Buletin Udayana Mengabdi
Jurnal Udayana Mengabdi (JUM) diterbitkan sebagai media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah-masalah pembangunan, utamanya hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan hasil-hasil penelitian dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, tidak saja kepada masyarakat ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. serta meningkatkan kecerdasan penulis dan pembaca.
Articles
43 Documents
Search results for
, issue
"Vol 15 No 3 (2016)"
:
43 Documents
clear
RANCANGAN SISTEM INFORMASI BUDIDAYA JERUK BERBASIS ANDROID UNTUK MASYARAKAT DESA BUNUTIN KINTAMANI BANGLI
N.M.A.E.D. Wirastuti;
I.G.A.K.D.D. Hartawan;
I.M.A. Suyadnya
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (700.592 KB)
Bagaimanakah teknologi khususnya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dapat membantumasyarakat pedesaan yang umumnya mempunyai mata pencaharian sebagai petani khususnya untukkelompok petani di desa Bunutin untuk meningkatkan perekonomian mereka? Berangkat dari pertanyaantersebut, pada program ini dirancang suatu aplikasi TIK yaitu aplikasi layanan informasi budidaya jeruk yangterintegrasi dengan sistem informasi geografis berbasis Android. Program ini diharapkan dapat mendukungprogram pemerintah dalam mengatasi kesenjangan digital masyarakat kota dan desa (digital divide) sertadapat mewujudnya desa pintar (smart village). Tujuan dan luaran dari kegiatan yang dirancang adalah: 1)Menghasilkan dua buah aplikasi layanan informasi budidaya jeruk yang terintegrasi dengan sistem informasigeografis (SIG) pada dua buah smartphone ber-platform Android. Pada sistem layanan informasi ini jugaakan dilengkapi dengan manual prosedurnya. 2) Peningkatan pemahaman dan pengetahuan petani dan buruhtani dalam melakukan budidaya tanaman jeruk dan agribisnis untuk mengoptimalkan hasil pertanian, kualitashasil sehingga menghasilkan pendapatan sesuai dengan yang diharapkan. 3) Peningkatan pengetahuantentang manajemen, kesehatan dan keselamatan kerja dengan tersedianya layanan informasi yang akurat,cepat dimana saja dan kapan saja.
PENYULUHAN MANAJEMEN BAGI PENGUSAHA KECIL DI PESISIR PANTAI SANUR
I. G. A. K. Giantari;
N.N Kerti Yasa;
H. Rahyuda;
N.W Ekawati;
I.P.G. Sukaatmadja;
M.K Sri Budhi
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (211.303 KB)
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman tentang kualitas layanan,kualitas produk, cara penetapan harga, cara melakukan komunikasi dan pengelolaan keuangan secaraprofesional kepada para pengusaha kecil yang ada di Pantai Sanur. Metode kegiatan pengabdianmasyarakat ini menggunakan metode penyuluhan yaitu mendatangi satu persatu peserta pengabdian,praktek, diskusi dan tanya jawab. Metode penyuluhan digunakan untuk menyampaikan pengetahuan secaraumum tentang kualitas layanan dan laporan keuangan perusahaan yang sederhana kepada peserta. Praktekdigunakan untuk memberikan keterampilan langsung mengenai pembuatan laporan neraca dan rugi laba yangsederhana sehingga mereka faham dan dapat mengaplikasikan dalam kegiatan usahanya. Tanya jawab digunakanuntuk melengkapi hal-hal yang belum terakomodasi oleh kedua metode di atas. Penyuluhan ini diikuti oleh parapengusaha yang terdapat di Pantai Sanur sebagai subyek sasaran.Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa kegiatan ini cukup berhasil dilakukan hal ini dapat dilihat dari: (1) pesertayang berpartisipasi sesuai dengan target yaitu 100 persen (16 dari 16 orang pengusaha bersedia diberikanpenyuluhan) (2) hasil penyuluhan dinyatakan sangat baik sesuai dengan kuesioner yang diisi oleh peserta, (3)Peserta sangat antusias mengikuti penyuluhan yang dilihat dari keseriusan mengikuti penyuluhan, banyakpertanyaan yang diajukan.
