cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 239 Documents
PENERAPAN PEMBELAJARAN BIOENTREPRENEURSHIP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB POKOK BAHASAN GYMNOSPERMAE KELAS X DI SMA NEGERI 1 CIWARINGIN Dwi Ayu Ratnasari; Endang Endang; Novianti Muspiroh
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.665 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v5i1.980

Abstract

Pembelajaran Bioentrepreneurship merupakan proses pembelajaran yang menekankan pembelajaran secara nyata dengan memanfaatkan lingkungan sekitar dan membekali siswa untuk membuat produk yang bernilai jual serta melakukan analisis ekonomi sehingga pembelajaran lebih bermakna dan menyenangkan. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2016 – 2017. Kelas eksperimen: X – 1, 34 siswa dan kelas kontrol: X – 2, 34 siswa. Desain penelitian: pretest – postest control group design. Teknik pengumpulan data penelitian: tes, lembar observasi, dan angket respon. Teknik analisis data : uji normalitas, uji homogenitas dan iji hipotesis. Hasil penelitian: (1) Aktivitas belajar siswa pada saat penerapan pembelajaran Bioentrepreneurship mengalami peningkatan pada setiap pertemuan (2) Terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan antara siswa yang diterapkan pembelajaran Bioentrepreneurship dengan yang tidak diterapkan pembelajaran Bioentrepreneurship (3) Respon belajar siswa terhadap penerapan pembelajaran Bioentrepreneurship menunjukan rata – rata angket respon siswa secara keseluruhan termasuk kriteria baik. Hal tersebut membuktikan bahwa penerapan pembelajaran Bioentrepreneurship mendapat respon positif.Kata kunci: Pembelajaran Bioentrepreneurship, Aktivitas Belajar Siswa, Hasil Belajar, dan Respon Siswa
Penerapan Pembelajaran Biologi Berbasis Iman dan Taqwa (IMTAQ) pada Konsep Sistem Reproduksi Manusia untuk Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Ciwaringin Nayla Husna Afila; Nurul Azmi; novianti muspiroh
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.661 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v5i2.960

Abstract

Kemajuan iptek memiliki dampak negatif dan positif, dimana dampak negatif juga banyak berimbas kepada para siswa. Informasi yang negatife dan sajian yang vulgar dapat diakses kapan saja dan hal tersebut memberikan peluang bagi siswa untuk meniru perbuatan-perbuatan yang negatife terutama dalam masalah seksualitas, free sex, aborsi, narkoba, dan HIV/AIDS. Hal ini disebabkan antara lain karena para siswa yang kurang memiliki pengetahuan reproduksi yang diintegrasikan dengan dengan nilai-nilai agama. Adanya proses pembelajaran biologi berbasis nilai IMTAQ diharapkan siswa akan memiliki keterampilan berfikir kritis yang dapat diukur berdasarkan parameter sikap dan hasil belajar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aktifitas siswa, perbedaan peningkatan hasil belajar serta respon siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Ciwaringin pada kelas XI IPA 1 (Kelas eksperimen) dan kelas XI IPA 3 (kelas kontrol) dengan menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi dan angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji beda hipotesis dengan software SPSS V.16.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas belajar siswa melalui penerapan pembelajaran biologi berbasis IMTAQ mengalami peningkatan pada setiap pertemuannya. Terdapat perbedaan peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, hasil rata-rata N-Gain sebesar 0,66 (kriteria sedang) pada kelas eksperimen dan 0,52 (kriteria sedang) pada kelas kontrol. Respon siswa secara keseluruhan sebesar 59 % dengan kriteria sangat kuat, artinya siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran biologi berbasis IMTAQ.Kata Kunci : Penerapan Pembelajaran Biologi Berbasis Imtaq, Keterampilan Berfikir Kritis
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS SAINS BUDAYA LOKAL NGASEUP PADA KONSEP SISTEM REPRODUKSI MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI SMAN 1 MAJA Ade Idrus Hariri; Kartimi Kartimi; Asep Mulyani
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.361 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v5i1.961

