cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502731X     DOI : 10.37887/jimkesmas
Core Subject : Health,
FKM UHO dari berbagai disiplin ilmu kesmas, diantaranya epidemiologi, administrasi kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, biostatistika, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 550 Documents
PENGARUH SENAM HAMIL TERHADAP KELANCARAN PROSES PERSALINAN KALA II Bahar, Nuraisyah
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 3 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i3.42575

Abstract

Abstrak Dalam persalinan terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kelancaran proses persalinan kala II yang salah satunya dipengaruhi oleh faktor power/kekuatan mengejan yang dapat diantisipasi dengan melakukan senam hamil, yang mana senam hamil dapat mempenaruhi cepat lambatnya proses persalinan kala II. Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui pengaruh senam hamil terhadap kelancaran proses persalinan kala II. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam hamil terhadap kelancaran proses persalinan kala II. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan case control dengan mengunakan instrumen penelitian lembar observasi dengan check list. Sampelnya adalah sebagian ibu bersalin yang melakukan senam hamil dan tidak melakukan senam hamil selama kehamilannya di BPM Bd Masria pada bulan April-Mei 2023 sebesar 30 responden. Hasil pengumpulan data menunjukkan pengaruh antara senam hamil terhadap kelancaran proses persalinan kala II dimana, sebagian besar responden yang melakukan senam hamil menjalani proses persalinan kala II lebih cepat dibandingkan dengan ibu yang tidak melakukan senam hamil.Saran yang diberikan dalam hasil penelitian ini diharapkan bidan memberikan penyuluhan terhadap ibu hamil tentang pentingnya melakukan senam hamil selama kehamilannya untuk memperlancar proses persalinan kala II. Kata Kunci : Senam Hamil, Kelancaran Proses Persalinan Kala II
PENGARUH KEMAMPUAN KERJA KEPUASAN KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA PARA MEDIS DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA Syah, Heldy Putra; Majid, Ruslan; Suhadi, Suhadi
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 3 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i3.43189

Abstract

Abstrak Sumber Daya Manusia merupakan kunci pokok yang harus diperhatikan dengan segala kebutuhannya. Sebagai kunci pokok, Sumber Daya Manusia akan menentukan keberhasilan pelaksananaan kegiatan organisasi khususnya organisasi rumah sakit. Kemampuan yang dimiliki petugas medis akan menunjang tugas atau pekerjaan yang dilaksanakan akan mencapai hasul yang maksimal. Beban kerja merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh organisasi hal ini dikarenakan karena dengan jam kerja yang `kurang efektif serta limpahan pekerjaan yang berlebihan maka akan timbul sikap ketidakpuasan kerja ini yang berakiatan pada hasil produksi. Kepuasan kerja merupakan perilaku universal warga terhadap pekerjaan, yang menampilkan perbandingan antara banyaknya penghargaan yang diterima pekerja serta banyaknya penghargaan yang sepatutnya mereka terima. Kinerja karyawan merupakan hasil kerja karyawan selama periode tertentu, misalnya standar, target, sasaran, atau kriteria yang telah di tentukan terlebih dahulu dan di sepakati bersama. Penelitian dilakukan untuk menganalisis pengaruh kemampuan kerja, pengaruh kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja para medis di Rumah Sakit Bhayangkara. Penelitian dilakukan dalam kurun waktu Desember 2022 sampai Januari 2023. Hasil penelitan menunjukkan bahwa secara parsial kemampuan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada Rumah Sakit, secara parsial kepuasan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada Rumah Sakit, secara parsial beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada Rumah Sakit dan Secara simultan Kemampuan, Kepuasan dan Beban Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada Rumah Sakit Bayangkara Kota Kendari. Kata Kunci : Kemampuan, Kepuasan, Beban Kerja, Kinerja, Karyawan.
PENGARUH PEMBERIAN SARI KACANG HIJAU TERHADAP KENAIKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTERI Husuni, Wa Ode Sitti Fidia
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 3 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i3.43227

