cover
Contact Name
Herri Purwanto
Contact Email
irwanto1969@gmail.com
Phone
+6282377151976
Journal Mail Official
deformasi.ts.pgri.plg@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Ahmad Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Deformasi
ISSN : 24774960     EISSN : 26217929     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/deformasi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Deformasi merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang: Structural Engineering, Transportation Engineering, Geotechnical Engineering, Construction Engineering & Management, Water Resources Engineering, dan Urban Planning, yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Juni dan Desember)
Articles 286 Documents
Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Gergaji dan Kertas Terhadap Kuat Tekan Beton Tanpa Perlakuan Khusus Herri Purwanto
Jurnal Deformasi Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v6i1.5515

Abstract

ABSTRAK Beton akan dapat mencapai mutu tertentu, sangat tergantung dari campuran beton yang digunakan, semakin bagus dan baik campuran beton yang digunakan, akan semakin baik dan bagus pula mutu beton yang dihasilkan. Tetapi dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan (lokasi pekerjaan) sering terjadi kecerobohan atau faktor yang tidak disengaja, sehingga campuran yang dibuat tercampur dengan material lain yang tidak diharapkan seperti limbah konstruksi atau limbah rumah tangga.Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan limbah serbuk gergaji dan kertas terhadap kuat tekan beton tanpa perlakuan khusus. Dari hasil pengujian diperoleh kuat tekan beton normal (tanpa penambahan serbuk gergaji dan kertas) sebesar 144,46 kg/cm2, penambahan serbuk gergaji 5% dan kertas 5% kuat tekan 132,61 kg/cm2, penambahan serbuk gergaji 5% dan kertas 10% kuat tekan 89,28 kg/cm2, penambahan serbuk gergaji 5% dan kertas 15% kuat tekan 82.30 kg/cm2, penambahan serbuk gergaji 10% dan kertas 5% kuat gergaji 104.05 kg/cm2, penambahan serbuk gergaji 15% dan kertas 5% kuat tekan 110,67 kg/cm2. Dari hasil pengujian kuat tekan beton tersebut, terjadi penurunan kuat tekan dari setiap campuran, dan kuat tekan beton terbesar yaitu 132,61 kg/cm2 terjadi di komposisi campuran beton normal ditambah serbuk gergaji 5% dan kertas 5%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa campuran beton normal ditambah serbuk gergaji dan kertas dengan pelaksanaan tanpa perlakuan khusus tidak mencapai mutu beton K.175 adukan 1:2:3 yang diharapkan.
Pengaruh Penambahan Sabut Kelapa dan Abu Sekam Padi Terhadap Kuat Geser Tanah Arima Sefta; Adiguna Adiguna; Reffanda Kurniawan Rustam
Jurnal Deformasi Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v6i1.5610

Abstract

ABSTRAK Tanah merupakan bagian terpenting bidang konstruksi teknik sipil karena hampir semua bangunan berdiri atau dibangun di atas tanah. Tanah lempung lunak adalah jenis tanah yang memiliki daya dukung rendah dan daya mampat yang tinggi serta memiliki  indeks plastisitas yang tinggi membuat tanah ini mempunyai prilaku mengembang jika terkena air sehingga disebut tanah ekspansif. Salah satunya adalah tanah merah di daerah Pakjo. Oleh karena itu, perlu beberapa alternatif untuk tanah tersebut menjadi mempunyai daya dukung dan kuat geser yang lebih baik, di mana dalam penelitian ini menggunakan campuran sabut kelapa dan abu sekam padi sebagai bahan tambahannya. Dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  apakah campuran limbah sabut kelapa dan abu sekam padi dapat meningkatkan nilai kuat geser tanah merah melalui pengujian direct shear dengan persentanse penambahan sebesar 5%, 10%, 15%, 20%, 25% dengan skala laboratorium. Hasil pengujian tanah merah didapat kadar air (w) sebesar 27,70%, berat jenis tanah (Gs) 2,67, batas cair (LL) 63,35%, batas plastis (PL) 25,13%, dan indeks plastisitas (IP) 38,22%, dengan sistem klasifikasi USCS berupa tanah lempung (CH),dan sistem klasifikasi AASHTO adalah A-7-6 (clavey soils). Hasil pengujian pemadatan tanah standar asli didapat kadar air optimum 24,20 % dan berat isi kering optimum 1,634 gr/cm3. Hasil  pengujian direct shear didapat kuat geser (t) tertinggi terjadi pada tanah merah dicampur dengan sabut kelapa dan abu sekam padi sebanya 5% yaitu 100,5 kPa dengan nilai  kohesi (c) 20,75 kPa dan nilai sudut geser dalam (f) 45,37,01o
Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Kayu Terhadap Kuat Tekan Paving Block Devi Meileni; Herri Purwanto; Agus Setiobudi
Jurnal Deformasi Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v6i1.5614

