cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pendidikan Kewarganegaraan
ISSN : 23032979.     EISSN : 25408712.     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 327 Documents
MENYEMAI DEMOKRASI PADA MAHASISWA PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM NEGERI (STUDI ATAS PEMBELAJARAN CIVIC EDUCATION DI IAIN SURAKARTA Muhammad Munadi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v9i2.7551

Abstract

This study aims at investigating students’ responses of the assignments done outside the classroom. The responses were revealed through the way the students deliver their aspiration in a public institution. This study employs both quantitative and qualitative methods. The samples of the study are 34 students of Islamic Education Department (PAI) who attend Civic Education class. The data were collected using  questionnaire, observation and document analysis. The researcher used statistical and qualitative analysis. The results of the study show that: the assignments done outside the classroom through the delivery of the aspiration in the public institutions are responded on the average of 3.4, the interviews to the people who are directly involved in the democracy struggle is on the average of 3.2, and the observation to the people who are directly involved in the democracy struggle is on the average of 3.02. Qualitatively: the delivery of aspiration about the regional problems, the problems occurred around the students’ neighborhood,  were done through print media by sending short message service to Solopos newspaper and private FM Radio.Kata kunci: democracy; Islamic higher education; civic education
PENEGUHAN IDENTITAS NASIONAL BAGI MASYARAKAT DI WILAYAH PERBATASAN MELALUI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Makarius Erwin Bria
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v9i2.7552

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memaparkan secara komperehensif pentingnya peneguhan identitas nasional bagi masyarakat di wilayah perbatasan negara. Peneguhan identitas nasional dilakukan agar dapat mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Penulisan artikel ini menggunakan metode library research, dengan mengkaji secara mendalam sumber-sumber dari buku dan didukung dengan jurnal yang relevan. Kesimpulan dari penulisan ini sebagai berikut: (1) reaktualisasi Pancasila melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan revitalisasi kearifan lokal  bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran nasionalisme masyarakat perbatasan, menguatkan identitas lokal masyarakat setempat, mewujudkan loyalitas masyarakat kepada bangsanya, dan menciptakan masyarakat yang menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (2) Dengan melaksanakan pembangun memiliki pengaruh yang signifikan terhadap masyarakat. Pembangunan yang merata akan memperbaiki kualitas masyarakat dan tidak adanya kesenjangan pembangunan antarwilayah. Hal ini tentunya akan menciptakan masyarakat yang memiliki loyalitas terhadap jati diri dan nasionalisme bangsa. Kata Kunci: aktualisasi Pancasila, identitas nasional, kearifan lokal, perbatasaan
KETERLIBATAN WARGA NEGARA DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN MELALUI KEGIATAN KARANG TARUNA Ludovikus Bomans Wadu; Iskandar Ladamay; Saverinus Rio Jama
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v9i2.7546

Abstract

Keterlibatan warga Negara secara sukarela untuk mendukung program-program yang berdampak baik pada masyarakat hingga menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang sedang terjadi dalam masyarakat merupakan isu penelitian yang sedang ramai dibicarakan akhir-akhir ini. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan keterlibatan warga negara dalam pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan karang taruna khususnya karang taruna tingkat desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan reduksi data, display data, dan verifikasi data dalam bentuk koding, kategori, dan tema. Sedangkan untuk mengecek keabsahan data peneliti menggunakan trianggulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan keterlibatan warga negara dalam pembangunan berkelanjutan dilaksanakan oleh karang taruna pada bidang sumber daya manusia. Keterlibatan warga negara dalam pembangunan berkelanjutan masyarakat melalui kegiatan karang taruna yaitu, pengembangan potensi pemuda baik fisik maupun mental dan juga kreatifitas pemuda. Semua kegiatan ini dilaksanakan secara sukarela dan terorganisir dalam karang taruna.
Kepedulian Orang Tua dalam Menanamkan Karakter Peduli Lingkungan (Studi terhadap Warga di Bantaran Sungai Kuin Kota Banjarmasin) Muhammad Elmy; Heru Puji Winarso
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v9i2.7553

Abstract

Untuk membentuk manusia yang sadar pentingnya menjaga kelestarian sungai, maka perlu usaha yang dapat membina, mengarahkan dan menjadikan seseorang mempunyai jiwa yang mencintai lingkungan. Orangtua sebagai pendidik pertama dan utama dalam rumah tangga mempunyai peran yang sangat besar untuk membentuk sikap dan perilaku anak agar peduli terhadap lingkungan, khususnya mereka yang tinggal di bantaran sungai pinggiran kota Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan mengetahui kepedulian orang tua yang tinggal di bantaran sungai melalui sikap dan peranannya terhadap upaya menanamkan karakter peduli lingkungan kepada anak-anaknya. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan wawancara secara mendalam, hingga kemudian dianalisis dengan teknis model interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepedulian orang tua lewat sikap dan perannya dalam membentuk karakter peduli lingkungan pada anak tidak berpengaruh besar bila tidak didukung dengan kondisi masyarakat yang juga memiliki sikap-sikap peduli terhadap lingkungan. Kata Kunci: Kepedulian, Orang Tua, Karakter Peduli Lingkungan
ANALISIS PELAKSANAAN PENDIDIKAN POLITIK PDI PERJUANGAN DI DESA MANDIRI JAYA KECAMATAN KELAM PERMAI KABUPATEN SINTANG Yohanes Berkhmas Mulyadi; Anyan Anyan
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v9i2.7550

