cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling
ISSN : 26150344     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan karya-karya mahasiswa jurusan bimbingan dan konseling terutama hasil dari penelitian yang mereka lakukan. Jurnal berfokus pada semua aspek psikologis yang mempengaruhi pelajar dan semua teknik bantuan psikologis yang dapat diberikan untuk menolong mereka mencapai kesuksesan dalam belajar.
Arjuna Subject : -
Articles 206 Documents
Hubungan Kelekatan Orangtua pada Anak dengan Nilai-nilai Karakter Dasar Siswa SMP Negeri 3 Kota Banda Aceh Hasnah Ratna Sari; Said Nurdin; M. Husen
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 2, No 1 (2017): Periode April 2017
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.581 KB)

Abstract

ABSTRAKSari, Hasnah Ratna. 2016. Hubungan Kelekatan Orangtua pada Anak dengan Nilai-nilai Karakter Dasar Siswa SMP Negeri 3 Kota Banda Aceh. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing : (1)   Drs. Said Nurdin, M.Si, (2) Drs. M. Husen, M.PdKata Kunci: Kelekatan, KarakterPenelitian ini mengangkat mengenai masalah siswa yang menunjukkan nilai-nilai karakter dasar yang kurang baik yang dicurigai memiliki hubungan dengan kelekatan orangtua pada anak yang tidak aman. Kelekatan orangtua kepada anaknya akan memberi warna (baik/buruk) pada nilai-nilai karakter dasar yang tertanam dalam diri seorang anak. Tujuan penelitian adalah untuk melihat gambaran kelekatan orangtua pada anak dan nilai-nilai karakter dasar siswa serta hubungan kedua variabel. Populasi penelitian adalah 265 siswa. Sampel penelitian adalah 160. Metode penelitian ini adalah  deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data adalah angket. Teknik analisis data yaitu kuantitatif korelasional. Hasil penelitian menggambarkan bahwa sebagian besar kelekatan orangtua pada anak dalam kategori sedang dan sebagian besar nilai-nilai karakter dasar siswa dalam kategori sedang. Hasil analisis koefisien korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kelekatan orangtua pada anak dengan nilai-nilai karakter dasar siswa sebesar rxy = 0.435 dengan r tabel = 0.159 dan signifikansi 0.05 yaitu = 0.000. Artinya hipotesis dalam penelitian ini diterima, yaitu terdapat hubungan agak rendah antara kelekatan orangtua pada anak dengan nilai-nilai karakter dasar siswa. Dengan demikian semakin tinggi (aman) kelekatan orangtua pada anak maka akan semakin baik nilai-nilai karakter dasar siswa.  
UPAYA GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENANGANI KEJENUHAN BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI BANDA ACEH Mailita Mailita; M. Nazir Basyir; Dahliana Abdullah
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 1, No 2 (2016): Wisuda Periode November 2016
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.943 KB)

Abstract

The study, entitled ‘Efforts of Counseling Teacher to Address Learning Overload of Student at SMP Negeri (State Junior High School) in Banda Aceh’ aimed to determine the learning overload level faced by students and measure counseling teachers took in dealing with them. The subjects were 6 counseling teachers and 130 students drawn randomly from three state junior high school in Banda Aceh. This study employed mixed methods combining both qualitative and quantitative methods. The data were collected through questionaires and interviews. The results indicated the students’ learning overload was in the medium category. This can be observed from frequinces of their answers in which 68 students, equivalent to 52,3%, were in the medium category. Teacher’ effort in handling the students has been very well through preventive, curative and development measure. The teachers have given group counseling for preventive effort, and individual counseling, direct and close communication with students for curative efforts. Development measure, on the other hand, was handled through psychological and mental development, personality development and intensive learning assistance.Keywords : Efforts of Counseling teachers, student learning overload
GAYA HIDUP LGBT DI TENGAH MASYARAKAT KOTA BANDA ACEH Taufiq Hidayat; Abu Bakar; Nurbaity Bustamam
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 2, No 2 (2017): Periode Agustus 2017
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.083 KB)

