Claim Missing Document
Check
Articles

UJI EFEKTIVITAS EKSTARK BUNGA PEPAYA TERHADAP KOLESTEROL MENCIT JANTAN YANG DI INDUKSI SUKROSA Tampubolon, Ester Juanita; Marpaung, Febri Sri Astuti; Andika, Muhammad Insan; Lubis, Yolanda Eliza Putri; Mutia, Maya Sari
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 4 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v5i4.15365

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiuji efektivitas ekstrak bunga pepaya terhadap kolesterol mencit jantan yang di induksi dengan sukrosa. Kolesterol adalah salah satu lemak tubuh yang berada bentuk dalam asam lemak bebas dan ester serta merupakan komponen utama selaput sel otak dan saraf. Salah satu buah-buahan yang mengandung serat tinggi yang dapat menormalkan tekanan darah adalah buah papaya. Buah pepaya banyak mengandung zat-zat kimia yang bermanfaat bagi tubuh, terutama pada pembuluh darah. Buah papaya kaya Karoten), vitamin C, akan vitamin A ( pektin dan enzim papain). Enzim lipoprotein lipase ini merupakan enzim yang berperan dalam menurunkan kadar trigliserida, sehingga dengan adanya gangguan insulin, hidrolisis trigliserida cenderung meningkat dan menyebabkan meningkatkan kadar trigliserida. Berdasarkan hasil diatas menunjukkan bahwa kelompok perlakuan yang paling besar penurunan kolesterol adalah dengan ekstrak bunga pepaya dosis 400 mg/kgBB turun 4,80 %. Kata Kunci : Carrica papaya, Kolesterol, Sukrosa 
Ficus elastica Leaf Extract Effect Toward IL-10 and TNF-α as a Preeclampsia Model on Hypoxia-induced EA.hy926 Chrismis Novalinda Ginting; I Nyoman Ehrich Lister; Ermi Girsang; Maya Sari Mutia; Yolanda Eliza Putri Lubis; Annisa Amalia; Wahyu Setia Widodo; Dwi Surya Artie; Rizal Rizal; Wahyu Widowati
Journal of Mathematical and Fundamental Sciences Vol. 53 No. 3 (2021)
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM) ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/j.math.fund.sci.2021.53.3.10

Abstract

Preeclampsia is a pregnancy complication characterized by proteinuria, hypertension, hypoxia as well an increased systemic inflammatory response. It affects 5 to 10% of all births and is a leading factor in fetal and maternal morbidity and death. Ficus elastica L. leaves are known to have natural compounds with anti-inflammatory and antioxidant properties. This research assessed the potential of F. elastica leaf extract (FEE) as anti-inflammatory agent in a hypoxic-induced human endothelial cell line (EA.hy926) as preeclampsia model. F. elastica leaves were extracted using 70% ethanol. Cytotoxic assay of the FEE in different concentrations (3.13 to 100 µg/ml) against EA.hy926 was done using MTS assay. The FEE’s anti-inflammatory activity was measured with ELISA for the TNF-α and IL-10 parameters. The FEE did not cause cytotoxicity to the EA.hy926 cells, with viability above 80% at the highest concentration. The FEE could decrease the pro-inflammatory TNF-α level and increase the IL-10 level as anti-inflammatory markers in the preeclampsia model at significance level p < 0.05. This study suggests that FEE is a safe alternative herbal medicine for preeclampsia treatment.
Faktor-Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kanker Prostat di Poliklinik Bedah Urologi RSUP H. Adam Malik Medan Yolanda Eliza Putri Lubis
PRIMER (Prima Medical Journal) Vol. 3 No. 2 (2018): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Seiring dengan perjalanan usia, khususnya bagi pria usia lanjut harus meningkatkan kewaspadaan pada kondisi kesehatan tubuhnya. Kanker prostat umumnya terjadi pada pria di usia 50 tahun ke atas, tetapi sekarang ada juga yang berusia dibawah 50 tahun terkena kanker prostat, hal ini disebabkan oleh gaya hidup pria yang kebanyakan sudah merokok dan minum alkohol dari usia sangat muda. Faktor-faktor risiko kanker prostat cukup bervariasi, meliputi riwayat keluarga, obesitas, kebiasaan merokok, hubungan seksualm perilaku seks menyimpang dan konsumsi alkohol. Berdasarkan hal tersebut peneliti tertarik untuk meneliti faktor risiko kanker prostat di poliklinik bedah urologi RSUP H.Adam Malik, Medan Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah survey analitik dengan menggunakan pendekatan retrospektif. Lokasi penelitian adalah di Poliklinik Bedah Urologi RSUP H.Adam Malik, Medan., dengan populasi kasus adalah penderita kanker prostat yang didiagnosis secara klinis, sebanyak 42 orang, populasi kontrol adalah yang tidak terdiagnosis Kanker Prostat atau kanker lainnya Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kanker prostat meliputi riwayat keluarga (p=0,024, p<0,05) , kebiasaan merokok (p=0,041, p<0,05) dan riwayat penyakit sebelumnya (p=0,020, p<0,05). Faktor-faktor yang tidak berpengaruh terhadap kanker prostat meliputi obesitas (p=0,612,p>0,05), kebiasaan merokok (p=0,739, p>0,05), riwayat hubungan seksual (p=0,795, p>0,05) dan riwayat perilaku seks menyimpang (p=1,000, p>0,05). Kesimpulan: Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara riwayat keluarga, kebiasaan mengkonsumsi alkohol dan riwayat penyakit sebelumnya terhadap kejadian penyakit kanker prostat di poliklinik bedah urologi RSUP H.Adam Malik, Medan.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH KESEMEK (DYOSPIROS KAKI L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP BAKTERI ESCHERICHIA COLI Therry Prosperita K. Wau; Diaz F. Izdihar; Katherine Gunawan; Yolanda Eliza Putri Lubis
Jurnal Biologi Tropis Vol. 19 No. 2 (2019): Juli - Desember
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v19i2.1049

