cover
Contact Name
Indrya Mulyaningsih
Contact Email
indrya@syekhnurjati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
indrya@syekhnurjati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Language Education and Literature
ISSN : -     EISSN : 25022261     DOI : -
Indonesian Language Education and Literature is a journal of research publication. The scopes of this research are Indonesian language and literature teaching, either as the first, second, or foreign language. The research can be conducted in elementary schools, junior high schools, senior high schools, and / or university. The journal is regularly published on July and December in collaboration with the cooperation Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) or The Association of Indonesian Language and Literature Lecturers and Ikatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) or The association of Indonesian Language and Literature Study Program.
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
Analisis Kontrastif Kelas Kata Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia (The Contrastive Analysis of Arabic Word Classes and Indonesian) M. Wildan; Tri Pujiati; Zamzam Nurhuda
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i2.8116

Abstract

This study aims to describe the word class in Arabic and Indonesian. This study uses contrastive analysis to describe the similarities and differences in word classes between the two languages from March - July 2020. The data collection technique used documentation techniques in Arabic and Indonesian texts. Sources of data come from books and magazines in Arabic and Indonesian. The results showed the use of ism al-Jins, ism al-s`awt and fi'l al-Madah. This finding is expected to be a morning solution for Arabic learners when learning Arabic.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelas kata dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis kontrastif sebagai upaya untuk mendeskripsikan persamaan dan perbedaan kelas kata di antara kedua bahasa. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Maret - Juli 2020. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi pada teks bahasa Arab dan bahasa Indonesia. Sumber data berasal dari buku dan majalah berbahasa Arab dan bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan adanya penggunaan ism al-Jins, ism al-s`awt dan fi‘l al-Madah. Temuan ini diharapkan mampu menjadi solusi pagi pemelajar bahasa Arab.
Penerapan Karakter Sosial dalam Buku Bahasa Indonesia Kurikulum 2013 untuk Siswa SMP Desy Rufaidah; Siti Rochmiyati; Die Bhakti Wardoyo Putro
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i1.5464

Abstract

The purpose of this study is to describe social character education in Indonesian Junior High School Curriculum 2013. This research is a qualitative descriptive study with data in the form of words, phrases, clauses, sentences, and discourses that contain the planting of social character education in Indonesian textbooks. The results of the study show that one of the attitude values contained in the Indonesian language book for junior high school students in the 2013 Curriculum is social attitudes which include caring and polite attitudes. Caring and polite attitudes are found in textbooks for grades VII, VIII, and IX. The value of social attitudes in Indonesian junior high school students' textbooks is reflected in the introduction to chapters and sub-chapters, materials, discourses, introduction to activities and exercises, exercises, and activities.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pendidikan karakter sosial dalam buku teks Bahasa Indonesia SMP Kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan data berupa kata, frasa, klausa, kalimat, dan wacana yang memuat penanaman pendidikan karakter sosial dalam buku teks Bahasa Indonesia. Hasil penelitan menunjukkan bahwa salah satu nilai sikap yang terdapat dalam buku Bahasa Indonesia untuk siswa SMP Kurikulum 2013, yaitu sikap sosial yang meliputi sikap peduli dan santun. Sikap peduli dan santun terdapat dalam buku teks kelas VII, VIII, dan IX. Nilai sikap sosial dalam buku teks siswa Bahasa Indonesia SMP tercermin dalam pengantar bab dan subbab, materi, wacana, pengantar kegiatan dan latihan, latihan, dan kegiatan.
Siapa dan Bagaimana: Budaya di dalam Buku Sahabatku Indonesia untuk Penutur Thai Aninda Aji Siwi; Robertus Pujo Leksono; Aninditya Sri Nugraheni
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i1.8871