Abstract

Rantau Alai adalah wilayah di Kabupaten Ogan Ilir yang salah satu usaha penduduknya banyak membuat perlengkapan rumah tangga, dan hasil olahannya menghasilkan limbah serbuk kayu yang tidak dimanfaatkan dan diperlukan alternatif untuk mengatasi limbah tersebut dan salah satunya untuk bahan campuran pembuatan paving block. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penambahan limbah serbuk kayu sebagai bahan campuran pembuatan paving block dengan variasi campuran 0%, 5%, 10% dan 15% melalui pengujian kuat tekan. Dalam penelitian ini akan melakukan pengujian sampel pada umur 7, 14 dan 28 hari dengan jumlah keseluruhan sampel sebanyak 60 paving block dengan variasi penambahan limbah serbuk kayu 0%, 5%, 10% dan 15% sebanyak 15 paving block untuk setiap variasinya. Dari hasil penelitian kuat tekan tertinggi dibanding dengan kondisi normal terjadi pada penambahan limbah serbuk kayu sebesar 10%, yaitu pada umur 7 hari dengan kuat tekan 78,38 kg/cm2 (26,91%),  umur 14 hari kuat tekan 82,24 kg/cm2 (12,49%),  umur 28 hari kuat tekan 127,68 kg/cm2 (10,55%). Sehingga penggunaan 10% limbah serbuk kayu daerah Rantau Alai sebagai campuran pada pembuatan paving block dapat meningkatkan kuat tekan sebesar 10,55% dengan nilai kuat tekan 127,68 kg/cm2
Pengaruh Campuran Serbuk Styrofoam Dan Biji Plastik Jenis PVC Pada Daya Dukung Tanah Dan Nilai CBR Tanah Dasar (Subgrade) di Ruas Jalan Desa Batuwinangun Kabupaten Ogan Komering Ulu Ferry Desromi; Yuliantini Eka Putri; Endah Kartika Sari; Abdul Rahman
Jurnal Deformasi Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v6i2.5983

Abstract

Jalan Desa Batumarta Unit I sampai Desa Battu Winangun Kecamatan Lubuk Raja merupakan jalur lalu lintas yang cukup tinggi penggunanya dan saat ini kondisinya banyak mengalami kerusakan dan permukaan jalan yang tidak rata atau bergelombang. Tujuan penelitian untuk menganalisa pengaruh penambahan campuran serbuk sterofom dan biji plastik sebesar 0%, 1%, dan 1,5% terhadap nilai CBR tanah dasar (subgrade) pada Jalan Desa Batumarta I sampai Desa Battu Winangun Kecamatan Lubuk Raja. Berdasarkan survey dilapangan di 3 titik sampel dan hasil uji di Laboratorium Program Studi Teknik Sipil Universitas Baturaja menunjukkan bahwa pengaruh penambahan serbuk Styrofoam dan biji plastik pada komposisi campuran sebesar 1% di titik 1 terdapat peningkatan nilai CBR dan DDT yaitu CBR 6,0 % - 52 DDT, di titik 3 CBR 5,2 % - 4,8 DDT, sedangkan di titik 2 CBR 5,9 % - 5,1 DDT, di mana nilai CBR di titik 3 tidak mencapai nilai kualitas CBR yang maksimal. Sehingga disimpulkan bahwa dengan komposisi campuran tanah dasar ditambah 1% serbuk styrofoam dan biji plastik merupakan formula komposisi campuran yang baik dan dapat mencapai nilai CBR yang stabil terutama di titik 1 dan titik 2. Di mana semakin besar kadar serbuk styrofoam dan biji plastik yang ditambahkan, maka daya dukung tanah akan mengalami penurunan di karenakan serbuk styrofoam dan biji plastik merupakan unsur material bukan pengikat.
Analisis Faktor Penyebab Construction Waste dan Pengelolaannya Serta Dampaknya Terhadap Biaya Sebastianus Baki Henong; Mauritius Ildo Rivendi Naikofi
Jurnal Deformasi Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v6i2.5990

