cover
Contact Name
Anggriana Irwan
Contact Email
anggrianairwan8@gmail.com
Phone
+6285231750836
Journal Mail Official
lkim-pena@unismuh.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Makassar, Jalan Sultan Alauddin No.259 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal PENA : Penelitian dan Penalaran
ISSN : 23553766     EISSN : 27227685     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 285 Documents
DETEKSI SARS-COV-2 DENGAN METODE RT-LAMP BERBASIS IOT UNTUK PEMETAAN PASIEN COVID-19 Annisa Intan Kholifatullah; Fahmi Ikhasul Amaluddin; Silfi Arum Maretna
JURNAL PENA Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak yang nyata, baik di sektor kesehatan maupun di sektor lainnya. Hal ini menyebabkan adanya kelumpuhan ekonomi, susahnya pendidikan berjalan, pariwisata ditutup, dan sebab-sebab lainnya. Pemerintah mulai memberlakukan protokol kesehatan, dan membuat aturan yang berkenaan dengan tes COVID-19. Dalam masyarakat, dikenal dua metode tes yaitu rapid tes dan swab tes. Masing-masing memiliki kelemahannya, baik dari segi harga, durasi keluarnya hasil, dan lainnya. Padahal pemeriksaan ini merupakan hal yang penting karena selain untuk mengetahui hasil pemeriksaan secara individu, juga mempengaruhi interaksi dalam masyarakat. Oleh karena itu, diusulkan sebuah alat pemeriksaan COVID-19 yang terjangkau secara harga, durasi keluarnya hasil relatif cepat, dan dapat membantu pemeriksaan secara massal. Karya ini bertujuan untuk membahas bagaimana penerapan metode RT-LAMP dalam komponen yang mudah dicari di pasaran, dan bagaimana desain alatnya. Alat ini menerapkan metode RT-LAMP dan menggunakan mikrokontroller yang ada di pasaran, sehingga lebih mudah dibuat dan digunakan. Alat akan menggunakan modul gps dan akses internet untuk membantu pemetaan setelah dilakukan pemeriksaan door to door. Desain alat akan terdiri dari mikrokontroller, shield gps, modul gps, modul wifi (jika  ada), dan sd card, serta wadah pemanasan.
MODAL SOSIAL MASYARAKAT TURATEA (STUDI KASUS PETANI RUMPUT LAUT DI KELURAHAN PABIRINGA KECAMATAN BINAMU KABUPATEN JENEPONTO) Rezky Juniarsih Nur
JURNAL PENA Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat kemiskinan di Sulsel terus meningkat. Masyarakat miskin kabupaten Jeneponto didominan oleh para petani, salah satunya petani rumput laut. Ketidakmampuan melepaskan diri dari kemiskinan menyebabkan sebagian besar masyarakat Jeneponto memilih untuk menjadi petani rumput laut. Budidaya rumput laut dalam perkembangannya menjadi bagian mata pencaharian utama oleh masyarakat pesisir Kelurahan Pabiringa. Sistem budidaya yang tidak terlalu membutuhkan keterampilan tinggi, dengan cepat dapat diadopsi. Oleh karena itu, karakteristik dari sistem budidaya rumput laut ini dapat pula melibatkan seluruh anggota keluarga baik laki-laki maupun perempuan dan anak-anak. Sebagai salah satu upaya untuk mengatasi kemiskinan yang terjadi di kabupaten Jeneponto khususnya pada msayarakat petani rumput laut di kelurahan pabiringa maka diperlukan modal sosial. Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan metode pedekatan studi kasus. Dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitan adalah masyarakat petani rumput laut dengan jumlah informan sebanyak enam orang. Fokus penelitian dilakukan dengan menyusun pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan rumusan masalah. Peneliti melakukan pendalaman terhadap topik terlebih dahuluh dan melengkapi informasi terkait yang akan diteliti. Metode pengumpulan data dilakukan oleh peneliti adalah dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan untuk mengatur, mengurutkan, mengelompokkan, memberi kode, dan mengkategorikan data-data yang telah diperoleh dilapangan sehingga dapat diperoleh hasil temuan baru berdasarkan fokus dan permasalahan yang ingin dijawab. Berdasarkan hasil pengatamatan tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan adanya modal sosial yang dimiliki dan dikelola dengan baik dan merepakan dalam pekerjaan maka dapat membantu petani rumput laut untuk keluar dari garis kemiskinan.
