JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
FKM UHO dari berbagai disiplin ilmu kesmas, diantaranya epidemiologi, administrasi kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, biostatistika, dan lain-lain.
Articles
550 Documents
UJI EFEKTIVITAS EKSTARK BUNGA PEPAYA TERHADAP KOLESTEROL MENCIT JANTAN YANG DI INDUKSI SUKROSA
Tampubolon, Ester Juanita;
Marpaung, Febri Sri Astuti;
Andika, Muhammad Insan;
Lubis, Yolanda Eliza Putri;
Mutia, Maya Sari
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 4 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37887/jimkesmas.v5i4.15365
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiuji efektivitas ekstrak bunga pepaya terhadap kolesterol mencit jantan yang di induksi dengan sukrosa. Kolesterol adalah salah satu lemak tubuh yang berada bentuk dalam asam lemak bebas dan ester serta merupakan komponen utama selaput sel otak dan saraf. Salah satu buah-buahan yang mengandung serat tinggi yang dapat menormalkan tekanan darah adalah buah papaya. Buah pepaya banyak mengandung zat-zat kimia yang bermanfaat bagi tubuh, terutama pada pembuluh darah. Buah papaya kaya Karoten), vitamin C,ï¢ akan vitamin A ( pektin dan enzim papain). Enzim lipoprotein lipase ini merupakan enzim yang berperan dalam menurunkan kadar trigliserida, sehingga dengan adanya gangguan insulin, hidrolisis trigliserida cenderung meningkat dan menyebabkan meningkatkan kadar trigliserida. Berdasarkan hasil diatas menunjukkan bahwa kelompok perlakuan yang paling besar penurunan kolesterol adalah dengan ekstrak bunga pepaya dosis 400 mg/kgBB turun 4,80 %. Kata Kunci : Carrica papaya, Kolesterol, SukrosaÂ
HUBUNGAN KEBIASAAN BEROLAHRAGA, DAN STRESS TERHADAP HIPERTENSI PADAPOPULASI LANJUT USIA DI PANTI JOMPO PPOS GBKP SIBOLANGIT
Bukit, Christin Debora;
Yosefa, Stephanie Renata;
Janice, Janice;
Chiuman, Linda
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i1.16204
Abstrak Populasi lansia lebih beresiko mengalami berbagai penyakit salah satunya hipertensi, oleh karena penurunan kesehatan mental dan fungsional. Olahraga yang teratur dapat mengurangi kadar hormonnorepinefrin yang berfungsi untuk menaikkan tekanan darah, sehingga lansia dengan hipertensi paling tidakperlu olahraga secara teratur selama 30 menit/ hari dalam seminggu. Selain itu, stress juga dapat menyebabkanmeningkatnya resistensi pembuluh darah perifer dan curah jantung karena peningkatan hormon adrenalin.Sehingga, penelitian ini ditujukan untuk menilai hubungan antara stress dan berolahraga terhadap penyakithipertensi pada lansia. Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan cross sectional design.Sejumlah 30 orang lansia dipilih dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Parameter yang dievaluasi meliputikebiasaan berolahraga dan stress terhadap hipertensi pada lansia dan dianalisa dengan Chi-square. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa jumlah lansia penderita hipertensi yang tidak berolahraga sebesar 50% dan yangberolahraga sebesar 50%, dan juga jumlah lansia penderita hipertensi yang memiliki tingkat stress parah sebesar50%. Analisa Chi-square menunjukkan bahwa kebiasaan berolahraga (Nilai P = 1.000) dan stress (Nilai P = 0.200)tidak menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap hipertensi. Dapat disimpulkan bahwa tidak dijumpaihubungan antara kebiasaan berolahraga dan stress terhadap hipertensi pada lansia di PPOS GBKP Sibolangit.Kata Kunci : Hipertensi; Stres; Kebiasaan Olahraga; PPOS GBKP; Sibolangit
