cover
Contact Name
Anggriana Irwan
Contact Email
anggrianairwan8@gmail.com
Phone
+6285231750836
Journal Mail Official
lkim-pena@unismuh.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Makassar, Jalan Sultan Alauddin No.259 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal PENA : Penelitian dan Penalaran
ISSN : 23553766     EISSN : 27227685     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 285 Documents
UNSTACK CULTURE : MEDIA PEMBELAJARAN BAGI ANAK JALANAN BERBASIS UNO STACKO DALAM MELESTARIKAN KEBUDAYAAN DI KOTA MAKASSAR Irvandi Irvandi; Rifal Irfandi Syam
JURNAL PENA Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masuknya nilai-nilai budaya barat yang disertai berkembangnya arus globalisasi merupakan ancaman bagi budaya asli yang mencitrakan lokalitas khas daerah-daerah di negeri ini. Oleh karena itu, nilai-nilai budaya lokal merupakan hal penting yang harus diwariskan kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Pengenalan kebudayaan Indonesia kepada anak jalanan sangat perlu apalagi dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik, karena selain mereka paham dan mengetahui budaya negaranya sendiri, juga agar tidak terjadi klaim-klaim terhadap budaya Indonesia seperti yang dilakukan oleh negara tetangga terhadap budaya asli Indonesia. Maka dari itu peneliti membuat sebuah inovasi suatu media pembelajaran permainan Uno Stacko, untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya Indonesia terutama yang ada di Makassar, yaitu Media Pembelajaran Bagi Anak jalanan Berbasis Uno Stacko dalam Melestarikan Kebudayaan di Kota Makassar. Jenis penelitian karya tulis jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Menurut H.B. Sutopo, Penelitian deskriptif kualitatif dilakukan dengan cara mengumpulkan data berupa kata-kata, kalimat atau gambar yang memiliki arti lebih daripada sekedar angka atau frekuensi (Sutopo, 2002:35). Media pembelajaran ini dapat dimainkan 2-10 orang dan bisa dimainkan dengan membuat tim. media pembelajaran untuk anak jalanan sangat mudah dipahami dan memiliki aturan-aturan yang perlu diketahu oleh pemain sebelum memainkan permainan belajar ini. Supaya permainan media pembelajaran ini dapat berjalan secara baik, ada beberapa unsur yang menjadi syarat dalam bermain, diantaranya adalah Uno Stacko, buku Panduan, pemain, dan fasilitator dalam media pembelajaran ini pemain harus mengetahui tata cara bermain Unstack Culture..
KAJIAN LITERASI KEWIRAUSAHAAN DAN LITERASI DIGITAL TERHADAP KEBERLANJUTAN USAHA PEDAGANG PAKAIAN DI PASAR BARU KABUPATEN BANTAENG Nur Asni Aulia; Muhammad Hasan; Muhammad Dinar; Muhammad Ihsan Said Ahmad; Tuti Supatminingsih
JURNAL PENA Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui keberlanjutan usaha pedagang pakaian di pasar Baru Kabupaten Bantaeng, dengan memfokuskan kajian pada tiga variabel yakni literasi kewirausahaan, literasi digital dan keberlanjutan usaha pada 3 responden sebagai sampel penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi langsung pada objek penelitian. Kemudian hasil penelitian di kaji dengan teknik pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data diatas diperoleh hasil penelitian yang menunjukkan bahwa literasi kewirausahaan dan literasi digital pedagang pakaian di pasar Baru Kabupaten Bantaeng, dapat dikategorikan cukup baik untuk mendukung perkembangan pedagang pakaian tersebut. Hal ini disebabkan para pedagang punya pemahaman terhadap usaha yang didirikan, tidak pernah lalai dalam melaksanakan kewajiban serta hal-hal yang dapat mengganggu keberadaan usaha tersebut. Sedangkan keberlanjutan usaha menunjukkan bahwa usaha pedagang pakaian di psar Baru Kabupaten Bantaeng dapat dikategorikan cukup baik, karena bisa berkembang dengan baik. Keywords : Literasi Usaha, Literasi Digital, Keberlanjutan Usaha
PERAN PENGEMBANGAN JIWA ENTREPRENEURSHIP BERBASIS ETIKA BISNIS ISLAM DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN DAN KESEJAHTERAAN PELAKU BISNIS DI STUDENT MALL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR Andy Suryani
