cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
CHEMPUBLISH JOURNAL
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 126 Documents
Pengaruh waktu sintering terhadap hidroksiapatit berpori tulang ikan tenggiri dengan proses sol-gel Ulfa rahmayuni zein; Lia Anggresani; Yulianis
CHEMPUBLISH JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2020): Chempublish Journal
Publisher : Universitas Jambi, Fakultas Sains dan Teknologi, Program Studi Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/chp.v5i1.8686

Abstract

Hidroksiapatit berpori cocok untuk merekontruksi tulang, karena adanya pori dapat menjadi media pembentukan jaringan sel tulang yang tumbuh. Tulang ikan tenggiri memiliki sumber kalsium yang besar sehingga dapat dimanfaatkan dalam pembuatan hidroksiapatit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mekanik yang baik dari hidroksiapatit berpori dari tulang ikan tenggiri pada variasi waktu sintering 4, 5 dan 6 jam dengan proses sol-gel. Hasil analisa XRF didapatkan kalsium oksida(CaO) sebanyak 50.814%. Hidroksiapatit dibuat dengan mencampurkan CaO, HCl, H3PO4 dan etanol, yang difurnace pada suhu 600oC. Hasil analisa XRD didapatkan senyawa Hydroxyapatite yang sesuai dengan standard ICSD No 01-075-3727. Hidroksiapatit dicampurkan dengan larutan kitosan pada variasi waktu sintering untuk menghasilkan hidroksiapatit berpori. Kemudian dianalisa SEM, PSA dan Hardness Tester. Analisia SEM pada semua variasi waktu sintering 4,5 dan 6 jam didapatkan morfologi partikel tidak seragam. Analisa PSA pada variasi waktu sintering 4, 5 dan 6 jam didapatkan ukuran partikel yaitu 1,051µm, 0,798µm, 1,069µm. Nilai Hardness Tester didapatkan pada variasi waktu sintering 4, 5 dan 6 yaitu 29,9 Newton(N), 49,5N dan 21,4N. Disimpulkan variasi waktu tahan sintering pada waktu 5 jam memiliki sifat mekanik yang baik terhadap pembuatan hidroksiapatit berpori.
Studi komputasi terhadap struktur, sifat antioksidan, toksisitas dan skor obat dari scopoletin dan turunannya Annisa Wulandari; Afrizal Afrizal; Emriadi Emriadi; Mai Efdi; Imelda
CHEMPUBLISH JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2020): Chempublish Journal
Publisher : Universitas Jambi, Fakultas Sains dan Teknologi, Program Studi Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/chp.v5i1.9023

Abstract

Studi komputasi pada struktur, sifat antioksidan dari scopoletin dan turunannya telah dipelajari melalui analisis DFT/B3LYP/6-31G dalam fase gas. Analisis toksisitas dengan OSIRIS Property Explorer online telah menunjukkan bahwa scopoletin dan turunannya tidak bersifat mutagenik, tidak menyebabkan tumor dan iritasi, akan tetapi beberapa diantaranya memiliki resiko tinggi terhadap sistem reproduksi. Scopoletin dan turunannya memiliki skor obat berkisar antara 0,270 - 0,503 yang menunjukkan bahwa senyawa tersebut memiliki kemiripan obat yang sebanding dengan obat yang ada. Sifat antioksidan scopoletin dan turunannya dapat dijelaskan dengan baik oleh mekanisme transfer atom hidrogen (TAH) dengan nilai BDE berkisar antara 69,986 - 90,510 Kkal/mol dalam fase gas. Nilai BDE sangat dipengaruhi oleh sifat substituen dan ditemukan bahwa substituen pendorong elektron menurunkan nilai BDE. Nilai BDE menurun dengan urutan dari senyawa 9>6>7>8> scopoletin >1>10>3>5>4>2 dalam fase gas, sehingga urutan kemampuan mendonasikan atom hidrogen adalah 2>4>5>3>10>1> scopoletin >8>7>6 >9. Nilai ΔBDE dari scopoletin dan turunannya pada fase gas berkisar dari -16,064 hingga 4,460 Kkal/mol. Nilai BDE fase gas yang dihitung secara signifikan lebih rendah daripada nilai SET-PT dan PA pada fase gas. Hasil ini lebih lanjut menunjukkan bahwa TAH secara termodinamika lebih disukai daripada SET-PT, PA dan ETE dalam fase gas.
Formulasi pasta gigi hidroksiapatit dari limbah tulang ikan tenggiri (Scomberomorus guttatus) Aldi dwi Hernawan; lia anggresani; Indri Meirista
CHEMPUBLISH JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2021): Chempublish Journal
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/chp.v6i1.10859

