cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 573 Documents
Menyiapkan Siswa Dalam Menyelesaikan Berbagai Permasalahan Fisika Guna Mencapai Generasi Emas Indonesia Melalui Physics Competition (PHYSTON) Sri Hartini; Misbah Misbah; Zainuddin Zainuddin; M Arifuddin; Sarah Miriam; Saiyidah Mahtari; Dewi Dewantara
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i1.2889

Abstract

Jika dimulai saat ini, siswa yang sedang menempuh pendidikan pada 2016/2017 yang pada saat nanti tahun 2045 berusia 30 hingga 40 tahun yang disebut mencapai usia produktif, generasi emas. Pada tahun 2045, dari berbagai sumber dikatakan memiliki “bonus” demografi yang terus berlanjut dan akan berkontribusi atau sebaliknya berbencana pada berbagai sektor. Momen mengubah bangsa ini menjadi kaya, produktif dan daya saing besar, kuat, serta indah potensi dan prospeknya dapat dilakukan melalui pendidikan. Salah satu cara untuk membentuk siswa yang kreatif, kompetitif, sprotif dan bertangggung jawab adalah melalui perlombaan. Physics Competition (Physton) merupakan perlombaan di bidang Fisika dengan sasaran pelajar sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas, yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Lambung Mangkurat. Tujuan dari kegiatan physton ini meningkatkan semangat belajar fisika siswa sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas, serta mengukur sejauh mana tingkat pemahaman siswa terhadap permasalahan dan konsep fisika yang tertuang dalam bentuk soal-soal hitungan, konsep, dan praktikum/percobaan. Melalui kegiatan ini diharapkan terbentuknya  siswa yang mampu menyelesaikan berbagai persoalan fisika guna mencapai generasi emas Indonesia.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing Pada Materi Pokok Cahaya Christian Tiro; M. Arifuddin Jamal; Mastuang Mastuang
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i2.757

Abstract

Pembelajaran di SMP Negeri 21 Banjarmasin masih belum variatif, hal ini dikarenakan guru hanya menggunakan metode ceramah dalam menyampaikan materi fisika. Apabila hal ini terus dibiarkan tentu akan berdampak pada hasil belajar siswa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang layak dengan menggunakan model pembelajaran penemuan terbimbing. Secara khusus penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) validitas perangkat pembelajaran ,(2) kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP, (3) efektivitas perangkat pembelajaran ditinjau dari tes hasil belajar. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan yang mengacu pada model Dick and Carey. Data diperoleh melalui validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, dan data hasil belajar siswa.Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid  dengan kategori baik, (2) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan praktis ditinjau dari keterlaksanaan RPP dengan kategori baik, (3) perangkat pembelajaran dinyatakan efektif ditinjau dari tes hasil belajar yang berkategori sedang. Dengan demikian disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan menggunakan model pembelajaran penemuan terbimbing pada pokok bahasan cahaya valid, praktis dan efektif.  
Pengembangan Modul Fisika Berintegrasi Kearifan Lokal Membuat Minyak Lala Untuk Melatih Karakter Sanggam Dewinta Oktaviana; Sri Hartini; Misbah Misbah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.3894

Abstract

Tidak tersedianya modul fisika yang memuat kaitan antara materi fisika dengan kearifan lokal melatarbelakangi dilakukannya penelitian ini. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian pengembangan modul fisika materi suhu dan kalor berintegrasi kearifan lokal membuat minyak lala untuk melatih karakter sanggam. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan kelayakan modul fisika materi suhu dan kalor berintegrasi kearifan lokal yang layak untuk digunakan pada pembelajaran, dengan tujuan khususnya yaitu mendeskripsikan validitas modul fisika, kepraktisan modul fisika, efektivitas modul fisika, dan pencapaian karakter sanggam. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek ujicoba adalah siswa kelas X-2 di SMA Negeri 2 Paringin. Data diperoleh melalui lembar validasi, angket respon siswa, tes hasil belajar, dan lembar observasi karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) validasi berupa isi dan tampilan modul berkategori cukup valid dengan nilai yaitu 79,41% dan 78,20%, (2) kepraktisan modul berkategori praktis dengan skor rerata 3,18, (3) efektivitas modul berkategori tinggi dengan skor N-gain yaitu 0,89, dan (4) pencapaian karakter sanggam berkategori baik dengan skor rerata yaitu 3,61. Simpulan penelitian adalah bahwa modul fisika berintegrasi kearifan lokal pembuatan minyak lala layak digunakan dalam pembelajaran. There is no physics module that contains between physics and local wisdom, becomes the background of this research. It is also the reason why the research is conducted to develop physics module with the local wisdom of making “minyak lala” to exercise “sanggam” character. This research aimed to describe the appropriateness of physics module of temperature and heat material that interacted with local wisdom which was suitable to use in the learning activity, with the special purposes of describing physics module validity, practicality of physics module, effectiveness of physics module, and achievement of “sanggam” character. This research was the development study by using ADDIE development model. The samples of the subject were students in X-2 class in SMA Negeri 2 Paringin. The data was obtained from sheet validation, questioner of student’s response, the learning outcome, the sheet of character observation. The result of the research showed that: (1) the validation of the contain and view of the module was valid enough with the score of 79,42% and 78,20%, (2) the module practicality categorized practice with the average score of 3,18, (3) the effectiveness module had high category with N-gain score 0.89, and (4) the achievement of “sanggam” character was good character with the average score of 3,61. The conclusion of this research is physics module that interact with local wisdom of making “minyak lala” is appropriate to use in learning activity. 
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Berbasis Karakter Noorhidayati Noorhidayati; Sri Hartini; Suyidno Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.809