JURNAL PENA Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui dan menganalisis Peran Pengembangan Jiwa Entrepreneurship Berbasis Etika Bisnis Islam dalam Meningkatkan Pendapatan dan Kesejahteraan Pelaku Bisnis di Student Mall Universitas Muhammadiyah Makassar; (2) untuk mengetahui dan menganalisis Penerapan Etika Bisnis Islam Pada Pelaku Bisnis di Student Mall Universitas Muhammadiyah Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: (1) pengembangan jiwa entrepreneurship berbasis etika bisnis Islam memiliki peran dalam peningkatan pendapatan pelaku bisnis ke arah yang lebih berkah dan mensejahterakan sesuai dengan yang dicontohkan dalam jiwa entrepreneurship Rasulullah SAW; (2) etika bisnis Islam seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. rata-rata telah dilaksanakan atau diterapkan oleh pelaku bisnis yang ada di student mall Universitas Muhammadiyah Makassar. Hal ini dapat terlihat dari jawaban-jawaban pelaku bisnis saat diwawancarai oleh peneliti dan juga dipertegas oleh pembeli atau konsumen yang pernah berbelanja di student mall Universitas Muhammadiyah Makassar.
PROSES BERPIIR KREATIF MODEL WALLAS DALAM MEMECAHKAN MASALAH RELASI DAN FUNGSI DITINJAU DARI PERSPEKTIF GENDER SISWA KELAS VIII SMPN 26 MAKASSAR Rudi Rudi
JURNAL PENA Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses berpikir kreatif siswa dalam memecahkan masalah relasi dan fungsi ditinjau dari perspektif gender. Jenis Penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif, penelitian dilakukan pada kondisi objek yang alami. Subjek Penelitian ada 6 yaitu siswa laki-laki berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah, dan siswa perempuan berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen penelitian menggunakan tes, wawancara dan dokumentasi. Adapun Prosedur Penelitian yang digunakan yaitu Tahap Pra Lapangan, Tahap Kegiatan Lapangan, Tahap Analisis Data. Hasil Penelitian proses berpikir kreatif model wallas ditinjau dari perspektif gender antata lain,  Tahap Persiapan Subjek laki-laki dominan dapat memahami informasi awal dengan menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan, Subjek LBT dan LBS dapat memahami informasi awal dengan baik, namun subjek LBR tidak dapat memahaminya. Sedangkan subjek perempuan dominan tidak dapat memahami informasi awal, hanya subjek PBT yang dapat menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan. Tahap Inkubasi Subjek laki-laki berhenti atau diam sejenak untuk memunculkan sebuah ide sambil mengaitkan materi yang pernah didapatkan. Sedangkan subjek perempuan, subjek PBT berhenti sejenak sambil membaca berkali-kali soal yang diberikan, subjek PBS langsung mendapatkan ide, subjek PBR berhenti sejenak untuk memunculkan sebuah ide. Tahap Iluminasi Subjek LBR mendapatkan beberapa ide dengan jawaban yang benar, subjek LBS dan LBR hanya satu ide yang didapatkan dengan jawaban yang benar. Sedangkan subjek perempuan, subjek PBT mendapatkan beberapa ide dan dapat menyelesaikan jawaban dengan benar, subjek PBS dan PBR hanya mendapatkan satu ide dengan jawaban yang salah. Tahap Verifikasi Subjek laki-laki dominan memeriksa kembali jawaban yang telah dikerjakan hanya subjek LBR yang tidak memeriksa kembali jawabannya. Sedangkan subjek perempuan dominan tidak memeriksa kembali jawaban, hanya subjek PBT yang memeriksa kembali jawaban yang telah dikerjakan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Tingkat kreatif dari perempuan berkemampuan tinggi ini berada pada tingkatan ke 4 yaitu sangat kreatif. Subjek PBS berada pada tingkat berpikir kreatifnya di tingkat 0 (tidak kreatif). Subjek PBR pada tingkatan kreatif berada pada tingkat 0 (Tidak Kreatif). Subjek LBT tingkat berpikir kreatifnya berada pada tingkat 4 (sangat kreatif). Subjek LBS tingkat berpikir kreatifnya berada pada tingkat 2 (cukup kreatif). Subjek LBR tingkat berpikir kreatifnya berada pada tingkat 2 (cukup kreatif). Kata kunci: Berpikir kreatif, Model Walles, Kemampuan Matematika, Gender, Relasi dan Fungsi