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT ROYAL PRIMA TAHUN 2018-2019
Kaban, Karina Datitha Alodia Br;
Sipahutar, Rosita Anggita Putri;
Puspawani, Yeni;
Pratama, Irza Haicha
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i1.16219
Abstrak Pada tahun 2016, diperkirakan 1,9 miliar orang dewasa mengalami berat badan berlebih, dimana 650 jutatergolong obesitas. Obesitas merupakan krisis kesehatan yang lebih besar dibanding kelaparan dan merupakansalah satu penyebab utama kematian dan disabilitas di dunia.Obesitas merupakan faktor risiko utama terjadinyadiabetes melitus dimana diabetes melitus mengakibatkan 4,2 juta kematian pada tahun 2019. Pada tahun 2030diperkirakan akan terdapat 417,3 juta penderita diabetes melitus. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui hubungan antara obesitas dengan kejadian diabetes melitus di Rumah Sakit Royal Prima Medan.Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan studi kasus-kontrol denganmenggunakan data sekunder, yakni rekam medis Rumah Sakit Royal Prima Medan. Rekam medis yang digunakanpada penelitian ini adalah rekam medis bagian penyakit dalam Rumah Sakit Royal Prima Medan sejak Januari2018 hingga Desember 2019. Data penelitian ini menunjukkan prevalensi obesitas pada bagian penyakit dalamRumah Sakit Royal Prima Medan sebesar 36,4%. Pada penelitian ini didapatkan nilai OR sebesar 9,148 (OR>1),artinya individu dengan obesitas memiliki risiko mengalami diabetes melitus lebih besar dibanding individu tanpaobesitas (p value= 0,003). Hasil analisa data dengan menggunakan uji Kai-kuadrat menunjukkan obesitasmemiliki hubungan dengan kejadian diabetes melitus (p value= 0,002). Penelitian ini menunjukkan kejadiandiabetes melitus meningkat dengan adanya obesitas.Kata kunci: Obesitas; diabetes melitus.Â
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KENAIKAN KADAR GULA DARAH PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN DOKTER FK UNPRI
Umara, Dini;
Damanik, Yola Agriva Ronatio;
Pratama, Irza Haicha;
Puspawani, Yeni
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i1.16277
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kenaikan kadar gula darah padamahasiswa program studi S1 pendidikan dokter FK UNPRI. Jenis peneliian ini adalah analitik observasional yangdiarahkan untuk mencari hubungan sebab akibat dari suatu masalah yang akan diteliti. Penelitian inimenggunakan desain penelitiananalitik observasional cross sectional yang merupakan suatu penelitian yangmempelajari hubungan antara variebel bebas atau resiko dengan variabel terikat dan akan dikumpulkan dalamwaktu yang bersamaan atau sekali sekaligus. Penelitian ini menggunakan populasi mahasiswa yang aktif belajardi program studi pendidikan dokter fakultas kedokteran Universitas Prima Indonesia pada tahun ajaran2019/2020 yang berjumlah 75 responden. Hasil penelitian Mayoritas mahasiswa FK UNPRI mengalami stressedang dengan persentase sebesar 74,7% yaitu dengan jumlah mahasiswa mencapai 56 orang mahasiswa.Sedangkan untuk mahasiswa yang dengan tingkat stres berat dengan nilai persentase 6,7% yaitu dengan jumlahmahasiswa sebanyak 5 orang. Sementara mahasiswa dengan tingkat stres ringan memiliki nilai persentasesebanyak 18,7% dengan jumlah mahasiswa sebanyak 14 orang.Mayoritas dari kadar gula darah mahasiswa FKUNPRI adalah normal dengan persentase 96 % dengan jumlah mahasiswa sebanyak 75 orang responden.Sementara untuk mahasiswa yang mengalami kenaikan gula darah sebanyak 3 orang dengan persentase sebesar4%. Dengan nilai KGD terendah yaitu 70mg/dl dan nilai tertinggi yaitu 208 mg/dl.Hasil uji chi-squaremenunjukkan tingkat signifikansi (p) sebesar 0,001 dimana signifikansi É‘ < 0,05. Hal ini menunjukkan adahubungan bermakna antara Stres dengan Kadar Gula Darah.Kata Kunci : Stres, kadar gula darah
