cover
Contact Name
Tohir Zuhdi
Contact Email
tohirz@iainpurwokerto.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
a.sunhaji@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kependidikan
ISSN : 2355018X     EISSN : 25984845     DOI : -
Core Subject : Education,
Focus Jurnal Kependidikan is a periodical publication of scientific articles containing education. Scope Jurnal Kependidikan welcome papers from academicians on theories, philosophy, conceptual paradigms, academic research, as well as religion practices.
Arjuna Subject : -
Articles 159 Documents
Analisis Strategi Integrated Marketing Communication dalam Penerimaan Peserta Didik Baru di Lembaga Pendidikan Kuswantoro, Kuswantoro
Jurnal Kependidikan Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.133 KB) | DOI: 10.24090/jk.v4i1.2806

Abstract

AbstractEducational institutions in general public schools rarely use marketingstrategies in getting new students. This is due to one of them because thepublic school when the acceptance of new learners have been flooded withnew prospective students, but different things happen in the average ofprivate schools. The purpose of this paper is to examine how IntegratedMarketing Communication (IMC) which consists of advertising, salespromotion, public relations & publicity and direct marketing, of NewStudent Admissions (PPDB) in private schools, especially the newlyestablished private schools. Due to the reality in society many publicperceptions that private schools are less interested in society because theythink that private schools do not have good quality compared to stateschools. For that it needs new breakthroughs to increase the number of newlearners in accordance with the target expected by the educational institutionis through Integrated Marketing Communication (IMC).AbstrakLembaga pendidikan secara umum terutama di sekolah-sekolah negeri jarangsekali menggunakan strategi marketing dalam mendapatkan siswa-siswibaru.Ini disebabkan salah satunya karena sekolah negeri ketika penerimaanpeserta didik baru sudah kebanjiran calon siswa baru, tetapi hal berbedaterjadi di rata-rata sekolah swasta.Tujuan penulisan ini adalah mengkajibagaimana Integrated Marketing Communication (IMC) yang terdiri dariadvertising, sales promotion, public relation & publicity serta directmarketing, terhadap Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolahsekolahswasta terutama sekolah swasta yang baru berdiri.Karena realita yangterjadi di masyarakat banyak persepsi-persepsi masyarakat bahwa sekolahsekolahswasta kurang di minati oleh masyarakat karena menganggap bahwa sekolah-sekolah swasta tidak memiliki kualitas yang bagus di bandingkansekolah-sekolah negeri.Untuk itu perlu adanya terobosan-terobosan baruguna meningkatkan jumlah peserta didik baru sesuai dengan target yangdiharapkan oleh lembaga pendidikan tersebut yaitu melalui IntegratedMarketing Communication (IMC).
Analisis Kinerja Tenaga Kependidikan IAIN Purwokerto Fadlan, Mochamad
Jurnal Kependidikan Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.37 KB) | DOI: 10.24090/jk.v4i1.2809

Abstract

Abstract This study aims to determine the performance of educational personnel in IAIN Purwokerto. Urgency of this research is the educational staff is part of educational institutions that should perform well. With good performance, then the goal of educational institutions more easily achieved. The research approach used is a quantitative approach with the respondents are all civil servants with civil servant status. In data collection, using the method of observation, questionnaires, interviews, and documentation. The results showed that in general the performance of IAIN Purwokerto educational staff has been good, ie by always maintaining good relationships with colleagues will participate to provide good results on the performance of individuals. In addition, the ability of an employee to work in a team work, also contributes to the performance of education staff IAIN Purwokerto. However, there are some employees whose performance still needs to be improved, through the achievement of better work, and enhancement of discipline through the effective use of working time. Keywords: Performance, Educational Staff Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja tenaga kependidikan di IAIN Purwokerto. Urgensi penelitian ini adalah tenaga kependidikan merupakan bagian dari lembaga pendidikan yang hendaknya berkinerja baik. Dengan kinerja baik, maka tujuan dari lembaga pendidikan lebih mudah tercapai. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan responden adalah seluruh tenaga kependidikan yang berstatus PNS. Dalam pengumpulan data, menggunakan metode observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum kinerja tenaga kependidikan IAIN Purwokerto sudah baik, yakni dengan senantiasa memelihara hubungan baik dengan rekan kerja akan turut serta memberikan hasil kerja yang baik terhadap kinerja individu. Selain itu, kemampuan seorang pegawai bekerja dalam suatu tim kerja, turut memberikan pengaruh terhadap kinerja tenaga kependidikan IAIN Purwokerto. Namun ada beberapa pegawai yang kinerjanya masih perlu ditingkatkan, melalui pencapaian hasil kerja yang lebih baik, serta peningkatkan kedisplinan melalui penggunaan waktu kerja yang efektif.
Analisis Penerjemahan Tema Topikal pada Buku Cerita Anak Bilingual ‘Sangkuriang’ Karini, Zulia
Jurnal Kependidikan Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.39 KB) | DOI: 10.24090/jk.v4i2.2810

