cover
Contact Name
Syafii
Contact Email
jnte@ft.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Syafii@ft.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23022949     EISSN : 24077267     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Nasional Teknik Elektro (JNTE) adalah jurnal ilmiah peer-reviewed yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas dengan versi cetak (p-ISSN:2302-2949) dan versi elektronik (e-ISSN:2407-7267). JNTE terbit dua kali dalam setahun untuk naskah hasil/bagian penelitian yang berkaitan dengan elektrik, elektronik, telekomunikasi dan informatika.
Arjuna Subject : -
Articles 604 Documents
Kontrol Kecepatan Robot Hexapod Pemadam Api menggunakan Metoda Logika Fuzzy ., Darwison; Wahyudi, Rian
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 4, No 2: September 2015
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.328 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v4n2.170.2015

Abstract

This study aims to create a hexapod robot speed control fire extinguisher using fuzzy logic method . By applying the method of fuzzy logic will make the robot move smoother and comparable to the distance . The input of the fuzzy logic method is obtained from three ultrasonic sensors as detection distance to the wall / barrier . Hexapod robot using a servomotor with torgue large enough to perform the movement . Robot speed will be faster if the purpose of the movement of the robot is still far from the wall / barrier and vice versa . Microcontroller with fuzzy logic -based program of its use as a controller movement . The results showed that more refined movement based on the distance read by the sensor , where the sensor is experiencing an error distance measurement is influenced by the material wall / barrier . For the wall material / to obstacle of the board experienced a reading error of 0.18 % , amounting to 0.5 % of books and dolls of 1.58 %.Keywords: hexapod robot, fuzzy logic, and speed controlABSTRAK—Penelitian ini bertujuan membuat kontrol kecepatan robot hexapod  pemadam api menggunakan metoda logika fuzzy. Dengan menerapkan metoda logika fuzzy akan membuat pergerakan robot lebih halus dan sebanding dengan jaraknya. Input dari metoda Logika fuzzy didapatkan dari tiga sensor ultrasonik sebagai pendeteksi jarak terhadap dinding/penghalang. Robot hexapod menggunakan servomotor dengan torgue yang cukup besar untuk melakukan pergerakan. Kecepatan robot akan lebih cepat jika tujuan pergerakan robot masih jauh dari dinding/penghalang dan sebaliknya. Mikrokontroler dengan program berbasis fuzzy logic-nya digunakan sebagai pengontrol pergerakan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pergerakan lebih halus berdasarkan jarak yang terbaca oleh sensor, dimana sensor mengalami kesalahan pengukuran jarak yang dipengaruhi oleh bahan dinding/penghalang. Untuk bahan dinding/pengahalang dari papan mengalami kesalahan pembacaan sebesar 0,18%, buku sebesar 0,5% dan boneka sebesar 1,58%.Kata Kunci : robot hexapod, logika fuzzy, dan kontrol kecepatan
Karakteristik beban-beban motor induksi di tambang PT Semen Padang ., Zaini
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 1, No 1: September 2012
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1018.677 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v1n1.60.2012

Abstract

Motor induksi sudah menjadi penggerak utama beban-beban di industri dalam 50 tahun terakhir. Konstruksi yang sederhana, harga dan kinerja adalah beberapa faktor yang meningkatkan popularitas motor ini di kalangan industri. Untuk kasus tambang PT Semen Padang, motor induksi diaplikasikan pada mobile crasher, belt conveyer dan vibrating screen. Umum nya motor-motor tersebut berdaya besar tetapi memiliki faktor daya yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa karakteristik beban yang terhubung dengan mengukur arus dan tegangan motor-motor tersebut. Pengaruh volume dan ukuran material batu gunung terhadap operasi motor induksi akan dibahas.. Penelitian ini sangat bermanfaat bagi pihak PT Semen Padang karena dapat memahami kondisi riil motor induksi di tambang, mengambil tindakan penghematan konsumsi energi listrik dan mengurangi biaya beban induktif yang dibebankan oleh PT PLN sebagai penyedia energi listrik.Kata Kunci :Motor Induksi, Karakteristik beban, PT. Semen Padang
Penguat Audio Kelas D Dengan Umpan Balik Tipe Butterworth Dewantoro, Gunawan; Setiaji, Franciscus Dalu; Pragustha, Tio
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 5, No 1: Maret 2016
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.977 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v5n1.178.2016