Abstract

This research describes the composition of Indonesian and Thai cultures in the book Sahabatku Indonesia for Thai Speakers. Research data in text and images contained in the book My Indonesian Friends for Thai Speakers. The data were analyzed using the framework of four cultural senses, namely: the aesthetic, the sociological, the semantic, and the pragmatic. The results show that the target culture is highlighted well in the book without leaving the local culture. This book can be an example of spreading culture by using the target language and local language.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komposisi budaya Indonesia dan Thailand dalam buku Sahabatku Indonesia untuk Penutur Thai. Data penelitian berupa teks dan gambar yang terdapat pada buku Sahabatku Indonesia untuk Penutur Thai. Data dianalisis menggunakan kerangka empat sense budaya, yakni: the aesthetic, the sociological, the semantic, and the pragmatic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya target ditonjolkan dengan sangat baik di dalam buku tanpa meninggalkan budaya lokal. Buku ini dapat menjadi contoh buku yang menyebarkan budaya dengan menggunakan bahasa target dan bahasa lokal.
Posisi Najwa Shihab Pada Acara Mata Najwa di Trans7 Deri Wan Minto; Rica Azwar
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i1.9029

Abstract

This study aims to describe the position of Najwa Shihab at the Mata Najwa event on Trans7. This qualitative research uses the descriptive method. The results showed the forms of pronouns for the contra and pro camps. This finding explains in detail and in total the ideology, position, and characteristics of the Mata Najwa event on Trans7. Najwa is neutral and has no political interests.Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan posisi Najwa Shihab pada acara Mata Najwa di Trans7. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kata ganti kubu kontra dan kubu pro. Temuan ini menjelaskan secara rinci dan utuh terkait: ideologi, posisi, dan karakteristik acara Mata Najwa di Trans7. Najwa bersifat netral dan tidak memiliki kepentingan politik.
Analysis of Appraisal System in News Text “Berebut Vaksin”: A Study of Systemic Functional of Linguistic Andi Indah Yulianti; Dwiani Septiana; Darmawati Majid Rosni
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i1.9048

Abstract

This study aims to describe the type, form, influence, and reasons for the attitude used in the news text. This qualitative descriptive research data comes from the news text on medcom.id entitled "Scrambling for Vaccines." The analysis results show that there are three types of attitudes: affection, judgment, and appreciation. Appraisal items in news texts are classified into several forms of attitude: epithets, attributes, circumstances, modal adjuncts, words, and phrases. This attitude affects the subjectivity of the writer. Furthermore, the analysis results explain that the news writers try to give a fair opinion based on their views, perspectives of informants, and other news regarding the distribution of vaccines. It identifies many forms of negative appreciation and judgment. News writers tend to negatively view vaccine manufacturers, countries globally, the global population, and Indonesian citizens.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis, bentuk, pengaruh, dan alasan attitude yang digunakan dalam teks berita. Data penelitian deskriptif kualitatif ini berasal dari teks berita di medcom.id yang berjudul “Berebut Vaksin”. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada tiga jenis attitude: afeksi, penilaian, dan apresiasi. Item apraisal dalam teks berita diklasifikasikan ke dalam beberapa bentuk sikap: epitet, atribut, keadaan, modal adjunct, kata, dan frase. Attitude ini memengaruhi subjektivitas penulis. Selanjutnya, hasil analisis menjelaskan bahwa penulis berita berusaha untuk memberikan pendapat yang adil, berdasarkan pandangan diri, perspektif informan, dan berita lainnya mengenai pendistribusian vaksin. Hal ini mengidentifikasi banyak bentuk apresiasi negatif dan penilaian. Penulis berita cenderung memiliki pandangan negatif terhadap produsen vaksin, negara di dunia, populasi global, dan warga negara Indonesia.
Pembelajaran Karya Ilmiah Menggunakan Media Powtoon untuk Siswa SMA Kolese De Britto Kelas XI Bahasa Rishe Purnama Dewi; Agustinus Prih Adiartanto
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i1.7754

