cover
Contact Name
Indrya Mulyaningsih
Contact Email
indrya@syekhnurjati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
indrya@syekhnurjati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Language Education and Literature
ISSN : -     EISSN : 25022261     DOI : -
Indonesian Language Education and Literature is a journal of research publication. The scopes of this research are Indonesian language and literature teaching, either as the first, second, or foreign language. The research can be conducted in elementary schools, junior high schools, senior high schools, and / or university. The journal is regularly published on July and December in collaboration with the cooperation Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) or The Association of Indonesian Language and Literature Lecturers and Ikatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) or The association of Indonesian Language and Literature Study Program.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2022)" : 15 Documents clear
Bentuk Gangguan Disosiatif Tokoh Utama dalam Novel Tell Me Your Dreams Karya Sidney Sheldon (Forms of Dissociative Disorder Main Character in Tell Me Your Dreams Novel by Sidney Sheldon) Septy Riyani; Yumna Rasyid; Asti Purbarini
Indonesian Language Education and Literature Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v8i1.11671

Abstract

Sidney Sheldon's novel Tell Me Your Dreams is one of the novels with the theme of dissociative disorder, namely a personality disorder in which an individual has more than one distinct personality. The purpose of this research is to describe the main character's personality, the forms of dissociative disorder experienced by the main character, as well as the causes and effects of dissociative disorder in the main character. The method used in this study is a descriptive qualitative method using a literary psychology approach. The results of the analysis show that the character Ashley Patterson has several dissociative disorders. Ashley's forms of dissociative disorder include dissociative amnesia, dissociative fugu, dissociative identity, and depersonalization. Dissociative disorders are divided into three parts which can be seen from their characteristics, form, and causes, namely having multiple personalities.Novel Tell Me Your Dreams karya Sidney Sheldon adalah salah satu novel yang mengangkat tema gangguan disosiatif, yakni gangguan kepribadian di mana seorang individu memiliki lebih dari satu kepribadian yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kepribadian tokoh utama, entuk gangguan disosiatif yang dialami tokoh utama, serta penyebab dan akibat gangguan disosiatif pada tokoh utama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra. Hasil analisis menunjukkan bahwa tokoh Ashley Patterson memiliki beberapa gangguan disosiatif. Bentuk gangguan disosiatif yang dialami Ashley, meliputi: amnesia disosiatif, fugu disosiatif, identitas disosiatif dan depersonalisasi. Gangguan disosiatif dibagi tiga bagian yang dapat dilihat dari ciri-ciri, bentuk, dan penyebabnya, yakni berkepribadian majemuk.
Kritik dan Sarkasme Pada Kinerja Gubernur Anies Baswedan di Twitter: Kajian Sosolinguistik (Criticism and Sarcasm on the Performance of Governor Anies Baswedan on Twitter: A Sosolinguistic Study) Shinta Nurika Indriyana; Fida Pangesti
Indonesian Language Education and Literature Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v8i1.10113

Abstract

This study aims to describe criticism and sarcasm regarding the performance of the governor of DKI Jakarta during the Anis Baswedan era on social media. The research method uses a qualitative approach with descriptive methods. This research was conducted on November 10, 2021, the data source was taken from social media Twitter. Data analysis uses a sociolinguistic approach that emphasizes finding verbal codes of criticism and sarcasm found through social media users. The results of the study show that semiotic elements in the content of criticism and sarcasm towards Governor Anies Bawesdan appear in various forms. The content displayed has the same tone in the form of satire and criticism of netizens' dislike of Governor Anies Bawesdan who is considered incompetent in managing the city of Jakarta. Both the attitudes and views of netizens tend to be the same as the ideas that the content creators want to convey as if they were united to satirize and criticize Anies Bawesdan's performance.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kritik dan sarkasme terkait kinerja gubernur DKI Jakarta pada era Anis Baswedan di media sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada 10 November 2021, sumber data diambil dari media sosial Twitter. Analisis data menggunakan pendekatan sosiolinguistik yang menekankan pada pencarian kode verbal kritik dan sarkasme yang ditemukan melalui pengguna media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur semiotik dalam isi kritik dan sarkasme terhadap Gubernur Anies Bawesdan muncul dalam berbagai bentuk. Konten yang ditampilkan memiliki nada yang sama berupa sindiran dan kritikan terhadap ketidaksukaan warganet terhadap Gubernur Anies Bawesdan yang dianggap tidak kompeten mengelola kota Jakarta. Baik sikap maupun pandangan netizen cenderung sama dengan ide yang ingin disampaikan oleh pembuat konten seolah bersatu untuk menyindir dan mengkritik kinerja Anies Bawesdan.
Metafora Kata “Hati” dalam Bahasa Melayu Riau: Analisis Semantik Kognitif (The Metaphor of the Word “Hati” (Heart) In Malay Language of Riau: Cognitive Semantics Analysis) Hermandra Hermandra
Indonesian Language Education and Literature Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v8i1.11452