Abstract

A class D amplifier would, in ideal sense, amplify signals without any noises and distortions which yield 100% efficiency and 0% Total Harmonic Distortion (THD). However, class D amplifiers have some drawbacks that lead to nonlinearity and increasing THD. Therefore, a feedback mechanism was employed to enhance THD performance of amplifier. Some feedback techniques have been using first order filter in the feedback path to retrieve audio signals. This research proposed a second order filter with Butterworth approach. A power amplifier was realized using full-bridge amplifier with MOSFETs to provide greater power. This class D amplifier was designed to meet following specifications: maximum output power up to 32.6 W with an 8 Ω load, sensitivity of 90 mV/W, frequency response ranging from 20 Hz – 20 kHz with tolerance ± 1 dB, THD as low as 1.1 %, SNR up to 90.16 dB, and efficiency of 82.1%.    Keywords : Class D Amplifier, Feedback, Butterworth, Total Harmonic Distortion                                                                                    Abstrak—Proses penguatan sinyal pada penguat kelas D idealnya tidak terdapat derau dan distorsi sehingga penguat kelas D dapat menghasilkan efisiensi hingga 100 % dan THD (Total Harmonic Distortion) 0%. Namun pada praktisnya, penguat kelas D memiliki beberapa kekurangan yang menyebabkan keluaran penguat kelas D menjadi tidak linear sehingga mengakibatkan naiknya THD. Oleh karena permasalahan tersebut, diberikan sutau mekanisme umpan balik negatif yang dapat memperbaiki kualitas THD dari penguat. Beberapa teknik umpan balik negatif menggunakan tapis orde 1 pada umpan balik untuk mendapatkan frekuensi audio. Penelitian ini merancang teknik umpan balik negatif menggunakan tapis orde 2 dengan pendekatan Butterworth. Penguat daya diwujudkan menggunakan penguat jembatan penuh dengan MOSFET yang dapat menghasilkan daya lebih besar. Penguat kelas D yang dibuat mempunyai spesifikasi antara lain: daya keluaran maksimum mencapai 32,6 Watt pada beban 8 Ω, dengan kepekaan penguat 90 mV/W, memiliki tanggapan frekuensi 20 Hz – 20 kHz dengan toleransi ± 1 dB, THD dengan umpan balik mencapai 1,1 % , SNR hingga 90,16 dB serta efisiensi penguat mencapai 82,1%.                                                       Kata Kunci : Penguat Kelas D, Umpan Balik, Butterworth, Total Harmonic Distortion
Program Aliran Daya Untuk Analisis Sistem Distribusi Dengan Penambahan Photovoltaic Model ., Syafii; Maulana, Ricky
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 1, No 1: September 2012
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.715 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v1n1.65.2012

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat memicu kebutuhan akan energi, terutama energi listrik. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa listrik telah menjadi bagian yang sangat penting bagi umat manusia. Di negara berkembang seperti Indonesia, idealnya pertumbuhan listrik 2-2,5 kali lipat dibandingkan pertumbuhan ekonomi. Kenyataannya, saat ini pertumbuhan listrik per tahun hanya 7-8 persen. Penambahan pembangkit dengan energi yang dapat terbarukan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kebutuhan akan listrik. Seperti dengan penambahan pembangkit listrik dengan tenaga matahari atau photovoltaic. Dalam artikel ini, perhitungan aliran daya menggunakan metoda fast decoupled dengan model photvltaic yang terhubung ke jaringan distribusi. Program aliran daya dibangun menggunakan Microsoft visual studio 2010 dengan Bahasa Pemograman C++.Penambahan  variasi jumlah dan ukuran photvoltaic pada sistem distribusi akan mengurangi rugi-rugi daya dan jatuh tegangan. Kata Kunci :Kebutuhan listrik, Photovltaic, Microsoft visual studio 2010, Rugi-rugi daya, Jatuh tegangan
Evaluasi Pola Tingkah Laku Tegangan Sistem Eksitasi Generator Dengan Metoda Penempatan Kutub Menggunakan Algoritma Bass–Gura Laksono, Heru Dibyo; Yulianto, Noris Fredi
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 2, No 2: September 2013
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.493 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v2n2.70.2013

