cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Buletin Udayana Mengabdi
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14120925     EISSN : 25498304     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Udayana Mengabdi (JUM) diterbitkan sebagai media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah-masalah pembangunan, utamanya hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan hasil-hasil penelitian dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, tidak saja kepada masyarakat ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. serta meningkatkan kecerdasan penulis dan pembaca.
Arjuna Subject : -
Articles 979 Documents
SURVEILANS EPIDEMIOLOGY FAKTOR RISIKO COVID-19 DI DESA ADAT TANGSUB DAN CEMANGGON CELUK SUKAWATI GIANYAR sri laksemi dewa ayu agus
Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 4 (2020): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.79 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan melalui program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat yang dilaksanakan di Banjar Tangsub dan Cemanggon, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar bertujuan untuk mengetahui faktor risiko penularan COVID-19 pada warga Tangsub dan Cemanggon, Celuk. Kegiatan diawali dengan meminta persetujuan kepala desa, kemudian menyusun kuisioner di formulir google terkait faktor risiko penularan Covid-19 dan mendistribusikannya melalui grup Whatsapp. Selain menggunakan formulir google, kuesioner print out juga dibagikan dengan mengunjungi rumah warga didampingi tokoh masyarakat setempat mengikuti protokol pencegahan COVID-19. Setelah data faktor risiko terkumpul, dilakukan analisis deskriptif dalam bentuk grafik dan tabel. Responden yang diperoleh dari kegiatan surveilans kesehatan, skrining faktor risiko COVID-19 sebanyak 146 orang pada warga Banjar Tangsub dan Banjar Cemenggaon. Hasil kami menemukan bahwa 97% warga dengan status risiko rendah, 3% warga dengan status risiko sedang dan 0% warga dengan status risiko berat. Penduduk dengan status risiko sedang adalah warga negara yang telah berusia di atas 60 tahun dan atau menderita penyakit kronis. Dengan demikian data tersebut dapat digunakan para Kepala Desa dan Kecamatan untuk membuat program pencegahan dan penanggulangan COVID-19 di Kawasan Desa Adat Tangsub dan Cemanggon Celuk.
PENGGUNAAN MICROSOFT EXCEL DALAM MENGOLAH DATA DAN ANGKA UNTUK GURU-GURU SEKOLAH DASAR DI DESA KINTAMANI KECAMATAN BANGLI N. M. A. E. Dewi Wirastuti; I G. A. K. D. D. Hartawan; I M. A. Suyadnya; D. C. Khrisne
Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.297 KB)