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI POLIKLINIK OBGYN RSU MUHAMMADIYAH MEDAN
Hendrik, Hendrik;
Wijaya, Johana Fransiska;
Nazimuddin, Nadya
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i1.16324
AbstrakPenelitian ini bertujuan Untuk mencari tahu hubungan\dari pola\ makan[ terhadap terjadinya hipertensi[terhadap] ibu[ hamil.= Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif yang bersifat analitikobservasional dengan menggunakan pendekatan studi cross sectional yang bertujuan untuk mengetahuihubungan antara pola makan terhadap kejadian hipertensi pada ibu hamil di poliklinik obgyn RSUMuhammadiyah Medan Tahun 2020. Penelitian- dilakukan= di; RSU Muhammadiyah Medan pada bulan juni –Agustus 2020.[ Populasi] pada penelitian] ini; adalah’ ibu= hamil yang menderita hipertensi di poliklinik obgynRSU Muhammadiyah Medan sebanyak 86 orang,] analisis[ menggunakan] analisis[ univariat] dan[ bivariat.]Darihasil analisis tingkat signifikansi sebesar 0,005 < 0,05 ini[ menunjukkan ada hubungan bermakna antara pola[makan] terhadap terjadinya hipertensi] pada= ibu’ hamil.= Pola] makan= memiliki hubungan terhadaphipertensi= pada ibu- hamil.[Kata= Kunci: ]Pola/ Makan,= Kejadian Hipertensi,[ Ibu] hamil[Â
KORELASI ANTARA SIMTOM DEPRESI DAN KEJADIAN SINDROMA DISPEPSIA PADA MAHASISWA KEPANITERAAN KLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA TAHUN 2020
Silangit, Silka Indria Natalie;
Lubis, Adhayani;
Nasution, Sri Wahyuni
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i1.16365
Abstrak Salah satu yang menjadi ancaman kesehatan mental di dunia adalah depresi.Lebihâ€dariâ€30â€jutaâ€orangâ€hidupâ€denganâ€gangguanâ€depresi dan mengalami peningkatan sebesar 18% sejaktahun 2015. Sindroma dispepsiaâ€merupakanâ€kumpulan dari beberapa gejalaâ€klinisâ€yangâ€terdiriâ€dari rasa tidaknyaman terutama dirasakan pada daerah perut bagian atas (epigastrium). Depresi memiliki asosiasi yang tinggidengan sindroma dispepsia dimana 40% kasus dispepsia disertai dengan gangguan kejiwaan. Salah satukelompok yang beresiko untuk terkena sindroma dispepsia adalahâ€remajaâ€denganâ€rentangâ€usiaâ€12-21 tahun,termasuk mahasiswa. Pendidikan kedokteran merupakan program pendidikan dengan tingkat stres yang tinggidimana tuntutan pembelajaran dan pelatihan sebagai mahasiswa kedokteran dapat mempengaruhi kesehatanfisik dan mental mahasiswa. Telah dilaporkan bahwa mahasiswa kedokteran berakibat untuk menderita depresi,ansietas dan stres. Penelitian ini bertujuan untukâ€mengetahui apakah terdapat korelasi antara simtom depresidan kejadian sindroma dispepsia pada mahasiswa kepaniteraan klinik Fakultas Kedokteran Universitas PrimaIndonesia. Penelitian berikut merupakanâ€penelitianâ€analitikâ€dengan†desain penelitian cross-sectionalâ€dengan besarsampel 51 orang. Dataâ€dari hasil penelitian kemudian diuji secara statistik dan didapatkan nilai p untuk variabeldepresi pada uji t-independent adalah 0,889 sehingga tidak terdapat perbedaan rerata antara laki-laki danperempuan. Nilai p untuk variabel dispepsia dengan ujiâ€mannâ€whitney adalah 0,655 yang berarti tidakâ€terdapatperbedaan nilai median antara laki-laki dan perempuan. Dari hasilâ€ujiâ€korelasiâ€spearmanâ€didapatkanâ€nilai r =0,807 sehingga terdapat korelasi yang kuat dan searah antara simtom depresi dan sindroma dispepsia. Kata Kunci: Simtom Depresi, Sindroma Dispepsia, BDI II, DSSIÂ
