cover
Contact Name
Almubarak
Contact Email
almubarak_kimia@ulm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
quantum@ulm.ac.id
Editorial Address
Ruang Dosen Program Studi Pendidikan Kimia, Gedung Laboratorium PMIPA FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Jl. Brigjen. H. Hasan Basry Banjarmasin 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains
ISSN : 20867328     EISSN : 25500716     DOI : https://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Science, Education,
Quantum is the Journal of Innovation Science Education, published by the Department of Chemistry Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Lambung Mangkurat. The journal is published twice a year in April and October, contains articles in the form of a review, the results of complete research or critical analysis study of Science and Education Science (Chemistry, Biology, Physics, and Applied Science)
Articles 333 Documents
ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN AJAR MATA KULIAH GIZI DAN KESEHATAN BERORIENTASI LAHAN BASAH Ratna Yulinda; Rizky Febriyani Putri
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 13, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v13i1.11918

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kebutuhan bahan ajar mata kuliah Gizi dan Kesehatan berorientasi lahan basah. Analisis kebutuhan bahan ajar ini merupakan bagian dari tahapan pendefinisian (define) pada penelitian lain yang menggunakan pengembangan bahan ajar dengan model 4D (Define, Design, Develop, Dessiminate). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket melalui penyebaran googleform. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai dengan Juni 2021 di program studi Pendidikan IPA FKIP Universitas Lambung Mangkurat. Partisipan dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan IPA yang telah menempuh mata kuliah gizi dan kesehatan. Jumlah partisipan sebanyak 91 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa membutuhkan bahan ajar berupa modul, buku ajar, Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) dan Hand Out dengan memuat kearifan lokal daerah Kalimantan Selatan. Kegiatan pembelajaran yang diharapkan adalah melalui kegiatan observasi (praktikum), ceramah, diskusi serta Tanya jawab. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa diperlukan bahan ajar yang berupa modul maupun buku ajar yang memuat kearifan lokal daerah Kalimantan Selatan, serta dosen pengampu mata kuliah merancang kegiatan pembelajaran yang disertai dengan observasi, ceramah, diskusi serta tanya jawab.
PENGARUH PENGGUNAAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK KELAS X PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI Aminuddin Prahatama Putra; Nurul Hidayati Utami
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 13, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v13i2.14355

Abstract

Pembelajaran dengan memanggunakan flipped classroomdibagi atas dua fase berupa (1) fase outclass kelas dengan mengungah bahan sebelum dilaksanakan pembelajaran dengan memanfaatkan LMS berupa Culture Literacy Digital Wetland,  kemudian (2) fase inclass dengan diskusi dan memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menguji pengaruh flipped classroom pada hasil belajar peserta didik pada materi Biologi dan (2) mendeskripsikan kemandirian belajar peserta didik. Pada penelitian menggunakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan  The non equivalent Kontrol Group pretest-posttest Design. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 4 Banjarmasin pada kelas  X MIPA 1 sebagai kelas kontrol dan  X MIPA 2 sebagai kelas ekperimen pada tahun ajaran 2021/2022. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian tes kognitif terkait dengan hasil belajar dan angket sikap terhadap kemandirian belajar dalam bentuk skala likert.  Hasil penelitian menunjukkan (1) penggunaan flipped clasroom mempengaruh terhadap hasil belajar peserta didik pada materi Biologi dibandingkan kelas kontrol (2) Kemandirian belajar peserta didik menunjukkan pada kategori tinggi pada kelas yang menggunakan flipped clasroom jika dibandingkan pada kelas kontrol yang terkategori sedang
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA BUKU DIGITAL MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN PADA PEMBELAJARAN IPA Haning Hasbiyati; Nirma Iza Afidati; Arini Haque
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 13, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v13i2.13416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku digital materi pencemaran lingkungan yang layak digunakan sebagai multimedia pada pembelajaran IPA. Penelitian ini merupakan metode R&D dengan mengadaptasi model pengembangan Alessi & Trollip yang terdiri dari: (1) perencanaan, (2) desain, dan (3) pengembangan. Uji coba produk terdiri dari uji alpha yang dilakukan oleh ahli multimedia dan ahli materi, dan uji beta yang dilakukan melalui ujicoba pada siswa. Hasil analisa data pengembangan buku digital materi pencemaran lingkungan pada pembelajaran IPA diperoleh hasil tes alpha yaitu rata-rata hasil tingkat kelayakan produk dari ahli multimedia sebesar 82,22% dan dari ahli materi sebesar 82,5% dengan kriteria kelayakan adalah sangat layak. Berdasarkan hasil tes beta diperoleh bahwa multimedia pembelajaran menggunakan buku digital materi pencemaran lingkungan pada pembelajaran IPA di dalam kelas adalah 80,27% dengan kriteria kelayakan adalah layak. Sehingga berdasarkan tes alpha dan tes beta maka multimedia pembelajaran menggunakan buku digital materi pencemaran lingkungan pada pembelajaran IPA dinyatakan layak untuk diterapkan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS V PADA MATA PELAJARAN IPA Suci Nanda; Fathul Zannah; Agung Riadin
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 13, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v13i2.13697

