Articles
207 Documents
PRAKTIK KOMUNIKASI DALAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY BADAN USAHA MILIK NEGARA
Luthfiyah, Atikah;
Sulhan, Muhamad
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v15i2.18442
Penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa aspek komunikasi sering kali diabaikan dalam praktik Corporate Social Responsibility (CSR). Hal ini menyebabkan pengelolaan CSR di lapangan menjadi tidak optimal. Begitu pula dengan pelaksanaan CSR di PT PLN Nusantara Power UP Tenayan yang masih menimbulkan beberapa permasalahan seperti kurangnya penginformasian CSR yang menyebabkan rendahnya komitmen antar anggota program dan ketidaktahuan masyarakat Kota Pekanbaru dalam aktivitas CSR perusahaan karena minimnya publikasi mengenai CSR. Perusahaan perlu mengidentifikasi elemen-elemen komunikasi dalam melaksanakan praktik komunikasi untuk CSR. Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis praktik-praktik komunikasi yang dilakukan oleh Divisi SDM Umum dan CSR UP Tenayan serta menganalisis karakteristik dari praktik komunikasi dalam CSR UP Tenayan sebagai perusahaan BUMN. Peneliti menggunakan tujuh elemen komunikasi milik Wilbur Schramm dan contingency theory of accommodation untuk melihat kecenderungan karakteristik praktik komunikasi CSR perusahaan. Penelitian bersifat kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dan menggunakan metode studi kasus Robert E. Stake. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Divisi SDM Umum dan CSR UP Tenayan belum optimal dalam melaksanakan praktik komunikasi terkait CSR, dilihat dari tidak adanya strategi yang sistematis dan analitis dalam pengelolaannya. Sehingga, penelitian menyoroti kebutuhan akan pendekatan komunikasi yang lebih terstruktur dan terarah dalam pengelolaan CSR, yang dapat menjadi acuan bagi penelitian dan praktik CSR di masa depan.
STUDI ETNOGRAFI KOMUNIKASI ANTARBUDAYA MASYARAKAT MANDAILING DAN MELAYU DI UJUNG GADING
Khoiriah, Khoiriah
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v15i2.17002
Perbedaan budaya menjadi suatu hal yang menarik di Indonesia salah satunya terjadi di Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Pasaman Barat, Kecamatan Lembah Melintang, Desa Ujung Gading terdapat komunikasi antarbudaya masyarakat Mandailing dan Melayu. Komunikasi antarbudaya sangat berpengaruh terhadap proses jalannya komunikasi. Kebudayaan adalah cara hidup atau kebiasaan yang berkembang dan dianut oleh sekelompok orang yang berlangsung serta diwariskan dari generasi ke generasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana komunikasi antarbudaya dan faktor penghambat komunikasi antarbudaya pada masyarakat Mandailing dan Melayu di Ujung Gading. Metode penelitian yang Penulis gunakan adalah metode kualitatif dalam teknis deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah masyarakat Mandailing dan Melayu di Ujung Gading dengan 10 orang masyarakat Mandaling dan 11 orang masyarakat Melayu diambil berdasarkan snowball sampling. Temuan riset dalam penelitian ini adanya fenomena Sejarah kuburan dua antara orang Mandailing dan Melayu di Rimbo Panti, Pasaman yakni terjadi selisih paham kata berbeda arti atau makna mengenai bahasa. Hasil penelitian yang Penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa budaya Mandailing dan Melayu mempunyai pengaruh yang besar terhadap jalannya proses komunikasi. Data dalam penelitian ini berupa data berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian menggunakan teknis analisis data. Sasaran dalam penelitian komunikasi antarbudaya ini adalah anak-anak dan remaja, dalam penerimaan pesan seorang komunikan sebaiknya memperhatikan dahulu apa yang disampaikan oleh lawan bicara, penggunaan media sesuai dengan kebutuhan saat berkomunikasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang konflik budaya dan memberikan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.
REPRESENTASI LGBTQ DI MEDIA ONLINE THE JAKARTA POST PERSPEKTIF TEORI MEANING DAN MEDIA
Rozi, Ahmad Fahrur;
Bakti, Andi M. Faisal
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v15i2.18882
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana representasi LGBTQ di media online the Jakarta Post (JP). Penelitian ini berangkat dari massifnya pemberitaan LGBTQ di JP. Pemberitaan LGBTQ pada media JP nampak menunjukkan sikap pro JP terhadap upaya legalisasi LGBTQ di tengah masyarakat Indonesia. Berbeda dengan media lain yang cenderung netral ataupun kontra terhadap legalisasi LGBTQ di Indonesia. Teori dalam penelitian ini ialah teori media dan meaning perspektif Gill Branston dan Roy Stafford. Dalam teori tersebut terdapat tiga unsur teori, yakni analisis semiotika, strukturalisme, serta makna denotasi dan konotasi. Adapun melalui teori tersebut penulis memiliki tiga temuan utama. Pertama, analisis semiotik terepresentasikan dari penggunaan font berwarna putih yang identic dengan LGBTQ itu suci dan positif. Kedua, konsep strukturalisme dalam kata “a fight for acceptance” tidak hanya bermakna “perlawanan” tetapi juga “persaudaraan” bahwa LGBTQ bagian dari masyarakat Indonesia. Ketiga makna denotasi dan konotasi nampak dari kata “acceptance” yang tidak hanya “penerimaan” tetapi juga “legalisasi” LGBTQ. Selain itu representasi LGBTQ di JP nampak menunujukan sikap pro LGBTQ sepertihalnya media lain Jakarta Globe. Sedangkan di lain sisi legalisasi LGBTQ secara dominan tidak diterima oleh publik.