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dapat dikembangkan sebagai salah satu sarana dalam proses pembelajaran dan kegiatan administrasi di sekolah. Guru dituntut untuk menguasai teknologi agar proses pembelajaran lebih inovatif sehingga tidak membosankan. Salah satu kemampuan dasar TIK yang harus dikuasai guru adalah Microsoft Excel. Secara sederhana dengan mengggunakan Microsoft Excel guru akan mampu mengolah nilai secara otomatis dan cepat. Pada pengabdian ini, kegiatan pendalaman materi dan pengembangan TIK di sekolah dasar desa Kintamani Kabupaten Bangli adalah bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru-guru dalam membantu dan mempermudah tugas-tugas yang berhubungan dan angka dan data seperti pengisian rapor siswa menggunakan aplikasi Microsoft Excel. Kegiatan dikemas dalam bentuk pelatihan dan evaluasi penggunaan aplikasi dengan memberikan soal yang diselesaikan dengan menggunakan aplikasi Excel. Dari hasil pengabdian dan evaluasi dapat dilihat bahwa peserta sangat antusias mengikuti pelatihan dan hasil evaluasi menunjukkan lebih dari 90% peserta dapat menyelesaikan soal dengan baik.
SOSIALISASI PRAKTIKUM BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL SEBAGAI SUMBER BELAJAR SAINS PADA LAMAN YOUTUBE Muhamad Imaduddin; Dewi Suharningsih; Faricha Asniya Aufa; Atmim Nurona; Putri Handayani; Ririn Melati; Wisnu Bayu Murti
Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 4 (2020): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.379 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk mensosialisasikan aplikasi sains dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini memberi alternatif menyediakan sumber belajar sains pada jenjang SMP/MTs sesuai dengan kompetensi dasar yang ada. Tema berkaitan dengan bioteknologi konvensial yaitu produksi tape ketan dan yogurt kedelai. Pelaksanaan berlangsung selama masa pandemi Covid-19 sehingga kegiatan mengoptimalkan media sosial. Sosialisasi melalui beberapa tahap yaitu (1) Penulisan naskah vlog; (2) Penyiapan alat dan bahan praktikum; (3) Pelaksanaan praktik bioteknologi (proses); (4) Cek produk hasil fermentasi; dan (5) Unggah dan analsis tanggapan. Analisis tanggapan dilakukan dengan cek laman YouTube Studio yang mencakup viewer, like, durasi tonton, dan komentar. Analisis dilaksanakan pada durasi 2 minggu setelah proses pengunggahan. Hasil menunjukkan pada video “Bioteknologi Konvensional: Fermentasi Tape Ketan” memiliki 565 kali penayangan, persentase like sebesar 100%, dan durasi tonton rata-rata selama 1:27 menit. Adapun video “Yoghurt dari Susu Kedelai (Menghempaskan Kolesterol Jahat)” memiliki 337 kali penanyangan dengan persentase like sebanyak 100%, dan durasi tonton rata-rata selama 1:37 menit. Hasil analisis komentar menunjukkan kebermanfaatan dari sosialisasi melalui laman YouTube.
PELAYANAN KESEHATAN HEWAN PADA SAPI BALI DI DESA SUSUT, KECAMATAN SUSUT, KABUPATEN BANGLI. Luh Made Sudimantini; I Wayan Nico Fajar Gunawan; i Wayan Wirata; Luh Gde Sri Surya Heryani
Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.901 KB)

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang kesehatan hewan ternak, manajemen pemeliharaan ternak serta penanggulangan penyakit pada hewan ternak sehingga dapat meningkatkan dan menekan angka kerugian ekonomi peternak sapi Bali dan dapat meningkatkan swasembada daging sapi di Desa Susut, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk pelayanan kesehatan dengan pengumpulan ternak sapi pada suatu tempat berupa pemberian vitamin, obat cacing dan spraying terhadap ternak yang sehat dan melakukan pengobatan terhadap ternak yang sakit, serta diskusi dengan peternak tentang arti penting memelihara kesehatan ternak. Sasaran kegiatan pengabdian berupa diskusi dengan peternak sapi dan pelayanan kesehatan ternak sapi bali di Simantri 268, Gapoktan Merta Shanti Desa Susut, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Jumlah hewan sapi yang dilayani pada pelaksanaan ini sebanyak 24 ekor sapi. Pelayanan kesehatan hewan ternak berupa pemberian vitamin (24 ekor), obat cacing (20 ekor), spraying butox (24 ekor) serta pemberian injeksi ivomec (2 ekor) bagi hewan yang mengalami gatal-gatal pada kulit.
PENERAPAN PRAKTIK MEDITASI LOVING-KINDNESS PADA WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS IIA KEROBOKAN Ni Made Ari Wilani; I.G.A.D. Fridari; I.B.G. Dwidasmara; I.G.A. Wibawa
Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.256 KB)