Abstract

Abstract In the practice of translation, we often do not pay attention to the way the information is distributed in the text. The information which is being focused is old information that has been mutually known by the writer and the reader and it is usually placed at the front, called Theme, while other information is new information that is only known by the authors and it is usually placed later, called Rheme. Topical theme is the theme related to how the subject matter discussed in the clause or sentence. Topical themes are divided into two types, namely Marked Topical Theme, Unmarked Topical Theme. The analysis of Topical Theme was conducted to determine whether there was a shift in the meaning of the translation of the source language text into the target language text.
Implementasi Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Gairah Siswa dalam Pembelajaran Biologi di Madrasah Aliyah Negeri 02 Banyumas Irhami, Siti Nur
Jurnal Kependidikan Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.445 KB) | DOI: 10.24090/jk.v7i1.2827

Abstract

Biology as a subject has different characteristics from other subjects taught in the madrasa. Biological objects in the form of living things are the main attraction that can attract the attention and interest of students to learn. Characteristics of Biology as a science are objects of study in the form of concrete objects and can be captured by the senses, developed based on empirical experience (real), have systematic steps that are standard, use deductive and inductive logical thinking, the results are objective or what they are and results in the form of generally accepted laws wherever they apply. Biology studies / studies living things with all their problems that are born and developed through observation and experimentation which are scientific work steps. Biological development can be seen from the number of objects observed and the increasing number of problems of living things that need to be experimented with. In order for the desire of the madrasa students to learn more about Biology, a learning approach that involves technological advancement is needed, one of which is by using learning media in the form of microscopes equipped with cameras, LCDs and projectors. Key words :Characteristics of Biology, learning media, madrasa. Abstrak Biologi sebagai sebuah mata pelajaran memiliki karakteristik berbeda dari mata pelajaran lain yang diajarkan di madrasah. Obyek biologi berupa makhluk hidup merupakan daya tarik tersendiri yang dapat menarik perhatian dan minat siswa untuk mempelajari.Karakteristik Biologi sebagai sains adalah obyek kajian berupa benda konkret dan dapat ditangkap indera, dikembangkan berdasarkan pengalaman empiris (nyata), memiliki langkah-langkah sistematis yang bersifat baku, menggunakan cara berpikir logis yang bersifat deduktif dan induktif, hasilnya bersifat obyektif atau apa adanya serta hasil berupa hukum-hukum yang berlaku umum dimanapun diberlakukan. Biologi mengkaji makhluk hidup dengan segala permasalahannya yang lahir dan berkembang melalui pengamatan dan eksperimen yang merupakan langkah-langkah kerja ilmiah. Perkembangan biologi dapat dilihat dari banyaknya obyek yang diamati serta semakin banyaknya permasalahan makhluk hidup yang perlu dieksperimenkan. Agar keinginan siswa madrasah semakin tinggi mempelajari Biologi maka dibutuhkan pendekatan pembelajaran yang melibatkan kemajuan teknologi, di mana salah satunya dengan menggunakan media belajar berupa mikroskop yang dilengkapi kamera, LCD dan proyektor.
Supervisi Kepala Madrasah untuk Meningkatkan Profesionalisme Guru Faiqoh, Dwi
Jurnal Kependidikan Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v7i1.1938

