cover
Contact Name
Syafii
Contact Email
jnte@ft.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Syafii@ft.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23022949     EISSN : 24077267     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Nasional Teknik Elektro (JNTE) adalah jurnal ilmiah peer-reviewed yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas dengan versi cetak (p-ISSN:2302-2949) dan versi elektronik (e-ISSN:2407-7267). JNTE terbit dua kali dalam setahun untuk naskah hasil/bagian penelitian yang berkaitan dengan elektrik, elektronik, telekomunikasi dan informatika.
Arjuna Subject : -
Articles 604 Documents
Benda Referensi sebagai Acuan Penyederhanaan untuk Deteksi Benda pada Kondisi Terhalang dengan Metoda Support Machine Kurnia, Rahmadi; Atika, Ratna; Elfitri, Ikhwana
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 6, No 2: Juli 2017
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.502 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v6n2.415.2017

Abstract

Object in an unobstructed condition is a very difficult condition to recognize. This is due to the overall size of imperfect objects visible. For robot applications, of course this will be very annoying. This condition will lead to errors in decision-making for robots. On the other hand, the crowd of objects that are too much in the robot work environment will complicate the robot in executing objects desired by the user. Robot will easily recognize the object if the object is in a limited environment and not too much so that the focus of his work is more optimal. On too many objects, the probability of the target object will decrease as the number of other objects also allows becoming the candidate as the target object. For that we need an effort to simplify the work environment of the robot so that the focus can be more focused by dividing the environment that is too crowded into several parts. One of the benchmarks in dividing the environment is a reference object. This research will focus on the discussion and the role of reference objects to simplify the environment that is too complicated for robot work. The reference object will be determined by the robot itself from the features with predefined parameters. An important point in this research is how robots can be as intelligent as humans think in determining what references object criteria are used. As cluster determination for reference object used support vector machine method as guide of robot determine class and feature object. The desired end goal is the formation of a simple system in the robot, Simple in this sense is the maximum number of objects 3 pieces.Keywords : object detection, support vector machine, reference objectAbstrak— Sebuah benda dalam kondisi terhalang, merupakan kondisi yang sangat sulit untuk dikenali. Hal ini disebabkan keseluruhan bentuk benda tidak sempurna terlihat. Untuk aplikasi robot, tentu saja hal ini akan sangat mengganggu. Benda yang tidak sempurna terlihat akan menimbulkan kesalahan pada pengambilan keputusan bagi robot. Di sisi lain, kerumunan benda yang terlalu banyak pada lingkungan kerja robot, akan menyulitkan robot dalam mengeksekusi benda yang diinginkan oleh pengguna. Robot akan mudah mengenali benda apabila benda tersebut berada pada lingkungan yang terbatas dan tidak terlalu banyak sehingga fokus kerja nya lebih optimal. Pada benda yang terlalu banyak, probabilitas benda sasaran akan semakin kecil karena banyaknya benda-benda lain yang memungkin juga untuk menjadi kandidat sebagai benda sasaran. Untuk itu diperlukan suatu upaya menyederhanakan lingkungan kerja robot agar fokusnya bisa lebih terarah dengan cara  membagi lingkungan yang terlalu ramai tersebut menjadi beberapa bagian. Salah satu patokan dalam membagi lingkungan tersebut adalah benda referensi. Penelitian ini akan menitik beratkan pada pembahasan dan peran benda referensi untuk menyederhanakan lingkungan yang terlalu ramai bagi kerja robot. Benda referensi akan ditentukan oleh robot sendiri dari fitur –fitur benda  dengan parameter-parameter yang telah ditentukan. Point penting dalam penelitian ini adalah bagaimana robot bisa dengan cerdas dalam menentukan kriteria benda  referensi apa  yang digunakan. Sebagai penentuan kluster untuk benda referensi digunakan metoda support vector machine sebagai panduan robot menentukan kelas dan fitur benda. Tujuan akhir yang diinginkan adalah terbentuknya sistem yang sederhana dalam padangan robot, Sederhana dalam pengertian ini adalah jumlah benda maksimal 3 buah.Kata Kunci : deteksi benda, support vector machine. benda referensi
Pembuatan Trainer Board Astable Multivibrator (AM) sebagai Media Pembelajaran Fuada, Syifaul
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 5, No 2: Juli 2016
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.29 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v5n2.264.2016