Abstract

Abstrak Rendahnya produksi sel darah merah yaitu eritrosit dan hemoglobin yang dapat dilihat dari nilai referensi atau nilai ambang batas kadar hemoglobin dan eritrosit disebut dengan anemia. Anemia. masa remaja bagi wanita merupakan fase krusial dalam mempersiapkan diri menjadi seoarang ibu, oleh karenanya faktor-faktor seperti pemenuhan kebutuhan gizi perlu diperhatikan. Selain karena adanya ketidak seimbangan gizi, juga dapat disebabkan karena mentruasi yang dialami remaja puteri. Mentruasi merupakan pengeluaran darah yang normalnya terjadi setiap bulan pada remaja puteri yang telah mengalami mentruasi sampai terhentinya masa subur. Penatalaksanaan anemia defisiensi zat besi dapat dilakukan dengan terapi non-farmakologi yaitu meningkatkan konsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi, baik dari unsur hewani maupun dari unsur nabati. Salah satu jenis makanan dari unsur nabati (non-heme) yang mengandung kadar zat besi tinggi adalah kacang hijau (Vigna radiata).Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian sari kacang hijau sebagai upaya non farmakologis dalam mengatasi anemia pada remaja puteri. Jenis penelitian ini adalah Quasi eksperiment denan design one group pretest and post test. Sampel pada penelitian ini yaitu remaja puteri yang mengalami anemia sebanyak 30 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive samplig. Pemeriksaan kadar Hb dilakukan dengan menggunakan alat ukut Hb Sahli dan hasil yang diperoleh dimasukkan dalam lembar observasi. Pemberian sari kacang hijau diberikan dalam jumlah 200ml setiap hari pagi dan sore selama 10 hari. sebelum diberikan sari kacang hijau dari 30 remaja pteri terdapat 10 orang (33%) diantaranya mengalami anemia ringan, 18 orang (60%) anemia sedang dan 2 orang (7%) mengalami anemia berat. Setelah diberikan perlakuan yaitu pemberian sari kacang hijau, dari 30 remaja puteri 24 orang (80%) sudah tidak mengalami anemia sedangkan 2 orang (7%) diantaranya mengalami anemia ringan dan 4 orang (13%) mengalami anemia sedang. Setelah dilakukan uji statistik Wilcoxon, hasil menunjukkan ada pengaruh pemberian sari kacang hijau terhadap kenaikan kadar Hb dalam darah remaja putri yaitu (p=0,000). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sari kacang hijau mampu meningkatkan kadar Hb pada remaja puteri yang mengalami anemia. Kemudian hasil ini dapat bermanfaat bagi upaya pencegahan anemia pada remaja puteri. Kata Kunci : Anemia, Sari Kacang Hijau , Remaja Puteri.
ANALISIS KESIAPAN IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI RSUD KOTA KENDARI Sucipta, Endang Dhuri; Suhadi, Suhadi; Dewi, Sri Tungga
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 9, No 2 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v9i2.48938

Abstract

Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 24 tahun 2022 mewajibkan seluruh fasilitas layanan kesehatan termasuk rumah sakit untuk menerapkan rekam medis elektronik. RSUD Kota Kendari masih menerapkan sistem rekam medis manual, namun sedamg berupaya untuk beralih menggunakan rekam medis elektronik. Tujuan penelitian ini menganalisis kesiapan implementasi rekam medis elektronik di RSUD Kota Kendari menggunakan pendekatan DOQ-IT dengan memfokuskan pada 4 aspek yaitu sumber daya manusia, budaya kerja organisasi, tata kelola kepemimpinan, dan infrastruktur. Jenis penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Informan penelitian ini merupakan para pengambil keputusan dan pengguna rekam medis sebanyak 8 orang. Hasil penelitian pada aspek kesiapan sumber daya manusia adanya keterbatasan jumlah tenaga rekam medis dan tenaga IT dan ketidaksesuaian antara bidang pekerjaan dengan latarbelakang pendidikan staf. RSUD Kota Kendari telah melaksanakan pelatihan atau sosialisasi kepada staf administrasi dan staf klinis, namun belum secara efektif memberikan pemahaman kepada seluruh pengguna rekam medis elektronik. Pada Aspek budaya kerja organisasi terdapat kendala pada proses adaptasi atau penyesuaian pengguna terhadap peralihan sistem manual menjadi sistem elektronik. RSUD Kota Kendari belum memiliki SPO rekam medis elektronik. Pada aspek tata kelola dan kepemimpinan komitmen direktur rumah sakit memiliki pengaruh besar bagi implementasi rekam medis elektronik, namun belum dimasukkan ke dalam Rencana Strategis (Renstra) rumah sakit. Pada aspek infrastruktur IT telah tersedia sejumlah perangkat keras dan lunak di RSUD Kota Kendari untuk menunjang implementasi rekam medis elektronik. RSUD Kota Kendari cukup siap mengimplementasikan rekam medis elektronik meskipun terdapat beberapa kekurangan yang perlu dilengkapi. Kata Kunci: DOQ-IT, Kesiapan, Rekam Medis Elektronik, Rumah Sakit
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGATURAN KONSUMSI PANGAN JAJANAN ANAK SEKOLAH DASAR DI JAKARTA Setyaningsih, Tyas; Sulistiadi, Wahyu; Martha, Evi
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 4 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i4.45902