Abstract

Abstrak : Kesemek (Dyospyros kaki L.) merupakan buah yang berada di tanaman dataran tinggi (pegunungan). Dapat tumbuh dimana saja pada suhu rendah, kelembapan tinggi, intensitas matahari tidak 100% (teduh/mendung). Buah ini mempunyai kandungan senyawa yang memiliki potensi antimikroba yang menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya efektifitas ekstrak kesemek terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli pada konsentrasi 100%, 90%, 80%, 70%, 60%, dan 50%. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratotium dengan metode difusi cakram.. Parameter yang diukur adalah besarnya zona hambat minimum dan zona hambat optimum ekstrak terhadap bakteri.  Hasil penelitian didapatkan ekstrak buah kesemek memiliki efektivitas antibakteri pada Escherichia coli, dimanazona hambat minimum rata-ratanya pada konsentrasi 70% (6,1 mm) dan zona hambat optimum rata-rata pada konsentrasi 100% (8,8 mm). Semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang diberi maka semakin besar daya antibakterinya. Hasil ini menunjukan bahwa ekstrak buah kesemek memiliki efektivitas antibakteri yang lemah terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli sesuai klasifikasi respon zona hambat bakteri.Kata kunci: Kesemek (Dyospyros kaki L.), antibakteri, Escherichia coli Abstract : Persimmon (Dyospyros kaki L.) is a fruit that is in highland (mountain) plants. Can grow anywhere at low temperatures, high humidity, the intensity of the sun is not 100% (shade / cloudy). This fruit contains compounds that have antimicrobial potential which inhibits the growth of Escherichia coli bacteria. This study aims to determine the effectiveness of persimmon extract on the growth of Escherichia coli bacteria at concentrations of 100%, 90%, 80%, 70%, 60%, and 50%. This study was an experimental laboratory with disc diffusion method. The parameters measured were the size of the minimum inhibition zone and the optimum zone of extract inhibition against bacteria. The results showed persimmon fruit extracts had antibacterial effectiveness in Escherichia coli, where the minimum inhibition zone was at a concentration of 70% (6.1 mm) and the optimum inhibition zone averaged at a concentration of 100% (8.8 mm). The higher the concentration of extract given, the greater the antibacterial power. These results indicate that persimmon fruit extract has a weak antibacterial effectiveness against the growth of Escherichia coli bacteria according to the classification of bacterial inhibitory zone responses.Keywords: Persimmon (Dyospyros kaki L.), antibacterial, Escherichia coli
Analisis Beban Kerja Dengan Metode Work Sampling Tenaga Farmasi di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Royal Prima Medan Tahun 2022 Christine Wira Dika Juliana Halawa; Chrismis Novalinda Ginting; Yolanda Putri Eliza Lubis
Ahmar Metastasis Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Ahmar Metastasis Health Journal
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amhj.v3i1.183

