cover
Contact Name
Herri Purwanto
Contact Email
irwanto1969@gmail.com
Phone
+6282377151976
Journal Mail Official
deformasi.ts.pgri.plg@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Ahmad Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Deformasi
ISSN : 24774960     EISSN : 26217929     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/deformasi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Deformasi merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang: Structural Engineering, Transportation Engineering, Geotechnical Engineering, Construction Engineering & Management, Water Resources Engineering, dan Urban Planning, yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Juni dan Desember)
Articles 138 Documents
Simulasi Perubahan Kuat Tekan Beton Pada Kondisi Ekstrim Pasca Pembakaran Alkhamuddin, Alim; Adiguna, Adiguna
Jurnal Deformasi Vol. 3 No. 2 (2018): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v3i2.2361

Abstract

Perubahan kuat tekan beton setelah pembakaran dan pendinginan dengan penyiraman dapat digunakan untuk memperkirakan tingkat keruntuhan bangunan yang terbakar dan didinginkan dengan menggunakan air. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang mensyaratkan beton K300 yang dibentuk dengan ukuran 15 cm x 15 cm x 15 cm sebanyak 21 buah dengan variasi yaitu 3 beton normal,  pembakaran beton 1 jam, 2 jam dan 3 jam dengan kesamaan pendinginan di setiap 3 beton. Selain itu, pembakaran beton dilakukan pada 1 jam, 2 jam dan 3 jam dengan pendinginan yang menggunakan penyiraman pada setiap 3 beton. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik pengujian terhadap objek percobaan dan bahan penyusun objek percobaan dengan aturan yang digunakan di laboratorium yang mengacu pada SNI. Hasil objek percobaan menunjukkan bahwa beton yang dibakar dilakukan  pendinginan secara biasa penurunan kuat tekan betonnya  sebesar 8% pada 1 jam pembakaran, 13% pada 2 jam pembakaran dan 32% pada 3 jam pembakaran dari beton normal. Kemudian pada pembakaran dan pendinginan dengan menggunakan penyiraman, persentase penurunan kuat tekan beton sebesar 20% pada 1 jam pembakaran, 32% pada 2 jam pembakaran dan 40% pada 3 jam pembakaran. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa proses pendinginan dengan penyiraman pada pembakaran menyebabkan bertambahnya penurunan kekuatan beton itu sendiri
Evaluasi Transportasi Angkutan Umum Trayek Pangkalan Balai-Betung Oemar, K. Oejang
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 1 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i1.482

Abstract

Kabupaten Banyuasin yang beribukotakan Pangkalan Balai merupakan kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Musi Banyuasin. Dari hasil pemekaran tersebut kabupaten Banyuasin mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat apabila ditinjau dari bidang transportasi. Oleh karena itu dibutuhkan angkutan untuk memperlancar aktivitas penduduk pedesaan sehari-hari dan pergerakan penduduk pedesaan dari satu tempat ketempat lain. Dari penelitian langsung dilapangan dengan melakukan pendekatan teknis diperoleh bahwa masih ada desa-desa yang belum terjangkau oleh angkutan dengan jumlah persentase 24% desa yang terlayani dan 76% desa yang belum terlayani. Dalam analisa data penelitian ini dilakukan metodologi dengan cara mengumpulkan data primer yaitu data survey di lapangan (wawancara langsung dengan penumpang angkutan pedesaan). Berdasarkan analisa data yang dilakukan dan diperoleh pada umumnya angkutan umum pedesaan membutuhkan waktu tempuh yang lebih lama pada siang hari. Selain itu dapat diperoleh perbedaan jumlah persentase menurut tanggapan penumpang terhadap angkutan yang ditinjau dari kecepatan angkutan, ongkos perjalanan, tingkat kenyamanan, tingkat keamanan dan tingkat keselamatan. Adapun akhir dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa kinerja pelayanan angkutan umum yang beroperasi di Kabupaten Banyuasin belum memuaskan.
Analisis Manajemen Proyek Pada Pembangunan Gedung Asrama Mahasiswa Universitas PGRI Palembang Amiwarti, Amiwarti; Serlika, Juni
Jurnal Deformasi Vol. 3 No. 1 (2018): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v3i1.1964

