cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Buletin Udayana Mengabdi
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14120925     EISSN : 25498304     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Udayana Mengabdi (JUM) diterbitkan sebagai media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah-masalah pembangunan, utamanya hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan hasil-hasil penelitian dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, tidak saja kepada masyarakat ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. serta meningkatkan kecerdasan penulis dan pembaca.
Arjuna Subject : -
Articles 979 Documents
PEMBENTUKAN POKDARWIS DAN PELATIHAN BAHASA INGGRIS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN CITRA DESA WISATA TIMUHUN KECAMATAN BANJARANGKAN KLUNGKUNG I WAYAN SUARDANA; IB. ASTINA; MADE KUSUMA NEGARA
Buletin Udayana Mengabdi Vol 6 No 1 (2007): Volume 6 No.1 - April 2007
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.533 KB)

Abstract

ABSTRACT Tourism conscious group become alternative start development tourism in Timuhun village. All these basin of activity start from planning come up with tourism observation in ambulatory Timuhun village better and more comprehensive. As effort of improvement of human resource quality done by training of English and conscious counseling of tour. This activity is ambulatory better as according to expected target. Role and also stakeholders earn to share better, as a mean to realize Timuhun as rural tourist in Klungkung.
SINERGISME PEMANFAATAN SUMBERDAYA LOKAL DAN PEMBERDAYAAN KELOMPOK IBU-IBU DI DESA LAMUNTI PERMAI A1 KAWASAN EKS PLG KALIMANTAN TENGAH GUSTI IRYA ICHRIANI, dkk.
Buletin Udayana Mengabdi Vol 13 No 1 (2014): Vol 13, No 1, April 2014
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.815 KB)

Abstract

This Community Service was conducted in conjunction to the IbM programme DP2M DIKTI 2013 with the women groups of Lamunti Permai Kawasan Ex PLG, sub distric Mentangai, District Kapuas, Palangka Raya Central Kalimantan. The purposes of IbM programme (1) assist local communities in order to empower the surrounding natural resources, namely pineapple and (2) provide the skills of women to cultivate pineapple into processed food products which can become be a business opportunity for them. In late the IbM program, the group of women partners are skilled making, packing and labeling of processed pineapple products. Processed pineapple products are made in the form of crackers and wetcandied pineapples. The products were introduced to the outside Lamunti Permai. The problems encountered were the standard product could not be done in the distant location for marketing which led to increase the production costs, and moreover the production license that does not exist so that consumer confidence in processed food products is still low. Keywords: pineapple crackers, pineapple candied
PENERAPAN SISTEM KAWIN SODOK DAN MESIN TETAS MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS AYAM BURAS SEBAGAI HEWAN UPAKARA DI DESA JIMBARAN Wirapartha M; K.A. Wiyana; W. Wijana; G.A.M. Kristina Dewi; K. Karnama
Buletin Udayana Mengabdi Vol 11 No 1 (2012): Volume 11 No.1 – April 2012
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.099 KB)

Abstract

This community service was conducted under the litle “Aplication Of Hand Breeding Systems and Hatching Machine Tecnology in an Effort to Reduce Raising Costs and Improve Productivity of Domestic Chicken (Buras Chiken) as Ceremony Poultry in Jimbaran Village” on Friday, September 16 , 2011. Education and training aims to improve knowledge and skills of raisers in the village of Jimbaran in intoducing and applying hand breeding system and use of technology in domestic poultry hatching machine. In achieving this goal, the methodes used by 1) providing information about the hand breeding system to domestic chiken , hatching machine technologi and its benefits, 2) training on how to use hand breeding system to domestic chiken and use of hatching machine correctly and practically, 3) giving assistance in the form of papers on the management of the use of hatching machines, providing hatching eggs, chiken hatching machine, observation of chicken eggs, chicken hatching machine, observation of chicken eggs, roosters and hens. The result of this training with 40 participants was very good. All participants who were present, as people in Br. Mekar Sari Simpangan, Jimbaran Village, Bandung had never seen this system before and never applied the breeding system and hatching machine technology. People were very enthusiastic, it was proven from the questions asked and in general the participants were able to understand such technology on how to use hatching machine and the hand breeding system in domestic poultry.
GERAKAN CINTA BUAH LOKAL PADA SANUR VILLAGE FESTIVAL N.W.S. Sutari; D.W.S. Yudhari; N.N. Soniari
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.307 KB)

