cover
Contact Name
Herri Purwanto
Contact Email
irwanto1969@gmail.com
Phone
+6282377151976
Journal Mail Official
deformasi.ts.pgri.plg@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Ahmad Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Deformasi
ISSN : 24774960     EISSN : 26217929     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/deformasi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Deformasi merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang: Structural Engineering, Transportation Engineering, Geotechnical Engineering, Construction Engineering & Management, Water Resources Engineering, dan Urban Planning, yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Juni dan Desember)
Articles 138 Documents
Analisis Kuantitas Hari Kerja Perencanaan Drainas Proyek PLTU Kabupaten Muaraenim Amiwarti, Amiwarti
Jurnal Deformasi Vol. 2 No. 1 (2017): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v2i1.1199

Abstract

Kemajuan teknologi industri yang pesat merupakan salah satu unsur keberhasilan pembangunan disuatu daerah, tetapi disisi lain limbah industri merupakan masalah lingkungan yang cukup serius jika tidak ditangani dengan tepat. Untuk itu diperlukan drainase yang dapat menampung dan menyalurkan air limbah ke tempat yang tepat. Dalam suatu pekerjaan, penjadwalan pekerjaan merupakan hal sangat diperlukan. metode network analysis yang merupakan pengembangan dari diagram batang (bar chart) dapat digunakan dalam penjadwalan suatu pekerjaan dilakukan evaluasi kuantitas hari kerja perencanaan drainase ini agar pembuatan drainase ini dapat berjalan sesuai dengan rencana.
Analisis Efisiensi Konstruksi Rangka Atap Baja Ringan Purwanto, Herri
Jurnal Deformasi Vol. 2 No. 1 (2017): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v2i1.2817

Abstract

Atap adalah bagian dari suatu bangunan yang berfungsi sebagai penutup seluruh ruangan yang ada dibawahnya dari pengaruh panas, hujan, angin, debu, termasuk juga untuk keperluan perlindungan, dimana komponennya terdiri dari konstruksi rangka atap (kuda-kuda) dan konstruksi penutup. Salah satunya adalah konstruksi baja ringan sebagai alternatif pengganti konstruksi kayu, khususnya pada rumah tinggal. Baja ringan adalah baja dengan kualitas tinggi yang bersifat ringan dan tipis, namun kekuatannya tidak kalah jika dibandingkan dengan baja konvensional. Salah satu keunggulan dari baja ringan adalah dalam waktu pelaksanaannya lebih cepat di bandingkan dengan material kayu, dimana baja ringan tidak akan terkena rayap atau tidak mudah lapuk. Proses pabrikasi dan jasa konstruksi yang berkembang pesat pada kuda-kuda menjadikan kuda-kuda baja ringan menjadi salah satu pilihan masyarakat, dimana material yang sering digunakan adalah profil C untuk rangka atap dan profil U untuk struktur kuda-kudanya. Dalam proses pabrikasi dan konstruksinya, banyak type (model) kuda-kuda yang dapat digunakan, sehingga hal ini perludilakukan analisa terhadap berat dan kuat konstruksi kuda-kuda, dengan tujuan konstruksi aman dan efisien. Dari hasil desain dengan menggunakan SNI 03-1729-2002 terhadap 2 type kuda-kuda didapat hasil yaitu pada kuda-kuda type 1 dengan profil C100x15 aman digunakan dengan nilai rasio maksimum 0,440 < 1, sedangkan kuda-kuda type 2 dengan profil C150x24 tidak aman digunakan, dimana nilai ratio maksimumnya adalah 1,090 > 1
Kajian Desain Beton Pracetak Sebagai Salah Satu Alternatif Jembatan Bentang Pendek Purwanto, Herri
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 1 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i1.483

