cover
Contact Name
Moh. Nur Ichwan, M.A., Ph.D.
Contact Email
-
Phone
+62274515856
Journal Mail Official
jurnal.dakwah@uin-suka.ac.id
Editorial Address
Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Jl. Marsda Adisucipto Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Dakwah: Media Komunikasi dan Dakwah
ISSN : 14115905     EISSN : 26141418     DOI : https://doi.org/10.14421/jd
Jurnal Dakwah memuat berbagai artikel yang mendiskusikan tentang dakwah, baik secara normatif maupun historis. Diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, dua nomor setiap tahun. Redaksi menerima tulisan tentang berbagai persoalan yang terkait dengan dakwah dalam berbagai aspeknya. Isi tulisan yang dimuat tidak harus sejalan atau pun mencerminkan pandangan redaksi.
Articles 328 Documents
MENYONGSONG DEMOKRASI DUNIA ARAB PASCA MUSIM SEMI Rahman, Musyfiqur
Jurnal Dakwah Vol. 21 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/JD.2112020.7

Abstract

Peristiwa The Arab Spring atau Musim Semi Arab merupakan potret yang menggambarkan bagaimana kesadaran kelektif bangsa Arab mampu menggumpal dalam suatu narasi besar untuk meruntuhkan tembok-tembok raksasa kekuasaan korup, diktaror dan sewenang-wenang. Kesadaran tersebut sama sekali tidak bisa dibendung, bahkan menembus batas-batas teritorial serta melampaui sentimen-sentimen agama, ras, etnis dan budaya.Buku The Arab Spring yang ditulis oleh Ahmad Sahide ini merupakan telaah konprehensif-sistematis atas peristiwa Musim Semi Arab dengan menjadikan Tunisia, Mesir dan Suriah sebagai objek kajian. Dengan menekankan pada diskursus tantangan dan peluang terbukanya keran demokrasi di Timur Tengah, khususnya dalam konteks ketiga negara di atas, Sahide mencoba mengurai benang merah dalam pergolakan Musim Semi Arab yang ditandai dengan perubahan-perubahan besar dalam peta politik Timur Tengah, terutama juga menyeret berbagai aktor yang terlibat di dalamnya, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Ketahanan Keluarga dan Pemberdayaan Perempuan di tengah Pandemi COVID-19: Studi Inovasi Kebijakan Bela-Beli Kulon Progo di Padukuhan Gegunung Fatimah, Nurul
Jurnal Dakwah Vol. 22 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengeksplorasi ketahanan keluarga dan pemberdayaan perempuan di tengah COVID-19. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa program PanganKu yang diinisiasi oleh Pemerintah Kulon Progo melalui pendampingan Kelompok Wanita Tani (KWT) telah membentuk ketahanan keluarga bagi masyarakat Padukuhan Gegunung, Kalurahan Sendangsari, untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga di tengah kebijakan pembatasan mobilitas. Ternyata, apa yang selama ini dianggap stereotip, perempuan justru menjadi penopang ketahanan keluarga dalam membentuk kembali subkultur baru sebagai penopang pendapatan ekonomi, ketahanan pangan, harmonisasi sosial, dan kemudahan akses kesehatan. Ini menepis anggapan bahwa perempuan kurang mampu memaksimalkan potensi apabila didorong ke arah perubahan sosial yang lebih kompetitif. Temuan ini menyoroti isu penting tentang optimalisasi unit terkecil dalam pemberdayaan masyarakat melalui keterlibatan perempuan untuk menopang ketahanan keluarga dan inovasi kebijakan yang implementatif.This study explores at understanding phenomena of family resilience and women’s empowerment amidst COVID-19. By applying a qualitative method and case study approach, it finds that the PanganKu program initiated by the Kulon Progo Regency through the assistance of the Women Farmer Group (Kelompok Wanita Tani/KWT) has formed family resilience for the people of Gegunung in Sendangsari countryside, to meet the basic needs of families amid the mobility restriction policy. In fact, there has been considered a stereotype so far, women have actually become the pillars of family resilience in reshaping a new subculture as a support for economic income, food security, social harmonization, and access to health easily. This dispels the notion that women are less able to maximize their potential when pushed towards more competitive social change. This finding highlights the important issue of optimizing the smallest unit in community development through the involvement of women to support family resilience and implementing policy innovation.
KEJUJURAN HISTORIS BARAT DAN ISLAM Wiranto, Erham Budi
Jurnal Dakwah Vol. 21 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/JD.2122020.7

