cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling
ISSN : 26150344     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan karya-karya mahasiswa jurusan bimbingan dan konseling terutama hasil dari penelitian yang mereka lakukan. Jurnal berfokus pada semua aspek psikologis yang mempengaruhi pelajar dan semua teknik bantuan psikologis yang dapat diberikan untuk menolong mereka mencapai kesuksesan dalam belajar.
Arjuna Subject : -
Articles 206 Documents
REGULASI DIRI PADA IBU TUNGGAL YANG MEMILIKI ANAK REMAJA Zawil Arham; Bahrun Bahrun; Abu Bakar
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 2, No 2 (2017): Periode Agustus 2017
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.864 KB)

Abstract

Arham, Zawil 2016. Self Regulation In Single Mothers Who Have Children. Thesis, Department of Guidance and Counseling, the Faculty of Education, University of Syiah Kuala. Supervisor: (1) Dr.Bahrun, M. Pd, (2) Drs. Abu Bakr, M.Si Keywords: Self-Regulation, Single Mother, Teens This study entitled "Self Regulation In Single Mothers Who Have Children". The purpose of this study to find out how self-regulation in the single mother who has a teenage son. This research method is descriptive qualitative. The research location is housed in Johan Pahlawan sub-district of West Aceh district with 5 key respondents. The process of collecting data using interviews conducted during the first week. Data analysis using case analysis per respondent narrative. The results showed each of the respondents have a self-regulation vary. Each respondent memili its own way of regulating itself. Respondents first, second, fourth and fifth more democratic parenting apply to the child are free to express their opinions, while the third respondent is applying to authoritarian parenting. Single mothers in the district Gupta heroes have been able to regulate itself properly, they already have a clear objective and a plan to regulate the behavior of children.
STRATEGI PENCEGAHAN TINDAKAN KEKERASAN TERHADAP ANAK DI SEKOLAH DASAR NEGERI BANDA ACEH Fiyki Amelia; Abu Bakar; Hetti Zuliani
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 2, No 1 (2017): Periode April 2017
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.754 KB)

Abstract

ABSTRAK Fiyki Amelia, Strategi Pencegahan Tindakan Kekerasan Terhadap Anak Di Sekolah Dasar Negeri Banda Aceh. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:(1)   Drs.Abu bakar, M.Si (2) Hetti Zuliani M.Pd. Kata Kunci: Strategi Pencegahan, Tindakan Kekerasan Terhadap Anak Tindakan Kekerasan terhadap anak merupakan Semua bentuk perlakuan menyakitkan secara fisik maupun emosional,  kekerasan seksual, penelantaraan, eksploitasi komersial atau eksploitasi lain yang mengakibatkan cedera atau kerugian nyata ataupun potensial terhadap kesehatan anak, kelangsungan hidup anak, tumbuh kembang anak atau martabat anak yang dilakukan dalam konteks hubungan tanggung jawab, kepercayaan atau kekuasaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pencegahan tindakan kekerasan terhadap anak yang dilakukan di Sekolah  dan Kendala yang ditemukan dalam proses pelaksanaan pencegahan Tindakan kekerasan di Sekolah Dasar Negeri Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Guru di Sekolah Dasar Negeri 16, 54,dan 61 Banda Aceh sebanyak 5 orang. Sedangkan Objek penelitian adalah Anak di Sekolah Dasar. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode wawancara. Hasil analisis deskriptif data menunjukkan bahwa terdapat empat strategi yang dilakukan Guru untuk mencegah terjadinya tindakan kekerasan di Sekolah yaitu Mengidentifikasi kasus dan menindaklanjuti kasus di sekolah, mensosialisasikan bahaya kekerasan pada anak di Sekolah, kerja sama dengan pihak yang berkompeten, dan Pembentukan Tim pencegahan tindak kekerasan di Sekolah. Dalam hal ini Guru menghadapi beberapa hambatan dalam pelaksanaan keempat strategi pencegahan tindak kekerasan terhadap anak di sekolah. Salah satu permasalahan yang sering terjadi di Sekolah adalah kekerasan yang berkategori rendah. Untuk meminimalisir terjadinya kenakalan anak atau tindakan kekerasan pada anak diharapkan pihak sekolah perlu menciptakan dan melaksanakan upaya dan strategi pencegahan tindakan kekerasan secara komprehensif dan integratif di Sekolah agar siswa dapat melindungi diri dan tidak terjerumus kepada hal-hal yang bertentangan dengan peraturan Sekolah.
Upaya Teungku Dayah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Santri Di Dayah Thalibul Huda Gampoeng Bayu Lamcot Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh Fakhrurrazi Fakhrurrazi; Syaiful Bahri; Amsal Amri
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 1, No 2 (2016): Wisuda Periode November 2016
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.308 KB)

