cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Holistik: Journal For Islamic Social Sciences
ISSN : 25277588     EISSN : 25279556     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Holistik Journal for Islamic Social Sciences is a publication containing the results of research, development, studies and ideas in the field of Islamic social sciences. Firstly published in 2016 and has been listed on PDII LIPI on May 27, 2016, Holistik Journal published twice a year, in July and December. This Journal is open to the public, researchers, academics, practitioners and observers of mathematics education.
Arjuna Subject : -
Articles 149 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS PENGELOLAAN SEDEKAH PADA YAYASAN SEDEKAH NGIDER INDONESIA Agustina, Surya
Holistik: Journal for Islamic Social Sciences Vol 9, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/holistik.v9i1.15546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi efektivitas pengelolaan sedekah pada Yayasan Sedekah Ngider Indonesia Di Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur menggunakan metode kuantitatif dengan sumber data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner melalui platform digital google form yang diolah dengan bantuan program SmartPLS 3.0. Efektivitas dapat diukur dari beberapa indikator seperti pencapaian tujuan, adaptasi, integrasi dan satu indikator lainnya diluar indikator pengukuran efektivitas yaitu kepemimpinan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan sampel sebanyak 400 orang dengan Teknik cluster random sampling.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa secara parsial variabel kepemimpinan, pencapaian tujuan dan adaptasi berpengaruh secara signifikan terhadap efektivitas pengelolaan sedekah, sedangkan variabel integrasi tidak berpengaruh terhadap efektivitas pengelolaan sedekah. Adapun variabel yang paling mendominasi dalam efektivitas pengelolaan sedekah ialah variabel kepemimpinan. Secara simultan variabel kepemimpinan, pencapaian tujuan, integrasi dan adaptasi mampu mempengaruhi efektivitas pengelolaan sedekah pada Yayasan Sedekah Ngider Indonesia di Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur sebesar 54,1%, sedangkan sisanya 45,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
DAKWAH DAN PROSES PENYEBARAN ISLAM DI INDONESIA Farid, Ahmad; Fitriyani, Kurnia Nur; -, Murodi; Yakin, Syamsul
Holistik: Journal for Islamic Social Sciences Vol 8, No 2 (2024): December 2024
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/holistik.v8i2.22297

Abstract

The development of Islamic propagation (dakwah) and the dissemination of Islam in Indonesia have been simultaneous and complex. Dakwah, which linguistically means a religion that brings salvation, has been widely accepted by the majority of Indonesian society. This success cannot be separated from the roles of past propagators who utilized various dakwah methods, namely dakwah bil lisan (oral preaching), bil kitabah (written preaching), and bil hal (practical preaching). This paper aims to analyze the process of dakwah and the spread of Islam in Indonesia using the theoretical framework of structural functionalism. The research employs a descriptive qualitative method with a library research approach, focusing on studies of dakwah and the spread of Islam. The findings indicate that Islam entered Indonesia through trade, marriage, education, sufism, arts, and politics. The primary propagators of Islam in early Indonesia were the Walisongo, who arrived periodically. The arrival of Islam elicited various responses from the mad'u (recipients of dakwah), which eventually led to widespread acceptance. The dynamics of accepting Islamic teachings were influenced by the social class context of the past, specifically the abangan, santri, and priyayi classes.
THE ROLE OF HUMOR IN IMPROVING THE EFFECTIVENESS OF GUS KAUTSAR'S DA'WAH ON THE YOUTUBE CHANNEL TERAS GUBUK Mudzakir, Imam; Wijayanti, Rani Ika; Mutaqin, Zaenal
Holistik: Journal for Islamic Social Sciences Vol 9, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/holistik.v9i1.22304

