cover
Contact Name
Novi Laura Indrayani
Contact Email
redaksi.jitm@gmail.com
Phone
+6281374999559
Journal Mail Official
jitm@unismabekasi.ac.id
Editorial Address
http://jurnal.unismabekasi.ac.id/index.php/jitm/about/editorialTeam
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
ISSN : 23030909     EISSN : 25810332     DOI : https://doi.org/10.33558/jitm.v8i2
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin (JITM) diterbitkan oleh jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam “45” (UNISMA) Bekasi. Jurnal ini sebagai jurnal berkala ilmiah yang memiliki tujuan untuk mempublikasikan pengembangan ilmu serta wawasan mengenai lingkup teknik mesin yang berfokus pada bidang energi baru terbarukan dan manufaktur. Publikasi yang diterbitkan oleh Jurnal Ilmiah Teknik Mesin UNISMA Bekasi merupakan hasil penelitian para akademisi baik dari penelitian para dosen maupun penelitian kerjasama antara mahasiswa dan dosen, bahkan juga penelitian dari kalangan para praktisi industri yang bergerak di bidang teknik mesin. JITM ini dapat diakses secara full text dan open access oleh para pembaca sehingga para pembaca juga ikut turut membantu dalam peningkatan sitasi dari JITM. JITM dipublikasikan sebanyak 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Lingkup JITM meliputi bidang energi baru terbarukan, dan manufaktur. Bidang energi baru terbarukan yang dibahas mengenai sistem dan alat teknologi konversi yang mampu mengkonversi sumber energi terbarukan seperti energi tenaga air, tenaga angin, tenaga surya, biomassa, dan lain-lain untuk dapat dimanfaatkan energinya ke bidang sektor yang lain. Bidang manufaktur yang dibahas meliputi bidang material, tribologi, dan lain-lain. Redaktur mengundang para penulis dan peneliti untuk mengirimkan artikel ilmiah maupun hasil penelitiannya ke JITM UNISMA Bekasi.
Articles 151 Documents
Analisis Pemeliharaan Mesin Pada Industri Perhotelan Dengan Metode Realibility Centered Maintenance (RCM) (Studi kasus Kusuma Sahid Prince Hotel, Surakarta) Arofiq, M. Rifal Nursurfat; Sutrisno, Agung Widiyanto Fajar; Devi, Anita Oktaviana Trisna
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12 No 2 (2024): JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jitm.v12i2.9902

Abstract

KSPH sudah melakukan aktivitas maintenance yang bertujuan untuk memaksimalkan performa mesin agar dapat beroperasi dengan optimal namun pemeliharaan mesin yang mereka lakukan tidak teratur yang menyebabkan masih banyaknya kerusakan yang terjadi. Data kerusakan mesin KSPH periode Januari – Desember 2023 mesin AC adalah mesin dengan frekuensi kerusakan tertinggi yaitu sebanyak 328 kali atau sekitar 86,35% dari total kerusakan mesin engineering. Metode Realibility Centered Maintenance (RCM) adalah metode pemeliharaan mesin yang dilakukan dengan cara menganalisis semua mode kegagalan yang terjadi pada semua komponen dengan menyesuaikan rencana pemeliharaan yang akan dilakukan. Metode ini dipilih dikarenakan dapat menentukan komponen kritis, pemilihan tindakan yang tepat pada setiap komponen, dan interval waktu minimum sebelum terjadinya breakdown. Pengolahan data RCM menghasilkan beberapa komponen kritis yaitu kompresor dan Filter, kemudian dilanjutkan uji distribusi menggunakan software minitab 20 untuk menentukan distribusi dan nilai parameter komponennya masing-masing. Dari hasil pengolahan data diperoleh bahwa komponen kompresor berdistribusi weibull dan memiliki nilai TMD sebesar 3,75804 dengan interval pemeliharaan setiap 17 hari sekali. Komponen Filter berdistribusi lognormal dan memiliki nilai TMD sebesar 438,24528 dengan interval pemeliharaan setiap 10 hari sekali. Hasil penentuan interval pemeliharaan komponen yang telah dilakukan, digunakan untuk melanjutkan perhitungan nilai Realibility. Nilai realibility komponen kompresor sebelum dan sesudah adanya usulan penjadwalan pemeliharaan adalah sebesar 0,494 atau 49% menjadi 0,836 atau 84% ada kenaikan 35%. Sedangkan nilai realibility komponen filter sebelum dan sesudah adanya usulan penjadwalan pemeliharaan adalah sebesar 0,383 atau 38% menjadi 0,733 atau 73% juga ada kenaikan 35%. Dengan hasil tersebut usulan penjadwalan pemeliharaan dapat dikatakan efektif dikarenakan dapat menaikkan nilai keandalan
Rancang Bangun Alat Pengupas Serabut Kelapa Menggunakan Metode VDI 2222 Aldo, Jefri; Kurniawan, Sandi
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12 No 2 (2024): JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jitm.v12i2.9904

