cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14111292     EISSN : 25415484     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (p-ISSN: 1411-1292; e-ISSN: 2541-5484) is an online periodical journal of science that is published twice a year, in January and July by Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Udayana University. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil is a media to publish the results of scientific research students, academics, practitioners and observers in the field of civil engineering including structure, construction management, water resource management, transportation, geotechnical and environmental engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 403 Documents
BERAT VOLUME PEREKAT GEOPOLIMER BERBAHAN DASAR ABU SABUT KELAPA I Nyoman Suta Widnyana; I Made Alit Karyawan Salain; I Nyoman Sutarja; Ida Bagus Rai Widiarsa
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 26 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 2, Juli 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2022.v26.i02.p04

Abstract

This study presents the effect of the comparison between precursors and alkaline activators on the volume weight of geopolymer binder. Geopolymer binder uses coconut fiber ash (CFA) as a precursor which contains: SiO2 (8,24%), K2O (70,6%), Cl (14,1%), P2O5 (2,3%) and Fe2O3 (2,25%). Use an alkaline activator: a solution of sodium silicate (SS) and sodium hydroxide (SH) with a molar concentration of 14M. The purpose of volume weight testing is to determine the density level of materials incorporating geopolymer binders. Variation in the proportion of the mixture of precursors (P) and alkaline activator (A) used the ratio: 70%:30%; 75%:25%; 80%:20% and the ratio between alkaline activator Na2SiO3 (SS) and NaOH solution (SH) is: 1:1; 1,5:1; 2:1 to the weight of the precursor. Specimens were printed as cubes with dimensions (50x50x50)mm and tested at specimen 7 and 28 days, respectively. The volume weight test standard refers to SNI 1973:2008. Test results show get a raise ratio of P/A and SS/SH will result in an increasing volume weight value while the volume weight value decreases by 1,3% - 1,4% along with the increase in specimen age.
Cover and TOC Jurnal Ilimah Teknik Sipil
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 26 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 2, Juli 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

INCORPORATING REAL-TIME DATA IN ONE WAY ROAD TO VALUE ROAD CAPACITY (CASE STUDY: AHMAD YANI AND TRUNOJOYO ROAD JEMBER) Muhammad Firmansyah Abriyawan; Willy Kriswardhana; Hernu Suyoso
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 25 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 25 No. 2, Juli 2021
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2021.v25.i02.p02

Abstract

Ahmad Yani and Trunojoyo are urban roads located in Jember City, East Java. There is a fundamental correlation in traffic between flow, speed, and density. To find out the correlation model of the three parameters, research with Greenshield, Greenberg, and Underwood models will be carried out which produce a capacity value. Once the capacity values of the three models have been calculated, then the capacity that is most appropriate to the MKJI 1997 capacity values is searched. This research was conducted on active working days (weekdays) conducted from 06.00 – 21.00 WIB. Based on the results of this study, the capacity value for the Ahmad Yani Street section from the Greenshield model is 3486,90 veh/hour, Greenberg is 14134 veh/hour, and Underwood is 4034 veh/hour. Meanwhile, for the Trunojoyo Street section capacity value obtained from the Greenshield model is 3275,80 veh/hour, Greenberg is 12513,45 veh/hour, and Underwood is 3852,33 veh/hour. The capacity values based on the IHCM 1997 for Ahmad Yani Street is 3960 veh/hour and Trunojoyo is 4079 veh/hour. Based on the results of this study, the appropriate model for the Ahmad Yani Road section is the Underwood model and Trunojoyo Road is the Greenshield model.
PENGARUH KUAT TEKAN BETON FC 10,38 MPA DENGAN PENGGUNAAN STEEL FIBER SEJUMLAH 1,5 % DARI AGREGAT KASAR Roni Dwi Anggara; Zendy Bima Mahardana; Ahmad Fauzan Firulla Bahril Wakhid; Fatur Rohman Rio Pamungkas; Silviana Rohmatin; Liana Widiastuti; Humidatul Aula
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 26 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 1, Januari 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2022.v26.i01.p04

