cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Holistik: Journal For Islamic Social Sciences
ISSN : 25277588     EISSN : 25279556     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Holistik Journal for Islamic Social Sciences is a publication containing the results of research, development, studies and ideas in the field of Islamic social sciences. Firstly published in 2016 and has been listed on PDII LIPI on May 27, 2016, Holistik Journal published twice a year, in July and December. This Journal is open to the public, researchers, academics, practitioners and observers of mathematics education.
Arjuna Subject : -
Articles 149 Documents
ORIENTASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM KAJIAN IHSAN: RELEVANSI KONSEP KHOSYAH DAN MUSYAHADAH DENGAN PEAK EXPERIENCE DALAM PSIKOLOGI HUMANISTIK MASLOW Slamet Firdaus
Holistik Vol 13, No 1 (2012)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.408 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v13i1.116

Abstract

This research is a textual research, aimed to describe the linkage betweenconcepts khosyah (fear of Allah) and musyahadah (behavior witnessed the divine secret) in a study of the concept of ihsan and its relation with peak experience (experience crowning achievement of human needs) in the study of humanistic psychology. The method used is the thematic approach interpretation (maudlu’i) and the scientific approach interpretation (‘ilmi), and ppsychological analysis. The results showed that the demands and requirements to implement ihsan, a quality indicator of closeness to God with worship, fear (khosyah) and witnessing (musyahadah), have relevance to the findings of the study of human psychology of peak demand (peak experience) that needs toactaalization. In khosyah aspect (fear), the peak performance of human needs is to be a mature character in accordance with the core teachings of religion, fear of losing favor and always done with quality. In musyahadah aspects (see behavioral), performance peak (peak experience) lies in the spiritual sense of happiness and enjoyment, and having them ecstatic and transcendental councciousness.
KRITIK HADIS PERSPEKTIF GENDER (Studi Atas Pemikiran Fatima Mernissi) Nurkholidah Nurkholidah
Holistik Vol 15, No 1 (2014)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.501 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v15i1.433

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian tentang pemikiran Fatima Mernissi dalam memahami hadis-hadis misoginis. Melalui tulisan ini, Mernissi tampaknya tengah berusaha membangun kembali penafsiran dengan menghubungkan konteks sosialnya. Mernissi berusaha menelusuri khazanah ayat-ayat al-Qur’an, hadis-hadis misoginis yang dimuat dalam Shahîh al-Bukhâri dan Shahîh Muslim ataupun karya- karya lain seperti Târîkh al-Thabâri, syarah Shahîh al-Bukhâriyaitu Fath al-Bârî, al-Isabah fî Tamyîz al-Shahâbah, Thabaqât al-Kubrâ karya ibnSa’ad, Sîrah karya ibn Hisyam dan lain-lain.Dengan pendekatan hermeneutika hadis, kajian ini berkesimpulan bahwa menurut Fatimah Mernissi, teks-teks agama menempatkan posisi laki-laki dan perempuan secara proporsional, tidak menimbulkan bias dan ketidakadilan gender. Mernissi telah berusaha membongkar bangunan penafsiran para ulama klasik, yang menurutnya menunjukkan dominasi patriarkhi. Penelitian yang dilakukan terhadap dua hadîts di atas, bisa jadi merupakan rintisan untuk membangun keilmuan dalam kaitanya dengan studi kritik hadîts, atau yang lebih dikenal dengan kritik sanad dan matan hadîts. Berkaitan dengan relasi antara laki-laki dan perempuan, Mernissi melihatnya lebih sebagai sebuah konstruksi social dari pada sebagai sebuah doktrin agama yang bersifat murni. Dia melihat teks-teks agama yang dipandang otoritatif merupakan sebuah produk pemikiran para ulama, sehingga harus dilihatnya bukan sebagai hasil final dan tidak dapat diganggu gugat. Key Words: Fatimah Mernissi, Kritik Hadis, Hermeneutika Hadis dan hadis- hadis Misogini. 
PEMAHAMAN KEAGAMAAN PESANTREN SALAFI (Studi Komparatif Pondok Pesantren As-Sunnah Kalitanjung dan Al-Muttaqin Gronggong Kab. Cirebon) Hajam Hajam
Holistik Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.537 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v15i2.331

