cover
Contact Name
Indrya Mulyaningsih
Contact Email
indrya@syekhnurjati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
indrya@syekhnurjati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Language Education and Literature
ISSN : -     EISSN : 25022261     DOI : -
Indonesian Language Education and Literature is a journal of research publication. The scopes of this research are Indonesian language and literature teaching, either as the first, second, or foreign language. The research can be conducted in elementary schools, junior high schools, senior high schools, and / or university. The journal is regularly published on July and December in collaboration with the cooperation Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) or The Association of Indonesian Language and Literature Lecturers and Ikatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) or The association of Indonesian Language and Literature Study Program.
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
Pembelajaran Menulis Puisi di Sekolah Menengah Atas Sutikno, Sutikno; Winarni, Retno; Suyitno, Suyitno; Wardani, Nugraheni Eko
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.7338

Abstract

This study aims to describe learning to write poetry in high schools in Brebes Regency. (1) the importance of developing learning to write poetry for high school students that is attractive and fun, (2) the importance of the dimensions of the knowledge construction process in the learning process, (3) there is no model deemed appropriate for learning to write poetry, (4) the importance of the media used in learning to write poetry for high school students, and (5) the importance of introducing students to multiculturalism in learning to write poetry. Things that are needed by teachers and students in learning to write poetry include: (1) easy-to-use media, (2) an interesting and fun learning atmosphere, (3) can develop students' talents and interests, (4) can increase social feelings between friends, and (5) can train courage and self-confidence.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran menulis puisi di SMA se-Kabupaten Brebes. (1) pentingnya pengembangan pembelajaran menulis puisi siswa SMA yang menarik dan menyenangkan, (2) pentingnya dimensi The knowledge construction process dalam proses pembelajaran, (3) belum adanya model yang dianggap tepat untuk pembelajaran menulis puisi, (4) pentingnya media yang digunakan dalam pembelajaran menulis puisi siswa SMA, dan (5) pentingnya mengenalkan kepada siswa tentang multikultural dalam pembelajaran menulis puisi. Hal yang diperlukan guru dan siswa pada pembelajaran menulis puisi, meliputi: (1) media yang mudah digunakan, (2) suasana pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, (3) dapat mengembangkan bakat dan minat siswa, (4) dapat meningkatkan rasa sosial antarteman, dan (5) dapat melatih keberanian dan percaya diri.
Pemerolehan Bahasa Pada Anak Berkebutuhan Khusus Rahmania, Leni; Pratiwi, Anggia Suci; Permana, Rahmat
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.6689

Abstract

Children's language acquisition is not only influenced by stimulation factors, but also by responding to a set of tools. This study aims to describe the language acquisition of children with special needs in SDIT Idrisiyyah Tamansari, Tasikmalaya City, West Java. Data were collected using observation, interviews, and documentation. The validity test was carried out by expert judgment and triangulation. The results showed that the acquisition of syntactic language through several components, namely: sentences, clauses, phrases, and words. The syntactic acquisition is in the form of being able to say, but there is still an incorrect pronunciation.Pemerolehan bahasa anak bukan hanya dipengaruhi faktor rangsangan, tetapi juga dengan mengadakan respon pada seperangkat peralatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa anak berkebutuhan khusus di SDIT Idrisiyyah Tamansari, Kota Tasikmalaya Jawa Barat. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas dilakukan dengan expert judgment dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerolehan bahasa sintaksis melalui beberapa komponen, yaitu: kalimat, klausa, frasa, dan kata. Pemerolehan sintaksis berupa mampu mengatakan, tetapi masih ada pengucapan yang tidak tepat.
Keterbacaan Wacana Buku Teks BIPA "Sahabatku Indonesia" Tingkat Madya Septyani, Dwi Endah; Rafli, Zainal; Muliastuti, Liliana
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.5448