Abstract

In power systems, the behavior patterns of excitation system voltage is very important to note because it can affect the voltage stability of the power system. Several previous studies showed performance behavior pattern generator excitation system voltage is less than satisfactory at the point of operation. Under these conditions, conducted a study of the patterns of behavior of dynamic voltage generator excitation system with pole placement method using the Bass-Gura algorithm. With the help of information obtained by Matlab software, that behavior pattern generator excitation system voltage indicates better performance compared to the performance of the behavior patterns of excitation system voltage without the pole placement method.Keywords: generator excitation systems, pole placement method, bass-Gura, performance AbstrakDalam sistem tenaga listrik, pola tingkah laku tegangan sistem eksitasi merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan karena dapat mempengaruhi kestabilan tegangan sistem tenaga listrik.  Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan performansi pola tingkah laku tegangan sistem eksitasi generator yang kurang memuaskan pada titik operasinya. Berdasarkan kondisi tersebut, dilakukan suatu studi dinamik mengenai pola tingkah laku tegangan pada sistem eksitasi generator dengan metoda penempatan kutub menggunakan algoritma Bass-Gura. Dengan bantuan perangkat lunak Matlab diperoleh informasi, bahwa pola tingkah laku tegangan sistem eksitasi generator menunjukkan performansi yang lebih baik dibandingkan performansi pola tingkah laku tegangan sistem eksitasi tanpa metoda penempatan kutub.Keywords: generator excitation systems, pole placement method, bass-Gura, performance  
Pemantauan Ruang Inkubator Penetasan Telur Ayam Dengan Berbasis Telemetri Menggunakan Arduino Uno R3 Shafiudin, Sofyan; Rohma, Fida Jazilatur; Prasetya, Abdilla Eka; Firmansyah, Rifqi
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 5, No 1: Maret 2016
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jnte.v5n1.181.2016

