cover
Contact Name
Sri Langgeng Ratnasari
Contact Email
dsarisucahyo@yahoo.com
Phone
+62778-392752
Journal Mail Official
dimensijurnal2012@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pahlawan No,99 Batuaji Batam - Kepulauan Riau Indonesia
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Articles 687 Documents
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR BERBAHAN DASAR AIR LINDI DARI TPA TELAGA PUNGGUR TERHADAP PERTUMBUHAN MORFOMETRIK TANAMAN SELEDRI (Apium Lani Puspita; Yarsi Efendi; Mar Ayunis
JURNAL DIMENSI Vol 5, No 1 (2016): JURNAL DIMENSI (MARET 2016)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.52 KB) | DOI: 10.33373/dms.v5i1.21

Abstract

Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sampah Telaga Punggur Kota Batam setiap harinya menerima 700-800 ton sampah dan dihasilkan 25-30 ton air lindi. Air limdi tersebut potensial untuk dijadikan pupuk organik cair. Untuk melihat pengaruh pupuk organik cair berbahan dasar air lindi dari TPA Telaga Punggur ini, dilakukan percobaan terhadap tanaman Seledri (Apium graveolens L). Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui karaketeristik pupuk organik cair berbahan dasar air lindi, (2) membuktikan adanya pengaruh pemberian pupuk organik cair berbahan dasar air lindi terhadap pertumbuhan morfometrik tanaman Seledri (tinggi dan jumlah daun), (3) Mengetahui dosis optimum pupuk untuk pemupukan tanaman Seledri, dan (4) Mengetahui perbandingan tingkat pertumbuhan tanaman Seledri yang diberikan pupuk organik berbahan dasar air lindi dengan pupuk organik cair lain (dalam hal ini Pupuk NASA). Dari hasil penelitian didapatkan bahwa: (1) Kandungan Total NPK pada pupuk organik cair berbahan dasar lindi dari TPA Telaga Punggur adalah 511.37 mg/l; (2) Pemberian pupuk organik cair berbahan dasar lindi dari TPA Telaga Punggur berpengaruh signifikan dan erat terhadap pertumbuhan tanaman Seledri (dalam ini pertumbuhan tinggi tanaman dan pertambahan jumlah daun); (3) Berdasarkan dosis yang diujicobakan, dosis pupuk organik cair lindi 14 ml/L memberikan hasil pertumbuhan terbaik, walau demikian, dosis ini belum merupakan dosis optimal dan dapat dilakukan uji coba lebih lanjut dengan dosis yang lebih besar dari 14 ml/L; (4) Apabila dilihat dari variabel pertumbuhan tinggi tanaman, secara statistik pupuk organik cair lindi dan pupuk organik cair NASA memberikan hasil pertumbuhan yang sama; dan (5) Apabila dari dari variabel pertambahan jumlah daun, secara statistik pupuk organik cair lindi memberikan hasil pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan pupuk organik cair NASA.
SOIL BIOENGINEERING SEBAGAI ALTERNATIF METODA STABILISASI LONGSORAN Agustina, Dian Hastari
JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI (MARET 2012)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.643 KB) | DOI: 10.33373/dms.v1i1.151

Abstract

Longsoran merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi pada lereng-lereng alami maupun buatan.  Kelongsoran lereng kebanyakan terjadi pada saat musim penghujan.  Soil bioengineering dapat menjadi alternatif metoda stabilisasi lereng yang cukup murah dan mudah dalam pelaksanaan di lapangan.Analisis dilakukan dengan membandingkan nilai kuat geser tanah (kohesi dan sudut geser dalam tanah) dari hasil pengujian triaksial tanah tanpa dan dengan perkuatan tanaman akar wangi. Diharapkan kondisi peningkatan kestabilan lereng akibat adanya pengaruh akar wangi akan diketahui.Dari hasil pengujian menunjukkan adanya peningkatan kekuatan geser tanah.  Penggunaan akar wangi sebagai metoda stabilisasi terbukti dapat meningkatkan kestabilan lereng.
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP KEJAHATAN TEKNOLOGI INFORMASI (CYBER CRIME) Handayani, Pristika
JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.885 KB) | DOI: 10.33373/dms.v2i2.119

