cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pendidikan Kewarganegaraan
ISSN : 23032979.     EISSN : 25408712.     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 327 Documents
Peningkatan Civic Disposition Siswa melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Theodorus Pangalila
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v7i1.3553

Abstract

Banyak persoalan dihadapai bangsa Indonesia. Semua permasalahan ini mengindikasikan bahwa bangsa Indonesia sedang mengalamai dekarakterisasi dalam banyak hal. Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan adalah mata pelajaran wajib di setiap jenjang pendidikan yang ada di Indonesia. Pendidikan Kewarganegaraan mengemban misi yang berat dalam pembentukan warga negara yang good and smart. Warga negara yang baik dan cerdas/terdidik ditandai dengan tiga kompetensi penting, yaitu civic knowledge, civic disposition dan civic skill. Siswa sebagai warga negara mudah sejak dini perlu dipersiapkan sejak dini agar bisa berperan dalam kehidupan berbangsa. Civic disposition berkaitan erat dengan pengembangan watak/karakter siswa. Oleh karena itu pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah sejatinya memegang peranan penting dalam peningkatan watak/karakter siswa sebagai warga negara muda. Kata Kunci: civic disposition, pembelajaran PKn
Peran Masyarakat dalam Pelestarian Sungai di Desa Mangunang Kecamatan Haruyan Kabupaten Hulu Sungai Tengah Nazmatus Shalihah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v5i10.329

Abstract

Human life can not be separated from the environment both natural environment and social environment. The government does not pay attention to the benefits of a small river in life, then it is deemed necessary for the preservation of the river make arrangements. This study aims to determine the stream function Mangunang to people's lives in the village Mangunang Haruyan District of Hulu Sungai Tengah and the role of communities in the conservation of the river in the village Mangunang Haruyan District of Hulu Sungai Tengah.The method used in this study is a qualitative method. Source of data extracted using purposive sampling technique, which determines the subject or object to the purpose of research. Data was collected through direct observation, interviews, documentation. Data analysis techniques used namely through three stages namely data reduction, data presentation, draw conclusions.The results of this study indicate that the stream function for the life of the village community Mangunang has undergone a change or a decrease in the local community and the role performed villagers Mangunang to the preservation of the river is very alarming. Which caused a decline in water quality is due to the lack of awareness and concern for the environment, especially the river.Based on the research results, it can be suggested that the public is more concerned about the environment by creating a program that is coordinated by village officials example by cleaning up the river every 6 (six) months and to local governments in order to conduct a briefing form of counseling so that people do not throw garbage into the river and also semabrangan dredging the river so shallow that the river no longer be swift river currents.
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PKn PADA MATERI PERSAMAAN KEDUDUKAN WARGA NEGARA DENGAN MENERAPKAN MODEL STUDENT TEAMS-ACHIEVENT DIVISION (STAD) DI KELAS X4 SMA NEGERI 12 BANJARMASIN Baihaki Baihaki
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v4i7.436