Abstract

Although humor is important in adding a new dimension to the da'wah strategy, its  role is merely supplementary. This study aims to determine the effectiveness of  humor in Gus Kautsar's da'wah on the Teras Gubuk YouTube channel. This  qualitative study uses a descriptive method with content analysis as the approach.  The sample for this study was selected using purposive sampling. The researcher identified the Teras Gubuk YouTube channel and several informants as the subjects  of the study. Data were collected through observation, interviews, and  documentation. Data analysis techniques included reduction, presentation, and  drawing conclusions. The results indicate that humor effectively conveys religious  messages in Gus Kautsar's da'wah. .
PENGEMBANGAN MEDIA MAZE CHASE PADA MATA PELAJARAN PAI DI SEKOLAH DASAR NEGERI RA KARTINI Herliani, Titi; Abdurahman, Adi; Hanipatusunna, Hanipatusunna; Nurillah, Emi Sukmalia; Bayhaqi, Imam; Wahyudin, Yogi; Rahmawati, Selina
Holistik: Journal for Islamic Social Sciences Vol 9, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/holistik.v9i1.22301

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas media maze case pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Dasar Negeri RA Kartini. Jenis penelitian ini menggunakan metode Research and Development Melalui metode pengembangan ADDIE adapun untuk langkah pengambilan data melalui: 1) Analisis (Analysis) 2) Desain (Design) 3) Pengembangan (Development) 4) Penerapan (Implementation) 5) Evaluasi (Evaluation). Media maze case yang interaktif dan menarik dikembangkan untuk meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa. Rata-rata skor yang diberikan oleh siswa berkisar antara 4,45 hingga 4,33 menunjukkan bahwa penilaian mereka berada pada tingkat yang baik. Secara keseluruhan, total persentase respon siswa terhadap penggunaan media Maze Chase dalam pembelajaran yaitu 84% yang dalam hal ini sudah masuk kategori sangat menarik atau memuaskan.
ANALISIS PESAN DAKWAH PADA PODCAST LOG IN #CLOSETHEDOOR TAHUN 2025 Nirzam, Eko; Wijayanti, Rani Ika; Rachman, Arief
Holistik: Journal for Islamic Social Sciences Vol 8, No 2 (2024): December 2024
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/holistik.v8i2.22293

Abstract

The LOGIN podcast, featured on Deddy Corbuzier’s YouTube channel and hosted by Habib Husein Ja’far and Onadio Leonardo (Onad), represents an innovative form of digital da'wah that combines religious discourse with popular culture. Students of the Faculty of Da'wah and Islamic Communication at UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon can utilize this podcast as a key subject of study to understand how Islamic messages are delivered in a casual yet meaningful way. This study aims to identify the da'wah messages presented in four selected LOGIN episodes, analyze their modes of delivery, and explore the Islamic values conveyed in each discussion.This research employs a descriptive qualitative method using a hermeneutic approach to interpret the meanings of da'wah messages within the context of digital media. Data were collected through in-depth observations of four selected episodes from 2025, namely those featuring Boris Bokir, Soimah, Fajar Sadboy, and Vior Vincent. Analysis focuses on the content of conversations, specific scene durations, and the inclusion of Qur’anic verses and hadiths in the dialogue.Findings show that the LOGIN podcast delivers messages of faith (aqidah), ethics (akhlak), and Islamic law (sharia) through a lighthearted, humorous, and conversational style. This approach makes da'wah more accessible to young audiences and lay communities. Islamic values such as monotheism, interfaith tolerance, self-reflection, and social ethics are presented through inclusive, open-ended discussions. The podcast's format has proven to be an effective means of spreading Islamic teachings in the digital era and positively influences the audience’s religious understanding.   
TELEVISI MUHAMMADIYAH (TVMU) SEBAGAI MEDIA DAKWAH MUHAMMADIYAH: PERSPEKTIF PENELITIAN Isrofiani, Isrofiani
Holistik: Journal for Islamic Social Sciences Vol 9, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/holistik.v9i1.22300