Abstract

Teknologi pada saat ini sudah semakin maju dan canggih. Seiiring dengan perkembangan jaman begitu pula teknologi juga mengalami kemajuan yang sangat pesat. Semakin canggihnya teknologi maka semakin canggih pula kejahatan yang bisa dilakukan manusia. Salah satunya adalah kejahatan di dunia teknologi informasi atau yang lebih dikenal dengan cyber crime. Kejahatan dunia maya ini sangat marak kita temui. Para pelaku kejahatan dengan mudah untuk melancarkan aksi dengan menggunakan teknologi informasi.Cyber crime adalah merupakan kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan teknologi informasi yaitu dengan menggunakan internet. Banyak cara yang bisa dilakukan para pelaku kejahatan dengan menggunakan internet. Kita harus lebih wapada lagi terhadap kerahasiaan data kita, karena bisa saja data kita tersebut akan disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.Undang-undang yang mengatur mengenai cyber crime ini adalah KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) dan juga sekarang sudah ada undnag-undang yang secara khusus mengatur mengenai permasalahan kejahatan yang menggunakan teknologi informasi yaitu undang-undang informasi dan transaksi elektronik (ITE).
SYARAT PERLU DAN SYARAT CUKUP SOLUSI POSITIF EVENTUAL SISTEM PERSAMAAN DIFERENSIAL LINIER HOMOGEN ORDE SATU Yulian Sari
JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI (JULI 2014)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.473 KB) | DOI: 10.33373/dms.v3i2.85

Abstract

Artikel ini mengkaji solusi atau penyelesaian sistem persamaan differensial linier homogen orde satu                                                                                        (1)dimana  yaitu  agar selalu bernilai nonnegatif. Untuk sistem (1) dengan , jika matriks A adalah eksponensial positif eventual, maka solusi  untuk sistem tersebut dinamakan sebagai solusi positif eventual. Sifat-sifat agar matriks  adalah matriks eksponensial positif eventual digunakan dalam pembahasan. Artikel ini merupakan kajian kembali tentang syarat cukup dan menambahkan hasil analisis tentang syarat perlu agar solusi  adalah solusi positif eventual dengan  adalah  adalah matriks positif eventual untuk suatu . 
AUDIO-LINGUAL METHOD AS METHOD IN IMPROVING SPEAKING ABILITY OF SECOND SEMESTER OF ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS OF UNRIKA Herawati, Netty
JURNAL DIMENSI Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.389 KB) | DOI: 10.33373/dms.v1i3.174

Abstract

Audio-lingual approach in teaching of speaking at the second semester of English Department of University of Riau Kepuluan is significant. When they know the meaning of audio-lingual approach, it mean the students got motivation to be more active in  learning. They can interpret than audio-lingual approach was good achievement of the speaking improvement.Teaching by using audio-lingual approach to the students can be used here, because this procedure could be use to introduce the English language. These usages represent the kinds of knowledge units we store plus the link ages, or relation between knowledge units. Knowledge of the relationship between learning with another learning is very important not only for learner the meaning English language but also for the developing the ability to react. In other word, for developing native like competence in the English language.
ANALISIS INVESTASI SEKTOR PARIWISATA OLEH PEMERINTAH DAERAH KOTA BATAM TAHUN 2014 Nurhayati N
JURNAL DIMENSI Vol 5, No 2 (2016): JURNAL DIMENSI (JULI 2016)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.21 KB) | DOI: 10.33373/dms.v5i2.11