Abstract

Baihaki, 2013. Improving to interests in Learning Civics of material citizen status Equation Approach With Applying Student Teams Achievement Division (STAD) in Class X-4 SMAN 12 Banjarmasin. thesis, program Study of citizenship and pancasila education department of social siences education, faculty of teacher and education science, university of lambung mangkurat. Counselor  (1) Acep Supriyadi (2) Dian Agus Ruchliyadi.During this learning process Civics in class X-4 SMAN 12 Banjarmasin likely not achieve results as expected. It is seen from the students who are interested in the subject PKN brackets, so that the students' learning outcomes is low.Research objectives are: (1) To determine whether the application of the model Student Teams-Achievement Division (STAD) can be improving the students' interest in civics lesson. (2) To determine the level of students' interest in learning after using Civics model of Student Teams-Achievement Division (STAD) in the Class X-4 SMAN 12 Banjarmasin. (3) To determine student learning outcomes after using model of Student Teams-Achievement Division (STAD) in class X-4 SMAN 12 Banjarmasin. Data collection techniques used are observation, documentation and test results of learning is done through several cycles, the first cycle and second cycle. The results showed (1) the percentage of students' interest towards learning Civics using STAD cooperative learning models known to the majority of students answered "yes", with the median percentage of student interest is 74% or better are included in the qualification. (2) The interest of the students for learning is also getting better, in the first cycle is only 60% interest students performed better after the second cycle increased to 78%. (3) except that the most important thing is to improve student learning outcomes Civics mastery learning where improvement can be seen in the achievement of minimal classical completeness that the first cycle is low with 28% percentage of pretest and post-test 40%, after following for reflection on the learning cycle both gain increased mastery results with 84% percentage of pretest and post-test by 92%. Implementation of the study until completion is supported by many factors such as the availability of support facilities and infrastructure while also inhibiting factors that are still unfamiliar students using this learning model, expected later after the implementation of this model will appear model new learning model is more attractive and easier for students to understand that learning results according to the criteria of completeness maximum graduation (KKM). Student interest in following subjects will increase with applied models are attractive because students was not bored and tired in the course. Later the teacher should always provide motivation for students are always interested in the following lesson.keywords: Increasing to Interest in Learning Civics, Approach (STAD)
STRATEGI GURU PKN MENANAMKAN KARAKTER SOPAN SANTUN DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SMP NEGERI 3 BANJARMASIN Ainah, Sarbaini, Rabiatul Adawiah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v6i11.725

Abstract

Strategi Guru PKn Menanamkan Karakter Sopan Santu dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di SMP Negeri 3 Banjarmasin. Skripsi Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan, jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial FKIP Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing (I) H. Sarbaini (II) Hj. Rabiatul Adawiyah.Kata Kunci: Strategi guru, PKn, menanamkan, sopan santun, pembelajaran,Kesadaran diri siswa terhadap sopan santun di SMPN 3 Banjarmasin cukup baik tetapi masih kurang, karena masih terjadi pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan siswa terhadap tata kesopanan yang telah ditetapkan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sopan santun siswa. Di samping itu, juga untuk mengetahui strategi guru PKn menanamkan karakter sopan santun dalam pembelajaran Pkn di SMP Negeri 3 Banjarmasin.Metode penelitian yang dipilih adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan metode kualitatif dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data dapat diuji keabsahannya dengan cara perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi dan menggunakan bahan referensi.Hasil penelitian menunjukkan sikap kesopanan siswa sudah baik dilihat dari cara mereka menghormati guru saat berpapasan dengan guru, mengucapkan salam dan mencium tangan guru meskipun masih terjadi pelanggaran-pelanggaran terhadap tata kesopanan yang berlaku di sekolah dan masih ada siswa yang mengolok-olok. Strategi guru PKn menanamkan karakter sopan santun dalam pembelajaran PKn di SMP Negeri 3 Banjarmasin dengan cara memberlakukan system point, memberikan himbauan, memberikan contoh yang baik melalui pembiasaan saat berada disekolah, seperti mengucapkan salam ketika memasuki kelas, bersalaman sebelum memasuki sekolah dan sebagainya, menegur siswa dengan tegas, sedangkan dalam pembelajaran Pkn guru menggunakan strategi dengan menggunakan metode diskusi, skala sikap, serta apersepsi, hal ini mendapat respon positif dari siswa namun mereka lebih menyukai guru yang benar-benar mencontohkan dan akrab dengan siswa agar terjalin kedekatan serta keharmonisan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa siswa menyukai strategi yang digunakan oleh pihak sekolah tetapi mereka lebih menyukai strategi yang lebih akrab dengan siswa dan bisa bersosialisasi dengan ramah kepada siswa. Dapat disarankan untuk menentukan kebijakan mendengar respon dari beberapa siswa sehingga baru diputuskan bagaimana strategi yang baik untuk menanamkan karakter sopan santun siswa, selain itu semua pihak guru harus mencontohkan kesopanan terhadap siswa-siswi, dan saat menegur pelanggaran dengan lemah lembut namun tetap berwibawa.
PENANAMAN KARAKTER BANGSA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SEKOLAH Alhafizh Mahardika
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v7i2.4264