Abstract

Salah satu masalah pendidikan yang ada pada saat ini yaitu pada proses pembelajaran yang hanya menekankan peserta didik untuk menghafal berbagai informasi tanpa bisa mengaitkannya dengan kehidupan sehari – hari. Melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing, peserta didik dapat mengembangkan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik secara seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas V di SDN 1 Panarung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain penelitian pretest – posttest control group design. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas V SDN 1 Panarung dengan taraf signifikan  < 0,05 atau 0,007 < 0,05.
ANALISIS MISKONSEPSI LARUTAN PENYANGGA DENGAN TES PILIHAN GANDA EMPAT TINGKAT PADA SISWA Maimun Wahab; Ishak Isa; Lukman Abdul Rauf Laliyo
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 13, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v13i1.12263

Abstract

Miskonsepsi adalah konsepsi siswa yang rancu dalam memahami suatu materi. Salah satu materi pelajaran kimia yang mengalami miskonsepsi yaitu larutan penyangga. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan miskonsepsi larutan penyangga siswa di Gorontalo yang dikategorikan dalam lima aspek yaitu paham konsep, miskonsepsi false positive, miskonsepsi false negative, miskonsepsi keseluruhan dan tidak paham konsep. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif menggunakan tes pilihan ganda empat tingkat. Responden adalah siswa (N=203) kelas XI di salah satu sekolah unggulan di Gorontalo. Data dianalisis dengan tiga cara: (1) menganalisis data konsepsi siswa berdasarkan kategori, (2) mencari data konsepsi siswa berdasarkan pola jawaban siswa, (3) menganalisis pilihan jawaban siswa yang sulit dipahami. Hasil penelitian ditemukan bahwa: (1) kategori miskonsepsi false positive 17,7 ditemukan pada konsep larutan penyangga, miskonsepsi false negative 10,3% ditemukan pada komponen larutan penyangga dan miskonsepsi keseluruhan ditemukan pada fungsi larutan penyangga 22,7%. (2) Berdasakan pola jawaban siswa miskonsepsi positif terdapat pada konsep larutan penyangga dan sifat larutan penyangga (soal nomor 1,5, dan 6), miskonsepsi false negative terdapat pada perhitungan pH larutan penyangga asam (soal nomor 4) dan miskonsepsi keseluruhan terdapat pada komponen larutan penyangga, sifat larutan penyangga, dan fungsi larutan penyangga (soal nomor 2,3,7,8,9 dan 10). (3) Berdasarkan persentase ditemukan pilihan jawaban yang sulit dipahami oleh siswa terdapat pada soal nomor 8 yaitu fungsi larutan penyangga dengan persentase 22,7%. Penelitian ini menjadi bahan evaluasi bagi pengembangan pembelajaran remedial.
PENGEMBANGAN MEDIA POSTER MELALUI APLIKASI CANVA BERMUATAN ETNOSAINS PADA METERI KOLOID UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR Rima Rahmila; Rilia Iriani; Muhammad Kusasi; Leny Leny
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 13, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v13i2.13079

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan media Poster bermuatan etnosains pada materi koloid bertujuan menghasilkan media belajar yang valid, praktis dan efektif. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4D (define, design, development & disseminate). Uji coba media belajar yang dikembangkan dilakukan pada peserta didik SMANegeri 11 Banjarmasin Tahun Ajaran 2021/2022. Uji coba media belajar yang dikembangkan dilakukan pada peserta didik SMA Negeri 11 Banjarmasin kelas XI MIPA 1 yakni uji coba perorangan, kelompok kecil dan terbatas. Teknik pengumpulan data yakni angket (validasi, keterbacaan, respon), observasi dan tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan media yang dikembangkan telah memenuhi kriteria sebagai berikut: (1) sangat valid (aspek kelayakan isi, desain grafis layout, gambar, pengorganisasian dan bahasa) berdasarkan uji kelayakan oleh kelompok ahli; (2) Praktis, berdasarkan uji keterbacaan perorangan dan kelompok, respon peserta didik dan guru; (3) Efektif, berdasarkan hasil uji coba terbatas hasil belajar yang termasuk kriteria tinggi, serta motivasi belajar juga termasuk kriteria tinggi. Secara keseluruhan poster yang dikembangkan mampu meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar peserta didikdan sebagai suatu bentuk media yang mengemukakan etnosains dalam pembelajaran kimia.
PENGARUH MODEL TPS BERBANTUAN VIDEO ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK Sofi Ira Fanti; Murtihapsari Murtihapsari; Yunita Pare Rombe
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 13, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v13i2.13977

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) berbantuan video animasi terhadap hasil belajar kognitif peserta didik kelas XI IPA di Madrasah Aliyah Negeri Manokwari. Jenis penelitian true eksperimental design dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi yang digunakan dari peserta didik kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah peserta terdiri dari  26 siswa. Hasil analisis uji Paired Sample t-test pada pasangan 1 dan 2 diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima sesuai dengan kriteria pengujian hipotesis. Sehinggs dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran TPS (Think Pair Share) berbantuan video animasi berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif peserta didik dengan persen pengaruh yaitu sebesar 60%.
PENGGUNAAN TWO TIER MULTIPLE CHOICE UNTUK ANALISIS MISKONSEPSI MAHASISWA Jesi Jecsen Pongkendek; Marantika Lia Kristyasari
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 13, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v13i1.12955