Al-QIRA’AH APP: PLATFORM EDUKASI INTERAKTIF GUNA MEMINIMALISIR BUTA AKSARA AL-QUR’AN MASYARAKAT GOWA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Ummul Mu'minin; Nurfadillah Nurfadillah
JURNAL PENA Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agama berasal dari dua kata, yaitu a dan gam yang berarti tidak kacau. Ada empat hal yang harus ada dalam definisi agama, yakni agama merupakan jalan hidup, agama mengajarkan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, agama harus mempunyai kitab suci, dan agama harus dipimpin oleh seorang nabi dan rasul. Salah satu permasalahan dalam bidang agama adalah tingginya angka buta aksara Al-Qur’an. Sebuah data dari BPS menemukan bahwa ada sekitar 54 persen dari total populasi umat Islam di Indonesia yang tidak bisa membaca Al-Qur’an. Hasil survei Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta menyebutkan bahwa 65 persen umat Islam di Indonesia ternyata masih buta aksara Al-Qur’an. 35 persennya hanya bisa membaca Alquran saja. Sedangkan yang membaca dengan benar hanya 20 persen. Penurunan minat anak-anak yang datang ke TPA juga menjadi permasalahan sekarang. Aplikasi Al-Qira’ah merupakan salah satu alternatif untuk menjawab permasalahan tersebut. Aplikasi Al-Qira’ah merupakan platform edukasi interaktif sebagai media belajar mengaji online di Kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian pustaka (library research). Objek penelitian yang digunakan dalam Penulisan ini yaitu jumlah buta aksara Al-Qur’an masyarakat Gowa. Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder yang didapatkan dari situs resmi, jurnal, dan buku yang berkaitan dengan tema atau topik yang dibahas dengan cara membaca berbagai materi yang didapatkan, menyimpulkan hasil bacaan, kemudian menyusun secara sistematis hasil bacaan tersebut. Aplikasi Al-Qira’ah diharapkan mampu menjadi solusi buta aksara Al-Qur’an dan penurunan minat ke TPA di Kabupaten Gowa menuju revolusi industri 4.0.
NAMO: PARFUM ANTI NYAMUK ALTERNATIF PENCEGAHAN DEMAN BERDARAH DANGUE RAMAH LINGKUNGAN Muh. Sari Sam; Audry Aulia Nafasya; Masrullah Masrullah
JURNAL PENA Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam berdarah adalah penyakit yang cukup tinggi terjadi di Indonesia. Menurut badan pusat statitik Jumlah kasus DBD di Sulawesi Selatan naik sigifikan. Upaya telah dilaksanakan untuk menangkal persebaran penyakit demam berdarah antara lain dengan abatisasi ditempat penampungan air, penyemprotan atau fogging focus terhadap daerah yang dikategorikan mengalami wabah, serta program pemeriksaan jentik nyamuk yang dilaksanakan di rumah penduduk, sekolah, tempat ibadah dan lain-lain. Selama ini masyarakat banyak menggunakan insektisida anti nyamuk yang beredar di pasaran yang memilki banyak dampak negatif dari penggunaan insektisida kimia sintesis. Salah satu solusi yang dapat digunakan untuk menekan dampak negatif insektisida kimia sintetis adalah insektisida nabati. Salah satu bahan yang dapat dimanfaatkan sebagai insektisida nabati adalah Daun Pandan. Potensi tanaman ini dapat menghalau nyamuk Ae. albopictus. Namun untuk lebih memberikan varian aroma pada parfum tersebut, maka akan ditambahkan bunga melati. Maka dari itu penulis berinisiatif untuk membuat suatu usaha NAMO: Parfum Anti Nyamuk Alternatif Pencegahan Deman Berdarah Dangue Ramah Lingkungan Metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu dengan konsep era adaptasi kebiasaan baru (protokol kesehatan), daring (virtual) dan luring (luar jaringan dengan mematuhi protokol kesehatan) dengan pembatasan (Blanded). Namo Parfum Anti Nyamuk ini  merupakan suatu inovasi jenis wangian alami  yang memiliki aroma khas melati (jasmine). Namo Parfum Anti Nyamuk ini terbuat dari beberapa kombinasi antara ekstraksi larutan beberapa jenis tanaman seperti daun pandan, daun mangkokan, serta bunga melati. Selain memberikan aroma relaksasi bagi tubuh, parfum ini juga memiliki keutamaan untuk menjaga tubuh agar terhindar dari gangguan gigitan nyamuk.