Abstract

The need for data on environmental conditions around has been encouraging people to create a tool that can measure environmental conditions. One thing that could explain the environmental condition is temperature. In this study, designed a device that can measure the temperature in the incubator hatching chicken eggs and transmit data such as temperature telemetry. These devices can transmit data remotely and at any time the data is needed, making it easier for someone to monitor chicken egg incubator without always keeping. This research was done by designing, manufacturing, and testing telemetry system which consists of two main parts namely the transmitter and receiver. In the transmitter section consists of components temperature sensors, Arduino Uno R3 and RF Module Board 433 MHz, while the receiver section consists of an Arduino Uno R3, laptops, and RF 433 MHz Module Board. The main function of Arduino Uno R3 is as processing data from temperature sensors and sends the data to the receiver. Based on research results when transmitter and receiver are placed in ambient conditions without barriers (there are gaps), the system can run properly and there is no error in the distance range up to 8 meters. Meanwhile, when the transmitter and receiver placed entirely unobstructed walls, obtained by the system can not run well, although the distance is close to 1 meter.Keywords : Telemetry , Temperature Sensor , Arduino Uno R3, Transmitter & Receiver Abstrak-Kebutuhan akan data mengenai kondisi lingkungan sekitar telah mendorong manusia untuk membuat alat yang bisa mengukur kondisi lingkungan. Salah satu hal yang bisa menjelaskan mengenai kondisi lingkungan adalah suhu. Pada penelitian ini, dirancang suatu perangkat yang dapat mengukur suhu pada inkubator penetasan telor ayam dan mengirimkan data yang berupa suhu secara telemetri. Perangkat ini dapat mengirimkan data dari jarak jauh dan pada waktu kapanpun data tersebut dibutuhkan, sehingga memudahkan seseorang dalam memantau inkubator telor ayam tanpa harus selalu menjaganya. Penelitian ini dilakukan dengan cara merancang, membuat, dan melakukan uji coba sistem telemetri yang terdiri dua bagian utama yakni transmitter dan receiver. Pada bagian transmitter terdiri komponen sensor suhu, Arduino Uno R3, dan RF Module Board 433 MHz, sedangkan bagian receiver terdiri atas Arduino Uno R3,  laptop, dan RF Module Board 433 MHz. Fungsi utama Arduino Uno R3 adalah sebagai pemroses data dari sensor suhu dan mengirimkan data kepada receiver. Berdasarkan hasil penelitian ketika transmitter dan receiver diletakkan dalam kondisi ruangan tanpa penghalang ( terdapat celah ), sistem dapat berjalan dengan baik dan tidak terjadi kesalahan dalam jangkauan jarak maksimal 8 meter. Sedangkan, ketika transmitter dan receiver diletakkan dengan terhalang dinding sepenuhnya, diperoleh sistem tidak dapat berjalan dengan baik, walaupun jaraknya dekat 1 meter.Kata kunci : Telemetri , Sensor Suhu , Arduino Uno R3, Transmitter & Receiver
Application of Genetic Algorithm to Minimize Harmonic in Multilevel Inverter Budiman, Firmansyah Nur; Windarko, Novie Ayub; Kuswadi, Son
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 5, No 1: Maret 2016
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.25 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v5n1.192.2016

Abstract

In inverter design, harmonic voltage is the main issue which affects the performance of the inverter. Generally, the harmonic minimization problem complexity is influenced by the number of harmonic orders to be minimized. This paper presents the utilization of genetic algorithm (GA) to solve harmonic minimization problem in multilevel inverter. The objective is to find relationship between the number of minimized harmonic orders and the results of total harmonic distortion (THD). The inverter to investigate is 11-level, but it is also applicable to multilevel inverters with any number of levels. The results show that harmonic contained in the output voltage has a small dependence on the number of harmonic orders that are minimized. However, the best results are still satisfied even though involving higher number of harmonics. The best-obtained THD, evaluated until 19th harmonic, is 2.76%, which is fairly low and thus acceptable.Keywords : Harmonic, genetic algorithm, multilevel inverter and optimization.Abstrak—Dalam desain inverter, harmonisa tegangan merupakan permasalahan utama yang mempengaruhi performa inverter. Pada umumnya, kompleksitas permasalahan minimisasi harmonisa dipengaruhi oleh jumlah orde harmonisa yang akan diminimisasi. Paper ini membahas utilisasi algoritman genetika untuk menyelesaikan persoalan minimisasi harmonisa di inverter multilevel. Tujuannya adalah untuk menemukan hubungan antara jumlah orde harmonisa yang diminimisasi dan total harmonic distortion (THD) yang dihasilkan. Inverter yang diinvestigasi adalah inverter 11-level, akan tetapi studi ini bisa diaplikasikan ke inverter multilevel dengan jumlah level yang lain. Hasil studi menunjukkan bahwa harmonisa di tegangan keluaran inverter memiliki keterkaitan yang kecil terhadap jumlah orde harmonisa yang diminimisasi. Akan tetapi, hasil yang paling bagus tetap masih didapatkan ketika jumlah harmonisa yang diminimisasi banyak. THD terbaik yang diperoleh, dievaluasi hingga harmonisa ke-19, adalah 2,76%, dimana angka ini cukup kecil dan dapat diterima.Kata Kunci : Harmonisa, algoritma genetika, inverter multilevel dan optimisasi.
Analisa Delay Yang Terjadi Pada Penerapan Demilitarized Zone (DMZ) Terhadap Server Universitas Andalas Ikhwan, Syariful; Elfitri, Ikhwana
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 3, No 2: September 2014
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1527.657 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v3n2.75.2014