Abstract

Miskonsepsi adalah pemahaman konsep yang tidak sesuai dengan konsep yang sebenarnya. Miskonsepsi pada pembelajaran kimia oleh mahasiswa mengakibatkan hasil belajar kimia yang mereka peroleh rendah. Penelitian yang dilakukan ini merupakan penelitian deskriptif. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh gambaran miskonsepsi mahasiswa pada materi kesetimbangan kimia. Penelitian dilakukan pada mahasiswa semester 3, 5 dan 7 di Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Musamus berjumlah 24 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen TTMC yang terdiri dari 15 butir soal terdiri dari tier 1 dan tier 2. Dari 15 soal tersebut, memiliki 3 indikator konsep kesetimbangan kimia yang masing-masing terdiri dari 5 soal. Analisis miskonsepsi mahasiswa menggunakan metode GRM. Berdasarkan analisis dengan metode GRM diperoleh hasil sebagai berikut : (1) berdasarkan butir soal, ada 5 soal yang memiliki tingkat miskonsepsi lebih dari 20% yaitu soal 3 dan 4  (25%), soal 5 (29%), soal 14 (33%) dan soal 15 (33%); (2) berdasarkan indikator konsep kesetimbangan kimia, prosentase tingkat miskonsepsi terbesar terdapat pada indikator pertama dan ketiga yaitu 19% sedangkan indikator kedua hanya 3,2%. Melalui penelitian initerlihat bahwa miskonsepsi yang dimiliki oleh mahasiswa jurusan Pendidikan Kimia Universitas Musamus pada materi kesetimbangan kimia terbagi menjadi dua yaitu pada butir soal dan indikator konsep.
ANALISIS FAKTOR KESULITAN BELAJAR IPA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Miftahul Jannah; Annisa Arrahma; Erlinawati Erlinawati; M. Rahmad; Yennita Yennita
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 13, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v13i2.14230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kesulitan belajar IPA Fisika siswa Sekolah Menengah Pertama. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII dan VIII di SMP Negeri 6 Tapung dan MTs Negeri 1 Kampar. Pengumpulan data berupa penyebaran angket. Instrumen yang digunakan adalah lembar angket. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan faktor kesulitan belajar IPA Fisika siswa kelas VII SMP/MTs meliputi aspek sikap pada item kurangnya percaya diri dalam belajar 48%, aspek intelegensi pada item konsep IPA Fisika yang abstrak 59%, dan kemampuan mengingat 57%. Aspek formula matematis pada item banyaknya persamaan atau rumus 54%, dan kemampuan menyelesaikan perhitungan matematis 57%. Kemudian, pada siswa kelas VIII SMP/MTs meliputi aspek sikap pada item kurangnya percaya diri dalam belajar 57%. Aspek formula matematis pada item banyaknya persamaan atau rumus 57%. Simpulan penelitian ini yaitu faktor kesulitan belajar IPA Fisika berasal dari aspek sikap, intelegensi, dan formula matematis.
PREFERENSI KEBUTUHAN BAHAN AJAR MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI PADA KELOMPOK MATAKULIAH BIDANG TUMBUHAN Aidil Adhani; Muhammad Rivaldi
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 13, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v13i1.11939

Abstract

Bahan ajar merupakan segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dalam memperoleh informasi dan tersusun secara sistematis. Bahan ajar dapat membantu mahasiswa dalam mencapai kompetensi suatu materi pembelajaran, ternasuk materi pada kelompok matakuliah bidang tumbuhan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui preferensi kebutuhan bahan ajar mahasiswa biologi pada kelompok matakuliah bidang tumbuhan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualititaif dengan metode survei. pengumpulan data dilakukan dengan instrumen berupa lembar wawancara dan angket. Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Preferensi kebutuhan bahan ajar mahasiswa biologi yang diperoleh berdasarkan hasil analisis data yaitu handout dengan persentase 42,6% dan modul 33,3% dari total mahasiswa yang memberi jawaban. Selebihnya menjawab video animasi, multimedia, dan komik. Handout dan modul sebagai preferensi bahan ajar utama yang diharapkan oleh mahsiswa pada kelompok matakuliah bidang tumbuhan hendaknya disesuaikan dengan beberapa kriteria seperti bersifat kontekstual, memuat data penelitian terbaru/ praktikum, memiliki banyak gambar, penjelasan lebih sederhana, dan desain yang menarik. Dengan kriteria bahan ajar tersebut, diharapkan mahasiswa memperoleh alternatif bahan ajar yang dapat mempermudah mempelajari materi pada kelompok matakuliah bidang tumbuhan. Dosen pengampu kelompok matakuliah bidang tumbuhan dapat menjadikan data ini sebagai rujukan dalam pengembangan bahan ajar yang sesuai dengan preferensi mahasiswa di pendidikan biologi.