cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 19076711     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 94 Documents
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PERANGKAT DESA PAGANDON KECAMATAN KADIPATEN KABUPATEN MAJALENGKA Diding Badjuri
Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA Vol 6, No 1 (2013): jurnal cendekia
Publisher : Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kualitas pelayanan publik Perangkat Desa tidak hanya dirasakan oleh masyarakat desa di daerah saja, hampir semua masyarakat yang ada di wilayah Kabuapten Majalengka menapsirkan sama “Bahwa kualitas pelayanan Perangkat Desa belum optimal”. Desa Pagandon sebagai desa transisi, tentu harus banyak yang diperbaiki terutama kinerja Perangkat Desa itu sendiri. Terlebih lagi dengan peresmian Undang-Undang no 06 tahun 2014 maka Perangkat Desa harus sudah siap menerima kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi dan memaksa aparatur desa untuk lebih produktif.Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data kuantitatif. Menurut Sugiyono (2012:23) menyatakan bahwa data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan (skoring).Sumber pengumpulan data yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut: 1) Data Primer merupakan data yang diperoleh atau dikumpulkan secara langsung dari sumber data. Dalam penelitian ini media pengumpulan datanya dengan menggunakan pedoman wawancara yang ditanyakan kepada masyarakat di Desa Pagandon Kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka. 2) Data Sekunder merupakan data yang dapat menunjang data primer. Data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan yang bersumber dari buku-buku, jurnal, artikel, dan penelitian terdahulu.Berdasarkan pada hasil penelitian dan wawancara yang dilakukan penyusun terhadap 46 responden, tanggapan mengenai kualitas pelayanan public paling tinggi terletak pada indikator perhatian Perangkat Desa sebagai berikut: responden yang menjawab puas sebanyak 44 orang dengan persentase nilai total skor sebesar 95,65%, sementara tanggapan paling rendah terletak pada indikator penanganan keluhan warga sebagai berikut: responden yang menjawab puas sebanyak 26 orang dengan persentase nilai total skor sebesar 56,52%. Akan tetapi secara keseluruhan kualitas pelayanan publik Perangkat Desa Pagandon Kecamatan Kadipaten sangat memuaskan dengan rata-rata responden yang menyatakan puas sebanyak 70,47% menyatakan puas dan sisanya 29,53% menyatakan tidak puas.Berdasarkan pada hasil penelitian dan wawancara yang dilakukan penyusun terhadap 46 responden diperoleh data yang signifikan, akan tetapi masih ada yang menyatakan belum puas. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya yaitu sebagai berikut: 1) Struktur Organisasi Perangkat Desa Pagandon Kecamatan Kadipaten; 2) Kemampuan Perangkat Desa Pagandon Kecamatan Kadipaten; 3) Sistem Pelayanan Perangkat Desa Pagandon Kecamatan Kadipaten.
PELAKSANAAN PENGAWASAN OLEH CAMAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT MALAUSMA KABUPATEN MAJALENGKA Tati Hartati
Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA Vol 8, No 2 (2015): jurnal cendekia
Publisher : Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyusunan penelitian ini di dasarkan pada hasil pengamatan pada saat pra penelitian, ternyata kinerja pegawai pada Kantor Camat Malausma Kabupaten Majalengka masih rendah, gejala tersebut diduga terjadi karena Camat dalam pelaksanaan pengawasan belum sepenuhnya berusaha menerapkan prinsip-prinsip pengawasan.Setelah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode deskriptif analitis, dengan tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara serta angket, dimana yang dijadikan responden adalah sebanyak 20 orang dari keseluruhan jumlah populasi sebanyak 21 orang, dengan menggunakan metode sensus, diperoleh hasil sebagai beriku :Dalam pelaksanaan pengawasan, ternyata Camat berdasarkan “kriteria pengukuran analisis data” baru mencapai predikat “cukup baik”. Kondisi demikian jelas akan menghambat di dalam meningkatkan kepatuhan dan tanggung jawab pegawai di dalam pelaksanaan tugasnya, yang pada akhirnya akan menghambat dalam peningkatan kinerja pegawai pada Kantor Camat Malausma Kabupaten Majalengka. Hal ini terbukti dari hasil penelitian tentang kinerja pegawai pada Kantor Camat MalausmaKabupaten Majalengka, yaitu baru berada pada interval terendah dari predikat “cukup baik”, berdasarkan “pengukuran analisis data”.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka penyusun dapat menarik suatu kesimpulan, yaitu pelaksanaan pengawasan oleh Camat yang didasarkan pada prinsip-prinsip pengawasan mempunyai hubungan serta pengaruh terhadap peningkatan kinerja pegawai pada Kantor Camat Malausma Kabupaten Majalengka.