Abstract

This study aims to examine the metaphor of the word "heart" in Riau Malay. This research is a qualitative descriptive study using cognitive semantic analysis. The research data comes from the speech of the Riau Malay people who use the metaphorical word "heart". Data was collected through interviews using fishing, tapping, listening and speaking techniques accompanied by recording techniques. The results of the study show that the metaphor of the word "heart" includes: small heart, big heart, broken heart, heart, fruit, eyes of heart, the heart of stone, solar plexus, conscience, hard heart, and rotten heart. This study describes the Malay community in producing speech using figurative language to make it look more polite. The use of figurative words can make the conversation more polite.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metafora kata “hati” dalam bahasa Melayu Riau. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis semantik kognitif. Data penelitian berasal dari tuturan masyarakat Melayu Riau yang menggunakan ungkapan metafora kata “hati”. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan teknik pancing, sadap, dan simak libat cakap disertai dengan teknik rekam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora kata “hati”, meliputi: kecil hati, besar hati, patah hati, jantung hati, buah hati, mata hati, hati batu, ulu hati, hati nurani, keras hati, dan busuk hati. Penelitian ini menggambarkan masyarakat Melayu dalam menghasilkan tuturan dengan menggunakan bahasa kias agar terlihat lebih santun. Penggunaan kata kias dapat menjadikan percakapan menjadi lebih sopan.
Blended Learning Model for Writing Courses on Media in Era 4.0 (Model Blended Learning untuk Mata Kuliah Menulis Pada Media di Era 4.0) Muthia Damaiyanti; Desi Yulastri; Sumira Sumira; Edwar Kemal; Wahyudi Rahmat
Indonesian Language Education and Literature Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v8i1.9954

Abstract

This study aimed to describe the development of a blended learning model in the Writing in Media course in the face of the 4.0 era. This study uses the ADDIE model which is limited to the analysis stage. This study uses the following methods: observation with a tick observation technique, and notes; documentation with document analysis techniques; and survey with a questionnaire technique. Research data in the form of curriculum, SAP, and teaching methods. The results of the study indicate that (1) the curriculum must be revised to meet the knowledge needs of students and stakeholders, (2) the components and features of news must be mastered by students because many stakeholders need skills to work, (3) the application of a mixed learning model of writing for course media improve student skills and grades.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengembangan model blended learning pada mata kuliah Menulis di Media dalam menghadapi era 4.0. Penelitian ini menggunakan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analisis. Penelitian ini menggunakan metode: observasi dengan teknik observasi centang, dan catat; dokumentasi dengan teknik analisis dokumen; dan survei dengan teknik kuesioner. Data penelitian berupa kurikulum, SAP dan metode pengajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kurikulum harus direvisi untuk memenuhi kebutuhan pengetahuan mahasiswa dan pemangku kepentingan, (2) komponen dan fitur berita harus dikuasai oleh mahasiswa karena banyak pemangku kepentingan membutuhkan keterampilan untuk bekerja, (3) penerapan model pembelajaran campuran menulis untuk media kursus meningkatkan keterampilan dan nilai mahasiswa.
Keefektifan Media Pembelajaran Pementasan Drama Berbasis Syair Perang Menteng Menggunakan Macromedia Flash (Effectiveness of Learning Media for Drama Performances Based on Syair Perang Menteng Using Macromedia Flash) Ayu Agustina; Nurhayati Nurhayati; Didi Suhendi; Machdalena Vianty
Indonesian Language Education and Literature Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v8i1.11455