PENERAPAN POMPA HYDRAM PARAREL UNTUK MENGATASI PERMASALAHAN AIR BERSIH DI DESA KESIMPAR-KARANGASEM
IGN. Putu Tenaya;
IGK Sukadana;
IKG. Wirawan
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (495.807 KB)
Kesimpar village located in the district Abang, regency of Karangasem. Consists of 2750 inhabitants, ofwhich 95 percent are farmers and ranchers. To meet the water needs from Andong water resources hascapacity 10 liters per second, with a walk takes 2-3 hours. From the initial survei and mapping of thesituation by the team, accompanied by community leaders, it is possible to build clean water sistems withapplication technologist hydram pump. Tim from Mechanical Engineering of Udayana University ready tohelp designing and assisting in building the sistem. The target of this service are: the establishment of waterservices, distribution evenly to every community with the appropriate discharge national standards. Resultingfrom the implementation of activities: Village Kesimpar clean water source that has the potential to be fullyutilized. It was decided to use hydram pump valve tap spherical models, the dimensions of the pump: pumpbody diameter 6 inch, 8 inch diameter of air tube, diameter/length drive pipe 6 inch/54 m. The execution ofthe planned sistem is evidenced by pumping beats period 40-44 perminute. Evaluation of the pumpingcapacity has reached capacity planning, one pump has a capacity of 0.9 - 1.0 liters/minute, and two pumpsare installed in parallel has a total capacity of 1.8 - 2.0 liters/min. Residents in the area Pura Bangun Saktisome 50 families had served with clean water.
PENERAPAN TEKNOLOGI PENYARINGAN AIR SEDERHANA DI DESA CUKANGGENTENG
H. Kristianto;
Katherine Katherine;
J. N. M. Soetedjo;
C. W. Handriono;
V. J. Guntoro;
R. J. Farand;
B. Y. Suhendar;
E. D. Puspitorini
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (417.594 KB)
Desa Cukanggenteng di Ciwidey, Kabupaten Bandung memiliki akses air bersih yang terbatas, sehinggawarga menggunakan air sungai yang keruh untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari. Warga telah berupayauntuk menjernihkan air dengan cara menggunakan bak-bak sedimentasi. Akan tetapi bak sedimentasi yangsudah dipasang tidak berhasil. Dalam kegiatan pengabdian ini, penyaring air sederhana skala kecil dipasanguntuk mengatasi masalah air bersih warga. Penyaring air dibuat dari pipa PVC dengan menggunakan pasir,kerikil, arang batok, sabut kelapa dan spons sebagai media penyaring. Unit penyaring yang dipasang berhasilmenjernihkan air dengan menurunkan turbiditas dari 68,06NTU menjadi 0,81NTU, dengan pH air stabil pada7,41. Air hasil penyaringan telah memenuhi standard air bersih berdasarkan PERMENKES RI No.416/MENKES/PER/IX/1990, bahkan turbiditasnya memenuhi standard air minum yang tertuang di SKMENKES No 907/MENSKES/SK/VII/2002.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN REGENERASI MINYAK JELANTAH DENGAN JERAMI PADI (ORIZA SATIVA) KEPADA PEDAGANG GORENGAN DI PASAR MALAM BUKIT JIMBARAN, BADUNG, BALI
A.A.R.P Dewi;
M. Oka;
D.A.F Sari;
N.K.D Triastuti;
A.A.M.A.M. Putra;
I.N.K. Widjaja
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (321.277 KB)
Penggunaan minyak goreng yang berulang-ulang dapat menurunkan kualitas minyak goreng baik secarafisika maupun kimia. Jerami padi dapat digunakan sebagai adsorben dalam pemurnian minyak goreng bekaspakai. Dengan pemurnian minyak jelantah tentu sangat membantu pedagang gorengan kecil menekan biayaoperasional. Target khususnya adalah untuk meningkatkan wawasan dan ketrampilan pedagang gorengandalam pemurnian minyak jelantah, sehingga dalam jangka panjang dapat membantu memperbaiki keadaanperekonomian pedagang melalui penghematan yang cerdas. Kegiatan pemberdayaan ini diberikan kepadapedagang gorengan yang berjualan di areal Pasar Malam Bukit Jimbaran. Metode yang digunakan yaitusosialisasi mengenai bahaya penggunaan minyak jelantah dan pelatihan pemurnian minyak jelantah. Selainitu dilakukan pula upaya evaluasi dan monitoring terhadap pelaksanaan penjernihan mandiri. Melaluikegiatan pemberdayaan ini pedagang akan memperoleh pengetahuan arti penting menjaga kualitas produkdan terampil dalam hal regenerasi minyak jelantah. Dari kegiatan pemberdayaan ini terlihat antusiasme yangbesar dari peserta dalam mengikuti program dan secara umum peserta dapat melakukan penjernihan secaramandiri.