Abstract

Trainer board is a modelling device approach which has related function or same with real pheneonom, it was designed for upgrading the cognitive and the psychomotoric ability of students in a practical courses understanding and applicating concepts.  This research goals is to make a trainer board of Astable Multivibrator oscillator, we hope that this learning tools can help them in facilitate to learn Astable Multivibrator characteristics as well as laboratories insfrastructure need. The method in design and implement this trainer board is prototyping and assembling with several approach steps, i.e. identification; simulation; experiment, design process; fabrication; and finally is testing. The results show that the trainer board which designed is appropriate with the theorem.Keywords : Astable Multivibrator, IC OP-AMP, Trainer boardAbstrak—Trainer board merupakan suatu pemodelan dalam bentuk benda/objek yang memiliki fungsi sama dengan fenomena nyata, dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan secara aspek kognitif dan psikomotorik dalam mempelajari suatu pembelajaran berbasis praktik. Penelitian ini bertujuan untuk membuat trainer board yang diharapkan dapat membantu memudahkan peserta didik dalam memahami karakteristik Astable Multivibrator berbasis IC OP-AMP sekaligus sebagai pemenuhan kebutuhan labolatorium. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah prototyping and assembling dengan beberapa tahap pendekatan yakni: Identifikasi, simulasi, eksperimen percobaan, proses desain/perancangan, fabrikasi dan testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trainer board yang telah dibuat sesuai dengan teorema.Kata Kunci : Astable Multivibrator, IC OP-AMP, Trainer board
Studi Penempatan dan Kapasitas Pembangkit Tersebar terhadap Profil Tegangan dan Rugi Saluran pada Saluran Marapalam Yunus, Syukri; Ismail, Imbang
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 7, No 1: March 2018
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.867 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v7n1.462.2018

Abstract

This study aims to reduce the power loss and increase the voltage profile based on optimal placement and DG capacity on feeder Marapalam. The applied methods are the Sensitivity analysis method with Loss Sensitivity Factor (LSF) and Voltage Sensitivity Index (VSI). The results of both methods are compared with trial and error method. DG can reduce power losses on the lines and DG placement must be appropriate to obtain minimal power loss. Using ETAP 12.6, the sensitivity of power losses and the sensitivity of network voltages of Marapalam distribution network are calculated. The optimal location on DG photovoltaic is on a 147B bus with a power injection of 75%, able to reduce active and reactive power losses from 35,792 kW and 57,363 kVar to 8,159kW and 13,079kVar. While the optimal location on DG wind turbine is on bus 293T with penetration of 45% of the power supplied to the Marapalam line, able to reduce the active and reactive power to 24,89kW and 39,9kVar.Keywords : Distributed Generator power loss, sensitivity analysisAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk untuk mengurangi rugi daya dan meningkatkan profil tegangan berdasarkan penempatan dan kapasitas DG yang optimal di jaringan distribusi penyulang Marapalam. Metode yang digunakan adalah metode Sensitivity analisis dengan salah satu analisisnya adalah menggunakan Loss Sensitivity Factor (LSF) dan metode Voltage Sensitivity Index (VSI). Hasil kedua metode ini dibandingkan dengam metode trial and error. DG dapat mengurangi rugi daya pada saluran dan penempatan DG yang tepat untuk mendapatkan rugi daya yang minimal. ETAP 12.6 diaplikasikan untuk menghitung sensitivitas rugi daya, sensitivitas tegangan jaringan guna memperoleh penempatan DG yang optimal. Berdasarkan studi kasus jaringan distribusi penyulang marapalam, diperoleh lokasi optimal dari DG photovoltaic adalah pada bus 147B dengan injeksi daya sebesar 75%  daya yang disalurkan ke saluran Marapalam. Penempatan ini mampu mengurangi rugi daya aktif dan reaktif dari 35,792 kW dan 57,363 kVar menjadi 8,159kW dan 13,079kVar. Sedangkan lokasi yang optimal dari DG turbin angin adalah pada bus 293T dengan penetrasi 45% dari daya yang disalurkan ke saluran Marapalam mampu mengurangi rugi daya aktif dan reaktif menjadi 24,89kW dan 39,9kVar.Kata Kunci : Pembangkit Tersebar, rugi daya, analisa sensitivitas.
Pembangkit Listrik Pikotermal Matahari, Kajian Awal Aulia, Aulia; Darwison, Darwison; Razak, Faisyal; Waldi, Eka Putra
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 6, No 1: Maret 2017
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.519 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v6n1.368.2017