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa diduga karena kurangnya karakter yang dimiliki seorang siswa selama proses pembelajaran seperti tekun, tanggung jawab, kejujuran, santun, dan ketelitian serta kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran, sehingga dilakukan penelitian yang bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan khusus penelitian ini untuk mengetahui: (1) kemampuan guru, (2) karakter siswa, (3) hasil belajar, (4) respon siswa terhadap pembelajaran. Jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas yang terdiri atas 2 siklus. Teknik pengumpulan data berupa tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian: (1) kemampuan guru pada siklus I dan II berkategori sangat baik yaitu 86,3% dan 94,9%,  (2) karakter siswa mengalami peningkatan pada semua aspek pada siklus I baik menjadi sangat baik pada siklus II, (3) ketuntasan hasil belajar siswa siklus I  sebesar 82% (tidak tuntas), dan  siklus II sebesar 92,3% (tuntas), (4) respon siswa terhadap pembelajaran adalah baik. Diperoleh simpulan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbasis karakter efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII A SMPN 1 Kertak Hanyar pada pokok bahasan tekanan. 
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berorientasi Keterampilan Proses Sains Menggunakan Model Inquiry Discovery Learning Terbimbing Lisa Hartini; zainuddin zainuddin; Sarah Miriam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i1.4448

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kelayakan perangkat pembelajaran suhu dan kalor berorientasi keterampilan proses sains menggunakan model inqury discovery learning terbimbing berdasarkan dari validitas, kepraktisan, keefektifan dan pencapaian keterampilan proses sains. Pengembangan perangkat pembelajaran dengan model ADDIE (analyze, design, development, implement, evaluate) yang diuji cobakan di SMA Negeri 10 Banjarmasin kelas X6 menggunakan one-grup pretest-posttest design. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Validitas perangkat berkategori sangat baik: rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) berkategori sangat baik, lembar kerja peserta didik (LKPD) berkategori sangat baik, tes hasil belajar berkategori sangat baik, materi ajar berkategori sangat baik. (2) Kepraktisan perangkat pembelajaran berkategori sangat praktis berdasarkan hasil keterlaksanaan RPP. (3) Keefektifan perangkat pembelajaran berkategori efektif berdasarkan N-gain tes hasil belajar siswa. (4) Pencapaian keterampilan proses berdasarkan hasil LKPD dan lembar pengamatan berkategori terampil. Berdasarkan hasil penelitian meunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berkategori sangat baik, sangat praktis, efektif dan terampil sehingga perangkat pembelajaran layak untuk diimplementasikan.The purpose of this study is description the feasibility of learning materials temperature and heat that oriented science process skills by using guided inquiry discovery learning model based on the validity, practicality, effectiveness and achieving of science process skills. Development learning materials with the ADDIE model (Analyze, design, development, implementation, evaluate) tested in SMA Negeri 10 Banjarmasin class X6 by using one- group prettest-posttest design. The result of this research show: 1) validity of learning materials very good category : the lesson implementation plan very good category, student works sheet (LKPD) very good category, student's learning results very good category, student Book very good category. 2) practicality of learning materials very practical category based on result  the application of the lesson plan in classroom. 3) effectieveness of learning materials Which is the effective category based on the research N-gain students learning result. 4) Achievement of science process skills based on result that the LKPD and observation sheet skilled category. Based on the result of the research, it can be concluded that the developed learning materials are very good, very practical, effective and skilled so that learning materials feasible to be used implemented. 
Penerapan Tipe Learning Cycle Melalui Model Pengajaran Langsung Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Rakhmatun Nisa; Zainuddin Zainuddin; Suriasa Suriasa
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i2.843