Abstract

Invesatasi sering disebut penanaman modal, merupakan pengeluaran perusahaan secara keseluruhan untuk membeli barang-barang modal riel, baik untuk mendirikan perusahaan baru maupun untuk memperluas usaha yang telah ada, dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan khususnya pada sector pariwisata. Antusiasme pemerintah daerah belum sepenuhnya di barengi dengan agenda-agenda yang jelas dan komprehensif yang secara internal kreasikan sendiri oleh pemerintah daerah. Perumusan kebijakan investasi, penyempurnaan peraturan dan regulasi, penyusunan master-plan investasi, pengembangan sistem informasi investasi, pelayanan one-roof system atau one-stop shop, pengembangan partnership, belum kembangkan secara optimal oleh pemerintah daerah. investasi Sektor Pariwisata dimana investasi yang lakukan bidang pariwisata untuk mendukung pengembangan pariwisata terutama dalam memfasilitasi sarana parasana pariwisata dan juga destinasi pariwisata. Invetasi bidang pariwisata Indonesia sangat menjajikan hal ini di karenakan Negara Indonesia merupakan salah satu tujuan wisata yang minati oleh tourism mancanegara khususnya sector pariwisata Kota Batam.Penelitian ini bertujuan untuk; meningkatkan investasi sektor pariwisata pemerintah Kota Batam, Penelitian investasi sektor pariwisata ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam analisis data, diawali dengan menghimpun data melalui metode kepustakaan (dokumentasi), observasi dan wawancara.Hasil Penelitian ini menyimpulkan; dalam mengelola sector pariwisata untuk menarik investasi pariwisata khususnya di Kota Batam dengan memberikan fasilitas baik sarana dan prasarana guna untuk menunjang prosedur pelayanannya kepada para investor dalam menanamkan modal usaha disektor pariwisata. Pemerintah Daerah Kota Batam sudah merealisasikan beberapa kegiatan kepariwisataan guna investasi dalam mengembangkan obyek pariwisata yaitu meningkatkan pengembangan obyek wisata yang dimiliki Kota Batam. Selain itu juga guna untuk investasi penguatan modal pelaku pariwisata Kota Batam.Penelitian ini merekomendasikan; Diharapkan Pemerintah Kota Batam mendorong pertumbuhan investasi sektor pariwisata, serta semakin meningkatkan pergerakkan investasi sektor pariwisata serta Pemerintah Kota Batam diharapkan lebih fokus memperhatikan perkembangan pembangunan sektor pariwisata yang dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi pada sektor pariwisata.
PERAN PEMERINTAH KOTA DALAM MENANGGULANGI GIZI BURUK DI YOGYAKARTA Puspitasari, Meri Enita
JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.407 KB) | DOI: 10.33373/dms.v2i2.142

Abstract

Masalah gizi buruk kini sudah menjadi masalah yang sangat pelik dan pantas dijadikan prioritas oleh pemerintah. Sudah selayaknya pula semua sektor wajib memperhatikan masalah ini. Hal ini dikarenakan sudah begitu banyak jiwa yang terenggut dan lebih ironisnya lagi korban-koraban tersebut sebagian besar adalah balita (anak dibawah lima tahun) dimana mereka yang menjadi generasi penerus bangsa. Untuk itu kita tidak boleh memandang sebelah mata permasalahan ini atau generasi penerus bangsa akan hilang.            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah Kota Yogyakarta dalam menanggulangi permasalahan Gizi Buruk di Yogyakarta. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metodologi penelitian Kualitatif. Sumber Data Yang digunakan yaitu data primer dari hasil Observasi dan Wawancara serta data sekunder dengan menggunakan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penelitian.Dalam penanganan Gizi Buruk, peranan pemerintah meliputi Adapun 3 peranan utama pemerintah dalam Bidang Kesehatan, yaitu :Peran sebagi pembiaya (fasilitator) : pemerintah bertanggungjawab dalam penyediaan dana atau membuat system pelayanan kesehatan rakyat yang berkualitas yang dapt diakses oleh masyarakat miskin.Peran sebagai Pelaksana Pelayanan : pemerintah bertanggungjawab dalam menyediakan pelayanan yang berkualitas.Peran sebagai Regulator : menjamin tersediannya lembaga pelayanan kesehatan pemerintah dan swasta yang aman / patient safety.
STUDI POTENSI DAN PELUANG EKONOMI KERAKYATAN KOTA BATAM Nasution, Ade Parlaungan
JURNAL DIMENSI Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI (MARET 2013)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.068 KB) | DOI: 10.33373/dms.v2i1.112