Abstract

Faktor penting yang besar pengaruhnya terhadap mutu pendidikan adalah kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan. Kepala sekolah merupakan pimpinan tunggal di sekolah yang mempunyai tanggungjawab untuk mengajar dan mempengaruhi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan pendidikan di sekolah untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan sekolah. Kepala Sekolah dituntut untuk mampu memimpin sekaligus mengorganisir dan mengelola pelaksanaan program belajar mengajar yang diselenggarakan disekolah yang di pimpinnya. ( Mulyasa,2017),181. Menurut Pidarta (1998) yang mengutip pendapatnya Jones,mengungkapkan bahwa supervisi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh proses administrasi pendidikan yang ditujukan terutama untuk mengembangkan efektivitas kinerja personalia sekolah yang berhubungan dengan tugas-tugas utama pendidikan .Dalam devinisi ini supervisi dipandang sebagai subsistem dari sistem administrasi sekolah .Sebagai subsistem ,supervisi tidak terlepas dari sistem administrasi yang juga menyangkut non-guru. Namun titik berat dari supervisi tersebut adalah perbaikan dan pengembangan kinerja profesional yang menangani para peserta didik .Melalui perbaikan dan pengembangan kinerja mereka,diharapkan usaha pembimbingan ,pengajaran dan pelatihan peserta didik juga dapat berkembang ; serta secara langsung dapat meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar. (Mulyasa,2017),240. Menurut Purwanto (2004), dalam rangka meningkatkan profesionalsismenya, guru harus selalu berusaha untuk melakukan lima hal.(1) Memahami tuntutan standar profesi yang ada, (2) mencapai kualifikasi dan kompetensi yang dipersyaratkan, (3) membangun hubungan kesejawatan yang baik dan luas termasuk lewat organisasi. (4) mengembangkan etos kerja atau budaya kerja yang mengutamakan pelayanan bermutu tinggi kepada kontituen, (5).mengadopsi inovasi atau mengembangkan kreatifitas dalam pemanfaatan teknologi dan informasi mutakhir agar senantiasa tidak ketinggalan dalam kemampuannya mengelola pembelajaran. ( Ali Muhson ,2004), 95
Pemetaan Dan Peningkatan Mutu Pendidikan Pada SMP Bilingual Terpadu Junwangi Krian Sidoarjo Asyari, Hasyim
Jurnal Kependidikan Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v7i1.2239

Abstract

The quality of education is a standard that must be maintained by educational institutions in Indonesia. Quality assurance of school is an education management business in maintaining the process of determining and fulfilling management quality standards on an ongoing basis so that producer consumers and other interested parties obtain satisfaction. The implementation of quality assurance, it is hoped that it will be able to create quality graduates. The quality assurance standards have been stipulated in Government Regulation Number 19 of 2005. SMP Bilingual Terpadu is an educational institution that has applied the education quality assurance system. In each semester, school managers try to map and improve the quality of schools. Improving the quality of education in SMP Bilingual Terpadu based on standard mapping results. The results of the mapping will be used as a basis for increasing the implementation and supervision of quality assurance at SMP Bilingual Terpadu Krian Sidoarjo.
The Level of Statistics Critical Thinking Skills among Institute of Teacher Education in Malay Language Campus Students Setambah, Mohd Afifi Baharudin; Nasrudin, Norfadhilah; Suratnu, Roslina; Saad, Haslinda Mohammad; Hamid, Sharizan Abdul
Jurnal Kependidikan Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v7i1.2751

Abstract

The purpose of this article was to explore the level of critical thinking and differences in critical thinking skills between student based on gender and their class. This study uses survey design and implemented on 103 students. The objectives of the study can be achieved through the use of an evaluation instrument related to critical thinking skills in the context of statistics. Objective results showed no significant difference in gender. There was no significant difference between all class. Overall this study provides the Institute of Teacher Education in Malay Language Campus a better understanding of the level of critical thinking skills for their Preparatory Program for Bachelor of Teaching students. There also have to take action about this skill and where these skills are being taught within the curriculum.
Manajemen Personalia Dalam Pemberdayaan Sekolah Di SMP Muslimin 5 Kota Bandung Nurmalasari, Inten; Syah, Muhibbin
Jurnal Kependidikan Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v7i1.2756

Abstract

Abstrak Fakta-fakta di bidang program kerja di sekolah tidak berjalan mulus karena tugas dan tanggung jawab tidak diberikan kepada orang yang tepat. Jadi ini akan memadamkan potensi guru lain yang memiliki keahlian di bidangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses kepegawaian di SMP Muslim 5 di Kota Bandung, dan menganalisis proses pemberdayaan sekolah sehingga pendidik dan staf pendidikan dapat mengasah keterampilan mereka di bidang mereka lebih dalam. Hasil penelitian menunjukkan: 1) manajemen kepegawaian di SMP Negeri 5 Bandung Bandung didasarkan pada kebutuhan sekolah dan kebutuhan akan proses pembelajaran, hal-hal yang dilakukan tidak terlalu teoretis seperti perencanaan, pemilihan dan kontrak kerja; 2) Pemberdayaan sekolah didasarkan pada struktur organisasi yang telah membuat pemilihan dan pengangkatan guru dalam penempatan kerja tertentu yang dipertimbangkan dengan memperhatikan berbagai aspek, seperti lamanya layanan; kualifikasi dan keterampilan pendidikan yang dimiliki; dan 3) Dampak dari pemberdayaan sekolah berbasis struktur organisasi ini adalah untuk mengurangi kekosongan jam mengajar karena guru yang tidak dapat hadir hadir sehingga proses belajar mengajar terus menjadi efektif, efisien dan kondusif.
Pelaksanaan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun pada Pondok Pesantren Salafiyah IBNU Taimiyyah Kebokura Sumpiuh Banyumas Rosyad, Rifqi Abdul
Jurnal Kependidikan Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v7i1.2927