Abstract

Hidayat Taufiq, The lifestyles of LGBT people in Banda Aceh. A thesis, Department of Guidance and Counseling, Teacher Training and Education Faculty, Syiah Kuala University. Supervisors:(1) Drs. Abu Bakar, M.Si., (2) Nurbaity, S.Pd., M.Ed.Keywords: Lifestyle, LGBT, CommunityHomosexual is a growing problem faced by current societies. The same-sex devotees have their own traditions in establishing their space identity and lifestyle and often try to conceal their sexual orientation from the public. This study aimed to learn the lifestyles of the LGBT community in Banda Aceh. This study used the qualitative descriptive approach. The subjects were 5 homosexual singles aged 19 to 27 years, while the objects were their social lifestyles. The data were collected through interviews. The results of the descriptive analysis showed that factors affecting the homosexual lifestyle in the society were activities, interests, and opinions. Homosexual lifestyles are the lifestyles of a homosexual person with diverged sexual orientation such as interacting and having sexual intercourse with the same-sex individuals. The sexual behaviors of the homosexual couples were similar to that of the normal couples such as holding hands and hugging. The main distinctive behavior was that they preferred a private sexual intercourse. This behavior was driven by the fact that homosexual preferences are considered as unnatural behaviors that diverge from a variety of existing social rules, values, and norms. Therefore, counseling teachers are expected to thoroughly and extensively provide guidance about deviant behaviors such as homosexual. With adequate knowledge, students can take care of themselves and restrict themselves from falling to deviant behaviors against the social norms.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PERILAKU BULLYING PADA SISWA SD NEGERI KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH Ayu Muspita; Nurhasanah Nurhasanah; Martunis Martunis
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 2, No 1 (2017): Periode April 2017
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.985 KB)

Abstract

ABSTRAK Kata kunci: Faktor Penyebab, Perilaku Bullying, Siswa Perilaku bullying selama ini sering sekali terjadi di kalangan siswa, baik di tingkat SLTA, SLTP maupun di SD (Sekolah Dasar). Perilaku tersebut tentu saja tidak boleh dibiarkan karena bisa menimbulkan masalah lebih besar, yang dapat menghambat keberhasilan studi bagi siswa. Oleh karena itu, perlu dicari faktor-faktor yang menimbulkan perilaku tersebut, yang selanjutnya dapat dicari alternatif penanggulangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab perilaku bullying pada siswa SD Negeri Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa SD yang pernah terlibat dalam kasus bullying di sekolah sebanyak 6 orang dan guru-guru yang pernah menangani kasus bullying pada siswa di sekolah sebanyak 6 orang. Sedangkan objek penelitian adalah faktor-faktor penyebab perilaku bullying pada siswa.Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor penyebab perilaku bullying pada siswa SD Negeri Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah adalah faktor keluarga yang melakukan kekerasan kepada anak atau menampakkan praktek kekerasan di hadapan anaknya, teman sebaya (di sekolah dan luar lingkungan sekolah) yang berperilaku bullying, sekolah yang membiarkan atau tidak menerapkan sanksi yang tegas kepada siswa pelaku bullying serta media yang sering menampilkan adegan perilaku bullying. Oleh karena itu, diharapkan kepada pihak sekolah untuk mengadakan seminar edukasi atau sosialisasi mengenai bullying kepada orang tua, agar orang tua memiliki pemahaman yang baik mengenai masalah bullying ini. Selain itu, sekolah hendaknya mensosialisasikan peran guru BK dalam masalah bullying, sehingga murid menjadi tahu kemana mereka harus pergi dan bercerita mengenai masalah bullying yang sedang dihadapinya.
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR PADA SISWA (Suatu Studi Penelitian Pada MAN Darussalam) Safraturrina Safraturrina; Said Nurdin; Martunis Yahya
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 1, No 2 (2016): Wisuda Periode November 2016
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.017 KB)