Abstract

In historical relations between the West and the Islamic world, honesty is a rare dimension. The history of West-East relations seems to be filled with bias and covered in prejudice. The negative stigma of the West towards the East, and vice versa, is still being inherited and reproduced today. Sudibyo Markus tries to present an honest and balanced historical analysis in seeing the West and Islam. This paper is a review of Sudibyo Markus' book entitled Dunia Barat dan Islam, Cahaya di Cakrawala (The West and Islam, Light in the Horizon) published by Gramedia in 2019. Dalam sejarah hubungan dunia Barat dan dunia Islam, kejujuran termasuk dimensi yang langka. Sejarah relasi Barat-Timur seolah dipenuhi bias dan berlumuran prasangka. Stigma negatif Barat terhadap Timur, demikian pula sebaliknya, masih terus terwarisi dan direproduksi hingga kini. Sudibyo Markus mencoba menghadirkan analisis sejarah yang jujur dan berimbang dalam melihat Barat dan Islam. Tulisan ini adalah telaah terhadap buku karya Sudibyo Markus berjudul "Dunia Barat dan Islam, Cahaya di Cakrawala" yang diterbitkan oleh Gramedia tahun 2019.
Tiktok Sebagai Media Kreativitas di Masa Pandemi Covid-19 Fanaqi, Chotijah
Jurnal Dakwah Vol. 22 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/JD.22.1.21.4

Abstract

This study aims to see and interpret how Tik Tok is used as a medium to support creativity by its users during the pandemic of Covid-19. This research method is qualitative with an interpretive approach. This research was carried out during the pandemic of Covid-19, during November 2020, with data collection techniques through interview techniques, literature searches, and interpretation of data. Interviews were conducted with 14 TikTok application users using several methods, including face-to-face (with health protocols), Video Call, and WhatsApp Chat, on Tik Tok application users in the period November 2020. The results showed that the use of Tik Tok during the pandemic of Covid-19 is sufficient to support the creativity of its users. The indicators of creativity as stated by Guilford (2008) which include fluency in thinking, flexibility in thinking, and developing ideas are almost all felt by the participants as users of the Tik Tok account interviewed by the researcher. This is because users feel the use of the Tik Tok application is quite effective during the pandemic of Covid-19, where most of their daily activities are carried out at home, as an effort to avoid crowds and direct contact with other people as an effort to prevent the transmission of Covid-19. In addition to supporting creativity, the use of the Tik Tok application also has several other benefits including entertainment medium, interaction medium, promotional medium, medium of information sharing, and medium that can increase immunity. Keywords: Tik Tok, Medium of Creativity, Pandemic of Covid-19 Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menginterpretasikan bagaimana Tik Tok digunakan sebagai media penunjang kreativitas oleh para penggunanya di masa pandemi Covid-19.  Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan Interpretatif. Penelitian ini dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19, yakni selama bulan November 2020, dengan teknik pengumpul data melalui teknik wawancara, penelusuran pustaka, serta interpretasi terhadap data. Wawancara dilakukan terhadap 14 pengguna aplikasi TikTok dengan menggunakan beberapa metode, diantaranya tatap muka (dengan protokol kesehatan), Video Call, dan Chat WhatsApp, pada pengguna aplikasi Tik Tok pada rentang waktu bulan November 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penggunaan Tik Tok di masa pandemi Covid-19 cukup menunjang kreativitas para penggunanya. Indikator kreativitas sebagaimana dikemukakan oleh Gulford (2008) yang meliputi kelancaran berpikir, keluwesan berpikir, dan mengembangkan gagasan hampir semua dirasakan oleh para partisipan selaku pengguna akun Tik Tok yang diwawancarai oleh peneliti. Hal ini karenakan para pengguna merasakan pemanfaatan aplikasi Tik Tok cukup efektif di masa pandemi Covid-19 yang sebagian besar aktivitas sehari-hari banyak dilakukan di rumah, sebagai upaya menghindari kerumunan dan kontak langsung dengan orang lain sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Selain menunjang kreativitas, penggunaan aplikasi Tik Tok juga   memiliki beberapa manfaat lain diantaranya seperti media hiburan, media interaksi, media promosi, media berbagi informasi, dan media yang bisa meningkatkan imun. Kata Kunci: Tik Tok, Media Kreativitas, Pandemi Covid-19
Dakwah Transformatif Muhammadiyah dalam Mewujudkan Masyarakat Madani melalui Jihad Konstitusi Hamdanny, Daniel Rusyad
Jurnal Dakwah Vol. 22 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/JD.22.1.21.2