Abstract

Fakhrurrazi. 2016. Upaya Teungku Dayah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Santri Di Dayah Thalibul Huda Gampoeng Bayu Lamcot Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh. Skripsi, Program Studi Bimbingan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1)   Drs. Syaiful Bahri, M.Pd., (2) Drs. Amsal Amri, M.Pd Kata Kunci: Upaya, Teungku Dayah, Kedisiplinan Belajar Santri Pendidikan Dayah berfungsi untuk mendalami ilmu agama Islam sebagai pedoman hidup dengan menekankan kepentingan dalam kehidupan sehari-hari dan bermasyarakat. Sumber ilmu rujukan adalah dari ulama bermazhab Syafi'i dan beraliran Ahlussunnah wal Jama'ah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya Teungku Dayah dalam meningkatkan kedisiplinan belajar Santri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya Teungku Dayah dalam meningkatkan kedisiplinan belajar Santri. Penelitian ini juga bermanfaat sebagai bahan pertimbangan bagi lembaga pendidikan Dayah dalam mengembangkan Dayahnya. Bagi Santri agar dapat meningkatkan kedisiplinan dalam belajar. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dilakukan dengan jenis/metode deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di Dayah Thalibul  Huda Gampoeng Bayu Lamcot Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh. Subjek penelitian adalah 5 orang Teungku dayah dan 30 orang Santri. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan  mendeskripsikan semua hasil wawancara dengan Teungku dan Santri selanjuntnya diambil kesimpulan. Hasil penelitian adalah 1) setiap selesai shalat lima waktu, Teungku memberikan nasihat kepada santri untuk tetap menjaga kedisiplinan dalam belajar, misalnya tepat waktu masuk kelas dan aktif dalam pembelajaran, 2) santri juga di ajarkan adab-adab dalam belajar. Dengan demikian santri akan disiplin dalam belajar, 3) jika santri melakukan masalah atau tidak disiplin terhadap waktu belajar, shalat berjamaah dan mengulang pelajaran, maka dilakukan peringatan dan diberikan sangsi sesuai peraturan dayah yang telah di tetapkan, 4) santri dilatih dalam kepemimpinan, misalnya mengontrol santri ketika masuk waktu shalat. Diberikan tugas untuk dapat mengingatkan dirinya dan temannya dalam melaksanakan shalat berjamaah.
Pengaruh Kontrol Diri Terhadap Disiplin Belajar Siswa SMP Negeri 2, SMP Negeri 8 Dan SMP Negeri 17 Banda Aceh Irhamiati Irhamiati; Syaiful Bahri; Nurhasanah Nurhasanah
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 2, No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.164 KB)

