cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Jambi
ISSN : 2339269X     EISSN : 25806874     DOI : -
Core Subject : Health,
Jambi Medical Journal is a Journal for Medical And Health Issues, in Scope: Medical Education, Farmakology, Mikrobiology, PUblic Health, Clinical Patology, Medical Nutrition, Clinical Medicine, Pediatric, Immunology, Patology Anatomi, Orthopedy, Obstetri and Gynekology, Internal Medicine, Endocrine and Metabolic, Genetics & Molecular Biology.
Arjuna Subject : -
Articles 380 Documents
SELF-COMPASSION PASIEN DENGAN SAKIT HERNIA NUKLEUS PULPOSUS Amita, Nindy
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 10 No. 2 (2022): Special Issues: Jambi Medical And Health Sciences International Conference (JA
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.813 KB)

Abstract

ABSTRACT Background: Self-compassion is a form of awareness of one's own situation and reducing and ending suffering within self. Someone with high self-compassion can be happier in life, including someone who is experiencing pain from Hernia Nucleus Pulposus (HNP). This study aims to determine the self-compassion of HNP patients who are undergoing medical rehabilitation therapy. Methods: This study uses a qualitative descriptive method with data collection techniques using observations, interviews and the self-compassion scale from Neff (2003) to determine the level of self-compassion of the subject. The subjects were 3 people with an age range of 53 – 58 years. The study was conducted from March to May 2021. Researchers selected 3 HNP patients who were very routine and came on schedule for medical rehabilitation therapy. Results: This study found 3 themes, namely (1) HNP patients know that their illness cannot be cured as before. (2) Patients routinely undergo physical therapy. (3) Patients believe that if they do treatment sincerely, they will feel calm and feel pain. The common humanity component is also a factor in being able to increase self-compassion in patients Conclusion: Patients who suffer from HNP are able to empathize with themselves, especially patients who are undergoing medical rehabilitation physical therapy. Keywords: Self-Compassion, Common Humanity, Hernia Nucleus Pulposus ABSTRAK Latar Belakang: Self-compassion merupakan bentuk kesadaran akan keadaan diri sendiri dan mengurangi serta mengakhiri penderitaan dalam diri. Seseorang dengan self-compassion yang tinggi dapat lebih bahagia dalam menjalani hidupnya, termasuk seseorang yang sedang mengalami nyeri Hernia Nucleus Pulposus (HNP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui self-compassion pasien HNP yang sedang menjalani terapi rehabilitasi medik. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan skala self-compassion dari Neff (2003) untuk mengetahui tingkat self-compassion subjek. Subjek berjumlah 3 orang dengan rentang usia 53 – 58 tahun. Penelitian dilakukan pada bulan Maret hingga Mei 2021. Peneliti memilih 3 pasien HNP yang sangat rutin dan datang sesuai jadwal untuk terapi rehabilitasi medik. Hasil: Penelitian ini mendapatkan 3 tema yaitu (1) Pasien HNP mengetahui sakit yang dialami tidak dapat sembuh seperti sebelum sakit.. (2) Pasien rutin untuk melakukan terapi fisik. (3) Pasien yakin bahwa jika melakukan pengobatan dengan ikhlas maka diri menjadi tenang dan sakit tidak terasa. Komponen common humanity juga menjadi faktor dalam mampu meningkatkan self-compassion pada pasien Kesimpulan: Pasien yang menderita HNP mampu berempati terhadap dirinya sendiri terutama pasien yang sedang menjalani terapi fisik rehabilitasi medik. Kata kunci : Self-Compassion, Common Humanity, Hernia Nucleus Pulposus
ANALISIS PELAKSANAAN FUNGSI MANAJEMEN KEPALA RUANGAN TERHADAP KINERJA PERAWAT PELAKSANA DALAM KEBERHASILAN LAYANAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH PROVINSI JAMBI TAHUN 2021 Yusnilawati, Yusnilawati; Mawarti, Indah
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 10 No. 2 (2022): Special Issues: Jambi Medical And Health Sciences International Conference (JA
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.212 KB)