Abstract

Provinsi Jambi memiliki 45% permasalahan gigi dan mulut. Permasalahan gigi dan mulut dapat dicegah dengan cara menyikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi. Pasta gigi diformulasikan menggunakan hidroksiapatit (HAp) yang berasal dari limbah tulang ikan tenggiri yang memiliki unsur utama kalsium. Metode Tulang ikan tenggiri direndam dengan NaOH dan aseton. Selanjutnya dilakukan kalsinasi pada suhu 800°C hingga didapatkan bubuk CaO. Bubuk ini dianalisa dengan XRF untuk mendapatkan oksida logamnya. CaO direaksikan dengan (NH4)2HPO4 dengan mol Ca/P 1,67 kedua larutan dicampurkan dan dipanaskan 90°C selama 1 jam. pH diatur hingga 12 dengan menambahkan NaOH. Selanjutnya dilakukan kalsinasi pada suhu 900°C. Selanjutnya bubuk dianalisa XRD dan SEM. Hidroksiapatit (HAp) diformulasikan menjadi pasta gigi dengan konsentrasi 45%, 50% dan 55%. Pasta gigi dievaluasi organoleptis, homogenitas, ketinggian busa,daya sebar,pH serta hedonik. Hasil analisa XRF didapatkan senyawa CaO sebanyak 49,911 %. Hasil analisa XRD pada mol Ca/P 1.67 didapatkan senyawa hidroksiapatit (HAp) yang sesuai dengan standar ICSD No 96-900-1234. Semua pasta gigi yang diformulasikan memenuhi persyaratan pasta gigi yang baik. Hidroksiapatit (HAp) dapat diformulasikan menjadi pasta gigi dengan konsentrasi yang baik adalah 45%.
Pengembangan perangkat pembelajaran berbasis TPACK pada materi kimia SMA Sugeng Triwahyudi
CHEMPUBLISH JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2021): Chempublish Journal
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/chp.v6i1.11679

Abstract

Pembelajaran kimia sangat erat kaitannya dengan fakta dan konsep ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari. Materi kimia bersifat abstrak dan sulit dipahami jika diajarkan menggunakan metode ceramah. Mengakibatkan siswa menjadi kurang kreatif dalam memecahkan masalah dan prestasi belajar menjadi rendah. Dengan demikian dibutuhkan perangkat pembelajaran yang dapat membantu dalam proses pembelajaran, seperti RPP dan bahan ajar berupa e-LKPD. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dan keterampilan guru yang kreatif dan inovatif dapat membantu siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran karakterisitik siswa kemudian digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis TPACK dalam pembelajaran kimia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dan wawancara. Kemudian data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Sampel diambil secara purposive sampling dengan menggunakan angket sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil survei menyatakan sebanyak 57,6 % siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep dan 72,7% kesulitan dalam mengerjakan soal yang diberikan. Hasil survei juga mengatakan bahwa seluruh siswa membutuhkan pengembangan perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan TPACK untuk mencapai tujuan pembelajaran. Untuk itu perlu dikembangkan perangkat pembelajaran berbasis TPACK pada materi kimia.
Analisis kadar logam berat (Fe, Zn, Pb, Cd) dan nilai risiko kesehatan dalam buah kemasan kaleng Refilda Suhaili; Yulizar Yusuf
CHEMPUBLISH JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2021): Chempublish Journal
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/chp.v6i1.12148