Abstract

ABSTRACTThis study entitled "The correlation between students’s self efficacy and student’s self-reliance in learning (A Study on students of MAN Darussalam)". This study is aimed to figure out the description of self-efficacy and students’ autonomous learning as well as to describe the relationship between self-efficacy and the independence learning of students. This descriptive correlational research used a quantitative approach to determine the relationship between both of issues. It took place in MAN Darussalam (Islamic senior high school of Darussalam) Aceh Besar.  The population of research was students grade X and XI with 436 members in total. Meanwhile,  the research sample was gathered by using simple random sampling technique through Slovin formula and it came out with 186 samples in total. The data collection of study involved a questionnaire with 1-4 of scale and a technique of descriptive percentage analysis. Based on the data analysis, the result bears out that there are no respondents in the variable of self-efficacy in low category. While the medium category only has 70 respondents (37.6%) and 116 respondents (62.4%) in the high category. Accordingly,  the students’ self-efficacy mostly stands on the high category. Besides, the autonomous learning variable shows no respondents in the low category. Then in  the medium category there are  only 78 respondents (41.93%) and 108 respondents (58%) are in the high category. By means that more than half students of MAN Darussalam have a high category of independence learning. To make the correlation between both variables clear, the data were analyzed by using the correlation test; Product moment. The study resulted that the value of correlation between self-efficacy and students’ autonomous learning stands at r (xy) = 0.729 with a significant level of P 0.05 (0.000 0.05). Thus, the hypothesis is received and it can be concluded that there is a strong and significant correlation between self-efficacy and students’ autonomous learning. Therefore, the positive correlation value indicates that the higher and better self-efficacy, the higher and better autonomous learning it will be. Keywords: Students’ self efficacy, Students’ autonomous learning  ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Hubungan Efikasi Diri dengan Kemandirian Belajar pada Siswa (Suatu Studi Penelitian Pada Siswa MAN Darussalam)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efikasi diri dan kemandirian belajar pada siswa, serta hubungan antara  efikasi diri dengan kemandirian belajar pada siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian bertempat di MAN Darussalam Aceh Besar dengan populasi kelas X dan kelas XI yang berjumlah 436 siswa. Sampel penelitian menggunakan simple random sampling dengan menggunakan rumus Slovin, sampel sebanyak 186 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode kuesioner dengan skala  1-4, dan untuk mengetahui gambaran data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penelitian mengenai hubungan efikasi diri dengan kemandirian belajar pada siswa  MAN Darussalam diketahui gambaran variabel efikasi diri menunjukkan bahwa pada skala katagori rendah tidak memiliki responden, untuk katagori sedang terdapat 70 responden (37,6%), dan untuk katagori tinggi memiliki 116 responden (62,4%), artinya efikasi diri siswa MAN Darussalam sebagian besar berada pada katagori tinggi. Sedangkan pada gambaran variabel kemandirian belajar menunjukkan bahwa pada katagori rendah tidak terdapat responden, katagori sedang memiliki 78 responden (41,93%), dan untuk katagori tinggi memiliki 108 responden (58%) yang berarti lebih setengah dari siswa MAN Darussalam memiliki kemandirian belajar pada katagori tinggi. Dalam mengetahui korelasi, data dianalisis menggunakan uji korelasi Product Moment. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai korelasi antara efikasi diri dengan kemandrian belajar pada siswa MAN Darussalam dengan r(xy) = 0.729 dengan tingkat signifikan p 0.05  (0,000 0.05). Dengan demikian hipotesis didalam penelitian ini diterima, artinya terdapat korelasi yang kuat dan signifikan antara efikasi diri dengan kemandirian belajar, nilai korelasi yang positif menunjukkan semakin tinggi dan baik efikasi diri siswa maka akan semakin tinggi dan baik juga kemandirian belajarnya. Kata kunci: Efikasi diri Siswa , kemandirian belajar
Penerapan Teknik Modeling Simbolis dalam Meningkatkan Perilaku Toleransi Siswa Kelas V SD Negeri 25 Banda Aceh Putri Fakhrina Sari; Martunis Yahya; Fajriani Fajriani
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 2, No 2 (2017): Periode Agustus 2017
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.404 KB)