Abstract

Abstract This paper focused describing the implementation of the Nine-Year Compulsory Basic Education Learning Program at the Salafiyyah Ibn Taimiyah Islamic Boarding School in Kebokura, Sumpiuh, Banyumas Regency in terms of the Director General Decree of Islamic Institution Number: E / 239 / 2001. This is a qualitative research the subjects of which are the caregivers of Islamic boarding schools, Muslim scholars, Administrative Staff (TU), and santri. The data of this research were collected through observation, interviews and documentation. The results showed that the Implementation of the Nine-Year Compulsory Basic Education Study Program at Ibn Taymiyyah Islamic Boarding School was good, because of the 11 criteria contained in the Director General of Islamic Institutional Decree Number: E / 239/2001 concerning the implementation of the Compulsory Education Program in this institution is appropriate. In addition, the implications of the implementation of the Nine-Year Compulsory Basic Education Learning Program at Ibn Taymiyyah Islamic Boarding School had many positive impacts on management, such as the admission of certificate equivalece to formal education, the integration of religious and general education, the increase number of santri and regular funding from the government.. Keywords program implementation, nine-year basic education compulsory education program at salafiyah islamic boarding school, director general of islamic religion decision number: E/239/2001 Abstrak Tulisan ini bermaksud untuk menguraikan pelaksanaan program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun di Pondok Pesantren Salafiyyah Ibnu Taimiyah Kebokura Sumpiuh Banyumas ditinjau dari Keputusan Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam Nomor: E / 239 / 2001. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, subjek penelitiannya adalah pengasuh pondok pesantren, Ustadz dan Staff Tata Usaha (TU) serta santri. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pelaksanaan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun di Pondok Pesantren Salafiyah Ibnu Taimiyah baik, karena dari 11 kriteria yang terdapat dalam Keputusan Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam Nomor: E / 239 / 2001 tentang penyelenggaraan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar pada Pondok Pesantren salafiyah Pondok Pesantren Salafiyah Ibnu Taimiyah sudah sesuai. Kemudian implikasi diterapkannya Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun di Pondok Pesantren Salafiyah Ibnu Taimiyah memberikan banyak dampak positif terhadap manajemen di Pondok pesantren tersebut, mulai dari ijazah pondok yang setara dengan pendidikan formal, integrasi pendidikan agama dan umum, peningkatan jumlah santri dan adanya sumber dana yang sudah pasti dari pemeintah.
Manajemen Mutu Pendidikan Islam Kuntoro, Alfian Tri
Jurnal Kependidikan Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v7i1.2928

Abstract

Abstact This study aims at offered to improve quality of Islamic education that is able to develop abilities optimally, and is able to establish the character and civilization of the school. Efforts to improve the quality of Islamic education are not at once, but also based on improving the quality of each component of education. The focus of management for improving the quality of education lies in the process or system of achieving the goals of the school organization itself. Management of improving the Islamic education quality in schools is an effort to improve the quality of Islamic education centered on school education itself, apply a set of techniques based on the availability of quantitative and qualitative data, and empower all elements of the school to sustainably increase capacity and the ability of school organizations to meet the needs of students and the community.Keywords: Education Management, Quality, and Islamic Education Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tawaran bagi peningkatan mutu pendidikan Islam yang mampu mengembangkan kemampuan secara maksimal, dan mampu membentuk karakter dan peradaban di sekolah. Upaya peningkatan mutu pendidikan Islam tidak sekaligus, tetapi juga berdasarkan peningkatan mutu setiap komponen pendidikan. Fokus manajemen peningkatan mutu pendidikan terletak pada proses atau sistem pencapaian tujuan dari organisasi sekolah itu sendiri. Manajemen peningkatan mutu pendidikan Islam di sekolah adalah suatu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam yang berpusat pada pendidikan sekolah itu sendiri, menerapkan sekumpulan teknik berdasarkan pada ketersedian data kuantitatif dan kualitatif, dan pemberdayaan semua unsur-unsur sekolah untuk secara berkelanjutan agar terjadi peningkatan meningkatkan kapasitas dan kemampuan organisasi sekolah untuk memenuhi kebutuhan peserta didik dan masyarakat.