Abstract

Strategi pembelajaran yang kurang tepat mengakibatkan kurangnya perhatian siswa terhadap proses pembelajaran sehingga mengakibatkan hasil belajar  tidak maksimal. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan tipe learning cycle melalui model pengajaran langsung. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) keterlaksanaan RPP tipe learning cycle melalui model pengajaran langsung, (2) hasil belajar, (3) keterampilan prosedural, (4) respon siswa. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas model Hopkins yang terdiri dari 3 siklus, setiap siklus meliputi plan, action/observation, dan reflective. Subjek penelitian adalah 34 siswa. Data diperoleh melalui tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keterlaksanaan RPP selama proses pembelajaran meningkat yaitu 86,94% pada siklus I menjadi 97,08% pada siklus II dan 100% pada siklus III, (2) keterampilan prosedural siswa mengalami peningkatan tiap siklus, (3) peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal yaitu pada siklus I sebesar 65,62% (tidak tuntas), siklus II sebesar 87,09% (tuntas), dan siklus III sebesar 90,00% (tuntas), (4) respon siswa  secara umum tergolong baik. Diperoleh simpulan bahwa keefektifan pembelajaran yang menerapkan tipe learning cycle melalui model pengajaran langsung dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII-D SMP Negeri 31 Banjarmasin pada materi ajar cahaya berkategori efektif.  
Fabrikasi Kaca Tellurite Zinc Bismuth Dengan Teknik Melt Quenching Wahyudi Wahyudi; Lia Angraeni
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i2.4910

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk memfabrikasi kaca Tellurite Zinc Bismuth (TZB) denga teknik melt quenching dan mendeskripsikan mengenai kondisi fisika (warna dan transparansi) kaca TZB. Bahan kaca yang digunakan dalam penelitian ini yakni serbuk Tellurite Oxide (TeO2) dengan kemurnian 99,99%, serbuk Zinc Oxide (ZnO) dengan kemurnian 99,9%, dan serbuk Bismut Oxide (Bi2O3) dengan kemurnian 99,9%. Komposisi yang digunakan adalah (80-x)TeO2-20ZnO-xBi2O3 dengan x=8,12,16  (mol%). Tahapan penelitian meliputi penyiapan alat dan bahan, pembuatan sampel dan karakterisasi sampel. Bahan dilebur di dalam furnace CARBOLITETM pada suhu 900oC selama 1 jam kemudian dituang ke dalam mold (cetakan) berukuran (3,5x2,5x0,5) cm yang telah dipanaskan pada suhu 300oC dan didinginkan secara natural cooling. Kaca TZB hasil fabrikasi seperti tampak transparan. Semua sampel kaca yang terbentuk berwarna kuning kehijauan (lime). Perlu dilakukan analisis lebih lanjut berupa UV-VIS untuk menentukan secara pasti pengaruh konsentrasi Bi2O3 sifat optis kaca TZB yang telah difabrikasi.  This research aims to fabricate Tellurite Zinc Bismuth (TZB) glass with melt quenching technique and to describe the physical condition (color and transparency) of TZB glass. The glass materials used in this research are Tellurite Oxide (TeO2) powder with 99.99% purity, 99.9% powder of Zinc Oxide (ZnO), and Bismuth Oxide (Bi2O3) powder with 99.9% purity. The composition used is (80-x) TeO2-20ZnO-xBi2O3 with x = 8.12,16 (mol%). Research stages include preparation of tools and materials, sample preparation and sample characterization. The material is melted in a CARBOLITETM furnace at 900°C for 1 hour then poured into a mold (sized) size (3.5x2.5x0.5) cm which has been heated at a temperature of 300oC and cooled by natural cooling. TZB glass fabrication results as it looks transparent. All glass samples are formed in greenish yellow (lime). Further analysis of UV-VIS is necessary to determine the exact effect of Bi2O3 concentration of the fabricated optical properties of glass TZB.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Nunik Muamarah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i2.854