HUBUNGAN KADAR PROKALSITONIN DAN NEUTROFIL LIMFOSIT RATIO PADA PASIEN SEPSIS
Togatorop, Martha Risky;
Dharmati, Ably;
Hendriani, Michelle
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i1.16377
Abstrak.Sepsis adalah salah satuimasalahimedisiyang sangatipenting. Seiring perjalananisepsisimenjadiisyok sepsis,resiko kematianimeningkatisignifikan, Prokalsitonin dan NLR merupakan dua parameter sederhana yang seringdigunakan saat adanya kecurigaan suatu sepsis. Di dalam penelitian ini didapatkan hasil bahwa Prokalsitonin danNLR memiliki hubungan positif yang signifikan dan sangat kuat. Hal ini menunjukkan bahwa Prokalsitonin danNLR keduanya dapat saling mendukung dalam mengarahkan diagnosis sepsis. ProkalsitoniniseringidigunakansebagaiiPenandaisepsisibakterial. iSepsis merupakaniinfeksiiyangidisertaiiinflamasiisistemik. iTujuanipenelitianiniiadalahiuntukimengetahuiihubunganikadariprokalsitoninidenganiNLRipadaisepsis. iMetodeiyang digunakanadalahipenelitianianalitik. Hasilipenelitianimenunjukkan bahwa Prokalsitonin dan NLR merupakan duaparameter sederhana yang sering digunakan saat adanya kecurigaan suatu sepsis. Di dalam penelitian inididapatkan hasil bahwa Prokalsitonin dan NLR memiliki hubungan positif yang signifikan dan sangat kuat. Hal inimenunjukkan bahwa Prokalsitonin dan NLR keduanya dapat saling mendukung dalam mengarahkan diagnosissepsis.Kata Kunci.: Prokalsitonin, NLR, Sepsis
AKTIVITAS INULINASE BAKTERI TERMOFILIK UTMSDA 6 YANG DIISOLASI DARI SUMBER AIR PANAS SIDEBUK DEBUK, SUMATERA UTARA
Nabila, Pivi;
Ainy, Al-Annisa Fadhila;
Tarigan, Nuzulul Akbar;
Fachrial, Edy;
Lister, I Nyoman Ehrich
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i1.16394
Abstrak Indonesia masih membutuhkan impor untuk memenuhi kebutuhan enzim. Dibutuhkan 3 enzim untuk mengubahpati menjadi fruktosa dan menghasilkan 45% fruktosa. Enzim inulinase dinilai lebih baik karena membutuhkansatu tahap reaksi enzim dan menghasilkan 95% fruktosa. Bakteri termofilik dapat hidup hingga suhu 121°C dinilaimenjadi penghasil enzim termostabil yang efektif bagi pihak industri yang membutuhkan suhu tinggi. Tujuan daristudi ini mengisolasi dan karakterisasi bakteri termofilik penghasil enzim inulinase dari koleksi isolat lab biologimolekuler Universitas Prima Indonesia. Skrining inulinase menggunakan media Czapek Dox with 2% agar dan 1%inulin powder. Inkubasi selama 5-7 hari pada suhu 48-49°C. Hidrolisis inulin oleh koloni bakteri ditandai denganadanya zona bening setelah penuangan lugol iodine. Dari isolat yang diteliti dengan nama UTMSDA 6,karakterisasi secara biokimia menunjukan perubahan warna menjadi kuning-kuning, negatif pada tes hidrolisapati, tes keretakan media, tes sitrat, tes endapan hitam, serta tes hidolisa gelatin dan positif pada tes katalasedan tes motilitas. Tes morfologi menggunakan perwarnaan gram didapatkan batang gram-positif. Pengujianaktivitas enzim inulinase menggunakan spektrofotometer dengan panjang gelombang 570nm, didapatkaninkubasi jam ke-8 memiliki aktivitas inulinase paling tinggi sebesar 5,036 IU. Dari hasil penelitian, isolat memilikikemampuan sebagai sumber produksi inulinase termofilik yang berpotensi untuk digunakan di dunia industri.Keywords: Inulinase, bakteri termofilik, fruktosa, inulin
