cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502325X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS adalah jurnal yang memuat hasil penelitian ilmiah yang memiliki nuansa akademik yang inovatif dalam bidang kajian pendidikan IPS.
Arjuna Subject : -
Articles 93 Documents
PERANAN LEMBAGA DAKWAH KAMPUS DALAM PEMBINAAN KARAKTER MAHASISWA DI UNIVERSITAS SEMBILANBELAS NOVEMBER KOLAKA Mutu, Maskab; Barlian, Barlian; Yusuf, Muh.
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 1, No 1 (2017): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.294 KB) | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v1i1.7445

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan, dan menganalisis: (1) Peranan lembaga dakwah kampus dalam pembinaan karakter mahasiswa di USN Kolaka; (2) Program kerja yang memperoleh hasil maksimum yang dilakukan lembaga dakwah kampus di USN Kolaka; (3) Dukungan yang diberikan pihak universitas terhadap lembaga dakwah kampus dalam pembinaan karakter mahasiswa di USN Kolaka. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peranan LDK UKMK Al Qalam dalam pembinaan karakter mahasiswa di USN Kolaka sudah dilakukan dengan baik. (2) program kerja unggulan yang memperoleh hasil maksimum dalam pembinaan karakter mahasiswa adalah kegiatan pengkaderan yang meliputi latihan, kajian-kajian Islam (mentoring) yang dilakukan secara rutin setiap pekan, dan mabit (malam bina iman dan takwa) serta beberapa program pendukung yakni muhadharah, konsultasi Qur’an, futsal, pencak silat, dan tadabbur alam, yang dilakukan masing-masing departemen yang ada di LDK UKMK Al Qalam USN Kolaka. (3) Dukungan yang diberikan pihak USN terhadap LDK dalam pembinaan karakter mahasiswa sudah memuaskan di antaranya bantuan dana kegiatan sebesar lima belas juta rupiah pertahun, pengelolaan mushollah sebagai pusat kegiatan pembinaan dan dukungan lain yaitu terintegrasinya kegiatan pembinaan karakter mahasiswa ke dalam kegiatan, kokurikuler, ekstrakurikuler.Kata kunci: Lembaga Dakwah Kampus, Karakter
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI 01 POASIA ANTARA SISWA YANG DIAJAR DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN YANG DIAJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LANSUNG Ansar, Ansar; Ramly, Ramly; Darnawati, Darnawati
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 1, No 2 (2017): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.714 KB) | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v1i2.7450

Abstract

Abstrak: Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menjelaskan perbedaan antara: 1) hasil belajar kognitif siswa kelas V SD Negeri 01 Poasia yang diajar dengan model pembelajaran problem based learning   dan yang diajar dengan pendekatan pembelajaran lansung, 2) hasil belajar afektif siswa kelas V SD Negeri 01 Poasia yang diajar dengan model pembelajaran problem based learning   dan yang diajar dengan pendekatan pembelajaran lansung, 3) hasil belajar psikomotor siswa kelas V SD Negeri 01 Poasia yang diajar model pembelajaran problem based learning dan yang diajar dengan pendekatan pembelajaran lansung. Penelitian ini adalah eksperimen Pos test only control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1) terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kognitif siswa yang diajar dengan model pembelajaran problem based learning dan siswa yang diajar dengan model pendekatan pembelajaran lansung  seperti ditunjukkan oleh nilai signifikansi yang lebih kecil dari a0,05, 2) terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar afektif siswa yang diajar dengan model pembelajaran problem based learning dan siswa yang diajar dengan model pendekatan pembelajaran lansung seperti ditunjukkan oleh nilai signifikansi yang lebih kecil dari a0,05, dan 3) terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar psikomotor siswa yang diajar dengan model problem based learning dan siswa yang diajar dengan model pendekatan pembelajaran lansung seperti ditunjukkan oleh nilai signifikansi yang lebih kecil dari a0,05.Kata Kunci: Model problem based learning, Model pembelajaran lansung, Hasil Belajar
ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI SMP NEGERI 1 LANGARA KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN Sulistian, Lilis; Barlian, Barlian; Mursidin, Mursidin
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 1, No 2 (2017): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.813 KB) | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v1i2.7455