PELAKSANAAN PENGAWASAN OLEH KEPALA SATUAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI PADA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN MAJALENGKA Dody Kusmayadi
Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA Vol 5, No 2 (2012): jurnal cendekia
Publisher : Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan penelitian  ini merupakan hasil penelitian yang telah penyusun lakukan pada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Majalengka..Dari hasil penelitian yang telah penyusun lakukan  pada  Satuan Polisi Pamaong Prajatersebut, ditemukan adanya masalah yang menunjukkan bahwa disiplin kerja pegawaimasih rendah.Adapun yang dijadikan populasi maupun sampel dalam penelitian penyusun adalah pegawai pada Satuan Polisi Pamaong PrajaKabupaten Majalengka dari popuasi berjumlah 49 orang.yang dijadikan sampel sebanyak 25 orang dengan menggunakan  Teknik Random Sampling , yaitu seluruh anggota populasi diberikan peluang yang sama untuk dijadikan responden dalam penelitian ini.Metode penelitian yang penyusun gunakan adalah Metode Deskriptif Analisis, yaitu suatu metode penelitian yang menguraikan atau menjelaskan kejadian yang timbul pada saat penelitian sedang berlangsung dan sifatnya aktual, kemudian data yang dikumpulkan disusun, dianalisa yang pada akhirnya dapat ditarik suatu kesimpulan.Sedangkan Teknik Pengumpulan Datanya yang penyusun gunakan, yaitu; studi kepustakaan ,Observasi, Wawancara dan Angket.Selanjutnya, untuk meneliti variabel Pengawasan, penyusun menggunakan parameter/alat ukur prinsip-prinsip pengawasan yang dikemukakan Oleh Soewarno Handayaningrat dalam bukunya “Pengantar Studi Ilmu Administrasi dan Manajemen”Sedangkan untuk meneliti variabel disiplin kerja menggunakan parameter/alat yang dikemukakan oleh Riswukoho dalam bukunya,  “ disiplin kerja Dengan demikian hipotesis yang penyusun ajukan dalam penelitian ini adalah  “Jika pelaksanaan pengawasan oleh Kepala Satuan dilaksanakan berdasarkan prinsip-prinsip pengawasan, maka disiplin kerja pegawai pada  Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Majalengka  meningkat”.Berdasarkan pembahasan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :bahwaKepala Satuan dalam pelaksanaan pengawasan belum sepenuhnya berdasarkan prinsip-prinsip pengawasan. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil rekapitulasi secara keseluruhan baru mendapatkan nilai 63,05% dengan predikat “Cukup Baik”..Kondisi demikian jelas akan berpengaruh terhadap rendahnya disiplin kerja pegawai pada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Majalengka,dimana secara keseluruhan berdasarkan rekapitulasi hasil tanggapan responden tentang pencapaian disiplin kerja pegawaisebesar 64%dengan predikat “Cukup Baik”Dari uraian tersebut maka pengawasan dengan disiplin kerja pegawai terdapat hubungan sebab akibat, hal ini berarti hipotesis yang penyusun ajukan, “Jika pelaksanaan pengawasan oleh Kepala Satuan dilaksanakan berdasarkan prinsip-prinsip pengawasan, maka disiplin kerja pegawai pada  Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Majalengka  meningkat”.Dapat diterima dan teruji kebenarannya.
