cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
REZ PUBLICA
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 2460058X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Rez Publica sebagai jurnal yang diterbitkan oleh jurusan Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo mempublikasikan berbagai karya tulis ilmiah berupa hasil penelitian sebagai penunjang bagi segenap civitas akademika dalam pengembangan ilmu pengetahuan khususnya ilmu sosial. Hasil penelitian yang di publikasikan di fokuskan pada kajian ilmu administrasi negara (publik), manajemen dan kebijakan publik, politik dan pemerintahan, hubungan internasional, community development, serta kajian ilmu sosial yang secara umum mengarah pada pengembangan ilmu administrasi publik.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2024):" : 11 Documents clear
KEWENANGAN OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA PERWAKILAN SULAWESI TENGGARA DALAM MELAKUKAN PENGAWASAN PELAYANAN PUBLIK Sandriyani Andrias, Feni; Kadir, Abdul; BB, Suriyani
REZ PUBLICA : Jurnal Administrasi Negara, Politik-Pemerintahan & Hubungan Internasional Vol 10, No 1 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/rzp.v10i1.48222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kewenangan Ombudsman Perwakilan Sulawesi Teggara dalam mengelola kasus penyalahgunaan administrasi dan lingkup pemantauan pelayanan publik yang dilakukan oleh Ombudsmans perwakilan Sulawesi tenggara. Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk memperoleh data melalui kerja lapangan, penelitian perpustakaan, dan pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa wewenang yang digunakan oleh Perwakilan Ombudsman Sulawesi Tenggara dalam menangani kasus penyalahgunaan administrasi telah beroperasi secara efektif; satu-satunya alasan untuk tidak mencapai tahap rekomendasi adalah bahwa ombudsmans sentral bertanggung jawab untuk itu. Apabila seorang operator jasa publik ditemukan telah melakukan kesalahan administrasi, tindakan perbaikan diberikan dalam waktu tiga puluh (30) hari setelah menerima Laporan Akhir Hasil Penelitian. (LAHP). Jika pihak belum membuat perbaikan dalam jangka waktu ini, fase rekomendasi akan dicapai
PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KANTOR CAMAT KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA Ifa, Ifa; Kambolong, Makmur; Taufik, Taufik
REZ PUBLICA : Jurnal Administrasi Negara, Politik-Pemerintahan & Hubungan Internasional Vol 10, No 1 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/rzp.v10i1.48218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran obyektif tentang Penerapan Prinsip Good Governance dalam pelayanan administrasi kependudukan di kecamatan kulisusu kabupaten buton utara. Penelitian deskritif kualitati fmerupakan penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan dan mendeskripsikan peristiwa maupun fenomena yang terjadi dilapangan dan menyajikan data secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta atau fenomena yang terjadi di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian ini menjukan bahwa (1) Penerapan Prinsip Good Governance Dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan Di Kantor Camat Kulisusu Kabupaten Buton. Kinerja pegawai akan menunjukan kemampuan organisasi/lembaga dalam mencapai tujuan. Untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan, di perlukan peningkatan-peningkatan kinerja pegawai secara berkala. Setiap kinerja dipantaudan dikontrol langsung Kepala Seksi Penyelenggaraan di Kantor Camat Kulisusu Kabupaten Buton Utara sebagai pimpinan dan jika terdapat kinerja pegawai yang perlu diperbaiki, langkah-langkah perbaikan akan diambil karena kinerja pegawai memiliki dampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik (2) Kualitas pelayanan di kantor camat yang dilakukan pada Seksi Penyelenggaraan di kantor camat kulisusu kabupaten buton utara dinilai belum optimal utamanya pada indikator bukti fisik dan daya tanggap. Beberapa sarana dan prasarana masih ada yang perlu di perbaiki yang mengakibatkan ketidaknyamanan pengguna layanan saat proses pemberian layanan.
STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS KERJA PEGAWAI PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA Santri, Santri; Aminuddin, Aminuddin; Abdullah, Akhyar
REZ PUBLICA : Jurnal Administrasi Negara, Politik-Pemerintahan & Hubungan Internasional Vol 10, No 1 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/rzp.v10i1.48223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan kualitas kerja pegawai pada badan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPKAD) provinsi Sulawesi tenggara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriftif kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan penelitian ini merupakan observasi, Wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang di peroleh menunjukkan bahwa strategi pengembangan SDM pada BPKAD Provinsi Sulawesi Tenggara telah berjalan baik. Hal ini di perkuat dengan keempat indikator yakni pelatihan/training, pendidikan, Rotasi kerja dan uji kopetensi. Meskipun pada pendidikan tidak ada pemberian pendidikan formal tapi di dukung oleh pemberian surat isin melanjutkan pendidikan.Sedangkan uji kopetensi dalam hanya di lakukan melalui penilaian pimpinan bukan melalui ujian. Sedangkan pada proses Peningkatan kualitas kerja pegawai pada BPKAD Provinsi Sulawesi Tenggara sudah berjalan dengan baik dilihat dari potensi diri dan proses kerja. Namun pada hasil kerja optimal dan antusiasme belum maksimal, karena hasil kerja optimal dimana adanya pegawai dalam proses kerjanya belum optimal dan masih adanya pegawai yang dalam mengerjakan pekerjannya masih terlambat untuk merespon. Sedangkan dari antusiasme belum dikatakan maksimal karena dilihat dari kehadiran pegawai, masih ada pegawai yang datang terlambat dan absen masuk kerja.
ANALISIS PEMBERIAN TAMBAHAN PENGHASILAN PEGAWAI DALAM MENINGKATKAN ETOS KERJA ASN PADA DINAS TANAMAN PANGAN DAN PETERNAKAN PROVINSI SULAWESI TENGGARA Sari, Rilda Rizky Indah; Gunawan, Gunawan; Sahrun, Sahrun
REZ PUBLICA : Jurnal Administrasi Negara, Politik-Pemerintahan & Hubungan Internasional Vol 10, No 1 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/rzp.v10i1.48652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan dan Menganalisis Bagaimana Kebijakan Pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Dalam Meningktakan Etos Kerja ASN Pada Dinas Tanaman Pangan Dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara. Adapun metode yang dingunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif yang meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Secara keseluruhan Program Pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi pegawai Dinas tanaman pangan dan peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara Berdasarkan PERGUB No. 11 Tahun 2022 bisa dikatakan efektif dalam Meningkatkan Etos Kerja ASN. Hal tersebut dapat dilihat dari semangat kerja, hasil kerja, dan tingkat kedisiplinan yang dimiliki para pegawai meningkat setelah adanya program Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). (2) Program TPP sudah cukup efektif, tetapi masih ditemukan beberapa kendala. Kendala tersebut berupa masih adanya oknum-oknum yang masih melanggar jam masuk ataupun pulang kantor serta adanya pegawai yang tidak menjalankan tugas-tugasnya sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Namun hal tersebur akan merugikan mereka sendiri karena akan memotong jumlah TPP pegawai yang mereka terima. Akan tetapi umumnya para pegawai telah menunjukkan perkembangan yang positif setelah adanya program Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang diberikan oleh pemerintah provinsi sulawesi tenggara khususnya Dinas Tanaman Pangan Dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara. (3) Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan Etos kerja pegawai di Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara adalah dengan melakukan pengawasan ketat terhadap tingkat kedisiplinan dan hasil kerja pegawai dan pemberian motivasi kerja kepada para pegawai agar lebih semangat dalam melaksanakan tugas yang diberikan.
TATA KELOLA KEBERSIHAN LINGKUNGAN PADA PASAR RAYA MEKONGGA KOLAKA OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP TERHADAP KENYAMANAN MASYARAKAT Nurhandayani, Nurhandayani; Sartono, Sartono; Taufik, Taufik
REZ PUBLICA : Jurnal Administrasi Negara, Politik-Pemerintahan & Hubungan Internasional Vol 10, No 1 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/rzp.v10i1.48219