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1) Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 1 Langara dalam hal Perencanaan, (2) Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 1 Langara Tahun 2015-2016  dalam hal Pelaksanaan, (3) Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 1 Langara Tahun 2015-2016  dalam hal Pengawasan dan Evaluasi, serta (4) Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 1 Langara Tahun 2015-2016  dalam hal Pelaporan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek.Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan: (1) Perencanaan RKAS SMP Negeri 1 Langara tahun 2015 dan 2016 disusun oleh Tim anggaran sekolah, untuk merencanakan anggaran kerja sekolah selama satu tahun, (2) Pelaksanaan Dana BOS SMP tahun 2015 dan 2016 diawali penyaluran Dana BOS SMP. Dana BOS SMP tahun 2015 dan 2016 diterima secara dua tahap, (3) Pengawasan Pengelolaan Dana BOS   SMP   tahun 2015 dan 2016 dilaksanakan oleh pihak internal dan ekternal, dan (4) Pelaporan pengelolaan dana BOS SMP Negeri 1 Langara dilaporkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten, Provinsi dan Pusat.Kata Kunci : Bantuan Operasional Sekolah
IMPLEMENTASI NILAI KARAKTER DALAM PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADA SISWA SMP NEGERI 2 MOTUI KABUPATEN KONAWE UTARA Abidin, Zainal Abidin; Jamiludin, Jamiludin; Momo, Abd. Halim
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 2, No 1 (2018): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.722 KB) | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v2i1.7477

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan dan menganalisis nilai,  strategi dan hambatan karakter yang dapat diimplementasikan dalam materi Hakekat Demokrasi dan Materi Pentingnya kehidupan demokratis dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara pada Mata Pelajaran PKn. Metode penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Nilai karakter yang dapat diimplementasikan oleh peserta didik pada saat mengikuti pembahasan materi di Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) SMP Negeri 2 Motui yaitu cinta tanah air, demokratis, semangat kebangsaan, toleransi, rasa ingin tahu dan jujur 2) Strategi implementasi nilai karakter pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) SMP Negeri 2 Motui dengan beberapa cara yaitu memasukkan nilai-nilai karakter tersebut dalam Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), menerapkan keteladanan, menjadikan pembiasaan rutin dan teratur, mengintegrasikan dengan program sekolah yang telah direncanakan serta membangun komunikasi dengan orang tua siswa maupun lingkungan sekitar sekolah., 3) Hambatan dalam penerapan implementasi nilai karakter pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) SMP Negeri 2 Motui dengan beberapa cara yaitu kompetensi guru masih rendah dalam mengintegrasikan nilai karakter pada mata pelajaran yang diampunya serta belum mampu menjadi sosok teladan yang sempurna bagi peserta didik. dan 4) upaya yang telah dilakukan oleh pihak Guru PKn SMP Negeri 2 Motui dalam mengatasi hambatan dan dan tantangan dalam penerapan implementasi nilai karakter pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) SMP Negeri 2 Motui yaitu yaitu meminta diusulkan oleh Kepala Sekolah untuk dapat mengikuti workshop atau pelatihan berkaitan dengan Pendidikan Karakter dan terus menerus mendorong diri sendiri untuk mengimplementasikan nilai-nilai karakter yang diajarkan dimulai dari diri sendiri.Kata Kunci: Pendidikan Kewarganegaraan, Nilai Karakter
HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN REWARD AND PUNISHMENT DAN KONDISI LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X PADA SMA/SMK NEGERI DI KECAMATAN MAWASANGKA Mukmina, Mukmina; La Iru, La Iru; Samiruddin, Samiruddin
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 2, No 1 (2018): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.551 KB) | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v2i1.7485