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan cara merancang alat pengupas serabut kelapa, mengetahui proses pembuatan alat pengupas serabut kelapa, mengetahui kinerja alat pengupas serabut kelapa. Metode perancangan produk yang akan digunakan adalah metode perancangan sesuai VDI 2222 (Gerhard Pahl dan Wolfgang Beitz dalam bukunya Engineering Design: A Systematic Approach). Tahapan-tahapannya yaitu tahapan merencana, mengkonsep, merancang, dan penyelesaian. Pada proses pengupasan kelapa menggunakan parang waktu dibutuhkan untuk mengupas 10 buah kelapa yaitu15 menit, sedangkan menggunakan alat pengupas serabut kelapa waktu yang digunakan untuk mengupas 10 buah kelapa yaitu 12 menit. Perancangan desain yang dilakukan untuk mengetahui bentuk, bahan dan sistem kerja alat apakah sudah sesuai dengan yang diinginkan. Pada proses perakitan yang dilakukan harus memerhatikan bagian mana yang ingin dirakit terlebih dahulu seperti memulai dengan membuat bagian dudukan, penopang, mata pisau, pedal lalu pegas. Setelah dilakukan 20 kali pengujian dan perbandingan yaitu 10 kali menggunakan parang dan 10 kali menggunakan alat pengupas serabut kelapa, penulis menyatakan bahwa rata-rata waktu yang digunakan pada proses pengupasan serabut pada 1 buah kelapa menggunakan alat pengupas serabut kelapa yaitu ± 1,2 menit tergantung pada kekuatan dan kecepatan operator pada saat menggunakan alat pengupas serabut kelapa serta memerlukan 5-7 kali penusukan pada serabut kelapa namun tergantung pada tingkat kekerasan serabut kelapa tersebut.
Rancang Bangun JIG Dan Fixture Komponen Plat Pada Proses Pembubutan Rata Di Mesin CNC Turning Hidayat, Muh Farid; Kamaruddin, Kamaruddin; Salsabilla, Adinda Thalia; Irsyan, Irsyan
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12 No 2 (2024): JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jitm.v12i2.9905

Abstract

Proses permesinan pembuatan produk menuntut pekerjaan yang dilakukan harus teliti dan presisi untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Jig dan fixture digunakan pada mesin CNC yang berbasis komputer dalam penggunaan guna menjaga ketelitian dan presisi dari produk yang dibuat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat nilai kekasaran permukaan pada hasil pemotongan rata plat menggunakan alat bantu jig dan fixture. Komponen yang dirancang bangun ialah besi pejal, besi plat, drag dan mur. Adapun variabel permesinan CNC Turning ialah putaran spindel dan kecepatan pemakanan untuk melihat nilai kekasaran permukaan pada proses pemotongan plat.Proses pembubutan rata plat menggunakan jig dan fixture sebagai pemegang dan pencekam plat dilakukan dengan tebal plat 2,5 mm, 4,5 mm dan 5,5 mm. Dari hasil pembubutan diperoleh nilai kekasaran permukaan terbaik berdasarkan percobaan pemotongan dengan ketebalan pemakan 1 mm, 2 mm, 3 mm. Dari hasil pengujian didapatkan pada tebal plat 5,5 mm memiliki nilai kekaran paling tinggi sebesar 3.669 µm pada kedalaman pemakanan 3 mm dan plat tebal 2,5 mm memiliki nilai kekasaran permukaan sebesar 1.347 µm pada kedalaman pemakan 2 mm.
Pengaruh Voltace Dan Waktu Tahan Induction Hardening Terhadap Kualitas HUB Clutch Ekawati, Fatimah Dian; Sadiana, Riri
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12 No 2 (2024): JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jitm.v12i2.9906