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hambatan tata kelola kebersihan lingkungan di Pasar Raya Mekongga Kolaka dan cara penanganan kebersihan lingkungan di sana. Analisis kualitatif digunakan dalam penelitian semacam ini. Kepala Pasar Mekongga Kolaka Raya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kolaka, pedagang dan pembeli di Pasar Mekongga Kolaka Raya menjadi informan dalam penelitian ini. Tiga pendekatan digunakan untuk memperoleh data: dokumentasi, wawancara, dan observasi. Berdasarkan temuan penelitian, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kolaka menyatakan bahwa upaya pengelolaan kebersihan lingkungan di Pasar Mekongga Kolaka merupakan upaya pengelolaan sampah jangka panjang. Upaya tersebut mengacu pada pendekatan yang terencana dan berkelanjutan dalam mengelola seluruh siklus sampah mulai dari sumber hingga pembuangan akhir, penggunaan tenaga kerja yaitu penggunaan sumber daya manusia, penataan tempat sampah yaitu tindakan penyediaan atau penyiapan wadah khusus yang ditempatkan pada tempat yang strategis. lokasi pengumpulan sampah, dan pengumpulan sampah, yang meliputi identifikasi pengumpulan dan pengangkutan sampah dari berbagai sumber. Kepedulian terhadap lingkungan, kurangnya tempat sampah, pengelolaan sampah yang kurang baik, dan rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pembuangan sampah menjadi beberapa faktor yang menghambat buruknya pengelolaan kebersihan lingkungan Pasar Raya Mekongga Kolaka. Dengan menawarkan fasilitas tersebut, Pasar Mekongga Kolaka akan meningkatkan suasananya dan mendorong berbelanja lebih menyenangkan. Istilah “kenyamanan berbelanja” menggambarkan suatu keadaan atau keadaan di mana pelanggan merasa puas, nyaman, dan menikmati diri mereka sendiri saat berbelanja. Kenyamanan dalam berbelanja dapat didukung oleh berbagai macam unsur, baik yang berwujud maupun tidak berwujud. Pengelolaan kebersihan yang baik berdampak besar pada seberapa bersih suasana dan kenyamanan konsumen saat membeli
IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM MENUNJANG PENDIDIKAN ANAK USIA SEKOLAH PADA KELURAHAN TAMPO KECAMATAN NAPABALANO Ode Nuriko, Wa; Basri, Muhammad; Elwan, Muhammad
REZ PUBLICA : Jurnal Administrasi Negara, Politik-Pemerintahan & Hubungan Internasional Vol 10, No 1 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/rzp.v10i1.48224