Abstract

Material merupakan salah satu unsur terpenting dalam menyelesaikan pembangunan proyek.  Hampir dari sebagian  biaya  proyek diserap oleh material. Material sangat berperan penting dalam penyelesaian suatu proyek-proyek konstruksi, tanpa material proyek konstruksi tak dapat diselesaikan. Namun patut disadari bahwa penggunaan material ada batasannya. Material dipesan sesuai dengan kebutuhan yang ada di proyek tersebut. Kelebihan pesanan mengakibatkan pembengkakan biaya serta terjadi adanya pemborosan yang berujung pada pembuangan sisa material konstruksi (contruction waste). Sisa material kostruksi (contruction waste) adalah merupakan salah satu permasalahan serius pada suatu pelaksanaan proyek konstruksi. Usaha-usaha yang dilakukan guna mengurangi sisa material konstruksi sebisa mungkin membantu menaikan profit kontraktor dan mengurangi setiap dampak limbah lingkungan. Karena itu harus perlu dilakukan suatu perhitungan yang serius dan teliti serta tepat dalam menentukan seberapa jumlah kebutuhan material yang akan digunakan dalam proyek serta dilakukan evaluasi terhadap penggunaan material tersebut. Penelitian ini dilaksanakan pada proyek pembangunan gedung Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang, dengan biaya sebesar 18 milyiar. Dalam menyelesaikan penelitian metode yang digunakan ini metode wawancara dan observasi langsung ke lapangan dengan tujuan untuk melihat langung proses pelaksanaan konstruksi yang terjadi dan dikemanakan sisa sampah konstruksi. Hasil penelitian menunjukan besarnya biaya construction waste yang dihasilkan adalah sebesar Rp 530,378,485.00. Dengan biaya terbesar ada pada pembelian kayu penyanggah sebesar Rp 206,142,000.00 dan biaya terkecil ada pada Batako dengan nilai sebesar Rp 4,950,000.00. Solusi yang disarankan kepada pihak kontraktor antara lain Material-material bekas/lama yang masih dapat digunakan agar digunakan kembali, di olah menjadi barang berguna,  selama kondisinya masih memungkinkan
Pengaruh Penambahan Bubuk Batu Bara Sebagai Filler pada Campuran Aspal AC WC Tri Cahyono; Herri Purwanto; Agus Setiobudi; Muhammad Firdaus
Jurnal Deformasi Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v6i2.6317

Abstract

Batubara merupakan salah satu sumber energi alam yang dibutuhkan dalamikehidupan dan salah satu sumber energi di dunia, berwarna coklat sampai hitam, yang mengalami proses fisika dan kimia serta kaya kandungan karbon. Aspal beton adalah suatu jenis perkerasan konstruksi jalan yang terdiri dari campuran aspal dan agregat, baik dengan bahan tambah maupun atau tanpa bahan tambah. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh bubuk batubara sebagai bahan tambah filler pada campuran aspal AC WC dengan variasi campuran 0%, 1%, 2%, 3%. Dari hasil penelitian campuran aspal AC WC yang digunakan sudah sesuai standar Spesifikasi Umum 2018 Revisi 2 Dinas PU Bina Marga yaitu pada kondisi kadar aspal 5,7%, dengan nilai density 2,246 gr/cc, nilai VMA 16,92%, nilai VFB 73,14%, nilai VIM 4,54%, nilai stabilitas 1169 kg, nilai flow 3,7 mm dan nilai marshall quotient 324,7 kg/mm. Dari pengujian setelah penambahan variasi filler 0%, 1%, 2%, 3%., didapat hasil nilai VMA maksimal sebesar 75,1% pada variasi 3%, nilai VIM maksimal sebesar 5,48%  pada variasi 0%, nilai VFB  maksimal sebesar 16,26% pada variasi 2%, nilai stabilitas maksimal sebesar 1828 kg pada variasi 3%, nilai flow maksimal sebesar 3,53 mm pada variasi 0%, dan nilai marshall quotient maksimal sebesar 600 kg/mm pada campuran 3%. Dan semua penambahan bubuk batubara sebagai filler dengan variasa 1%, 2% dan 3% sebagai campuran aspal AC WC memenuhi syarat spesifikasi umum revisi 2 tahun 2018 revisi 2 Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga
Analisis Pengukuran Derajat Kejenuhan dan Tingkat Pelayanan Ruas Jalan R. Sukamto Kota Palembang Hariman Al Faritzie
Jurnal Deformasi Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v6i2.6442