Abstract

Proyek konstruksi bisa di lakukan berhasil jika proses pelaksanaannya bisa selesai sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Untuk itu di butuhkan sumber daya yang berkualitas, peningkatan mutu yang baik. Proyek yang baik harus di dukung dengan suatu pengendalian proyek yang baik, karena yang terjadi di lapangan belum tentu sesuai dengan apa yang telah di rencanakan. Penjadwalan proyek dengan penjadwalan waktu (time schedule) serta kurva S, dan NWP (Net Work Planning)untuk merencanakan jadwal suatu proyek dengan program Microsoft Project yang pertama harus dilakukan adalah memasukkan data-data seperti jenis kegiatan, durasi, sumber daya dan lain-lain. Dari perencanaan jadwal pada Proyek Pembangunan Gedung Asrama Mahasiswa Universitas PGRI Palembang dengan menggunakan Microsoft Project pada pekerjaan struktur dapat di percepat 118 hari kerja.
ANALISIS SISTEM SALURAN DRAINASE PADA PERUMAHAN BATURAJA PERMAI DIKOTA BATURAJA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU Lucyana Lucyana
Jurnal Deformasi Vol 5, No 1 (2020): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v5i1.4233

Abstract

Seiring dengan berkembangnya infrastruktur di Kota Baturaja tepatnya di Perumahan Baturaja Permai, yang diiringi pula dengan meningkatnya jumlah penduduk, maka menyebabkan semakin bertambah pula kegiatan dan kebutuhannya. Saat ini salah satu permasalahan yang dihadapi diperumahan Baturaja Permai adalah timbulnya genangan saat hujan turun. Hal ini dikarenakan dampak perubahan tata guna lahan yang menyebabkan berkurangnya infiltrasi tanah. Sehingga saluran-saluran drainase yang ada dipenuhi oleh sedimentasi dan juga sampah-sampah, akibatnya saluran tidak dapat bekerja optimal untuk mengalirkan air hujan yang ada. Jenis penelitian yang dilakukan adalah studi kasus di Perumahan Baturaja Permai tepatnya di jalan Kol. H. Mulkan Aziman, Kecamatan Baturaja Timur, Kelurahan Baturaja Permai, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Metode yang dipakai adalah deskriptif, yaitu metode yang menjelaskan kondisi obyektif (sebenarnya) pada suatu keadaan yang menjadi objek studi.Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa Luas Perumahan Baturaja Permai yaitu 12.000 m2. Debit pada saluran drainase primer yaitu 0,561 m3/dtk dengan  B=1,4m, H=2,6m dan W=0,3m. Debit pada saluran drainase sekunder 1 yaitu 1,0233 m3/dtk dengan  B=0,9m, H=1,05m dan W=0,1m. Debit pada saluran drainase sekunder 2 yaitu 0,6987m3/dtk dengan  B=0,8m, H=0,9m dan W=0,1m. Debit air kotor yaitu sebesar 0,000218 m3/dtk
Pengaruh Permeabilitas Terhadap Kecepatan Infiltrasi Kurniawan, Reffanda; Sari, Ronita
Jurnal Deformasi Vol. 2 No. 1 (2017): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v2i1.1204