KOMODIFIKASI TA’ARUF DALAM PERSPEKTIF DAKWAH
Husniya, Eta Amala;
Zuhriyah, Luluk Fikri
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v15i2.17365
Penelitian ini menjelaskan komodifikasi ta’aruf dalam perspektif dakwah dengan bahasan praktik yang mengubah nilai-nilai sosial dalam ta'aruf menjadi nilai komersil. Hal ini terjadi ketika admin instagram akun @taaruf.co.id menggunakan agama sebagai alat untuk memperoleh keuntungan finansial, Tujuan ta'aruf yang seharusnya mencari jodoh yang halal menjadi terdistorsi dan diarahkan untuk mencari keuntungan semata. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami proses komodifikasi ta’aruf di media online dalam perspektif dakwah di akun instagram @taaruf.co.id. Metode penelitian menggunakan pendekatan interpretatif untuk memberikan makna teks yang terkait dengan nilai dakwah. Jenis penelitian menggunakan analisis wacana model Norman Fairclough untuk memahami proses produksi teks dan praktik wacana yang digunakan akun instagram @taaruf.co.id. Analisis dalam penelitian ini adalah teks yang berkaitan dengan praktik ta’aruf online di akun instagram @taaruf.co.id. Hasil penelitian menjelaskan bahwa produksi teks dalam ta’aruf online dilakukan mengubah nilai-nilai sosial dalam ta'aruf menjadi nilai komersil. Praktik wacana yang digunakan oleh akun Instagram @taaruf.co.id adalah memanfaatkan agama sebagai alat untuk memperoleh keuntungan finansial. Teori yang digunakan adalah teori sekularisasi. Teori tersebut menggunakan fenomena yang di tandai oleh adanya pemisahan nilai-nilai dan norma keagamaan dengan kehidupan sehari hari terutama dalam bidang ekonomi. Praktik wacana menggunakan wacana ta'aruf online dalam perspektif dakwah yang melibatkan penggunaan nilai-nilai agama dalam proses mengenal dan memilih pasangan. Dakwah ta'aruf mengajarkan individu untuk menjalani proses ta'aruf dengan kesadaran akan pentingnya menjaga nilai-nilai agama dalam mencari pasangan hidup. Ta'aruf juga berfungsi sebagai sarana untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam masyarakat.
INTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM BERBASIS KOMUNIKASI INTERPERSONAL PADA PROGRAM GERAKAN MAGHRIB MENGAJI DI KOTA CIREBON
Mutaqin, Zaenal;
Kushardiyanti, Dessy
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v15i2.19007
Artikel ini membahas proses internalisasi nilai-nilai Islam berbasis komunikasi interpersonal dalam Program Gerakan Maghrib Mengaji di Kota Cirebon. Program ini dirancang untuk menanamkan nilai aqidah, ibadah, dan akhlak di kalangan generasi muda melalui aktivitas mengaji yang rutin dilaksanakan di masjid. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pola komunikasi interpersonal antara guru ngaji dan santri di masjid dalam pelaksanaan Program Gerakan Maghrib Mengaji, serta penerapannya untuk meningkatkan nilai-nilai Islam melalui Gerakan Masyarakat Mengaji di kota Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif analisis interaksionalisme simbolik dan kuantitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam, kuesioner, dokumentasi, dan studi pustaka yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang efektif, terdiri dari keterbukaan, empati, dukungan, kesetaraan, dan kepositifan, memiliki dampak positif dalam proses internalisasi nilai-nilai keislaman. Faktor pendukung dan penghambat diidentifikasi untuk memperbaiki efektivitas program ini di masa mendatang.