Abstract

Baja D40 dengan kadar karbon 0.8% digunakan sebagai bahan dasar pewmbuatan Hub clutch pada komponen mesin kendaraan otomotif. Hub clutch adalah bagian inti dari kopling, yang memiliki beban tertinggi dan mengalami hampir semua torsi yang disalurkan oleh mesin (Z. Yan, 2019). Karena torsi dan beban yang tinggi akibat gesekan dengan shaft pada sistem transmisi maka hub clutch harus dilakukan perlakuan panas pada area boss dengan cara induction hardening. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh variasi waktu tahan dan voltase pada proses pengerasan material logam. Hub clucth dibentuk dengan metode powder metallurgy kemudian dilakukan proses induksi hardening menggunakan mesin Denshi dengan variabel voltase 3.0 kV, 3.6 kV dan 4.2 kV dengan masing-masing voltase menggunakan variabel waktu tahan 3.5 sec, 4.0 sec dan 4.5 sec yang selanjutnya akan otomatis dilakukan proses quenching dengan oli High Speed Quench Oil sebagai pendinginan material. Pengujian dimensi boss inner minor dan major diameter dilakuakan dengan mesin CMM (CMM SVA Fusion), thinckness menggunakan dial gauge, Hardness (kekerasan) dengan Hardness Rockwell type A dan kedalaman hasil induksi menggunakan caliper digital yang sebelumnya produk D40 dipotong menjadi dua bagian dan diolesi menggunakan cairan acid pada area proses induksi. Diketahui proses hardening menyusutkan inner minor diameter sebesar 0.001 mm sampai 0.017 mm dan inner major diameter sebesar 0.005 mm sampai 0.024 mm. Induksi hardening juga meningkatkan tinggi produk 0.03% dengan hardness terendah pada 69.83 HRA dan tertinggi 74.77 HRA dengan kedalaman hasil induksi antara 0.89 mm hingga 3.20 mm
Pembuatan Dan Analisis Sifat Mekanik Paduan AL-CU-MG Menggunakan Metode Metalurgi Serbuk Paridawati, Paridawati; Hidayat, Arif Dwi; Rokhman, Taufiqur; Asrika, Sukwati Dewi; Apriliansya, Mario; Iswanto, Hari
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12 No 2 (2024): JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jitm.v12i2.9907

Abstract

Material Paduan logam adalah material yang terdiri dari beberapa jenis unsur logam.Metoda pembuatan. Paduan logam dapat dengan cara peleburan atau dengan metalurgi serbuk. Paduan aluminium sangat maju di dunia manufaktur, mengingat karena Paduan dapat meningkatkan kekuatan aluminium. Tujuan penelitian ini menganalisa efek dari variasi komposisi paduan Al-Cu-Mg melalui proses sintering dan annealing terhadap metalografi dan kekerasan menggunakan metode metalurgi serbuk.untuk komposisi utama yaitu aluminium 80%, variasi Cu 8%,5%,2% dan variasi Mg 12%,15%,18%.proses mixing dan dikompaksi dengan tekanan sebesar 7 ton .suhu sintering 480℃ dilakukan selama 1 jam dan diannealing 320℃ dilakukan selama 1 jam yang kemudian didinginkan didalam tungku. Spesimen yang sudah disintering dan diannealing akan dilakukan pengujian Metalografi dan pengujian kekerasan. Dari penelitian ini diharapkan akan didapatkan nilai kekerasan dan foto metalografi sebagai bahan untuk melihat kualitas Paduan AL-CU-Mg.
Studi Perencanaan dan Analisis Segitiga Kecepatan Turbin Pelton Pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Wicaksono, Yowando Putro; Siahaan, Herbert Hasudungan; Setiawan, Dibyo; Jakariya, Jakariya
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 13 No 1 (2025): JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jitm.v13i1.5822