Abstract

Peningkatan beban kerja tenaga kesehatan di instalasi farmasi berimplikasi pada output kinerja yang kurang baik dan berpotensi menimbulkan kesalahan pemberian obat dan kesalahan peresepan obat. Perhitungan beban kerja menjadi penting dilakukan agar dapat merencanakan kebutuhan SDM yang sesuai dengan jenis pekerjaan dan keahlian. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis beban kerja tenaga farmasi di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Beban kerja subyektif diukur dengan menggunakan kuesioner dan beban kerja obyektif mengunakan metode work sampling. Sampel pada studi ini adalah seluruh tenaga yang bekerja di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Royal Prima Medan yang berjumlah 30 orang (total sampling). Hasil penelitian menunjukkan beban kerja subyektif tertinggi berada di kategori sedang (53,3%). Didapatkan distribusi kegiatan produktif langsung (51,75%), produktif tidak langsung (15,40%), kegiatan non produktif (21,60%), dan kegiatan pribadi (11,25%). Beban kerja objektif tenaga farmasi berada pada kategori sedang (67,15%). Dapat disimpulkan bahwa beban kerja subjektif dan beban kerja objektif tenaga farmasi berada pada kategori sedang. Disarankan pada pihak manajemen untuk menghitung kebutuhan SDM, memberikan pelatihan dan pengembangan keterampilan, dan memberikan dukungan psikologi pada tenaga farmasi.
Uji Ekstrak Etanol Pakkat Terhadap Gambaran Histopatologi Pankreas Tikus Wistar Jantan Yang Diinduksi Aloksan Roland Daniel Theodore Amudi Matondang; Aleksander Marganda Sidebang; Yolanda Eliza Putri Lubis; Maya Sari Mutia; Stevenie -
PRIMER (Prima Medical Journal) Vol. 8 No. 1 (2023): Edisi April
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/pmj.v8i1.3239

Abstract

Objective: This take a look at ambitions to study the effectiveness of pakkat extract on the histopathological functions of the pancreas of male Wistar rats (Rattus novergicus) prompted with the aid of alloxan. methods: The layout used was an experimental layout with a pre-take a look at and publish-check randomized manipulate layout, the pattern used became 25 hyperglycemic rats divided into 5 groups: terrible manage (given NaCMC), high quality control (metformin), remedy 1 ( pakkat extract 125 mg/weight), remedy 2 (packkat extract 250 mg/ weight), treatment 3 (packkat extract 500 mg/weight) for 14 days. outcomes: The outcomes showed that pakkat extract (Calamus caesius blume) with tracking doses of one hundred twenty five mg/weight and 250 mg/weight for 14 days continuously ought to lessen the advent of alloxan-caused damage to the pancreas of male Wistar rats, which became characterized with the aid of reduced cellular look. infection, decreased interstitial bleeding, and reduced vascular congestion. conclusion: Pakkat extract (Calamus caesius blume) in positive doses can repair the harm to the structure of histopathological picture in male Wistar rats prompted via alloxan with the finest dose of 250 mg/weight.
Aktivitas Gel Ekstrak Daun Mengkudu (Morinda citrifolia) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Penyebab Jerawat Staphylococcus epidermidis Claudya Claudya; Rena Meutia; Yolanda Eliza Putri Lubis
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 6 Nomor 4 (2023)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v6i4.276

Abstract

Noni (Morinda citrifolia L.) is a plant that contains several chemistry compounds including flavanoids, saponins, tannin, Polyphenols and terpenoids as an antibacterial. The purpose of this study was to determine the ethanolic extract of noni (Morinda citrifolia L.) can be formulated into antibacterial gel preparations and inhibit the growth of Staphylococcus epidermidis bacteria and to determine the concentration of ethanolic extract of noni (Morinda citrifolia L.) can inhibit growth of Staphylococcus epidermidis bacteria. This research was conducted experimentally with evaluation of gel preparations and testing of antibacterial activity against concentration of 10 mg/ml, 15 mg/ml, 20 mg/ml, 25 mg/ml, 30 mg/ml, positive control, and negative control. The research results on the evaluation gel preparation with concentration of 10 mg/ml, 15 mg/ml, 20 mg/ml, 25 mg/ml, 30 mg/ml meet the gel preparation requirements as well as antibacterial acitivity tests, namely Staphylococcus epidermidis with a concentration of 10 mg/ml inhibiton zone 8 mm (weak), 15 mg/ml inhibiton zone 10,9 mm (medium), 20 mg/ml inhibition zone 16,75 (strong), 25 mg/ml inhibiton zone 12,1 mm (medium), and 30 mg/ ml inhibition zone 13,4 mm (medium). Conclusion : it was concluded that for a concentration of 20mg/ml with the highest diameter of the inhibition zone against Staphylococcus epidermidis bacteria
perbandingan perbandingan efektivitas pemberian minuman isotonik dan air tebu terhadap daya tahan otot selama aktifitas lari 30 menit Evan charista ziraluo; Yolanda Eliza Putri Lubis
Jurnal Ilmu Olahraga dan Kepelatihan Indonesia Vol 1 No 1 (2019): Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Publisher : Jurusan Pendidikan Olah Raga dan Kepelatihan FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijssc.v1i1.6302