Abstract

The purpose of this study was to examine the effectiveness of the use of Macromedia Flash media in the material for drama performances based on the Menteng War Poem. The research method used is a quasi-experimental research design with one group pretest and posttest. Data collection techniques using tests. The data analysis technique used a normality test followed by one sample t-test. The sample of this research is the third-semester students of S1 Indonesian Language & Literature Education Faculty of Teacher Training and Education, Sriwijaya University, totaling 28 people. From the results of hypothesis testing, the t-count value is 64.073 at df 27 with a significant level of 5%, and t table is 1.703. It was concluded that there was a significant effect on student learning outcomes in the play based on the Syair Perang Menteng using Macromedia Flash.Tujuan penelitian ini untuk menguji keefektifan penggunaan media Macromedia Flash pada materi pementasan drama berbasis Syair Perang Menteng. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain penelitian one group pretest posttest. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dilanjutkan dengan uji one sample t-test. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa semester tiga S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya yang berjumlah 28 orang. Dari hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai t-hitung sebesar 64,073 pada df 27 dengan taraf signifikan 5% t tabel 1,703. Artinya, terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa pada pementasan drama berbasis Syair Perang Menteng menggunakan Macromedia Flash.
Perbandingan Idiom yang Berunsur Bagian Tubuh Manusia Pada Bahasa Vietnam dan Indonesia (Comparison of Idioms with Human Body Parts in Vietnamese and Indonesian) Ho Ngoc Hieu; Ribut Wahyu Eriyanti; Daroe Iswatiningsih
Indonesian Language Education and Literature Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v8i1.10179

Abstract

This study aims to describe (1) the similarities and differences in the forms of idioms containing BTM elements in BV and BI and (2) the similarities and differences in the meanings of idioms containing BTM elements in BV and BI. This study uses a qualitative descriptive approach with a contrastive analysis method. The results of this study indicate that (1) in terms of form there are, (a) idioms with the same form and meaning, (b) idioms with the same form but different meanings, and (c) idioms with different forms, but the same meaning in BV and BI ; (2) in terms of meaning, there are similarities and differences (a) full meaning and partial meaning, (b) context meaning, and (c) value meaning. The results of this study can be used as teaching materials for BIPA learning, especially for students from Vietnam.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) persamaan dan perbedaan bentuk idiom yang berunsur BTM pada BV dan BI dan (2) persamaan dan perbedaan makna idiom yang berunsur BTM pada BV dan BI. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kulaitatif dengan metode analisis kontrastif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) dari segi bentuknya terdapat, (a) idiom yang sama bentuk dan makna, (b) idiom yang sama bentuk tetapi maknanya berbeda, dan (c) idiom yang beda bentuk, tetapi maknanya sama dalam BV dan BI; (2) dari segi maknanya terdapat persamaan dan perbedaan (a) makna penuh dan makna sebagian, (b) makna konteks, dan (c) makna nilai. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar pembelajaran BIPA, khususnya bagi pemelajar dari Vietnam.
Ciri Morfosemantik Afiks Derivasional {ber-} dalam Konstruksi Verba Denumeralia Bahasa Indonesia (Morphosemantic Features of Derivational Affix {ber-} in Indonesian Denumeral Verb Constructions) Danang Satria Nugraha
Indonesian Language Education and Literature Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v8i1.9543