Abstract

Bendungan Jatibarang berpotensi membangkitkan listrik. Tujuan penelitian, merancang turbin dan analisa segitiga kecepatan. Metode yang digunakan eksperimen dengan kegiatan meliputi perhitungan debit andalan, tinggi jatuh efektif, rancangan turbin pelton dan Analisa segitiga kecepatan. Hasil penelitian diperoleh debit andalan 1.02m3/detik, tinggi jatuh efektif 68,03m, pipa pesat Ø0.727m, daya rencana 680.72kW, kecepatan spesifik 25.72rpm, putaran 350.41rpm, diameter luar Ø1.315m, lebar  431.04m, jumlah sudu 26buah, poros Ø0,070m, selanjutnya dilakukan analisa segitiga kecepatan untuk memperoleh gaya, torsi, daya dan efisiensi pada sudut keluar sudu 4°-6°. Hasil diperoleh menunjukkan F 34695.5N.m, 34761.6 N.m dan 34847.7N.m torsi 14° T 5313N.m, 5320N.m dan 5330N.m. torsi 13° T 5363N.m, 5370N.m dan 5380N.m. torsi 12° T 5401N.m, 5409N.m dan 5418N.m. P 641.5kW, 642.9kW dan 644.1kW. efisiensi ηo 0,90 dan efisiensi ηm 0,95.
Pengaruh Variasi Sudut Pahat HSS pada Proses Pembubutan Terhadap Kekasaran dan Kekerasan Baja AISI 1045 Dengan Media Pendingin Dromus Segara, Bayu; Basri, Hasan; Sukarmansyah, Sukarmansyah
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 13 No 1 (2025): JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jitm.v13i1.10172

Abstract

Permukaan yang dihasilkan dari proses pembubutan memiliki peran signifikan terhadap kinerja suatu produk, khususnya dalam aspek gesekan, keausan, dan sistem pelumasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi sudut pahat HSS (High Speed Steel) sebesar 60°, 75°, dan 80° terhadap kekasaran dan kekerasan permukaan baja AISI 1045 (HQ 760) menggunakan media pendingin Dromus. Proses pembubutan dilakukan dengan kedalaman makan 1 mm dan kecepatan putaran tetap sebesar 460 rpm, diikuti pengujian kekasaran menggunakan alat uji TR200 Portable Roughness Tester dan pengujian kekerasan menggunakan Rockwell Hardness Tester. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sudut pahat 60° menghasilkan kekasaran permukaan tertinggi dengan rata-rata 3,745 μm, sementara sudut 75° dan 80° menghasilkan permukaan yang lebih halus, masing-masing dengan nilai rata-rata 3,115 μm dan 3,129 μm. Dalam pengujian kekerasan, sudut pahat 80° memberikan nilai kekerasan tertinggi sebesar 37,50 HRC, disebabkan oleh distribusi tekanan yang merata dan peningkatan suhu selama pembubutan yang memengaruhi struktur mikro baja. Sebaliknya, sudut pahat 60° menghasilkan kekerasan mendekati material awal sebesar 34,70 HRC. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang optimasi sudut pahat dalam proses pembubutan untuk menghasilkan karakteristik permukaan yang diinginkan. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi variasi parameter lain seperti kecepatan putaran, media pendingin, dan kedalaman makan
Karakteristik Turbin Air Aliran Aksial Pada Putaran Dan Head Konstan Dengan Variasi Sudut Sudu Gerak Asiz, Aslim Muda; Alauddin, Baso; HS, Haslinda
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 13 No 1 (2025): JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jitm.v13i1.10586

Abstract

Metode penelitian digunakan yaitu: penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan bertujuan untuk mengetahui pengaruh efisiensi dan debit aliran air serta head pada turbin. Pengujian ini dilakukan pada putaran konstan 800, 700, 600, 500 dan 400 rpm dengan sudut sudu gerak maksimum (+70°), medium (0°) dan minimum (-70°). Dari pengujian ini dapat dihasilkan grafik karakteristik diantaranya adalah grafik kecepatan konstan, grafik head konstan dan grafik efisiensi konstan. Dari hasil pengujian diperoleh Efisiensi terbesar yang dimiliki model turbin air aksial ini, ada pada putaran 400 rpm dengan untuk tiap sudut sudu gerak. Model turbin air aksial ini memiliki nilai efisiensi rata-rata relatif rendah, yang paling tinggi adalah 51%. Pada sudut sudu gerak maksimum (70°) memiliki efisiensi yang paling tinggi daripada sudut sudu gerak lainnya dengan kondisi putaran yang sama, sedangkan sudut sudu gerak minimum (-70°) memiliki efisiensi yang rendah. Bentuk grafik karakteristik banyak dipengaruhi faktor dari rugi-rugi yang terjadi pada turbin, semakin kecil debit aliran maka rugi-rugi yang terjadi juga semakin kecil. Nilai debit aliran sebanding dengan nilai head, daya hidrolis dan daya poros. Dengan menaikkan head turbin ternyata tidak terlalu meningkatkan efisiensi.
Analisis Variasi Media Pendingin Pada Proses Hardening Baja AISI 1045 Terhadap Nilai Uji Tarik Setiawan, Doni Elwin; Ahsan, Ahsan; Diningrum, Jenny Primanita
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 13 No 1 (2025): JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jitm.v13i1.10630