PELAKSANAAN PENGAWASAN OLEH SEKRETARIS DALAM UPAYA MENCAPAI EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEARSIPAN PADA SEKRETARIAT DINAS KOPERASI USAHA KECIL MENENGAH PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN MAJALENGKA Hj. Dewi Maharani, S.IP., M.Si.
Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA Vol 10, No 1 (2017): jurnal cendekia
Publisher : Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkaitan dengan penyusunan penelitian yang diberi judul ,” Pelaksanaan Pengawasan Oleh Sekretaris Dalam Upaya Mencapai Efektivitas Pengelolaan  Kearsipan Pada Sekretariat Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan  Kabupaten Majalengka “ ,  penyusun melaksanakan penelitian untuk mengetahui sejauhmana hubungan pengawasan dengan pengelolaan kearsipan pada Sekretariat Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Majalengka yang merupakan salah satu indikator yang dapat dijadikan tolok ukur keberhasilan dari pelaksanaan tugas dan fungsi dinas tersebut.Berdasarkan pengamatan penyusun selama  penelitian pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan   Kabupaten Majalengka, ternyata masih ditemui beberapa indikasi masalah yang menunjukan bahwa efektivitas pengelolaan kearsipan pada Dinas tersebut belum tercapai.Permasalahan tersebut diduga karena SekretarisDinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan  Kabupaten Majalengka dalam pelaksanaan pengawasannya belum optimal. Setelah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode deskriptif analisis dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara serta angket, mengolah dan menilai jawaban angket,  diperoleh hasil sebagai berikut :1.      Sekretaris Dinas belum optimal dalam menerapkan teknik-teknik pengawasan , dan berpengaruh terhadap efektivitas pengelolaan kearsipan yang belum tercapai2.      Kepala Dinas menemui beberapa hambatan dalam menerapkan teknik-teknik pengawasan3.      Sekretaris Dinas telah mengatasi berbagai hambatan dengan melakukan berbagai upaya      Berdasarkan hasil analisa data dari jawaban angket yang disebarkan kepada responden, ternyata penerapan teknik-teknik pengawasan oleh Sekretaris Dinas  Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan   Kabupaten Majalengka baru mencapai rata-rata      66,30 % dengan rincian sebagai berikut :1.        Teknik Pengawasan Langsung baru mencapai rata-rata 66,75 %2.        Teknik Pengawasan Tidak Langsung baru mencapai rata-rata 65,80 %Selanjutnya mengenai tingkat pencapaian pengelolaan kearsipan baru mencapai rata-rata 66,75 %. Memperhatikan hasil penerapan asas-asas pengawasan yang baru mencapai rata-rata 66,30 % ternyata berpengaruh terhadap pencapaian pengelolaan kearsipan yang baru mencapai 66,75 %.Dengan demikian hipotesis yang penyusun ajukan yaitu : “Jika pelaksanaan pengawasan oleh Sekretaris berdasarkan teknik-teknik pengawasan, maka pengelolaan kearsipan pada Sekretariat Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan  Kabupaten Majalengka tercapai”, teruji dan dapat diterima.