Abstract

Learning outcomes of student learning were low because teachers use models and methods that have not varied and students were less interested in learning. Therefore conducted a study purpose at describes the effectiveness of the learning model CIRC in improving student learning outcomes in class XI IPA MAN 2 Model Banjarmasin on the subject of static fluids. Specifically this study purposed to describe: (1) enforceability RPP, (2) social skills, (3) learning outcomes, (4) student interest. This research uses a model of action research Kemmis and McTaggart consisting of III cycles. The subject is a student of class XI IPA 2 MAN 2 Model Banjarmasin, on the subject of static fluids. The results showed that (1) the enforceability of the RPP cycle I, II, III categorized very good, (2) social skills of students has increased every cycle, by categories is good, (3) increasing student completeness of learning outcomes in the classical cycle I, II, and III was 76,67%, 87,50% and 93,33% (4) interest of students were seen from the dimensions of pleasure, interest, attention, and complicity by category is good. Be concluded that the learning outcomes of students of class XI IPA 2 MAN 2 Banjarmasin can be enhanced through learning model CIRC on the subject of static fluids.  
Penerapan Model Pembelajaran Advance Organizer (AO) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Jahratun Mika; Zainuddin Zainuddin; Syubhan An'nur
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i3.872

Abstract

The low learning results and the lack of the student’s social skills in learning the background for this research. The general objective of this research is to describe the effectiveness of the application of learning model Advance Organizer (AO) in improving student learning outcomes of class VII-A MTs Al Huda Banjarmasin on teaching materials, which are specifically supported by (1) adherence to the lesson plan, (2) learning outcomes, (3) social skills, and (4) the interest of students towards learning. This study is an action research model of Kemmis and Mc Taggart consisting of 3 cycles. The subject is a class VII-A MTs Al Huda Banjarmasin, the teaching materials heat. Devices and instruments used are lesson plans, handouts, worksheets, THB, sheet enforceability of lesson plans, social skills observation sheets and questionnaires interest. Data obtained from the test results, observations, questionnaires, and documentation. The results showed that: (1) adherence to the RPP cycle I (good), cycle II (good), and the third cycle is very well categorized; (2) student learning outcomes in the classical category of incomplete first cycle, second cycle (complete), and cycle III (complete), (3) the first cycle of students social skills (good), second cycle (very good), and the third cycle (very good), (4) the interest of students (very interested). Be concluded that the effectiveness of the learning model Advance Organizer (AO) Uncategorized effective in improving student learning outcomes of class VII-A MTs Al Huda Banjarmasin on teaching materials heat.   
The Implementation of Problem Based Learning Model to Improve Student’s Motivation and Critical Thinking Hestiningtyas Yuli Pratiwi; Nurul Ain; Helena Jelita Igut
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 7, No 3 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v7i3.6519

Abstract

The research aims to analyze the quality of the learning process using the Problem-Based Learning (PBL) model to find out the improvement of student’s motivation and critical thinking skills. It is a classroom action research conducted in two cycles, cycle I consist of 4 meetings, and cycles II consists of 3 meetings, with the topics of Temperature, Expansion, and Heat. The subjects of the research were 34 students on grade VII in one of the junior high schools in Malang. Instruments used to measure the implementation of learning PBL model using the form of implementation sheet following the lesson plan, tools to measure motivation using a poll and to measure the critical thinking skill, and researchers use essay questions. The implementation of the PBL model in the cycle, I was 72.9% and was classified as a good qualification; while in cycle II, it was 91.2% and was classified as a very good qualification. The analysis of student’s learning motivation in pre-cycle was 56%, was classified as a quite good qualification, cycle I was 67.2%. I was classified as a quite good qualification, while in Cycle II, it was 87.2% and was classified as good qualification. The analysis of student’s average critical thinking skills in pre-cycle was 44.12% and was classified lack of good qualification, cycle I was 76.4% and was classified as a quite good qualification; while in cycle II it was 88.4% and was classified as good qualification. The results showed that the PBL model successfully improved motivation and critical thinking skills of students beginning the pre-cycle, cycle I, and cycle II.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025) Vol 12, No 3 (2024) Vol 12, No 2 (2024) Vol 12, No 1 (2024) Vol 11, No 3 (2023) Vol 11, No 2 (2023) Vol 11, No 1 (2023) Vol 10, No 3 (2022): OCTOBER 2022 Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): October 2020 Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020 Vol 8, No 1 (2020): FEBRUARI 2020 Vol 7, No 3 (2019): OKTOBER 2019 Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019 Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 6, No 3 (2018): OKTOBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 More Issue