Abstract

Muhammadiyah, since its establishment in 1912, has been a pioneer of transformative da'wah in shaping civil society in the archipelago. Various approaches and strategies are taken by Muhammadiyah in response to the challenges of the times and the leadership style of the Organization. Under the leadership of Din Syamsuddin (2005-2015), Muhammadiyah's transformative da'wah was carried out, one of which was through constitutional jihad in an effort to guide and correct the legislative process and products to conform to the morals and ideals of Pancasila and the 1945 Constitution. This paper attempts to describe the da'wah strategy used by Muhammadiyah within the movement from transformative da'wah perspective. The research uses a qualitative approach with the method of discourse analysis on the literature; books, ebooks, news articles, scientific journals, seminar proceedings, audio-visual recordings, interview transcripts, Constitutional Court decisions and other documents deemed credible related to the Muhammadiyah constitutional jihad discourse. Whereas Constitutional Jihad from the perspective of transformative da'wah is pursued through two methods; namely the method of reflection in the form of political ijtihad that seeks to reconcile constitutional norms with Islamic values, as well as the method of action in the pre-legislation process through a research approach (uslubul bahts), in the legislative process through a critical approach and participatory guidance (uslub an naqd wal irsyad) , and post-legislation with a legal monitoring and judicial review approach (uslub al muqarabah wal muraja'ah). Keywords: Muhammadiyah; Transformative Da'wah; Civil Society; Constitutional Jihad Muhammadiyah, sejak pendiriannya pada tahun 1912, telah menjadi pelopor dakwah transformatif dalam membentuk masyarakat madani di tanah air. Berbagai pendekatan dan strategi ditempuh Muhammadiyah mengikuti tantangan zaman dan gaya kepemimpinan Persyarikatan. Di bawah kepemimpinan Din Syamsuddin (2005-2015) dakwah transformatif Muhammadiyah dilakukan salah satunya melalui jihad konstitusi dalam upaya mengawal dan mengoreksi proses dan produk legislasi agar sesuai dengan moral dan cita-cita Pancasila dan UUD 1945. Paper ini mencoba menguraikan strategi dakwah yang digunakan Muhammadiyah pada gerakan tersebut ditinjau dari teori Dakwah Transformatif. Penelitan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana terhadap pustaka; buku, ebook, artikel berita, jurnal ilmiah, prosiding seminar, rekaman audio-visual, transkrip wawancara, putusan Mahkamah Konstitusi dan dokumen lainnya yang dianggap kredibel terkait diskursus jihad konstitusi Muhammadiyah. Bahwa Jihad Konstitusi dari perspektif dakwah transformatif, ditempuh melalui dua metode; yaitu metode refleksi dalam bentuk ijtihad politik yang berupaya merekonsiliasi norma konstitusi dengan nilai-nilai Islam, serta metode aksi pada proses pra-legislasi melalui pendekatan riset (uslubul bahts), pada proses legislasi melalui pendekatan kritis dan bimbingan partisipatif (uslub an naqd wal irsyad), dan pasca legislasi dengan pendekatan monitoring dan pengujian hukum (uslub al muqarabah wal muraja’ah). Kata Kunci: Muhammadiyah; Dakwah Transformatif; Masyarakat Madani; Jihad Konstitusi, 
Konseling Multikultural Sebagai Pendekatan Studi Terorisme Suwartini, Sri; Wiranto, Erham Budi
Jurnal Dakwah Vol. 22 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/JD.22.1.21.5

Abstract

The purpose of this research is to describe the scientific stance of multicultural counseling and its contribution to Terrorism Studies. Attempts are made by performing a literature study on three topics: multiculturalism, multicultural counseling, and terrorism studies. This study found that Multicultural Counseling can be an appropriate approach in Terrorism Studies because Terrorism Studies currently lack the perspective of terror perpetrators' subjectivity. This need can be filled by Multicultural Counseling with its scientific qualities and distinctive capabilities.Studi ini bertujuan menjelaskan kedudukan keilmuan Konseling Multikultural serta kontribusinya dalam Studi Terorisme. Upaya menjelaskan hal tersebut ditempuh dengan cara melakukan review literatur seputar tiga isu, yaitu multikulturalisme, konseling multikultural, dan studi terorisme. Studi ini menemukan bahwa Konseling Multikultural dapat menjadi pendekatan yang baik dalam Studi Terorisme, sebab studi terorisme saat ini masih kekurangan perspektif subyektifitas pelaku teror. Konseling Multikultural dengan karakteristik keilmuan dan kemampuan khususnya mampu mengisi celah tersebut. 
Covid-19 dalam Refleksi Lintas Iman Sulastri, Sri
Jurnal Dakwah Vol. 22 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/JD.22.1.21.6