Abstract

A Picothermal solar power plant (PLTPM) is an original concept that is still under study. Testing and calculation of voltage and electrical current is carried on a single thermoelectric, thermoelectric cells connected in series and parallel connected thermoelectric cells due to rise in temperature in the cells. The results showed that the increase in temperature of 71 °C produces 1 volt output voltage and current of 0.1 amperes. In accordance with the principle of series and parallel connection, series connection is able to multiply the output voltage and the parallel connections double the current output for one additional thermoelectric cell chipKeywords : Picothermal, thermoelectric cell and series, parallel, temperatureAbstrak— Pembangkit listrik pikotermal matahari (PLTPM) merupakan konsep awal yang masih dalam tahap kajian. Pengujian dan perhitungan tegangan dan arus listrik dilakukan terhadap termoelektrik tunggal, sel termoelektrik terhubung seri dan sel termoeletrik terhubung paralel akibat kenaikan suhu pada sel-sel tersebut. Hasil memperlihatkan bahwa kenaikan suhu sebesar 71 oC  menghasilkan tegangan keluaran 1 volt dan arus 0.1 Amper. Sesuai dengan kaedah hubungan seri dan paralel, hubungan seri mampu melipat gandakan tegangan keluaran dan hubungan paralel melipatkan gandakan arus keluaran untuk tambahan setiap satu keping sel termoelektrik.Kata Kunci : pikotermal, sel termoelektrik, seri, paralel, kenaikan suhu
Analisis Performansi Modifikasi Binary Spray and Wait menggunakan Prophet pada DTN Adhiguna, Bima; Wibowo, Tody Ariefianto; Yovita, Leanna Vidya
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 6, No 3: November 2017
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.812 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v6n3.391.2017

Abstract

Delay Tolerant Network (DTN) enabling communication in an environment where there may be no link end-to-end, communication opportunities come and go and the intervals can be extremely long and even previously unknown. There are some Routing Protocol on DTN, including Binary Spray and Wait is a development of Spray and Wait, and PROPHET.  Research discuss about modification of Binary Spray and Wait in spray phase using delivery predictability in PROPHET. Simulation used ONE (Opportunistic Network Environtment) Simulator and analyze Delivery Probability, Overhead Ratio, Buffer Time, Average Latency and Average Remaining Energy in Shortest Path Map Based dan Random Way Point movement. Based on observation, the resulting modification of Binary Spray and Wait improve performance and buffer time average latency compared with Binary Spray and Wait, but slightly lower probability delivery and improving overhead ratio.Keywords : Delay Tolerant Network, Spray and Wait, PROPHET, Shortest Path Map Based, Random Way Point.AbstrakDelay Tolerant Network (DTN) memungkinkan komunikasi dalam lingkungan di mana mungkin tidak ada jalur end-to-end, peluang komunikasi datang dan pergi dan intervalnya bisa sangat panjang dan bahkan tidak diketahui sebelumnya. Ada beberapa Routing Protocol pada DTN, diantaranya Binary Spray and Wait yang merupakan pengembangan dari Spray and Wait, dan PROPHET. Penelitian ini membahas tentang modifikasi Binary Spray and Wait pada tahap spray menggunakan teknik delivery predictability yang ada di PROPHET. Simulasi menggunakan ONE (Opportunistic Network Environtment) Simulator dan menganalisa Delivery Probability, Overhead Ratio, Buffer Time, Average Latency dan Average Remaining Energy pada pergerakan node Shortest Path Map Based dan Random Way Point. Berdasarkan pengamatan, dihasilkan Modifikasi Binary Spray and Wait meningkatkan performansi average latency dan buffer time dibanding dengan Binary Spray and Wait, namun menurunkan sedikit delivery probability dan memperbesar overhead ratio.Kata Kunci : Delay Tolerant Network, Spray and Wait, PROPHET, Shortest Path Map Based, Random Way Point.
Operasi Ekonomis dan Unit Commitment Pembangkit Thermal pada Sistem Kelistrikan Jambi ., Delima; ., Syafii
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 5, No 3: November 2016
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jnte.v5n3.313.2016

