cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14111292     EISSN : 25415484     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (p-ISSN: 1411-1292; e-ISSN: 2541-5484) is an online periodical journal of science that is published twice a year, in January and July by Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Udayana University. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil is a media to publish the results of scientific research students, academics, practitioners and observers in the field of civil engineering including structure, construction management, water resource management, transportation, geotechnical and environmental engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 403 Documents
IDENTIFIKASI PROSES MANAJEMEN PENGADAAN PROYEK SWAKELOLA STDI KASUS RESTORASI BANGUNAN KORI AGUNG DI PURA AGUNG DESA ADAT LEGIAN, KABUPATEN BADUNG Cokorda Putra Putra; A.A.A Made Cahaya Wardani
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 25 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 25 No. 2, Juli 2021
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2021.v25.i02.p08

Abstract

Keberadaan Pura yang merupakan bangunan suci yang memiliki arsitektur tradisional warisan kuno yang perlu dilestarikan keberadaannya. Demikian juga dengan keberadaan Kori Agung yang berumur lebih dari 100 tahun di Pura Agung Desa Adat Legian dan Kori Agung Desa Adat Denpasar dikerjakan selama 8 bulan kalender mulai Agustus 2020 hingga Mei 2021. Desa Adat merupakan organisasi tradisional di Bali yang bersifat independen dalam mengelola proyeknya (swakelola). Keberadaan setiap proyek memiliki proses pengadaan secara umum yang relative sama. Namun demikian Desa Adat sebagai pemilik proyek restorasi juga menerapkan sistem pengadaan proyek tersendiri. Desa adat sebagai organisasi tradisional perlu memiliki sistem pengadaan proyek yang terstruktur sehingga pelaksanaan proyek dapat terlaksana secara tepat waktu sesuai dengan sumber daya yang dimiliki oleh Desa Adat.\ Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi proses manajemen pada proyek swadaya Desa Adat khususnya proyek restorasi pada bangunan tradisional pada Desa Adat di Desa Adat Legian. dan dari sistem manajemen umumnya, serta untuk mengidentifikasi karakteristik dari sistem pengadaan proyek tersebut. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Metode penelitian kualitatif merupakan metode penelitian yang digunakan untuk meneliti kondisi objek dan dideskripsikan secara rinci proses pengadaan pada proyek swakelola khususnya proyek restorasi oleh Desa Adat Legian. Dari hasil penelitian diketahui dalam proyek restorasi proses menajemen proyek restorasi mengikuti prosedur proyek secara umum dengan pemilik proyek dalam hal ini Desa Adat sebagai panitia proyek. Pemilihan kontraktor tidak ditentukan berdasarkan harga penawaran terendah, tetapi berdasarkan kebutuhan tenaga ahli khusus yang mengerti mengenai penanganan restorasi Pura. Target waktu tidak bisa ditetapkan secara khusus mengingat kekhususan pekerjaan restorasi dan tenaga ahli yang terbatas Sedangkan RAB ditetapkan melalui proses negosiasi dengan kontraktor yang memiliki pengalaman kerja
ANALISIS PERENCANAAN PERSEDIAAN MATERIAL PROYEK DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) Ida Ayu Rai Widhiawati
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 26 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 1, Januari 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2022.v26.i01.p09