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk memaparkan secara komprehensif pentingnya sekolah dalam mengembangkan kearifan lokal yang diinovasi  untuk dikemas secara modern dengan tetap mempertahankan nilai-nilai lokalnya untuk menanamkan karakter bangsa pada generasi muda. Metode penulisan artikel menggunakan kepustakaan atau library research. Data yang digunakan dalam artikel ini bersumber dari buku, artikel ilmiah, jurnal, dan media masa online. Kemudian data yang diperoleh dikumpulkan dan diolah menggunakan teknik dokumentasi dan identifikasi wacana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakter bangsa dapat dilakukan dengan mengadopsi nilai-nilai yang ada di dalam kearifan lokal seperti nilai religi, gotong royong, seni dan sastra, dan keterampilan lokal. Program sekolah berbasiskan pada kearifan lokal dalam pendidikan karakter berbasis budaya dengan program sekolah berbasis berbasis kearifan lokal, budaya sekolah berbasis kearifan lokal, pendidikan karakter bangsa berbasis kearifan lokal diintegrasikan ke dalam mata pelajaran dan program pengembangan diri peserta didik. Dengan demikian rasa kebangsaan tergantung pada kebijakan yang dilakukan oleh pihak sekolah dalam menanamkan karakter bangsa kepada peserta didik.
Upaya Guru dalam Meningkatkan Civic Knowledge Siswa melalui Model Pembelajaran Controversial Issues pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Mujahidin Pontianak Rohani, Samsiar
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v7i1.3548

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya guru untuk meningkatkan civic knowledge siswa melalui model pembelajaran controversial issues. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan sedangkan bentuk penelitiannya Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Mujahidin Pontianak yang berjumlah 38 orang siswa yang terdiri dari 28 orang siswa laki-laki dan 10 orang siswa perempuan beserta 1 orang guru PKn. Pemilihan kelas yang dikenai tindakan berdasarkan hasil prariset yang dilakukan peneliti dan rekomendasi guru bidang studi Pendidikan Kewarganegaraan. Terdapat peningkatan civic knowledge siswa melalui penerapan model pembelajaran controversial issues pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Mujahidin Pontianak, bisa dilihat perolehan tes hasil belajar siswa dimulai dari pra siklus mendapat ketuntasan klasikal 37,8% dengan nilai rata-rata 69, dilanjutkan dengan siklus I mengalami peningkatan dengan ketuntasan klasikal 56,75% dengan nilai rata-rata 71,35. Siklus II mengalami peningkatan dengan ketuntasan klasikal 77,14% dengan nilai rata-rata 80. Kata kunci:    civic knowledge, model pembelajaran controversial issues, Pendidikan Kewarganegaraan
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar pada Pembelajaran PKn Siswa Kelas XC Multimedia SMKN 1 Banjarmasin dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Rusdiana Yanti
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v5i9.324

Abstract

The background of this research is that low result study student because of students inclination not interest with Civics lesson moreover the last lesson because the students low interest with this lesson and students more interest with vocational in the school, very often some students doing activity self when the teacher explains the lesson, the concentration rupture, tired, browsing FB, wathing film, bored, moreover speak with another friends. Besides it, also some students go to school just to fulfill their obligations as students. Students be lazy for learn because they don’t realize the importance learning for supplies in the future. Interest and motivation to learn is so low it looks on during the learning process of students when the teacher explains the less appreciated, they tend to not pay attention. This makes the low activity of students in learning so that learning outcomes were low, and when the written exam answers that mimics many friends as well as opening a book.             This research aims to improve the learning activities undertaken by teachers using a type of cooperative learning type make a match. Increase student activity Civics students in learning the material in the Indonesian political system, and improving haisl students learn civics class XC MM SMK 1 Banjarmasin by using models of cooperative learning model make a match on the material in the Indonesian political system. This research was conducted in two cycles. Each procedure has a cycle of planning, execution, and observation, and reflection. Instrument used was a teacher and student observation sheet, as well as a written test.        The results research of learning with the use of cooperative learning model make a match on Civics subjects showed deficits improve learning activities and learning outcomes Civics are as follows: (1) the activity students increased from cycle 1 to cycle 2 is 80% to 95%, (2 ) the activity student increase from cycle 1 to cycle 2 is equal to 77% to 90%, (3) result mastery learning students increase from cycle 1 with a percentage of 73% to 86%.Keywords: Activity Teacher, activities students, learning outcomes Civics, Cooperative Learning types make a match
IMPLEMENTASI UPAH MINIMUM KOTA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PEKERJA DI KOTA KENDARI (Studi di Kota Kendari) Zulfikar Putera
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v9i2.7555