Abstract

Economical operation at power plants is an important aspect in the management of power system economic operation, his specialty in this paper discusses economic and operating unit Commitment to coordination of power plant electrical systems Jambi by applying method of the list of priorities. The data used in this paper is thermal power plant in November 2015 conducted in Jambi province retrieved results less economical, for it is need for calculation of economical operations for power generation units. The selected combination is the combination that produces the most fuel costs to a minimum. On the imposition of 235 MW power by operating unit 4 generating namely PLTG Batanghari unit 1, PLTMG segai gelam unit 3, unit 6, Rent PLTG PLTG Batanghari unit 2. With operating expenses amounted to Rp.,65.102.864.238 method of the list of priorities in solving unit commitment gives results which are more optimal as compared to the total costs incurred by PT. PLN (Persero) Area Of Jambi. The total cost of the plant from PT. PLN (Persero) Rp Jambi Region. 163,755,996.30 thus there are savings of Rp. 60,891,757.65. per mounth From the results of this data processing operations are economical in power plants in Jambi province need to be rethought to make it more efficient in the use of electrical energy.Keywords : Optimization of plant scheduling, economical operation, Combination of on / off priority list. Abstrak - Operasi ekonomis pada pembangkit tenaga listrik merupakan suatu aspek penting dalam manajemen sistem tenaga listrik khusus nya operasi ekonomis, dalam makalah ini membahas tentang operasi ekonomis dan unit Commitment untuk koordinasi pembangkit sistem kelistrikan Jambi dengan menerapkan metode daftar prioritas. Data yang digunakan dalam makalah ini  adalah pembangkit listrik tenaga termal pada bulan November 2015 dilakukan di Provinsi Jambi diperoleh hasil kurang ekonomis, untuk itu perlu adanya perhitungan pada operasi ekonomis untuk unit-unit pembangkit. Kombinasi yang dipilih adalah kombinasi yang menghasilkan biaya bahan bakar yang paling minimum. Pada pembebanan daya 235 MW dengan mengoperasikan 4 unit pembangkit yaitu PLTG Batanghari unit 1, PLTMG segai gelam unit 3, PLTG Sewa unit 6, PLTG Batanghari unit 2. Dengan biaya operasi sebesar Rp.102.864.238,65. Metode daftar prioritas dalam menyelesaikan permasalahan unit commitment memberikan hasil yang lebih yang lebih optimal dibandingkan dengan total biaya yang dikeluarkan oleh PT.PLN (Persero) Wilayah Jambi. Total biaya pembangkit dari PT.PLN (Persero) Wilayah Jambi Sebesar Rp. 163.755.996,30 dengan demikian ada penghematan sebesar Rp. 60.891.757,65./bulan. Dari hasil pengolah data  ini maka operasi ekonomis pada pembangkit tenaga listrik di Provinsi Jambi perlu dikaji ulang agar lebih efesien dalam penggunaan energi listrik.Kata Kunci : Optimalisasi penjadwalan pembangkit , Operasi ekonomis, Kombinasi on/off  daftar prioritas .
Pendeteksian Objek Bola dengan Metode Color Filtering HSV pada Robot Soccer Humanoid Khamdi, Nur; Susantok, Muhammad; Leopard, Piter
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 6, No 2: Juli 2017
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jnte.v6n2.398.2017

Abstract

Humanoid soccer robot, is a robot that has the ability to play the ball like a common human football player. In this situation, a robot must have ability to detect object like a ball. Object detection method in this research using color filtering method in HSV color space in order to recognize the object of the ball based on the color. HSV color space (Hue, Saturation, Value) selected because RGB color space that contain red, green, and blue, it’s not take account a factor that black and white is one color. It’s known that Hue parameter act to determine the color, Saturation parameter act to determine the gray color degree, and Value parameter determine for intensity of the brightness of a color. The ball will be detected by the camera using a ball diameter of 6 cm with various colors and measurements of the detected object distance using 2 pieces of balls  diameter of 6 cm and 3 cm. By using color filtering method on HSV color space to detect color of the ball, this method is able to tolerate the change of light intensity in detecting the color of the object. In this research the result about distance of detecting the ball with HSV color filtering method is between 20 cm – 200 cm for the ball diameter of 6 cm. And the distance of the ball object detected by the camera is depended on the ball diameter.Keywords : HSV and color filtering, Humanoid soccer robot and  Computer VisionAbstrak— Robot Humanoid Soccer merupakan robot yang memiliki kemampuan dalam bermain bola seperti halnya pemain sepak bola. Pada permainan sepak bola, sebuah robot harus memiliki kemampuan dalam mendeteksi objek seperti bola. Metode pendeteksian objek pada penelitian ini menggunakan metode color filtering pada ruang warna HSV agar dapat mengenali objek bola berdasarkan warna. Ruang warna HSV (Hue, Saturation,Value) dipilih karena ruang warna RGB langsung mengarah pada ketiga parameter warna red, green, dan  blue tanpa memperhitungkan faktor hitam putih suatu warna. Namun pada ruang warna HSV, parameter Hue berperan penting untuk menentukan warna, saturation untuk derajat keabuan suatu warna, serta value untuk intensitas kecerahan suatu warna. Bola yang akan di deteksi oleh kamera menggunakan bola dengan diameter 6 cm dengan berbagai macam warna dan pengukuran jarak objek yang terdeteksi menggunakan 2 buah bola dengan diameter 6 cm dan 3 cm. Dengan menggunakan metode color filtering pada ruang warna HSV untuk mendeteksi warna bola, metode ini mampu menoleransi perubahan intensitas cahaya dalam mendeteksi warna benda. Jarak objek bola yang diolah dengan color filtering HSV berkisar antara 20 cm – 200 cm untuk diameter bola 6 cm. Dan jarak objek bola yang terdeteksi oleh kamera terpengaruh pada diameter bola.Kata Kunci— Robot Humanoid Soccer, Computer Vision, HSV dan Color Filtering.
Memperbaiki Tegangan dan Rugi–rugi Daya pada Sistem Transmisi dengan Optimasi Penempatan Kapasitor menggunakan Algoritma Genetika Yunus, Syukri; Laksono, Heru Dibyo; Nidya, Putri
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 5, No 2: Juli 2016
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.843 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v5n2.291.2016