DA'I WALAKEDU: THE DILEMMA OF DA’WAH WAGES AT HAMZAH YUNUS MUHAMMADIYAH ISLAMIC BOARDING SCHOOL KUOK – A STUDY ON THE CONCEPT OF AL-UJRAH 'ALA AL-THA'AH
Layla, Desteny;
Sulfinadia, Hamda;
Efrinaldi, Efrinaldi
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v15i2.16128
This research focuses on the dilemma faced by da'i in determining da'wah rates, which has led to the emergence of the term da'i walakedu in Indonesia. The study aims to analyze how Islam views the concept of al-ujrah ala al-tha'ah in relation to preachers who accept wages, either voluntarily or by setting specific rates. This research employs a field research methodology, using primary data collected through questionnaires. The sample for this study consists of seven teachers who also serve as preachers at the Mahmud Yunus Muhammadiyah Kuok Islamic Boarding School in Kampar.The findings reveal differing opinions among scholars regarding wages for preaching. According to the concept of al-ujrah ala al-tha'ah, the wages accepted by preachers are not considered payment for the knowledge imparted but are viewed as a form of assistance in obedience, which is regarded as an act of worship. Therefore, taking wages for preaching is permissible, provided that excessively high rates are not set. This dilemma is evident among the preachers at the Hamzah Yunus Muhammadiyah Kuok Islamic Boarding School. The wages they receive for preaching do not always carry a negative connotation, as these earnings are not used as a means of accumulating wealth. Instead, the wages are utilized for personal and family needs and are often allocated to help those in need. As a result, the preachers at the Islamic boarding school cannot be classified as da'i walakedu (commercial preachers).
KAMPANYE ANTI BULLYING PADA KONTEN INSTAGRAM @PEACEGENID: ANALISIS SEMIOTIKA MULTIMODAL KRESS DAN VAN LEEUWEN
Firdausiyah, Hurrotul;
Syahreni, Jessica Meilia;
Kolin, Regina Riamoriska
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v15i2.18293
Multimodal merupakan pendekatan yang mengintegrasikan konsep-konsep linguistik dengan analisis visual untuk memahami bagaimana makna dibangun dan disampaikan dengan mempertimbangkan berbagai elemen semiotik atau tanda-tanda. Multimodal bertujuan untuk menyampaikan maksud agar bisa menarik perhatian banyak orang dalam bentuk visual. Instagram merupakan media sosial untuk berkomunikasi dan menyampaikan informasi dalam bentuk visual, salah satu bentuk informasinya yakni kampanye. Akun instagram @peacegenid adalah akun instagram resmi milik LSM yang bergerak di bidang pendidikan perdamaian yang berfokus untuk mengkampanyekan nilai-nilai perdamaian dan pendidikan karakter. Kampanye tersebut diunggah oleh akun instagram @peacegenid dengan harapan dapat membentuk opini publik, menarik perhatian publik dan memiliki dampak yang lebih besar bagi para pengguna media sosial. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pesan dan makna dari unggahan kampanye anti bullying pada unggahan akun Instagram @peacegenid dapat disampaikan kepada pembaca dengan baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Analisis dalam penelitian ini menggunakan pendekatan semiotik multimodal Kress dan Van Leeuwen dengan melihat bentuk moda semiotik yang digunakan untuk membentuk pesan dan makna, serta dengan melihat koherensi dari unggahan Instagram @peacegenid dalam mencapai tujuannya untuk kampanye anti bullying. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk moda semiotik berupa bahasa tulis, ilustrasi, dan warna yang digunakan oleh akun Instagram @peacegenid dalam mengkampanyekan anti bullying, selain itu koherensi yang terbentuk dalam unggahan tersebut sangat berperan dalam penyampaian pesan dan makna dalam mencapai tujuan akun Instagram @peacegenid. Koherensi tersebut dibangun melalui tiga cara, yaitu komposisi, keterkaitan informasi, dan interaksi dialog.
INTEGRASI FUNGSI MANAJEMEN DAKWAH DAN PEMBINAAN KARAKTER PRAJURIT : STUDI IMPLEMENTASI DI DIVISI BINTAL JARAHDAM KODAM I/BB
Siregar, Muhammad Habibi;
Sagala, Achmad Navish Isnaeni
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 16, No 1 (2025): Juli 2025
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v16i1.20432
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pembinaan karakter dan rohani melalui Fungsi – Fungsi Manajemen Dakwah pada Divisi BintaljarahDam di wilayah Kesatuan Kodam I/BB. Pembinaan mental dan rohani sudah dilaksanakan sejak prajurit masuk kedunia militer. Sikap perilaku dan tanggungjawab prajurit tidak hanya pada saat sedang menjalankan tugas, melainkan kehidupan bersosial, berumahtangga dan bermasyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi literatur. Temuan utama dalam penelitian ini adalah prajurit TNI Angkatan Darat dibawah Divisi BintaljarahDam I/BB memiliki penerapan pembinaan mental dan rohani, dengan program yang terencana/terstruktur melalui program jangka panjang dan jangka pendek. Selain itu prajurit mampu mengurangi angka pelanggaran dan sangsi berat yang menyebabkan pemecatan. Prajurit yang belum menjalankan masa pembinaan mental dan rohani akan menimbulkan sifat emosional dan negatif sehingga menimbulkan perilaku buruk yang timbul di mata masyarakat awam. Hal tersebut dapat membuat kesalahpahaman antara masyarakat dengan prajurit TNI Angkatan Darat saat menjalankan tugas maupun pada saat menjalankan kehidupan sehari – hari. Sehingga hal ini perlu diantisipasi agar tidak menyebabkan kesalahpahaman terhadap prajurit TNI Angkatan Darat. Kesimpulan yang diperoleh bahwa dengan pola pembinaan mental dan rohani dengan mengintegrasikan kepada fungsi – fungsi manajemen dakwah cukup efektif bagi prajurit dalam menjalankan tugas – tugas dan tanggung-jawabnya.