Abstract

Not many readability studies have been carried out on Indonesian language textbooks for foreign speakers (BIPA). This study analyzes BIPA Sahabatku Indonesia textbooks' readability at B1 and B2 levels through fog index. The research method used is the descriptive qualitative method. Data collection was carried out using documentation techniques on discourses in the BIPA Sahabatku Indonesia textbook published by the Ministry of Education and Culture in 2016. According to the fog index criteria, this research is used as teaching materials for reading skills, namely eight lessons in textbooks B1 and eleven lessons on B2. Data were analyzed using measurement techniques through the fog index formula developed by Gunning. Based on the fog index, level B1 textbooks had a mean score of 2.98 with elementary criteria, while B2 level textbooks had a mean score of 4.02 with easy standards. Thus, as a representation of the existing BIPA textbooks, the intermediate level Sahabatku Indonesia book, both B1 and B2, shows less ideal criteria.Belum banyak dilakukan kajian keterbacaan terhadap buku teks Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbacaan wacana buku teks BIPA Sahabatku Indonesia tingkat B1 dan B2 melalui fog index. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi terhadap wacana-wacana yang terdapat dalam buku teks BIPA Sahabatku Indonesia terbitan Kemendikbud tahun 2016. Sampel penelitian ini adalah wacana-wacana yang digunakan sebagai bahan ajar keterampilan membaca dan sesuai dengan kriteria fog index, yakni delapan wacana pada buku teks tingkat B1 dan sebelas wacana pada buku teks tingkat B2. Data dianalisis dengan teknik pengukuran melalui formula fog index yang dikembangkan oleh Gunning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan fog index, buku teks tingkat B1 memiliki skor rerata 2,98 dengan kriteria sangat mudah, sedangkan buku teks tingkat B2 memiliki skor rerata 4,02 dengan kriteria mudah. Dengan demikian, sebagai representasi buku teks BIPA yang ada, buku Sahabatku Indonesia tingkat madya, baik tingkat B1 maupun B2 menunjukkan kriteria kurang ideal.
Improving Students’ Narrative Text Writing Ability Through The Picture and Picture Learning Model Muchtar, Azmy Ali; Rahmat, Aceng; Herlina, Herlina
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.5427

Abstract

Menulis merupakan kegiatan mengungkapkan isi pikiran atau perasaan. Salah satu jenis teks yang biasa digunakan dalam belajar menulis adalah teks atau esai naratif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks naratif menggunakan model pembelajaran picture and picture. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, yang dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan tes menulis, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran picture and picture memberikan pengaruh terhadap kemampuan menulis teks naratif. Rerata nilai keterampilan menulis teks naratif pada tahap observasi sebesar 64.9 pada siklus pertama mencapai 70.1 dan pada siklus kedua sebesar 75.2. Hasil tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran picture and picture dapat meningkatkan kemampuan menulis teks naratif siswa dan memberikan nuansa pembelajaran yang menyenangkan serta menjadikan siswa aktif dan antusias dalam belajar.Writing is an activity to express thoughts or feelings. A type of text commonly used in learning to write is a narrative text or essay. The objective of this study is to improve the ability to write narrative texts using the Picture and Picture Learning Model (PPLM). The research method is categorized as classroom action research, which was conducted in two cycles. The data collection techniques include writing tests, interviews, and observations. The results showed that the implementation of the Picture and Picture Learning Model (PPLM) influenced the ability to write narrative texts. The average score of writing narrative text skills at the observation stage was 64.9, and in the first cycle, it reached 70.1, while in the second cycle it reached 75.2. These results indicate that the Picture and Picture Learning Model (PPLM) can improve students' ability to write narrative texts and provide fun learning nuances that make students active and enthusiastic about learning.
Ekranisasi Novel Hanum & Rangga: Faith & The City Wijayanti, Lisma Meilia; Hari Cahyono, Bambang Eko; Irawati, Lulus
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.6123

Abstract

The ecranization process allows for change. With this change, generally, the audience will compare between the two. Thus, the audience's appreciation and even the novelist of a film often create satisfaction or vice versa. The purpose of this research is to describe and explain the expansion of the novel Hanum & Rangga: Faith & The City into the film Hanum & Rangga: Faith & The City in terms of plot. This type of research used in this research is qualitative with a qualitative descriptive method. From the results of the expansion analysis, it was found 46 shrinkage findings, 30 additional findings, and 43 varied findings. Thus, the theory of ecranization proves that the storyline of a film that departs from the novel will not be the same.Proses ekranisasi memungkingkan adanya perubahan. Dengan adanya perubahan tersebut, umumnya penonton akan membandingkan antara keduanya. Maka, apresiasi penonton bahkan penulis novel dari sebuah film seringkali menimbulkan kepuasan atau justru sebaliknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan ekranisasi novel Hanum & Rangga: Faith & The City ke dalam film Hanum & Rangga: Faith & The City dari segi alur. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis ekranisasi ditemukan 46 temuan penciutan, 30 temuan penambahan, dan 43 temuan perubahan bervariasi. Dengan demikian, teori ekranisasi membuktikan bahwa alur cerita sebuah film yang berangkat dari novel tidak akan sama persis.
Penggunaan Alih Kode Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Berperspektif Gender Sundoro, Bekty Tandaningtyas
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.6108