Abstract

Kekosongan persediaan material pada saat pelaksanaan proyek dapat mengakibatkan penyelesaian suatu pekerjaan menjadi terhambat sehingga akan mempengaruhi total waktu pelaksanaan serta biaya proyek. Apabila persediaan terlalu banyak maka akan membutuhkan ruang penyimpanan dan terjadi penyusutan yang akan berdampak meningkatkan biaya. Untuk menghindari hal tersebut maka perlu dibuat suatu perencanaan persediaan material yang efektif dan efisien dengan mempergunakan metode Material Requirement Planning (MRP). Pada penelitian ini objek yang diambil adalah proyek pembangunan Gedung G RSUD Mangusada. Metode MRP tersusun dari 4 langkah mendasar yaitu explosion, netting, lotting, dan offsetting. Pada bagian lotting digunakan 4 teknik lot size yaitu teknik Lot for Lot (L4L), Economic Order Quantity (EOQ), Period Order Quantity (POQ), dan Part Period Balancing (PPB). Hasil analisa menunjukkan bahwa lot sizing dengan biaya total persediaan minimum adalah teknik PPB. Biaya persediaan minimum pada beberapa jenis material lainnya juga diketahui dari teknik POQ yaitu material floordeck 0,75 mm, besi tulangan Ø10, besi tulangan D10, besi tulangan D13, besi besi tulangan D22, dan wiremesh M10. Total dari biaya persediaan minimum untuk material plywood 9 mm Rp. 287.881.419,84; kayu meranti 5/7 Rp. 751.779.089; kayu meranti 6/12 Rp. 322.666.416; besi tulangan Ø10 Rp.439.697.676; besi tulangan D10 Rp. 7.331.078; besi tulangan D13 Rp.9.064.629; besi tulangan D16 Rp. 161.894.134; besi tulangan D19 Rp. 398.662.264; besi tulangan D22 Rp. 331.879.350; floordeck 0,75 mm Rp. 178.601.663; wiremesh M10 Rp. 234.037.572; wiremesh M8 Rp. 351.353.969; beton ready mix K-300 Rp. 1.412.180.000; beton ready mix K-250 Rp. 37.267.500; dan scaffolding Rp. 480.000.000.
ANALISA PERBANDINGAN PONDASI TIANG PANCANG DENGAN TIANG BOR BERDASARKAN MUTU, EFISIENSI DAN BIAYA KONSTRUKSI PADA BANGUNAN GEDUNG KLINIK Made Dodiek Wirya Ardana
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 26 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 1, Januari 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2022.v26.i01.p02

Abstract

Pondasi dalam terbagi menjadi dua yaitu pondasi tiang pancang serta pondasi tiang bor. Pemilihan pondasi didasarkan pada kondisi lapangan, apabila sulit dijangkau lebih baik menggunakan pondasi tiang bor, apabila akses tersedia maka lebih baik menggunakan pondasi tiang pancang. Pondasi tiang pancang memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan pondasi tiang bor yaitu dari segi daya dukung, konstruksi lapangan serta biaya. Maka direncanakan analisis perhitungan pondasi tiang pancang dan tiang bor untuk memperoleh hasil perbandingan dari segi daya dukung, ekonomis serta konstruksi. Analisis daya dukung tiang tunggal didasarkan pada data SPT proyek Gedung Grha Prodia Denpasar. Diperoleh hasil daya dukung pondasi tiang pancang penampang lingkaran 17,83% lebih besar dibandingkan dengan pondasi tiang bor. Untuk biaya pelaksanaan pondasi tiang bor 23,04% lebih mahal daripada pondasi tiang pancang penampang lingkaran. Jumlah tiang yang akan diaplikasikan di lapangan pondasi tiang bor 29,36% lebih banyak dibandingkan pondasi tiang pancang lingkaran. Dari hasil tersebut disarankan untuk menggunakan pondasi tiang pancang lingkaran karena lebih unggul dari segi mutu, efisien dalam pelaksanaan serta biaya pelaksanaan yang lebih murah dibanding pondasi tiang bor.
ANALISIS PERKIRAAN DEBIT ALIRAN PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI UNDA BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) Made Widya Jayantari; I Gusti Agung Putu Eryani
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 26 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 2, Juli 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2022.v26.i02.p01