Abstract

ABSTRACT Background: The creation of a work atmosphere that can encourage the success of nurses to be able to provide quality nursing services requires a leader. A leader must have a significant and positive influence on the performance of nurses. The leadership of the head of the room is very influential on the performance of nurses which reflects the quality of health services in hospitals. The purpose of this study was to analyze the implementation of the function of the head of the room management on the performance of implementing nurses in the success of nursing services at Jiwa Hospital, Jambi Province. Method: This research uses descriptive analytical research with a cross sectional method approach. The purpose of this study was to determine the relationship between the independent variable and the dependent variable at the same time. The study was carried out in May - October 2021 as many as 136 nurses. The instrument in this study used a questionnaire. Data analysis used bivariate and univariate analysis using the Chi Square test. Result: The results of the management function that as many as 75 people (55.1%) of respondents said that the supervisory function of the head of the room was good, the organizing function of the head of the room was good and there were 67 people (57.8%) of the respondents said that it was not good, the supervisory function of the head of the room was 67 people ( 57.8%) of respondents said it was not good. that as many as 81 people (59.6%) of respondents said that the supervisory function of the head of the room was good. The results of the Chi Square test of the planning function have a significant effect on the performance of nurses with a value (p = 0.016) The organizing function has a significant effect on the performance of individual nurses with a value (p = 0.042. the variables analyzed in the last stage have p value <0.05 so the analysis stops at this stage. Conclusion: All independent variables deserve to be included in multivariate modeling, this is because there is no p-value for each variable above 0.05 (p-value <0.05) (planning p-value: 0.011, Organizing p-value: 0.029 and Monitoring p-value: 0.017) Keyword: Leadership, Head of Room, Menjamen ABSTRAK : Pendahuluan: Terciptanya suasanan kerja yang dapat mendorong keberhasilan perawat untuk dapat memberikan pelayanan keperawatan yang bermutu diperlukan seorang pemimpin. Seorang pemimpin harus mempunyai pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kinerja perawat. Kepemimpinan kepala ruangan sangat berpengaruh terhadap kinerja perawat yang mencerminkan mutu dari pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Pelaksanaan Fungsi Manajemen Kepala Ruangan Terhadap Kinerja Perawat Pelaksana Dalam Keberhasilan Layanan Keperawatan Di Rs Jiwa Provinsi Jambi. Metode: Penelitian ini menggunakan Penelitian Deskriptif Analitik dengan pendekatan Metode Cross Sectional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen pada waktu bersamaan Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei - Oktober Tahun 2021 sebanyak 136 perawat pelaksana. Intrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner.Analisa data yang digunakan analisa bivariat dan univariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil: Hasil fungsi menajemen bahwa sebanyak 75 orang (55,1%) responden mengatakan bahwa fungsi pengawasan kepala ruanagan baik , fungsi pengorganisasian kepala ruanagan baik dan ada 67 orang (57,8%) responden mengatakan kurang baik, fungsi pengawasan kepala ruanagan ada 67 orang (57,8%) responden mengatakan kurang baik. bahwa sebanyak 81orang (59,6%) responden mengatakan bahwa fungsi pengawasan kepala ruanagan baik. Hasil uji Chi Square fungsi perencanaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat dengan nilai (p=0,016) Fungsi pengorganisasian berpengaruh signifikan terhadap kinerja individu perawat dengan nilai (p=0,042. fungsi perencanaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja individu perawat dengan nilai (p=0,042). Dua variabel yang dianalisis pada tahap terakhir yang mempunyai p value < 0,05 sehingga analisis berhenti pada tahap ini. Kesimpulan: Semua variabel independen layak untuk di ikut sertakan kedalam pemodelan multivariat, hal ini karenakan tidak ada p-value masing- masing variabel yang diatas 0,05 (p-value <0,05) (perencanaan p-value : 0,011, Pengorganisasian p-value : 0,029 dan Pengawasan p-value : 0,017). Kata Kunci : Kepemimpinan, Kepala Ruangan, Menajamen
THE VARIATION OF THE NOS3 GENE RS1799983 IS NOT ASSOCIATED WITH PREECLAMPSIA IN MALAY POPULATION Citra Maharani; Herlambang Herlambang; Anggelia Puspasari
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2022): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.652 KB)