Abstract

Penggunaan beton pracetak pada pembangunan konstruksi jembatan bentang pendek, untuk struktur atas jembatan sudah banyak digunakan tipe-tipe standar yang ada, tetapi pada struktur bawah jembatan masih belum banyak digunakan abutmen beton pracetak. Tujuan yang ingin dicapai dalam kajian ini adalah membuat desain struktur jembatan beton pracetak bentang pendek untuk panjang jembatan 8 m, 10 m dan 12 m dengan didesain abutmen yang relatif lebih mudah untuk diaplikasikan di lokasi pekerjaan, yaitu dengan membagi abutmen menjadi beberapa segmen, yang selanjutnya dibuat analisis biaya dan waktu pelaksanaan pembangunan jembatan beton pracetak bentang pendek dan perbandingannya dengan jembatan beton cast in situ. Hasil desain struktur atas jembatan pracetak dengan luas penampang yang berbentuk Single Tee Beam (ST) 0,3981 m2 dan Double Tee Beam (DT) 0,4206 m2. didapat berat desain abutmen pracetak persegmen panjang 3 meter untuk tipe DT-08 = 23,172 ton, DT-10 = 25,634 ton, DT-12 = 26,866 ton, ST-08 = 23,228 ton, ST-10 = 25,691 ton dan ST-12 = 26,922 ton. Estimasi waktu pelaksanaan konstruksi jembatan beton pracetak selama 35 hari, sedangkan dengan cast-in situ selama 150 hari ( 77% atau 115 hari lebih cepat),. Perbandingan biaya konstruksi antara jembatan beton pracetak (tipe DT dan ST) dengan jembatan beton cast in situ (tipe BK) yaitu : untuk tipe DT-08 = 171% tipe BK-08, DT-10 = 162% tipe BK-10, DT-12 = 152% tipe BK-12, ST-08 = 168% tipe BK-08, ST-10 = 160% tipe BK-10 dan ST-12 = 150% tipe BK-12, dengan mutu beton pracetak K.500 dan beton cast in situ K.275
Analisis Kinerja Konsultas Pengawas Pada Proyek jalan Tol Ruas Palembang-Simpang Indralaya (Palindra) Setiobudi, Agus
Jurnal Deformasi Vol. 3 No. 1 (2018): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v3i1.1965

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja konsultan pengawas proyek pada jalan Tol Ruas Palembang-Simpang Indralaya (PALINDRA). Metode Penelitian berupa jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan latar alami (natural setting) sebagai sumber data langsung mengenai kinerja konsultan pengawas proyek pada jalan Tol Ruas Palembang-Simpang Indralaya (PALINDRA). Dimana berdasarkan pendapat dari Agus Dharma (2003: 355) ada tiga dimensi dalam mengukur kinerja organisasi yaitu: kuantitas, kualitas pekerjaan dan ketepatan waktu. Hasil penelitian adalah kinerja konsultan pengawas proyek pada jalan Tol Ruas Palembang-Simpang Indralaya (PALINDRA). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kinerja konsultan pengawas proyek dalam hal pada jalan Tol Ruas Palembang-Simpang Indralaya (PALINDRA) masih belum baik dan masih banyak perlu perbaikan, dimana masih kekurangan dana operasional, proggress kemajuan fisik yang mengalami keterlambatan yang tidak sesuai dengan target, recrument sumber daya manusia yang perlu diperbaiki, masih kurangnya pengawasan yang dilakukan.
ANALISIS PENAMBAHAN LIMBAH LAS KARBIT SEBAGAI FILLER CAMPURAN ASPAL AC WC Muhammad Iqbal; Amiwarti Amiwarti; Agus Setiobudi
Jurnal Deformasi Vol 5, No 1 (2020): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v5i1.4234

Abstract

Pengaruh terhadap penambahan limbah las karbit sebagai filler. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui hasil dari pengujian pengaruh limbah las karbit sebagai filler pada lapisan aspal AC WC dengan menggunakan uji karakteristik Marshall Test.Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang mana datanya diambil data dan hasil dari pengujiannya dari laboraturium AMP PT. Hakaaston palembang. Hasil penelitian dari  pengaruh kuat tekan Marshall Test dengan penambahan limbah las karbit sebagai filler pada campuran asphalt concrete wearing course (AC-WC) dengan variasi 1% 2% 3% mengalami kenaikan serta mengalami penurunan terhadap pengujian Marshall Test. Dan pada penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa untuk penambahan limbah las karbit sebagai filler pada campuran asphalt concrete wearing course (AC-WC) dengan variasi 1% 2% 3% untuk nilai karakteristik tidak bisa digunakan dalam pengganti filler abu batu
Analisis Kadar Aspal Optimum Pada Lapis Asphalt Concrete Base Course di Pembangunan Jalan Tol Palembang-Simpang Indralaya (Palindra) Setiobudi, Agus
Jurnal Deformasi Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v2i2.1956