Abstract

Proses produksi salah satu program tvMu tidak melalui penelitian konten atau latar belakang konten terlebih dahulu, penelitian segmentasi audiens juga tidak dilakukan, tvMu tidak dikenal secara luas. Idealnya penelitian konten, audiens dan akademik harus dilakukan karena sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana tvMu sebagai media dakwah Muhammadiyah perspektif penelitian. Seperti apa tvMu melakukan penelitian konten. Sejauh mana tvMu melakukan penelitian audiens. Mengapa tvMu tidak melakukan penelitian akademik. Tampaknya tvMu sebagai media dakwah Muhammadiyah tidak terlalu memperhatikan kebutuhan dan kecocokan audiens dengan konten yang disiarkan, salah satu program talkshow dikonsep oleh direktur dan narasumber saja, program tvMu sedkikit yang bersifat hiburan. Teori dalam penelitian ini adalah teori research dari Branston dan Stafford (2003: 265-279) yang terdiri dari 3 konsep yaitu penelitian konten dan latar belakang, penelitian audiens, dan penelitian akademik, ketiga penelitian ini penting dilakukan oleh sebuah media. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan paradigma konstruktivis. Metode penelitian ini subjeknya adalah tvMu, direktur/tim tvMu, dan objeknya adalah dakwah Muhammadiyah. Sumber primer dari observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik pengumpulan data dengan observasi, dokumentasi, wawancara, dan kepustakaan. Teknik analisa data dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Dalam membuat konten tvMu hanya merujuk pada aspek kemuhammadiyahan. Target audiens tvMu hanya kalangan Muhammadiyah dan tidak dilakukan penelitian audiens. TvMu tidak melakukan penelitian secara terstruktur. Kesimpulan penelitian ini tvMu tidak melakukan penelitian konten karena sebagai televisi pendidikan yang materinya dari kemuhammadiyahan. TvMu juga tidak melakukan penelitian audiens karena target audiens tvMu warga Muhammadiyah. TvMu tidak melakukan penelitian akademik selain penelitian teks kitab tarjih.   
KOMIK DAKWAH SEBAGAI MEDIA EDUKASI ISU PALESTINA PADA AKUN INSTAGRAM @ANIMASITAARTS PRESPEKTIF EDUTAIMENT Amalia, Rizky Amalia; Bakti, And Faisal; Mustopa, Desty Heppyani; Fitriyah, Ratu Maulidah; Halimah, Halimatus Sa'diyah
Holistik: Journal for Islamic Social Sciences Vol 8, No 2 (2024): December 2024
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/holistik.v8i2.22295