Abstract

Tujuan dari penelitian ini (1) Meningkatkan kualitas hidup Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui akses terhadap layanan pendidikan, kesejahteraan sosial, dan kesehatan. (2) Mengurangi biaya pengeluaran juga dapat meningkatkan pendapatan keluarga miskin. (3) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat mengubah sikapnya agar bisa mandiri melalui akses terhadap layanan kesehatan maupun kesehatan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian deskrptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan 6 informan penelitian yang terdiri dari: Sekretaris Lurah, Pendamping PKH, Ketua Kelompok Penerima Bantuan PKH, dan Kepala RK Kelurahan Tampo. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Implementasi Program Keluarga Harapan Dalam Menunjang Pendidikan Anak usia sekolah Pada Kelurahan Tampo Kecamatan Napabalano sudah berjalan secara maksimal, hal tersebut didasarkan dengan adanya perubahan pola piker masyarakat dimana Keluarga Penerima Manfaat sudah memperhatikan pendidikan dan kesehatan anak-anaknya. Tingkat kepatuhan para penerima bantuan Program Keluarga Harapan sudah mampu menjalankan kewajibannya sebagai Keluarga Penerima Manfaat, walaupun masih ada sebagian yang perlu dimotivasi agar mereka selalu peduli akan pentingnya pendidikan dan kesehatan bagi generasi anak berikutnya dan pendamping senantiasa selalu memotivasi kepada Keluarga Penerima Manfaat agar terus meningkatkan kewajiban sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan.
EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DI DESA SOMBU KECAMATAN WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI Lini, Wa; Ode Mustafa. R, La; Ode Muh. Elwan, La
REZ PUBLICA : Jurnal Administrasi Negara, Politik-Pemerintahan & Hubungan Internasional Vol 10, No 1 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/rzp.v10i1.48220

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kebijakan pemberdayaan ekonomi yang diterapkan di Desa Sombu, Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi sudah efektif dalam memberdayakan ekonomi masyarakat nelayan. Penelitian tersebut dilakukan di Desa Sombu, Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2023. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, yaitu sampel dipilih secara metodis sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Metode campuran antara analisis kualitatif dan kuantitatif digunakan untuk menganalisis data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tiga kriteria efektivitas pencapaian tujuan, adaptasi kebijakan, dan integrasi kebijaka digunakan untuk menilai efektivitas kebijakan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat nelayan di Desa Sombu. Efektivitas indikator pencapaian tujuan cukup besar, terbukti dengan persentase 48,89%. Adaptasi terhadap kebijakan dan integrasi kebijakan dianggap cukup efektif dengan persentase masing-masing sebesar 57,78 dan 46,67%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Sombu Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi cukup efektif. Temuan ini sejalan dengan persentase efektivitas sebagai berikut: integrasi kebijakan mencapai 46,67%, diikuti oleh pencapaian tujuan sebesar 48,89%. Adaptasi kebijakan mencapai persentase efektivitas maksimum sebesar 57,78%. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa tingkat efektivitas kebijakan cukup tinggi.
STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI DESA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PETANI DI DESA LAKANDITO KECAMATAN KABANGKA KABUPATEN MUNA Sartika, Yuni; Amir, Muh.; Tawai, Adrian
REZ PUBLICA : Jurnal Administrasi Negara, Politik-Pemerintahan & Hubungan Internasional Vol 10, No 1 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/rzp.v10i1.48225