Abstract

Kata kunci:Perilaku toleransi, teknik modeling simbolisPerilaku toleransi merupakan hal yang harus dikembangkan kepada semua siswa di sekolah, agar terbentuk karakter siswa yang menghargai perbedaan dalam menjalani roda kehidupan dalam bermasyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan perilaku toleransi siswa Kelas V SD Negeri 25 Banda Aceh melalui teknik modeling simbolis,serta melihat ada atau tidaknya peningkatan perilaku toleransi siswa setelah diberikan perlakuan dengan teknik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bentuk pre-experiment, one group pre-post test design. Sampel diambil dengan metode purposive sampling berjumlah 10 orang dari 52 siswa yang memiliki perilaku toleransi rendah. Data dikumpulkan dengan angket berskala 1-4. Uji paired sample sign-test yang dipakai untuk melihat ada atau tidaknya peningkatan perilaku toleransi sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan setelah diberikan perlakuan berupa teknik modeling simbolispada siswa, terdapat perbedaan nilai rata-rata posttest lebih besar dari pretest yaitu 117,4≥94,1 yang berarti, adanya peningkatan skor perilaku toleransi siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan teknik modeling simbolis. Peningkatan skor rata-rata sebelum dan sesudah diberikan perlakuan sebanyak 23,3. Adapun perubahan positif (+) atau X sebanyak 10 oleh sebab itu, dengan melihat tabel binominal n=10 dan p=0,5, maka probabilitas untuk X≥10 adalah 0,001 dan karena 0,001 lebih kecil dari pada 0,05 maka pengujian hipotesis dalam penelitian ini Ho ditolak. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan pada skor perilaku toleransi sampel sebelum dan setelah diberikan teknik Modeling Simbolis.Hal tersebut dapat dinyatakan pula bahwa adanya peningkatan dan perubahan perilaku toleransi siswa kelas V SD Negeri 25 Banda Aceh setelah diberikan teknik modeling simbolis. 
Pengaruh Konformitas Teman Sebaya terhadap Gaya Hidup Experiencers Rayyan Rayyan; Syaiful Bahri; Abu Bakar
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 2, No 1 (2017): Periode April 2017
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.506 KB)

Abstract

ABSTRAK Rayyan. 2016. Pengaruh Konformitas Teman Sebaya terhadap Gaya Hidup Experiencers. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Drs. Syaiful Bahri, M.Pd., (2) Drs. Abu Bakar, M.Si Kata kunci: Konformitas Teman Sebaya, Gaya Hidup Experiencers Konformitas teman sebaya merupakan perubahan dalam berperilaku remaja untuk menyesuaikan lebih dekat dengan standar kelompok. Dalam hal ini, konformitas teman sebaya sangat mempengaruhi segala aktivitas pada remaja, termasuk gaya hidup. Salah satu segmen gaya hidup berdasarkan VALS (Values and Lifestyles) 2 adalah gaya hidup experiencers. Gaya hidup experiencers identik dengan ciri remaja yang mengikuti tren dan arus mode masa kini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan bertujuan untuk mengetahui gambaran konformitas teman sebaya dan gaya hidup experiencers pada siswa kelas XI dan XII SMA di Banda Aceh serta untuk mengetahui pengaruh konformitas teman sebaya terhadap gaya hidup experiencers pada siswa kelas XI dan XII SMA di Banda Aceh yang berjumlah 1.076 siswa. Pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling dengan menggunakan rumus slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 292 siswa. Pengumpulan data menggunakan skala 1-4. Hasil analisis deskriptif persentase menggambarkan bahwa hampir setengah siswa kelas XI dan XII SMA di Banda Aceh melakukan konformitas teman sebaya dan memiliki gaya hidup experiencers pada kategori sedang yaitu (34,2%) dan (41,4%). Hasil analisis regresi sederhana konformitas teman sebaya terhadap gaya hidup experiencers menghasilkan koefisien regresi (R) sebesar (0,330) dengan p 0,05 sedangkan nilai (35,337) (3,89) artinya ada pengaruh yang positif dan signifikan konformitas teman sebaya terhadap gaya hidup experiencers selanjutnya indeks determinasi () sebesar (0,109) atau (10,90%) artinya konformitas teman sebaya memberikan pengaruh terhadap gaya hidup experiencers pada siswa SMA di Banda Aceh sebesar (10,90%).
THE RELATIONSHIP BETWEEN NEEDS FOR DOMINANCE WITH INTENSITY ORGANIZING STUDENT IN FACULTY DA’WAH INSTITUTION (LDF) ALMUDARRIS FKIP AT SYIAH KUALA UNIVERSITY Wahyuni Wahyuni; Dahliana Abdullah; Abu Bakar
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 1, No 2 (2016): Wisuda Periode November 2016
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.936 KB)

