cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 239 Documents
PENERAPAN MODUL PRAKTIKUM BIOLOGI BERBASIS PRODUK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) SISWA DI KELAS X SMA NEGERI 1 LEMAHABANG KAB CIREBON Siti Yuni Sufinah; Saifuddin Saifuddin; Evi Roviati
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.934 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v2i2.527

Abstract

Kegiatan pembelajaran khususnya mata pelajaran biologi seyogyanya disampaikan baik secara materi maupun secara praktikum, siswa kebanyakan hanya dituntut untuk meningkatkan hasil belajar saja, pembelajaran praktikum tidak hanya dapat meningkatkan hasil kognitif siswa, namun bisa menumbuhkan KPS kepada siswa. Pembelajaran praktikum dengan menggunakan modul praktikum berbasis produk merupakan salah satu pembelajaran dengan bahan ajar mandiri yang digunakan khusus untuk kegiatan praktikumn dimana keegiatan praktikum tersebut dapat menumbuhkan KPS siswa yang dapat diobservasi melalui kegaiatan praktikum tersebut.Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan mengkaji penerapan pembelajaran dengan mengguanakan modul praktikum biologi berbasis produk dalam sub konsep animalia invertebrate.Tempat penelitian di SMA N 1 Lemahabang tahun ajaran 2012-2013, subjek penelitian ini adalah siswa kelas X (n=55), kelas eksperimen X-7 dan kelas kontrol X-3. Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi, modul praktikum berbasis produk, tes dan angket. Desain penelitian menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design. Analisis uji prasyarat menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis (non-parametrik independent). Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif.Hasil dari penelitian ini bisa dikatakan cukup berhasil dengan hasil yang baik, terdapat 4 aspek yang dinilai dalam proses pembelajaran yaitu aspek observasi, klasifikasi, mengidentifikasi, dan menyimpulkan. Indikator keterampilan proses sains yang nampak pada kelas eksperimen dengan persentase > 80 dengan kriteria sangat baik dan kriteria baik dengan persentase 80, sedangkan kelas kontrol dinilai dengan persentase 66 ≤ x ≤ 80 kriteria baik dan cukup dengan persentase 50 ≤ x ≤ 65, untuk hasil tes dengan rata-rata 82.2 dan 71.9 dan untuk angket dengan kriteria baik. Hasil uji hipotesis dengan Mann Whitney yaitu 0.04 dengan signifikansi < 0.05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan modul praktikum berbasis produk untuk menumbuhkan KPS siswa sudah memenuhi kriteria yang sangat baik, begitu juga dengan angket yang memenuhi kriteri baik. Kata Kunci : Pembelajaran berbasis praktikum, Modul praktikum, KPS
RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN Gmelina arborea Roxb DAN Paraserianthes falcataria L. Nielsen DENGAN PENGGUNAAN Thiobacillus thioparus dan KOMPOS DALAM UPAYA BIODEGRADASI SIANIDA YANG TERKANDUNG DALAM TAILING EMAS Ina Rosdiana Lesmanawati
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.76 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i1.497