Abstract

The Israeli-Palestinian conflict is one of the most complex and protracted geopolitical issues in the world, marked by injustice, human rights violations, and a deep humanitarian crisis. Amid global efforts to find a peaceful solution, the dissemination of accurate information and education about the root causes and impacts of the conflict is crucial. This study examines the role of animation as a tool for social change, focusing on the Instagram account @animasitaarts, which actively promotes a movement for change through content about Palestine. It uses a constructivist paradigm and a transdisciplinary approach to communication, social, and religious studies. Qualitative research as a tool for social change, the potential for social mobilization, and the formation of collective action among @animasitaarts followers through Thomas Tuftte's edutainment theory from Jan Serveas' book (2008). The results of the study show that @animasitaarts' dakwah comics, with their attractive visuals and touching narratives, are effective in building positive reactions and audience awareness of the suffering in Palestine. Despite being limited to the Instagram platform, @animasitaarts has successfully become a prominent educational space within the da'wah community, encouraging digital solidarity actions such as praying and donating, and inspiring collective action as a form of concern for the Palestinian people. This indicates that animation, particularly through social media platforms such as Instagram, has great potential as an effective medium for da'wah and education on social and humanitarian issues, bridging the information gap and fostering collective awareness. Konflik Israel-Palestina merupakan salah satu isu geopolitik paling kompleks dan berkepanjangan di dunia, ditandai oleh ketidakadilan, pelanggaran hak asasi manusia, dan krisis kemanusiaan yang mendalam. Di tengah upaya global untuk mencari solusi damai, penyebaran informasi dan edukasi yang akurat mengenai akar masalah dan dampaknya menjadi krusialenelitian ini mengkaji peran animasi sebagai alat perubahan sosial, dengan fokus pada akun Instagram @animasitaarts yang secara aktif mendorong gerakan perubahan melalui konten dakwah tentang Palestina. Dengan menggunakan paradigma konstruktivisme dan pendekatan transdisiplin ilmu komunikasi, sosial dan dakwah. Penelitian kualitatif sebagai alat perubahan sosial, potensi mobilisasi sosial, dan pembentukan aksi kolektif di kalangan pengikut @animasitaarts melalui teori edutaiment Thomas Tuftte dari buku Jan Serveas (2008). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik dakwah @animasitaarts, dengan visualisasi menarik dan narasi yang menyentuh, efektif membangun reaksi positif dan kesadaran audiens terhadap penderitaan di Palestina. Meskipun terbatas pada platform Instagram, @animasitaarts berhasil menjadi ruang edukasi yang menonjol di kalangan komunitas dakwah, mendorong aksi solidaritas digital seperti berdoa dan berdonasi, serta menginspirasi aksi kolektif sebagai wujud kepedulian terhadap rakyat Palestina. Hal ini mengindikasikan bahwa animasi, khususnya melalui platform media sosial seperti Instagram, memiliki potensi besar sebagai medium dakwah dan edukasi yang efektif untuk isu-isu sosial dan kemanusiaan, menjembatani kesenjangan informasi dan mendorong kesadaran kolektif 
KEMAMPUAN KOMUNIKASI SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) Anjani, Vanesa; udin, tamsik
Holistik: Journal for Islamic Social Sciences Vol 9, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/holistik.v9i1.22303

Abstract

Kemampuan komunikasi merupakan salah satu keterampilan penting abad ke-21 yang perlu dikembangkan pada peserta didik, termasuk dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa banyak siswa madrasah ibtidaiyah masih mengalami kesulitan dalam mengungkapkan pendapat, bertanya, maupun menjawab pertanyaan di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pembelajaran yang berkaitan dengan kemampuan komunikasi siswa dalam mata pelajaran SKI. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap guru serta siswa di MIN 1 Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65% siswa masih bersikap pasif selama proses pembelajaran. Faktor penyebabnya meliputi penggunaan metode ceramah, keterbatasan media visual, dan rendahnya rasa percaya diri siswa dalam berbicara. Guru menyatakan perlunya media yang lebih interaktif dan kontekstual untuk menumbuhkan keberanian siswa berkomunikasi. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan ini, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi siswa dalam pembelajaran SKI memerlukan strategi pembelajaran yang lebih partisipatif dan berbasis visual.Kemampuan komunikasi merupakan salah satu keterampilan penting abad ke-21 yang perlu dikembangkan pada peserta didik, termasuk dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa banyak siswa madrasah ibtidaiyah masih mengalami kesulitan dalam mengungkapkan pendapat, bertanya, maupun menjawab pertanyaan di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pembelajaran yang berkaitan dengan kemampuan komunikasi siswa dalam mata pelajaran SKI. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap guru serta siswa di MIN 1 Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65% siswa masih bersikap pasif selama proses pembelajaran. Faktor penyebabnya meliputi penggunaan metode ceramah, keterbatasan media visual, dan rendahnya rasa percaya diri siswa dalam berbicara. Guru menyatakan perlunya media yang lebih interaktif dan kontekstual untuk menumbuhkan keberanian siswa berkomunikasi. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan ini, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi siswa dalam pembelajaran SKI memerlukan strategi pembelajaran yang lebih partisipatif dan berbasis visual. 
ANALISIS INSTAGRAM @iwise_edu_id SEBAGAI MEDIA DAKWAH MODERN: PENDEKATAN MULTIDIMENSIONAL TERHADAP MASYARAKAT KELAS MENENGAH ATAS DALAM PERSPEKTIF INSTITUTION Ramadhani, Farrany Alifia; Bakti, And Faisal
Holistik: Journal for Islamic Social Sciences Vol 8, No 2 (2024): December 2024
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/holistik.v8i2.22296