PELAKSANAAN KEPEMIMPINAN CAMAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT UJUNG JAYA KABUPATEN SUMEDANG Yeti Kuswati
Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA Vol 7, No 1 (2014): jurnal cendekia
Publisher : Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil penelitian yang telah penyusun lakukan pada Kantor Camat UjungJaya Kabupaten Sumedang.Dalam penelitian ini penyusun meneliti mengenai Pelaksanaan Kepemimpinanoleh Camat dalam upaya MeningkatkanKinerja Pegawaipada Kantor Camat Ujung Jaya Kabupaten Sumedang.Dari hasil penelitian yang telah penyusun lakukan menggambarkan Kinerja Pegawai masih rendah.Adapun yang dijadikan responden dalam penelitian penyusun adalah Pegawai pada lakukan Kantor Camat Ujung Jaya Kabupaten Sumedang dari populasi berjumlah 22 orang.dimana seluruh populasi tersebut  dijadikan sampel dengan menggunakan Teknik Sampling Jenuh.Metode penelitian yang penyusun gunakan adalah Metode Deskriptif Analisis, yaitu suatu metode penelitian yang menguraikan atau menjelaskan kejadian yang timbul pada saat penelitian sedang berlangsung dan sifatnya aktual, kemudian data yang dikumpulkan disusun, dianalisa yang pada akhirnya dapat ditarik suatu kesimpulan. Sedangkan Teknik Pengumpulan Datanya yang penyusun gunakan, yaitu; Studi Kepustakaan,Observasi, Wawancara dan Angket.Berdasarkan pembahasan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :bahwaCamat  dalam pelaksanaan kepemimpinan belum sepenuhnya berdasarkan Teknik-Teknik Kepemimpinan. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil rekapitulasi secara keseluruhan baru mendapatkan nilai 64,77% dengan predikat “Cukup Baik”..Kondisi demikian jelas akan berpengaruh terhadap rendahnya kinerja pegawai pada Kantor Camat Ujung Jaya Kabupaten Sumedang,dimana secara keseluruhan berdasarkan rekapitulasi hasil tanggapan responden tentang Kinerja Pegawai (Kantor Camat Ujung Jaya sebesar 67,53%dengan predikat “Cukup Baik” )
PELAKSANAAN MOTIVASI OLEH CAMAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT JATITUJUH KABUPATEN MAJALENGKA Tera Triyantara HRN, S.IP., M.Si
Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA Vol 8, No 1 (2015): jurnal cendekia
Publisher : Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan penelitian ini di latar belakangi dari hasil pengamatan pada saat prapenelitian, ternyata efektivitas kerja pegawai pada Kantor Camat Jatitujuh Kabupaten Majalengka masih rendah, gejala tersebut diduga terjadi karena Camat dalam pelaksanaan motivasi belum berusaha secara optimal dalam penerapan asas-asas motivasi.Setelah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode deskriptif analitis, dengan tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara serta angket, dimana yang dijadikan responden adalah sebanyak  25 orang dari keseluruhan jumlah populasi 26 orang yang ada pada Kantor Camat Jatitujuh Kabupaten Majalengka, dengan menggunakan metode sensus, diperoleh hasil sebagai berikut :Dalam pelaksanaan motivasi, ternyata Camat berdasarkan “kriteria pengukuran analisis data” baru mencapai predikat “cukup baik”. Kondisi demikian jelas akan menghambat di dalam meningkatkan semangat kerja pegawai di dalam pelaksanaan tugasnya, yang pada akhirnya akan menghambat dalam peningkatan efektivitas kerja pegawai.  Hal initerbukti dari hasil penelitian mengningkatkan efektivitas kerja pegawai pada Kantor Camat Jatitujuh Kabupaten Majalengka, yaitu baru berada pada interval terendah dari predikat “cukup baik”.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka penyusun dapat menarik suatu kesimpulan, yaitu pelaksanaan motivasi oleh Camat yang didasarkan pada asas-asas motivasi mempunyai hubungan serta pengaruh terhadap peningkatan efektivitas kerja pegawai berada pada Kantor Camat Jatitujuh Kabupaten Majalengka.
PENGARUH PERENCANAAN STRATEGIS TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAIPADABADAN PUSAT STATISTIK (BPS) KABUPATEN MAJALENGKA Sutadji Suryo P.
Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA Vol 5, No 2 (2012): jurnal cendekia
Publisher : Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengaruh Perencanaan Strategis Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai  Pada Badan Pusat Statistik (BPS)  Kabupaten Majalengka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Perencanaan Strategis terhadap Efektivitas Kerja pegawai pada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Majalengka, kemudian untuk mengungkap pengaruh tersebut penyusun menggunakan pendapat Bryson & Alston (2004) untuk proses Peerencanaan Strategis, sedangkan untuk Efektivitas Kerja menggunakan pendapat dari Sondang P. Siagian (1985:151).Desain penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui kuesioner sebagai instrument pertama, disamping wawancara, observasi dan dokumentasi yang diolah menggunakan program SPSS 17.0 dengan cara pendekatan kuantitatif menggunakan teknik Sampling jenuh. Responden penelitian iniadalah pegawai/karyawan pada Badan Pusat Statistik (BPS) KabupatenMajalengka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Perencanaan strategis mempunyai pengaruh terhadap Efektivitas Kerja pada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Majalengka dengan tingkat kepercayaanya itu ada pengaruh yang signifikan tetapi masih rendah.Kesimpulan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa untuk mencapai efektivitas kerja dengan tepat maka dilakukan kegiatan mengembangkan data dan informasi sejauhmana proses perencanaan strategis terhadap efektivitas kerja Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Majalengka dapat dijalankan. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan metode deskrisianalisis, Perencanaan  strategis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Majalengka terhadap efektivitas kerja pegawai berpengaruh positif dan signifikan, namun teruji masih rendah. Sedangkan faktor lain yang tidak terdefinisi, cukup besar mempengaruhi variable Efektivitas Kerja, selain variable perencanaan strategis.
PELAKSANAAN PENGAWASAN OLEH CAMAT DALAM UPAYA MENCAPAI KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT MALAUSMA KABUPATEN MAJALENGKA tati hartati
Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA Vol 9, No 1 (2016): jurnal cendekia
Publisher : Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyusunan penelitian ini di dasarkan pada hasil pengamatan pada saat pra penelitian, ternyata kinerja pegawai pada Kantor Camat Malausma Kabupaten Majalengka masih rendah, gejala tersebut diduga terjadi karena Camat dalam pelaksanaan pengawasan belum sepenuhnya berusaha menerapkan prinsip-prinsip pengawasan.Setelah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode deskriptif analitis, dengan tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara serta angket, dimana yang dijadikan responden adalah sebanyak 20 orang dari keseluruhan jumlah populasi sebanyak 21 orang, dengan menggunakan metode sensus, diperoleh hasil sebagai beriku :Dalam pelaksanaan pengawasan, ternyata Camat berdasarkan “kriteria pengukuran analisis data” baru mencapai predikat “cukup baik”. Kondisi demikian jelas akan menghambat di dalam meningkatkan kepatuhan dan tanggung jawab pegawai di dalam pelaksanaan tugasnya, yang pada akhirnya akan menghambat dalam peningkatan kinerja pegawai pada Kantor Camat Malausma Kabupaten Majalengka. Hal ini terbukti dari hasil penelitian tentang kinerja pegawai pada Kantor Camat Malausma  Kabupaten Majalengka, yaitu baru berada pada interval terendah dari predikat “cukup baik”, berdasarkan “pengukuran analisis data”.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka penyusun dapat menarik suatu kesimpulan, yaitu pelaksanaan pengawasan oleh Camat yang didasarkan pada prinsip-prinsip pengawasan mempunyai hubungan serta pengaruh terhadap peningkatan kinerja pegawai pada Kantor Camat Malausma Kabupaten Majalengka.Dengan demikian, maka hipotesis yang penyusun ajukan dapat diterima dan terbukti kebenarannya.