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan ada/tidaknya hubungan antara: (1) pemberian reward and punishment dengan motivasi belajar siswa kelas X, (2) kondisi lingkungan sekolah dengan motivasi belajar siswa kelas X, (3) pemberian reward and punishment dan kondisi lingkungan sekolah secara bersama-sama dengan motivasi belajar siswa kelas X pada SMA/SMK Negeri di Kecamatan Mawasangka. Penelitian ini menemukan bahwa: (1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara pemberian reward and punishment dengan motivasi belajar siswa kelas X pada SMA/SMK Negeri di Kecamatan Mawasangka seperti ditunjukan oleh koefisien korelasi (Ry1) 0,564 dan koefisien determinasi sebesar 0,318, (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kondisi lingkungan sekolah dengan motivasi belajar siswa kelas X pada SMA/SMK Negeri di Kecamatan Mawasangka, seperti ditunjukan oleh koefisien korelasi (Ry2) 0,737 dan koefisien determinasi sebesar 0,543, (3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara pemberian reward and punishment dan kondisi lingkungan sekolah secara bersama-sama dengan motivasi belajar siswa kelas X pada SMA/SMK Negeri Kecamatan di Mawasangka seperti dituntujukkan oleh koefisien korelasi (Ry12) 0,756 dan koefisien determinasi sebesar 0,572.Kata kunci: reward, punishment, lingkungan sekolah, motivasi belajar
HUBUNGAN DISIPLIN BELAJAR DAN KEPERCAYAAN DIRI DENGAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII SMP NEGERI DI KUSAMBI RAYA KABUPATEN MUNA BARAT Haiton, Haiton; Ahiri, Jafar; Jumareng, Hasanuddin
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 2, No 2 (2018): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.636 KB) | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v2i2.7494

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan antara : (1) Disiplin belajar dengan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri di Kusambi Raya Kabupaten Muna Barat  (2) Kepercayaan diri dengan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri di Kusambi Raya Kabupaten Muna Barat (3) Disiplin belajar dan kepercayaan diri siswa secara bersama-sama dengan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri di Kusambi Raya Kabupaten Muna Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah berjumlah 308 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah berjumlah 75 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen uji coba secara empriik untuk melihat validitas dan reliabilitas. Penelitian menemukan bahwa: (1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara disiplin belajar dengan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri kusambi raya kabupaten muna barat seperti ditunjukkan oleh koefisien korelasi (ry1) 0,354 dan koefisien determinasi sebesar 0.125; (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepercayaan diri dengan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri kusambi raya kabupaten muna barat seperti ditunjukkan oleh koefisien korelasi (ry2) 0,505 dan koefisien determinasi sebesar 0,255; (3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara disiplin belajar dan kepercayaan diri dengan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri kusambi raya kabupaten muna barat seperti ditunjukkan oleh koefisien korelasi ganda (ry12) 0,555 dan koefisien determinasi sebesar 0,308.Kata kunc: Disiplin Belajar, Kepercayaan Diri, Hasil Belajar
ANALISIS KOMPETENSI PROFESIONALISME PENGAWAS SMP DI KABUPATEN KONAWE SELATAN Alimin, Alimin; La Taena, La Taena; Suardika, I Ketut
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 2, No 2 (2018): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.722 KB) | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v2i2.7500