Abstract

Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pemahaman keagamaan di pesantren yang berbasiskan salafi. Pondok Pesantren As-Sunnah Kalitanjung dan Al- Muttaqin Gronggong Kab. Cirebon dijadikan sebagai obyek kajian. Dengan metode kualitatif dan pendekatan historis, menemukan beberapa kesimpulan, antara lain: (1) Paham yang diusung as-Sunnah dan Al-Muttaqin masih mempertahankan pendekatan tekstualis dalam memahami Al-Qur’an dan hadis dan jauh dari kontekstualnya serta tanpa ada studi kritik matan atau sanad; (2) Doktrin-doktrin tauhidnya bersifat teosentris. Dari doktrin teologi teosentris tersebut menyebabkan kurang akrabnya terhadap tradisi, dan sering kali mengklaim bid’ah dan syirik terhadap prilaku yang dinilai jauh dari aqidah salafi; (3) Bidang tasawuf di Pondok Pesantren As-Sunnah dan Al-Muttaqin masih sangat terbatas, bahkan, tasawuf hanya identik dengan Zuhud yang dimaknai hidup sederhana. Tasawuf belum sampai pada wilayah Irfani dan falsafi. Gerakan-gerakan keimanan dan peribadatan lebih dimaknai sebagai implementasi dari wilayah syariah.Kata Kunci: Pemahaman Keagamaan, Salafi, Pesantren As-Sunnah, Pesantren Al-Muttaqin
KEPRIBADIAN MANUSIA DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM (Telaah Kritis atas Psikologi Kepribadian Modern) Septi Gumiandari
Holistik Vol 12, No 1 (2011)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.087 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v12i1.94

Abstract

none
PENGEMBANGAN MODEL MANAJEMEN PEMBELAJARAN DIRECT INTRUCTION BERFOKUS FILM DALAM PENGANTAR PRAKTIKUM IPA Saputro, Budiono
Holistik: Journal for Islamic Social Sciences Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.21 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v1i1.671

Abstract

The response introductory practicum Natural Sciences have  not  been maximum results, so that the necessary development of learning management model of direct instruction. This research approach Research & Development (R & D). Subjects were students in. This research was initiated preliminary studies, training needs analysis, FGD, model development, model of learning management guidelines focused direct instruction films and test models of direct instruction teaching learning management. Individual testing, the test group and the limited trial is an attempt to determine the effectiveness of the learning management model focused direct instruction films developed. Data analysis by descriptive and analytical (test wilxocon). Results of a survey of learning management offer direct instruction in primary education: (1) lecturers have not been using the medium of film to convey practical introduction to the theory, (2) pre-tests and post-tests are rarely performed. This research resulted in the learning management model focused direct instruction films and guidelines easier to understand and run. Management stages, namely: planning, implementation, and evaluation. This is evident in a limited test results that there is an increase between pretest to posttest results of students in primary (wilxocon test = 0.00, p <0.05). The conclusions of this research is direct instruction model of learning management focused films can effectively improve the ability of students in a science practicum. Keywords: Direct Instruction; Management: Science PracticumResponsi pengantar praktikum Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) belum memberikan hasil yang maksimal, sehingga diperlukan pengembangan model manajemen pembelajaran direct instruction. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research & Development (R&D). Subyek penelitian adalah mahasiswa PGMI. Penelitian ini diawali studi pendahuluan, analisis kebutuhan pelatihan, FGD, pengembangan model, panduan model manajemen  pembelajaran direct instruction berfokus film dan uji model manajemen pembelajaran pembelajaran direct instruction. Uji coba perorangan, uji coba kelompok dan uji coba terbatas merupakan upaya untuk mengetahui efektifitas model manajemen  pembelajaran direct instruction berfokus film dikembangkan. Analisis data secara diskriptif dan analitik (uji wilxocon). Hasil survey terhadap manajemen pembelajaran direct instruction di Jurusan PGMI: (1) dosen belum menggunakan media film dalam menyampaikan pengantar teori praktikum, (2) pre-tes dan pos-tes jarang dilakukan. Penelitian ini menghasilkan model manajemen pembelajaran direct instruction berfokus film dan panduan yang lebih mudah untuk dipahami dan dijalankan. Tahapan manajemennya, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hal tersebut terbukti pada hasil uji terbatas bahwa terdapat peningkatan antara hasil pretes dengan postes mahasiswa PGMI (uji wilxocon = 0.00, p < 0.05). Simpulan penelitian adalah  model manajemen pembelajaran direct instruction berfokus film efektif dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam praktikum IPA. Kata kunci: direct instruction; manajemen; praktikum IPA
FEMINISME DALAM PESANTREN: NARASI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI PONDOK PESANTREN BUNTET CIREBON Wardah Nuroniyah
Holistik Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.954 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v14i1.182