ANALISIS MODEL AISAS DALAM STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL @WATURUMPUK_MENDAK DI INSTAGRAM
Istikhomah, Fajar;
Mukhlisin, Latutik;
Dharojah, Rakhma Widya;
Istighfarin, Awit;
Larasati, Nurma Dwi;
Aini, Anggita Noor;
Aisyah, Vanisa N.
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 16, No 1 (2025): Juli 2025
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v16i1.20456
Strategi komunikasi pemasaran merupakan bagian penting dalam melakukan bisnis termasuk dalam pariwisata. Seiring perkembangan teknologi mengubah pola perilaku masyarakat dimana mereka dapat mencari informasi secara cepat melalui media sosial. Instragram merupakan salah satu platform media sosial yang banyak dimanfaatkan dalam menyusun strategi komunikasi pemasaran. AISAS (Attention, Interest, Search, Action dan Share) merupakan teori yang dikembangkan dari analisis model pada komunikasi pemasaran yang sebelumnya telah ada yaitu AIDMA (Attention, Interest, Desire, Memory, dan Action). Penggunaan AISAS lebih tepat pada aplikasi analisa untuk sebuah media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa model AISAS tersebut yang di aplikasikan pada instagram salah satu wisata lokal yaitu @waturumouk_mendak. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan melalui wawancara, observasi serta dokumentasi telah disimpulkan bahwa post @waturumpuk_mendak berhasil menarik perhatian hingga para pengikutnya membagikan pengalaman melalui kolom komentar ataupun membagikan post tersebut. Para wisatawan waturumpuk mencari informasi melalui instagramnya untuk memperoleh informasi lebih mengenai wisata alam watu rumpuk Desa Mendak tersebut. Namun perlu adanya konsistensi dalam postingan menjadi penting bagi pengelola media sosial @waturumpuk_mendak untuk terus meningkatkan interaksi terhadap followers.
MEMECAH KEBUNTUAN DAKWAH FORMAL: ARTIKULASI IMPLISIT PESAN AYAT-AYAT AL-QUR’AN DALAM DAKWAH HUMORIS NING UMI LAILA
Hidayah, Sokhifah;
Muna, Arif Chasanul
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 16, No 1 (2025): Juli 2025
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v16i1.19423
Agar inti dan tujuan dakwah dapat sampai dengan baik kepada para pendengarnya, maka seorang pendakwah perlu menggunakan teknik yang sesuai dengan karakteristik pendengarnya. Artikel ini membahas bagaimana kreatifitas dai dalam mengemas pesan ayat al-Quran dengan teknik humor dalam dakwah. Peneliti selanjutnya berupaya menganalisa posisi dan fungsi model dakwah humoris dalam kontestasi model-model dakwah di Indonesia yang beragam. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan metode analisis Inductive Category Development (ICD) yang digagas oleh Philipp Mayring. Sumber primer penelitian ini berasal dari video-video Ning Umi Laila di YouTube, khususnya pada channel YouTube Ning Umi Laila. Temuan penelitian ini yaitu 1) Upaya dai dalam mengemas pesan ayat al-Quran dalam bentuk humor merupakan kecerdasan-kreatifitas dakwah dalam upaya mencari titik temu antara sumber materi dakwah yang formal dengan sasaran dakwah yang beragam dan dinamis. Materi dakwah berupa pesan ayat Al-Qur’an sering kali dikemas oleh Laila secara implisit-humoris untuk memberikan kesan dakwah yang ringan dan santai 2). Posisi dan fungsi dakwah humoris menempati posisi yang strategis dan efektif, karena: a) mampu mengakomodasi aspek entertain dalam dakwah, yang dalam hal ini penulis istilahkan sebagai entertain cum dakwah; b) menjadi alternatif bagi dakwah yang keras, kaku, dan cenderung radikal serta ekstrem; c). Dakwah humoris menjadi dakwah yang lebih humanis dan mampu mangakomodir kearifan lokal serta budaya Indonesia.