Abstract

Kota Palembang merupakan ibu kota Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia, sekaligus Kota metropolitan diprovinsi tersebut. Kota Palembang merupakan pusat segala aktivitas perekonomian. Dampaknya lalu lintas yang terdapat di Kota Palembang sangat padat, sehingga sering terjadi kemacetan pada beberapa ruas jalan tertentu. Hal tersebut terjadi karena banyaknya kendaraan yang melalui jalur tersebut yang tidak di imbangi dengan kapasitas jalan tersebut serta tingginya aktivitas hambatan samping. Pada Laporan Tugas Akhir ini, penulis mengangkat topik tentang analisis kinerja tingkat pelayanan ruas jalan R. Sukamto Kota Palembang. Metode penelitian ini berpedoman pada PKJI 2014, dengan mengumpulkan data melalui pengamatan jumlah kendaraan yang melintas, hasil survei bertujuan untuk mengetahui data kapasitas ruas jalan, arus lalu lintas, hambatan samping, derajat kejenuhan. Dengan memiliki kapasitas sebesar (C) = 3492,72 Skr/jam. Dan arus lalu lintas (Q) = 2755,85 Skr/jam, sehingga hasil nilai derajat kejenuhan (DJ) paling tinggi di Ruas Jl. R. Sukamto Kota Palembang adalah pada siang hari pukul 11.00-12.00 WIB dengan DJ = 0,78, ini termasuk kategori tingkat pelayanan C dengan arus masih stabil, kecepatan lalu lintas ≥ 65 Km/jam, volume lalu lintas dapat mencapai 70% dari kapasitas (yaitu 1400 smp/jam, 2 arah) Q/C ratio 0,7-0,8.
Penilaian Resiko Kesehatan Lingkungan (EHRA) di Desa Batu Putih Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten Ogan Komering Ulu Eriyana Yulistya; Maria Lusia; Enda Kartika Sari
Jurnal Deformasi Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v6i2.6467

Abstract

PPenilaian Risiko Kesehatan Lingkungan (Environmental Health Risk Assessment / EHRA) adalah sebuah studi partisipatif di Kabupaten/Kota untuk memahami kondisi fasilitas sanitasi dan higinitas serta perilaku-perilaku masyarakat pada skala rumah tangga. Berdasarkan data EHRA tahun 2018, Desa Batu Putih Kecamatan Baturaja Barat tergolong desa yang memiiliki risiko sangat tinggi dalam hal kesehatan lingkungan yang memiliki resiko kesehatan lingkungan yang tinggi karena buruknya kondisi sanitasi wilayah tersebut dan berpotensi besar terjadinya kasus kejadian penyakit. Permasalahan dalam  penelitian ini adalah kualitas kesehatan lingkungan serta prilaku masyarakat di Desa Batu Putih Kecamatan Baturaja Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang kualitas kesehatan lingkungan dan perilaku masyarakat di Desa Batu Putih Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten Ogan Komering Ulu dengan menggunakan panduan praktis EHRA (Environmental Health Risk Assessment) tahun 2014. Metode  pertanyaan  dalam  kuesioner  dan  lembar  pengamatan  dibatasi  sesuai dengan lima pilar sanitas total berbasis masyarakat (STBM)  dari Kementerian Kesehatan RI, prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) termasuk praktek cuci tangan pakai sabun (CTPS). Dari hasil penelitian didapatkan bahwa sampah rumah tangga tidak dikelola dengan baik, sebagian besar pengelolaan sampah yang dilakukan oleh rumah tangga adalah dengan cara dibakar. Petugas pengangkut sampah tidak pernah melakukan pengambilan sampah ke rumah-rumah penduduk. Sebanyak 73% responden tidak memiliki jamban pribadi dan 47 % responden tidak memiliki sarana pengelolaan air limbah (SPAL) dan 100 % rersponden melakukan prilaku hieginis dan sanitasi yaitu dengan melakukan cuci tangan pakai sabun
Potensi Energi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Niagara Desa Rantau Nipis Kecamatan Banding Agung Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Lindawati Lindawati; Enda Kartika Sari; Yuli Ermawati
Jurnal Deformasi Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v6i2.6472