Abstract

Beton merupakan media konstruksi bangunan yang memiliki sifat kuat terhadap tekan dan terbentuk dari campuran agregat kasar (koral), agregat halus (pasir), semen dan air. Keunggulan dari beton adalah memiliki sifat mekanik yang kuat, daya tahan yang sangat baik, serta memiliki struktur mikro yang padat. Dibalik kunggulan-keunggulan beton, beton juga tetap memiliki kekurangan. Salah satu kekurangan adalah pada kebutuhan dalam memperoleh material. Hal tersebut disebabkan oleh eksploitasi bahan material secara berlebih sesuai dengan maraknya penggunaan beton hingga jangkauan dalam memperoleh material menjadi lebih sulit dan mahal. Dalam rekayasa kebutuhan material yang digunakan dalam penelitian pembuatan beton kali ini adalah dengan melakukan kombinasi serat baja pada bahan baku pembuatan beton. Metode yang digunakan dalam penelitian beton kali ini adalah dengan menggunakan metode kombinasi serat baja menjadi campuran bahan baku beton, Dari penelitian ini didapat kesimpulan bahwa harga pembuatan beton normal lebih murah dibanding beton dengan modifikasi serat baja. Perbandingan untuk pembuatan 3 buah pada beton normal menganggarkan Rp.151.415,00 sedangkan pada beton dengan penambahan serat baja menghabiskan anggaran biaya senilai Rp. 155.312,00. Selisih harga pada pembuatan beton adalah Rp.3.897,00. Pada hasil uji kuat tekan beton kombinasi serat baja nilai teringgi adalah 11,87 Mpa dengan nilai rata – rata 10,58 Mpa, sehingga mampu memenuhi target rencana job mix formula 10,38 Mpa.
PERENCANAAN WAKTU PELAKSANAAN PROYEK DENGAN MEMPERTIMBANGKAN METODE PEMBAYARAN (STUDI KASUS: PROYEK HOTEL CITADINES BERAWA BEACH, BADUNG, BALI) I Nyoman Yudha Astana
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 26 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 2, Juli 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjadwalan proyek merupakan bagian penting dalam pelaksanaan proyek, yang berpotensi menjadi masalah terhadap kegagalan pelaksanaan waktu proyek konstruksi. Penjadwalan proyek berpengaruh langsung terhadap cash flow suatu proyek, terutama terhadap biaya langsung yang ditimbulkan. Jika penjadwalan kegiatan proyek tidak direncanakan dengan baik, maka dapat menimbulkan cash flow negatif yang besar, yang dapat mengganggu kelancaran proyek. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai perencanaan kegiatan proyek dengan mempertimbangkan metode pembayaran. Penelitian ini dilakukan pada Proyek Hotel Citadines Berawa Beach senilai Rp44.868.087.944,-., meliputi pekerjaan struktur dan arsitektur, dengan sistem pembayaran progress claim pada monthly payment dan masa retensi dua belas bulan serta pembayaran uang muka sebesar 20%. Penelitian menggunakan aplikasi Microsoft Project 2019 dengan memasukkan jadwal kegiatan dan biaya pelaksanaan. Kemudian dilakukan strategi untuk merencanakan waktu pelaksanaan proyek agar optimal dan menghasilkan penggunaan dana yang efisien. Strategi ini meliputi aktivitas seperti mengurai durasi pekerjaan, mengubah lag time, mengubah predecessor jalur non kritis, mengubah tanggal mulai pekerjaan, dan membagi pengerjaan item pekerjaan. Dari analisis trial and error yang dilakukan sebanyak sebelas kali model penjadwalan, didapatkan jadwal pelaksanaan optimal berdurasi 300 hari dengan cash flow tidak ada yang mengalami overdraft negatif. Pembayaran retensi oleh owner dilakukan pada kuartal 3 tahun 2020 minggu ke-37, sehingga keuntungan proyek adalah Rp3.859.237.349.
PENGENDALIAN WAKTU DAN BIAYA PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN UNIT LAYANAN KANKER TERPADU RSUD BALI MANDARA Gusti Ayu Putu Candra Dharmayanti; Gede Astawa Diputra; Ni Putu Eka Rahayu Damayanthi
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 25 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 25 No. 2, Juli 2021
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2021.v25.i02.p07