Abstract

Tailing merupakan bahan sisa (residu) tambang berupa batuan yang telah digerus dan telah diambil mineral emas, perak dan logam lainnya. Limbah tailing mengandung unsur logam mikro dan logam berat (sianida) yang dapat meracuni baik terhadap tanaman, hewan, maupun manusia. Karenanya perlu upaya pengelolaan limbah B3 ini sehingga sesuai fungsinya kembali.Salah satu upaya pengelolaan limbah B3 pada unit pertambangan emas ini adalah dengan pemanfaatan bahan organik (kompos) dan mikroorganisme yang memiliki kemampuan dalam mendegradasi kandungan senyawa B3 (sianida) yang terdapat dalam limbah tailing. Pada percobaan ini dilakukan penanaman jenis tanaman Gmellina arborea Roxb dan Paraserianthes falcataria L. Nielsen (Sengon) yang merupakan tanaman cepat tumbuh (fast growing species). Tanaman-tanaman ini diharapkan dapat mengurangi kandungan senyawa B3 yang terdapat dalam tailing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara inokulan bakteri (Thiobacillus thioparus) dengan kompos berpengaruh nyata  terhadap tinggi tanaman, diameter batang, dan bobot kering tanaman Gmelina dan Sengon.Pada akhir pengamatan (8 MST) tanaman Gmelina tertinggi dihasilkan pada perlakuan kompos 20% dengan pemberian inokulan bakteri 10 ml. Sedangkan tanaman sengon tertinggi pada perlakuan kompos 20% dengan pemberian inokulan bakteri 5 ml. Diameter batang tanaman Gmelina dan Sengon terbesar juga dihasilkan pada kompos 20% dengan penambahan inokulan bakteri 10 ml. Bobot kering terbesar dihasilkan pada perlakuan kompos 20% dengan penambahan inokulan bakteri 10 ml untuk tanaman Gmelina dan bobot kering sengon terbesar dihasilkan pada perlakuan  kompos 20% dengan penambahan inokulan bakteri 5 ml.Hasil pengukuran konsentrasi sianida selama 8 MST menunjukkan adanya penurunan konsentrasi sianida dalam media tanam, baik tanpa penanaman tanaman contoh ataupun dengan penanaman tanaman contoh (Gmelina dan Sengon), walaupun dari hasil sidik ragam tidak menunjukkan perbedaan nyata. Pada awal pengamatan konsentrasi sianida mencapai 7.92 ppm dan pada 8 MST konsentrasi sianida sudah tidak terdeteksi.
PENGGUNAAN METODE HYPNOTEACHING DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS IMTAQ UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA PADA KONSEP SISTEM REPRODUKSI DI SMA NEGERI 5 CIREBON Kasiful Gito; Anda Juanda; Yuyun Maryuningsih
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.711 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v2i2.518

Abstract

Sistem pembelajaran di kelas masih banyak mengandalkan pikiran sadar yang bersifat short memory, sedangkan pikiran bawah sadar yang bersifat long memory belum dapat dimaksimalkan penggunaannya. Metode hypnoteaching banyak mengambil peranan pikiran bawah sadar, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan konsep siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan metode hypnoteaching dalam pembelajaran biologi berbasis Imtaq, meningkatkan penguasaan konsep siswa dan respons siswa setelah menggunakan metode hypoteaching. Pembelajaran berbasis Imtaq dapat diaplikasikan dalam pembelajaran biologi, tidak hanya mengajarkan aspek-aspek pengetahuan dan keterampilan tentang biologi semata, melainkan juga aspek penanaman nilai-nilai sikap dan moral siswa dan dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa.Desain penelitian ini menggunakan Control Group Pretest and Posttest design. Teknik  pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, tes dan angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji t (hipotesis).Penggunaan metode hypnoteaching dalam pembelajaran biologi berbasis Imtaq dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa. Saran yang dapat disampaikan adalah penelitian ini dapat memberikan motivasi  bagi guru untuk menjadi sosok teladan bagi para siswa di sekolah, sehingga setiap hari guru selalu memberikan positive statement kepada siswanya. Kata Kunci     :    Metode Hypnoteaching, Pembelajaran Biologi Berbasis Imtaq, Penguasaan Konsep
ANALISIS KUALITAS REPRESENTASI VISUAL BUKU BIOLOGI SMA KELAS XI KURIKULUM 2013 PADA MATERI SEL Vivi Sophie Elfada; Edy Chandra; Asep Mulyani
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.684 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v4i2.488