Abstract

This qualitative descriptive study aimed to analyze the morphosemantic features of the derivational affix {ber-} embedded in Indonesian's denumeral verbs (VDnum). The data in this study is in the form of a VDnum construction with affix of {ber-}. The research data source is the corpus Leipzig Corpora Collection-Indonesian (LCCI). The data collection technique is the corpus combined with the observation technique. The data were analyzed in stages based on the Bagi Unsur Langsung (BUL) technique according to the basic theory of Derivational Morphology and Transpositional Semantics. Based on the analysis, two findings were as follows. Firstly, the affix {ber-} is a key in trans-positioning numerals into verbs. Without the affix, the VDnum in bI cannot be realized. In addition, the affix {ber-} in the VDnum tends to: (a) derive definitive cardinal numerals, (b) create the VDnum semantic type 'state', and (c) embed the semantic role 'patient' in arguments distributed in one construction. This research concludes that morphosemantically the affix {ber-} in the construction of VDnum bI is essential in transposing numerals into verbs.Penelitian deskriptif kualitatif ini dilakukan untuk memaparkan ciri dan karakteristik morfosemantik afiks {ber-} dalam konstruksi derivasional verba denumeralia (VDnum) pada bahasa Indonesia (bI). Data dalam penelitian ini berwujud konstruksi VDnum yang berpemarkah asiks {ber-}. Sumber data penelitian adalah laman korpus bI dengan nama Leipzig Corpora Collection – Indonesian (LCCI). Teknik pengumpulan data adalah korpus yang dikombinasikan dengan teknik observasi. Data dianalisis secara bertahap berbasis pada teknik Bagi Unsur Langsung (BUL) sesuai teori dasar Morfologi Derivasional dan Semantik Transposisional. Berdasarkan analisis, ditemukan dua hasil sebagai berikut. Pertama, secara umum, afiks {ber-} merupakan unsur kunci dalam proses transposisi numeralia menjadi verba. Tanpa afiks tersebut, konstruksi VDnum dalam bI tidak dapat terwujud. Kedua, secara khusus, afiks {ber-} dalam konstruksi VDnum berkecenderungan untuk (a) menderivasikan numeralia kardinal takrif, (b) menciptakan tipe semantik VDnum ‘keadaan’, dan (c) menyematkan status peran ‘pengalam’ pada argumen yang berdistribusi dalam satu konstruksi. Simpulan dari penelitian ini adalah secara morfosemantik afiks {ber-} dalam konstruksi VDnum bI memiliki ciri-ciri yang menjadi elemen kunci terjadinya proses transposisi numeralia menjadi verba dalam bI.
Hikayat Pocut Muhammad: Konsep Pemerintahan Berbasis Kearifan Lokal (Hikayat Pocut Muhammad: The Concept of Governance Based on Local Wisdom) Herman Rusli; Mukhlis Mukhlis; Iskandar Abdul Samad; Rahmad Nuthihar
Indonesian Language Education and Literature Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v8i1.11411

Abstract

This article aims to explain the concept of governance based on local wisdom in the Hikayat Pocut Muhammad. This study uses a qualitative approach with descriptive analysis. Data analysis was carried out through a hermeneutic approach. The results of the study show that the Hikayat Pocut Muhammad tells of a system of government based on local wisdom with three main elements: (1) regional policy; (2) defense system; and (3) social system. This is realized by the presence of leadership with the character through (1) the respect of the community; (2) providing conflict resolution; and (3) morally educated. The results of this study can be a model in local culture-based leadership character education.Artikel ini bertujuan mengeksplanasikan konsep pemerintahan berbasis kearifan lokal pada Hikayat Pocut Muhammad. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Analisis data dilakukan melalui pendekatan hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hikayat Pocut Muhammad berkisah tentang sistem pemerintahan berbasis kearifan lokal dengan tiga unsur utama: (1) kebijakan kawasan; (2) sistem pertahanan; dan (3) sistem sosial. Hal ini terwujud dengan hadirnya kepemimpinan yang berkarakter melalui (1) adanya ketakziman masyarakat; (2) memberikan resolusi konflik; dan (3) berpendidikan moral. Hasil penelitian ini dapat menjadi model dalam Pendidikan karakter kepemimpinan yang berbasis budaya lokal.
Bahan Ajar Fonetik Berbasis Aplikasi Gawai Bagi Mahasiswa (Phonetic Teaching Materials Based on Device Applications for Students) Andriyana Andriyana; Ribut Wahyu Eriyanti; Daroe Iswatinungsih
Indonesian Language Education and Literature Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v8i1.9622