Abstract

Learning disipline does not grow by itself, the discipline will be easy to grow and develop when arising from inner awareness and the quality of self-control. This study concerns students’ learning discipline influenced by self-control. The purpose of this study is to know the description of self-control, learning discipline and the influence of self-control on students’ learning discipline in SMP Negeri 2, SMP Negeri 8 and SMP Negeri 17 Banda Aceh. This research method is descriptive with quantitative approach. The population in this study consists of 1212 students, while the sample of the study consists of 295 students. The data collection technique is using questionnaire. The data analysis technique is quantitative descriptive analysis by using linear regression test. Referring to the purpose of research which is to know the description of self-control, learning discipline and the influence of self-control on student learning discipline in SMP Negeri 2, SMP Negeri 8 And SMP Negeri 17 Banda Aceh, the results obtained indicate that self-control and learning discipline are in the moderate category of 43.7% and 37.6%. The result of regression coefficient analysis is 0,690 with p 0,05, while Fcount 265,668 bigger than Ftable is 3,89. The results are interpreted that there is a significant influence of self-control on the learning discipline with the coefficient of determination (R2) of 0.476 (47.6%). It indicates that self-control can affect the discipline of learning by 47.6%. Besides, the results of linear regression test are that when the level of self-control increased, then the discipline of learning rose by 1.121. The increase of learning discipline shows a significant influence of self-control. Therefore, it can be concluded that the higher the prediction on self-control, the higher the discipline of learning in the students of SMP Negeri in Banda Aceh.Keywords: Self-control, Learning discpilineABSTRAKDisiplin belajar tidak tumbuh dengan sendirinya dalam diri seseorang, disiplin akan mudah tumbuh dan berkembang bila timbul dari kesadaran dalam diri serta adanya kualitas pengendalian diri. Penelitian ini mengenai disiplin belajar siswa yang dipengaruhi oleh kontrol diri. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui gambaran kontrol diri, gambaran disiplin belajar dan pengaruh kontrol diri terhadap disiplin belajar siswa di SMP Negeri 2, SMP Negeri 8 Dan SMP Negeri 17 Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.127 siswa, sedangkan sampel penelitian berjumlah 295 siswa. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan angket. Teknik analisis data yaitu analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan uji regresi linear. Merujuk pada tujuan penelitian yaitu mengetahui gambaran kontrol diri, gambaran disiplin belajar dan pengaruh kontrol diri terhadap disiplin belajar siswa di SMP Negeri 2, SMP Negeri 8  Dan SMP Negeri 17 Banda Aceh, maka hasil penelitian yang diperoleh menggambarkan bahwa kontrol diri dan disiplin belajar masing-masing berada pada kategori sedang yaitu 43,7% dan 37,6%. Hasil analisis koefisien regresi sebesar 0,690 dengan p0,05, sedangkan Fhitung 265,668 lebih besar daripada Ftabel yaitu 3,89. Hasil tersebut dimaknai terdapat pengaruh yang signifikan kontrol diri terhadap disiplin belajar dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,476 (47,6%). Hal ini menunjukkan bahwa kontrol diri dapat mempengaruhi disiplin belajar sebesar 47,6%. Sedangkan hasil uji regresi linear yaitu setiap kenaikan satu tingkat kontrol diri, maka disiplin belajar naik sebesar 1,121. Kenaikan disiplin belajar menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari kontrol diri. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi prediksi pada kontrol diri, maka semakin tinggi disiplin belajar pada siswa SMP Negeri di Banda Aceh. Kata kunci: Kontrol diri, Disiplin belajar
Pengaruh gaya kelekatan orang tua-anak terhadap penyesuaian sosial siswa SMPN 18 Banda Aceh Suci Rahmadyanti; Martunis Yahya; M. Husen
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 2, No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.164 KB)

Abstract

This study was talking about the social adjustment of students who are affected by parent-child attachment. A good relationship between parent-child, will assist children in adapting himself with the social environment. The purpose of this study is to determine the effect of parent-child attachment style to the social adjustment of students in junior high school 18 Banda Aceh. This research method is descriptive with quantitative approach. The population of this study  numbered 420 students, while 204 students are the study’s sample. The data collection technique was a questionnaire. Data analysis techniques to find out   the representation of the two variables: quantitative descriptive analysis, while the formula used to see the effect of the coefficient of determination (R2). The result of this  research  determined that most parent-child attachment style and social adjustment of each middle category is 72.5% and 67.2%. The determination coefficient of analysis result (R2) is 29%, while 71% are influenced by other factors.Keywords: Parent-Child Attachment, social adjustmentABSTRAKHubungan yang baik antara orangtua-anak, akan membantu anak dalam menyesuaikan dirinya dengan lingkungan sosial. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh gaya kelekatan orangtua-anak terhadap penyesuaian sosial siswa di SMP negeri 18 Banda Aceh. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini berjumlah 420 siswa,  sedangkan sampel penelitian 204 siswa. Teknik pengumpulan data adalah angket. Teknik analisis data untuk melihat gambaran kedua variabel yaitu analisis deskriptif kuantitatif, sedangkan untuk melihat pengaruh digunakan rumus koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian mengambarkan bahwa sebagian besar gaya kelekatan orangtua-anak dan penyesuaian sosial masing-masing berada pada kategori sedang yaitu 72,5% dan 67,2%. Hasil analisis koefisien determinasi (R2) sebesar 29%, Sedangkan 71% dipengaruhi oleh faktor lainnya.Kata kunci: Kelekatan orangtua-anak, Penyesuaian sosial
Pengaruh Efikasi Diri Terhadap Kematangan Karir Siswa SMAN Banda Aceh Dika Fadhila; Dahliana Abd.; Nurbaity Bustamam
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 2, No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.164 KB)