Abstract

Penelitian ini bertolak dari realita pendidikan politik dari partai politik dilaksanakan  hanya menjelang pemilu. Penelitian ini bertujuan umum untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan politik PDI Perjuangan Di Desa Mandiri Jaya Kecamatan  Kelam Permai Kabupaten Sintang. Tujuan khusus penelitian adalah mengetahui 1) strategi  pelaksanaan pendidikan politik PDI Perjuangan di Desa Mandiri Jaya Kecamatan Kelam 2) kendala dalam melaksanakan pendidikan politik PDI Perjuangan di Desa Mandiri Jaya Kecamatan Kelam, 3) Upaya untuk mengatasi kendala pelaksanaan pendidikan politik PDI Perjuangan di Desa Mandiri Jaya Kecamatan Kelam.  Jenis penelitian ini adalah deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling. Subjek Penelitian ini terdiri dari pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sintang,PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kelam, Pengurus ranting. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan, wawancara mendalam dan dokumentasi.  Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan melakukan reduksi data, kategorisasi, display/penyajian, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDI Perjuangan telah melakukan pendidikan politik dengan strategi public relation politic ke desa-desa, Manfaat pendidikam politik adalah meningkatnya partisipasi politik masyarakat dalam mengikuti pemilihan kepala daerah Provinsi Kalimantan Barat tahun 2018.Kata Kunci : Pelaksanaan Pendidikan Politik, PDI Perjuangan, Desa Mandiri Jaya
Analisis Kualitas Soal Buatan Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Rabiatul Adawiah; Dian Agus Ruchliyadi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v9i2.7554

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas soal Pendidikan Kewarganegaraan dari aspek daya beda soal, tingkat kesukaran dan efektivitas pengecoh. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi. Evaluasi dalam penelitian ini dilakukan terhadap butir soal mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan kelas XI pada penilaian akhir semester ganjil di SMA Negeri 6 Banjarmasin Tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 50 soal, dengan subjek penelitian 200 orang siswa. Data yang dikumpulkan berupa : (1) lembar Soal Ujian Akhir Semester,  (2) lembar kunci jawaban soal, dan (3) lembar jawaban siswa. Semua data tersebut diperoleh dengan teknik dokumentasi. Analisis data menggunakan program AnBuso versi 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa indeks daya beda butir soal 18% berkategori baik, 26% berkategori sedang, dan 56% berkategori jelek. Untuk tingkat kesukaran, 58% berkategori mudah, 16% berkategori sedang dan 26% berkategori sulit. Sedangkan untuk keefektifan pengecoh, 58% berkategori sangat baik, 26% berkategori baik, 14% berkategori jelek dan 2% berkategori sangat jelek. Dari hasil analisis indeks daya beda soal, tingkat kesukaran, dan efektivitas pengecoh dapat diketahui bahwa kualitas butir soal Pendidikan Kewarganegaraan 10% berkualitas baik, 14% perlu revisi pengecoh, 20% cukup baik, dan 56% berkualitas tidak baik. Kata kunci: indeks daya beda soal, tingkat kesukaran, pengecoh
ANALISIS TINGKAT VALIDITAS BAHAN AJAR BERBASIS LINGKUNGAN PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Sulkipani Sulkipani; Vina Amilia Suganda; Edwin Nurdiansyah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v9i2.7549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas bahan ajar berbasis lingkungan pada Mata Kuliah Pendidikan Kewargarenagaraan. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RnD) dengan teknik pengumpulan data angket dan dokumentasi. Angket digunakan untuk menghimpun data dari para validator mengenai aspek materi, media, dan bahasa dalam bahan ajar. Dokumentasi digunakan untuk menghimpun data mengenai materi yang akan dikembangkan. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut: (1) Tingkat validitas aspek materi dinyatakan valid dengan skor 87.5 % (validasi 1) dan 100% (validasi 2), ditemukan bahwa dari segi materi bahan ajar telah disajikan secara sistematis dengan contoh yang kontekstual; (2) Tingkat validitas aspek media dinyatakan cukup valid pada validasi I dengan skor 78.12%, ditemukan masih terdapat penggunaan gambar dan ukuran huruf yang harus disesuaikan, dan pada validasi ke 2 dinyatakan valid dengan skor 93.75%; dan (3) Tingkat validitas aspek bahasa dinyatakan cukup valid pada validasi I, karena terdapat beberapa struktur kalimat dan ejaan yang harus direvisi, dan dinyatakan valid pada alidasi ke 2 dengan skor 90. Dengan demikian, bahan ajar yang telah dikembangkan dinyatakan valid.Kata kunci: Tingkat Validitas, Bahan Ajar, Pendidikan Kewarganegaraan
TUJUAN, PENGORGANISASIAN, DAN STRUKTUR KURIKULUM PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI AFRIKA SELATAN, INGGRIS DAN HONGKONG Mochamad Arinal Rifa
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v8i1.4280