Abstract

Aspal sebagai bahan pengikat dalam campuran beraspal pada sistem perkerasan lentur mempunyai pengaruh yang besar terhadap umur pelayanan lapis perkerasan jalan. Kadar aspal dalam suatu campuran aspal menjadi bagian yang sangat penting. Kadar aspal optimum pada campuran aspal harus memenuhi persyaratan Spesifikasi Jalan Tol Indonesia, seperti nilai VIM, VMA, VFB, Flow, dan sebagainya. Pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Palelmbang-Simpang Indralaya (Palindra), dilakukan tahapan-tahapan untuk mendapatkan kadar aspal optimum pada lapis Asphalt Concrete Base Course dalam pembuatan proses pembuatan Job Mix Formula (JMF) di Proyek Tol Palindra. Dimulai dari pemeriksaan propertis aspal dan agregat. Setelah didapat gradasi agregat sesuai dengan yang disyaratkan, kemudin dilanjutkan percobaan dengan penentuan kadar aspal mulai dari 4%, 4,5%, 5,0%, 5.5% dan 6%, dari hasil  penelitian tersebut diperoleh kadar aspal optimum sebesar 5.25% dengan memperhatikan sifat agregat berukuran 10-20 mm yang berasal dari Ciwandan Banten yang disediakan oleh PT. Diaz, Agregat 20-30 mm, 10-10 mm dan Abu batu yang berasal dari Bojonegara Banten yang disediakan oleh PT. Diaz yang memiliki penyerapan rata-rata sebesar 1,5%. Kadar aspal optimum pada lapis Asphalt Concrete Base Course dalam pembuatan proses pembuatan Job Mix Formula (JMF) di Proyek Tol Palindra diperoleh sebesar 5.25% dengan pengujian karakteristik Marshall pada Kadar Aspal Optimum 5,25% didapat nilai density diperoleh sebesar 2,2813 gr/cc, nilai VMA (Void in Mineral Aggregat) sebesar 14,39%, nilai VFB (Void Filled Bitumen) sebesar 67,77%, nilai VIM (Void In Mix) sebesar 4,64%, Nilai Stabilitas Marshall sebesar 2502,42 kg, nilai Flow (kelelehan) sebesar 4,20 mm dan Marshall Quotient diperoleh sebesar 596,76 kg/mm
DESAIN MARKA JALAN DARI BETON DENGAN REPLACEMENT SYSTEM Adiguna, Adiguna
Jurnal Deformasi Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v4i1.2973

Abstract

ABSTRAKTerjadinya benturan antara kendaraan mobil dan marka pengaman jalan dari beton mengakibatkan kendaraan menjadi rusak berak. Untuk itu perlu dilakukan penelitian khusus mengenai marka beton yang lebih aman bagi pengendara jalan manakala terjadi benturan. Desain marka beton yang aman bagi pengemudi dapat menggunakan bahan alternative diantaranya dengan memanfaatkan limbah bagus atau Styrofoam. Pengujian kuat tekan beton setelah berumur 28 hari diperoleh kuat tekan beton untuk beton normal sebesar 317,39kg/cm2, pada beton dengan penambahan Styrofoam 10% terjadi penurunan sebesar 258,96 kg/cm2 dan penambahan Styrofoam 15% terjadi penurunan sebesar 222,49 kg/cm2 dan pada penambahan Styrofoam 20% mengalami penurunan yang cukup siknifikan sebanyak 140,58 kg/cm2. Maka disimpulkan bahwa beton yang dicampur Styrofoam mengalami penuruan signifikan dari desain awalnya. Ini menunjukkan bahwa marka beton yang didesain tersebut cukup mampu mengurangi beban benturan dari kendaraan. Selanjutnya marka beton yang telah rusak dapat diganti ulang atau replacement system.Kata kunci : Marka, Beton, Styrofoam, Replacement System
Perbandingan Desain Kekuatan Struktur Dan Biaya Pelaksanaan Pembangunan Tower BTS Dengan Menggunakan Baja Profil Siku Dan Profil Pipa Purwanto, Herri; Rifalka, Febby
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i2.916

Abstract

ABSTRAK Dengan semakin pesatnya perkembangan dunia telekomunikasi, menuntut para provider telekomunikasi untuk memperluas jangkauan sinyal telepon seluler dan sinyal internet yang berupa sebuah antena yang diletakkan disuatu menara tower BTS (Base Transceiver Station) yang dibangun dengan menggunakan baja profil siku dan profil pipa. Selain kemudahan dalam pemasangan perlu juga diperhatikan masalah biaya pelaksanaan. Sehingga perlu adanya kajian berupa analisa terhadap kekuatan struktur tower pada pengunaan baja profil siku dan baja profil pipa untuk mengetahui tingkat efisiensi kekuatan struktur tower dan mana yang lebih ekonomis dalam biaya pelaksanaannya. Direncanakan tinggi tower 42 meter, lebar bagian bawah tower 4 meter, menggunakan profil baja siku L.80.80.14, L.30.30.7, profil pipa PIPX 50 dan PIPX 25. Hasil desain kekuatan struktur baja profil siku L.80.80.14 (primer) didapat ratio 0,838 untuk batang tekan pada member nomor 156 dan batang tarik pada member nomor 200 sebesar 0,837. Baja profil siku L.30.30.7 (sekunder) didapat ratio 0,639 untuk batang tekan pada member nomor 188 dan batang tarik pada member nomor 239. Baja pipa PIPX 50(primer) didapat ratio 0,899 untuk batang tekan pada member nomor 88 dan batang tarik pada member nomor 96. Baja pipa PIPX 25 (sekunder) didapat ratio 0,216 untuk batang tekan pada member nomor 110 dan batang tarik pada member nomor 113. Berat total L.80.80.14 dan L.30.30.7 = 18.992.828 kg, PIPX 50  dan PIPX 25 = 12.384.759 kg. Harga ekonomis pada profil pipa PIPX 50 dan PIPX 25  = Rp. 379.917.993,95
Analisis Pembuatan Job Mix Formula Asphalt Concrete Binder (AC BC) di Pembangunan Jalan Tol Palembang – Simpang Indralaya (Palindra) Setiobud, Agus
Jurnal Deformasi Vol. 3 No. 2 (2018): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v3i2.2322

