cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 376 Documents
Telaah Fikih Muamalah tentang Praktik Gadai Perkebunan di Desa Japan Kabupaten Kudus Ahmad Nilnal Muna
Jurnal Penelitian Vol 15, No 1 (2021): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v15i1.10751

Abstract

AbstrakPraktik gadai saat ini masih juga terjadi kendati sistem perbankan dan sistem permodalan perbankan maupun turunannya sudah begitu masif dan begitu banyak jumlahnya serta semakin memudahkan. Tak terkecuali apa yang dilakukan masyarakat Japan kecamatan Dawe kabupaten Kudus. Praktik ar-Rahn dengan menggadaikan kebun maupun sawah sebagai jaminan tetap ada dan subur di masyarakat pedesaan.Studi mengenai praktik mu’amalah khususnya gadai di kalangan masyarakat menjadi penting adanya untuk mengukur dan mengetahui bagaimana praktik ar-rahn di tengah-tengah masyarakat. Sudah sesuai dengan tuntunan fiqih mu’amalah atau tidak.Pada penelitian ini penulis berfokus pada praktik gadai perkebunan yang dilakukan di masyarakat Desa Japan Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Melalui penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif, yakni pendekatan penelitian yang tidak menggunakan perhitungan angka-angka dalam menguji kebenaran datanya. Oleh karena itu masalah dalam penelitian kualitatif masih bersifat sementara, tentatif, dan akan berkembang atau berganti setelah peneliti berada di lapangan. Lokasi dalam penelitian ini adalah berada di Desa Japan Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Sementara waktu penelitian ini adalah mulai Januari sampai Maret tahun 2021.Penelitian ini ingin mengungkap praktik gadai perkebunan praktik gadai perkebunan yang dilakukan di masyarak Desa Japan Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Apakah praktik tersebut sudah sesuai dengan kaidah dalam fikih muamalah dan bagaimana solusinya. Fiqih Muamalah Study about pawn practice in Japan Dawe Kudus The current practice of pawning is still occurring even though the banking system and banking capital system and its derivatives are already so massive and so many in number and making it easier. The people of Japan, Dawe sub-district, Kudus district were no exception to this. The practice of ar-Rahn by mortgaging gardens and rice fields as a guarantee of existence and fertility in rural communities.The study of mu'amalah practices, especially pawning among the community, is important to measure and find out how ar-rahn practices in the community. It is in accordance with the guidance of fiqih mu'amalah or not.In this study the authors focused on the practice of plantation pawning carried out in the community of Japan Village, Dawe District, Kudus Regency. Through field research (field research) with a qualitative approach, namely a research approach that does not use numerical calculations to test the correctness of the data. Therefore problems in qualitative research are still temporary, tentative, and will develop or change after researchers are in the field. The location in this research is in Japan Village, Dawe District, Kudus Regency. Meanwhile, the time of this research is from January to March 2021.This study aims to reveal the practice of plantation pawning in the practice of plantation pawning in the Japanese village community, Dawe District, Kudus Regency. Is this practice in accordance with the rules in muamalah fiqh and what is the solution
SPIRIT GUSJIGANG KUDUS DAN TANTANGAN GLOBALISASI EKONOMI Muhamad Mustaqim; Ahmad Bahruddin
Jurnal Penelitian Vol 9, No 1 (2015): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v9i1.848