Abstract

Asupan pangan anak-anak dapat bersumber dari Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), yakni pangan yang dijumpai di sekolah dan biasa dikonsumsi oleh mayoritas siswa sekolah. Adanya penurunan jumlah PJAS yang memenuhi persyaratan keamanan dan mutu mengindikasikan bahwa anak usia sekolah belum sepenuhnya aman dari PJAS yang berisiko terhadap kesehatan. Permasalahan PJAS umumnya karena penyedia pangan jajanan belum menerapkan ketentuan kebijakan pengaturan PJAS. Pangan jajanan di sekolah menjadi tanggung jawab pihak sekolah melalui kebijakan pangan berbasis sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana kebijakan pengaturan konsumsi PJAS diterapkan pada salah satu SD di Jakarta dan memberikan umpan balik bagi penyempurnaan kebijakan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus di SDN Cempaka Putih Barat 05, Jakarta Pusat pada bulan Mei sampai Juni 2023. Tujuh jenis informan sebanyak 14 orang dipilih dalam penelitian, yaitu kepala sekolah, guru, pegawai Badan Pengawas Obat dan Makanan, siswa, pedagang kantin sekolah dan di luar sekolah, serta orang tua siswa. Data dianalisis secara deskriptif melalui analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan SDN Cempaka Putih Barat 05 belum mengimplementasikan secara menyeluruh kebijakan mengenai konsumsi PJAS karena kebijakan belum komprehensif dan belum dilengkapi mekanisme apresiasi dan sanksi. Kesimpulan kajian berupa kebijakan pengaturan konsumsi PJAS di SDN Cempaka Putih Barat 05 belum terlaksana dengan optimal dan terdapat gap dalam penerapan kebijakan, antara lain kebijakan PJAS di sekolah belum ditetapkan dengan jelas, penyedia PJAS belum mumpuni dan komunikasi kurang efektif. Peningkatan efektivitas implementasi kebijakan memerlukan penetapan kebijakan secara tertulis, sosialisasi kebijakan, dan penguatan peran sekolah. Kata Kunci : pangan jajanan, kebijakan pangan, peran sekolah, mekanisme apresiasi dan sanksi
AN OVERVIEW OF THE CHARACTERISTICS OF NUTRITIONAL STATUS WITH ISPA SUFFERERSIN TODDLERS AT THE BONE ROMBO HEALTH CENTER, NORTH BUTON DISTRICT IN 2023 Nurwiwin, Nurwiwin; Tosepu, Ramadhan
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 9, No 1A (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v0i0.47228