BUDI KARSA: GLASS INTERFACE HOLOGRAM SEBAGAI MEDIA AJAR BAGI PENYANDANG DISLEKSIA DALAM MENYONGSONG SDGS 2030 Nurfadillah Nurfadillah; Sukma Nurmaula; Nuramanah Nuramanah
JURNAL PENA Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SDGs 2030 atau Sustainable Development Goals 2030 terus menjadi acuan visi dan misi untuk menjadi tolak ukur pembangunan yang berkelanjutan. Permasalahan disleksia juga masih menjadi hal yang perlu diutamakan di bidang pendidikan sebab anak disleksia sangat sulit untuk dibedakan secara fisik akibat adanya kesamaan dengan bentuk badan anak normal pada umumnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsep dari Budi Karsa serta manfaat Budi Karsa sebagai media ajar bagi penyandang disleksia. Penelitian ini juga sesuai dengan program pemerintah yaitu Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Terkhusus pada poin 4 yaitu pendidikan berkualitas (Quality Education). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan objek penelitian masalah pendidikan bagi penyandang disleksia di Indonesia. Data yang digunakan bersumber dari studi kepustakaan dan internet searching. Data yang dikumpulkan kemuadian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Budi Karsa dirancang untuk memudahkan anak penyandang disleksia dalam mengingat huruf dengan mudah menggunakan bantuan hologram sebagai media 3D. Budi Karsa juga bekerja sama dengan berbagai pihak yaitu pemerintah daerah, direktorat jendral pendidikan, kementrian kesehatan, serta kepala sekolah yang bertugas untuk mendayagunakan segala sumber yang tersedia agar mampu mencapai tujuan sekolah secara efektif. Budi Karsa diharapkan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat khususnya untuk anak penyandang disleksia karena apliksi Budi Karsa memungkinkan anak penyandang disleksia bisa bermain sambil belajar serta mampu mengingat setiap abjad dengan mudah kedepannya. 
IDENTIFIKASI KETIDAKSESUAIAN PEMANFAATAN RUANG UNTUK KAWASAN PERMUKIMAN PADA BANGUNAN RUMAH SARANG WALET DI KOTA WATAMPONE nur Rezki Amalia; Nurjannah Nurjannah; Windy Cahyana
JURNAL PENA Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Burung walet merupakan salah satu dari beberapa jenis burung yang mampu menghasilkan produk berupa sarang. Tingginya tingkat permintaan pasar dunia terhadap sarang burung walet untuk Indonesia sehingga banyak yang membudidayakannya. Maraknya pembudidayaan burung walet dengan membangun rumah walet mengakibatkan perubahan lahan di perkotaan, kawasan yang diperuntukkan hanya sebagai pemukiman tapi mengalami fungsi ganda. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kota Watampone sudah tidak sesuai dengan pemanfaatan ruang dikarenakan banyaknya sarang burung walet yang berdekatan dengan tempat ibadah, sarana pendidikan, fasilitas layanan publik dan banyaknya sarang burung walet yang saling berdekatan. Penyebab ketidaksesuai dikarenakan di Kota Watampone peraturan tentang burung walet belum dikeluarkan ditambah tidak ada pajak burung walet. Meskipun demikian masyarakat tidak berani komplen karena saling menghargai.