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui: 1) Bagaimana kompetensi profesionalisme pengawas SMP di Kabupaten Konawe Selatan dalam melaksanakan supervisi pengawas di sekolah binaan, dilihat dari dimensi kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi supervisi manajerial, kompetensi supervisi akademik, kompetensi evaluasi pendidikan serta kompetensi penelitian dan pengembangan dan 2) Faktor-faktor apa yang menjadi kekuatan dan menjadi hambatan pengawas dalam melaksanakan supervisi pengawas di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di sekolah-sekolah binaan pengawas SMP dan di Kantor Dinas Dikbud Kabupaten Konawe Selatan dengan waktu penelitian  selama 8 (delapan) bulan dimulai pada bulan Februari 2017 s/d September 2017. Subjek penelitian adalah pengawas rumpun mata pelajaran SMP di Kabupaten Konawe Selatan sedangkan Informan dalam penelitian ini terdiri dari unsur Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah SMP, Guru SMP serta Staf Administrasi Sekolah. Teknik penentuan informan menggunakan Purposiv Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis model interaktif, meliputi: pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan kesimpulan (judgement). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) masing-masing kompetensi pengawas SMP di Kabupaten Konawe Selatan, yaitu: kompetensi kepribadian, kompetensi supervisi manajerial, kompetensi supervisi akademik, kompetensi evaluasi pendidikan, dan kompetensi sosial sudah dimiliki dan diterapkan dalam pelaksanaan supervisi pengawas di sekolah sesuai dengan Permendiknas Nomor 12 tahun 2007, kecuali untuk kompetensi penelitian dan pengembangan, umumnya pengawas sekolah belum memiliki dan menerapkannya. Bentuk-bentuk supervisi pengawas dilakukan melalui pembinaan, pemantauan serta penilaian terhadap pelaksanaan tugas pokok kepala sekolah, guru dan staf tata usaha dalam mengelola pendidikan. 2) faktor-faktor kekuatan dan hambatan pengawas terdiri dari kekuatan internal dan eksternal pengawas, meliputi kepribadian, motivasi dan komitmen serta gaji/tunjangan. Sedangkan hambatan internal dan eksternal pengawas meliputi kompetensi, keterampilan, persepsi pengawas, pola kepemimpinan, sarana prasarana, serta lingkungan kerja. Dengan demikian, hasil penelitian ini penulis menyarankan kepada pemerintah untuk memberi perhatian khusus kepada pengawas dalam rangka pengembangan kompetensi pengawas yang berkualitas, agar ke depan pengawas sekolah dapat memiliki kompetensi yang lebih baik lagi.Kata kunci: Kompetensi, Profesionalisme, Pengawas
ANALISIS IMPLEMENTASI KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI SMP NEGERI 2 WAKORUMBA UTARA Murni, Murni; Barlian, Barlian; Jamiludin, Jamiludin
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 3, No 1 (2019): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.377 KB) | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v3i1.7933

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeksripsikan dan menganalisis implementasi kompetensi pedagogik guru di SMP Negeri 2 Wakorumba Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian kualitatif. Peneliti hanya menerima perilaku, mendengar ucapan, serta tingkah laku yang dianggap sebagai tafsiran tentang topik yang sedang diteliti. Peneliti tidak bisa memaksakan hasil penelitian secara radikal namun hanya bisa menerima data secara objektif. Dalam proses pengumpulan  data penulis menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini terkait tentang implementasi kompetensi pedagogik guru yakni: (1) gambaran kompetensi pedagogik guru IPS dalam pelaksanaan pembelajaran telah dilaksanakan dengan baik oleh guru IPS dengan cara menguasai setiap keadaan di dalam kelas ketika pembelajaran, seperti menguasai karakteristik peserta didik, menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik, pengembangan kurikulum, kegiatan pembelajaran yang mendidik, mengembangkan potensi peserta didik, komunikasi dengan peserta didik, penilaian dan evaluasi; (2) pengembangan kompetensi pedagogik guru IPS dilaksanakan oleh kepala sekolah dan guru IPS yang bekerja sama dengan melakukan pelatihan-pelatihan keguruan, seperti seminar, workshop, dan MGMP; dan (3) hambatan-hambatan dalam proses pengembangan kompetensi pedagogik guru IPS adalah: (a) latar belakang guru yang telah lanjut usia sehingga susah mengikuti perkembangan zaman; (b) penghasilan guru yang kurang sedangkan keinginan dan kebutuhan ekonomi banyak; (c) sarana dan prasarana yang tidak memadai; dan (d) kesadaran yang rendah dari tiap individu yang belum optimal. Kata kunci : Kompetensi Pedagogik Guru
PENANAMAN NILAI MORAL PADA SISWA DALAM PEMBELAJARAN PPKn DI MTs NEGERI 2 KENDARI Erna, Erna; Karsadi, Karsadi; Momo, Abdul Halim
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 3, No 1 (2019): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.454 KB) | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v3i1.7941