Abstract

The construction of the Integrated Cancer Service Unit of Mandara Regional Hospital experienced a delay in employment in the 10th week of 1,16%, the 11th week of 2,58%, and the 12th week of 3,77%, so the project control action required to overcome the problem. This study aimed to evaluate the project performance interm of cost and time. In this study used secondary data consisting of, budget plan, project drawings, project progress reports, and time schedule. The implementation budget plan value is calculated based on the unit price analysis and the contractor’s cost budget plan excluding tax and profit (implementation budget plan = Rp 45,917,529,226.76). Earned Value method includes indicators consisting of Actual Cost of Work Perfomanced (ACWP), Budgeted Cost of Work Perfomanced (BCWP), and Budgeted Cost of Work Scheduled (BCWS) are used to determine the parameters that show project performance such as schedule and cost variance, schedule and cost perfomanced index, and can provide the final condition information of the project. The results of the project performance evaluation in Week 12, based on the aspect of the cost, showed the estimated cost for the remaining work (ETC) of Rp 39.646.437.551,40 and estimated costs required until the end of the project (EAC) amounting to Rp 46.270.139.788,49, increasing the project costs of Rp 352.610.561,73. From the time aspect, the project is predicted to finish with time (EAS) 34,74 weeks, while the remaining time to complete the project (ETS) is 22,74 weeks. The time exceeded the planned time of 30 weeks (time schedule), so the predicted project had a delay of 4,74 weeks. Accordingly, rescheduling is conducted for the rest of the activities using Microsoft Project software involving 3 hours overtime per day on 66 work items that are on the critical track, therefore the project can be completed as the planned time.
PENERAPAN KEGIATAN TAHAP PEMANFAATAN BANGUNAN HIJAU PADA BANGUNAN GEDUNG DI KOTA PALANGKA RAYA Rudi Waluyo
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 26 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 1, Januari 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2022.v26.i01.p08