Abstract

Rehabilitasi psikologis sebagai program dalam menangani masalah psikologis dan perilaku tahanan saat ini sangat intensif dilakukan oleh manajemen Lapas Kerobokan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan meditasi cinta kasih kepada para warga binaan yang sedang menjalani rehabilitasi psikologis (terutama karena kecanduan narkoba). Meditasi loving-kindness berfokus pada menumbuhkan perasaan cinta dari dalam dan dapat membantu tahanan untuk menjadi lebih bahagia dan menumbuhkan harapan bagi masa depan. Kegiatan meditasi dilakukan dalam empat pertemuan dengan durasi pelatihan selama 90 menit. Kondisi psikologis diukur dengan skala DASS. Hasil analisis data dengan uji Paired t-test dengan bantuan SPSS 20 menunjukkan bahwa pelatihan meditasi tidak signifikan dalam menurunkan simtom stres, depresi, dan kecemasan. Namun hasil refleksi diri warga binaan secara kualitatif menunjukkan bahwa peserta merasa lebih tenang, lebih menyadari tubuh, dan merasa memiliki harapan di masa depan setelah latihan meditasi. Hal ini mengimplikasikan, bahwa secara kualitatif meditasi tetap membantu warga binaan di Lapas Kerobokan untuk belajar menyadari diri dan menjadi sarana keterampilan mengelola emosi agar dapat menumbuhkan benih pemikiran welas asih.
PENGENALAN LITERASI DIGITAL MATEMATIKA DARING BAGI WALI MURID SISWA KELAS VI SD NEGERI NGULAKAN novy trisnani
Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 3 (2020): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.069 KB)

Abstract

The application of online distance learning, which is carried out as an effort to prevent the spread of COVID-19, has greatly changed the role of parents at home. In an effort to help optimize children's learning processes, parents need to update their knowledge. The introduction of online mathematics digital literacy for the guardians of grade VI SD Negeri Ngulakan students is one of the efforts of the service to increase the knowledge, understanding and skills of the community in contributing to the environment around them. The PPM activity that has been carried out aims to increase the understanding and knowledge of the guardians of grade VI SD Negeri Ngulakan students about digital mathematics literacy. The dedication subjects were 18 students of grade VI students at SD Negeri Ngulakan as many as 18 people. From the results of the evaluation of the implementation of activities, it can be concluded that 1) is efficient and beneficial for the service participants; and 2) there is an increase in the participants' understanding and knowledge of digital mathematics literacy.
PELATIHAN PEMBUATAN TEH DAN SIRUP TANAMAN HERBAL BERKHASIAT OBAT PADA IBU PKK DESA MAMBANG, TABANAN i gusti ayu artini
Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 3 (2020): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.126 KB)

Abstract

Tanaman obat adalah tanaman herbal yang memiliki berbagai komponen aktif di dalamnya seperti terpenoid, flavonoid, xantones, dan trace element yang dapat dimanfaatkan dalam pencegahan penyakit. Penelitian mengenai pemanfaatan tanaman obat yang berkhasiat telah banyak dilakukan. Tanaman obat terbukti pada berbagai studi memiliki aktivitas hepatoprotektif, antioksidan, antiinflamasi, antihiperglikemik, dan antibakteri. Tanaman obat berkhasiat antara lain kunir putih dan ubi jalar ungu. Salah satu upaya pembangunan berkelanjutan di daerah pedesaan adalah upaya peningkatan, pemusatan, dan pembudidayaan dalam bidang tanaman herbal. Pembudidayaan tanaman herbal di daerah pedesaan telah berhasil dilakukan. Pemanfaatan tanaman herbal untuk kesehatan masih kurang dilakukan karena masih terbatasnya pengetahuan dan ketrampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah tanaman obat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu-ibu PKK di desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan dalam pemanfaatan tanaman herbal berkhasiat obat menjadi teh dan sirup herbal yang siap dikonsumsi dan dipasarkan. Metode yang digunakan berupa sosialisasi dan pelatihan pembuatan teh dan sirup tanaman herbal berkhasiat obat secara berkesinambungan. Luaran kegiatan ini berupa produk teh, sirup dan jamu herbal yang siap dipasarkan, dan publikasi jurnal nasional. Kata kunci: tanaman obat, teknologi tepat guna ABSTRACT Medicinal plants are a group of plants, composed of several active compounds namely terpenoid, flavonoid, xantones, as well as trace elements that might contribute to disease prevention. Many researches had been conducted to prove the benefit of medicinal plants. Many studies had showed the hepatoprotective, antioxidant, antiinflammatory, hypoglycemic and antimycrobial effect of some medicinal plants, such as kunir putih and purple sweet potato. One of the strategy for continued development in rural area is increased, centered and plantation of medicinal plants. Medicinal plants had been successfully yielded in rural area. In spite of the successfull plantation, the use of such medicinal plants for health was still minimal. This was assumed to be related to lack of knowledge and skill in processing the medicinal plants. This program aimed to increase the knowledge and skill among participants (PKK of Mambang Village, East Selemadeg, Tabanan) in processing medicinal plants into herbal tea and syrup that were ready to be consumed and marketed. The methods were lecturing and continued-practicing. The outputs are herbal products (in the form of tea, syrup and jamu that are ready to be marketed) and national publication. Keywords: medicinal plants, appropriate technology
PELATIHAN PEMBUATAN SKIN CARE BERBAHAN DASAR DAUN KELOR PADA IBU-IBU PKK DESA MAMBANG, SELEMADEG TIMUR, TABANAN i gusti ayu artini
Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 4 (2020): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.788 KB)