Abstract

Keterbatasan data aliran merupakan kendala yang sering terjadi di dalam analisis ketersediaan air. Untuk mendapatkan data tersebut dewasa kini sudah banyak model-model prediksi debit aliran. Teknologi penginderaan jauh (remote sensing technology) dapat meningkatkan pengembangan studi model hubungan curah hujan–limpasan secara konvensional. Dengan teknologi ini dapat membantu dalam memprediksi debit limpasan untuk tiap Sub-DAS. DAS Unda merupakan salah satu DAS Potensial di Provinsi Bali. Analisis debit aliran ini dilakukan dengan metode overlay dengan mengoverlay peta tata guna lahan dan peta jenis tanah di DAS Unda sehingga mendapatkan nilai CN kemudian dilanjutkan dengan menghitung debit aliran prediksi menggunakan metode SSCN. Dari analisis dalam sepuluh tahun terakhir terjadi fluktuasi debit, dimana debit terbesar yang pernah terjadi adalah 10.569 m3/dtk pada tahun 2013 di subdas Telagawaja dan terendah sebesar 0,079 m3/dtk di subdas Tanah pada tahun 2010. Untuk subdas Telagawaja dalam sepuluh tahun terakhir debit rata-ratanya sebesar 8,068 m3/dtk, subdas Masin sebesar 0,963 m3/dtk, subdas Tanah sebesar 0,163 m3/dtk, subdas Nyuling sebesar 0,705 m3/dtk, subdas Kaun sebesar 1,653 m3/dtk, subdas Yeh Batah sebesar 0,564 m3/dtk, subdas Unda sebesar 1,722 m3/dtk, dan subdas Sangsang sebesar 0,764 m3/dtk
PERMASALAHAN PADA KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL DAN ALTERNATIF SOLUSI Raka Purbanto
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 25 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 25 No. 2, Juli 2021
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2021.v25.i02.p04

Abstract

Pertumbuhan kepemilikan kendaraan tanpa diikuti peningkatan jaringan jalan menyebabkan munculnya permasalahan lalu lintas, seperti dialami Simpang Jalan Raya Canggu – Jalan Pantai Berawa, yang merupakan jalur pariwisata. Untuk mengatasi masalah yang muncul perlu diteliti terlebih dahulu kinerjanya sebelum menentukan alternatif solusi. Penelitian ini bertujuan: (1) Menganalisis kinerja simpang saat ini sebagai simpang tiga., (2) Membandingkannya dengan kinerja tahun 2010., (3) Menganalisis kinerja simpang saat ini sebagai persimpangan empat kaki., (4) Memberikan alternatif solusi. Penelitian ini menggunakan Metode Analisis mengacu pada ketentuan yang ada pada MKJI (Dep.P.U, 1997). Hasil analisis menunjukkan : (1) Kinerja Simpang Tiga Kaki (Tak Bersinyal) menghasilkan; kapasitas 1995 smp/jam., derajat kejenuhan 2,6., tundaan 230 detik/smp., peluang antrian >100%., dan tingkat pelayanan F., (2) Perbandingan terhadap studi terdahulu terjadi peningkatan volume lalu lintas sebesar 45%., penurunan kapasitas sebesar 28%., nilai DS meningkat dari 1,8 menjadi 2,6., nilai tundaan meningkat dari 99 detik/smp menjadi 230 detik/smp., peluang antian >100%., tingkat pelayanan F., (3) Kinerja Simpang Empat Kaki (Tak Bersinyal) menghasilkan; kapasitas 2971 smp/jam., derajat kejenuhan 1,8., tundaan 230 detik/smp., peluang antrian >100%., tingkat pelayanan F., (4) Dari dua alternatif yang disimulasikan Pengaturan Simpang Empat Kaki (Bersinyal) 3 phase dengan pelebaran merupakan alternatif terbaik menghasilkan; kapasitas 696 smp/jam., derajat kejenuhan 0,74., tundaan 30 detik/smp., jumlah kendaraan henti 0,9 stop/smp., panjang antrian 48 m., tingkat pelayanan C.
MANFAAT BIM DALAM KONSTRUKSI GEDUNG: SUATU KAJIAN PUSTAKA I Gusti Agung Adnyana Putera
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 26 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 1, Januari 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2022.v26.i01.p06