Abstract

The gender difference is one that affects the use of code-switching. This study aims to describe and explain the types and impacts of code-switching used in gender-based learning. The data in this study are in the form of speech events between teachers and students in Indonesian language learning at SMK Negeri 1 Banyumas. Data was collected by paying attention to gender aspects. Sources of data in this study are documents and informants. The technique of data using interview, observation, proficient, and listening method. The data validity technique uses the triangulation technique of data sources and informant reviews. Data analysis used the intralingual matching method. The results showed that the use of codes was more common in classes with male teachers than female teachers. The positive impact of using code-switching by male teachers makes learning more communicative and students seem enthusiastic about participating in learning. The positive impact on classrooms with female teachers makes learning more formal because teachers can minimize the use of code-switching.Perbedaan gender adalah salah satu yang memengaruhi penggunaan alih kode. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan jenis dan dampak alih kode yang digunakan dalam pembelajaran berdasarkan gender. Data dalam penelitian ini berupa peristiwa tutur antara guru dan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK Negeri 1 Banyumas. Data dikumpulkan dengan memperhatikan aspek gender. Sumber data dalam penelitian ini adalah dokumen dan informan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, metode cakap dan simak. Teknik validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber data dan review informan. Analisis data menggunakan metode padan intralingual. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan alih kode lebih banyak dijumpai dalam kelas dengan guru laki-laki dibandingkan guru perempuan. Dampak positif penggunaan alih kode yang dilakukan guru lelaki menjadikan pembelajaran lebih komunikatif dan siswa tampak antusias mengikuti pembelajaran. Dampak positif pada kelas dengan guru perempuan menjadikan pembelajaran lebih formal karena guru dapat meminimalisasi penggunaan alih kode.
Bahan Ajar Teks Prosedur Berorientasi Kebudayaan Lokal (Local Culture Oriented Procedure Text Teaching Materials) Jaja Jaja; Sri Rahayu; Tri Pujiatna
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i2.7794

Abstract

This study aims to produce handouts oriented to local culture. This development research was conducted from November 2018 to January 2019 in Cirebon Regency. Data were collected through analysis of the structure and linguistic rules of procedure texts in the Indonesian Recipes book. The results of the analysis are used as material to design teaching materials for procedural text handouts. The data is processed descriptively qualitatively and quantitatively to produce handout products suitable for use. Validity is carried out through expert judgment. The results of the study concluded that: the structure of the procedure text that was analyzed was complete and represented using typical linguistic rules, the design was valid, and fit for use. This book can improve students' understanding of procedural texts.Penelitian ini bertujuan menghasilkan handout berorientasi kebudayaan lokal. Penelitian pengembangan ini dilakukan November 2018 sampai Januari 2019 di Kabupaten Cirebon. Data dikumpulkan melalui analisis terhadap struktur dan kaidah kebahasaan teks prosedur dalam buku Resep Masakan Indonesia. Hasil analisis digunakan sebagai bahan untuk merancang bahan ajar handout teks prosedur. Data diolah secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif guna menghasilkan produk handout layak pakai. Keabsahan dilakukan melalui penilaian pakar. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: struktur teks prosedur yang dianalisis lengkap dan direpresentasikan dengan menggunakan kaidah kebahasaan yang khas, rancangan valid; dan layak pakai. Buku ini dapat meningkatkan pemahaman siswa terkait teks prosedur.
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Cerita Pendek dengan Menggunakan Adobe Flash (Improving Short Story Text Writing Skills Using Adobe Flash) Wikanengsih Wikanengsih; Puspita Ningrum
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i2.8417