Abstract

Baja AISI 1045 merupakan jenis baja yang tergolong dalam baja paduan karbon sedang yang banyak digunakan sebagai bahan utama pada mesin seperti poros, gear, dan batang penghubung piston pada kendaraan bermotor. Perlakuan hardening pada baja AISI 1045 dibutuhkan untuk meningkatkan sifat mekanis material, yaitu kekuatan, kekerasan dan ketahanan aus. Perlakuan panas hardening yang dilakukan pada penelitian ini adalah 8500C. Proses pengerasan atau hardening adalah suatu proses perlakuan panas yang dilakukan untuk menghasilkan suatu benda kerja yang keras, proses ini dilakukan pada temperatur tinggi yaitu pada temperatur austenisasi yang digunakan untuk melarutkan sementit dalam austenit yang kemudian di quenching. Pada proses quenching menggunakan media pendingin untuk meningkatkan sifat mekanis logam, yaitu kekerasan. Penelitian ini menggunakan metode perlakuan panas hardening dengan membedakan variasi media pendingin. Untuk variasi media pendingin menggunakan 3 macam pendingin yang berbeda – beda yaitu air garam, oli dan udara. Kekuatan tarik yang didapat berdasarkan hasil penelitian dengan air garam mendapatkan nilai 135,05 Mpa, oli mendapatkan nilai 68,51 Mpa, udara mendapatkan nilai 52,80 Mpa dan tanpa perlakuan mendapatkan nilai 53,16 Mpa. Dari hasil penelitian tersebut terlihat bahwa media pendinginair garam memilki nilai tertinggi.
Pengaruh Temperatur Dan Waktu Pelapisan Nikel Terhadap Ketebalan Dan Kekerasan Permukaan Pada Baja ASTM A36 Menggunakan Proses Elektroplating Liliani, Netta; Laura Indrayani , Novi; Firas Ilyasa, Kefin
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 13 No 1 (2025): JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jitm.v13i1.10636

Abstract

Kompresor adalah suatu alat yang memiliki fungsi untuk mengalirkan dan menambah energi (tekanan) pada Elektroplating merupakan kelompok pelapisan yang mengandalkan larutan kimia (elektrolit) dalam berlangsungnya perpindahan ion-ion logam ke logam lain dengan adanya arus listrik yang mengalir. Elektroplating dilakukan agar dapat mempengaruhi karakteristik yaitu dengan memberikan sifat ketebalan pelapisan, kekerasan dan struktur permukaan pada benda kerjanya dimana diharapkan mengalami pengaruh dalam hal struktur permukaan maupun ketahanan terhadap korosinya. Penelitian menggunakan material jenis baja ASTM A36 yang akan dilakukan proses elektroplating nikel bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama waktu dan temperarure larutan terhadap hasil nilai ketebalan dan kekerasan dari baja. Menggunakan variasi waktu 45, 60, dan 75 menit serta temperatur larutan 350C dan 500C selanjutnya akan dilakukan pengujian ketebalan dengan alat ukur dial gauge digital dan pengujian kekerasan dengan alat ukur Hardness Rockwell A (HRA). Dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ketebalan tertinggi terjadi pada spesimen dengan lama waktu 75 menit dan dalam temperatur larutan 500C dengan nilai ketebalan 3,980 mm, dan nilai ketebalan terendah terjadi pada lama waktu 45 menit dan dalam temperatur larutan 350C dengan nilai ketebalan 3,941 mm. Dimana nilai ketebalan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya lama waktu dan temperatur larutan. Sedangkan, nilai kekerasan terendah terjadi pada lama waktu 45 menit dan temperatur larutan 350C dengan nilai kekerasan 47,5 HRA dan hasil kekerasan permukaan tertinggi terjadi pada spesimen lama waktu 60 menit dan temperatur larutan 500C dengan nilai kekerasan 49,6 HRA. Dari data tersebut semakin tinggi temperatur dan lama waktu ketebalan akan meningkat tetapi kekerasannya akan menurun karna lapisan nikel lunak.