Abstract

Latar belakang: aktivitas olahraga akan memberi manfaat kesehatan tubuh tetapi hal ini menjadi masalah jika pada saat melakukan olahraga tubuh menggalami kelelahan. Minuman isotonik merupakan minuman yang memiliki tingkat osmolaritas yang sama dengan tubuh sehingga dapat mengembalikan stamina dan memberikan daya tahan otot.sedangkan air tebu memiliki kandungan nutrisi vitamin dan mineral yang berfungsi sebagai penambah stamina dan juga dapat mencegah tubuh dari dehidrasiTujuan penelitian ini Untuk mengetahui efektifitas perbandingan pemberian minuman isotonik dan air tebu terhadap daya tahan otot selama aktivitas lari 30 menit. Metodologi: Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental quasi bersifat komparatif dengan rancangan pre-test dan post-test. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMA NEGERI 1 BINJAI KAB. LANGKAT dengan rentang usia 15-16 tahun (n=15) Subjek penelitian menjalani tiga perlakuan, yaitu minuman mineral , isotonik, dan air tebu. Daya tahan otot ditentukan dengan mengukur banyaknya putaran lari lapangan bola basket selama 30 menit. Pemberian minuman mineral, isotonik ,air tebu dilakukan pada menit 0, 10, dan 20 dengan masing-masing sebanyak 150 ml Hasil: hasil dari penelitian rata-rata total hasil putaran kontrol adalah 52,27 , isotonik 59,40 , air tebu 68,33 uji stastitik menunjukan perbedaan yang bermakna pada kelompok isotonik dan air tebu dengan p=0,000, Kesimpulan: air tebu efektif untuk daya tahan otot
Hubungan Derajat Lesi Radiografi Toraks pada Pasien TBC Paru Dewasa disertai DM Tipe II Terkontrol dengan Kadar Hemoglobin di Rumah Sakit Royal Prima Kota Medan Nazara, Niscaya Aprian; Soekardi, Adi; Lubis, Yolanda Eliza Putri
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 3 No. 4 (2024): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Agustus 20
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v3i4.18774

Abstract

Tuberkulosis (TBC) disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis dan menyebabkan radang parenkim paru. Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit komorbid yang memengaruhi gambaran klinis tuberkulosis. Hemoglobin (Hb) merupakan protein yang memberi warna merah pada darah, yang berfungsi membawa oksigen dan terdiri atas besi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan derajat lesi radiografi toraks pada pasien TBC paru dewasa disertai DM tipe II terkontrol dengan kadar hemoglobin di Rumah Sakit Prima Kota Medan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional analitik deskiptif pendekatan desain cross sectional dan bersifat retrospektif. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling serta menggunakan data sekunder. Diperoleh sebanyak 70 data pasien yang memenuhi kriteria inklusi objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan jenis kelamin paling banyak ditemukan adalah laki-laki. Kadar hemoglobin pada laki-laki dan perempuan banyak ditemukan kurang dari normal. Berdasarkan kelompok umur mayoritas 56-65 tahun. Gambaran radiografi foto toraks paling sering ditemukan adalah konsolidasi dengan derajat lesi far advanced. Pada penelitian ini menunjukkan tidak adanya hubungan derajat pada pasien tuberkulosis paru dewasa disertai DM tipe II terkontrol dengan kadar hemoglobin. Dan tidak adanya hubungan radiografi toraks pada pasien tuberkulosis paru dewasa disertai DM tipe II terkontrol dengan kadar hemoglobin.
The relationship between physical activity and Body Mass Index among medical students Pearlie, Michelle Maydelaine; Lubis, Yolanda Eliza Putri; Delfian, Taufik
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 6 No. 1 (2024): June
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v6i1.4722