Abstract

Self-efficacy is believed to contribute to student career maturity. This research uses descriptive method with a quantitative approach to prove this. The study aimed to find out the picture of self-efficacy and career maturity in students of State High Schools in Banda Aceh and to determine the effect of self-efficacy on career maturity on students of State High Schools in Banda Aceh. The study population amounted to 1,076 students taking samples using cluster random sampling to obtain a sample of 292 students. Data collection used was two psychological scales. The results of descriptive analysis illustrate that students in State High School in Banda Aceh have self-efficacy and have career maturity in the medium category, namely (34.2%) and (41.4%). The results of simple regression analysis of self-efficacy towards career maturity produce a regression coefficient (R) of 0.330 with p 0.05 while the F_count is 5.337 F table of 3.89, then the determination index (R ^ 2) is (0.109) or (10.90% ) means that self-efficacy has an effect on career maturity in state high school students in Banda Aceh by 10.90%.Keywords: Self-Efficacy, Career Maturity, High School StudentsABSTRAKEfikasi diri diyakini memberikan kontribusi terhadap kematangan karir siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif untuk membuktikan hal ini. Penelitian ditujukan untuk mengetahui gambaran efikasi diri dan kematangan karir pada siswa SMA Negeri di Banda Aceh serta untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap kematangan karir pada siswa SMA Negeri di Banda Aceh. Populasi penelitian berjumlah 1.076 siswa pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 292 siswa. Pengumpulan data menggunakan skala psikologis berskala 4. Hasil analisis deskriptif menggambarkan bahwa siswa SMA Negeri di Banda Aceh memiliki efikasi diri dan memiliki kematangan karir pada kategori sedang yaitu (34,2%) dan (41,4%). Hasil analisis regresi sederhana efikasi diri terhadap kematangan karir menghasilkan koefisien regresi (R) sebesar 0,330 dengan p 0,05 sedangkan nilai F_hitung 5,337 F_tabel  3,89 selanjutnya indeks determinasi (R^2) sebesar (0,109) atau (10,90%) artinya efikasi diri memberikan pengaruh terhadap kematangan karir pada siswa SMA Negeri di Banda Aceh sebesar 10,90%. Kata kunci: Efikasi Diri, Kematangan Karir, Siswa SMA
Penerapan Teknik Modeling Simbolik Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Di MTsN Model Banda Aceh Yuwinda Ardila; Said Nurdin; Nurhasanah Nurhasanah
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 2, No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.164 KB)

Abstract

ABSTRACT The study entitled "Implementation of Symbolic Modeling Techniques to Improve Social Skills Students in MTsN Model Banda Aceh" was intended to determine the success of symbolic modeling techniques in improving social skills in students. The study was a pre-experiment conducted in MTsN Model Banda Aceh with the one group pretest-posttest design. Samples involved in this study were 15 students taken from 34 students by using purposive sampling technique. Experiments were performed as many as 9 meetings. Data collected using a four point social skills rating scale and behavior observation. Data analysis technique utilized was Z-score sign-test statistics for quantitative data and qualitative analysis for data collected through observation. Results of quantitative data analysis showed that the obtained Z is 3.87, bigger than Z critics 1.96 at significance level 0.05, then the test hypothesis (Ha) was accepted. The results of qualitative data analysis showed that changes in the behavior of social skills in students gradually as well as their courage in the students to combat all forms of behavior experienced low social skills. It can be concluded that the symbolic modeling techniques can improve the social skills of students. Keywords: Symbolic Modeling Techniques, Social Skills  ABSTRAK Penelitian berjudul “Penerapan Teknik Modeling Simbolik untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa di MTsN Model Banda Aceh” ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan teknik modeling simbolik dalam meningkatkan keterampilan sosial pada siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen yang dilaksanakan di MTsN Model Banda Aceh dengan desain penelitian one group pretest-posttest. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah 15 peserta didik yang diambil dari 34 siswa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Eksperimen dilakukan sebanyak 9 kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala keterampilan sosial yang terdiri dari 4 skala. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini ialah analisis kuantitatif berupa statistik sign-test dengan sampel besar menggunakan rumus Z-score dan analisis kualitatif berupa observasi. Hasil analisis data kuantitatif menunjukkan bahwa harga Zhitung Ztabel yaitu 3.87 1.96 pada taraf signifikan 0.05, maka pengujian hipotesis dalam penelitian ini Ha diterima. Hasil analisis data kualitatif menunjukan bahwa adanya perubahan perilaku keterampilan sosial pada siswa secara bertahap serta adanya keberanian pada siswa untuk melawan segala bentuk perilaku keterampilan sosial rendah yang dialami. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teknik modeling simbolik dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa. Kata kunci: Teknik Modeling Simbolik, Keterampilan Sosial
Layanan peminatan kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 17 Banda Aceh Mariana Mariana; M. Husen; Said Nurdin
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 2, No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.164 KB)