Abstract

Representasi Visual (RV) yang ditampilkan di dalam buku teks akan menambah nilai estetika buku, namun buku yang berkualis akan memperhatikan seluruh aspek tampilan buku agar bermanfaat dalam penyampaian materi, termasuk tampilan RV. Penggunaan RV yang tepat akan mempermudah pembaca dalam mempelajari konsep materi dan menghindari terjadinya miskonsepsi. Keberadaan RV sangat signifikan di dalam buku teks, oleh karena itu perlu adanya penelitian RV pada buku teks.Penelitian analisis RV bertujuan untuk mengetahui kualitas buku teks dari segi ketepatan RV yang digunakan di dalam buku teks. Analisis yang dilakukan meliputi: 1) ketepatan konsep; 2) tipe RV; 3) hubungan RV dengan konten materi; 4) hubungan RV dengan realitas; dan 5) fungsi RV. Buku teks yang dianalisis meliputi tiga penerbit buku kurikulum 2013 yaitu penerbit Erlangga  (buku sampel A), Platinum (buku sampel B), dan Yrama Widya (buku sampel C). Analisis RV yang dilakukan yaitu pada materi sel kelas XI semester I. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini ialah tabel daftar (list table) yang terdiri dari tabel analisis ketepatan konsep dan tabel analisis RV. Konsep materi sel terlebih dahulu dianalisis, kemudian dilakukan analisis RV.   Penelitian menghasilkan data bahwa buku sampel yang memiliki ketepatan konsep memadai yang tertinggi ialah buku sampel A sebesar 65,85%. Buku sampel B memiliki ketepatan konsep memadai sebesar 51,22%, dan buku sampel C sebesar 41,46%. Buku sampel A, B, dan C ditinjau dari segi tipe RV, masing – masing sudah relatif tepat dalam menampilkan tipe RV karena disesuaikan dengan kebutuhan bacaan. Tipe RV buku sampel A, B, dan C yang tertinggi ialah tipe sketsa – komik sebesar 30,00% pada buku sampel A; 28,26% pada buku sampel B; dan  28,99% pada buku sampel C. Analisis hubungan RV dengan konten materi menghasilkan data bahwa Buku sampel B memiliki hubungan bermakna dengan konten materi paling tinggi dibandingkan buku sampel A dan C, yaitu sebesar 71,74%. Buku sampel A memiliki hubungan bermakna sebesar 62,50% dan buku sampel C memiliki hubungan bermakna sebesar 66,67%. Buku sampel A, B, dan C ditinjau dari segi hubungan RV dengan realitas, masing – masing sudah tepat dalam menampilkan RV. Ketiga buku sampel menampilkan proporsi aspek metafora yang lebih tinggi dari aspek realistis. Buku sampel A memiliki aspek metafora sebesar 85,00%; buku sampel B sebesar 73,91%; dan buku sampel C sebesar 71,01%. Buku sampel C memiliki fungsi pelengkap tertinggi dibanding buku sampel A dan B yaitu sebesar 27,54%. Buku sampel A, B, dan C secara keseluruhan memiliki fungsi ilustratif yang tinggi dibandingkan dengan fungsi dekoratif, pemberi contoh, pelengkap, dan penjelas. Kata kunci: analisis, buku teks, representasi visual, ketepatan konsep. 
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP DENGAN PROBLEM BASE LEARNING (PBL) DAPAT MENUMBUHKAN KEMAMPUAN KERJA ILMIAH PADA SISWA SEKOLAH ADIWIYATA Yuyun Maryuningsih
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.363 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i1.466

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) menekankan pada pemberian pengalaman secara langsung pada siswa. Oleh karena itu siswa perlu dibantu untuk menumbuhkan kemampuan kerja ilmiah dan memecahkan masalah lingkungan agar mereka memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah pengembangan perangkat pembelajaran PLH dengan model Problem Base Learning (PBL) dapat menumbuhkan kemampuan kerja ilmiah pada siswa. Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan perangkat pembelajaran PLH dengan PBL dan menyelidiki keefektifannya dalam menumbuhkan kemampuan kerja ilmiah pada siswa SMA Negeri 1 Mandirancan sebagai sekolah peraih Adiwiyata.   Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R & D). Penelitian didahului dengan pengembangan perangkat pembelajaran PLH dengan PBL dan diujicobakan pada kelas kontrol dan eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Mandirancan Kuningan. Variabel yang diteliti adalah kemampuan kerja ilmiah. Data diambil dengan observasi, angket dan tes. Metode analisis data menggunakan deskriptif persentase skor untuk kemampuan kerja ilmiah kemudian dianalisis secara parametrik dengan menggunakan uji t.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PLH dengan PBL dapat menumbuhkan kemampuan kerja ilmiah. PBL sangat tepat diterapkan pada pembelajaran PLH, mengingat pembelajaran PLH mencakup beberapa domain pembelajaran dalam bentuk pengetahuan/ pengertian dan kesadaran, sikap/ nilai, keterampilan serta aksi/ partisipasi. Untuk itu disarankan agar model PBL diterapkan dalam pembelajaran PLH. Kata kunci: Pendidikan Lingkungan Hidup, PBL, kemampuan kerja ilmiah
THE EFFECT OF USING CIPO LOCAL SCIENCE AND CULTURE BASED TEACHING MODEL ON STUDENTS’ ACHIEVEMENT IN THE CONCEPT OF ENVIRONMENT MANAGEMENT IN GRADE VII OF MTS ASSUNNAH CIREBON Elis Sulastri; Kartimi Kartimi; Asep Mulyani
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.355 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v3i1.549