Abstract

Preserving one's physical health and preventing diseases is of utmost importance, and leading a healthy lifestyle is essential. The absence of physical activity has been identified as a significant risk factor for obesity and chronic illnesses.This study aimed to establish an intricate relationship between physical activity level and Body Mass Index (BMI) among medical students. This analytical study used a cross-sectional design. Data were collected from October to December 2023. A total of 144 medical students enrolled at Universitas Prima, Indonesia participated in this study. Physical activity data were obtained using the International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), whereas BMI was measured using the standard method of dividing weight in kilograms by the square of height in meters (kg/m²). Data analysis was performed using a One-Way ANOVA statistical test. The study findings revealed a significant difference (p < 0.05) between physical activity levels and BMI. Students in the light activity group had an average BMI of 28.57 kg/m², compared to 23.27 kg/m² for the moderate activity group and 21.66 kg/m² for the vigorous activity group. This indicates that physical activity plays a crucial role in determining BMI, with moderate- and vigorous-intensity activities associated with ideal BMI ranges. This study underscores the importance of physical activity in maintaining healthy weight and reducing the risk of obesity and associated chronic diseases. Promoting physical activity among university students can be an effective strategy for promoting their overall well-being.
Co-Authors Aipin, Anggi Sri Ananda Aleksander Marganda Sidebang Ananda, Rayhan Khozin Aulia Andika, Muhammad Insan Annisa Amalia Arianti, Rahmi Aulia, Nathasyia Br Sitepu, Rachel Maria Cruz Jovanca Buaya, Adjani Chrismis Novalinda Ginting Chrismis Novalinda Ginting Christine Wira Dika Juliana Halawa Claudia Malau, Reghita Claudya Claudya Davin, Radhitya Qowiyyul Delfian, Taufik Depari, Sania Angelisa F Dewani Silaban, Grace Diaz F. Izdihar Doladave, Miguelle Franklin Dwi Surya Artie Edlin, Edlin Ermi Girsang Evan charista ziraluo Faridahanum, Faridahanum Ginting, Chrismis Novalinda Ginting, Frisdayanti Br Girsang , Ermi Girsang, Ermi Gurusinga, Fransisco Bastanta Hamsi, Ulpah Zahara Hanjaya Hasan Basri Nasution, Muhammad Husni Lubis, Muhammad I Nyoman Ehrich Lister Ishak, Muhammad Raihan Ismardi, Dita Anisa Kaban, Karmila Katherine Gunawan Laia, Lisbetaria Lawrence, Christopher Lestari Nasution, Sri Lina, Juliana Lisya, Cut Lumban Gaol, Nova Elisabeth Lumbantobing, Christina J.R.E. Manao, Oktoriadi Manurung, Charles Marpaung, Febri Sri Marpaung, Febri Sri Astuti Maulidi, Risyad Rizki Maya Sari Mutia Maya Sari Mutia Meilando, Rifki Monica, Veny Mughni Muchtar, Aisyah Muhammad Yunus Mutia, Maya Sari Nabila, Putri Nadeak, Gideon Nadi, Edlin Napiah Nasution, Ali Nardi, Leo Nasution, Masdalena Nazara, Niscaya Aprian Pangaribuan, Novita Helshinta Dewi Pearlie, Michelle Maydelaine Pratomo, Fransiskus Aryo Pulungan, Ica Yulianti Purboningtyas, Dyah Nisma Puspawani , Yeni Puspawani, Yeni Putranto Manalu Putri Handayani Putri, Shafyra Mahdyah Ramadhini, Amelya Putri Ramazata, Bayu Rambe, Daffa Jihan Azmi Rena Meutia Rizal Rizal Rizky, Muhammad Irvan Roland Daniel Theodore Amudi Matondang Rya Sianturi , Agnes Sari Mutia, Maya Sari, Ajeng Mestika Sarumaha, Abrianus Sheridan, Princessa Fath Silitonga, Impola Dinita Felicia Sitepu, Bintang Darma M Soekardi, Adi Sri Astuti Marpaung, Febri Sri Lestari Sri Wahyuni Stevenie - Suandy , Suandy Suandy, Suandy Suhartomi Tafonao, Rachel Julia Tampubolon, Ester Juanita Tampubolon, Ester Juanita br. Teguh Kurniawan, Dendy Therry Prosperita K. Wau Wahyu Setia Widodo Wahyu Widowati Wahyuni Nasution, Sri Widya Yanti Sihotang Zahra, Annisa Alsadilla Zuhra, Layla