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman yang marak dimanfaatkan beberapa tahun terakhir terkait potensinya untuk kesehatan. Khusus untuk kesehatan kulit, daun kelor telah terbukti efektif sebagai tabir surya, anti aging, anti acne (antibakteri) dan antiseptik. Pemanfaatan daun kelor untuk kesehatan kulit saat ini di Desa Mambang masih kurang dilakukan karena masih terbatasnya kemampuan masyarakat dalam mengolahnya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan ibu-ibu PKK Desa Mambang dalam pemanfaatan daun kelor untuk kesehatan kulit (sebagai skincare), yang nantinya selain dapat meningkatkan kesehatan masyarakat dan kecantikan kulit, serta diharapkan dapat menjadi alternatif sumber pendapatan masyarakat Desa Mambang. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode sosialisasi (ceramah) tentang manfaat daun kelor bagi kesehatan kulit serta pelatihan pembuatan produk skincare berbahan dasar daun kelor secara berkesinambungan. Melalui kegiatan ini dihasilkan produk skin care, video pengolahan skincare berbahan dasar daun kelor, publikasi jurnal nasional, dan artikel di prosiding nasional. Disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan ini meningkatkan kemampuan ibu-ibu PKK Desa Mambang dalam membuat skincare dari daun kelor.
PEMANFAATAN MINYAK GORENG BEKAS MENGGORENG MENJADI SABUN MANDI PADAT DI DESA TIMUHUN, KECAMATAN BANJARANGKAN, KABUPATEN KLUNGKUNG Ida Ayu Rina Pratiwi Pudja
Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.113 KB)

Abstract

Setiap manusia tentunya akan memerlukan makanan untuk kelangsungan hidupnya. Salah satu makanan yang dikonsumsi dapat berupa makanan gorengan. Hidangan yang digoreng tentunya menggunakan media untuk menggoreng yaitu minyak goreng. Minyak goreng bekas menggoreng suatu makanan biasanya dibuang begitu saja tanpa diolah lebih lanjut karena dianggap sebagai suatu limbah sehingga dapat mencemari tanah dan lingkungan. Selama ini, minyak goreng bekas belum digunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat. Padahal minyak goreng bekas dapat dimanfaatkan sebagai sabun padat. Pemanfaatan minyak goreng bekas menjadi sabun padat serta pengemasannya dengan memanfaatkan hasil penelitian belum diketahui oleh warga desa. Penyuluhan, pelatihan, dan pengenalan proses pengolahan minyak bekas menjadi sabun padat dan cara pengemasannya diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomis dari minyak goreng bekas dan untuk menambah penghasilan keluarga.
PELATIHAN DAN STUDI BANDING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SDM LOKAL DESA SIBETAN DALAM MENGELOLA AGROWISATA SALAK I Nyoman Rai -
Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.579 KB)