PELAKSANAAN KEPEMIMPINAN OLEH CAMAT DALAM UPAYA MENINGKATKANPRESTASI KERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT BANJARAN KABUPATEN MAJALENGKA Aceng Jarkasih
Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA Vol 7, No 1 (2014): jurnal cendekia
Publisher : Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Majalengka Nomor 8 Tahun 2011 tentang Perubahan Peraturan Daerah Kabupaten Majalengka Nomor 10 Tahun 2009 tentang Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Majalengka, Kecamatan adalah merupakan perangkat daerah kabupaten sebagai pelaksana teknis kewilayahan yang mempunyai wilayah kerja tertentu dipimpin oleh seorang Camat yang berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.Berkaitan dengan penyusunan laporan hasil penelitian yang diberi judul,” Pelaksanaan Kepemimpinan Oleh Camat Dalam Upaya Meningkatkan Presatasi Kerja pegawai pada Kantor Camat Banjaran  Kabupaten Majalengka “,  penyusun melaksanakan penelitian untuk mengetahui sejauhmana hubungan Kepemimpinan Camat dengan prestasi   kerja pegawai pada   Kantor Camat Banjaran   Kabupaten Majalengka yang merupakan salah satu indikator yang dapat dijadikan tolok ukur keberhasilan dari pelaksanaan tugas dan fungsi Camat .Berdasarkan pengamatan penyusun selama  penelitian pada Kantor Camat Banjaran  Kabupaten Majalengka, ternyata masih ditemui beberapa indikasi masalah yang menunjukan bahwa prestasi kerja pegawai   pada Kantor Camat Banjaran   masih rendah. Setelah mengolah data jawaban responden, ternyata :1.    Pelaksanaan kepemimpinan oleh Camat Banjaran , khususnya dalam penerapan teknik-teknik kepemimpinan baru mencapai 66 %, dan prestasi kerja pegawai pada Kantor Camat Banjaran  baru mencapai 66,70 %.2.    Terdapat hubungan antara penerapan teknik-teknik kepemimpinan dengan pencapaian  prerstasi kerja pegawai . Penerapan teknik kepemimpinan yang belum optimal berpengaruh pula terhadap prestasi kerja pegawai  yang juga belum optimal.Dalam penerapan teknik-teknik kepemimpinan oleh Camat Banjaran terdapat hambatan dan terdapat pula upaya yang dilakukan oleh Camat mengatasi hambatan tersebut.
PELAKSANAAN MOTIVASI OLEH KEPALA UPTD DALAM UPAYA MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI PADA UPTD JARINGAN IRIGASI WILAYAH TALAGA DINAS PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR, PERTAMBANGAN DAN ENERGI KABUPATEN MAJALENGKA Yeti Kuswati, Dra., M.Si.
Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA Vol 7, No 2 (2014): jurnal cendekia
Publisher : Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan laporan penelitian ini di latar belakangi dari hasil pengamatan pada saat pra penelitian, ternyata kinerja pegawai pada UPTD Jaringan Irigasi Wilayah Talaga Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Pertambangan dan Energi Kabupaten Majalengka masih rendah, gejala tersebut diduga terjadi karena Kepala UPTD dalam pelaksanaan motivasi belum berusaha secara optimal dalam penerapan asas-asas motivasi.Setelah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode deskriptif analitis, dengan tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara serta angket, dimana yang dijadikan responden adalah sebanyak 13 orang dari keseluruhan jumlah populasi yang ada pada UPTD Jaringan Irigasi Wilayah Talaga Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Pertambangan dan Energi Kabupaten Majalengka, dengan menggunakan metode sensus, diperoleh hasil sebagai    berikut :Dalam pelaksanaan motivasi, ternyata Kepala UPTD berdasarkan “kriteria pengukuran analisis data” baru mencapai predikat “cukup baik”. Kondisi demikian jelaa akan menghambat di dalam meningkatkan semangat kerja serta gairah kerja pegawai di dalam pelaksanaan tugasnya, yang pada akhirnya akan menghambat dalam meningkatkan kinerja pegawai. Hal ini terbukti dari hasil penelitian tentang tingkat kinerja pegawai pada UPTD Jaringan Irigasi Wilayah Talaga Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Pertambangan dan Energi Kabupaten Majalengka, yaitu baru berada pada interval terendah dari predikat “cukup baik”, berdasarkan “pengukuran analisis data”.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka penyusun dapat menarik suatu kesimpulan, yaitu pelaksanaan motivasi oleh Kepala UPTD yang didasarkan pada asas-asas motivasi mempunyai hubungan serta pengaruh terhadap pencapaian kinerja pegawai pada UPTD Jaringan Irigasi Wilayah Talaga Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Pertambangan dan Energi Kabupaten Majalengka.

Page 5 of 10 | Total Record : 94