Abstract

ABSTRACT Background: eNOS play role in preeclampsia pathophysiology due to disturbing spiral arteries re-modelling and enhanced maternal vasoconstriction. A genetic variant of NOS3 associated with eNOS level. In addition, the previous study reported a genetic variant of NOS3 rs1799983 as a risk of preeclampsia with conflicting results beyond the population. To the best of our literature search, this genetic variant as preeclampsia risk has never been reported in the Jambi Malay population. This study aims to determine the association of the NOS3 genetic variant with preeclampsia in the Jambi Malay population. Methods: This study was a cross-sectional study that involved 43 pregnant women suffering preeclampsia and 53 normotensive pregnant women. All the subject resides in Jambi Province and was Jambi Malays. Genotyping was performed with tetra ARMS-PCR. Bivariate statistically analysis was performed. Result: The frequency of GT genotype was lower in the preeclamptic group and GG genotype was higher in the preeclamptic group than the TT genotype, but the difference was not statistically different for NOS3 rs1799983. Conclusion: Our findings indicate that the genetic variant of NOS3 rs1799983 is not associated with preeclampsia in the Jambi Malay population. Keywords: NOS3, eNOS, rs1799983, genetic variant, preeclampsia, Malay population ABSTRAK Pendahuluan: eNOS berperan dalam patofisiologi preeklamsia karena mengganggu remodelling arteri spiralis dan meningkatkan vasokonstriksi maternal. Varian gen NOS3 berkaitan engan peningkatan kadar eNOS. Penelitian sebelumnya melaporkan hasil yang bertentangan pada berbagai populasi terkait hubungan antara varian gen NOS3 rs1799983 dengan risiko kejadian preeklamsia. Sejauh pencarian literatur, varian gen NOS3 rs1799983 sebagai risiko preeklamsia belum pernah dilaporkan pada populasi Melayu Jambi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan varian gen NOS3 dengan preeklamsia pada populasi Melayu Jambi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain potong lintang, melibatkan 43 orang ibu hamil dengan preeklamsia dan 53 orang ibu hamil normotensif. Semua subjek berdomisili di Provinsi Jambi dan merupakan orang Melayu Jambi. Pemeriksaan genotip dilakukan dengan metode tetra ARMS-PCR. Analisis statistik dilakukan meggunakan uji bivariat. Hasil: Hasil analisis didapatkan frekuensi genotip GT lebih rendah pada kelompok preeklampsia dan genotip GG lebih tinggi pada kelompok preeklampsia dibandingkan genotip TT, namun perbedaan tersebut tidak berbeda bermakna secara statistik. Kesimpulan: Hasil penelitian ini mengesankan bahwa varian genetik NOS3 rs1799983 tidak meningkatkan risiko preeklampsia pada populasi Melayu Jambi. Kata kunci: NOS3, eNOS, rs1799983, varian genetik, preeklamsia, populasi Melayu
UJI AKTIVITAS ANTITUKAK RESIN JERNANG (Daemonoroph Draco) PADA TIKUS YANG DIINDUKSI ETANOL Elisma Elisma; Fitrianingsih Fitrianingsih; Fathnur Sani K
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2022): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.922 KB)

Abstract

ABSTRACT Background: Peptic ulcer is one of the health problems in the digestive tract which is characterized by burning and discomfort in the abdominal area. Dragon’s blood has been used by the Suku Anak Dalam (SAD) traditionally to treat wounds. This study aims to evaluate the bioactivity of dragon’s blood on the healing of peptic ulcers in white rats induced using absolute ethanol. Methods: This study used 42 rats divided into six groups (7 rats per group), the normal control group, the positive control, the comparison was given omeprazole at a dose of 20 mg/kgBW, the treatment groups P1, P2 and P3 were given dragon’s blood at doses of 125, 250 and 500 mg/kgBW. Result: Animals were induced using absolute ethanol 1 mL/200 gBW. The parameters determined were the ulcer index and the percentage of ulcer inhibition. Administration of dragon’s blood at a dose of 125-500 mg/kgBW in rats could significantly inhibit the formation of gastric ulcers induced by absolute ethanol (P<0.05). The ulcer index from normal control, positive control, comparison, P1, P2 and P3 were 2; 20.4; 10.4; 14.6; 13.2 and 11.6. While the percentage of ulcer inhibition, respectively, from the comparison, P1, P2 and P3 was 49.02 % 28.43 % 35.29 % and 43.13%. Conclusion: The dose of dragon’s blood that gave the best activity was a dose of 500 mg/kgBW. Key words: dragon’s blood, Daemonoroph draco, peptic ulcer, omeprazole ABSTRAK Pendahuluan: Tukak lambung merupakan salah satu masalah kesehatan pada saluran pencernaan yang ditandai dengan rasa perih dan tidak nyaman pada daerah abdomenResin jernang telah dimanfaatkan oleh Suku Anak Dalam (SAD) secara tradisional untuk mengobati luka. Resin jernang diketahui juga mempunyai aktivitas sebagai antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bioaktivitas resin jernang terhadap penyembuhan tukak lambung pada tikus putih yang diinduksi menggunakan etanol absolut Metode: Penelitian ini menggunakan 42 ekor tikus yang dibagi dalam enam kelompok (7 ekor tikus per kelompok), kelompok kontrol normal, kontrol positif , pembanding diberi omeprazole dosis 20 mg/kgBB, kelompok perlakuan P1, P2 dan P3 diberikan resin jernang dosis 125, 250 dan 500 mg/kgBB. Hasil: Hewan diinduksi dengan menggunakan etanol absolut 1 mL/200 gBB. Parameter yang ditentukan adalah indeks tukak dan persentase inhibisi tukak Pemberian resin jernang dosis 125-500 mg/kgBB pada tikus dapat menghambat pembentukan tukak lambung yang diinduksi oleh etanol absolut dengan signifikan (P<0,05). Indeks tukak berturut turut dari kontrol normal, kontrol positif, pembanding, P1, P2 dan P3 adalah 2; 20,4; 10,4; 14,6;13,2 dan 11,6. Sedangkan persentase penghambatan tukak berturut turut dari pembanding, P1, P2 dan P3 adalah 49,02 % 28,43 % 35,29 % dan 43,13 %. Kesimpulan: Dosis resin jernang yang memberikan aktivitas paling baik adalah dosis 500 mg/kgBB. Kata kunci: resin jernang, Daemonoroph draco, tukak lambung, omeprazol
IMPLEMENTASI POSYANDU DI MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEMATANG KANDIS KABUPATEN MERANGIN TAHUN 2021 La Ode Reskiaddin; Muhammad Ridwan; Fauzan Imari
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2022): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.929 KB)