Abstract

Kecepatan infiltrasi pada suatu massa tanah dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satunya adalah tingkat permeabilitas tanah tersebut. Infiltrasi adalah proses masuknya air dari atas kedalam permukaan tanah, sedangkan permeabilitas tanah adalah kemampuan air maupun minyak untuk dapat mengalir melalui pori-pori tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara permeabilitas tanah dengan kecepatan infiltrasi dilakukan dengan uji lapangan. Dimana untuk penyelidikan tentang permeabilitas tanah dilakukan uji pemompaan, yang meliputi uji pemompaan menerus (longterm test) dan uji kambuh (recovery test). Sedangkan untuk penyelidikan tentang kecepatan infiltrasi, dilakukan pengujian sesuai dengan prinsip kerja single ring infiltrometer dengan menggunakan alat sederhana. Hasil uji lapangan, kecepatan infiltrasi yang diperoleh yaitu 3,37x10-5 m/det. Dari hasil pengujian diketahui, semakin besar nilai koefisien permeabilitas tanah, maka semakin cepat infiltrasi yang terjadi. Dan sebaliknya, semakin kecil nilai koefisien permeabilitas tanah, maka infiltrasi yang terjadipun akan semakin lambat.
PENGARUH PENAMBAHAN KAWAT BENDRAT GALVANIS PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT LENTUR BETON Hamdi, Hamdi; Dafrimon, Dafrimon; Harijadi, Soegeng; Revias, Revias
Jurnal Deformasi Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v4i1.2972

Abstract

ABSTRAKKekuatan struktur beton mengidentifikasikan kualitas beton yang digunakan. Semakin tinggi kekuatan struktur beton yang dikehendaki, maka semakin tinggi pula mutu beton yang harus digunakan. Penambahan serat baja berupa kawat bendrat berkait (hooked), diharapkan dapat memperbaiki kualitas beton dari sisi kekuatan lenturnya. Penelitian dilakukan melalui uji sampel yang dilakukan dilaboratorium, yaitu dengan menggunakan beton polos mutu K-300 (umur 28 hari), dengan penambahan serat kawat bendrat kadar 0%, 1%, 2%, 3%, 4% dan 5%. Hasil pengujian diperoleh kuat lentur pada beton polos tersebut adalah 1,95 MPa. Pada penambahan 1%, 2%, 3%, 4% dan 5% kawat bendrat terhadap campuran, berturut-turut dihasilkan kekuatan lentur sebesar 2,90 MPa, 4,51 MPa, 7,39 MPa, 9,04 Mpa dan 10,64 MPa. Dari trend peningkatan tersebut dapat disimpulkan bahwapenambahan kawat bendrat sebesar 1% sampai dengan 5% terhadap campuran beton masih menunjukkan peningkatkan kuatan lentur beton secara linier. Perlu dilakukan penelitian selanjutnya dengan persentase-persentase kawat bendrat yang lebih besar dari 5% untuk mengetahui jumlah batasan maksimum kawat bendrat terhadapp campuran beton tersebut.Kata Kunci : beton, kawat bendrat, kuat tekan, kuat lentur
Analisis Sistem Pengembangan Pelabuhan Muatan Cair Sungai Lais Palembang Amiwarti, Amiwarti
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i2.915

Abstract

Pelabuhan merupakan sarana penting dalam perkembangan suatu wilayah. Pelabuhan Sungai Lais merupakan pelabuhan di kota Palembang yang perlu dikembangkan, karena kondisi sarana yang ada sekarang sangat minim untuk kegunaan secara optimal dalam usaha jasa pelabuhan. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah penelitian ekperimental yang dilakukan terhadap variabel masa yang akan datang, variabel yang sesungguhnya belum terjadi tetapi sengaja diadakan  dalam bentuk perlakuan coba-coba yang terjadi dalam eksperimenyaitu dengan cara menganalisis berbagai aspek dari kawasan yang dimaksud, menganalisis peluang investasi dengan system Hirarki menggunakan need model yang dibutuhkan dan pohon keputusan untuk dapat menghasilkan suatu kesimpulan akhir dari apa yang telah dianalisis. Dan hasil analisis menunjukkan bahwa pelabuhan Sungai Lais layak untuk dikembangkan dengan melihat potensi yang ada dikawasan tersebut.
Analisis Tebal Perkerasan Jalan Rigid di Kecamatan Sinar Peninjauan Rachardi, Rachardi; Kurniawan, Reffanda
Jurnal Deformasi Vol. 3 No. 2 (2018): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v3i2.2321