Abstract

ABSTRAK: Pemahaman penyedia jasa konstruksi tentang Building Information Modelling (BIM) saat ini masih beragam. Demikian juga adopsi BIM oleh penyedia jasa konstruksi masih rendah, walaupun Pemerintah Indonesia telah mewajibkan penerapan teknologi BIM untuk perancangan bangunan gedung negara diatas dua lantai dengan kriteria luas diatas 2000 m2. Salah satu penyebab lambatnya adopsi BIM di Indonesia adalah kurang lengkapnya pemahaman aktor konstruksi mengenai BIM. Artikel ini menyajikan secara kualitatif pengertian dan manfaat BIM dalam siklus hidup bangunan. Literatur reviu dipilih untuk mengumpulkan informasi mengenai BIM, baik informasi laman web maupun jurnal, mengingat perkembangan teknologi BIM sangat pesat sehingga berbagai pengalaman para praktisi BIM perlu diadopsi. Hasil kajian menunjukkan bahwa BIM merupakan proses membangkitkan dan mengelola data konstruksi selama siklus hidup bangunan, mulai dari proses perencanaan, perancangan, konstruksi, penggunaan, pemeliharaan dan demolisi bangunan. Adopsi BIM dalam perancangan gedung memungkinkan visualisasi 3D, simulasi ruang, waktu, biaya, energi dan memungkinkan perubahan cepat atas informasi perancangan mulai dari fase awal, dengan melibatkan multi displin secara simultan tanpa dibatasi ruang dan waktu. BIM juga mendukung industrialisasi konstruksi secara efektif dan dapat memanfaatkan teknologi VA, AR, MAR, AI dan ML untuk meningkatkan kualitas bangunan, sehingga hasil rancang-bangun menjadi efektif, efisien, mendukung pembangunan berkelanjutan. Disamping itu BIM juga dapat mereduksi biaya konstruksi dan waktu pelaksanaan, dokumentasi yang akurat sehingga memudahkan manajemen fasilitas pada saat pengoperasian gedung
PENGARUH JENIS ASPAL TERHADAP KARAKTERISTIK LABORATORIUM ASPHALT CONCRETE-WEARING COURSE AKIBAT PROSES PENUAAN Hery Awan Susanto
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 26 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 2, Juli 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2022.v26.i02.p03

Abstract

Kerusakan jalan merupakan sebuah kondisi kegagalan struktur yang disebabkan oleh beberapa faktor sehingga mempengaruhi fungsional dan kinerja dari jalan tersebut. Beberapa faktor kerusakan jalan pada perkerasan lentur diantaranya temperatur dan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai parameter karakteristik Marshall yang terjadi pada campuran AC-WC pen 60/70 dan aspal modifikasi asbuton akibat perlakuan penuaan dan perendaman air dengan metode eksperimental. Aspal modifikasi asbuton dilakukan dengan cara mencampur aspal pen 60/70 dengan persentase asbuton murni 4% dari kadar aspal dalam campuran. Perlakuan penuaan ini dilakukan untuk menggambarkan faktor akibat temperatur dan dilakukan dengan dua cara, yakni penuaan jangka pendek dan jangka panjang. Perlakuan penuaan, dilakukan dengan mengikuti standar AASHTO R30. Sedangkan untuk menggambarkan faktor kerusakan jalan yang berupa air dilakukan perlakuan perendaman mengikuti standar RSNI M-01-2003. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh dari penambahan asbuton murni pada campuran AC-WC dapat menaikan nilai stabilitas sebesar 3,486% dan menurunkun nilai kelelehan 4,210% pada kondisi tanpa penuaan, akan tetapi lebih sensitif terhadap perlakuan penuaan dan perlakuan perendaman air. Pada penuaan jangka panjang campuran aspal pen 60/70 memiliki ketahanan retak dan porositas lebih tinggi lebih tinggi dibandingkan asbuton.
PENGARUH PRELOADING TERHADAP KUAT TEKAN DAN CBR Solata Zebua; Syukur Renaldo Sarumaha; Cindy Meutia Dewi; A’azokhi Waruwu
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 25 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 25 No. 2, Juli 2021
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2021.v25.i02.p10