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT REMATIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WUNA KECAMATAN BARANGKA KABUPATEN MUNA BARAT TAHUN 2019
Silafati, Siti;
Yasnani, Yasnani;
Meliahsari, Renni
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37887/jimkesmas.v5i2.12907
Rematik merupakan kelompok penyakit heterogen sebagai akibat deposisi kristal monosodium urat (MSU)pada jaringan atau akibat supersaturasi asam urat di dalam cairan ekstraseluler merupakan pemicu utamaterjadinya peradangan atau inflamasi kejadian rematik. Penyakit rematik ini merupakan salah satu penyakityang sering ditemukan dan tersebar di seluruh dunia. Data Puskesmas Wuna menunjukkan jumlah kasuspenyakit rematiki tergolong cukup tinggi. Pada tahun 2016 yaitu 364 kasus (30,46%), tahun 2017 yaitu 382kasus (31,97%), dan pada tahun 2018 sebanyak 449 kasus (37,57%). Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian penyakit rematik di wilayah kerja PuskesmasWuna Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat Tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan adalahmetode penelitian kuantitatif dengan rancangan case control study. Populasi adalah semua pasien rematiktercatat pada rekam medik di Puskesmas Wuna selama Bulan Mei hingga Oktober tahun 2019 sebanyak 204 pasien dengan jumlah sampel sebanyak 116 responden terdiri dari 58 sebagai sampel kasus dan 58 sebagai sampel kontrol yang diperoleh menggunakan teknik proportional random sampling. Data dianalisis secaraunivariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antaraaktivitas fisik (p=0,000 dan nilai OR=5.884) dengan kejadian penyakit rematik. Tidak terdapat hubungan antaraasupan purin (p=0.155 dan OR=1.989.) dan IMT (p= 0.565 dan OR=0.820) dengan kejadian penyakit rematik.Kata Kunci : Penyakit Rematik, Asupan Purin, Aktivitas Fisik, IMT.Â
PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT DIARE BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI DUSUN JOMBE TENGAH DESA JOMBE KECAMATAN TURATEA KABUPATEN JENEPONTO
Azis, Rahmawati;
Winarsih, Rini;
Irmawati, Irmawati
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i1.16767
AbstrakDiare (Gastroentritis) merupakan terjadinya buang air besar secara berlebih dengan frekuensi lebih dari 4 kali pada bayi dan lebih 3 kali pada anak. Konsistensi dari feses encer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan tindakan pencegahan dan penanggulangan penyakit diare berbasis kearifan lokal. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Desa Jombe dengan menggunakan total sampling sebanyak 70 responden. Instrument penelitian yang digunakan kuesioner yang diolah dalam bentuk analisis univariat. Hasil penelitian ini menjelaskan tentang gambaran penanggulangan penyakit diare berbasis kearifan lokal dimana didapatkan Pengetahuan sebanyak 25,7% kurang dan 74,3% baik sedangkan sikap dan tindakan masing-masing sebanyak 31,4% kurang dan 68,8% baik. Kesimpulan dari penelitian ini dapat diketahui bahwa sebagian besar masyarakat Desa Jombe melakukan pengobatan tradisional untuk penyakit diare seperti daun pepaya , daun jambu biji, teh pekat dan urut tumit kaki. Pengobatan ini dilakukan secara turun-temurun dan masih digunakan oleh masyarakat Jombe. Kata kunci: Diare, Pengetahuan, Sikap dan TindakanÂ