Abstract

Superior laki-laki sebagai warisan budaya pra Islam belum sepenuhnya terkikis oleh referensi budaya islami yang dilakukan Nabi Muhammad Saw. Sebab itu, pemahaman terhadap ajaran Islam harus disesuaikan dengan konteks sosiologis, dengan prinsip-prinsip keadilan, kesetaraan, kemaslahatan dan kerahmatan untuk semua umat manusia, tanpa harus dibatasi oleh jenis kelamin, laki-laki atau perempuan. Secara umum, laki-laki diposisikan dalam urusan publik dan perempuan diposisikan dalam urusan domestik, khususnya dalam masalah reproduksi. Peran tersebut masih membatasi antara kapasitas laki-laki dan perempuan di lingkungan pesantren. Transformasi sosial yang diperlukan untuk mengatasi hal tersebut adalah proses dekonstruksi peran gender dalam seluruh aspek kehidupan, di mana terefleksi perbedaan-perbedaan gender yang telah melahirkan ketidakadilan gender.
MODEL TRANSAKSI DINAR DAN DIRHAM DALAM KONTEKS KEKINIAN (Studi Kasus Gerai Dinar ”Nur Dinar” Cirebon) ALVIEN SEPTIAN HAERISMA
Holistik Vol 12, No 2 (2011)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.411 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v12i2.83

Abstract

Mata uang emas (dinar) dan perak (dirham) sudah dikenal sebelum tiba agama Islam. Pada tahun 20 Hijriyah, sistem mata uang dinar dan dirhamini ditetapkan oleh sahabat Umar Ibn Khattab r.a. suatu perbandingan yangsifatnya tetap dalam berat dan kemurnian dinar dan dirham tersebut. Standarini dibakukan sampai saat ini oleh World Islamic Trading Organization (WITO).Nilai tukar dinar dan dirham relatif stabil sepanjang zaman, karena matauang ini memiliki nilai intrinsik sendiri. Melihat pentingnya juga kemanfaatantersebut, maka umat Islam seyogyanya mengetahui adanya lembaga atauinstitusi pergerakan dinar dan dirham sudah lama dan bergerak gunasolialisasi mata uang keduanya. Nur Dinar sebagai agen Gerai DinarJakartamerupakan lembaga yang mengambil sejumlah peran, yaknitempat pertukaran (money changer) dengan dinar, tempat penyimpanan(saving), serta sebagai modal produktif. Berangkat dari pemikiran danpembuktian diatas, maka rumusan masalahnya, diantaranya: (1) Apakahdefinisi dinar menurut Nur Dinar?, (2) Bagaimana model transaksi berbasisdinar di Nur Dinar?, (3) Apa motivasi penggunaan mata uang dinar di NurDinar?, dan (4) Apa strategi Nur Dinar dalam pengembangan dinar untukmasa yang akan datang?. Penelitian ini menggunakan pendekatan ataunaturalistic (qualitatif approach). Pendekatan ini mengangkat gambaranmengenai aktualitas, realitas sosial dan persepsi sasaran penelitian tanpatercemar oleh pengukuran formal. Sesuai fokus penelitian, sehingga sumberdan teknik pengumpulan data terdiri 3 bagian: (1) data tentang dinar, baikberupa jumlah dan peredaran dinar di Nur Dinar, data ini didapat dari datadokumentasi, (2) data sebagai sasaran penelitian dengan observasi daripartisipasi masyarakat yang menggunakan jasa layanan di Nur Dinar dan(3) data profil Nur Dinar diperoleh melalui wawancara dengan Owner NurDinar dan dokumen-dokumen lain menjadi the second data. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan ini dapat disimpulkan, sebagai berikut: (1) Nur Dinar dan konsumen dinar mendefinisikan dinar sama seperti ketetapan oleh Umar Ibn Khattab yaitu dinar seberat 4,25 gram emas 22 karat(berdiameter 23 milimeter), (2) Lembaga ini menerapkan transaksi jualbelidengan akad as-sharf, produk iQirad atau Tabungan Dinar menggunakanakad mudharabah dan produk M-Dinar dengan akad wadiah, (3) Motivasipenggunaan mata uang dinar dan dirham apa yang terkandung di dalamAl-Quran dan Al-Hadits sehingga muslim bertambah yakin bahwa matauang ini memiliki kestabilan guna menuju nilai keadilan dan kesejahteraan bagi penggunanya, dan (4) Strategi Nur Dinar dalam pengembangannya, melihat hasil instrumen analisis SWOT dapat memberikan rekomendasidalam kebijakan strategis (strategic policy) dan kebijakan teknis (technicalpolicy) yang diinginkan, maka penerapan mata uang dinar sama halnyadapat mengembalikan masa kejayaan dan kemakmuran umat sebagairahmatan lil’alamin.
PANDANGAN THARIQAH ALAWIYAH PONPES DARUL ULUM SERANG CIREBON TERHADAP EKSISTENSI SYARIAH DALAM TASAWUF IRFANI RABIAH AL-ADAWIYAH Hajam Hajam
Holistik Vol 13, No 2 (2012)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.797 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v13i2.139