Abstract

Acute respiratory infection is a health problem in Indonesia, mainly because acute respiratory infection causes many deaths and morbidity. Respiratory tract infections are a problem of death and morbidity for toddlers and children in Indonesia. Acute Respiratory Infection is a case of infectious disease that often occurs in toddlers where one of the risks of ARI is caused by individual factors in the child, such as the density of the house's occupants, home ventilation, regularity of giving vitamins, and air pollution. This study aims to determine the characteristics of sufferers' status. Nutrition with the Incidence of Acute Respiratory Infection in Toddlers at Bone Rombo Community Health Center, North Buton Regency in 2023. The type of research used is quantitative descriptive research which describes in general the characteristics of patients with Respiratory Tract Infection in the working area of the Bone Rombo Health Center, North Buton using research subjects as toddler patients who diagnosed with acute respiratory infection. Obtained from the results of medical records there is a relationship between nutritional status and the incidence of respiratory infections in toddlers and the results obtained from 0-36 months are very susceptible to acute respiratory infections. Conclusion Based on the results of medical record data there were 142 toddler patients with Respiratory Tract Infection where there were 78 male patients 55%, there were in the age group the most were toddlers aged 0-36 namely 105 people 74% and patients and where based nutritional status, namely the highest in the category of undernutrition as many as 99 people 70% Keywords: Respiratory Tract Infectious; Nutritional Status
DETERMINANTS OF POST-OPERATIVE WOUND INFECTION POST-C-SURGICAL SURGERY IN KENDARI CITY REGIONAL GENERAL HOSPITAL Ibrahim, Sri Surya; Tosepu, Ramadhan
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 9, No 1A (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v0i0.47141

Abstract

Background: Cesarean delivery shows an increasing trend from year to year. This action is directly proportional to the increase in the incidence of surgical wound infections (SSI). This is a serious problem because it can cause increased morbidity and even the risk of death. Post is the condition afterward, so post-cesarean section (Post SC) is the condition after surgery on the abdominal wall and uterine wall to give birth to a baby weighing more than 500 grams. This study aims to determine the incidence of surgical wound infections after cesarean section at the Kendari City Regional General Hospital. Method: The research method uses quantitative research methods based on a cross-sectional approach, data collected in the period January-August 2023 at the Kendari City Regional Hospital. Conclusions: The results of the study showed that patients diagnosed with surgical wound infections after cesarean section (post-SC+ILO) at the Kendari City Regional Hospital experienced a fluctuating increase every month. The highest post-SC+ILO diagnosis of patients occurred in July at 31.25%, while the lowest occurred in January at 3.12%. Most of the patients diagnosed post-SC+ILO were in the 20-35 year age category, amounting to 71.9%, while age < 20 years was 9.4% and age > 35 years was 18.8%. Thus, the determinant of maternal age which is a significant factor in the incidence of surgical wound infections after cesarean section (post-SC+ILO) is the healthy reproductive age group. Keywords: Determinants, Surgical Wound Infection, post Cesarean Section
HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN GADGET, AKTIVITAS FISIK, DAN POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI REMAJA USIA 13-15 TAHUN DI DESA SAMBENG, KECAMATAN KASIMAN, KABUPATEN BOJONEGORO Lestari, Juwita Ayu; Indrawati, Veni
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 4 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i4.46712

Abstract

Gadget merupakan salah satu alat komunikasi yang mempunyai banyak fungsi dan fitur yang canggih. Penggunaan gadget yang tinggi dapat mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan serta berpengaruh pada aktivitas fisik. Tubuh memerlukan asupan gizi untuk mempertahankan hidup dan aktivitas fisik. Asupan gizi yang kurang atau berlebih akan menimbulkan ketidakseimbangan dalam tubuh sehingga menimbulkan masalah gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan gadget dengan status gizi remaja, hubungan aktivitas fisik dengan status gizi remaja, serta hubungan pola makan dengan status gizi remaja usia 13-15 tahun. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional, dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 92 responden (n=92), pengumpulan data menggunakan kuesioner IPAQ, formulir SQ-FFQ, formulir Food Recall, pengukuran tinggi badan dan berat badan untuk status gizi, serta analisis data menggunakan Uji Korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan gadget dengan status gizi remaja dengan p = 0,432. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan status gizi remaja dengan p = 0,109. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pola makan dengan status gizi remaja dengan p masing-masing asupan yaitu asupan energi dengan status gizi remaja dengan p = 0,666, asupan karbohidrat dengan status gizi remaja dengan p = 0,530, asupan protein dengan status gizi remaja dengan p = 0,273, dan asupan lemak dengan status gizi remaja dengan p = 0,989. Durasi penggunaan gadget, aktivitas fisik dan pola makan tidak berhubungan dengan status gizi remaja. Kata Kunci : remaja, durasi penggunaan gadget, aktivitas fisik, status gizi.
BEBAN PENYAKIT PNEUMONIA PADA ANAK PASKA INISIASI PROGRAM IMUNISASI RUTIN PNEUMOCOCCAL CONJUGATE VACCINE DI KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT Apandi, Hendi Hoer; Anggondowati, Trisari
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 9, No 2 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v9i2.48174