Abstract

The purpose of this study is to know: 1) the achievement of students who applied cipo local science and culture based teaching in the concept of environment management in grade VII of MTs Assunah Cirebon, 2) the difference in achievement between students who applied cipo local science and culture based teaching model and students who did not apply cipo local science and culture based teaching in the concept of environment management in grade VII of MTs Assunah Cirebon, 3) the students’ response to the application of cipo local science and culture based teaching in the concept of environment management in grade VII of MTs Assunah Cirebon. This study used quantitative approach with experiment method and pretest-posttest control group design. The population was the whole grade VII students of MTs Assunah totaling 108. The purpose of this study is to know: 1) the achievement of students who applied cipo local science and culture based teaching in the concept of environment management in grade VII of MTs Assunah Cirebon, 2) the difference in achievement between students who applied cipo local science and culture based teaching model and students who did not apply cipo local science and culture based teaching in the concept of environment management in grade VII of MTs Assunah Cirebon, 3) the students’ response to the application of cipo local science and culture based teaching in the concept of environment management in grade VII of MTs Assunah Cirebon. This study used quantitative approach with experiment method and pretest-posttest control group design. The population was the whole grade VII students of MTs Assunah totaling 108. The sample was 26 students of grade VIIA as the experiment group and 26 students of grade VIIB as the control group taken using Cluster Random Sampling technique. The instruments used were written test and questionnaire. Data were analyzed using statistic tests i.e. Mann Whitney, Anova, and Tukey tests. Based on the result of Mann-Whitney test we obtained significance value of a 0.00 < 0.05, there was a difference in the achievement between experiment and control group. The result of One-Way Anova test showed there was a difference in the students’ achievement between upper group, middle group, and lower group. The result of Tukey test showed that cipo local science and culture based teaching was more appropriate to be used in upper group. Cipo local science and culture based teaching received positive response from the students. Key Words: Teaching Model, Cipo local science and culture, Achievement The sample was 26 students of grade VIIA as the experiment group and 26 students of grade VIIB as the control group taken using Cluster Random Sampling technique. The instruments used were written test and questionnaire. Data were analyzed using statistic tests i.e. Mann Whitney, Anova, and Tukey tests. Based on the result of Mann-Whitney test we obtained significance value of a 0.00 < 0.05, there was a difference in the achievement between experiment and control group. The result of One-Way Anova test showed there was a difference in the students’ achievement between upper group, middle group, and lower group. The result of Tukey test showed that cipo local science and culture based teaching was more appropriate to be used in upper group. Cipo local science and culture based teaching received positive response from the students.Key Words: Teaching Model, Cipo local science and culture, Achievement
PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF (MMI) UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP, BERPIKIR KRITIS, DAN RETENSI KONSEP SISTEM REPRODUKSI MANUSIA PADA SISWA SMA IPIN ARIPIN
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.855 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i2.508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan multi media interaktif (MMI) dalam meningkatkan penguasaan konsep, berpikir kritis, dan retensi  siswa pada konsep sistem reproduksi manusia.  Desain penelitian yang digunakan, yaitu “pretest-post-test control group design” dengan melibatkan 82 siswa kelas XI IPA. Data yang dijaring adalah penguasaan konsep, berpikir kritis, dan retensi siswa pada konsep sistem reproduksi manusia yang belajar dengan menggunakan MMI dinamis (pada kelas eksperimen) dan MMI statis (kelas kontrol). Instrumen berupa soal tes objektif, kuesioner, observasi dan wawancara. Hasil uji Z dan uji Mann-Whitney pada taraf α = 0,05 menunjukkan perbedaan yang signifikan penguasaan konsep siswa dengan N-gain 0,50 pada kelas MMI dinamis dan N-gain 0,34 pada kelas MMI statis. Demikian juga pada kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan dengan N-gain 0,51 pada kelas MMI dinamis dan N-gain 0,21 pada kelas MMI statis. Tidak terdapat perbedaan signifikan retensi siswa yang belajar dengan MMI dinamis dan MMI statis. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa pembelajaran berbantuan MMI disukai siswa dan membantu siswa dalam belajar. Analisis terhadap observasi kegiatan pembelajaran pada kelas MMI dinamis lebih aktif dalam bertanya berkaitan dengan materi maupun meminta penjelasan guru dari animasi yang ditampilkan dalam CD pembelajaran. Beberapa kendala yang dihadapi dalam pembelajaran berbantuan komputer antara lain: keterbatasan jumlah dan kelengkapan komputer seperti headset/speaker, keterampilan guru dan siswa menggunakan komputer, serta ketahanan software terhadap ganggung virus, trojan, spam, dan lain-lain.Keyword: Multimedia Interaktif (MMI), Penguasaan Konsep, Berpikir Kritis, Retensi
ANALISIS PERSEPSI DAN PARTISIPASI MASYARAKAT PESISIR PADA PENGOLAHAN DAN PEMANFAATAN HASIL LAUT UNTUK KESEJAHTERAAN KELUARGA (Studi kasus pada nelayan dan pembudidaya ikan Di Desa Karangreja Kec Suranenggala Kab. Cirebon) Yuyun Maryuningsih
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.112 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v3i2.538