Abstract

Judul: Virus, Manusia, Tuhan; Refleksi Lintas Iman Tentang Covid-19Penulis: Ahmad Mutaqin dkkEditor: Dicky Sofjan, Muhammad WildanKata Pengantar: Zainal Abidin BagirCetakan: PertamaTahun: Desember 2020Penerbit: Kepustakaan Populer GramediaISBN: 978-602-481-503-5
Dari Simbolisasi Kesultanan Menjadi Pusat Pariwisata: Studi Perubahan Sosial dalam Ritualisasi Keagamaan di Masjid Gedhe Kauman Septiana Arfiani, Anindya
Jurnal Dakwah Vol. 22 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini berusaha untuk mengeksplorasi perubahan Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta. Untuk lebih memahami topik tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan naratif. Data studi perubahan Masjid Gedhe Kauman merujuk pada sumber kepustakaan. Studi ini menunjukkan bahwa apa yang selama ini dipandang sebagai ikon kesultanan sebagai salah satu daerah keistimewahan di Indonesia telah bermetamorfosis. Perubahan ini tidak hanya sebagai pusat ritualisasi keagamaan Islam, namun juga menjadi tujuan pariwisata. Ini dibuktikan oleh kehadiran artefak sejarah—kumpulan sejarah tata letak, arsitektur yang masih kental dengan Jawa kuno, asal muasal organisasi Muhammadiyah hingga menjadi sumber rezeki bagi warga karena aktivitas keagamaan yang mengundang sejumlah wisatawan. Relevansi temuan tersebut mengindikasikan bahwa pelestarian artefak menjadi kekuatan dalam menghargai peninggalan sejarah–tangible maupun intangible—dan keberlanjutan pembangunan berbasis pariwisata keagamaan. Hal ini berimplikasi terhadap pola dan cara tentang bagaimana ritualisasi keagamaan menjadi simbol kekuatan pelestarian budaya.The study sought to explore the changes of Yogyakarta’s Gedhe Kauman Mosque. To gain further understand this topic, the study uses qualitative methods with a narrative approach. The study data on the change of the Kauman Gedhe Mosque refers to literature sources. This study shows that what has been seen as an icon of the sultanate as one of the special region in Indonesia has metamorphosed. This change is not only a center for Islamic religious ritualization, but also a tourism destination. This is evidenced by the presence of historical artifacts—a collection of historical layouts, architecture that is still thick with ancient Javanese, the origin of the Muhammadiyah organization to become a source of sustenance for residents because of religious activities that invite a number of tourists. The relevance of these findings indicates that the preservation of artifacts is strength in appreciating historical heritage– both tangible and intangible– and the sustainability of religious tourism-based development. It has implications for patterns and ways of how religious ritualization becomes a symbol of the power of cultural preservation.
Pesan Dakwah Gelaran Wayang Mbah Gandrung di Kabupaten Kediri Kecamatan Semen Suryaningsih, Anik
Jurnal Dakwah Vol. 22 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelestarian warisan wayang mbah Gandrung di Desa Pagung, Kab. Kediri dengan nuansa mistik yang mengitarinya mengandung nilai-nilai dakwah yang merepresentasikan pandangan dunia Jawa yang khas. Jalinan kisah yang melibatkan kekuatan alam dengan unsur pemenuhan janji terhadap sang Adi Kodrati merupakan indikator kuat untuk mengidentifikasi pesan dakwah yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menemukan pesan dakwah dalam pagelaran wayang mbah Gandrung menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi lapangan melalui pendekatan antropologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemunculan wayang mbah Gandrung didahului oleh cerita magis sebagai representasi posisi alam dalam struktur kehidupan manusia. Sesuatu yang telah disediakan alam membutuhkan unsur perawatan dan upaya menjaga hubungan melalui berbagai bentuk ritual. Wayang yang telah diberikan digunakan sebagai sarana untuk menunjukkan ketaatan melalui pelaksanaan janji (mungel) yang menjadi sebab pementasan wayang. Prosesi-prosesi yang dilakukan mensyaratkan keikutsertaan masyarakat sebagai saksi. Mekanisme ini menunjukkan jalinan pesan keseimbangan kosmologis yang melibatkan ketundukan hubungan manusia dengan Tuhan dan keseimbangan hubungan manusia dengan manusia dan manusia dengan alam.
Eksistensi dan Peran Dakwah Male Ta Ilayabe di Gorontalo Perdana, Dian Adi; Sahrain, Elvin; Apriani, Ibnu; Inaku, Rezki; Anuz, Moh. Alwi; Manani, Selitia; Karim, Hapsa
Jurnal Dakwah Vol. 23 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jd.jd.23.2.22.1

Abstract

Male Ta Ilayabe’s character which respected by the local community as ulama. How is the process, strategy, role and legacy of Male Ta Ilayabe's da'wah in Gorontalo. This research is qualitative with descriptive method using observation and interview data collection techniques. The data obtained then it studied, analyzed, interpreted to produce conclusions. The results of this study were his strategy by taking advantage of his position as an assistant of king as well as da’wah to the people of Gorontalo. His populist and simple attitude makes it easy in the process of da’wah. His role of da'wah as a messenger of taxes, the existence of religious-political relations became a factor in the penetration of Islam in the archipelago. His da'wah activities have an impact on changing the social community with the remains of tomb and Hunto mosque which have become religious and cultural tourism destinations in Gorontalo City.