Abstract

Desa Sibetan yang terletak di Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, telah terkenal sebagai pusat produksi salak di Bali. Salak telah dibudidayakan secara turun-temurun oleh mayoritas penduduk dan telah menjadi bagian penting dari ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat. Salak telah berhasil diolah menjadi berbagai varian produk seperti kulit buah salak menjadi teh salak, biji salak menjadi kopi salak, daging buah salak menjadi kurma salak, pia salak, dan wine salak, rebung salak menjadi kari salak dan tumis salak, dan lain-lain. Selain terkenal dengan ikon salaknya, Desa Sibetan juga memiliki pemandangan alam yang indah, udara sejuk dan segar, dan aksesibilitas yang mudah karena lokasinya yang dekat dengan berbagai tujuan wisata yang telah dikembangkan sehingga sangat potensial untuk dikembangkan sebagai obyek agrowisata. Hingga saat ini belum banyak yang tahu bahwa Desa Sibetan memiliki banyak varietas plasma nutfah salak yang dapat digunakan untuk mendukung pengembangan agrowisata. Kegiatan pengabdian masyarakat yang didanai oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi melalui “Program Pengambangan Desa Mitra/PPDM” Tahun III, dilakukan untuk meningkatkan kemampuan sumberdaya manusia lokal dalam mengelola agrowisata berbasis salak. Kegiatan dilakukan dari April-Agustus 2019. Implementasi kegiatan menggunakan pendekatan bekerja dengan masyarakat sasaran dan pembelajaran melalui penerapan metode Pengembangan Kapasitas Kewirausahaan (ECB) dan Transfer Teknologi (TT). Jenis kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan dan studi banding pengelolaan agrowisata, pelatihan menjadi cooking lesson, pemasaran produk hasil olahan salak, dan pembuatan web-site agrowisata salak Sibetan. Pelatihan manajemen agrowisata dan menjadi instruktur cooking lesson dilakukan secara terpadu dengan kegiatan studi banding ke Obyek Agrowisata Aditya Jaya, di Banjar Padangaling, Desa Cau Belayu, Marga, Tabanan. Peserta pelatihan adalah semua peserta studi banding yang terdiri atas perwakilan anggota Kelompok Tani Kertha Semaya, anggota KWT Agro Abian Salak, anggota Kelompok agrowisata Agro Abian Salak, perwakilan Kelihan Dusun dan perwakilan Karang Taruna Desa Sibetan melalui metode learning by doing. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias yang ditunjukkan oleh keseriusan mereka bertanya dan berdiskusi serta bersemangat dalam mengikuti setiap tahapan pelatihan. Melalui metode learning by doing mereka menyatakan bahwa dapat dengan mudah mengerti dan memahami bagaimana melakukan manajeman agrowisata dan menjadi instruktur cooking lesson yang baik karena diberikan contoh nyata sehingga hal tersebut nantinya dapat dengan mudah diadopsi untuk kondisi di tempat mereka di Desa Sibetan. Pemasaran produk hasil olahan salak dilakukan ke berbagai tempat di pasar tradisional, toko modern dan swalayan di seputaran kota Karangasem dan Denpasar, sedangkan pembuatan web-site ditujukan sebagai sarana promosi agrowisata salak Sibetan agar dikenal secara nasional dan internasional.

Filter by Year

2006 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 5 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 4 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 3 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 2 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 1 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 4 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 3 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 2 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 1 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 4 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 3 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 2 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 1 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 4 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 3 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 4 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 3 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 1 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 4 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017) Vol 16 No 2 (2017) Vol 16 No 1 (2017) Vol 15 No 3 (2016) Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 14 No 1 (2015): April 2015 Vol 13 No 2 (2014): Vol 13, No. 2 (2014) Vol 13 No 1 (2014): Vol 13, No 1, April 2014 Vol 12 No 2 (2013): Volume 12 No.2 – September 2013 Vol 12 No 1 (2013): Volume 12 No.1 – April 2013 Vol 11 No 2 (2012): Volume 11 No.2 – September 2012 Vol 11 No 1 (2012): Volume 11 No.1 – April 2012 Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011 Vol 10 No 1 (2011): Volume 10 No.1 – April 2011 Vol 9 No 2 (2010): Volume 9 No.2 – September 2010 Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010 Vol 8 No 1 (2009): Volume 8 No.1 – April 2009 Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008 Vol 7 No 1 (2008): Volume 7 No.1 – April 2008 Vol 6 No 2 (2007): Volume 6 No.2 - September 2007 Vol 6 No 1 (2007): Volume 6 No.1 - April 2007 Vol 5 No 1 (2006): Volume 5 No.1 – April 2006 More Issue