Abstract

Dalam penelitian Studi Potensi dan Peluang Ekonomi Kerakyatan Kota Batam ini diambil 110 responden yang tersebar di delapan kecamatan wilayah Kota Batam. Angka 110 dalam menentukan responden ini diperoleh dari data Sensus Ekonomi 1996 yang menyatakan jumlah usaha tidak berbadan hukum sebanyak 34.026. Dengan data ini diasumsikan tahun 2000 terjadi peningkatan sebesar 300 %, sehingga diperoleh jumlah usaha kecil menengah sebanyak 102.000. Menurut Teori Gay untuk penelitian deskriptif sampel yang diambil minimal 10 %, tetapi jika memakai teori ini, hal tersebut tidak mungkin dilakukan karena keterbatasan teknis dan sumberdaya lainnya sehingga diambil sampel 1 0 / 00 dengan hasil sebanyak 102 sampel yang dibulatkan menjadi angka 110 sampel yang tersebar di delapan kecamatan. 110 responden sebagai pelaku ekonomi kerakyatan yang ditentukan melalui formula statistik itu dibagi dalam lima sektor, yakni sektor pertanian, perikanan, peternakan, industri kecil dan industri kecil yang mendukung pariwisata. Satu sektor yang cukup potensial, tidak dimasukkan menjadi objek penelitian adalah sektor perdagangan.Seluruh data hasil penelitian ini disajikan dalam persentase. Seperti yang direncanakan, dalam penelitian ini diperoleh data sesuai dengan tujuan penelitian, yakni data dan informasi seputar usaha ekonomi kerakyatan yang meliputi data tentang waktu dimulainya usaha, jenis produksi usaha (sektor usaha), modal awal usaha, daerah pemasaran, cara pemasaran, jumlah karyawan yang dimiliki, omset penjualan, pesaing usaha sejenis, organisasi, peran pemerintah dan upaya peningkatan pemasaran hasil produksi.STUDI POTENSI DAN PELUANG EKONOMI KERAKYATAN KOTA BATAM
INDEKS KEPUASAN KELUARGA PASIEN TERHADAP PELAYANAN RUMAH SAKIT BUDI KEMULIAAN BATAM Rizky Eka Putra
JURNAL DIMENSI Vol 3, No 1 (2014): JURNAL DIMENSI (MARET 2014)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1160.992 KB) | DOI: 10.33373/dms.v3i1.76

Abstract

Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam merupakan salah satu rumah sakit terbesar di Batam yang berperan utama didalam meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat. Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam (RSBK) Batam mengemban tugas dan tanggung jawab yang sangat berat, disamping mengemban tugas peningkatan kesehatan masyarakat berdasarkan undang-undang kesehatan, Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam juga dituntut untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, murah dan nyaman, sehingga memberikan kepuasan masyarakat. Rumusan Masalah dari penelirtian ini adalah berapa indeks kepuasan keluarga pasien terhadap kualitas pelayanan Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam. Untuk melihat seberapa besar kepuasan keluarhga pasien terhadap pelayan kulaitas pelayanan maka prinsip pelayanan sebagaimana telah ditetapkan dalam Keputusan Men.PAN Nomor : 63/KEP/M.PAN/7/2003, yang kemudian dikembangkan menjadi 14 unsur yang “relevan, valid” dan “reliabel”, sebagai unsur minimal yang harus ada untuk dasar pengukuran indeks kepuasan masyarakat. Sebuah jasa akan berkaitan sekali dengan pelayanan. Jika sebuah pelayanan bagus maka identik dengan hasil jasanya yang bagus, meskipun belum tentu pelayanan bagus jasa yang dihasilkan pasti bagus. Pelayanan prima merupakan suatu layanan yang diberikan kepada publik yang mampu memuaskan pihak yang dilayani, hal tersebut sebagaimana disebutkan dalam SK Menpan No. 81 Tahun 1993 tentang Pedoman Tata laksana Pelayanan Umum, “Pelayanan masyarakat adalah segala bentuk kegiatan yang dilaksanakan instansi pemerintah di pusat, di daerah dalam membentuk barang dan jasa baik dalam bentuk pemenuhan masyarakat maupun dalam pelaksanaan ketentuan perundang-undangan”. 
PENGEMBANGAN MODUL GEOMETRI ANALITIK BIDANG BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MAHASISWA UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN (UNRIKA) Gusmania, Yessi; Pamungkas, Tubagus
JURNAL DIMENSI Vol 4, No 3 (2015): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2015)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.362 KB) | DOI: 10.33373/dms.v4i3.44