PERGESERAN BAHASA TETINE DI MALUKU UTARA (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Ilham Zulhidayat Bursan; Rahman Rahim
JURNAL PENA Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk 1) mendeskripsikan tingkat pergeseran bahasa Tetine dalam ranah keluarga, ketetangaan, kekariban, dan keagamaan di Maluku Utara, dan 2) menjelaskan faktor-faktor penyebab pergeseran bahasa Tetine di Maluku Utara. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan teoretis dan pendekatan metodologis. Pendeketan teoretis yang digunakan sebagai ancangan penelitian ini adalah teori sosiolinguistik. Pendekatan metodologis yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif yang digunakan dalam penelitian menekankan pembacaan atas fenomena yang dipelajari. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan jenis data yaitu pengumpulan data primer menggunakan teknik survei, simak, angket, dan wawancara. Untuk pengumpulan data sekunder menggunakan studi kepustakaan dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif yang ditunjang oleh perhitungan persentase sederhana. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwabahasa Tetine (BT) di Maluku Utara mulai bergeser. Hal ini dapat dilihat pada pola penggunaan bahasa generasi inti penutur BT. Faktor sebab yang mendorong pergeseran BT di antaranya  faktor usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, sikap bahasa, dan lingkungan sosial penutur.  Pergeseran bahasa Tetine karena faktor usia umumnya terjadi pada penutur usia muda, sedangkan faktor tingkat pendidikan dan pekerjaan umumnya terjadi pada keluarga inti penutur BT di Kota Ternate. Dapat diperoleh pemahaman yang sejalan dengan teori sosialinguistik bahwa semakian muda usia penutur, tingginya pendidikan, dan posisi pekerjaan berpengaruh pada sikap bahasa sangat potensial berdampak padaan pergeseran bahasa.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA BERBASIS BUDAYA LOKAL BAGI PENUTUR ASING (BIPA) Ilham Zulhidayat Bursan; Rosyanti Trisna Fatimah
JURNAL PENA Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan bahan ajar bahasa Indonesia berbasis budaya lokal (Makassar) bagi penutur asing (BIPA) melalui Computer Assisted Instruction (CAI). Metode penelitian yang digunakan mengacu pada desain penelitian dan pengembangan (Research and Development) Borg dan Gall yang sudah dimodifikasi oleh Sugiyono (2010). Metode penelitian ini merupakan metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produktersebut dengan urutan langkah, yaitu: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk, (8) uji coba pemakaian, (9) revisi produk, dan (10) produksi massal. Untuk menjaring data, digunakan beberapa teknik pengumpulan data mulai dari observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian ini akan dipublikasikan pada jurnal nasional dan internasional bereputasi. Selain itu penelitian ini juga akan dipresentasikan dalam temu ilmiah baik nasional maupun internasional. Prinsip pengembangan bahan ajar BIPA yang bermuatan budaya bagi penutur asing tingkat pemula, menggunakan ragam bahasa yang mudah dipahami dan sesuai dengan keterbacaan penutur asing tingkat pemula, mampu memotivasi, serta memiliki teknik latihan empat aspek berbahasa serta latihan tata bahasa pada setiap babnya. Bahan ajar yang dikembangkan juga didasarkan pada prinsip-prinsip pengembangan bahan ajar. Pada aspek isi/materi didasarkan pada prinsip relevansi, kecukupan, adaptif, dan inovatif. Pada aspek penyajian didasarkan pada prinsip self instructional dan sistematis. Pada aspek bahasa dan keterbacaan menggunakan prinsip adaptif, konsistensi, dan relevansi. Pada aspek kegrafikaan menggunakan prinsip konsistensi dan relevansi. Kedua, prototipe bahan ajar dikembangkan dengan lima bagian meliputi (a) bentuk fisik, (b) sampul buku, (c) muatan isi/materi, (d) materi pelengkap, dan (e) evaluasi.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH BIOLOGI KONSEP BIODIVERSITAS PADA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 14 PANGKEP Mursalim, Hardianti
JURNAL PENA Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketuntasan belanjar materi biodiversitas di SMA Negeri 3 Pangkep masih perlu ditingkatkan. Hal ini diidentifikasi dari hasil tes kemampuan pemecahan masalah siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan memecahkan masalah pada materi biodiversitas siswa kelas X pada materi biodiversitas di SMA Negeri 3 Pangkep. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dengan menggunakan tehnik tes berupa tes kemampuan pemecahan masalah dan non tes berupa dokumentasi. Instumen penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah berupa tes esai berbasis konteks wacana. Sampel penelitian dipilih secara purposive sampling, yaitu kelas X sebagai kelas obsevasi dengan proporsi siswa kelas X MIPA tiap rombongan belajar.Hasil penelitian membuktikan bahwa mengidentifikasi masalah sebesar 76,0%, merumuskan masalah 52,0%, menemukan altenatif solusi 78,0%, memilih alternatif solusi 70,0%, kelancaran memecahkan masalah 89,0% dan kaulitas hasil pemecahan masalah 85,0%. Hal ini dapat dilihat dari perolehan presentase hasil tes kemampuan memecahan masalah yang berada pada rentang 61-80% dengan kriteria baik. Sedangkan untuk kategori sangat baik terdapat 11 siswa dengan presentase 47,8%, kategori baik terdapat 8 siswa dengan presentase 34,7%, kategori cukup baik 2 siswa dengan presentase 8,7% begitupun dengan kategori kurang baik 2 siswa dengan presentase 8,7% dan 0% untuk kategori sangat kurang baik yaitu 0 siswa.