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, buah-buahan banyak dikemas dalam kaleng. Buah kemasan kaleng merupakan makanan yang sering dikonsumsi oleh manusia pada saat ini. Penyimpanan buah kemasan kaleng dalam waktu yang lama dapat menyebabkan terjadinya migrasi logam berat terhadap buah yang ada di dalam kemasan. Pada penelitian ini sampel yang digunakan yaitu 3 jenis buah-buahan dalam kemasan kaleng masing-masing dengan lama penyimpanan yang berbeda. Preparasi sampel dilakukan menggunakan metode destruksi basah dengan menambahkan campuran HNO3 pekat 65% dan H2O2 15% (3:1). Kandungan logam Fe, Zn, Pb, dan Cd dalam sampel ditentukan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Nilai Indeks Risiko Kesehatan (IRK) didapatkan dari hasil perhitungan Asupan Logam Harian (ALH) per dosis yang disarankan oleh WHO. Nilai ALH diperoleh dari perhitungan konsentrasi logam dengan SSA, faktor konversi, dan rata-rata asupan logam per berat badan manusia. Kadar logam berat di dalam ketiga jenis sampel secara umum diperoleh Fe>Zn>Pb>Cd. Konsentrasi logam berat berbanding lurus dengan lama produk disimpan dalam kemasan kaleng. Semakin lama produk disimpan maka konsentrasi logam yang diperoleh semakin tinggi. Nilai IRK yang diperoleh dari pengujian sampel untuk logam Cd yaitu >1 dapat diasumsikan adanya potensi risiko kesehatan, sedangkan untuk logam Pb, Fe, dan Zn <1 yang diasumsikan populasi dinyatakan aman. Nilai TIRK yang diperoleh dari penambahan nilai IRK logam Pb, Cd, Fe, dan Zn, didapatkan hasil dari setiap sampel >1 dapat dinyatakan bahwa sampel yang diuji memiliki potensi risiko kesehatan terhadap manusia. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memperjelas hubungan antara kontaminasi buah oleh logam berat dari kemasan kaleng.
Formulasi lipstik pelembab bibir berbahan dasar Minyak Tengkawang (Shorea sumatrana) dengan perwarna alami Resin Jernang(Daemonorops didympophylla) Uce Lestari
CHEMPUBLISH JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2021): Chempublish Journal
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/chp.v6i1.12544

Abstract

Minyak/lemak tengkawang (Shorea sumatrana) dapat digunakan sebagai basis dalam proses pembuatan lipstick, hal ini disebabkan karena memiliki titik leleh tinggi yang hampir sama dengan lemak coklat yaitu sebesar 35oC. Selain itu memiliki kandungan senyawa gliserida dari asam lemak stearate yang berfungsi sebagai emolien/pelembab bibir. Untuk mendapatkan lipstick yang memiliki nilai estetika yang baik maka ditambahkanlah pewarna alami yang berasal dari resin Jernang (Daemonorops didympophylla) dengan kadar dracohodin yang tinggi sehingga menghasilkan lipstick berwarna merah dengan tampilan yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektifitas emolien minyak tengkawang dalam melembabkan bibir dengan perbedaan konsentrasi minyak tengkawang dan resin jernang sebagai pewarna. Pada penelitian ini lipstick dibuat menjadi tiga formula dengan perbandingan konsentrasi minyak tengkawang dan resin jernang yaitu 9% dan 1% (FI), 13% dan 2 % (FII), 17% dan 3% (FIII), Kemudian dilakukan uji evaluasi sifat fisik lipstik seperti organoleptis, pH, homogenitas, titik lebur, daya lekat, daya sebar dan cycling test. Uji invitro efektifitas emollient dengan menggunakan alat skin analyzer. Kontrol pembanding yang digunakan adalah Oriflame sebagai kontrol positif dan basis lipstick sebagai kontrol negatif. Hasilnya menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi minyak tengkawang maka kemampuan untuk melembabkan bibir semakin baik dimana FIII (17%) sebelum dioleskan kadar air sebesar 41,0% dan setelah dioleskan 51,2% dengan kategori lembab dibandingkan dengan control pisitif setelah dioleskan memiliki kadar air sebesar 38,1%. Dari hasil yang didapat dapat disimpulkan bahwa formula yang memiliki sifat fisik yang baik dan stabil pada penyimpanan serta memiliki kemampuan emollient yang baik adalah FIII
Studi molecular docking senyawa 1,5-benzothiazepine sebagai inhibitor dengue DEN-2 NS2B/NS3 serine protease Neni Frimayanti; Anita Lukman; Livia Nathania
CHEMPUBLISH JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2021): Chempublish Journal
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/chp.v6i1.12980

Abstract

Studi molecular docking senyawa 1,5-benzothiazepine turunan kalkon dengan protein target dari permodelan struktur kristalografi Protease dengan kode 2FOM dilakukan dengan komputer menggunakan program Molecular Operating Environment (MOE). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi senyawa 1,5-benzothiazepine sebagai inhibitor virus dengue menggunakan studi molecular docking dengan mengamati interaksi antara senyawa 1,5-benzothiazepine dengan reseptor NS2B/ NS3 Protease menggunakan Panduratin A sebagai kontrol positif. Sehingga dapat dijadikan acuan dalam desain inhibitor NS2B/ NS3 Protease. Berdasarkan hasil docking yang telah dilakukan menunjukkan senyawa MA10, MA11 dan MA12 berpotensi aktif sebagai inhibitor NS2B/ NS3 Proteasedengan nilai energi bebas ikatan sebesar -5,0142 kcal/mol, -4,9782kcal/mol, dan -4,9778kcal/mol dan memiliki beberapa kesamaan residu asam amino yang sama dengan kontrol positif (Panduratin A).
Karakterisasi zeolite dari ampas tebu yang dihasilkan dari reaktor hidrotermal dan aplikasinya pada penyerapan ion logam Pb2+ Lince Muis; Aulia Sanova; Hadistya Suryadri
CHEMPUBLISH JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2021): Chempublish Journal
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/chp.v6i1.14597