Abstract

Network security is vital to a computer network. Weaknesses in computer networks if not maintained and protected will cause harm in the form of data loss, damage of system server, not optimal in serving the user or even the loss of valuable institutional assets. To maintaining the security of computer networks and servers, various methods were developed, including firewall DMZ (Demiliterized Zone). DMZ is a firewall method of grouping the servers so that the data traffic passing could be better regulated. The results of a study of the application of the method at the University of Andalas DMZ significantly reduce attacks on existing server systems. Application of the method of the DMZ at Andalas University shows the packet delay to the entry and exit of 0.1544 ms. This delay percentage increased by 126% from the previous delay. Keywords: Network Security,Encryption, Server, Delay, DMZ AbstrakKeamanan jaringan sangat vital bagi sebuah jaringan komputer. Kelemahan-kelemahan yang terdapat pada jaringan komputer jika tidak dilindungi dan dijaga dengan baik akan menyebabkan kerugian berupa kehilangan data, kerusakan sistem server, tidak maksimal dalam melayani user atau bahkan kehilangan aset-aset berharga institusi. Dalam menjaga keamanan jaringan komputer dan server maka dikembangkanlah berbagai metoda perlindungan diantaranya firewall DMZ (Demiliterized Zone). DMZ adalah sebuah metoda firewall yang melakukan pengelompokan terhadap server-server sehingga lalu lintas data yang lewat bisa diatur dengan lebih baik. Hasil penelitian terhadap penerapan metoda DMZ di Universitas Andalas mengurangi secara signifikan serangan terhadap sistem server yang ada. Penerapan metoda DMZ di Universitas Andalas menunjukkan terjadinya delay terhadap paket yang keluar masuk sebesar 0,1544 ms. Persentase delay ini naik  sebesar 126% dari delay sebelumnya.Kata Kunci: Keamanan Jaringan, Enkripsi, Server, Delay, DMZ
Rancang Bangun Low Power Elektric Surgery (Pisau Bedah Listrik) pada Frekuensi 10 KHz Firmansyah, Teguh; Alfanz, Rocky; Suwandidan, Windra Bagus
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 5, No 1: Maret 2016
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jnte.v5n1.213.2016