Abstract

ABSTRACT Background: The low coverage of active posyandu as basic health services as a form of health effort in Indonesia, coupled with several provisions made in the implementation of integrated healthcare center during the COVID-19 pandemic. The purpose of this study was to describe the implementation of integrated healthcare center during the COVID-19 pandemic in Permatang Kandis Village. Method: The type of research used is qualitative with a descriptive approach. The research subjects were 13 people consisting of 8 integrated healthcare center cadres, 1 head of the health promotion section of the health office, 1 village head, 1 person from the regional community empowerment service and 2 people from puskesmas staff. Data obtained by in-depth interviews and observations. Data were analyzed by content analysis. Result: The results of the study found several discrepancies that needed to be optimized (limited funds, inadequate infrastructure and lack of policy optimization). In the implementation there are limitations to activities (not running according to activity guidelines, policies are not running at the time of implementation). This study also found a decrease in the number of integrated healthcare center activities coverage. Conclusion: The implementation of the Integrated Healthcare Center in Pematang Kandis Village needs to be fulfilled from the input element to the environment that affects the activities of the integrated healthcare center. There is a need for conformity of implementation according to standards and linkages between the government and other related. Keyword : Integrated Healthcare Center, COVID-19, Teory System ABSTRAK Pendahuluan: Rendahnya cakupan posyandu aktif sebagai layanan kesehatan dasar sebagai bentuk upaya kesehatan di Indonesia, ditambah dengan beberapa ketentuan yang dilakukan dalam pelaksanaan posyandu dimasa pandemi COVID-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pelaksanaan posyandu dimasa pandemi COVID-19 di Kelurahan Pematang Kandis. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian sebanyak 13 orang yang terdiri dari 8 orang kader posyandu, 1 orang kepala seksi promosi kesehatan dinas kesehatan, 1 orang lurah, 1 orang dari dinas pemberdaayan masyarakat daerah dan 2 orang dari tenaga puskesmas. Data diperoleh dengan wawancara mendalam dan observasi. Data dianalisis dengan content analysis. Hasil: Hasil penelitian didapatkan beberapa ketidaksesuaian yang perlu dioptimalkan (dana terbatas, sarana prasarana yang kurang memadai dan kurangnya pengoptimalan kebijakan). Dalam pelaksanaan terdapat keterbatasan kegiatan (tidak berjalan sesuai pedoman kegiatan, tidak berjalanya kebijakan saat pelaksanaan). Peneitian ini juga menemukan penurunan angka cakupan kegiatan posyandu. Kesimpulan: Kegiatan pelaksanaan posyandu Kelurahan Pematang Kandis perlu pemenuhan yang dilakukan dari unsur masukan sampai lingkungan yang mempengaruhi kegiatan dari posyandu. Perlu kesesuaian pelaksanaan sesuai standar dan keterkaitan pemerintah serta lembaga terkait lainya. Kata Kunci: Posyandu, COVID-19, Teori Sistem
GAMBARAN PARENTAL INVOLVEMENT ORANGTUA YANG MENJALANI WORK FROM HOME (WFH) DALAM PENDIDIKAN ANAK LATE CHILDHOOD SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Adiva Adzhani Aldrin; Debri Pristinella
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2022): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.881 KB)