Abstract

Buah-buahan lokal sulit untuk bersaing dengan buah-buahan impor karena penampilan buah impor lebih berwarna, lebih menarik, paket lebih baik, buah lokal mudah busuk. Sebenarnya buah lokal mengandung nutrisi lebih tinggi dari buah-buahan impor. Sebagian besar masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Bali mengkonsumsi buah-buahan impor lebih banyak daripada buah-buahan lokal, walaupun buah impor nutrisinya kurang karena waktu yang lebih lama dalam penyimpanan terutama setelah panen sampai mereka dijual di pasar. Oleh karena itu, diperlukan cara untuk mengubah paradigma masyarakat sehingga mereka lebih banyak mengkonsumsi buah-buahan lokal. Tujuan dari program Focus Group Discussion (FGD) adalah membuat Gebogan menggunakan buah lokal berharap bahwa orang lebih banyak memakan buah lokal. Program ini bermanfaat terutama untuk masyarakat Desa Sanur, jika sistem penanganan dari panen, pengemasan, transportasi dilakukan dengan baik, sehingga buah-buahan lokal mengandung nutrisi yang lebih tinggi dari buah-buahan impor.
OPTIMALISASI LAHAN PEKARANGAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI LINGKUNGAN PENGUBENGAN KAUH KELURAHAN KEROBOKAN KELOD KABUPATEN BADUNG N.N.A. Mayadewi; I.M. Sukewijaya
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 4 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.783 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i04.p07

Abstract

Sayuran adalah tanaman hortikultura, berumur kurang dari setahun, merupakan sumber mineral, vitamin, protein, dan serat. Guna memenuhi kebutuhan akan sayuran, salah satu jalan yang bisa ditempuh adalah dengan mengoptimalkan penggunaan lahan pekarangan untuk budidaya sayuran. Budidaya sayuran yang bisa dilakukan diantaranya dengan menggunakan polibag, pot, pemanfaatan barang bekas, maupun dengan cara vertikultur. Cara budidaya sayuran ini sangat penting diperkenalkan kepada masyarakat, khususnya ibu rumah tangga yang memiliki waktu lebih banyak di rumah, sehingga waktu yang tersisa setelah mengurus keluarga bisa diisi dengan hal-hal yang bermanfaat. Pelatihan budidaya tanaman sayuran kepada ibu-ibu PKK yang berada di Lingkungan Pengubengan Kauh, Kuta Utara, Badung sangat tepat dilakukan, karena wilayah ini merupakan daerah pariwisata dimana lahan merupakan faktor pembatas dalam budidaya tanaman. Budidaya sayuran di pekarangan ini bisa memenuhi kebutuhan anggota keluarga, bahkan bisa dijual sebagai tambahan pendapatan. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan praktik langsung. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memotivasi dan meningkatkan ketrampilan ibu-ibu PKK dalam budidaya tanaman sayuran. Output dari pelatihan ini adalah keterampilan sederhana dan bangkitnya minat ibu-ibu PKK dalam pembudidayaan sayuran. Sebulan setelah pelatihan, ketika dipantau ternyata semakin banyak ibu-ibu PKK yang tertarik untuk membudidayakan sayuran di pekarangan. Kata kunci : sayuran, budidaya, pekarangan
PENERAPAN IPTEK PADA PENGOLAHAN KULIT BUAH MANGGIS DI DESA BELIMBING I.B.N.P. Dwija; N.P. Ariantari
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.304 KB)

Abstract

Desa Belimbing merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Pupuan, yang berada di lereng Gunung Batukaru, dengan jarak sekitar 80 km dari kota Denpasar. Sebagian besar penduduk di Desa Belimbing adalah petani, dengan komoditi utama padi dan buah-buahan seperti durian, wani dan manggis. Manggis merupakan komoditi buah terbanyak di Desa Belimbing, yang kebanyakan dijual di pasar lokal, dengan dijajakan secara eceran atau dijual lagi ke pengepul buah untuk dibawa ke pasar-pasar di Denpasar, Badung dan Tabanan. Namun kendala pemasaran menyebabkan sebagian besar buah manggis yang tidak laku terjual dibuang tanpa pemanfaatan lebih lanjut. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan pengolahan kulit buah manggis yang tidak terjual sehingga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan produk berupa the dari kulit buang manggis. Kegiatan ini bekerjasama dengan kelompok mitra yaitu Kelompok Usaha Buah Mekori danKelompok Tani Buah Mekori. Kegiatan dilakukan dalam beberapa tahap mulai dari penjajakan lokasi, pemberian penyuluhan dan praktik pembuatan serbuk the kulit buah manggis. Sebanyak 25 Orang anggota PKK di berikan penyuluhan dan pelatihan mengenai pemanfaatan kulit buah manggis, pengolahan dan pengemasan produk. Dari kegiatan ini dihasilkan serbuk buah manggis yang dapat dimanfaatkan langsung untuk konsumsi masyarakat.
PELATIHAN KEAMANAN SISTEM INSTALASI KABEL TANAM DI DESA MELINGGIH KECAMATAN PAYANGAN-GIANYAR I.N. Budiastra; C.G.I. Partha; I.G.D. Arjana; I.B.A. Swamardika
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.523 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i03.p08