Abstract

The implementation of Kendari City Minimum Wage has not gone well, there is no regulation that can accommodate the interests of workers and companies, the interpretation that minimum wages are basic wages and other benefits wages need to be continued that the minimum wage is the basic wage other than the wages of other benefitsKeyword : Minimum Wage, Welfare
KESADARAN HUKUM MENGENAI PENGAKUAN DAN PENGHORMATAN TERHADAP HAK ASASI MANUSIA (Studi pada Pengurus Organisasi Kesiswaan pada Sekolah Menengah Atas Negeri di Cakupan Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat) Kukuh Fadli Prasetyo
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v9i2.7547

Abstract

Proses demokrasi di Indonesia, sebagaimana ramai dibicarakan dan dikaji, cenderung menunjukkan sisi destruktifnya. Kecenderungan demikian ini mengacu pada adanya kekurangpahaman mengenai tata hukum dan hak asasi manusia. Dalam penelitian ini, Peneliti membuat upaya untuk mengumpulkan bukti-bukti empiris berkaitan dengan kesadaran hukum mengenai hak asasi manusia yang dimiliki oleh pengurus organisasi pada sekolah menengah atas negeri di Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian hukum empiris dimana Peneliti mengumpulkan data melalui kuesioner-kuesioner yang diisi oleh para responden sekaligus melakukan interpretasi dan analisis atas temuan-temuan yang diperoleh. Berdasarkan analisis, kesadaran hukum para responden mengenai isu pengakuan dan perlindungan hak asasi manusia pada umumnya tergolong baik. Namun, perlu untuk diperhatikan bahwa sekurang-kurangnya ada dua ancaman yang cenderung terinternalisasi dalam pemahaman responden mengenai hak asasi manusia, yakni: (i) adanya diskriminasi terhadap orang per orang mengacu pada status sipil, politik, sosial, dan ekonomi, dan (ii) penggunaan dalil-dalil hak asasi manusia oleh responden untuk mengabaikan atau menentang kekuasaan orang tua yang bersangkutan.Kata Kunci: demokratisasi, hak asasi manusia, siswa, organisasi siswa
PERUBAHAN IDENTITAS DIRI DALAM EKSISTENSIALISME KIERKEGAARD: RELEVANSINYA BAGI MENTAL WARGA NEGARA INDONESIA Andri Fransiskus Gultom; Misnal Munir; Iva Ariani
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v9i2.8052

Abstract

Identitas diri menjadi wacana penting dalam membahas problem manusia. Dalam wacana kewargaan, Identitas itu ada dalam diri individu atau warga yang dibuktikan dengan kartu identitas. Identitas menjadi perdebatan dalam filsafat karena bermula dari suatu pertanyaan, apakah identitas itu tetap atau berubah-ubah? Tulisan ini akan berupaya mengungkap aspek terdalam dalam kerapuhan dari manusia modern. Dimensi internal dalam diri memiliki implikasi bagi dimensi eksternal dari kebertubuhan dan sosialitas. Temuan dalam tulisan ini tentang perubahan identitas diri dalam perubahan eksistensial dari subyek yang mengalami penyembuhan diri yang terarah pada kebenaran transendental Kata kunci: Identitas Diri, Perubahan Eksistensial, Mentalitas Warga

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 14, No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 14, No 1 (2024): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 01 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 01 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 1 (2020): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2019): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8, No 2 (2018): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan More Issue