Abstract

ABSTRACT Background: Indonesia is currently being hit by a pandemic that raises policies Large-Scale Social Restrictions (PSBB). This policies makes office workers work from home (WFH), and students have to do school from home (SFH). The pandemic that gave rise to the SFH and WFH policies made both children and parents spend much time together at home and also made parents have more time to directly or indirectly supervise children's learning which will more or less affect children's academic performance due to the presence of parents at home. Methods: This study aims to provide an overview of the parental involvement of parents who undergo work from home in the education of late childhood children during the Covid-19 pandemic. This research uses a qualitative method with a descriptive research type. The data collection method used for this research is to conduct semi-structured qualitative interviews. The research instrument used for this research is an interview guide compiled using the theory of Parental Involvement in children's education. The data analysis method used was to perform qualitative data analysis methods. Results: The results of this study explain that all participants are fully involved in carrying out parental involvement in children's education as long as children carry out SFH. The form of parental involvement to their respective children also has the same goal but only has a different focus. Some limitations require that participants cannot carry out parental involvement functions in this study due to school rules that both parents and children must follow. Keywords: parental involvement, work from home, working parents, covid-19 ABSTRAK Pendahuluan: Indonesia saat ini sedang dilanda pandemi yang memunculkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal ini membuat para pekerja kantoran harus melakukan work from home (WFH) dan para pelajar harus melakukan school from home (SFH). Pandemi yang memunculkan kebijakan SFH dan WFH membuat baik anak maupun orangtua banyak menghabiskan waktu bersama dirumah dan kebijakan pandemi ini membuat orangtua jadi memiliki waktu yang lebih banyak untuk secara langsung maupun tidak langsung mengawasi anak belajar yang sedikit banyaknya akan berpengaruh pada performa akademik anak dikarenakan adanya orangtua dirumah. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai parental involvement orangtua yang menjalani work from home dalam pendidikan anak late childhood selama masa pandemi Covid-19. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan untuk penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara kualitatif yang bersifat semi-structured. Instrumen penelitian yang akan digunakan untuk penelitian ini adalah panduan wawancara yang disusun dengan menggunakan teori Parental Involvement pada pendidikan anak serta metode analisis data yang digunakan adalah dengan melakukan metode analisis data kualitatif. Hasil: Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa seluruh partisipan terlibat penuh dalam melakukan parental involvement pada pendidikan anak selama anak menjalankan SFH. Bentuk dari parental involvement yang diberikan partisipan kepada anaknya masing- masing juga memiliki tujuan yang sama, namun hanya berbeda fokusnya saja. Terdapat keterbatasan yang mengharuskan partisipan tidak dapat menjalankan beberapa fungsi parental involvement dalam penelitian ini, dikarenakan adanya aturan sekolah yang harus diikuti oleh pihak orangtua maupun anak. Kata kunci: parental involvement, work from home, orangtua bekerja, covid-19
IMPLEMENTASI PROGRAM SANITASI DI SEKOLAH DASAR 173434 POLLUNG KECAMATAN POLLUNG KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN SUMATERA UTARA 2021 Alesia Epra Sopia; Willia Novita Eka Rini; Fitria Eka Putri
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2022): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.467 KB)