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengasah kemampuan siswa dalam  menganalisis,  mengkritisi dan  mengaitkan  konsep  yang dipelajari di sekolah dengan  kebudayaan  lokal  yang  berkembang  di masyarakat agar siswa memperoleh pemahaman mendalam terhadap konsep yang dipelajarinya. Tujuan penelitian ini mengkaji 1) aktivitas belajar siswa, 2) peningkatan keterampilan berpikir kritis (KBK) siswa, dan 3) respon siswa terhadap penerapan pembelajaran berbasis sains budaya lokal ngaseup. Penelitian dilaksanakan dari bulan April sampai Mei 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMAN 1 Maja. Sampel terdiri dari 30 siswa kelas XI MIPA 3 sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa kelas XI MIPA 1 sebagai kelas kontrol. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control group design dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan angket. Data dianalisis dengan menggunakan software SPSS 17.0. Hasil penelitian menunjukan 1) aktivitas belajar siswa kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol; 2) KBK siswa kelas eksperimen dan kontrol meningkat, rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,56 dan rata-rata N-Gain kelas kontrol sebesar 0,47. Hasil uji statistik mnghasilkan sig. 0,001 < 0,05, artinya Ho ditolak dan Ha diterima; 3) respon siswa terhadap pembelajaran berbasis sains budaya lokal ngaseup termasuk dalam kriteria sangat kuat. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu 1) terdapat perbedaan peningkatan KBK siswa yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol, 2) aktivitas belajar siswa di kelas eksperimen jauh lebih baik dari kelas kontrol, 3) siswa memberi respon positif terhadap pembelajaran berbasis sains budaya lokal ngaseup.  Kata kunci : Sains Budaya Lokal, Ngaseup, Keterampilan Berpikir Kritis.
PENETRASI AGAMA DAN ILMU SAINS BERBASIS MODEL KURIKULUM GRASS ROOTS DI PERGURUAN TINGGI Anda Juanda
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.257 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v5i1.977

Abstract

Pada hakikatnya kurikulum terintegrasi atau tidak dikenal istilah dikhotomi (pemisahan) antara agama (Islam) dan Ilmu Alam (sains). Setelah muncul abad renaisans menimbulkan pemisahan terutama agama dan sains. Kewenangan melakukan penetasi (pencegahan) terjadinya dikhotomi di atas terletak pada model kurikulum yang dimplementasikan oleh guru khususnya. Suatu kurikulum sebagai alat penetrasi relasi agama dan sains adalah “model kurikulum grass roots”. Model kurikulum ini memberi kewenagan penuh kepada guru bahwa pembelajaran agama dan sains disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang dikehendaki guru dengan tetap mengembangkan kompetensi peserta didik. 
PENERAPAN BAHAN AJAR BIOLOGI BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN DAN DAUR ULANG LIMBAH (STUDI EKSPERIMEN KELAS X MIPA DI SMAN 1 PLUMBON) Shintawati Sofiatin; Nurul Azmi; Evi Roviati
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.38 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v5i1.971

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya mempersiapkan bahan ajar yang baik untuk menunjang keberhasilan dalam pembelajaran. Namun mayoritas proses pembelajaran hanya menggunakan bahan ajar berupa buku dan lembar kerja siswa tanpa dikembangkan menjadi bahan ajar yang inovatif. Selain itu juga pendidik hanya mengukur kemampuan siswa dari hasil belajar saja.Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui penerapan  bahan ajar biologi berbasis kontekstual meliputi aktivitas siswa, perbedaan hasil keterampilan berpikir kritis (KBK) siswa pada kelas yang menggunakan bahan ajar berbasis kontekstual dan kelas yang menggunakan buku teks, dan respon siswa terhadap bahan ajar kontekstual.Metode penelitian penelitian ini adalah metode eksperimen. Popolasi dalam penelitian yaitu siswa kelas X MIPA. Sampel yang digunakan yaitu kelas eksperimen X-MIPA 1 dengan jumlah 40 siswa dan kelas kontrol X-MIPA 2 dengan jumlah 40 siswa. Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi, tes dan angket. Desain penelitian menggunakan pretest-posttest control group design.Hasil penelitian ini menunjukan (1)  Aktivitas belajar siswa yang menggunakan bahan ajar modul biologi berbasis kontekstual lebih baik dibandingkan dengan menggunakan buku teks. (2) presentase rata-rata angket respon siswa secara keseluruhan sebesar 77,4 % dengan kriteria kuat. (3) keterampilan berpikir kritis (KBK) kelas eksperimen dan kelas kontrol keduanya menunjukan adanya peningkatan, dengan rata-rata nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,41 sedangkan rata-rata nilai N-Gain kelas kontrol sebesar 0,23. Hasi uji beda menunjukan bahwa nilai Sig 0.000 < 0.05 (Ho ditolak) artinya, terdapat perbedaan peningkatan keterampilan berpikir kritis yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.Berdasarkan hasil penelitian di atas maka dapat disimpulkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa kelas eksperimen meningkat lebih signifikan dibandingkan kelas kontrol. Aktivitas siswa dan respon siswa dalam kategori baik terhadap penerapan bahan ajar biologi berbasis kontekstual.Kata Kunci : Bahan Ajar Biologi Berbasis Kontekstual, Keterampilan Berpikir Kritis (KBK).  
Peningkatan Kemampuan Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Berbasis Saintifik bagi Calon Guru Fisika Muhammad Minan Chusni; Winda Setya; Rena Denya Agustina; Adam Malik
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 6, No 2 (2017): December (2017)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.781 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v6i2.1952