Abstract

THE SPIRIT OF GUSJIGANG KUDUS AND THE ECONOMIC GLOBALIZATION CHALLENGES. This paper intends to reveal the role of  Gusjigang business spirituality in facing the global economy. Kudus society known to have unique typology in business and learning, it is known as “Gusjigang”, it stands for the good, recite the Qur’an, and trade. Studies on the relationship between spirituality and business have been conducted a lot, but the study of the ethical spirit that focuses on business behavior of Muslim community in the context of  the trend of  economic globalization would still limited. The unique format and typology resulting from this study is expected to be a new concept for the development of Islamic economics and business at a different time and space in the future. In general, the results of this study came to the conclusion that Gusjigang spirit as glokalitas in business behavior. Glokalitas is a local moral value that is expected to become a universal character. This universal value if applied in the free competition, it will generate business behavior which always brings the perpetrators to goodness.Keywords: Gusjigang, Globalization, Economics.Tulisan ini bermaksud mengungkap peran spiritualitas bisnis Gusjigang dalam menghadapi ekonomi global. Masyarakat Kudus dikenal memiliki tipologi unik dalam berbisnis dan belajar, yang dikenal dengan istilah “Gusjigang”, kepanjangan dari bagus, ngaji, dan dagang. Kajian tentang hubungan antara spiritualitas dan perilaku bisnis memang sudah banyak dilakukan, tetapi kajian tentang spirit etik yang berfokus pada perilaku bisnis masyarakat Muslim konteksnya dengan kecenderungan globalisasi ekonomi kiranya masih terbatas. Format dan tipologi unik yang dihasilkan dari kajian ini diharapkan mampu menjadi konsep baru untuk pengembangan ekonomi dan bisnis Islam pada ruang dan waktu yang berbeda di masa mendatang. Secara umum, hasil kajian ini sampai pada penyimpulan spirit Gusjigang sebagai glokalitas dalam perilaku bisnis. Glokalitas merupakan nilai kearifan lokal yang diharapkan mampu menjadi  karakter  universal.  Nilai  universal  ini  jika  diterapkan dalam persaingan bebas, maka akan menghasilkan perilaku bisnis yang senantiasa membawa pelakukunya kepada kebaikan.Kata Kunci: Gusjigang,Globalisasi, Ekonomi.
Compatibility of Transactional and Interpersonal Conversation Texts in MTs English Textbook With The Standard of Content Ulin Nuha
Jurnal Penelitian Vol 13, No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v13i1.4836

Abstract

In this study, I analyzed the transactional and interpersonal conversation texts found in grade VIII English textbook entitled “EOS English on Sky 2”. This textbook is still much used at SMP or MTs although it was published a couple years ago. I also analyzed the linguistic features of the transactional and interpersonal conversations in the English textbook. It is assumed by the writers of the English textbook that the transactional and interpersonal conversation texts found in the English textbook are compatible with the standard of content as mentioned in curriculum 2006, School-based Curriculum (KTSP or Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan). The standard of content in KTSP 2006 develops student’s linguistic competence in people’s experience, ideas, and feelings and understands various meanings.This study focuses on the issues of structural-functional approach which analyzes the speech function, structural approach which analyzes linguistic features,This is a qualitative study. In calculating the data and the final result of data percentage, quantification was used to support this study. The data are transactional and interpersonal conversation texts written in grade VIII English textbook. Units of analysis in this study are moves and clauses. The conversation texts are presented in 8 units. The moves were analyzed functionally and the clauses were analyzed structurally.The result shows that the speech functions of the transactional conversation texts are 54.5% matching the standard of content, the speech functions of the interpersonal conversation texts are 2.1% matching the standard of content, the linguistic feature applied in the transactional and interpersonal conversation texts uses the linguistic feature in functional literacy level, the speech functions of conversation texts introduced in EOS English on Sky 2 for MTs grade VIII are less compatible with the standard of content based on the compatibility levels.
LEGAL POSITIVISM DALAM HUKUM ISLAM (Studi Kritis Terhadap Epistemologi Hukum Mazhab Hanbali) Nur Aris
Jurnal Penelitian Vol 11, No 2 (2017): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v11i2.3487

Abstract

This study aims to understand the structure of logical system in the Hanbali School and trace the existence of the ideas of legal positivism in it. This study focusedon the Hanbali School of Jurisprudence, since it is often referred to as the textual-inclined Jurisprudence. The ideas of legal positivism are very close to textualism. The primary source of data in this research is the books of fiqh that related to the Hanbali school category. The data collection and the analysis technique were adopted from the content analysis method systematicallyto deeply describe the epistemological structure of the Hanbali School and the ideas of the legal posistivism in it.
Pendidikan Islam Berbasis Inklusifisme dalam Kehidupan Multikultur Nasri Kurniallah; Sri Suharti
Jurnal Penelitian Vol 10, No 1 (2016): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v10i1.1337