Abstract

Peat soil is poor soil to become subgrade. Therefore, it is necessary to load first using the preloading method. The purpose of this initial loading is to reduce the initial settlement and increase the soil bearing capacity parameter. One method of improvement is preloading the peat soil. This research was conducted through a modeling test in the laboratory using a test tub measuring 150 cm × 180 cm × 70 cm. The main medium used is peat soil. Prior to loading, first the CBR assessment test and the unconfined compressive strength of peat soil. The load used for preloading is nako iron measuring 4 cm × 1.9 cm × 1.9 cm. The compilation of expenses is carried out with pressures of 3.02 kPa, 6.05 kPa, 9.07 kPa, and 12.09 kPa. Time respectively 1 day and 1 week. After the preloading is done, the CBR value and unconfined compressive strength are tested on the surface that has been given the initial load. The results show that preloading can increase the value of the unconfined compressive strength and the CBR value of peat soil. The greater the pressure and time given for preloading, the greater the unconfined compressive value of peat soil and its CBR value. Keywords: peat soil, preloading, pressures, time, CBR, unconfined compressive strength Tanah gambut merupakan tanah yang kurang baik untuk dijadikan tanah dasar. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pembembebanan terlebih dahulu dengan menggunakan metode preloading. Tujuan pembebanan awal ini dilakukan untuk mengurangi penurunan konsolidasi awal, mengetahui peningkatan parameter daya dukung tanah. Salah satu metode perbaikan adalah melakukan pembebanan awal (preloading) pada tanah gambut. Penelitian ini dilakukan melalui uji permodelan di Laboratorium dengan menggunakan bak uji berukuran 150 cm × 180 cm × 70 cm. Media utama yang digunakan adalah tanah gambut. Sebelum melakukan pembebanan terlebih dahulu diuji nilai CBR dan kuat tekan bebas tanah gambut tersebut. Beban yang digunakan untuk preloading berupa besi nako berukuran 4 cm × 1,9 cm × 1,9 cm. Penyusunan beban dilakukan dengan tekanan sebesar 3,02 kPa, 6,05 kPa,9,07 kPa, dan 12,09 kPa. Waktu masing-masing 1 hari dan 1 minggu. Setelah selesai preloading dilakukan pengujian nilai CBR dan kuat tekan bebas di atas permukaan yang telah diberi beban awal.Hasil penelitian menujukan bahwa preloading dapat meningkatkan nilai kuat tekan bebas dan nilai CBR tanah gambut. Semakin besar tekanan dan lamanya waktu yang diberikan sebagai preloading, maka semakin besar nilai kuat tekan bebas tanah gambut dan nilai CBR nya. Kata kunci: Tanah gambut, preloading, tekanan, waktu, CBR,kuat tekan bebas.
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN SOFT SKILL BAGI LULUSAN SARJANA TEKNIK SIPIL BERDASARKAN PERSPEKTIF PELAKU INDUSTRI KONSTRUKSI INDONESIA Mia Wimala
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 26 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 1, Januari 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2022.v26.i01.p10