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Pengembagan Potensi Desa dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Petani di desa Lakandito kecamatan kabangka Kabupaten Muna. Adapu Tujuan dari penelitian ini adalah agar dapat mengetahui strategi pengembangan potensi desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani dan menjelaskan strategi pengembangan potensi desa dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat petani. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang menggunakan pendektan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Desa Lakandito, Kecamatan Kabangka, Kabupaten Muna. Agar dapat memperoleh data dalam penelitian ini, penulis melakukan penggalian dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini adalah tokoh dan sekretaris desa, ketua kelompok tani, dan masyarakat petani. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) strategi dalam pengembangan potensi desa yang dijalankan oleh pemerintah desa telah terlaksana dengan baik, dimana program-program yang dijalankan dapat membantu kaum tani untuk meningkatkan perekonomian. Namun ketersediaan sarana dan prasarana bagi masyarakat petani masih belum memadai. 2) Peran pengurus desa sebagai peningkatan kesejahteraan kaum tani sudah berusaha menjalankan tugasnya dengan baik. Namun tingkat kesejahteraan petani desa Lakandito belum bisa dikatakan sejahtera
STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI WISATA BENTENG KERATON BUTON DALAM MENINGKATKAN WISATAWAN ASING DI KOTA BAUBAU Salmin, Salmin; Yusuf, Muhammad; Hairani Idrus, Sitti
REZ PUBLICA : Jurnal Administrasi Negara, Politik-Pemerintahan & Hubungan Internasional Vol 10, No 1 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/rzp.v10i1.48221

Abstract

Strategi Pengembangan Potensi Wisata Benteng Keraton Buton dalam Meningkatkan Wisatawan Asing di Kota Baubau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Strategi serta tantangan dan hambatan dalam Pengembangan Potensi Objek Wisata Benteng Keraton Buton dalam Meningkatkan Wisatawan Asing Di Kota Baubau dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan informan para pegawai atau staff Dinas Pariwisata Kota Baubau, para wisatawan dan masyarakat setempat. Dalam melakukan pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Pengembangan Potensi Wisata Benteng Keraton dalam meningkatkan Wisatawan Asing di Kota Baubau dapat disimpulkan bahwa dari Dinas Pariwisata Kota telah berupaya secara maksimal telah melakukan berbagai pengembangan seperti promosi, aksesibilitas, kawasan pariwisata dan sumber daya manusia. Namun dibalik itu ada beberapa hambatan dan tantangan yang perlu diperhatikan dalam pengembangan objek wisata Benteng Keraton Buton seperti daya tarik wisata yang kurang di eksplor dan dipromosikan khususnya di kancah internasional, serta sumber daya manusia yang terbatas dan partisipasi masyakarakat yang kurang berperan aktif dalam melihat potensi wisata yang ada menjadi salah satu faktor minimnya kunjungan wisatawan asing di Kota Baubau
PENERAPAN E-GOVERNMENT MELALUI APLIKASI E-PROKSI (ELEKTRONIK PROGRAM PENCEGAHAN KORUPSI) PADA INSPEKTORAT KOTA KENDARI Fadillah, Muh; Bake, Jamal; Justawan, Justawan
REZ PUBLICA : Jurnal Administrasi Negara, Politik-Pemerintahan & Hubungan Internasional Vol 10, No 1 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/rzp.v10i1.48226

Abstract

Penerapan E-Government Melalui Aplikasi Elektronik Program Pencegahan Korupsi Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan menjelaskan Penerapan Elektronic-Government dari Aplikasi E-Proksi (Elektronik Program Pencegahan Korupsi) Pada Inspektorat Kota Kendari dalam pencegahan korupsi kolusi dan nepotisme di lingkup Pemerintahan Kota Kendari. Metode pendekatan deskriptif kualitatif merupakan metode penelitian yang digunakan oleh peneliti. Informan ditentukan dengan acak sesuai dengan masalah penelitian. Pengumpulan informasi/bukti penelitian dilakukan lewat wawancara mendalam, pengamatan langsung dan pendokumentasian. Hasil penelitian menunjukan Penerapan E-Government Melalui Aplikasi E-Proksi (Elektronik Program Pencegahan Korupsi) Pada Inspektorat Kota Kendari belum berjalan dengan maksimal, bisa dibuktikan dari beberapa aspek seperti support Pemerintah dalam hal regulasi dan peraturan yang belum ada serta belum meratanya sosialisasi aplikasi e-proksi. Juga dalam aspek sumber daya harus diperbaiki yaitu infrastuktur database yang digunakan masih standar sehingga aplikasi sering down. Namun dari aspek nilai, Inspektorat Kota Kendari sudah merasakan manfaatnya, seperti terwujudnya pelayanan masyarakat yang kredibel dan terbuka, memudahkan Inspektorat dalam melakukan pengawasan, serta mengurangi adanya tindak pidana korupsi karena ASN merasa terpantau dengan adanya aplikasi e-proksi, tetapi untuk masyarakat umum manfaatnya belum signifikan dirasakan. Sementara itu untuk aspek Kemauan (partisispasi masyarakat) dan kultur masyarakat setempat mengenai Penerapan aplikasi e-proksi dalam mendukung keberhasilan penerapan elektronic-government jauh dari apa yang di harapkan

Page 1 of 2 | Total Record : 11