Abstract

Metode pembuatan zeolit yang umum dan banyak digunakan adalah metode alkali hidrotermal. Dalam penelitian ini proses sintesis zeolit dari ampas tebu menggunakan metode alkali hidrotermal pada temperatur 150 0C dan variasi waktu hidrotermal 8 jam, 16 jam dan 24 jam. Zeolit sintesis yang diperoleh dari metode alkali hidrotermal tersebut dikarakterisasi dengan menggunakan Difraksi Sinar-X dan Mikroskop Pemindai Elektron. Hasilnya adalah zeolit sodalit yang dihasilkan dari variasi waktu hidrotermal 8 jam dengan bentuk kristal kubik berukuran kecil saling berikatan membentuk geometri memanjang. Kemampuan adsorpsi dari zeolit sintetis yang dihasilkan diuji dengan menggunakan ion logam Pb2+. Kapasitas adsorpsi yang dihasilkan adalah 17,5485 mg/g.
Antibacterial Activity of Combination of Betel Leaf Extract and Star Fruit Using Hydroextraction Method Tilarso, Dara Pranidya; Muadifah, Afidatul; Handaru, Windu; Pratiwi, Putri Indah; Khusna, Mursyidah Lathifatul; Tarigan, Indra Lasmana
Chempublish Journal Vol. 6 No. 4 (2022): Chempublish Journal
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/chp.v6i4.21736

Abstract

Antibacterial compounds are bioactive substances capable of inhibiting bacterial growth by disrupting the metabolism and cellular processes of pathogenic microorganisms. Natural plant-derived compounds have been widely explored for their antibacterial properties, with star fruit (Averrhoa bilimbi L.) and betel leaf (Piper betle) recognized for their potent antimicrobial effects. This study aimed to evaluate the antibacterial activity of a combination of star fruit and betel leaf extracts against Escherichia coli and Staphylococcus aureus, two clinically significant bacterial pathogens. The extraction process was performed using hydro-extraction at different temperatures (40°C, 50°C, 60°C, and 90°C) to determine the optimal conditions for bioactive compound yield. Antibacterial activity was assessed using the disc diffusion method, measuring inhibition zones to indicate bacterial susceptibility. The results demonstrated that the optimal inhibitory effect occurred at 50°C, producing an inhibition zone of 19.75 mm for Staphylococcus aureus and 11.75 mm for Escherichia coli. These findings suggest that temperature plays a critical role in maximizing the antibacterial potential of plant extracts. The study highlights the potential application of star fruit and betel leaf extracts as natural antibacterial agents, particularly against Gram-positive and Gram-negative bacteria. Further research is recommended to explore the mechanism of action, phytochemical composition, and potential synergy of these extracts in antimicrobial formulations.
Porous Bioceramics use Albumin as a Pore-Forming Material Fadli, Ahmad; Komalasari, Komalasari; Irdoni, Irdoni; Adiani, Wan Elsa Novtari
Chempublish Journal Vol. 7 No. 1 (2023): Chempublish Journal
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/chp.v7i1.8131

Abstract

Porous bioceramics have been used in biomedical field, especially for bone implant. To generate pores in bioceramics, pore creating substances are added into the process of making ceramic bodies. The purpose of this study is to make porous bioceramics with tri calcium phosphate (TCP) raw material using albumin with variation in the amount of albumin in the raw material and drying temperature on the physical and chemical properties of TCP. Raw material slurry was made by mixing 7 g of TCP, 2 g of starch and 1.5 g of Darvan 821A with 5 g, 7 g and 9 g of albumin in a beaker glass while stirring at a rate of 150 rpm for 3 hours. The slurry was poured into a mold and heated in an oven at 180°C, 200°C and 220°C for 1 hour. Subsequently the sample was burned at 600˚C for 1 hour, following with sintering at 1.100°C for 2 hours. Bioceramic porosity is greater by increasing the amount of albumin and drying temperature, while the compressive strength decreases. Obtained TCP porosity is in the ranges of 68% -78% and compressive strength 0.14-1.4 MPa.

Page 8 of 13 | Total Record : 126