Abstract

Electric power system is said to have a high degree of reliability if the system is able to provide a supply of electrical energy required by consumers continuously. Power loss that occurs in line resulting voltage drop on the line and cause a loss due to the decreasing reliability of the system to supply power to the load. To reduce the power loss in the line do installation of capacitors. Installation of capacitors conducted by calculating the position of the placement and size, so that placement of capacitors that do can be optimized to reduce losses that occur. Optimal methods are quite effective is algorithm genetics. In this method, capacitor placement is done with the chromosome leads to the selection obtained. The best results will be obtained from a chromosome that contains a condition that there is optimum placement of capacitors that can minimize power loss that occurs in the channel as well as minimize the amount of use of the capacitor. The comparison can be done by using Newton Raphson power flow between before and after forging capacitor.Keywords : Power losses, voltage, algorithm genetics, capacitors, chromosomeAbstrak— Suatu sistem tenaga listrik dikatakan memiliki tingkat keandalan yang tinggi apabila sistem tersebut mampu menyediakan pasokan energi listrik yang dibutuhkan oleh konsumen secara kontinyu. Rugi–rugi daya yang terjadi pada saluran mengakibatkan turunnya tegangan pada saluran dan menyebabkan kerugian karena semakin berkurangnya keandalan sistem dalam menyalurkan listrik ke beban. Untuk mengurangi terjadinya rugi–rugi daya pada saluran dilakukan pemasangan kapasitor. Pemasangan kapasitor dilakukan dengan memperhitungkan posisi penempatan serta ukurannya, agar penempatan kapasitor yang dilakukan dapat optimal dalam mengurangi rugi–rugi yang terjadi. Metode optimasi yang yang cukup efektif adalah algoritma genetika. Pada metode ini, penempatan kapasitor dilakukan dengan mengarah pada pemilihan kromosom yang diperoleh. Hasilnya akan diperoleh kromosom terbaik dari sebuah populasi yang ada yang berisi kondisi optimum penempatan kapasitor yang dapat memperkecil rugi–rugi daya yang terjadi pada saluran sekaligus meminimalisir banyaknya penggunaan kapasitor. Perbandingan yang bisa dilakukan dengan menggunakan aliran daya Newton-Raphson antara sebelum dan sesudah penempatan kapasitor.Kata Kunci : Rugi-rugi daya, Tegangan, Algoritma genetika, Kapasitor, Kromosom.
Optimasi Pengendali PID pada Pesawat Autopilot Berbasiskan Algoritma Genetika Rusydi, Muhammad Ilhamdi
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 5, No 2: Juli 2016
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.102 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v5n2.267.2016