Abstract

ABSTRAK: Perkembangan konstruksi bangunan gedung saat ini sudah berkembang semakin pesat dari segi desain dan kualitas serta mendukung ramah lingkungan yang dikenal dengan istilah bangunan hijau. Bangunan hijau merupakan bangunan gedung dengan beberapa persyaratan dan mempunyai kinerja yang terukur dalam hal penghematan sumber daya. Di Indonesia sudah banyak bangunan gedung menerapkan konsep bangunan hijau. Peranturan Meteri Pekerjaan Umum Nomor 02/2015 dibuat untuk menjadi pedoman dalam menyelenggarakan bangunan hijau baik pada bangunan gedung baru ataupun bangunan gedung yang sudah dimanfaatkan. Akan tetapi di Kota Palangka Raya sendiri belum diketahui keberadaan penyelenggaraan bangunan hijau ini. Penelitian tentang bangunan hijau masih sangat jarang dilaksanakan di Kota Palangka Raya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kegiatan tahap pemanfaatan bangunan hijau di Kota Palangka Raya. Pada penelitian ini, pengumpulan data menggunakan metode survei, yaitu dengan menyebarkan kuesioner dan melakukan wawancara secara langsung kepada para pengelola bangunan gedung yang ada di Kota Palangka Raya. Ada 31 orang responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Responden tersebut memberikan penilaian tentang penerapan 14 kegiatan pada tahap pemanfaatan bangunan hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 90,45% sudah menerapkan dan sebesar 8,55% belum menerapkan.
KALIBRASI MODEL EPANET PADA JARINGAN PIPA AIR BERSIH DENGAN MODIFIKASI NILAI KEKASARAN PIPA BERDASARKAN METODE HAZEN-WILLIAMS Benson Jhon Ferry Limbong
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 26 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 1, Januari 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan model Epanet pada jaringan perpipaan air bersih dimaksudkan untuk efisiensi waktu dalam menghitung perilaku hidrolis. Kalibrasi pada jaringan pipa air adalah membandingkan hasil simulasi model terhadap observasi aktual lapangan, untuk melihat model yang telah dibuat benar-benar valid dan dapat diandalkan sebagai alat bantu untuk mengetahui perilaku hidrolis sistem jaringan bila diberikan perubahan input ke dalam sistem (misalnya penambahan jaringan pipa dan jumlah tapping debit pelanggan). Koefisien kekasaran pipa (C) merupakan bilangan yang menunjukkan besarnya kehilangan energi akibat gesekan antara fluida yang mengalir dengan dinding pipa. Bertambahnya usia pipa akan menyebabkan bertambahnya kekasaran dinding pipa dan kehilangan energi akan semakin besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan kalibrasi pada model jaringan pipa dengan melakukan penyesuaian nilai C koefisien kekasaran pipa aktual sesuai umur terpasang. Dilakukan model simulasi awal dengan memasukkan nilai C pipa standar pada persamaan kehilangan energi Hazen Williams di properties link/pipa Epanet. Lalu dilakukan simulasi dengan modifikasi nilai C sesuai umur pemakaian pipa. Untuk pipa baja 600 mm dilakukan perubahan nilai C dari 150 ke 87 (usia pipa >30 tahun), pipa HDPE 315 mm perubahan nilai C dari 140 ke 100 (usia pipa >10 tahun) dan pipa PVC 25-50 mm dari 140 ke 100 (usia pipa >10 tahun). Dari hasil simulasi model di Epanet - observasi lapangan, diperoleh nilai rerata tinggi tekan untuk 5 node pengamatan. Lalu dilakukan uji beda rata-rata berpasangan 2 ekor (paired sample test T 2 tailed) terhadap nilai tinggi tekan model-observasi. Sebelum dilakukan modifikasi nilai C, hasil uji beda rata-rata berpasangan menunjukkan adanya beda nyata antara hasil simulasi model terhadap observasi lapangan dengan nilai signifikansi model 0,004, yang artinya < 0,005, ada beda nyata antara simulasi terhadap observasi, model dianggap tidak valid. Namun setelah dilakukan modifikasi nilai C sesuai umur pipa aktual, dilakukan uji beda 2 rata-rata berpasangan (paired sample test T) nilai rerata tinggi tekan model-observasi dengan nilai signifikansi 0,098 >0,005) yang artinya tidak ada beda nyata antara simulasi dan observasi, artinya model yang dibuat sudah cukup valid. Korelasi product momen antara tinggi tekan simulasi model - observasi lapangan, besar nilai R = 0,967, hubungan sangat kuat antara kedua hasil. Kata kunci : model, kalibrasi, kekasaran, pipa, tinggi tekan, valid.
PERENCANAAN WAKTU PELAKSANAAN PROYEK DENGAN MEMPERTIMBANGKAN METODE PEMBAYARAN (STUDI KASUS: PROYEK HOTEL CITADINES BERAWA BEACH, BADUNG, BALI) I Nyoman Yudha Astana
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 26 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 2, Juli 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2022.v26.i02.p10

Abstract

Penjadwalan proyek merupakan bagian penting dalam pelaksanaan proyek, yang berpotensi menjadi masalah terhadap kegagalan pelaksanaan waktu proyek konstruksi. Penjadwalan proyek berpengaruh langsung terhadap cash flow suatu proyek, terutama terhadap biaya langsung yang ditimbulkan. Jika penjadwalan kegiatan proyek tidak direncanakan dengan baik, maka dapat menimbulkan cash flow negatif yang besar, yang dapat mengganggu kelancaran proyek. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai perencanaan kegiatan proyek dengan mempertimbangkan metode pembayaran. Penelitian ini dilakukan pada Proyek Hotel Citadines Berawa Beach senilai Rp44.868.087.944,-., meliputi pekerjaan struktur dan arsitektur, dengan sistem pembayaran progress claim pada monthly payment dan masa retensi dua belas bulan serta pembayaran uang muka sebesar 20%. Penelitian menggunakan aplikasi Microsoft Project 2019 dengan memasukkan jadwal kegiatan dan biaya pelaksanaan. Kemudian dilakukan strategi untuk merencanakan waktu pelaksanaan proyek agar optimal dan menghasilkan penggunaan dana yang efisien. Strategi ini meliputi aktivitas seperti mengurai durasi pekerjaan, mengubah lag time, mengubah predecessor jalur non kritis, mengubah tanggal mulai pekerjaan, dan membagi pengerjaan item pekerjaan. Dari analisis trial and error yang dilakukan sebanyak sebelas kali model penjadwalan, didapatkan jadwal pelaksanaan optimal berdurasi 300 hari dengan cash flow tidak ada yang mengalami overdraft negatif. Pembayaran retensi oleh owner dilakukan pada kuartal 3 tahun 2020 minggu ke-37, sehingga keuntungan proyek adalah Rp3.859.237.349.
ANALASIS KARAKTERISTIK CAMPURAN STONE MATRIX ASPHALT (SMA) DENGAN SERAT SELULOSA SERABUT KELAPA Raka Purbanto; I Nyoman Arya Thanaya; Ni Kadek Sri Sentana Dewi
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 26 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 1, Januari 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2022.v26.i01.p01