Abstract

ABSTRACT Background: The sanitation program is a human effort in realizing and ensuring environmental conditions, especially the availability of clean water and adequate waste disposal. The implementation of the Sanitation program in elementary schools is very supportive of environmental health efforts as well as improving and maintaining healthy and good environmental conditions for the health and learning motivation of students, even all elementary school members. Methodt: This study aims to determine the implementation of the Sanitation Program in SD 173434 Pollung, Pollung sub-district, Humbang Hasundutan district, case study method in qualitative research. The research subjects in this study were all school residents. Result: Based on the results of the study, it can be concluded that the source of clean water in SD 173434 Pollung comes from the Jet Pump and clean water is sufficient to meet the needs of school residents. Garbage disposal facilities at SD 173434 are not yet available in every room, while the available trash cans are also not equipped with covers. Hand washing facilities at SD 173434 Pollung have been available but these facilities have existed since the covid 19 pandemic. SD 173434 Pollung has latrine/toilet facilities, namely 4 toilets which are divided into 1 male student toilet and 1 female toilet as well as teachers which are divided into 1 male teacher toilet and 1 female teacher toilet. Communication and resources are factors that support the implementation of the sanitation program at SD 173434 Pollung. Conclusion: Overall, the implementation of the sanitation program at SD 173434 Pollung is not in accordance with the Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 1429/MENKES/SK/XII/2006 concerning Guidelines for the Implementation of School Environmental Health. Keywords: communication, school sanitation, elementary school ABSTRAK Pendahuluan: Program sanitasi merupakan upaya manusia dalam mewujudkan serta menjamin kondisi lingkungan terutama ketersediaan air bersih, dan pembungan limbah yang memadai. Implementasi program Sanitasi di sekolah dasar sangat mendukung dalam upaya penyehatan lingkungan serta meningkatkan dan mempertahankan kondisi lingkungan yang sehat dan baik bagi kesehatan dan motivasi belajar anak didik, bahkan seluruh anggota sekolah dasar. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Program Sanitasi di SD 173434 Pollung kecamatan Pollung kabupaten Humbang Hasundutan, metode studi kasusdalam penelitian kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini merupakan seluruh warga sekolah. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sumber air bersih di SD 173434 Pollung bersumber dari Jet Pump dan air bersih cukup memenuhi kebutuhan warga sekolah. Sarana Tempat Pembuangan sampah di SD 173434 belum tersedia di setiap ruangan, sedangkan tempat sampah yang tersedia juga belum di lengkapi dengan penutup. Sarana cuci tangan di SD 173434 Pollung telah tersedia namun sarana ini ada sejak masa pandemi covid 19. SD 173434 Pollung memiliki sarana jamban/toilet yaitu 4 toilet yang dibagi menjadi 1 toilet murid laki-laki dan 1 toilet perempuan begitu juga dengan guru yang terbagi menjadi 1 toilet guru laki-laki dan 1 toilet guru perempuan. Komunikasi dan Sumber Daya menjadi faktor yang mendukung terwujudnya implementasi program sanitasi di SD 173434 Pollung. Kesimpulan: Secara keseluruhan Implementasi Program sanitasi di SD 173434 Pollung belum sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1429/MENKES/SK/XII/2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan Sekolah. Kata Kunci : komunikasi, sanitasi sekolah, sekolah dasar
A GENETIC VARIANT OF ANGIOTENSIN RS699 ASSOCIATED WITH DIABETIC NEPHROPATHY IN PATIENTS OLDER THAN 50 YEARS OLD Anggelia Puspasari; Elfiani Elfiani; Citra Maharani; Susan Tarawifa
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2022): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.831 KB)