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan tujuan, pengeorganisasian, dan struktur kurikulum pendidikan kewarganegaraan di negara Afrika Selatan, Inggris, dan Hongkong. Mendeskripsikan pendekatan pendidikan kewarganegaraan pada kurikulum sekolah di berbagai negara tersebut, menjelaskan pengaruh pada pendefinisian dan pendekatan pendidikan kewarganegaraan di Afrika Selatan, Inggris, dan Hongkong, Penulisan artikel ini merupakan kajian literature dengan mencari dan mengumpulkan data yang sesuai dengan tema artikel yang dipilih. Data atau informasi yang berkaitan dengan tujuan, pengeorganisasian, dan srtuktur kurikulum di negara Afrika Selatan, Inggris, dan Hongkong. Pendefinisian dan pendekatan kurikulum pendidikan kewarganegaraan dalam konteks tujuan kurikulum, organisasi dan struktur pendidikan kewarganegaraan hanya bisa dipahami sepenuhnya dengan cara menggali peran penting dan pengaruh faktor kontekstual yaitu tradisi sejarah, posisi geografis, struktur sosial-politik, sistem ekonomi, dan tren global terhadap kebijakan PKn.
AKTUALISASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SEBAGAI PENEGUH KARAKTER KEBANGSAAN Tolak Totok
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 8, No 2 (2018): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v8i2.4314

Abstract

ABSTRAKDewasa ini, karakter kebangsaan menjadi fokus perhatian seiring akulturasi budaya antarnegara. Di abad 21, generasi muda mengalami dekradasi karakter kebangsaan yang cukup memperhatinkan yang disebabkan oleh adanya akulturasi budaya yang tidak terbendung. Untuk itu, diperlukan strategi fundamental di dunia pendidikan, salah satu strategi yang bisa dilakukan adalah mengaktualisasikan nilai-nilai kearifan lokal melalui PKn. Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 22 tahun 2006, Pendidikan Kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan warga negara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajiban untuk menjadi warga negara Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter sesuai yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan wawasan yang lebih mendalam mengenai aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal dalam Pendidikan Kewarganegaraa sebagai peneguh karakter kebangsaan. Metode penulisan yang digunakan dalam penyusunan karya tulis ini, yaitu kepustakaan atau library research. Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam Pendidikan Kewarganegaraan akan  mampu menanamkan karakter kebangsaan pada peserta didik, sehingga rasa cinta terhadap budaya dan negara semakin kuat.Kata Kunci: Kearifan Lokal, Pendidikan Kewarganegaraan, Karakter Kebangsaan
Penerapan Model Pembelajaran Project Citizen Pada Mata Pelajaran PKn Sebagai Penguatan Ecological Citizenship Mariyani mariyani
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v8i1.4279

Abstract

 AbstrakSalah satu tuntutan karakteristik warga negara abad 21 saat ini ialah keterlibatan warga negara dalam urusan publik. Salah satu isu publik yang diangkat dalam tulisan ini ialah keterlibatan warga negara dalam isu lingkungan. Peran persekolahan dalam hal ini juga masih sangat minim. Hal ini terlihat dalam ruang lingkup pembelajaran PKn yang masih sedikit membahas mengenai isu-isu lingkungan. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan secara efektif untuk penguatan ecological citizenship  ialah model pembelajaran project citizen. Kelebihan penggunaan model project citzen sebagai bentuk penguatan ecological citizenship karena keterlibatan peserta didik tidak hanya dalam ranah berpikir kritis tetapi juga keterlibatan aktif dalam menyelesaikan permasalahan isu lingkungan melalui kebijakan publik. Penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian tinjauan pustaka (library research). Adapun beberapa kajian yang akan dibahas dalam tulisan ini meliputi 1) landasan teoritik model project citizen; 2) urgensi project citizen dalam pembelajaran PKn dan 3) Penerapan model pembelajaran project citizen pada mata pelajaran PKn sebagai bentuk penguatan ecological citizenship.Kata Kunci: Ecological Citizenship, PKn dan  Project Citizen

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 14, No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 14, No 1 (2024): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 01 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 01 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 1 (2020): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2019): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8, No 2 (2018): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan More Issue