficacy Tinggi (SKST) dan 1 Subjek Ketegori Self-efficacy Rendah (SKSR). Instrument penelitian ini adalah instrument utama (peneliti sendiri) dan instrumen bantu yaitu masalah koneksi matematik materi trigonometri serta pedoman wawancara. Proses analisis data terdiri atas tiga langkah, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SKST melibatkan semua indikator keterampilan metakognisi dalam menyelesaiakan masalah koneksi matematis materi trigonometri pada setiap indikator koneksi matematis. Sedangkan SKSR tidak melibatkan semua indikator keterampilan metakognisi dalam menyelesaiakan masalah koneksi matematis materi trigonometri pada setiap indikator koneksi matematis. 
Perbedaan Pemahaman Matematis Ditinjau Gaya Kognitif dan Gender Siswa Kelas VII SMPN 12 Kendari Ayu Nita, Aprilia; Fahinu, Fahinu; Busnawir, Busnawir
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v6i1.18621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui gaya kognitif siswa SMP Negeri 12 Kendari, (2) Untuk mengetahui pemahaman matematis siswa SMP Negeri 12 Kendari, (3) Untuk mengetahui perbedaan pemahaman matematis siswa ditinjau dari gaya kognitif field dependent dan gaya kognitif filed independent, (4) Untuk mengetahui perbedaan pemahaman matematis siswa ditinjau dari gender dan (5) Untuk mengetahui perbedaan pemahaman matematis siswa ditinjau dari gaya kognitif dan gender. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto.Teknik pengumpulan data menggunakan tes pemahaman matematis dan tes GEFT. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Terdapat perbedaan pemahaman matematis siswa ditinjau dari gaya kognitif field dependent dan gaya kognitif filed independent, (2) Tidak ada perbedaan pemahaman matematis siswa ditinjau dari gender. (3) Tidak ada perbedaan pemahaman matematis siswa ditinjau dari gaya kognitif dan gender.

Page 1 of 1 | Total Record : 9