Abstract

Nowadays, technology counts automation as one of the considerable features on it. The ability of machine to work independently become very important, like in aircraft industry. Aircrafts which able to decide their own path are called autopilot. In this research, the control system of pesawat was designed to keep it fly on the reference of high based on the pilot demands. Using the transfer function of aircraft, PID controller was designed based on genetic algorithm (PID-GA). The performance of PID-GA was compared to the PID which was tuned by Ziegler-Nichlos. The result showed that the chosen PID-GA which the threshold, generation and population are 10, 30, 50 performed better performance than PID-ZN. The parameter of proportional, integral and derivate controller are 9,66, 9,15 and 9.06. The specification of the  system performance based on PID-GA were 0.55 second of rise time, 5.3 second of rise time. This result were better than the PID-ZN results. The system performance based on PID-ZN 0.732 second of rise time and 19.1 second of settling time..Keywords : Autopilot, Genetic Algorithm, PIDAbstrak—Teknologi pada saat sekarang ini telah menyentuh sisi otomatisasi yang handal. Kemampuan mesin untuk bekerja secara mandiri menjadi suatu hal yang sangat penting dewasa ini, begitu juga pada industri pesawat. Pesawat yang dapat menentukan lintasan terbangnya sendiri disebutkan juga dengan autopilot. Pada penelitian ini telah dikembangkan sistem pengendalian pesawat yang dapat menjaga ketinggian terbangnya sesuai dengan yang diinginkan pilot. Dengan menggunakan fungsi alih dari sistem pesawat, maka pengendali PID dirancang berdasarkan metoda algoritma genetika atau PID-GA. Performa kendali PID-GA ini ternyata jauh lebih baik jika dibandingkan dengan metoda pengendali PID-Ziegler Nichlos (PID-ZN). Metoda pengendali PID-GA yang dipilih bekerja pada nilai batas=10, banyak generasi=30 dan populasi sebesar 50. Konstanta proporsional, integral dan derivatif yang dihasilkan adalah 9,66; 9,15 dan 9,06. Dengan kriteria tersebut, waktu naik sistem diperbaiki dari 0,732 detik pada PID-ZN menjadi 0,55 detik pada PID-GA. Sistem juga lebih cepat stabil, dimana pada PID-ZN sistem stabil setelah 19,1 detik sedangkan pada PID-GA sistem sudah stabil dalam jangka waktu 5,3 detik. Hasil ini memperlihatkan betapa kendali PID-GA bekerja sangat baik pada sistem pesawat autopilot.Kata Kunci : Autopilot, Algoritma Genetika, PID.
Perancangan Antena Mikrostrip Segiempat Peripheral Slit untuk Aplikasi 2,4Ghz dengan Metode Pencatuan Proximity Coupled Putra, Rico Bernando; Alam, Syah; Surjati, Indra
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 7, No 1: March 2018
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.79 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v7n1.520.2018

Abstract

Microstrip antenna is one of the fastest growing antennas in telecommunication system. Microstrip antenna has been widely used because it has many advantages such as a compact, practical and easy to adjusting polarize, commonly applied to modern telecommunications equipment today. This paper aims to create a rectangular microstrip patch antenna that works at a 2.4 GHz frequency for Wireless Fidelity (Wi-Fi) applications. In the technique of feeder is used the proximity feeders to increase bandwidth and maintain a small return loss. In this antenna design is used some software as aid in making antenna, that is PCAAD and AWR Design Environment 2009. The result obtained from design of this antenna is antenna work at frequency 2,244 GHz - 2,537 GHz with VSWR at value 1.013 and gain at value 5.532 dB and Return Loss at -43.85 dB.Keywords : Microstrip Antenna, Rectangular, Proximity, VSWR, Return Loss, Wi-Fi AbstrakAntena mikrostrip saat ini merupakan salah satu antenna yang sangat pesat perkembangannya dalam sistem telekomunikasi. Antena mikrostrip telah banyak digunakan karena memiliki banyak keuntungan seperti bentuknya yang ringkas, praktis dan mudah untuk mengatur polarisasinya, sehingga banyak diaplikasikan pada peralatan-peralatan telekomunikasi modern saat ini. Pada tulisan ini, dirancang sebuah antena mikrostrip patch segiempat yang bekerja pada frekuensi 2,4 GHz untuk aplikasi Wireless Fidelity (Wi-Fi). Dalam teknik pencatuannya digunakan pencatuan proximity coupled yang bertujuan untuk meningkatkan bandwidth dan menghasilkan return loss ≤ -10 dB dan VSWR ≤ 2 . Pada perancangan antena ini digunakan beberapa perangkat lunak sebagai bantuan dalam pembuatan antena, diantaranya PCAAD dan AWR Design Environment 2009. Hasil yang diperoleh dari rancang bangun antena ini adalah antena bekerja pada frekuensi 2,244 GHz - 2,537 GHz dengan VSWR pada nilai 1,013 dan Gain pada nilai 5,532 dB dan Return Loss pada  nilai -43,85 dB.Kata Kunci : Antena Mikrostrip, Rectangular, Proximity, VSWR, Return Loss, Wi-FiÂ