Abstract

Rabi’ah al-Adawiyah adalah salah seorang sufi perempuan besar sejarah perkembangan tasawuf dalam Islam. Ajaran tentang mahabbah-nya telah mengilhami gerakan-gerakan sufisme berikutnya. Pemikiran tasawuf Rabi’ah al-Adawiyah sekilas mengabaikan syari’ah, karena Rabi’ah al-Adawiyah sepenuhnya berpegang kepada doktrin mahabbahnya itu. Selanjutnya, meskipun pada masa Rabi’ah sendiri belum ada, ada salah satu kelompok yang mengembangkan ajaran-ajaran Rabia’ah itu ke dalam bentuk thoriqoh, yaitu thoriqoh alawiyyah. Thoriqoh ini juga telah berkembang di Serang Cirebon. Penelitian ini selanjutnya akan menelusuri ajaran-ajaran thoriqoh ini dengan ajaran mahabbah Rabiah al-Adawiyah, terutama berkaitan dengan eksistensi syari’ah dalam ajaran thoriqohnya. Penelusuran ini dianggap penting karena selama ini Rabiah al Adawiyah dianggap telah menafikan unsur-unsur syari’ah darin mahabbahnya, terutama dilihat dari keengganannya untuk menikah.
METODE TAHFIDZ AL-QUR’AN (Studi Komparatif Metode Tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Madrasah al-Hufadzh II Gedongan Ender, Pangenan Cirebon dengan Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Terpadu Al- Hikmah Bobos, Dukupuntang Cirebon) Ahmad Lutfy
Holistik Vol 14, No 2 (2013)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.307 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v14i2.444

Abstract

Pesantren yang menghususkan diri dalam penghafalan al- Qur’an atau biasa disebut Pesantren tahassus Al-Qur’an. Masingmasing pesantren mempunyai cara atau metode dalam pendidikan penghafalan al-Qur’an demi untuk menghasilkan seorang tahfidz yang berkualitas. Hal tersebutlah yang menarik penulis untuk mengadakan penelitian guna mengetahui karakteristik. dari dua pesantren yang menghususkan diri dalam pendidikan al-Qur’an (menghafal al-Qur’an) sebagai pendidikan utamanya, tanpa menghilangkan tradisi kitab kuning didalamnya. Kata kunci : Metode, Tahfidz, Al-Qur’an, Pondok Pesantren.
MASA DEPAN IAIN SYEKH NURJATI CIREBON: Strategi Kampus Entrepreuner Berbasis Lokal Aan Jaelani
Holistik Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.342 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v15i2.337

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan paradigma entrepreuner di IAIN Syekh Nurjati. Paradigma ini dibutuhkan untuk melakukan perbaikan kualitas akademika di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Hal ini dilandasi bahwa reformasi yang dilakukan tetap harus menciptakan keseimbangan antara kemampuan untuk menghimpun sumber daya dan menghasilkan produk, yang dalam konteks pendidikan tinggi adalah lulusan yang berupa sumber daya manusia, yang berkualitas, berguna, berbekal keahlian yang mumpuni dan ikut membangun masyarakat ke arah yang kehidupan yang lebih baik. Meski demikian, arah globalisasi pendidikan tinggi diharapkan tidak terlalu mementingkan kebutuhan ekonomi melalui komodifikasi institusi. Secara konseptual, tulisan ini menawarkan model pengembangan academic entrepreneurship dalam membentuk jiwa kewirausahaan mahasiswa, antara lain melalui kerjasama program poverty alleviation yang dimiliki lembaga-lembaga yang otoritatif dan memiliki kedekatan dengan pengembangan kewirausahaan.Kata Kunci: Entrepreneurship, academic entrepreneurship, program poverty alleviation, kewirausahaan mahasiswa

Page 2 of 15 | Total Record : 149