PENGARUH DISTANCE LEARNING TERHADAP INTERAKSI SOSIAL DITINJAU DARI TEORI BEHAVIORISME DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR Sukma Nur Maula; Juleha Juleha
JURNAL PENA Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran jarak jauh (distance learning) adalah proses pembelajaran yang dilakukan tidak dalam bentuk tatap muka antara pendidik dan peserta didik. Kehadiran distance learning memberikan dampak pada interaksi  sosial  yaitu antara pendidik dan peserta didik. Interaksi sosial  sendiri  merupakan  suatu interaksi antara satu individu ke individu lain, individu dengan kelompok dan kelompok ke kelompok lain. Adapun dampak sosial terhadap interaksi sosial yang dapat ditinjau dari teori behaviorisme dalam kondisi pandemi covid-19 ini yang sangat mempengaruhi interaksi sosial di kalangan mahasiswa universitas muhammadiyah Makassar itu sendiri, dalam teori ini mengkaji tentang bagaimana kondisi sosial sangat mempengaruhi keberhasilan belajar manusia. Kegiatan yang mulanya dilakukan dengan tatap muka beralih ke dalam jaringan. Fenomena di dunia pendidikan ditingkat pendidikan untuk perguruan tinggi  sudah  dilaksanakan oleh perguruan tinggi negeri ataupun swasta  sehingga  hal  tersebut  memiliki  impact terhadap pola interaksi sosial mahasiswa universitas muhammadiyah makassar dalam pelaksanaan pembelajaraan jarak jauh. Adapun jenis  penelitian yang  gunakan  yaitu  metode  kuantitatif.  Teknik  pengambilan  sampel menggunakan simple random sampling yaitu 50 responden dari universitas muhammadiyah makassar, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan distance learning terhadap interaksi sosial dikalangan  mahasiswa  universitas  muhammadiyah  makassar dimana Rhitung Rtabel. Dari hasil perhitungan Thitung sebesar 2,969 lebih besar dibandingkan dengan Ttabel (db= 48)  yaitu  2,01063  taraf  signifikan  5%. Berdasarkan perhitungan dan pengambilan keputusan, dapat disimpulkan bahwa variabel X memiliki pengaruh yang signifikan  terhadap  variabel  Y.   Hasil pengujian hipotesis tersebut terbukti bahwa terdapat pengaruh signifikan antara distance learning terhadap interaksi sosial dikalangan mahasiswa.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN DOMINO KARAKTER DENGAN TEKNIK SHADOW TEACHER DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK AUTISME PADA MATERI OPERASI HITUNG DI MASA PEMBELAJARAN JARAK JAUH Nurfadillah Nurfadillah; Didin Ferdiansyah; Fatahullah Fatahullah
JURNAL PENA Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang meliputi tahapan: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis aktivitas dan hasil belajar siswa autis pada materi operasi hitung dengan teknik shadow teacher menggunakan media pembelajaran domino karakter. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang diperoleh selama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan belajar guru di sekolah dan orangtua terhadap siswa autis memiliki perbedaan. Persentase aktivitas belajar siswa autis dari rumah pada siklus III sebesar 79,56%, sedangkan di sekolah diperoleh persentase sebesar 85,45%.  Keberhasilan dalam meningkatkan aktivitas belajar dalam proses belajar mengajar dapat menjadi faktor meningkatnya hasil belajar siswa autis. Dengan keterlibatan orangtua dalam proses pendampingan juga dapat menjadi tolak ukur keberhasilan kegiatan belajar siswa autis. Hal itu dapat dibuktikan dengan temuan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa persentase hasil belajar siswa autis dari rumah diperoleh sebesar 89,26%, sedangkan hasil belajar siswa autis dari sekolah menunjukkan persentase sebesar 87,16%. Data tersebut memiliki perbedaan yang tidak terlalu signifikan. Oleh karena itu, dengan metode pendampingan menggunakan domino karakter dalam proses belajar siswa autis dapat menjadi teknik yang baik di pemberlakuan jarak jauh dengan melibatkan peran orangtua sebagai guru pendamping.