Abstract

In this study, It is proposed a design of electric surgery on 10 KHz. This device consists of a power supply circuit, a voltage regulator, and a frequency counter. The purpose of this study is expected to minimize the occurrence of spark overs and the occurrence of burns. The measurement results show that LPES is working with a power of 26 watts and a frequency of 11.16 KHz. Electric surgery was tested against buffalo meat, mutton and beef. In beef by applying a voltage of 28.7 volts takes 51 seconds, using a voltage of 28.1 volts takes 53 seconds, using a voltage of 27.8 volts takes 57 seconds. In goat meat by using a voltage of 28.7 volts takes 30 seconds, using a voltage of 28.1 volts takes 41 seconds, using a voltage of 27.8 volts takes 49 seconds. In buffalo meat by using a voltage of 28.7 volts takes 52 seconds, using a voltage of 28.1 volts takes 56 seconds, using a voltage of 27.8 volts takes 59 seconds.  Compare to another electric surgery, this study had low power and low frequency, so as to minimize the occurrence of spark over with good speed cutting process.Keywords : Electric surgery, low power, spark over, speed cutting.Abstrak— Pada penelitian ini diusulkan rancang bangun low power elektro surgery (LPES), pisau bedah listrik, pada frequency 10KHz yang digunakan dalam pengujian daging. Alat ini terdiri dari rangkaian power supply, regulator tegangan, dan  pencacah frequency. Tujuan penelitian ini diharapkan meminimalisir terjadinya spark over dan terjadinya luka bakar. Hasil pengukuran menunjukan bahwa alat ini bekerja dengan daya sebesar 26 Watt dan frekuensi sebesar 11,16 KHz. Electric surgery ini diuji coba terhadap daging kerbau, daging kambing, dan daging sapi. Pada daging sapi dengan menggunakan tegangan 28,7 Volt membutuhkan waktu 51 detik, dengan menggunakan tegangan 28,1 Volt membutuhkan waktu 53 detik, dengan menggunakan tegangan 27,8 Volt membutuhkan waktu 57 detik. Pada daging kambing dengan menggunakan tegangan 28,7 Volt membutuhkan waktu 30 detik, dengan menggunakan tegangan 28,1 Volt membutuhkan waktu 41 detik, dengan menggunakan tegangan 27,8 Volt membutuhkan waktu 49 detik. Pada daging kerbau dengan menggunakan tegangan 28,7 Volt membutuhkan waktu 52 detik, dengan menggunakan tegangan 28,1 Volt membutuhkan waktu 56 detik, dengan menggunakan tegangan 27,8 Volt membutuhkan waktu 59 detik. Jika dibandingkan dengan hasil penelitian lainnnya, penelitian ini memiliki daya rendah dan frekuensi rendah, sehingga dapat meminimalisir terjadinya spark over dengan kecepatan proses pemotongan yang baik.Kata Kunci : Pisau bedah listrik, low power, spark over, kecepatan pemotoangan.
Perancangan dan Analisis Kinerja Pengkodean Audio Multichannel Dengan Metode Closed Loop Sobirin, Muhammad; Elfitri, Ikhwana
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 3, No 2: September 2014
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1595.214 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v3n2.80.2014

Abstract

The latest international standardized codec is MPEG Surround. But the open-loop system of the MPEG Surround not able to minimize errors. In this research, the design and performance analysis of the audio coding in MPEG Surround with closed-loop method which can minimize the occurrence of errors on multichannel audio compression was applied. The implementation of closed-loop method increase the value of Signal to Noise Ratio (SNR). The average value of SNR for all bit rate for open-loop and closed-loop method are  17.67385 dB and 23.82338 dB, respectively. The highest SNR increase reaches 82.72% in comparison with the open-loop method. The average value increase of Objective Difference Grade (ODG) for the entire audio sample is equal to 0.143917. In perceptual objective test and subjective tests indicate that the MPEG Surround with closed-loop method works better than the open-loop method. Overall, the impairment of audio compression is imperceptible at bit rate 90 kbps or higher.Keywords: Multichannel Audio, MPEG Surround, Closed loopAbstrakCodec terbaru yang telah distandardisasi secara internasional adalah MPEG Surround. Namun sistem MPEG Surround open loop tidak memiliki kemampuan untuk meminimalkan error. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan dan analisis kinerja pengkodean audio dengan metode closed loop pada MPEG Surround yang dapat meminimalisasi terjadinya error pada kompresi audio multichannel. Penerapan metode closed loop menyebabkan kenaikan nilai Signal to Noise Ratio (SNR). Nilai rata-rata SNR untuk semua bit rate yang diperoleh adalah 17.67385 dB untuk metode open loop dan 23.82338 dB pada metode closed loop. Kenaikan SNR tertinggi mencapai 82.72% dibandingkan dengan metode open loop. Nilai rata-rata kenaikan Objective Difference Grade (ODG) untuk seluruh sampel audio adalah sebesar 0.143917. Secara perceptual objective test maupun subjective test menunjukkan bahwa audio hasil kompresi MPEG Surround dengan metode closed loop bekerja lebih baik daripada metode open loop. Secara keseluruhan, impairment pada audio hasil kompresi bersifat imperceptible pada bit rate 90 kbps atau yang lebih tinggi.Kata Kunci : Audio multichannel, MPEG Surround, Closed loop

Page 6 of 61 | Total Record : 604