Abstract

ABSTRACT Background: Beyond controlling blood pressure and blood glucose, a genetic factor may play role in diabetic nephropathy (DN) progression in Type II Diabetes Mellitus (T2DM). Previous studies reported a genetic variant of Angiotensin rs699 (M235T) associated with diabetic nephropathy, with conflicting results across populations worldwide. To the best of our knowledge association of this genetic variant has never been conducted in the Jambi Malay population. Aims The Aims of this study is to the reveal association of the genetic variant of Angiotensin rs699 with diabetic nephropathy in the Jambi Malay population. Methods: This study design was cross-sectional. Totally 70 T2DM patients aged 22-67 years old were participated, as many 41 patients have aged older than 50 years old. Genotyping was performed using tetra ARMS PCR specific for rs699. Result: Patients aged older than 50 who have CTTT genotype have lower risk for suffering DN than CC genotype (p-value 0.029; OR (95% CI) 0.233 (0.06-0.88)), the statistic significant persist in multivariate analysis (p-value 0.030; OR (95% CI) 0.19 (0.04-0.86)). Conclusion: CTTT genotype was protective for DN in patients older than 50 years old. Further study with larger sample size, multi-centre and measuring confounding factors was needed. Keyword: Genetic variant of Angiotensin, rs699, diabetic nephropathy, Type II Diabetes Mellitus, Malay population ABSTRAK Latar belakang: Kendali Tekanan darah dan glukosa darah saja tidak cukup untuk mencegah kejadian nefropati diabetik (DN) pada Diabetes Mellitus Tipe II (T2DM), faktor genetik juga berperan penting. Studi sebelumnya melaporkan varian genetik Angiotensin rs699 (M235T) yang terkait dengan DN, dengan hasil yang berbeda antar populasi. Sejauh studi literatur yang dilakukan, varian genetik ini belum pernah diteliti pada populasi Melayu Jambi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan varian genetik Angiotensin rs699 dengan nefropati diabetik pada populasi Melayu Jambi. Metode: penelitian ini merupakan penelitian potong lintang. Sebanyak 70 pasien T2DM berusia 22-67 tahun berpartisipasi, 41 diantaranya berusia lebih dari 50 tahun. Genotyping dilakukan dengan menggunakan tetra arms PCR spesifik untuk rs699. Hasil: Pasien berusia lebih dari 50 tahun yang memiliki genotipe CTTT memiliki risiko lebih rendah untuk menderita DN daripada genotipe CC (nilai p 0,029; OR (95% CI) 0,233 (0,06-0,88)), analisis multivariat juga menunjukkan hasil serupa (nilai p 0,030; ATAU (95% CI) 0,19 (0,04-0,86)). Kesimpulan: CTTT genotipe adalah pelindung untuk DN pada pasien yang lebih tua dari 50 tahun. Studi lebih lanjut dengan ukuran sampel yang lebih besar, berbagai pusat studi dan mengukur faktor risiko genetik dan non-genetik lain perlu dilakukan. Kata kunci: Varian genetik angiotensin, rs699, nefropati diabetik, Diabetes Mellitus Tipe II, populasi Melayu
POLA MAKAN DAN ASUPAN IMUNONUTRISI, AKTIVITAS FISIK DAN KOMPOSISI TUBUH PADA OVERWEIGHT DAN OBESITAS SELAMA PANDEMI COVID 19 Rita Halim; Raihanah Suzan
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2022): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.792 KB)

Abstract

ABSTRACT Background: Obesity is a condition that is often associated with an increased risk of severe COVID-19 infection or even death. Overweight and Obesity indicate inflammatory status and immune dysfunction, so it is necessary to take immunonutrients to prevent a decrease in the immune system. Aims and Objective: This study aims to determine dietary patterns and intake of immunonutrients, physical activity, and body composition in overweight and obesity during the COVID-19 pandemic. Methods: This study is a descriptive survey with a sample of 100 people who are overweight and obese. Data on food intake and immunonutrition were obtained from the 3x24 hour food record and SQ FFQ, physical activity data from the IPAQ questionnaire, while body composition was measured using the BIA (Bioelectrical Impedance Analysis) tool. Results: In this study, most of the subjects were female (59%) and aged 17-25 years (76%). Most of the food intake in this study was in the poor category (94%), while the intake of immunonutrients in the sufficient category was only protein (61%) and iron (32%). While physical activity in research subjects mostly in the less category (56%). The body composition of the subjects of this study was found to be 81% more fat mass, 59% less muscle mass, 70% less water composition and 75% normal viceral fat. Conclusion: In this study, most of the physical activity and muscle mass were lacking. It is important to provide further education regarding physical activity in overweight and obesity. Keyword: Imunonutrition, Physical activity and Body Compotition Abstrak Latar Belakang: Obesitas merupakan kondisi yang sering dikaitkan dengan peningkatan risiko infeksi COVID-19 berat atau bahkan kematian. Overweight dan Obesitas menunjukkan status inflamasi dan disfungsi imunitas, sehingga memerlukan asupan imunonutrisi untuk mencegah penurunan dari sistem imunitas. Maksud dan Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola diet dan asupan imunonutrien, aktivitas fisik, dan komposisi tubuh pada Overweight dan obesitas selama pandemi COVID-19. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan sampel sebanyak 100 orang Overweight dan obesitas. Data asupan makanan dan imunonutrisi diperoleh dari food record 3x24 jam dan SQ FFQ, data aktivitas fisik dari kuesioner IPAQ, sedangkan komposisi tubuh diukur menggunakan alat BIA (Bioelectrical Impedance Analysis). Hasil: Pada penelitian ini sebagian besar subjek berjenis kelamin perempuan (59%) dan berusia 17-25 tahun (76%). Sebagian besar asupan makanan pada penelitian ini berada pada kategori kurang (94%), sedangkan asupan imunonutrien pada kategori cukup hanya protein (61%) dan zat besi (32%). Sedangkan aktivitas fisik pada subjek penelitian sebagian besar dalam kategori kurang (56%). Komposisi tubuh subjek penelitian ini ditemukan 81% lebih banyak massa lemak, 59% lebih sedikit massa otot, 70% lebih sedikit komposisi air dan 75% lemak viceral normal. Kesimpulan: Pada penelitian ini didapatkan sebagian besar aktivitas fisik kurang dan massa otot kurang. Pentingnya untuk memberikan edukasi lebih lanjut terkait aktivitas fisik pada overweight dan obesitas. Kata Kunci: Imunitas, Aktivitas Fisik dan Komposisi Tubuh
EFEK INTERMITTENT FASTING TIPE 5:2 TERHADAP ASAM URAT DAN LINGKAR PINGGANG INDIVIDU DENGAN OVERWEIGHT DAN OBESITAS Huntari Harahap; Erni Kusdiyah; Mhd Usni Zamzami Hasibuan; Asro Hayani Harahap; Martha Yosephine Renata Malau
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2022): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.95 KB)