Abstract

Listrik merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat sekarang ini. Listrik menjadi kebutuhan primer karena selain harganya relatif murah juga sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari. Selain listrik mempunyai keuntungan yang sangat besar, listrik juga mempunyai bahaya yang dapat mengakibatkan kecelakaan seperti tersengat arus listrik, kebakaran dan kerusakan peralatan listrik. Bali merupakan pulau Dewata dan daerah kunjungan Pariwisata yang sangat terkenal baik lokal maupun Internasional. Keindahan pulau Bali harus kita jaga bersama agar tampak lebih alami. Penerangan merupakan salah satu efek sinar yang membuat keindahan menjadi tampak lebih alami. Penempatan lampu-lampu sebagai penerangan untuk menciptakan suasana yang alami, biasanya ditempatkan di atas atau di bawah, karena sinar yang mengenai objek tidak terganggu. Karena Permasalahn di atas, maka instalasi listrik juga menjadi hal yang sangat berpengaruh bagi estetika, sehingga instalasi tersebut umumnya ditanan di dalam tanah. Kendala utama dalam sistem dalam tanah adalah cara memasang dan mengamankan penghantar tersebut. Dari permasalahan tersebut pengabdian ini akan memberikan informasi tentang keamanan sistem instalasi kabel tanam. Bahaya listrik dapat dihilangkan dengan mengikuti semua persyaratan-persyaratan instalasi listrik. Bahaya sengatan listrik dan kebakaran dapat di atasi dengan pengaman instalasi listrik yang tertuang dalam Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2011 (PUIL 2011serta Amandemen tahun 2014, yang mengisyaratkan untuk mengamankan lingkungan dalam hal ini mengamankan manusia, wajib menggunakan pengaman instalasi listrik sesuai pengaman dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Dalam pengabdian ini akan diberikan penjelasan dan Pelatihan Keamanan Sistem Instalasi Kabel Tanam Di Desa Melinggih Kecamatan Payangan-Gianyar, yang mana dilokasi pengabdian sering terjadi gangguan sistem kelistrikan karena pemasangan kabel dan peralatan yang tidak memenuhi persyaratan instalasi listrik.
PELATIHAN BUDIDAYA SAYURAN SECARA HIDRO-VERTIKULTUR DI DESA DATAH KARANGASEM SEBAGAI KEGIATAN MITIGASI BENCANA M. Pharmawati; Y. Ciawi; L.P. Wrasiati; I.M.A.S. Wijaya
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.626 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i02.p02

Abstract

Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem termasuk ke dalam KRB (Kawasan Rawan Bencana) II akibat letusan Gunung Agung. Masyarakat tidak dapat merawat perkebunan dengan maksimal. Teknik hidro-vertikultur dapat menjadi solusi karena merupakan teknik bertanam tanpa tanah dan nutrisi dialirkan dalam bentuk larutan. Berbeda dengan pertanian konvensional, dimana unsur hara dalam tanah tidak diketahui, sehingga hidroponik cocok sebagai teknik bertanam di lahan tandus seperti Desa Datah. Pertanian hidro-vertikultur dapat dilakukan di tempat sempit, karena penanaman dilakukan pada wadah vertikal. Kegiatan ini bertujuan memberikan keterampilan bertanam sayuran secara hidro-vertikultur kepada petani dan pemuda STT yang ada di Banjar Tindih, Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem. Kegiatan pertama dilakukan mulai bulan Juni 2018 meliputi persiapan alat dan bahan serta penjajagan lokasi. Kegiatan utama dilakukan tanggal 29 Juli 2018 yang diikuti oleh 26 orang yang dibagi dalam bentuk ceramah dan praktek. Ceramah mencakup pengertian hidroponik, alat dan bahan, cara pembibitan dan cara pembuatan nutrisi. Praktek yang dilakukan adalah membuat persemaian, membuat larutan nutrisi dan transfer bibit ke sistem hidroponik. Sebanyak 1 sistem hidro-vertikultur dipasang dan 3 sistem statis box juga dikerjakan. Kegiatan kedua dilakukan tanggal 30 September 2018.yang merupakan kegiatan evaluasi yang diikuti oleh 8 peserta. Pengamatan menunjukkan bahwa tanaman kangkung dapat tumbuh dengan baik, sedangkan tanaman selada pertumbuhannya tidak maksimal. . Kata kunci :hidroponik, Karangasem, sayuran, vertikultur
PENAMPILAN KELINCI YANG DIBERI PAKAN DASAR RUMPUT DENGAN SUPLEMTASI KONSENTRAT DAN LEMAK TELO I.K. SUMADI; K. BUDAARSA
Buletin Udayana Mengabdi Vol 5 No 1 (2006): Volume 5 No.1 – April 2006
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.443 KB)