Abstract

This study aims to determine the implementation of specialization services on extracurricular activities in SMP Negeri 17 Banda Aceh. This research used desciptive qualitative approach. The subjects of this study were guidance teachers, OSIS supervisors, teachers, deputy principal of student affairs and each student representative who participated in extracurricular activities. The object of research was the implementation of specialization services on extracurricular activities. Data collection used was observation and interview. The results of the study indicate that the specialization of school service activities are data collection, specialization information, identification and determination of specialization, adjustment and monitoring / follow up. Data collection of students viewed from the achievements of students, the value of the UN seen from the highest score on each subject listed on student report cards, ideals and parental support. Furthermore, the BK teacher provides special information about extracurricular activities and secondary school. Step identification and determination of student interest has been done by teachers BK yet not maximal for the lack of special tools in the identification and determination of interest, the way that has been used only by conducting interviews. The types of extracurricular activities include mandatory extracurricular activities such as scouts, and selected activities that are of interest to students such as volleyball, soccer, art galleries, drum bands, Olympics and the Youth Red Cross (PMR). Obstacles found in the implementation of extracurricular activities that lack of facilities and infrastructure, school funds and lack of supervisors of each extracurricular activity. Keywords: service specialization, extracurricular activities ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi layanan peminatan terhadap kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 17 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru BK, pembina Osis, guru bidang studi, wakil kesiswaan dan masing-masing perwakilan siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Sedangkan objek penelitian adalah implementasi layanan peminatan terhadap kegiatan ekstrakurikuler. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah layanan peminatan yang dilakukan yaitu pengumpulan data, informasi peminatan, identifikasi dan penetapan peminatan, penyesuaian dan monitoring/tindak lanjut. Pengumpulan data siswa dilihat dari prestasi yang pernah diraih siswa, nilai UN yang dilihat dari nilai tertinggi pada setiap mata pelajaran yang tercantum pada raport siswa, cita-cita dan dukungan orang tua. Selanjutnya guru BK memberikan informasi peminatan tentang kegiatan ekstrakurikuler dan sekolah lanjutan. Langkah identifikasi dan penetapan minat siswa sudah dilakukan oleh guru BK namun belum maksimal karena tidak adanya alat khusus dalam identifikasi dan penetapan minat, cara yang selama ini dipakai hanya dengan melakukan wawancara. Adapun jenis-jenis kegiatan ekstrakurikuler antara lain kegiatan ekstrakurikuler wajib yaitu pramuka, dan kegiatan pilihan yang menjadi minat siswa seperti bola voli, sepak bola, sanggar seni, drum band, olimpiade, dan PMR (Palang merah remaja). Kendala yang ditemukan pada pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler yaitu kurangnya sarana dan prasarana, dana sekolah dan kurangnya tenaga pembimbing masing-masing kegiatan ekstrakurikuler.Kata kunci: layanan peminatan, Kegiatan ekstrakurikuler
Pelaksanaan Layanan Peminatan dalam Implementasi Kurikulum 2013 Auliani Putri; Said Nurdin; Nurbaity Bustamam
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 2, No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.164 KB)