Abstract

The three main tasks of teachers are planning, implementing and evaluating learning. The purpose of this study is to improve the ability of prospective physics teacher planning in preparing the scientific based LP. The research method used is a descriptive method. The subjects of this study are 9 physics semester VI academic year 2015/2016 in a micro-teaching course. The research instrument used scalar assessment with rubrics of LP display results. Data analysis techniques used descriptive qualitative and quantitative. Based on the result of research, the average value of LP 1 is 78,97 with a good category, 2nd RPP equal to 84,52 with very good category and the third LP is 96,00 with a very good category.Tiga tugas utama guru yaitu melakukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan perencanaan bagi calon guru fisika dalam menyusun RPP berbasis saintifik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek penelitian ini berjumlah 9 mahasiswa pendidikan fisika semester VI tahun akademik 2015/2016 pada mata kuliah Micro Teaching. Instrumen penelitian menggunakan penilaian skala disertai rubrik dari hasil tampilan RPP. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan  kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata penyusunan RPP ke- 1 sebesar 78,97 dengan kategori baik, RPP ke- 2 sebesar 84,52 dengan kategori sangat baik dan RPP ke-3 sebesar 96,00 dengan kategori sangat baik.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF DISERTAI LKS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA KELAS IX SMP Siska Angreni
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 6, No 1 (2017): June (2017)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.662 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v6i1.1293

Abstract

The research was aimed to reveal the difference between learning achievement of the students involving taught by using media interactive Compact Disk (CD) media and worksheet and interactive compact disk (CD) media and those taught by using conventional media. This was a quasi-experiment research. The population of this research was class IX of SMP Negeri 5 Kerinci. The researcher then chose class IXC as the experimental class I taught by using interactive CD media with a worksheet, class IXD as the experimental class II taught by using media interactive CD media, and class IXE as the control class taught by using conventional method. The data it was analyzed by using One Way ANOVA and Post hoc Tukey HSD. The results of One Way ANOVA test is Fcalculated (13,76)>Ftable (3,45). Based on the hypothesis acceptance criteria, if Fcalculated >Ftable, HI was accepted. After analyzing the data by using Way ANOVA, the data then was tested by using Post hoc Tukey HSD, and the result were: the result of te study suggested taught by using media interactive Compact Disk (CD) media and worksheet and interactive compact disk (CD) media had significant effect on the learning outcome, which means media interactive Compact Disk (CD) media and worksheet and interactive compact disk (CD) media had positive effect on the biology learning outcome.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan media CD interaktif disertai LKS dan media CD interaktif. Jenis penelitian adalah eksperimen semu. Sampel penelitian siswa kelas IXC sebagai eksperimen I, sedangkan siswa kelas IXD sebagai eksperimen II dan siswa kelas IXE sebagai kontrol Analisis data menggunakan uji Anova satu arah dan dilanjutkan dengan uji lanjutan (Post hoc) Tuket HSD. Hasil penelitian uji Anova Satu Arah adalah hasil belajar  Fhitung (13,76) > Ftabel (3,45). Berdasarkan kriteria penerimaan hipotesis jika Fhitung > Ftabel, maka H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Compact Disk (CD) interaktif disertai LKS memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar, artinya penggunaan media Compact Disk (CD) interaktif disertai LKS berpengaruh positif terhadap hasil belajar Biologi.
Determination Of Acoustic Properties Of Rice Bran Composites A Material Handler Noise Rafika Andari
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 7, No 1 (2018): June (2018)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.206 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v7i1.2517