PELATIHAN DESAIN DENGAN TEKNOLOGI KOMPUTER UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS BATIK PODHEK PAMEKASAN
B. K. Khotimah;
Haryanto Haryanto;
E. Widiaswanti
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (569.594 KB)
Batik Madura adalah warisan budaya yang pada dasarnya secara keseluruhan tidak dapat direduksi menjadisekadar motif atau sebagai proses belaka. Batik memiliki konsep yang lengkap dan makna budaya untukgenerasi mendatang yang harus terus dipertahankan. Upaya ini harus dilanjutkan dengan memadukan ilmupengetahuan dan teknologi sehingga memungkinkan pengembangan batik dan batik dapat terus berkembangdi konteks sekarang (modern). Program pengabdian pada masyarakat dilakukan di pusat batik PodhekPamekasan yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi pengusaha dan perencanaan manajemen mitrabisnis. Rekayasa dan desain dari pengenalan teknologi informasi adalah untuk meningkatkan produksi,meningkatkan jaringan kerjasama bisnis dan untuk mengembangkan suatu model. Hal ini dapatmenggunakan sentra batik untuk model pengembangan wirausahawan muda yang berbasis padapemberdayaan masyarakat. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini dalam bentuk manajemen pengetahuankewirausahaan, keterampilan dan beberapa contoh desain batik termasuk beberapa yang telah mampumemahami desain teknik dan mengembangkannya.
PELATIHAN PENERAPAN MANAJEMEN PERENCANAAN YANG EFISIEN DAN PRODUKTIF PADA KELOMPOK TERNAK SAPI DI DESA PENGOTAN, KABUPATEN BANGLI
A.A. P. P. Wibawa;
I. B.G. Partama;
N.G.K. Roni;
E. Puspani;
DPMA Candrawati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (409.865 KB)
Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada kelompok ternak sapi bali, yaitu salah satu kelompok ternakyang berlokasi di Desa Pengotan, Bangli. Anggota kelompok ternak merupakan masyarakat Pengotan,Bangli. Umumnya mereka adalah petani peternak dengan kepemilikan lahan yang rendah. Selama ini,pengetahuan tentang manajemen pemeliharaan ternak yang efisien dan produktif anggota kelompok masihrendah. Berdasarkan masalah tersebut, kegiatan sosialisasi dan pelatihan penerapan manajemen perencanaanyang efisien dan produktif pada kelompok ternak sapi di Desa Pengotan, Bangli. Hasil kegiatanmenunjukkan bahwa setelah dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan, ternyata pengetahuan danketrampilan peserta tentang manajemen yang efisien meningkat sebesar 30,25% lebih tinggi dibandingkandengan sebelum kegiatan dilaksanakan.
PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN KELOMPOK WANITA TANI RUMPUT LAUT DALAM PROSES PRODUKSI OLAHAN RUMPUT LAUT DI DESA KUTUH, KABUPATEN BADUNG
N. L. Ari Yusasrini;
Luh Putu T. Darmayanti
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (277.018 KB)
Desa Kutuh merupakan salah satu desa yang terletak dikawasan Bali selatan dan merupakan pusat produksi rumput laut di pulau Bali. Di desa Kutuh terdapat Kelompok Wanita Tani (KWT) Merta Nadhi dan KWT Sri Rahayu yang juga aktif mengembangkan membuat kreasi produk olahan rumput laut seperti dodol, selai dan permen rumput laut. Namun lemahnya sumber daya manusia dan kurangnya tingkat pemahaman anggota KWT tentang teknologi pengolahan dan teknik pengemasan yang sesuai standar mengakibatkan produk olahan yang dihasilnya belum memiliki karakteristik yang baik dan belum mampu menembus pasaran. Permasalahan tersebut mendorong tim dari Universitas Udayana melalui kegiatan pengabdian Ipteks bagi Masyarakat melakukan pembinaan dan pendampingan di Desa Kutuh. Tujuan dari kegiatan ini yaitu melakukan pembinaan dan pendampingan KWT mitra dalam proses produksi olahan rumput laut, sehingga mampu menghasilkan produk yang baik dan memenuhi kriteria. Metode yang dikembangkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang teknologi pengolahan rumput laut dan teknik pengemasan yang baik sehingga menghasilkan produk yang mampu bersaing di pasaran. Kegiatan ini diikuti oleh 20 anggota KWT, dan berjalan dengan baik dan lancar. Penyuluhan dan pelatihan yang diberikan mampu meningkatkan wawasan dan ketrampilan para anggota KWT dalam menghasilkan produk olahan rumput laut. Produk yang dihasilkan telah sesuai dengan standar kriteria baik dari segi karakteristik produk maupun teknik pengemasannya.
PELAYANAN KESEHATAN SAPI DI BANJAR BUANGGA, DESA GETASAN, KECAMATAN PETANG, KABUPATEN BADUNG
I W. Suardana;
I G.N. Sudisma;
I K. Suatha;
I N. Suartha;
Tj. S. Nindhia;
I N. Suarsana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (248.68 KB)
Kesehatan ternak merupakan salah satu faktor penting yang amat menentukan tingkat keberhasilan jalannyasuatu usaha peternakan disamping faktor lainnya seperti pakan, manajemen, bibit, dan lain-lain. BanjarBuangga sebagai salah satu Banjar di Desa Getasan merupakan salah satu daerah potensial untukpengembangan ternak khususnya sapi sehingga menjadikan program pelayanan kesehatan di wilayah tersebutsangat potensial untuk dilakukan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat terhadap ternak sapi di Banjar ini,memperlihatkan respon positif yang dicirikan dengan cukup banyaknya jumlah ternak yang memperolehpelayanan yaitu sejumlah 44 ekor sapi dari 27 petani ternak. Jenis pelayanan yang dilakukan meliputi:pemberian vitamin terhadap semua ternak sapi yaitu 44 ekor (100%), disusul dengan pemberian obat cacingpada 37 ekor (84%), tindakan spraying berupa pemberian gusanex sebanyak 10 ekor (22,8%), pemberianobat butok sebagai anti lalat sebanyak 7 ekor (15.9%), serta pemberian delladryl dan Ivermectin masingmasingpada 2 ekor sapi (4,5%). Hasil ini mengindikasikan bahwa program pengabdian yang dilakukancukup efektif dapat menyentuh kebutuhan dasar petani ternak, sehingga benar-benar dapat dirasakanmanfaatnya.
PENINGKATAN KUALITAS PRODUK, PERLUASAN PANGSA PASAR DAN PERBAIKAN MANAJEMEN USAHA PADA HOME INDUSTRY RENGGINANG
Imelda Imelda;
Rini Sulistiawati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (449.489 KB)
Mitra dalam kegiatan IbM Home Industry Rengginang “Cita Rasa” dan Fajar Raya” yang berlokasi di DesaRasau Jaya I. Permasalahan mitra yaitu pada kualitas produk, ruang lingkup pemasaran dan manajemenusaha. Metode yang digunakan yaitu melalui sosialisasi, pelatihan, penyuluhan dan pendampingan. Hasilpelaksanaan kegiatan yaitu meningkatkan pengetahuan pemilik home industry dalam peningkatan kualitasproduk, perluasan pangsa pasar dan perbaikan manajemen usaha. Luaran yang dihasilkan meliputi: a) adanyaproduk rengginang dengan ukuran (ketebalan dan diameter) yang lebih seragam, b) kemasan produkrengginang dengan label merek, c) perluasan pangsa pasar produk rengginang di Kota Pontianak, d) adanyamedia promosi bagi home industry rengginang (blogspot, kartu nama, banner dan leaflet), serta e) pemilikhome industry mampu melakukan pembukuan keuangan usaha sederhana dan mampu melakukanperhitungan analisis usaha.