Abstract

Campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) atau Split Mastic Asphalt, yaitu beton aspal campuran panas yang memaksimalkan penggunaan agregat kasar dan kadar aspal yang tinggi kemudian diisi oleh mastik aspal yaitu campuran agregat halus, filler, aspal dan serat selulosa yang berfungsi untuk mengurangi pengaliran aspal yang disebabkan oleh kadar aspal yang tinggi. Pada penelitian ini menggunakan serat serabut kelapa sebagai pengganti serat selulosa sintetik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik campuran SMA yang menggunakan serat serabut kelapa. Dilakukan pengujian material terlebih dahulu pada agregat kasar, agregat halus, filler, aspal, dan serat serabut kelapa sesuai prosedur SNI. Setelah itu dilakukan pengujian Marshall untuk memperoleh Kadar Aspal Optimum (KAO). Selanjutnya dibuat benda uji kembali pada KAO dengan variasi kadar serabut kelapa yakni 0,2% ; 0,3% ; 0,4% terhadap berat total campuran. Diperoleh KAO sebesar 7,25% kadar serabut kelapa optimum 0,3% dimana nilai Marshall diperoleh sebesar 1154,85 kg (?600 kg), nilai Marshall Sisa yakni 96,57% (?90%). Sifat Marshall yang lainnya telah memenuhi Spesifikasi Umum 2018 Kementrian PUPR. Nilai Cantabro Abration Loss (CAL) yakni 2,1% (?16%). Nilai Indirect Tensile Strength (ITS) yakni 110,22 kPa. Pengujian pengaliran aspal (Drain-down) 0,021% (?0,3%) sedangkan untuk benda uji yang tidak ditambahkan serabut diperoleh nilai 2,09%.

Filter by Year

2005 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 27 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 27 No. 1, Maret 20230 Vol 27 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 27 No. 2, September 2023 Vol 27 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 27 No. 1, Maret 2023 Vol 26 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 2, Juli 2022 Vol 26 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 1, Januari 2022 Vol 25 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 25 No. 2, Juli 2021 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 25, No. 1, Januari 2021 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 24, No. 2, Juli 2020 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 24, No. 1, Januari 2020 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 23, No. 2, Juli 2019 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 23, No. 1, Januari 2019 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 22, No. 2, Juli 2018 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 22, No. 1, Januari 2018 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 21, No. 2, Juli 2017 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 21, No. 1, Januari 2017 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 20, No. 2, Juli 2016 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 20, No. 1, Januari 2016 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 19, No. 2, Juli 2015 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 19, No. 1, Januari 2015 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 18, No. 2, Juli 2014 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 18, No. 1, Januari 2014 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 17, No. 2, Juli 2013 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 17, No. 1, Januari 2013 Vol. 16, No. 2 Juli 2012 Vol. 16, No. 1 Januari 2012 Vol. 15, No. 2 Juli 2011 Vol. 15, No. 1 Januari 2011 Vol. 14, No. 2 Juli 2010 Vol. 14, No. 1 Januari 2010 Vol. 13, No. 2 Juli 2009 Vol. 13, No. 1 Januari 2009 Vol. 12, No. 2 Juli 2008 Vol. 12, No. 1 Januari 2008 Vol. 11, No. 2 Juli 2007 Vol. 11, No. 1 Januari 2007 Vol. 10, No. 2 Juli 2006 Vol. 10, No. 1 Januari 2006 Vol. 9, No. 2 Juli 2005 Vol. 9, No. 1 Januari 2005 More Issue