Abstract

The examination of the acoustic characteristic of rice bran has been performed. The materials are the alternative materials of the noise controllerfrom the use of synthetic fiber materials like glasswool. The examination is completed by using tube impedance method. The result of the examination reveals that the natural fiber materials that have been mixed with glue have a good value of sound absorption at frequency 400-1200 Hz whereas at frequency 200 Hz, its value does not change significantly. The high value of the sound absorption is owned by materials with the bigger porous. Beside the coefficient of the absorbtion, the examination of value of acoustic impendence is also performed. The result shows that the similar composition between natural fiber and glue has a bigger value of impendence compared to the lower composition of glue. It is caused by the fulfillment of the bigger amount of the porous by glue.
Profile of Animal Ecology Field trip: Description of Students’ Identification Skills and Classification Skills Iwan Setia Kurniawan; Fransisca Sudargo Tapilouw; Topik Hidayat
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 6, No 2 (2017): December (2017)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.126 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v6i2.1286

Abstract

This study aimed to describe the activities in the field trip of animal ecology course and describe the identification and classification skills of students at Animal Ecology course. Also, this study describes students responses on-field activities. This study uses a quasi-experimental method using only post-test design. Data analysis using quantitative descriptive analysis techniques. The research subject as many as 30 students to take the test and 40 students are given a questionnaire. The results showed that the CPL course and CPL subjects not relevant to the fact that in both CPL there are some points the use of science and technology, the reality in the learning process technology, it is also supported by student response on the issue. The identification and classification skills of students included in the category sufficient. Analysis of Pearson correlation between the identification and classification skills showed no significant relationship (-.107), it is contrary to some assumptions that states that the ability to identify a basis for classification capability. Thus the results of this study can be used as an input or reference to the development of the program of courses, especially in the subject of animal ecology. Keywords:Animal ecology fieldtrip; Classification skills; Identification Skillsebird
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KAPITA SELEKTA BIOLOGI BERBASIS MASALAH UNTUK MEMBENTUK HABITS OF MIND MAHASISWA CALON GURU Ria Yulia Gloria
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 6, No 1 (2017): June (2017)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.967 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v6i1.1372

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mencari efektivitas pembelajaran Kapita Selekta Biologi berbasis masalah terhadap pembentukan Habits of Mind. Penelitian dilakukan dengan latar belakang ingin meningkatkan kualitas berpikir, salah satunya adalah kemampuan individu untuk berperilaku cerdas, atau disebut Habits of Mind. Oleh karena itu perlu suatu pembelajaran yang memberikan ruang dan kesempatan kepada mahasiswa untuk membangun pengetahuannya secara nyata melalui pengalaman konkrit, atau pembelajaran yang bersifat konstuktivisme. Contoh pembelajaran seperti itu adalah pembelajaran yang berbasis masalah. Untuk mengimplementasikannya dibutuhkan mata kuliah yang memiliki konsep yang kompleks salah satunya adalah mata kuliah Kapita Selekta Biologi. Kapita Selekta Biologi termasuk salah satu mata kuliah yang mempelajari berbagai topik biologi yang lengkap dan komprehensif. Konsep-konsep pada mata kuliah Kapita Selekta Biologi memerlukan kemampuan berfikir tingkat tinggi karena banyak terdapat konsep-konsep yang abstrak dan perlu daya imajinasi yang kuat. Maka penelitian ini bertujuan untuk mencari efektivitas pembelajaran Kapita Selekta Biologi berbasis masalah terhadap pembentukan Habits of Mind. Metode yang digunakan adalah kuantitatif pre-experimental design yang menggunakan one-group Pretest-postest Design. Setelah dilakukan penelitian dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran Kapita Selekta Biologi berbasis masalah efektif dalam membentuk Habits of Mind mahasiswa calon guru, terutama efektif terhadap pembentukan indikator critical thinking dari Habits of Mind. Respon mahasiswa terhadap pembelajaran Kapita Selekta Biologi berbasis masalah termasuk kedalam kriteria kuat. Hal ini menujukkan bahwa pembelajaran Kapita Selekta Biologi berbasis masalah dapat diterima secara positif oleh mahasiswa. Keywords: Habits of Mind, Pembelajaran Berbasis Masalah, Kapita Selekta Biologi.

Page 10 of 24 | Total Record : 239