Abstract

Jalan merupakan akses yang utama dalam mendukung kelancaran transportasi. Untuk itu konstruksi jalan yang baik merupakan prioritas utama. Salah satu upaya yag dilakukan dengan menganalisis Tebal Perkerasan Jalan Rigid di Kecamatan Sinar Peninjauan. Data - data yang di kumpulkan berdasarkan hasil  survey dilapangan dengan menghitung volume Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR), Kapasitas Jalan dan Studi Pustaka, dilakukan tiap satuan per jam untuk tiap-tiap jenis kendaraan dan volume jam sibuk, misalnya jam sibuk pagi,siang,dansore.Dalam pengumpulan data Analisa Tebal Perkerasan Jalan Rigid di Kecamatan Sinar Peninjauan, Berdasarkan jumlah lajur dan jalur jalan yang ada dikawasan studi, tipe jalan 1 jalur 2 lajur 2 arah, lebar jalur efektif 5 meter.Berdasarkan analisa dan pembahasan, didapat data Lalu Lintas Harian Rata- Rata (LHR) dijalan Kecamatan Sinar Peninjauan tahun 2016 adalah 1628 kendaraan/hari/2 jalur 2 arah, tebal perkerasan 18 cm, tulangan memanjang yang dipakai Ø14-100 mm untuk tulangan melintang dipakai Ø12-300 mm. Untuk peningkatan kualitas jalan sebaiknya menggunakan bahan yang memenuhi standar Bina Marga dan dapat menghasilkan jalan yang kuat, nyaman dalam berkendara.
Analisis Manajemen Pekerjaan Struktur Pada Pembangunan Gedung Arsip PT. PLN (Persero) UIP Sumbagsel Purwanto, Herri
Jurnal Deformasi Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v2i2.1960

Abstract

Dengan sangat pentingnya arti informasi bagi suatu organisasi maka diperlukan suatu sarana berupa  pengarsipan informasi tersebut, yang berfungsi sebagai suatu sarana pengingat, sebagai alat bantu pengambil keputusan dan juga sebgaai bukti eksistensi organisasi. Pengelolaan arsip secara baik, tentunya juga perlu ditunjang sarana tempat penyimpanan arsip yang baik pula, dimana apabila pengarsipan disusun dan ditata dengan baik, maka pada saat pencarian data arsip akan lebih muda.Oleh karenanya  PT. PLN (Persero) Kantor Pusat melakukan pelelangan pembangunan gedung arsip untuk wilayah Sumbagsel, di mana gedung arsip tersebut dibuat 3 lantai dengan luas lebih kurang 1800 m2. Rencana awal pelaksanaan pembangunan pada pekerjaan struktur gedung selama 189 hari. Dan dengan dilakukan percepatan durasi kerja, pelaksanaan pembangunan dapat dipercepat selama 24 hari menjadi 165 hari
PENGARUH WAKTU CURING TERHADAP STABILITASI TANAH DASAR LEMPUNG MENGGUNAKAN POLIMER Adriza, Annisa Putri; Handoko, Luky; Hatmoko, John Tri
Jurnal Deformasi Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v4i2.3556

Abstract

ABSTRAKTanah lempung lunak tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Umumnya, tanah lempung lunak sifat mekanik yang buruk sehingga tidak cocok digunakan sebagai tanah dasar. Stabilisasi terhadap lapisan tanah dasar untuk pembangunan jalan merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah yang terjadi pada tanah lunak. Polimer adalah bahan tambah masih dikembangkan untuk stabilisasi tanah dasar di Indonesia. Polimer memiliki potensi menggantikan semen dan kapur sebagai bahan tambah tradisional. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai pengaruh waktu curing terhadap sifat fisik tanah dan sifat mekanik tanah dasar yang distabilisasi oleh polimer bila dibandingkan dengan tanah asli. Benda uji diperam selama 2, 4, 6, 9, 18, 24, 48,72 jam dan 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan dengan menurunnya nilai indeks plastisitas dan kadar air. Nilai kuat tekan bebas mengalami kenaikan sebesar 10% setelah di lakukan pemeraman selama 7 hari.Kata Kunci : Tanah dasar, waktu curing, polimer, indeks plastisitas, kuat tekan bebas

Page 4 of 14 | Total Record : 138