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis proses penanaman nilai moral pada pembelajaran PPKn siswa di MTs Negeri 2 Kendari. 2) Faktor-faktor yang menghambat penanaman nilai moral pada siswa di MTs Negeri 2 Kendari. 3) Upaya yang dilakukan oleh guru dalam penanaman nilai moral pada siswa di MTs Negeri 2 Kendari.  Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, Sampel penelitian adalah siswa MTs Negeri 2 Kendari sebanyak 169 orang. Informan penelitian terdiri dari 2 orang guru PPKn, Kepala Madrasah, Wakasek Kurikulum, Wakasek Kesiswaan, guru BK, Ketua OSIS dan Pengawas sekolah. Pengumpulan data menggunakan angket dan pedoman wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan:  1) Proses penanaman nilai moral pada siswa dalam pembelajaran PPKn dilakukan melalui penanaman nilai kejujuran, toleransi, sikap bijaksana, sikap menghormati diri sendiri, kedisiplinan, sikap untuk tidak merendahkan diri, sikap berbelas kasihan pada diri sendiri, sikap kerjasama, dan sikap keberanian dalam proses belajar mengajar. 2) Faktor-faktor yang menghambat penanaman nilai moral pada siswa dalam pembelajaran PPKn berdasarkan sisi: faktor rasa takut siswa, iman dan takwa yang kurang, adanya kelompok-kelompok yang dibentuk siswa, dan kurangnya kepedulian terhadap keanekaragaman, membeda-bedakan dalam pertemanan, 3) Upaya yang dilakukan oleh guru adalah pembinaan pada saat apel pagi, memberikan pengarahan pentingnya toleransi, menjelaskan arti pentingnya keberagaman, menekankan sikap percaya diri, menginstruksikan apel pagi,  memberikan kesempatan kepada siswa tampil di depan kelas, menyampaikan keberadaan manusia sebagai makhluk sosial, dengan memberikan model pembelajaran yang tepat, keikutsertaan siswa pada ekstra kulikuler.Kata Kunci: Penanaman Nilai Moral; Pembelajaran PPKn
IMPLEMENTASI KOMPETENSI GURU UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA PADA PEMBELAJARAN PKn DI SMP NEGERI SE-KECAMATAN SIOMPU Asrudin, Muhamad; Karsadi, Karsadi; Samiruddin, Samiruddin
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 1, No 1 (2017): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.903 KB) | DOI: 10.33772/jwkp-ips.v1i1.7441

Abstract

Abstrak: Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan menganalisis: (1) implementasi kompetensi pedagogik guru dan kompetensi profesional guru untuk meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran PKn di SMP Negeri se-Kecamatan Siompu; (2) hambatan guru dalam mengimplementasikan kompetensi pedagogik dan profesional  untuk meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran PKn di SMP Negeri se-Kecamatan Siompu dan (3) upaya yang dilakukan guru dalam menghadapi hambatan mengimplementasikan kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional untuk meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran PKn  di SMP Negeri se-Kecamatan Siompu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.  Hasil penelitian ini yaitu: (1) Implementasi kompetensi pedagogik guru dan kompetensi profesional untuk meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran PKn di SMP Negeri se-Kecamatan Siompu yaitu beberapa sub indikator kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional sudah diimplementasikan dengan baik namun sebagai sub indkator kompetensi masih perlu diomptimalkan. Kemudian dalam implemetasinya dibeberapa aspek sub kopetensi pedagogik dan profesional guru sudah memperhatikan faktor-faktor keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. (2) Hambatan guru mengimplementasikan kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional yaitu: pertama, hambatan pada siswa karena kurang motivasi dan minat belajar siswa, kedua, kurangnya sarana dan prasarana dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran seperti penggunaan media LCD dan ketiga keterbatasan guru melakukan tindakan refleksi dengan melakukan penelitian tindakan kelas karena guru belum bisa mandiri melakukannya. (3) Upaya guru mengatasi hambatan implementasi kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional untuk meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran PKn se-Kecamatan Siompu yaitu pertama memotivasi siswa, melibatkan siswa pada proses pembelajaran, pembelajaran berpusat pada siswa kemudian mengganti metode pembelajaran yang dianggap kurang tepat dengan metode interaktif (metode diskusi dan tanya jawab) pada saat proses pembelajaran. Kata Kunci: Kompetensi Guru, Keaktifan Siswa

Page 4 of 10 | Total Record : 93