Abstract

This study aims to describe the improvement of students' skills in writing short story texts. This quasi-experimental study used pretest-posttest in the control and experimental groups. The population in this study were students of class VII SMK with a purposive sample of 46 people. The research was conducted in the period from January 20 to February 5, 2020. The instruments used were in the form of tests and non-tests, validated by two experts. Based on the results and discussion, it is concluded that the discovery learning method assisted by Adobe Flash can improve the ability to write short stories and can increase learning motivation. Students become challenged in solving the problems given by the teacher.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan siswa dalam menulis teks cerita pendek. Penelitian eksperimen kuasi ini menggunakan pretes-postes pada kelompok kontrol dan eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK kelas VII dengan sampel purposive sebanyak 46 orang. Penelitian dilakukan pada rentang waktu 20 Januari - 5 Februari 2020. Instrumen yang digunakan berupa tes dan non tes dengan divalidasi oleh dua orang ahli. Berdasarkan hasil dan pembahasan diperoleh simpulan bahwa metode discovery learning berbantuan adobe flash dapat meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek dan dapat meningkatkan motivasi belajar. Siswa menjadi tertantang dalam menyelesaikan soal-soal yang diberikan guru.
Bahan Ajar Cerita Rakyat sebagai Perancah Pendidikan Karakter (Folklore Teaching Materials as a Character Education Scaffold) Suherli Kusmana; Bela Nurzaman
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i2.8778

Abstract

This study aims to obtain folklore teaching materials as a character education scaffold. The folklore studied was taken from the environment of Cirebon community students. The research method used is research and development. The stages carried out are (1) initial collection and analysis of folklore, textbooks used, and the need for teaching materials; (2) development of teaching materials design and validation; (3) reconstruction of teaching materials based on input from expert validation results; (4) evaluation through the feasibility test for use in learning in schools; and (5) implementation of teaching materials in learning. The results showed that the development of affective competence through folklore is a scaffold for students' character education. The development of character education is used to develop ideas or ideas in compiling short stories. Character education is carried out through teaching materials containing the values of local wisdom of folklore into short stories.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bahan ajar cerita rakyat sebagai perancah pendidikan karakter. Cerita rakyat yang diteliti diambil dari lingkungan peserta didik masyarakat Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan. Adapun tahapan yang dilakukan adalah: (1) pengumpulan dan analisis awal cerita rakyat, buku teks yang digunakan, dan kebutuhan bahan ajar; (2) pengembangan desain bahan ajar dan validasi; (3) rekonstruksi ulang bahan ajar berdasarkan masukan hasil validasi ahli; (4) evaluasi melalui uji kelayakan penggunaan dalam pembelajaran di sekolah; dan (5) implementasi bahan ajar dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi afektif melalui cerita rakyat merupakan perancah (scaffolding) bagi pendidikan karakter siswa. Pengembangan pendidikan karakter dimanfaatkan untuk mengembangkan ide atau gagasan dalam menyusun cerita pendek. Pendidikan karakter dilakukan melalui bahan ajar bermuatan nilai-nilai kearifan lokal cerita rakyat ke dalam cerita pendek.
Persepsi Intonasi Tuturan Kaum Bangsawan Melayu Terhadap Emosi (Perception of the Speech Intonation of the Malay Nobility Against Emotions) Emmy Erwina
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i2.7904

Abstract

This study aims to describe the intonation perception of the Malay aristocrats' speech on emotions. This study uses an experimental phonetic study among the nobility in Tanjungpura, Langkat Regency, North Sumatra. This study uses acoustic-phonetic theory and also uses the Praat program. Data analysis used the Average method so that the percentage of Malay nobility's perception of the intonation of emotional speech was obtained. The results of this study get the percentage of data on angry emotional speech, which is 40%. For the percentage of data on the perception of the nobility towards sad emotional speech, namely all respondents.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi intonasi tuturan kaum bangsawan Melayu terhadap emosi. Penelitian ini menggunakan kajian fonetik eksperimental pada kalangan bangsawan di Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan teori fonetik akustik serta digunakan juga program Praat. Analisis data menggunakan metode Average sehingga diperoleh persentase persepsi kaum bangsawan Melayu terhadap intonasi tuturan emosi. Hasil dari penelitian ini mendapatkan persentase data terhadap tuturan emosi marah, yaitu sebesar 40%. Untuk persentase data persepsi kaum bangsawan terhadap tuturan emosi sedih yaitu seluruh responden. 

Page 11 of 27 | Total Record : 263