Abstract

Telah dilakukan penelitian “Analisis Persepsi dan Partisipasi Masyarakat pesisir pada Pengolahan dan Pemanfaatan hasil laut untuk Kesejahteraan Keluarga” dengan studi kasus pada nelayan dan pembudidaya ikan di Desa Karangreja. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui persepsi dan partisipasi masyarakat nelayan dan pembudidaya ikan pada pengolahan dan pemanfaatan hasil laut, 2) untuk mengetahui kesejahteraan keluarga dan 3) untuk mengetahui fokus pemberdayaan yang diharapkan oleh nelayan dan pembudidaya ikan. Penelitiaan ini didesain sebagai studi lapangan dengan studi kasus, yang dilakukan secara intensif, terinci, dan mendalam terhadap persepsi, partisipasi nelayan dan pembudidaya ikan Desa Karangreja pada pemanfaatan dan pengolahan hasil laut untuk kesejahteraan keluarga, sifatnya penelitian ini deskriptif kualitatif yang menggambarkan apa adanya tentang variabel, gejala, dan keadaan persepsi, partisipasi nelayan dan pembudidaya ikan Desa Karangreja pada pemanfaatan dan pengolahan hasil laut untuk kesejahteraan keluarga. Hasil analisis data dinyatakan dalam deksripsi fenomena bukan diperhitungkan angka statistic. Persepsi dan partisipasi nelayan dan pembudidaya ikan  di Desa Karangreja dalam memanfaatkan dan mengolah hasil laut  dipengaruhi beberapa factor, yaitu strata sosial, pendidikan, latar belakang keluarga, tingkat perekonomian, pengetahuan terhadap hukum, pengetahuan terhadap agama, dan kearifan lokal. Kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan bukan berasal dari bagaimana mereka memanfaatkan dan mengolah hasil laut tetapi dari mengirimkan istri/anak ke luar negeri menjadi TKW sehingga dibutuhkan pemberdayaan berbasis masyarakat dimana pemberdayaan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Diperlukan dukungan menyeluruh dalam usaha meningkatkan kesejahteraan keluarga, baik dari pemerintah daerah, pihak pemerintah desa, perbankan dan masyarakat desa Karangreja itu sendiri. Kata kunci: persepsi dan partisipasi, masyarakat pesisir, kesejahteraan keluarga.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOTEKNOLOGI BERORIENTASI BIOENTREPRENEURSHIP UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS, MINAT WIRAUSAHA DAN HASIL BELAJAR SISWA Eka Fitriah
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.41 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i1.499