Abstract

ABSTRACT Background: Central obesity is one of the causes of metabolic syndrome, as well as a risk factor for cardiovascular disease and diabetes mellitus. In addition, high uric acid levels are also predictors of metabolic syndrome. One of the non-pharmacological therapies that can be done to prevent this is a healthy diet. Intermittent fasting is a diet that is able to lose weight effectively, reduce visceral fat and trigger the autophagy process. Objective: This study aims to determine the effect of intermittent fasting on uric acid levels and waist circumference in overweight and obese individuals. Methods: This study is an experimental study that provides an intervention in the form of intermittent fasting twice a week for 30 days. The study included 22 healthy overweight and obese adult men. Results: Decrease levels uric acid 1% but not statistically significant (p=0.631). Meanwhile, waist circumference decreased by 3% with p value = 0.000 (p < 0.05). Conclusion: Intermittent fasting type 5:2 has a significant effect on waist circumference but has no effect on uric acid levels. Thus, intermittent fasting type 5:2 can be used as an intervention in preventing the onset of diseases associated with metabolic syndrome. Keywords: uric acid, waist circumference, intermittent fasting. ABSTRAK Latar Belakang: Obesitas sentral merupakan salah satu penyebab terjadinya sindrom metabolik, serta faktor risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler dan diabetes mellitus. Selain itu, kadar asam urat yang tinggi juga merupakan prediktor penyebab sindrom metabolik. Salah satu terapi nonfarmakologi yang dapat dilakukan untuk mencegah hal tersebut adalah dengan pola makan yang sehat. Puasa intermiten merupakan diet yang mampu menurunkan berat badan secara efektif, mengurangi lemak visceral dan memicu proses autophagy. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh puasa intermiten terhadap kadar asam urat dan lingkar pinggang pada individu overweight dan obesitas. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang memberikan intervensi berupa puasa intermiten yang dilakukan dua kali seminggu selama 30 hari. Penelitian ini melibatkan 22 laki-laki dewasa yang kelebihan berat badan dan obesitas sehat. Hasil: Terdapat penuruan kadar asam urat sebesar 1% tetapi tidak signifikan secara statistik (p=0,631). Sedangkan lingkar pinggang mengalami penurunan sebesar 3% dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Puasa intermiten tipe 5:2 berpengaruh signifikan terhadap lingkar pinggang tetapi tidak berpengaruh terhadap kadar asam urat. Dengan demikian, puasa intermiten tipe 5:2 dapat digunakan sebagai intervensi dalam mencegah timbulnya penyakit yang berhubungan dengan sindrom metabolik. Kata kunci: asam urat, lingkar pinggang, puasa intermiten.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): JAMBI MEDICAL JOURNAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): JAMBI MEDICAL JOURNAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2024): JAMBI MEDICAL JOURNAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2024): JAMBI MEDICAL JOURNAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2023): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 11 No. 3 (2023): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Special Issues: Jambi M Vol. 11 No. 2 (2023): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Special Issues: Jambi M Vol. 11 No. 1 (2023): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 10 No. 4 (2022): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2022): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2022): Special Issues: Jambi Medical And Health Sciences International Conference (JA Vol. 10 No. 1 (2022): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2021): Special Issues: JAMHESIC 2020 Vol. 9 No. 3 (2021): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2021): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2020): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2020): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2019): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2019): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2018): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2018): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2017): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2017): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2016): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2016): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2015): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2015): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2014): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2014): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2013): THE JAMBI MEDICAL JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2013): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan More Issue