Abstract

Specialization service is one of the services aimed at developing the potential and career of students. This study aimed to describe the implementation of specialization services in schools, especially in the three schools that have certified guidance teachers. This research was conducted using qualitative descriptive method. The data collected by interview and analyzed by qualitative method i.e. data reduction, presentation, and conclusions drawing. The results showed that guidance teachers had followed the procedure in implementing the specialization services. In this process only a few students experience problems in grouping subjects. Selection for group subject placement is carried out systematically by the school and also involves parties outside the school, namely psychologists. Schools also carry out cross-interest programs. This specialization service is very focused on the placement of subject groups conducted in the first grade.Keywords: specialization services, Highschool students, the 2013th national curriculum, certified guidance teachersABSTRAKLayanan peminatan merupakan salah satu layanan yang ditujukan untuk pengembangan potensi serta karir peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan layanan peminatan di sekolah, khususnya pada tiga sekolah yang memiliki guru BK yang telah mendapatkan sertifikasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara konselor di sekolah. Analisis data dalam penelitian ini dengan reduksi data, penyajian data, dan menarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pelaksanaan layanan peminatan bagi siswa baru yang akan menempati beberapa kelompok mata pelajaran peminatan telah dilaksanakan sesuai prosedur. Dalam proses ini hanya sedikit siswa yang mengalami masalah dalam pengelompokan mata pelajaran. Hal ini dikarenakan siswa mengikuti semua langkah dan prosedur yang telah ditetapkan oleh sekolah. Penyeleksian untuk penempatan kelompok mata pelajaran dilakukan secara sistematis oleh sekolah dan juga melibatkan pihak di luar sekolah yaitu psikolog. Sekolah juga melaksanakan program lintas minat. Layanan peminatan ini sangat terfokus kepada penempatan kelompok mata pelajaran yang dilakukan pada kelas satu.  Kata kunci: layanan peminatan, siswa SMA, kurikulum 2013, Guru BK tersertifikasi
Kebiasaan Belajar Siswa Etnis Tionghoa Di SMA Methodist Banda Aceh Diantifani Harlianda; Dahliana Abdullah; Nurbaity Bustamam
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 2, No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.164 KB)

Abstract

ABSTRACT Students should have good study habits in order to obtain optimal learning outcomes and achievements. This study aims to describe the study habits of ethnic Chinese students in Methodist SMA Banda Aceh. This research is a descriptive research with qualitative and quantitative approach, or commonly called mixed methods. The population in this study was students of class X, XI and XII who ethnic Chinese in SMA Methodist Banda Aceh amounted to 93 students. The sampling technique used is total sampling. Data collection was done by distributing questionnaires and interviews. Data of research result is processed and analyzed by using percentage and qualitative analysis. Descriptive analysis results show that most (76.3%) students of Chinese ethnic have study habit which is in good category. From the interview result, it is known that the Chinese students have good study habit in the form of getting used to always finish the task punctually, discipline in learning, school promt attendance, prepare 2-3 days to face the exam, get used to using mind technique mapping (concept maps) and colorful pens in writing, get used to repeating lessons to make it easier to remember or memorize, make use of all the facilities provided by parents such as laptop, books, wifi, private tutor or learning in the place of les and take advantage of everything school learning facilities such as libraries, computer labs, language labs, chemistry labs, BEAMS (Board English Association of Methodist Students) rooms and other facilities.Keywords: Study habits, Chinese studentsABSTRAKPelajar sudah seharusnya memiliki kebiasaan belajar yang baik agar dapat memperoleh hasil belajar maupun prestasi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kebiasaan belajar siswa etnis Tionghoa di SMA Methodist Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X, XI dan XII yang beretnis Tionghoa di SMA Methodist Banda Aceh berjumlah 93 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket dan wawancara. Data hasil penelitian diolah dan dianalisis dengan menggunakan persentase dan analisa kualitatif. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa sebagian besar (76.3%) siswa etnis Tionghoa memiliki kebiasaan belajar yang berada pada kategori baik. Dari hasil wawancara diketahui bahwa siswa etnis Tionghoa memiliki kebiasaan belajar yang baik berupa membiasakan diri selalu menyelesaikan tugas dengan tepat waktu, disiplin dalam belajar, selalu datang kesekolah dengan tepat waktu, mempersiapkan diri belajar 2-3 hari untuk menghadapi ujian, membiasakan diri menggunakan teknik mind mapping (peta konsep) serta pulpen warna-warni dalam menulis, membiasakan diri mengulang-ngulang pelajaran untuk memudahkan mengingat atau menghafal, memanfaatkan segala fasilitas belajar yang disediakan orang tua seperti laptop, buku, wifi, guru privat maupun belajar di tempat les serta memanfaat segala fasilitas belajar di sekolah seperti, perpustakaan, lab komputer, lab bahasa, lab kimia, ruang BEAMS (Board English Association of Methodist Students) dan fasilitas yang lainnya.Kata kunci: kebiasaan belajar, etnis tionghoa

Page 4 of 21 | Total Record : 206