Abstract

Pembelajaran biologi menekankan pada pemberian pengalaman secara langsung. Oleh karena itu siswa perlu dibantu untuk mengembangkan sejumlah keterampilan proses sains agar mereka mampu menjelajahi dan memahami alam sekitar tempat tinggal mereka. Sebagian besar lulusan Madrasah Aliyah (MA) Ash Shiddiqiyyah Cirebon tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.  Oleh karena itu siswa perlu diberi pemahaman dan keterampilan wirausaha sebagai bekal diri untuk memulai atau melanjutkan kehidupan secara layak. Permasalahan dalam penelitian adalah bagaimanakah mengembangkan perangkat pembelajaran bioteknologi berorientasi bioentrepreneurship, seberapa besar pengembangan perangkat pembelajaran bioteknologi berorientasi bioentrepreneurship dapat meningkatkan keterampilan proses sains (KPS), minat wirausaha dan hasil belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R & D).  Pengembangan  perangkat pembelajaran bioteknologi berorientasi bioentrepreneurship dan diujicobakan pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Data diambil dengan observasi, angket dan tes. Metode analisis data menggunakan deskriptif persentase skor untuk KPS dan minat wirausaha dan tes dianalisis dengan stastistik parametrik, yaitu uji t- paired samples test.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan perangkat pembelajaran bioteknologi berorientasi bioentrepreneurship dapat meningkatkan KPS sebesar 21,40%, dapat meningkatkan minat wirausaha siswa sebesar 7,30%  dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa sebesar  18,85% .   Berdasarkan hasil penelitian dan analisis maka dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran bioteknologi berorientasi bioentrepreneurship yang dikembangkan meliputi silabus, RPP, bahan ajar, LKS dan instrumen yang dilengkapi dengan pembuatan nata de soya, kemasan dan analisis ekonomi produk, selain itu perangkat pembelajaran bioentrepreneurship dapat meningkatkan KPS, minat wirausaha dan hasil belajar siswa.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS KONSERVASI PADA MATERI KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMPN 1 GEMPOL Yuni Asriyani Mansyur; Kartimi Kartimi; Evi Roviati
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.274 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v5i1.963

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kondisi siswa SMPN 1 Gempol yang dalam proses pembelajarannya masih belum menunjukkan partisipasi aktif sehingga siswa beranggapan biologi merupakan pelajaran yang sulit difahami dan harus dihafal, serta penggunaan pendekatan pembelajaran yang kurang bervariasi yang menyebabkan hasil belajar masih di bawah KKM yang ditetapkan. Tujuan penelitian ini untuk (1) mengkaji aktivitas siswa (2) untuk mengkaji perbedaan hasil belajar siswa (3) untuk mengkaji respon siswa terhadap penerapan pendekatan saintifik berbasis Konservasi.Pendekatan Saintifik berbasis Konservasi merupakan suatu rancangan pembelajaran yang memberikan pengalaman secara langsung kepada siswa dan berusaha menjadikan isi pelajaran menjadi nyata dan bermakna. Siswa diberikan kebebasan dalam belajar dan berpartisipasi aktif dalam mencari dan menemukan jawaban atas pertanyaan sendiri. Siswa diarahkan agar mampu mempunyai karakter konservasi moral, budaya, lingkungan dan humanis.Metode eksperimen, desain penelitian menggunakan pertest-posttest control group desaign. Sampel penelitian siswa kelas VII A dan VII C sebanyak 30 Siswa, pada tahun ajaran 2016/ 2017. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda untuk mengetahui hasil kognitif siswa, lembar obsevasi untuk mengetahui afektif dan psikomotor siswa dan angket untuk mengetahui respons siswa terhadap penerapan pendekatan Saintifik berbasis Konservasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan sofware SPSS 21, melalui uji normalitas, uji hoogenitas dan uji t (uji hipotesis).Hasil penelitian menunjukkan (1) prosentase rata-rata aktivitas siswa kelas eksperimen lebih baik yaitu mendapatkan prosentase nilai rata-rata sebesar 87,50% sedangkan kelas kontrol lebih kecil yaitu 80%. (2) hasil belajar menunjukan adanya peningkatan baik kelas eksperimen ataupun kontrol akan tetapi kelas eksperimen lebih baik. Hasil uji statistik menunjukan bahwa nilai Sig (2-tailed) 0.000<0.05 artinya Ho ditolak dan Ha diterima, dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen. (3) Prosentase rata-rata angket respon siswa keseluruhan sebesar 83% dengan kriteria sangat kuat.                                                                                              Kata Kunci : Pendekatan Saintifik, Konservasi, Hasil Belajar 

Page 8 of 24 | Total Record : 239