Abstract

iWise is a new Islamic educational institution that sets high tuition fees to target the upper-middle class. Given this issue, this paper aims to analyze how iWise's Instagram account functions as a modern medium for da'wah: a multidimensional approach to the upper-middle class from an institutional perspective. This study states that iWise's approach as a da'wah institution that adopts modernization strategies and tends to be oriented towards the upper-middle class may overlook the lower class, who also need spiritual services. The theory used in this study is the institutional theory proposed by Branston and Stafford (2003: 182-200). This study uses a constructivist paradigm methodology through a qualitative approach with the research subjects being the iWise Instagram account and iWise administrators, while the research object is modern da'wah. This study proves that as a medium for Islamic studies, iWise takes a holistic approach in delivering modern da'wah, reflecting efforts to make Islam a “way of life.” From an institutional perspective, this study concludes that iWise as an institution successfully reflects that da'wah in the contemporary era not only functions as a means of spreading religious values but also as a space for dialogue that bridges spirituality with the modern aspirations of society.iWise merupakan lembaga pendidikan Agama Islam baru yang menetapkan biaya pendidikan cukup tinggi untuk menargetkan masyarakat kalangan menengah ke atas. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka kajian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana instagram iWise sebagai media dakwah modern: pendekatan multidimensional terhadap masyarakat menengah atas dalam perspektif institution. Penelitian ini menyatakan bahwa pendekatan iWise sebagai lembaga dakwah yang mengadopsi strategi modernisasi dan cenderung berorientasi pada masyarakat kelas menengah atas dapat mengesampingkan kelompok masyarakat kelas bawah yang juga membutuhkan layanan spiritual. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori institusi yang dikemukakan oleh Branston dan Stafford (2003: 182-200). Penelitian ini menggunakan metodologi paradigma konstruktivisme melalui pendekatan kualitatif dengan subjek penelitiannya adalah akun instagram iWise dan pengurus iWise, sedangkan objek penelitiannya adalah dakwah modern. Penelitian ini membuktikan bahwa sebagai media kajian Islam, iWise melakukan pendekatan holistik dalam menyampaikan dakwah modern mencerminkan upaya untuk menjadikan Islam sebagai “way of life”. Dalam perspektif institusi, penelitian ini menyimpulkan iWise sebagai sebuah institusi berhasil mencerminkan bahwa dakwah di era kontemporer tidak hanya berfungsi sebagai penyebaran nilai-nilai agama, tetapi juga sebagai ruang dialog yang menjembatani spiritualitas dengan aspirasi modern masyarakat.  
PENGARUH ISLAMIC BRANDING, PERSEPSI HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOSMETIK WARDAH PADA REMAJA MUSLIMAH DI PEKANBARU Fitriani, Fitriani
Holistik: Journal for Islamic Social Sciences Vol 8, No 1 (2024): June 2024
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/holistik.v8i1.18200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Islamic branding, citra merek, dan kepercayaan terhadap keputusan pembelian produk kosmetik halal merek Wardah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kesadaran konsumen Muslim terhadap nilai-nilai keislaman dalam perilaku konsumsi, khususnya pada produk perawatan diri yang bersertifikat halal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei terhadap 120 responden pengguna Wardah di kota besar Indonesia. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 29 untuk menguji pengaruh simultan dan parsial antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islamic branding dan kepercayaan berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan citra merek memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa dimensi religiusitas merek lebih dominan dalam membentuk keputusan konsumen Muslim dibandingkan persepsi merek secara umum. Temuan ini memperkuat literatur tentang perilaku konsumen halal di Indonesia serta memberikan implikasi praktis bagi pelaku industri kosmetik untuk memperkuat nilai spiritual dan kepercayaan dalam strategi pemasaran produk halal.