Abstract

ABSTRACT The experiment that aimed for knowing the influence of increase tallow into concentrate diet for rabbits performance that are given basic diet field grass had done. This experiment used Randomized Completely Design (RCD) with five treatments and each treatment consisted of four replicates. Those five treatments were concentrate diet without tallow (treatment A) and concentrate diet with 2%, 4%, 6% and 8% tallow (followed as treatment B, C, D and E). The research had done into diet consumption, energy consumption, protein consumption, crude fiber consumption, calcium consumption, phosphor consumption, body weight gain, final body weight and FCR. The result of this experiment showed that diet consumption, crude fiber consumption, calcium consumption, phosphor consumption, body weight gain and final body weight for all treatments were non significant different (P>0.05). Energy consumption and FCR were significant different (P<0.05). From the result can be concluded that the rabbits that have concentrate diet treatment with 6% tallow resulted the highest body weight gain and the lowest FCR.
PELATIHAN PENGOLAHAN KRIPIK PISANG BUMBU INSTAN ”SUNA CEKUH” DI DESA TIGA BANGLI I G.A. Lani Triani; A.A.M.D. Anggreni; M. Indri H.A; A.S. Duniaji
Buletin Udayana Mengabdi Vol 13 No 2 (2014): Vol 13, No. 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1195.373 KB)

Abstract

Banana is one of the fruits that is always used for religious ceremony in Bali. Banana is rich in hydrocarbon, vitamin and mineral. Usually after harvesting, banana easily becomes spoiled and causes it banana having low quality. Furthermore, good agricultural manufacturing was rquired to improve the quality of the fruit. The community service was conducted on April- August 2014 to the woman farmer Group of Bunga Sahabat at the village of Tiga of Susut district, Bangli Regency. The women farmer group was given the knowledge and skill in order to improve the processing of banana as Banana Chips with “Suna Cekuh” spices. “Suna Cekuh” spices is the combination of garlic, zedoary and salt that was homogenized.to make instant powder.The women farmer group has proven their skill and ability to produce the good quality product. of banana chips with “Suna Cekuh” spices. The banana chip with “Suna Cekuh” spices was accepted by the highly preferred panelist.Keywords : chip, suna-cekuh, hydrocarbon

Filter by Year

2006 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 5 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 4 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 3 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 2 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 1 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 4 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 3 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 2 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 1 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 4 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 3 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 2 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 1 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 4 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 3 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 4 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 3 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 1 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 4 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017) Vol 16 No 2 (2017) Vol 16 No 1 (2017) Vol 15 No 3 (2016) Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 14 No 1 (2015): April 2015 Vol 13 No 2 (2014): Vol 13, No. 2 (2014) Vol 13 No 1 (2014): Vol 13, No 1, April 2014 Vol 12 No 2 (2013): Volume 12 No.2 – September 2013 Vol 12 No 1 (2013): Volume 12 No.1 – April 2013 Vol 11 No 2 (2012): Volume 11 No.2 – September 2012 Vol 11 No 1 (2012): Volume 11 No.1 – April 2012 Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011 Vol 10 No 1 (2011): Volume 10 No.1 – April 2011 Vol 9 No 2 (2010): Volume 9 No.2 – September 2010 Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010 Vol 8 No 1 (2009): Volume 8 No.1 – April 2009 Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008 Vol 7 No 1 (2008): Volume 7 No.1 – April 2008 Vol 6 No 2 (2007): Volume 6 No.2 - September 2007 Vol 6 No 1 (2007): Volume 6 No.1 - April 2007 Vol 5 No 1 (2006): Volume 5 No.1 – April 2006 More Issue