Abstract

Phonetics teaching materials that have existed so far have not used the internet. This study aims to produce phonetic teaching materials based on student device applications. This development research adapts and combines the models of Gall et al., Dick & Carey, and Michael Scriven's formative-summative evaluation approach. Data were collected through questionnaires and tests. Qualitative data were analyzed using the method belonging to the Miles & Huberman method. Quantitative data were analyzed using the Mann-Whitney test. The results showed that the significance value of the Mann-Whitney Test with Sig. (2tailed) 0.000 < 0.05. This shows that the application effectively increases learning objectives achievement. The resulting product can be accessed through the https://tulisanfonetik.glideapp.io page.Bahan ajar Fonetik yang selama ini ada masih belum memanfaatkan internet. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar fonetik berbasis aplikasi gawai bagi mahasiswa. Penelitian pengembangan ini mengadaptasi dan memadukan model Gall et al., Dick & Carey, dan pendekatan evaluasi formatif-sumatif milik Michael Scriven.. Data dikumpulkan melalui angket dan tes. Data kualitatif dianalisis dengan metode milik metode Miles & Huberman. Data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikasi pada Uji Mann-Whitney dengan Sig. (2tailed) 0.000 < 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi efektif dalam meningkatkan ketercapaian tujuan pembelajaran. Produk yang dihasilkan dapat diakses melalui laman https://tulisanfonetik.glideapp.io.
Sumber Imajinasi Kreatif Ahmad Tohari dalam Menulis Karya Sastra (Source of Ahmad Tohari's Creative Imagination in Writing Literary Works) Abdul Wachid Bambang Suharto; Endah Kusumaningrum
Indonesian Language Education and Literature Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v8i1.10590

Abstract

The purpose of this writing is to describe Ahmad Tohari's creative imagination in composing literary works. Data was collected through interviews and document studies. The validity of the data is carried out through a Focus Group Discussion (FGD). The results of the study show Islamic ideology, and family as Ahmad Tohari's creative imagination in composing literary works. The beginning of Ahmad Tohari's writing journey was of course also heavily influenced by the family environment which had instilled the traits and character of a santri, even though Ahmad Tohari did not study at a pesantren. It was this background that made him close to the Nahdlatul Ulama and the big kiai with strong friendships. Ahmad Tohari also tries to continue to search for the meaning of life which is represented in the characters in the short stories. Islam is used as a source of life guidelines for ethics and aesthetics in the texts written by Ahmad Tohari.Tujuan penulisan ini untuk mendeskripsikan imajinasi kreatif Ahmad Tohari dalam menyusun karya sastra. Data dikumpulkan melalui wawancara dan studi dokumen. Keabsahan data dilakukan melaluiFocus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ideologi Islam, keluarga sebagai imajinasi kreatif Ahmad Tohari dalam menyusun karya sastra. Kebermulaan dari perjalanan menulis Ahmad Tohari tentunya juga banyak dipengaruhi oleh lingkungan keluarga yang telah menanamkan sifat dan karakter seperti halnya seorang santri, walaupun Ahmad Tohari tidak belajar di pesantren. Latar belakang itulah yang membuat ia dekat dengan kalangan Nahdlatul Ulama dan kiai besar dengan hubungan silaturahmi yang kuat. Ahmad Tohari juga berupaya terus melakukan pencarian makna hidup yang diwakilkan ke dalam tokoh-tokoh di dalam cerpen. Agama Islam dijadikan sebagai sumber pedoman hidup bagi etika dan estetika di dalam teks-teks yang ditulis oleh Ahmad Tohari.

Page 1 of 2 | Total Record : 15