Abstract

The study entitled "The Relationship Between Needs For Dominance with intensity Organizing student in faculty da’wah institution (LDF) Almudarris FKIP At Syiah Kuala University" aimed to describe about  the needs for dominance with the intensity of association and relationship needs for dominance with the intensity of the association. The populations in this study were 154 people. The researcher used total population sampling technique. This study was a quantitative study with descriptive and correlational. The data collection that was used by researcher using distributing instrument in the form of scale. Those items were favorable and unfavorable, they were responded by study participants in five large-scale response. The results of the analysis of research data showed that the needs for dominance in more than half the students at the high category (58%), a small portion in middle category (32%), and a few was in the category of very high (10%). While the intensity of the association for more than half were in the high category (51%), a small portion was in the category of very high (30%), and a few are in the medium category (18%). The results of data analysis using product moment correlation test showed that the correlation between the needs for dominance with the intensity of a student association with r (xy) = 0.355 with a significant level of p 0.05 (0.210 0.05). Thus the alternative hypothesis was accepted, it meant there was a significant correlation between the needs for dominance with the intensity of the student organization, the positive correlation value indicated the higher and better the student needs for dominance tended to be higher and better organize student intensity. It could be concluded that there was a relationship between the needs for dominance with the intensity of the student organization at the faculty da’wah institution (LDF) Almudarris FKIP at Syiah Kuala University. Keywords: needs for dominance, intensity Organizing
KORELASI ANTARA KEPEDULIAN ORANG TUA DENGAN KUALITAS PERTEMANAN REMAJA DI SMP N 10 TAKENGON Ipak Rima Tuah Niate; Abu Bakar; Said Nurdin
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 2, No 2 (2017): Periode Agustus 2017
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.97 KB)

Abstract

Keywords: Concern Parents, Teens Friendship QualityParents who care about their friendship would seek in such a way that the children can have a good friend in the neighborhood. This study seeks to describe the correlation between the awareness of parents with teenage friendship quality in SMP N 10 Takengon. This study aims to determine the existence of a significant relationship between the awareness of parents with teenage friendship quality. The population in this study are students of SMP N 10 Takengon totaling 120 people. The sampling technique in this research is nonprobability sampling. This study is a quantitative study with descriptive and correlational. The data collection is done by spreading the questionnaire instrument. Those items which are responded by survey respondents in the answers to the five categories. The data were processed and analyzed using SPSS. The results showed that the awareness of parents in SMP N 10 Takengon in general are in the medium category, while the quality of adolescent friendships in middle category. Data analysis technique used in the study to be missed formulation number 1 and 2 is a descriptive analysis of the percentage, whereas for the formulation of the problem number 3 using Product Moment correlation test. The results of data analysis using correlation there is a significant correlation between the awareness of parents with teenage friendship quality are obtained r_xy, that there is a significant correlation between the awareness of parents with teenage friendship quality. Thus the higher the awareness of parents, the better the quality of friendship with the child in SMP N 10 Takengon. Some suggestions are recommended
DINAMIKA MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA MANDIRI DI SMPN 10 BANDA ACEH Nurhayati Nurhayati; Nurhasanah Nurhasanah; Dahliana Abdullah
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 1, No 2 (2016): Wisuda Periode November 2016
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.353 KB)

Abstract

ABSTRAKKata Kunci : Dinamika, Motivasi belajar, Siswa Mandiri SMPN 10 Banda AcehDinamika merupakan beragam cara dalam memotivasi siswa. Motivasi belajar adalah keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, yang dapat menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar. Motivasi seseorang akan meningkat apabila terlihat adanya hubungan antara kegiatan yang dilakukan dengan tujuan yang ingin dicapai. Mandiri adalah dimana seseorang mau dan mampu mewujudkan kehendak/keinginan dirinya yang terlihat dalam tindakan/perbuatan nyata guna menghasilkan sesuatu. Gambaran dinamika motivasi belajar pada siswa kelas inti SMPN 10 Banda Aceh memilki perbedaan dimana siswa kelas inti lebih aktif dibandingkan siswa kelas lainnya. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui gambaran dinamika motivasi belajar pada siswa kelas inti SMPN 10 Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan menggunakan metode deskriptif yang bersifat kualitatif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas inti. Sampel penelitian adalah 5 orang siswa pada masing-masing kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat gamabaran motivasi belajar yang baik pada SMPN 10 Banda Aceh khususnya di kelas inti, yang mana gambarannya  adalah tekun menghadapi tugas, ulet , dapat mempertahankan pendapatnya, cepat bosan pada tugas rutin, dan lebih senang bekerja sendiri. Akan tetapi yang lebih menonjol dari semua gambaran motivasi belajar tersebut pada SMPN 10 Banda Aceh adalah tekun menghadapi tugas dan ulet menghadapi kesulitan.

Page 3 of 21 | Total Record : 206