STEERMAPS SEBAGAI SOLUSI PRAKTIS BAGI OJEK ONLINE DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Muhajirin Makkawaru; Khaerul Bashar
JURNAL PENA Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi merupakan salah satu bidang yang mengalami perkembangan yang pesat.Sarana dan prasarana transportasi yang baik dapat memperlancar laju mobilitas penduduk.Perkembangan teknologi yang semakin maju juga mengubah transportasi menjadi lebih baik dengan dikembangkannya transportasi online dan juga telah mengubah ojek menjadi transportasi online yang dapat diakses menggunakan android.Salah satu masalah yang dihadapi oleh pengendara ojek online adalah penggunaan handphone android saat melihat rute untuk mengantar penumpang.Hal ini berbahaya karena jika pengendara tidak fokus maka dapat mengalami kecelakaan di jalan akibat menggunakan handphone sambil berkendara.Berdasarkan hal tersebut, maka penulis mengadakan penelitian studi kepustakaan atau penulisan pustaka (library research) menggunakan jenis pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan literatur yang ada.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi dan internet searching dengan teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Steermaps adalah rancangan alat yang dibuat sebagai penunjuk arah bagi ojek online.Alat ini praktis digunakan sehingga dapat menghindarkan driver ojek online menggunakan handphone untuk melihat rute saat mengantar penumpang. Alat navigasi steermaps bagi motor memiliki prinsip kerja yang kurang lebih sama dengan prinsip kerja handphone android dan sistem kelistrikan pada motor. Adapun manfaat utama dari steermaps adalah memudahkan ojek online untuk melihat rute perjalanan untuk mengantar penumpang..Kata Kunci: Ojek Online, Revolusi Industri 4.0 dan Steermaps
ANALISIS PERTUMBUHAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI TENGAH PANDEMI COVID 19 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN DI WILAYAH SULAWESI SELATAN Firmansyah Firmansyah
JURNAL PENA Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator keberhasilan pembangunan dalam suatu perekonomian. Sumber daya alam yang paling berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat khususnya di wilayah Sulawesi Selatan adalah sumber daya dalam sektor pertanian. Pertanian di Sulawesi Selatan memiliki banyak ragam jenis dan memiliki daya saing tersendiri di mata masyarakat, seperti petani sawah, cengkeh, cokelat, dan lain sebagainya. Pada tahun 2019, perekonomian di Sulawesi Selatan meningkat cukup tinggi mencapai 5,46% menurut data Bank Indonesia, namun menjelang akhir tahun dan memasuki tahun 2020, perekonomian di Sulawesi Selatan mengalami penurunan yang terbilang merosot tajam hingga 0,5% menurut data Bank Indonesia. Penurunan perekonomian tersebut dikarenakan adanya pandemi Covid 19 yang menyerang berbagai negara khususnya Indonesia termasuk Sulawesi Selatan. Covid 19 merupakan virus baru yang mengakibatkan pneumonia yang misterius terhadap pengidapnya dan virus ini menular dengan cepat dari satu pasien ke orang lainnya. Adanya pandemi Covid 19 membuat beberapa sektor di Indonesia mengalami keterpurukan, salah satunya adalah sektor ekonomi. Terjadinya penurunan ekonomi dikarenakan diberlakukannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) sehingga masyarakat terbatas melakukan aktivitas sehari-sehari terutama kegiatan transaksi jual-beli. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mix method, gabungan dari dua jenis penelitian antara kualitatif dan kuantitatif dikarenakan data yang diambil bersumber dari data yang telah disaji oleh Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, dan Otoritas Jasa Keuangan, serta pengumpulan data dilakukan dengan cara menggunakan angket (kuisioner). Analisis pertumbuhan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid 19 terhadap sektor pertanian di wilayah Sulawesi Selatan, terbilang menurun dari tahun sebelumnya, penurunan perekonomian tersebut segera diantisipasi oleh pemerintah sehingga perekonomian perlahan membaik.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI MAHASISWA DALAM BERWIRAUSAHA (STUDI PADA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS EKONOMI UNIVERISTAS NEGERI MAKASSAR) Nurhaeni Nurhaeni; Agus Syam; Marhawati Marhawati; Muhammad Rakib; Thamrin Tahir