Abstract

Kadar aspal optimum pada lapis Asphalt Concrete Binder Course (AC BC) dimana dalam pembuatan dilakukan di Laboratorium Aspal untuk membuat Job Mix Formula (JMF) di Proyek Tol Palindra. Dimulai dari pemeriksaan propertis bahan bitumen 60/70 dan agregatnya. Percobaan dilanjutkan dengan membuat sample berbagai variasi campuran kadar Asphalt Concrete Binder Course (AC BC) mulai dari 4%, 4,5%, 5,0%, 5.5%, 6% dan 6,5% dari hasil penelitian tersebut diperoleh kadar aspal optimum sebesar 5.3%. Selain itu, pemakaian kadar aspal optimum 5.3%, juga harus memperhatikan sifat agregat terdiri dari Abu batu, agregat ukuran 10-10 mm (Mediun Aggregat) dan 10-20 mm (Coarse Aggregat) yang semua berasal dari Ciwandan Merak Banten yang disediakan oleh PT. Diaz, dimana agregat diatas memiliki penyerapan rata-rata sebesar 1,5% yang berarti daya penyerapan terhadap aspal terlewat pada batas maksimal yang diijinkan, yaitu sebesar 1.2%. Kadar aspal optimum pada lapis Asphalt Concrete Binder Course (AC BC) dalam pembuatan proses pembuatan Job Mix Formula (JMF) di Proyek Tol Palindra diperoleh sebesar 5.3% dengan pengujian karakteristik Marshall test pada Kadar Aspal Optimum 5,3% didapat nilai density diperoleh sebesar 2,285 gr/cc, nilai VMA (Void in Mineral Aggregat) sebesar 15,18%, nilai VFB (Void Filled Bitumen) sebesar 69,86%, nilai VIM (Void In Mix) sebesar 4,57%, nilai Stabilitas Marshall sebesar 1314,25 kg, nilai Flow (kelelehan) sebesar 3,45 mm dan nilai Marshall Quotient diperoleh sebesar 254,04 kg/mm
Analisa Sistem Distribusi Air Bersih PDAM Tirta Ogan Di IKK (Unit) Tanjung Baru Putri, Yuliantini Eka
Jurnal Deformasi Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v2i2.1961

Abstract

Permasalahan ketersedian air bersih merupakan suatu masalah klasik yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia pada akhir-akhir ini, baik itu mengenai kuantitas maupun masalah kualitas air bersih yang ada. Namun permasalahan yang terjadi adalah jadwal distribusi air bersih di Perumahan Mutiara Lingga hanya dua hari sekali selama 11 jam.  Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui gambaran Distribusi PDAM Tirta Ogan IKK (Unit) Tanjung Baru, Jumlah kebutuhan air bersih warga perumahan mutiara lingga, dan debit air bersih PDAM Tirta Ogan IKK (Unit) Tanjung Baru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Analisis di fokuskan pada jumlah kebutuhan dan ketersediaan air bersih warga perumahan Mutiara Lingga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendistribusian yang digunakan PDAM Tirta Ogan IKK (Unit) Tanjung Baru menggunakan Sistem Pompa Kapasitas 20 Ltr/Dtk dengan Pola Jaringan Pipa Bercabang, didistribusikan setiap 2 Hari 1 kali selama 11 jam.  Distribusi air bersih ke perumahan mutiara lingga sebesar 99 M3/Hari dan ketersediaan air bersih PDAM Tirta Ogan IKK (Unit) Tanjung Baru sebesar 82,20 M3/Hari sehingga masih kurang 0,47 M3/Hari. Untuk memenuhi kekurangan kebutuhan air Perumahan Mutiara Lingga sebesar 0,47 M3/Hari atau 181,2 Liter/Hari maka kapasitas pompa perlu ditingkatkan dari 20 Liter/Detik menjadi 40 Liter/Detik agar dapat mendistribusikan air ke Perumahan Mutiara Lingga setiap hari

Page 5 of 14 | Total Record : 138