Abstract

Di Desa Rantau Nipis Kecamatan Banding Agung Kabupaten OKU Selatan terdapat aliran sungai yang memiliki potensi ketersediaan air yang cukup untuk sepanjang tahun, debit sungai yang dapat diandalkan, dan memiliki kontur yang sesuai dan telah dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro dinamakan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Niagara.  Namun, Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Niagara Desa Rantau Nipis ini sering mengalami penurunan daya listrik. Untuk itu perlu  dilakukan analisis potensi energi dan waktu operasi efektif pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Niagara Rantau Nipis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar debit air sungai pada PLTMH Niagara Desa Rantau Nipis Kecamatan Banding Agung Kabupaten OKU Selatan dan mengetahui besar potensi sungai yang bisa dikembangkan untuk PLTMH Niagara Desa Rantau Nipis Kecamatan Banding Agung Kabupaten OKU Selatan. Metode yang dilakukan adalah metode survey dan pengamatan langsung di lapangan. Metode pengolahan dan analisis data  untuk menghitung debit andalan dengan menggunakan metode Slove Area. Setelah didapat nilai debit andalan sungai dan debit terukur sungai, dilakukan perhitungan debit yang melalui pipa pesat yang digunakan untuk membangkitkan daya listrik. Debit pipa yang didapat digunakan untuk menghitung daya terbangkit  PLTMH Niagara. Dari hasil penelitian ini didapatkan data perhitungan debit air sungai sebesar 16,43 m3/detik. Jumlah kebutuhan energi listrik yang di butuhkan oleh PLTMH yang harus dikeluarkan selama 3 hari yaitu 1.916,0666 watt yang ada pada Kecamatan Banding Agung dan Mekakau Ilir.
Hubungan Persepsi Risiko dan Perilaku Keselamatan Berkendara Terhadap Risiko Kecelakaan Pada Pengendara Sepeda Motor di Kota Palangka Raya Arie Wiranatha; Desi Riani; Salonten Salonten
Jurnal Deformasi Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v6i2.6625

Abstract

Jumlah kepemilikan kendaraan bermotor di Kota Palangka Raya meningkat berdasarkan data jumlah kendaraan bermotor Kota Palangka Raya yaitu tercatat berjumlah 274.393 unit pada tahun 2019, meningkat dari data tahun 2018 yang berjumlah 259.731 unit. Meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Darat tercatat kecelakaan lebih didominasi oleh sepeda motor sebanyak 73,47% yaitu berjumlah 140.685 dari total 191.498 kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku keselamatan berkendara terhadap risiko kecelakaan pada pengendara sepeda motor. Pada penelitian ini digunakan model analisis Structural Equation Model (SEM) yang dibantu dengan software Analisis Moment Of Structure (AMOS) 24. Kuesioner diberikan kepada 348 responden. Karakteristik responden 52% berjenis kelamin laki-laki, 48% berjenis kelamin perempuan, dengan rentang usia 20 tahun kebawah (19,5%) usia antara 21 – 30 tahun (73,6%) dan usia diatas 30 tahun (6,9%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi risiko memiliki hubungan positif terhadap perilaku keselamatan berkendara secara signifikan, dan perilaku keselamatan berkendara memiliki hubungan positif terhadap risiko kecelakaan.