JURNAL PENA Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi dalam berwirausaha dan faktor dominan yang memengaruhi dalam berwirausaha pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis penelitian kualitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis penelitian fenomenologi. Penelitian fenomenologi bertujuan untuk menggambarkan bagaimana dampak wirausaha terhadap mahasiswa Universitas Negeri Makassar pada Fakultas Ekonomi Jurusan Pendidikan Ekonomi. Subjek penelitian adalah Mahasiswa Berwirausaha Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Makassar. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data verifikasi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi dalam berwirausaha adalah faktor keterampilan, lingkungan dan ekonomi. Dari ketiga faktor tersebut faktor keterampilan yang paling mempengaruhi dalam berwirausaha..Kata Kunci: Berwirausaha,Faktor-faktor yang memengaruhi dalam berwirausaha 
ANALISIS IMPOR DAGING SAPI DI INDONESIA TAHUN 2000-2019 Nurlaela Nurlaela
JURNAL PENA Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan produksi daging sapi di Indonesia tahun 2000-2019, siklus perkembangan produksi daging sapi di Indonesia tahun 2000-2019, dan elastisitas impor daging sapi pada faktor harga impor daging sapi, kecukupan, dan pendapatan perkapita di indonesia. Sumber data yang digunakan dalam penelitian merupakan data yang diperoleh dari lembaga FAOSTAT (Food and Agriculture Organization). Data dalam penelitian ini adalah data sekunder dalam bentuk time series selama 20 tahun, yaitu tahun 2000-2019. Analisis data yang digunakan, yaitu analisis trend linier, analisis trend non linier, dan analisis regresi ganda model Cobb douglas.Hasil analisis trend linier menunjukkan bahwa produksi daging sapi di Indonesia mengalami fluktuasi selama 20 tahun dari tahun 2000-2019. Hasil analisis trend non linier polinemial of orde-4 menunjukkan keadaan siklus naik dan turun selama dua kali. Siklus naik menunjukkan produksi daging sapi meningkat dan siklus turun menunjukkan produksi daging sapi menurun.Sedangkan pada tingkat elastisitas, harga impor daging sapi bersifat elastis terhadap impor daging sapi sebesar -1,2338, elastisitas kecukupan bersifat hampir elastis sebesar -0,9443, dan pendapatan perkapita terhadap impor daging sapi bersifat tidak elastis (inelastis) dengan nilai koefisien sebesar 0,6328.
ANALISIS RESPONS PENAWARAN KOMODITAS KARET ALAM DI SULAWESI SELATAN Andi Rika Nuralya
JURNAL PENA Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Respons Penawaran Komoditas Karet Alam di Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi respons penawaran terhadap luas arealdan produktivitas karet alam di Sulawesi Selatan serta menganalisis elastisitas penawaran karet alam dalam jangka panjang dan jangka pendek. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan deret waktu (time series) selama 21 tahun (1997-2017), maka penelitian dilakukan dengan mengambil seluruh data yang berhubungan dengan respons penawaran karet berupa data tahunan (t). Penelitian ini menggunakan model distribusi beda kala (time lagged) dengan metode penyelesaian model Nerlove berupa persamaan tunggal regresi berganda. Metode analisis permasalahan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang signifikan mempengaruhi respons luas areal karet alam di Sulawesi Selatan adalah produktivitas tahun sebelumnya. Sedangkan, pada respons produktivitas karet alam di Sulawesi Selatan tidak ada satupun variabel yang signifikan. Respons penawaran karet alam terhadap harga karet alam dalam jangka pendek dan panjang bernilai yaitu 0,29 dan 0,49  menunjukkan nilai yang inelastis ( E 1 ). Respons penawaran karet alam dalam jangka panjang lebih besar dibandingkan dengan  respons penawaran jangka pendek. Hal tersebut berpeluang untuk peningkatan luas areal dan produktivitas karet alam dalam jangka panjang lebih baik daripada peluang pada jangka pendek. Nilai tersebut diuraikan bahwa  setiap perubahan satu persen variabel independen dari masing-masing model respons akan terjadi perubahan pada variabel dependen berkurang satu persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa petani kurang memberi respons atas perubahan harga.