Abstract

Pneumonia merupakan masalah kesehatan yang serius pada anak. Pneumonia menyerang lebih dari 1,400 per 100.000 anak se:ap tahun dan menyebabkan sekitar 14% kema:an anak usia kurang dari lima tahun (balita) di seluruh dunia. Pemberian Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) telah terbuk: dapat mencegah pneumonia. Di Kabupaten Bogor, PCV mulai diimplementasikan sejak 2021. Studi ini bertujuan untuk melihat perubahan angka pneumonia setelah implementasi PCV dan menganalisis kemungkinan penyebab rendahnya cakupan PCV di Kabupaten Bogor. Studi ini merupakan studi deskrip:f dengan melakukan review data sistem informasi kesehatan ru:n Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor pada tahun 2018 sampai tahun 2023. Cause-Effect Analysis dengan menggunakan diagram Ishikawa dilakukan untuk menganalisis kemungkinan penyebab rendahnya cakupan PCV. Terjadi penurunan jumlah kasus pneumonia pada balita yang dilaporkan sejak 2018 hingga 2022, yaitu dari 6.664 kasus (1,2% dari total balita) pada 2018, 5.458 kasus (1,2%) pada 2019, 4.558 kasus (0,7%) pada 2020, 3.523 kasus (0,6%) pada 2021, dan 3.373 kasus (0,6%) pada 2022. Namun pada 2023, terjadi kenaikan kasus pneumonia yaitu menjadi 4.246 kasus yang dilaporkan (0,7%). Cakupan PCV di Kabupaten Bogor telah mengalami peningkatan dari sebesar 12,4% pada 2021, menjadi 17,1% pada 2022, dan 71,8% pada 2023. Namun cakupan ini masih di bawah target 100% pada tahun 2023. Walaupun terdapat indikasi penurunan jumlah kasus pneumonia pasca implementasi PCV, namun terjadi fluktuasi jumlah kasus sehingga perlu dilakukan peneli:an lebih lanjut menggunakan pendekatan studi anali:k. Kata Kunci: Pneumonia Balita, Analisis Cause-Effect, Kabupaten Bogor, Pneumococcal Conjugate Vaccine, PCV
COMPLEMENTARY THERAPY THAT EFFECTS ON REDUCING BLOOD SUGAR LEVELS IN DIABETES PATIENTS IN INDONESIA: LITERATURE REVIEW Ernawati, Ernawati; Tosepu, Ramadhan
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 9, No 1A (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v0i0.47223

Abstract

Complementary therapies refer to various treatment methods that complement conventional medical approaches, including nature-based practices, relaxation techniques, and holistic approaches that emphasize physical, mental, and emotional balance. This research aims to provide deeper insight into the role of complementary therapies in diabetes management in Indonesia. Research Method uses the literature review method by searching for articles in this literature review using the Mendeley and Google Scholar databases (2019-2023). The results of this study showed boiled water (bitter melon, gambas vegetables, boiled water from guava leaves, boiled cherry leaves, jicama starch essence, herbal tea from bay leaves and red ginger, boiled water from acacia leaves), Benson relaxation, foot reflexology massage and foot exercises, Acupressure, yoga, hydrotherapy, and aromatherapy show significant results in reducing blood sugar levels in diabetes patients. Conclusion: From this literature review, seven complementary therapies can be used and are trusted to reduce blood sugar levels in diabetes patients in Indonesia. Keywords: Complementary Therapy, Diabetes, Indonesia.

Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 1A (2024): Vol 8, No 4 (2023): Vol 8, No 3 (2023): Vol 8, No 3 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 2 (2023): Vol 8, No 1 (2023): Vol 8, No 1 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 4 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 3 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 1 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 4 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 3 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 4 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 3 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 1 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 4 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 3 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 2 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 3 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 8 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat More Issue