Abstract

Pursuant to class perception of at program of study of education of mathematics of University of Riau Archipelago ( UNRIKA) that student not yet owned the source learn adequate to support the study process in class. During the time, teaching materials used  not yet effective because amount of student of many and heterogeneous in character. For a while there is no practical teaching materials from lecturer as book of student hold in the lecturing. providing product in the form of Analytic geometry module of area base on the Contextual Teaching Learning (CTL) valid , praktikalitas, and effective to increase interest of student of Program of Study of Education of Mathematics of University of Riau Archipelago ( UNRIKA).This Research procedure use the model of Instruksional Development Institute ( IDI) consisted of by 3 phase, that is phase analyse the muka-belakang  At prototype phase conducted by two phase that is phase of validasi and praktikalitas.Tahap effectiveness is assessment phase, where [at] this phase is investigated to through the activity observation and result of learning student. This research in conducting at Program of Study of Education of Mathematics of University of Riau of Archipelago of Analytic eye kuliah Geometry of Area that is semester student 3 summed uply 37 student people.Result of this research indicate that the result validasi from validator show the module base on the CTL developed at Analytic Geometry lecturing of Area is valid, Praktikalitas Module base on the CTL can generate the enthusiasm learn and creativity berfikir of because is easy to comprehended and like hence it. Efektifitas perceived at lecturing execution by using this module is activity and result of learning student. From deskripsi of result of learning semester student 3 Program of Study of Education of generation Mathematics 2014 A obtained more than 70% student get the value more than 65. This means module can be told effective.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Dimensi (March 2026) Vol 14, No 3 (2025): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2025) Vol 14, No 2 (2025): JURNAL DIMENSI (JULI 2025) Vol 14, No 1 (2025): JURNAL DIMENSI (MARET 2025) Vol 13, No 3 (2024): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2024) Vol 13, No 2 (2024): JURNAL DIMENSI (JULI 2024) Vol 13, No 1 (2024): JURNAL DIMENSI (MARET 2024) Vol 12, No 3 (2023): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2023) Vol 12, No 2 (2023): JURNAL DIMENSI (JULI 2023) Vol 12, No 1 (2023): JURNAL DIMENSI (MARET 2023) Vol 11, No 3 (2022): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2022) Vol 11, No 2 (2022): JURNAL DIMENSI (JULI 2022) Vol 11, No 1 (2022): JURNAL DIMENSI (MARET 2022) Vol 10, No 3 (2021): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2021) Vol 10, No 2 (2021): JURNAL DIMENSI (JULI 2021) Vol 10, No 1 (2021): JURNAL DIMENSI (MARET 2021) Vol 9, No 3 (2020): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2020) Vol 9, No 2 (2020): JURNAL DIMENSI (JULI 2020) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL DIMENSI (MARET 2020) Vol 8, No 3 (2019): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2019) Vol 8, No 2 (2019): JURNAL DIMENSI (JULI 2019) Vol 8, No 2 (2019): JURNAL DIMENSI (JULI 2019) Vol 8, No 1 (2019): JURNAL DIMENSI (MARET 2019) Vol 7, No 3 (2018): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2018) Vol 7, No 2 (2018): JURNAL DIMENSI (JULI 2018) Vol 7, No 2 (2018): JURNAL DIMENSI (JULI 2018) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL DIMENSI (MARET 2018) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL DIMENSI (MARET 2018) Vol 6, No 3 (2017): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2017) Vol 6, No 2 (2017): JURNAL DIMENSI (JULI 2017) Vol 6, No 1 (2017): JURNAL DIMENSI (MARET 2017) Vol 6, No 1 (2017): JURNAL DIMENSI (MARET 2017) Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 No.3 2016 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No.2 2016 Vol 5, No 3 (2016): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2016) Vol 5, No 2 (2016): JURNAL DIMENSI (JULI 2016) Vol 5, No 1 (2016): JURNAL DIMENSI (MARET 2016) Vol 5, No 3 (2016): JURNAL DIMENSI Vol 5, No 2 (2016): JURNAL DIMENSI Vol 5, No 1 (2016): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No.2 2015 Vol 4, No 3 (2015): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2015) Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI (JULI 2015) Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI (MARET 2015) Vol 4, No 3 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 No.1 2014 Vol 3, No 3 (2014): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2014) Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI (JULI 2014) Vol 3, No 1 (2014): JURNAL DIMENSI (MARET 2014) Vol 3, No 3 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 1 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 1 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 3 (2013): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2013) Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI (JULI 2013) Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI (MARET 2013) Vol 2, No 3 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 3 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2012) Vol 1, No 2 (2012): JURNAL DIMENSI (JULI 2012) Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI (MARET 2012) Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 2 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 2 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI More Issue