Abstract

This study aims to develop learning media for writing scientific papers material using the Powtoon for students of SMA Kolese De Britto class XI Bahasa. The focus of this research is to produce Powtoon media that developed in five stages. The five-stage were (1) the study of lesson plans and teaching materials; (2) the study of materials and sources of teaching materials; (3) media development; (4) expert validation; and (5) final product review. Product validation was validated by two experts, namely language learning experts and media experts. The Product was trialled on eighteen students of SMA Kolese De Britto class XI Bahasa. The results of product validation were obtained through quantitative descriptive calculations using a five-scale conversion basis. The validation of the media products according to the product language learning expert is 4.44, the result of the media validation expert is 4.50, and the validation result by the students is 4.60. Based on the validation results, the media produced is classified as very good and can be used in learning.Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran menulis karya ilmiah bermedia Powtoon untuk siswa SMA Kolese De Britto kelas XI Bahasa. Fokus penelitian ini menghasilkan media Powtoon dengan materi karya ilmiah yang dikembangkan melalui lima tahapan, yaitu (1) tahap pengkajian RPP dan materi ajar, (2) tahap pengkajian bahan dan sumber bahan ajar, (3) pengembangan media, (4) validasi ahli, dan (5) kajian produk akhir. Validasi produk dilakukan oleh dua ahli, yaitu ahli pembelajaran bahasa dan ahli media. Uji coba produk dilaksanakan pada delapan belas siswa SMA Kolese De Britto kelas XI Bahasa. Hasil validasi produk diperoleh melalui perhitungan deskriptif kuantitatif yang menggunakan dasar konversi skala lima. Hasil validasi produk media menurut ahli pembelajaran bahasa produk sebesar 4,44, hasil validasi ahli media sebesar 4,50, dan hasil validasi uji coba subjek pengguna sebesar 4,60. Media pembelajaran yang dihasilkan tergolong sangat baik dan dapat dipergunakan dalam pembelajaran.
Totemisme dalam Iklan: Studi Sastra Komparatif TVC Sabun Lux Versi Beauty Superpowers dan Versi Maudy Ayunda Fitri Astuti Lestari; Nurdien H. Kistanto
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i1.8498

Abstract

This study aims to describe totemism in advertisements for the Soap Lux Beauty Superpowers and Maudy Ayunda versions and explain the similarities and differences between the two TVCs. The method used is descriptive qualitative. The results show that Lux soap advertisements from different production gap times contain totemism elements. The difference lies in the ambassador's image, which is then used as a totem. The Beauty Superpowers version displays the impression of being beautiful, sensual, confident, glamorous, rich, powerful, and economically strong. Maudy Ayunda's version, aside from these things, a highly educated image is also inserted. This research implies that advertising invites people to buy products and influences them to be included in a group bound by a totem.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan totemisme dalam iklan Sabun Lux versi Beauty Superpowers dan versi Maudy Ayunda serta memaparkan adanya persamaan maupun perbedaan dari kedua TVC tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan sabun Lux dari gap time produksi yang berbeda tersebut sama-sama mengandung unsur totemisme. Perbedaannya terletak pada citra ambassador yang kemudian dijadikan totem. Versi Beauty Superpowers menampilkan citra yang cantik, sensual, percaya diri, glamor, kaya, berkuasa, dan kuat secara ekonomi. Versi Maudy Ayunda selain hal-hal tersebut, diselipkan juga citra berpendidikan tinggi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa iklan tidak hanya mengajak masyarakat untuk membeli produk, tetapi juga memengaruhi agar masuk dalam sebuah kelompok yang diikat oleh sebuah totem.
Penanda Modalitas Intensional Kaha᷉p dan Buh dalam Bahasa Enggano Dendi Wijaya; Erniati Erniati
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i1.9047