Abstract

Sejumlah tenaga ahli konstruksi yang berkompeten tentu menjadi ujung tombak dalam memajukan perkembangan infrastruktur Indonesia di era revolusi industri 4.0. Selain hard skill atau kemampuan teknis, soft skill yang merupakan kemampuan non-teknis sangat berperan besar dalam membentuk kompetensi seorang tenaga ahli konstruksi. Sebagai penghasil lulusan yang kelak berkontribusi di dunia konstruksi profesional, setiap perguruan tinggi yang memiliki program studi teknik sipil bertanggung-jawab dalam mempersiapkan pelatihan kompetensi yang berfokus pada soft skill mahasiswa. Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan dengan mengkaji berbagai literatur dan pengumpulan data, yang berbasis kuesioner terhadap pihak pelaku konstruksi baik kontraktor maupun konsultan dan wawancara terhadap kalangan akademisi. Data yang diperoleh selanjutnya akan diolah dan dianalisis menggunakan metode Relative Important Index (RII) dan koding tua siklus untuk mendapatkan hasil berupa kebutuhan soft skill dari pasar konstruksi dan kondisi kurikulum teknik sipil eksisting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga soft skill yang paling dibutuhkan oleh kontraktor adalah berkolaborasi, kepemimpinan, dan kemampuan mengatur waktu, dan untuk konsultan perencana adalah kemauan belajar hal baru, berpikir praktis, dan kreativitas untuk menyesuaikan.
EVALUASI KEHILANGAN AIR PADA SISTEM DISTRIBUSI PERUMDA AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA WILAYAH PELAYANAN KUTA DENGAN METODE STEPTEST I Made Indra Beratha; I Gusti Agung Putu Eryani; I Nengah Sinarta
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 26 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 1, Januari 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2022.v26.i01.p03

Abstract

The percentage of water loss (Non-Revenue Water) in the drinking water supply system of Public Company for Drinking Water Tirta Mangutama is currently still above the national standard. In addition to exceeding the standard, this also causes losses to Public Company for Drinking Water Tirta Mangutama . To increase the level of service and losses due to NRW, it is necessary to evaluate the network so that it can be used as the basis for efforts to reduce the level of water loss in the Kuta and Tuban Village Service Areas. Active loss search is one of the measures in order to control water loss. In June 2020 there was a peak of water loss with water loss reaching 1,588,931 m3/month or (48.96%). To reduce the water loss that occurs, tissue evaluation is carried out using the steptest method. And based on the step-test simulation, it was found that there were leaks at several points in the distribution system of Perumda Water Drinking Tirta Mangutama, Kuta Service Area. For this reason, it is necessary to repair pipes and manage pressure so that it can reduce water losses that occur.

Filter by Year

2005 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 27 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 27 No. 1, Maret 20230 Vol 27 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 27 No. 2, September 2023 Vol 27 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 27 No. 1, Maret 2023 Vol 26 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 2, Juli 2022 Vol 26 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 1, Januari 2022 Vol 25 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 25 No. 2, Juli 2021 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 25, No. 1, Januari 2021 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 24, No. 2, Juli 2020 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 24, No. 1, Januari 2020 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 23, No. 2, Juli 2019 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 23, No. 1, Januari 2019 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 22, No. 2, Juli 2018 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 22, No. 1, Januari 2018 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 21, No. 2, Juli 2017 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 21, No. 1, Januari 2017 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 20, No. 2, Juli 2016 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 20, No. 1, Januari 2016 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 19, No. 2, Juli 2015 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 19, No. 1, Januari 2015 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 18, No. 2, Juli 2014 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 18, No. 1, Januari 2014 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 17, No. 2, Juli 2013 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 17, No. 1, Januari 2013 Vol. 16, No. 2 Juli 2012 Vol. 16, No. 1 Januari 2012 Vol. 15, No. 2 Juli 2011 Vol. 15, No. 1 Januari 2011 Vol. 14, No. 2 Juli 2010 Vol. 14, No. 1 Januari 2010 Vol. 13, No. 2 Juli 2009 Vol. 13, No. 1 Januari 2009 Vol. 12, No. 2 Juli 2008 Vol. 12, No. 1 Januari 2008 Vol. 11, No. 2 Juli 2007 Vol. 11, No. 1 Januari 2007 Vol. 10, No. 2 Juli 2006 Vol. 10, No. 1 Januari 2006 Vol. 9, No. 2 Juli 2005 Vol. 9, No. 1 Januari 2005 More Issue