Abstract

Memijak Bumi, Menjunjung Langit: Identitas Kelompok Diaspora Muslim di Eropa Muhammad Soufi Cahya Gemilang; Riqko Nur Ardi Windayanto
Jurnal Penelitian Vol 14, No 2 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i2.8557

Abstract

Imigrasi kelompok diaspora Muslim dari Timur Tengah menuju Eropa telah menyebabkan gejolak berupa naiknya kekuatan-kekuatan gerakan populis sayap kanan. Kehadiran diaspora Muslim dipandang dapat mengancam status sosial dan identitas kultural. Akibatnya, mereka mengalami serangan identitas, marginalisasi, dan diskriminasi. Penelitian ini mencoba menguraikan strategi negosasi dan apropriasi yang dilakukan oleh kelompok diaspora Muslim dalam menghadapi serangan-serangan tersebut melalui penyesuaian nilai-nilai Islam dengan nilai-nilai kebudayaan Barat. Selain itu, penelitian ini juga memaparkan proses-proses dalam menjalankan strategi dan dampak dari strategi tersebut bagi kelompok diaspora Muslim di Eropa. Data penelitian diperoleh melalui tinjauan literatur berupa jurnal periodik, buku, dan surat kabar cetak maupun daring yang relevan terhadap pembahasan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa negosiasi antara kelompok diaspora Muslim dengan kebudayaan Barat menghasilkan tiga identitas sebagai produk brain drain dan gain, yaitu Muslim Liberal, Moderat, dan Radikal. Studi ini menawarkan sebuah refleksi bahwa diaspora Muslim bukanlah kelompok homogen sebagaimana propaganda yang diwacanakan oleh kelompok sayap kanan di Eropa. Akan tetapi, mereka adalah kelompok yang heterogen dengan berbagai pandangan sebagai wujud kedinamisan mereka dalam mengapropriasi identitas.
PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TERHADAP KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM (KUH) PERDATA PASAL 1467 TENTANG LARANGAN JUAL BELI ANTARA SUAMI ISTRI Santoso Santoso
Jurnal Penelitian Vol 8, No 2 (2014): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v8i2.839

Abstract

ISLAMIC   LAW   PERSPECTIVE   TO   THE   CIVIL BOOK OF LAW STATUTE ARTICLE 1467 ABOUT PROHIBITION OF SALE AND PURCHASE BETWEEN HUSBAND AND WIFE. Islamic law is regarded as an important part of  the religion teaching in Muslims’ point of view, and Islamic law is the main expression space of  religious experience and become determination of continuity and historical identity. In tune with the increasing awareness to return to the pure and original religion as well as the appearance of  desire to harmonize contemporary life with the provisions of  sharia, Islamic law in modern era received a lot of  attention from the supporting community itself  or from other communities that make it as an object of  study. The deeper knowledge a person about the essence of  his Muslim law, the greater the value of kindness and also the benefit that will be acquired. Therefore, this article is to answer the perspective of Islamic law on the book of  law statute (KUH) Civil Article 1467 on the prohibition of the sale and purchase between husband and wife. The Islamic scholars in his book described the discussions about the sale and purchase law which agreed to be allowed and forbidden, and there is also debatable about the prohibition law. In addition, there is also a transaction that has particular form and situation allowed because there is an exception from general arguments, as well as customs.keywords: Islamic Law, Civil Book Of  Law Statute, Sale And Purchase.Hukum Islam dianggap sebagai bagian penting dari ajaran agama dalam  pandangan  orang  Muslim,  dan  sebagai  demikian  hukum Islam merupakan ruang ekspresi pengalaman agama yang utama dan menjadi diterminan kontinyuitas dan identitas historis. Selaras dengan meningkatnya kesadaran untuk kembali kepada agama yang murni dan orisinal serta muncunnya keinginan untuk menyelaraskan kehidupan   kontemporer   dengan   ketentuan-ketentuan   syariah, hukum Islam di zaman modern mendapat banyak perhatian baik dari masyarakat pendukungnya sendiri maupun dari masyarakat lain yang menjadikannya sebagai suatu objek studi. Hukum Islam adalah hukum yang diturunkan Allah kepada manusia untuk menjamin terwujudnya kemaslahatan bagi manusia itu sendiri, baik didunia maupun di akhirat kelak. Semakin mendalam pengetahuan seseorang akan hakekat hukum Islam yang dianutnya, maka akan semakin  besar  pulalah  nilai  kebaikan  dan  kemaslahatan  yang akan didapatkannya. Oleh karena itu, tulisan ini adalah untuk menjawab perspektif  hukum Islam terhadap kitab undang-undang hukum  (KUH)  Perdata  pasal  1467  tentang  larangan  jual  beli antara suami istri. para ulama dalam kitabnya merinci pembahasan mengenai hukum jual beli yang sepakat diperbolehkan juga sepakat diharamkan, dan terdapat pula yang diikhtilafkan (diperdebatkan) mengenai hukum keharamannya. Di samping itu, terdapat pula jual beli yang memiliki bentuk dan situasi khusus yang diperbolehkan karena ada pengecualian dari dalil-dalil umum, juga karena adat kebiasaan (‘urf).kata kunci: Hukum Islam, KUH Perdata, Jual Beli Suami Istri.
Diskursus Urgensi Carbon Emission Disclosure pada Perusahaan-perusahaan Publik di Indonesia Umi Hanifah; W. Wahyono
Jurnal Penelitian Vol 12, No 1 (2018): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v12i1.4139