Abstract

This paper aims to reveal the meaning of intentional modality in the Enggano language. This modality is characterized by the lexical forms of kaha᷉p and buh and the morphophonemic process of transitive verbs that follow the two lexical markers. The object of this research is Enggano transitive sentence which contains intentional modality. This study uses a qualitative-ethnographic descriptive approach. The results showed that the intentional modality markers of kaha᷉p and buh had different contexts. The word kaha᷉p means 'want', while buh means 'will'. However, both modality markers grammatically have the same behavior when followed by transitive verbs, namely the process of grammaticalization (affixation and morphophonemic). The difference between the two lies in the prefix that accompanies the transitive verbs that signify the modalities of kaha᷉p and buh.Tulisan ini bertujuan mengungkap makna modalitas intensional dalam bahasa Enggano. Modalitas ini ditandai oleh bentuk leksikal kaha᷉p dan buh serta proses morfofonemik verba transitif yang mengikuti kedua pemarkah leksikal tersebut. Objek penelitian ini berupa kalimat transitif bahasa Enggano yang mengandung modalitas intensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif-etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanda modalitas intensional kaha᷉p dan buh memiliki konteks yang berbeda. Kata kaha᷉p memiliki makna ‘ingin’, sedangkan buh bermakna ‘akan’. Namun, kedua penanda modalitas tersebut secara gramatikal memiliki perilaku yang sama ketika diikuti oleh verba transitif, yaitu adanya proses gramatikalisasi (afiksasi dan morfofonemik). Pembedaan keduanya terletak pada prefiks yang menyertai verba transitif penanda modalitas kaha᷉p dan buh.
Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Universitas Fatoni, Thailand Ku-Ares Tawandorloh; Islahuddin Islahuddin; Devita Cahyani Nugraheny
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i1.8603

Abstract

This study aims to provide an overview of Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) learning in the Indonesian Language Concentration, Malay Language Department, Fatoni University. This study uses a qualitative descriptive method. Data were obtained from BIPA lecturers, managers of the Indonesian Language Concentration at Fatoni University, documents, and various events in this program. Data analysis uses include data collection, data reduction, data presentation, and concluding. The study results show that BIPA learning has been growing in Thailand, and there have been BIPA lessons at the university level, one of which is Fatoni University. BIPA learning at Fatoni University has been managed with good education management, including institutions, curriculum, teachers, teaching materials, learning methods, and students.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Konsentrasi Bahasa Indonesia, Jurusan Bahasa Melayu, Universitas Fatoni. Data penelitian deskriptif kualitatif inidiperoleh dari pengajar BIPA, pengelola Konsentrasi Bahasa Indonesia di Universitas Fatoni, dokumen, dan berbagai peristiwa di program ini. Analisis data meliputi: pengumpulan, reduksi, dan penyajian data, serta penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran BIPA sudah semakin berkembang di Thailand dan sudah ada pembelajaran BIPA di tingkat perguruan tinggi, salah satunya di Universitas Fatoni. Pembelajaran BIPA di Universitas Fatoni sudah dikelola dengan manajemen pendidikan yang baik, meliputi kelembagaan, kurikulum, pengajar, materi ajar, metode pembelajaran, dan mahasiswa.
Custom and Syarak as the Theme in Tambo Minangkabau Yosi Wulandari; Pujiharto Pujiharto; Sri Ratna Saktimulya
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i1.8944

Abstract

The aim of the research to describe (1) Sembilan Pucuk laws in Tambo Minangkabau; (2) custom and syarak as the guidelines in Tambo Minangkabau; (3) the command to obey Penghulu based on the custom and syarak. This study concludes that the three theme motifs in Tambo Minangkabau strengthen the role of adat and religion. In Minangkabau, both are present in the history of creating the Minangkabau country, which began with the Nan Nine Pucuk Law as legitimacy. Further, Balai adat (customary hall) and mosques are symbols of harmony between customs and religion in determining the provisions. Indeed, the community leaders, in this case, Penghulu, need to be obeyed because the customs have appointed them based on Qur’an and Hadith (religion).Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) Undang-Undang Nan sembilan pucuk dalam Tambo Minangkabau; (2) adat dan agama sebagai pedoman dalam Tambo Minangkabau; (3) perintah menaati penghulu berdasarkan adat dan agama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketiga motif tema dalam Tambo Minangkabau memberikan penguatan peran adat dan agama. Di Minangkabau, keduanya hadir dalam sejarah penciptaan negeri Minangkabau yang diawali dengan adanya Undang-Undang Nan Sembilan Pucuk sebagai legitimasi. Selanjutnya, balai adat dan masjid adalah simbol keharmonisan adat dan agama yang saling berkaitan dalam menentukan keputusan dan ketentuan. Bahkan pemimpin kaum, dalam hal ini penghulu, perlu ditaati perintahnya karena penghulu merupakan pemimpin yang ditetapkan oleh adat dan ditentukan oleh al Quran dan hadis atau agama.