Abstract

This article explores the implementation and importance of carbon emission disclosure by public companies in Indonesia. The study is conducted by reviewed related literatures and previous research as references.  The study concludes that public companies in Indonesia have already disclosed carbon emission in their financial statements. However, the disclosure has not conducted in optimal manner. Those indicate that there are some actions already taken by them to response the global climate changes, especially the information about climate changes in Indonesia. Disclosure on carbon emission by public companies in Indonesia had positive impacts on the companies image.
Desentralisasi Pendidikan dan Peran Aktif Masyarakat Menuju Pendidikan Berkualitas Nur Ervannudin; Bimo Wahyu Widodo
Jurnal Penelitian Vol 10, No 1 (2016): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v10i1.1334

Abstract

Wisata Halal Trend Baru Industri Pariwisata Korea Selatan May Firdaw Arifiyyati
Jurnal Penelitian Vol 14, No 1 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i1.7348

Abstract

Sekarang, pengembangan dan peningkatan industri pariwisata dimulai karena permintaan pasar yang besar untuk menciptakan daya saing yang kuat di dunia internasional. Ini tidak jauh dari industri pariwisata internasional yang semakin kompetitif dengan basis dalam memahami minat dan kebutuhan masyarakat. Selain itu, banyak negara non-Muslim telah memicu pariwisata halal. Makalah ini ditulis untuk memeriksa dan menilai perkembangan industri pariwisata berdasarkan Travel Halal dan ramah Muslim di Korea Selatan, yang menjadi saingan industri di dunia internasional. Selain itu, Korea Selatan adalah negara non-halal yang pada dasarnya memiliki kebutuhan minimal komunitas non-Muslim, seperti kuliner, hotel ramah Muslim, fashion, dan atraksi dan tujuan yang memiliki unsur halal atau sesuai dengan gaya Muslim. Data dalam artikel ini diperoleh dari tinjauan literatur dari jurnal ilmiah, manuskrip yang diterbitkan, situs web resmi organisasi, dan artikel berita sesuai dengan penelitian yang akan dibuat. Industri pariwisata harus memperhatikan beberapa aspek gaya hidup halal seorang Muslim. Yaitu makanan di restoran halal, akomodasi halal yang termasuk hotel atau resor halal, termasuk transportasi halal. Fasilitas halal dengan tempat ibadah atau ruang sholat di setiap hotel, bandara atau tempat umum lainnya. Negara gingseng membuktikan dengan meningkatnya keberadaan negaranya melalui bidang pariwisata. Spesifikasinya adalah pariwisata ramah Muslim atau Perjalanan Halal. Maka dengan ini, tentu saja membuka jendela untuk menjadi lebih baik, yaitu dengan Pemerintah banyak kerja sama dengan warga negara Muslim untuk meluncurkan pengembangan wisata halal.